Jumat, 07 September 2018

Cathlyn Amber Novel



Cathlyn Amber
(The Black Pearl)
¾1¾
Untuk pertama kalinya, Liana bersuara.Setelah beberapa saat kami hening dalam hiruk pikuk kantin sekolah yang benar-benar ramai saat itu.Tiba-tiba, seseorang memanggil namaku kencang.
“Cathlyn Amber!”Seseorang itu dari kejauhan berlari.Karena mataku minus jadi aku hanya melihat samar-samar seperti seseorang yang kadang terlihat kurus dan kadang terlihat gemuk.Bahkan kadang terlihat menyatu dengan badan seseorang yang mengantre di kantin.Aku segera mengambil kacamataku di dekat sup kentangku ke mataku dan membuatnya pas.
“Cathlyn Amber?”Tanyanya dengan mata hijaunya yang sungguh indah.
“Ya.Aku, dan ada apa dengan aku?”Tanyaku mendongak terus melihat mata hijaunya yang membesar.Dia menatapku sekitar 3 detik lalu kemudian memulai pembicaraan.Liana kembali terdiam dan bahkan terlihat terkejut.Aku bahkan baru sadar, ketika semuanya terus memandangiku.Suara teriak-teriakan di kantin ala mengantre bahkan terdengar jauh dari telingaku.
“Uh, maaf nona, kau sama sekali tidak mengenalku?”Tanyanya terlebih dahulu.
“Ya, aku sama sekali tidak mengenalmu, karena, uh, aku, um...”
“Tidak apa, lupakanlah.Begini, kau bisa ikut denganku di ruangan kepala sekolah nanti setelah makan siang.Jangan lupakan itu!”Dia segera bangkit.Tapi aku mencegahnya sebelum dia mengeluarkan kakinya diantara kursi panjang.Aku masih melihat Liana dengan posisinya yang masih saja terbelalak dan mulut sedikit terbuka menatap seorang cowok itu.
Well, apalagi Ms.Cathlyn Amber?”
“Begini, aku mau tahu, kau siapa?Dan, untuk apa aku harus menemuimu di kantor kepala sekolah?”
“Dengarkan baik-baik nona, aku adalah Niall Alexander James dari perkumpulan organisasi sosial tertinggi di sekolah ini.Dan, uh, pertanyaanmu yang kedua?”
“Tentang mengapa aku harus menemuimu di kantor kepala sekolah?”
“Karena disampingnya adalah kantorku.Kau sangat polos nona, apakah kau murid baru disekolah ini?”
“Tidak.Aku murid yang sudah lama bersekolah disini”
“Sejak sekolah dasar?”
“Tidak”
“Jadi?”
“Hanya SMP ini.”
“Itu berarti kau masih tergolong murid baru nona”
“Benarkah?
“Ya!”
“Aku masih tidak percaya seseorang dikatakan murid baru hanya karena bersekolah di SMPnya saja”
“Argh!Lupakan!”
Semuanya kembali seperti semula ketika Niall, sudah pergi dari kantin.Sejujurnya ada beberapa cewek terlihat iri denganku.Ketua Organisasi Sosial Perempuan sekolahku, Aneliese, segera membanting nampan makanannya ke mejaku.Liana tersedak seketika dan sibuk terbatuk-batuk sambil mencari air minumnya yang sebenarnya ada disamping mangkuk supnya.
“Cathlyn Amber!”Nada tegas alaMs.Stypalikson terdengar di telingaku. “Apa yang kau lakukan tadi?”
“Kau bisa melihatnya kan?”Aku berusaha tenang.Aku tahu didatangi oleh ketua Organisasi Sosial Perempuan sekolah adalah suatu masalah yang bisa dikatakan sangat besar.Aku ditegur.Langsung.
“Kau tahu dia siapa?”
“Aku tahu”
“Lalu kenapa kau melakukannya?”Salah satu pengurus utama OSP, Angelic bersuara.
“Apa yang kulakukan?Memang apa yang kulakukan?Kalian lucu sekali!”Kataku meneguk segelas limun-ku
“Kau tidak tahu bahwa Niall adalah milik Aneliese?Semua orang tahu itu.Semua orang tergila-gila padanya, termasuk Anelies.Itu mengapa kau diperhatikan oleh ratusan pasang mata tadi.Kau bahkan tidak mengetahuinya?!”
“Ya, tapi, itu bukan salahku nona-nona!Salahkan dia yang datang kepadaku!Aku bahkan sama sekali tidak mengharapkannya!”
Aku bangkit dari meja dan segera menarik Liana ke luar dari kantin.Rasanya sangat panas sekali disana.Aku tahu aku sedang diperhatikan hari ini.Mungkin, hanya hari ini.Jadi aku bersabar untuk semua itu.
Aku mengambil bukuku di loker.Seorang cowok dengan seragam berbeda yang mewah juga sedang mengambil sebuah bukunya di loker itu.Aku menutup lokerku dan segera berbalik.Tapi, cowok itu mencegatku dan menggenggam lenganku.
“Bukankah kau Cathlyn Amber?”Tanyanya menatapku senang,
“Iya, aku Cathlyn Amber.Kau mengenalku?”Aku melirik ke lokerku.Aku baru sadar kalau namaku tertera jelas disana. “Uh, ya, dari lokerku bukan?”
“Oh, tentu saja bukan nona.Maaf aku sedikit lancang menggunakan namamu, tapi, terus terang saja, kami sangat mengagumimu.Bagaimana kau bisa?”Tatapannya tidak biasa, dia menatapku dalam-dalam.Aku sedikit malu disana.Aku melihat Chloe, berdiri jauh di belakangnya, melihat ke arahku dan cowok yang sekarang berdiri di depanku.Aku tahu, Chloe sangat menyukainya.Kami telah berteman 5 tahun terakhir, tapi pada setahun terakhir ini, hubunganku tidak baik dengannya.Kami hanya berteman, bukan bersahabat.
“Uh, maaf, aku harus pergi ke perpustakaan.Ada beberapa buku yang harus kudata”Kataku kemudian segera berbalik dan berjalan cepat.Tapi, laki-laki bernama Jacob itu terus membuntutiku.Sampai aku benar-benar kesal karenaya
“Apa?”Tanyaku sedikit membentak. “Apa yang kau mau?Kenapa tiada hari tanpa ada yang mencari diriku?Menyebut namaku sudah membuatku sengsara!”
“Maaf, bu...Bukan maksudku untuk...”
“Sudahlah!Aku tahu yang kalian inginkan!Aku sibuk.Tolong, jangan ikuti aku kalau kau tidak mau...”
“Oh tidak!Baik!Kami tahu kau adalah gadis paling hebat disekolahan ini dalam soal anggar.Ya, aku mengerti.Ini kartu namaku.Kalau kau sudah tenang, kau bisa mengirimiku sms”
Aku menggenggam kartu nama itu.Hebat!Sejujurnya dia adalah pria yang baik.Aku cukup mengetahuinya dari blog sekolah dan blog Organisasi Sosial sekolah.Khususnya dibagian lelaki, daftar namanya ada diposisi kedua.Dia adalah wakil ketua organisasi ini.Maksudku, dia adalah wakil dari Niall.Tapi, entahlah, mengapa semua orang seperti mencariku akan sesuatu?Aku terus bertanya-tanya hingga aku tidak sadar kalau aku masih saja mengerjakan setengah data buku perpustakaan.Padahal masih ada setengah lagi dan waktu istirahatku, hampir habis.
Aku masuk ke kelas.Seperti biasa, Chloe bersamaku.Dia tampak terlihat senang, tapi ada garis kesedihan disana.Neneknya, baru saja meninggal.Chloe sangat mencintai neneknya melebihi kedua orangtuanya karena dia sejak kecil diasuh oleh neneknya.
Aku mengambil penaku dan mulai menulis sesuatu yang Mr.Wealson terangkan.Mr.Wealson, adalah guru baru disekolahanku.Usianya baru 20 tahun.Tapi dia sangat amat pintar dalam segala hal.Semua Universitas menolak Mr.Wealson bersekolah dan langsung diberikan gelar sarjana untuk itu.Kejeniusannya itu, membuat gadis-gadis benar-benar terpesona.Aku bahkan jatuh cinta padanya saat pertama kali dia masuk ke kelasku di hari Jumat, untuk pertama kalinya.Mata abu-abunya yang besar dan terang sangat indah sekali.
Aku menutup pintu limusinku.Lalu segera menaiki tangga depan rumahku dan masuk ke ruang tamu.Aku bahkan hampir mengira kalau aku ditinggal sendirian untuk kesekian kalinya.Tapi, mendengar pembicaraan rahasia dikamar Mom, aku jadi tertarik.
“Aku melihatnya sendiri Mom!”Kata kakakku, Selena
“Tidak!Itu tidak mungkin!Mutiara hitam, tidak mungkin dia simpan!Itu berbahaya!”
“Berbahaya?Berbahaya Mom?Seberbahaya mana denganku, yang menyimpan buku kutukan dan beberapa kertas mantra lusuh dengan satu batu turmalin hitam besar dari pantai bekas liburan musim panas lalu?Aku mengalami sepuluh luka bakar!Warna mataku berubah!”
Aku hampir terjatuh mendengarnya.Mataku mulai tidak fokus.Aku berusaha memegang guci besar disamping kamar Mom agar tidak jatuh.Mereka seperti membicarakan sebuah film fantasi paling sulit yang pernah digarap sebuah produser film.Aku bahkan sangat tidak percaya mereka punya rahasia ini dan tidak menceritakannya padaku.
“Selena!Dengarkan ibu sayang!Kekuatanmu itu sangat besar, maka dari itu, ibu tidak menganggapnya berbahaya!Tapi dia....”
“Mom!Berhentilah untuk berusaha menyembunyikannya dari Cathlyn!Dia tidak akan mengerti kalau kita tidak segera menceritakan padanya Mom!”
“Belum, ini belum saatnya, mom tahu kalau dia tidak akan siap!”
“Dari dulu, mom selalu berkata kalau dia tidak akan siap!Jadi, kapan dia siap mom?Kapan?Ibu ingat?Sewaktu kejadian itu, siap tidak siap, nenek menceritakan semuanya padaku malam itu, dikamarku.Hanya aku dan dia.Aku bahkan berusaha mengungkan keanehan dan kesalahan pada keluarga ini.Tapi tidak bisa hingga detik ini”
“Karena kita terlahir dalam garis darah berbeda Selena.Mom tahu kalau kau ingin sekali menjadi gadis biasa, tapi mom tidak bisa.Kita terlahir berbeda!”
“Lalu apa yang membuat kita terlihat berbeda mom?Kekuatan?Apa maksud dari kekuatanku mom?”
Kali ini, aku benar-benar hampir pingsan.Aku sudah terduduk di depan pintu kamar mom sambil memegangi kepalaku.Guci itu bahkan lebih cocok seperti agar-agar raksasa.Sangat amat tidak mampu menahan beratku hingga aku harus terduduk disini.Aku mengambil obat sakit kepalaku dari dalam tas dan segera meminumnya.Untuk beberapa saat, pusing itu hilang, hingga aku lebih konsentrasi mendengarkan apa yang mereka bicarakan.
“Baiklah Selena, ibu akan menceritakannya padamu.Tapi tolong, jangan beritahu ini padanya.Tolonglah”
“Tapi mom¾
“Tidak sayang...”
“Oke...Baiklah”
“Cathlyn dilahirkan pada hari dimana mutiara raksasa¾Black Pearl¾juga mucul ke bumi dan ke dunia ini.Aku tahu, seharusnya aku menunda rasa sakit itu hingga tengah malam melewatinya.Tapi, aku tidak sanggup”
“Apa maksudnya mutiara hitam juga muncul?Siapa yang memunculkannya?”
“Penyihir jahat Equaloch.Dia ingin memusnahkan mutiara putih yang ada dalam seseorang yang hanya ada satu-satunya di dunia.”
“Siapa?Siapa orang yang beruntung itu?Uh, maksudku dalam bahaya itu?”
Mom menghela napas panjang,”Kaulah Selena, kaulah, kau...Mutiara putih yang sesungguhnya telah hilang dalam garis mutiara kita.Dan untuk menggantikannya, dilakukanlah upacara untuk itu, dan kau, bagaimanapun caranya harus menggantikannya karena sepupumu Emily tidak layak menggantikannya”
“Emily?Jadi dia?...”
“Ya, dia telah ditanamkan permata putih didalam tubuhnya.Ada sesuatu yang membuatnya sering sakit”
“Lalu, apa hubungannya dengan Cathlyn?”
“Jadi, penyihir jahat Equaloch mengira kalau upacara itu dilakukan di hari Sabtu, saat kita melakukan upacara untuk memasukkan darah baru mutiara putih untukmu.Tapi, perkiraannya jauh dari upacara yang kita lakukan.Mutiara hitam itu, dia musnahkan di langit dan kekuatan super dahsyat dari mutiara hitam itu telah masuk kedalam tubuh adikmu, kalau dia bertemu dengan Equaloch, hidupnya sangat dipertaruhkan Sel”
“Astaga!Apa yang mom lakukan selama ini mom?Untuk apa mom menyembunyikannya?”
“Mom ingin kalian menjadi apa yang kalian mau, bukan apa yang mom mau nak”
“Tapi, mom, mom bisa saja membunuh Cathlyn dan mom akan menyesal seumur hidup mom!”
Langkah kaki keluar semakin dekat ke ambang pintu, aku cepat-cepet berlari dan bersembunyi di kamarku.Aku sangat terkejut atas apa yang mom ceritakan barusan.Apa yang kudengar terlihat lebih daripada film fantasi paling rumit atau film horror paling horror.Ini mengenai relasi kehidupan lain.Aku tidak menyangka kalau aku mempunyai, kekuatan super yang bisa mematikan semua orang dihadapanku.Apakah ini maksud dari rambut gelapku?Mata gelapku?Kulit pucatku?Pantas saja aku selalu merasa kalau aku adalah bayi yang tertukar di keluarga ini karena semua keluargaku, memiliki rambut pirang/coklat/merah dengan rata-rata bermata biru atau abu-abu.

Saat makan malam bersama, aku melihat mom gelisah menatapku.Sebentar lagi, hari ulangtahunku tiba.Sekitar satu minggu lagi.Tapi, sepupuku Peyton, sama sekali terlihat ramah padaku.Tatapan Selena masih terlihat iba terhadapku.Aku tahu apa yang mereka pikirkan tentangku.Adalah bahwa nasibku dipertaruhkan kini.Kekuatan ini, menjadi malapetaka.Aku sangat tidak nyaman diperhatikan, jadi aku segera bangkit dan pergi dari ruang makan ke kamarku.
“Cathlyn!Habiskan makananmu sayang”Kata mom lembut.Ada nada kekhawatiran disana
“Aku tidak lapar mom!”
Aku membanting pintu kamarku agak keras.Lalu membantingkan badanku ke kasur dan menatap langit-langit.Memikirkan hal-hal yang terjadi selanjutnya.Bagaimana kalau Equaloch ada disini?Bagaimana kalau Equaloch ternyata menyamar sebagai cowok-cowok yang aku kenal disekolahan?Bagaimana kalau Equaloch masih terus menjadikanku buronannya?Ini akan sangat amat buruk.Dia akan masuk ke dalam mimpiku, dan terus menghantuiku.Kenapa ini harus terjadi pada diriku?Mengapa bukan keturunan garis mutiara lain?Maksudku, entahlah aku bahkan tidak tahu apa sebutannya.

“Cath!Bangunlah sayang!Kita harus ke London, menemui tantemu, Helena.”Kata Mom menggoncangkan lenganku.Aku agak kesal karena aku baru saja akan bermimpi.
“Uh...Tapi Mom, ini kan hari libur, kenapa begitu terburu-buru?”Kataku dengan suara bangun tidurku.
“Tidak ada waktu lagi sayang, ini sudah siang”
Aku bangun dengan termalas-malas,menggosok gigiku dan segera mandi.Lalu aku mendengar suara keramaian di bawah.Aku segera mengeringkan rambutku, dan menguncirnya
“Oh sayang, pakaian yang indah!Duduklah kemari nak”Kata Mom berjalan mendekat
Aku menelan ludahku.Sejujurnya, mereka lebih tampan daripada Niall ataupun Jacob.Walaupun aku lebih memilih Jacob ketimbang Niall, tapi mereka sangat lebih daripada itu.Kakiku, hampir saja keram saat harus berjalan mendekati mereka.
“Nah, sayang, perkenalkan, ini Niall, dan ini Jacob...”Kata Mom. “Kalian berbincanglah, ibu harus menelepon di atas”
Aku tersedak ludahku sendiri.Mataku terasa hampir mau copot saat mendengar nama “Niall” dan “Jacob”.Apa samanya mereka dengan apa yang kulihat disekolah.Benar-benar penyamaran yang sangat amat luar biasa!
“Cathlyn Amber?”Niall mulai bersuara.Aku mengenalinya dari mata hijaunya.Selebihnya tidak.
“Niall?Jacob?Apa yang kalian lakukan disini?Bagaimana kal...
“Mudah...Mudah, sebenarnya, inilah wajah kami yang sesungguhnya”Sahut Jacob
“Astaga...Benarkah?Aku...Ahaha, aku, sama sekali tercengang untuk itu.Aku bahkan sama sekali mengira kalian mata-mata”Kataku berbohong dan merasa sangat malu.
“Ahaha!Awalnya aku sendiri akan mengatakan, kalau kau benar-benar tidak akan mengenal kami.Well, kerja kami bagus!”Niall tersenyum lebar padaku.
Tuhan!Senyumannya sangat amat membuatku berdiri kaku.Kali ini, ada sedikit kesamaan diantara wajah Niall dan Jacob.
“Kalian kembar?”Tanyaku penasaran
“Tidak, kami sama sekali tidak ada hubungan darah.Kami bersahabat”
Tiba-tiba Mom turun, “Dan yang mempunyai hubungan saudara adalah Jacob, denganmu sayang”
Aku semakin tidak bisa bernapas.Ja-Ja-Jacob?Jacob?Oh tidak!Apa yang telah kulakukan?Aku jatuh cinta pada...Dan, aku berbicara terlalu formal seakan aku tidak tahu, aku bahkan membentaknya kemarin siang saat disekolah, aku benar-benar merasa bersalah atas apa yang telah kulakukan padanya.
“Duduklah Cath, tidak sopan menerima tamu dengan cara seperti itu”Mom menarikku ke sofa dan mendudukkanku
“Uh, aku sangat amat minta maaf untuk apa yang kulakukan kemarin siang.Aku, aku benar-benar tidak tahu Jac!”Kataku dengan suara miris
“Oh, tidak apa Cath.Sejujurnya, kemarin itu, baru aku ketahui kalau kau adalah sepupuku.”
“Untuk itu kau sangat ingin mengenalku?Aku baru sadar kalau ternyata, maksudmu adalah itu”Nadaku sedikit lesu, karena aku sedikit sakit hati disini.
“Ya, lupakanlah Cath, ini bukan salahmu, anggap saja itu tidak pernah ada.”
“Cath, Jacob dan Niall akan ikut bersama kita ke rumah tantemu, Helena.Disana, Helena akan menjelaskan sesuatu untukmu.Ini ada kaitannya dengan mereka berdua”Mom menjelaskan padaku.Bahkan, tidak perlu dijelaskan saja aku sudah mengerti maksud kepergianku kesana.Aku agak malas.Seharusnya, aku bermain bersama Liana dan Mia.Argh!Hari libur yang membosankan!Tapi melihat Niall dan Jacob, aku sedikit senang disini.
Kami berangkat pukul 9 pagi dan sampai disana pukul 12 siang karena keadaan benar-benar macet ditambah lagi hujan deras yang membuat penglihatan kami semua sulit.Lebih lagi Mom yang menyetir mobilnya.Aku duduk dibagian belakang bersama Niall dan Jac.Sementara dibagian depan, ada Mom dan kakakku Selena.Dia baru saja ijin pulang dari sekolahnya dengan alasan sakit.Padahal Mom yang mengirimkannya teks pesan agar cepat-cepat pulang.Semuanya berjalan cukup lancar disini.Kecuali macet, dan hujan.Kepalaku lumayan pusing.Aku hampir saja terkena gagang pintu rumah tante Helena yang tinggi dan sangat mewah.Dia pasti telah menikah dengan orang paling kaya raya di kotanya.
Tante Helena menyambut kami dengan ramah.Seperti, sama sekali tidak ada beban atau keterkejutan melihat kedatangan kami.Semuanya seperti sudah Mom setting.Kami duduk di ruang tamunya yang sangat luas dan bersih.Pajangan-pajangan yang ada di sudut ruangan, semuanya terbuat dari kaca yang berkilauan.Tiang pembatas koridor satu dengan koridor lainnya mungkin 10% berlapis emas.Kilauannya membuatku cukup terpana.Kami disuguhi secangkir teh hangat yang melegakan.Kepalaku yang pusing, sedikit demi sedikit hilang.Niall dan Jacob duduk mengapitku.Mom dan Selena duduk di sisi lain.Tante Helena kembali setelah beberapa saat menerima sebuah telepon di lantai atas.
“Maafkan aku Lucy dan anak-anak”Katanya duduk dengan manis didepanku.Persis didepanku
“Tidak apa Helena.Bicaralah...”Mom tersenyum kecil yang dibuat-buat.Aku tahu Mom takut aku tidak sanggup mendengarnya.Ini bakalan jadi cerita yang panjang.
Untuk beberapa saat, tante Helena menggenggam tanganku dan menatap lekat ke bola mataku.Dia tampak sangat serius dan terkejut saat terbangun.
“Uh!Astaga!”Katanya. “Kekuatannya luar biasa!Ada, ada darah turmalin hitam didalamnya, dan, mutiara merah muda.Mereka menyatu, tapi, ada banyak kekuatan hitam didalamnya.Dia, dia sangat berbahaya Lucy!Berbahaya!Ada banyak darah dan pertarungan hebat yang dia harus lewati.Kekuatannya membuat dunia hampir hancur.Kita harus membuat penyimpangan agar dia tidak melewati jalannya!”
Mom menggigit bibirnya.Selena terbelalak.Niall dan Jacob duduk terlalu tegap menatap tante Helena.Tapi aku terlalu santai diantara mereka.
“Jadi, apa yang harus kita lakukan Hel?”Tanya mom sedikit membenarkan cara duduknya.
“Aku tidak tahu Lucy...Ada banyak kekuatan hitam.Terlalu banyak Lucy, tidak ada cara untuk mengeluarkannya, kecuali, melemparkannya ke masa lalu.Dia harus mencari sebuah...Sebuah.Tunggu...Ya, sebuah buku.Di, sebuah, rumah, rumah, rumah tua, saat perjalanannya nanti”Kata tante Helena tersendat-sendat membaca apa yang akan terjadi padaku.
“Tapi, dia belum mengaluarkan tanda-tanda keberhasilannya dalam mempunyai dan mengendalikan kekuatannya!”Selena melirikku. “Apa dia berbahaya untuk kami?”
“Tidak, tidak, sama sekali tidak, dia mungkin berbahaya apabila dia marah.Biasanya, seseorang yang memiliki kekuatan seperti ini, cenderung berbahaya dari yang biasanya”
“Bagaimana bisa turmalin hitam masuk kedalam dirinya?”Tanya Jacob
“Jacob sayang, aku tidak tahu soal itu.Ini masih menjadi pertanyaannya”
“Pertanyaan konyol macam apa itu?Aku bahkan tidak bisa berpikir tentang semua itu!Turmalin hitam, mutiara merah muda, dan mutiara hitam, merasuk sekaligus ke tubuh gadis seusianya?Dalam sejarah Golvermorth, itu hanya dimiliki generasi ke 26, Emilia Jaqueline.Dia hanya memiliki gen itu!Bagaimana bisa gen itu melompat terlalu jauh hingga ke gen 59?Kecuali dia adalah yang ke 53 atau ke 56!”
“Jacob, ini bisa saja terjadi pada semua orang yang ada di Golvermorth line.Tidak ada salahnya dia merasuk, tapi tugasnya sangat besar”
“Ini juga kurang masuk akal Helena, mungkin Jac benar.Ada kesalahan disini.Ya, ada kesalahan besar disini.Ada seseorang dari Golvermorth line, menyimpang atau menikah dengan orang yang memiliki kekuatan hitam.Tidak mungkin Cathlyn memiliki gen sebanyak itu”Mom lebih serius dari yang kulihat
“Ya, ada seseorang yang berkhianat disini.Mungkin untuk menunjukkan suatu kekuatan hitam yang dahsyat, atau untuk memilikinya?”Niall tampak kebingungan.Aku ingin sekali bersuara disana.Tapi, kalau aku bersuara duluan, semua akan keheranan dan pembicaraan ini menjadi tidak asli lagi.Jadi aku memilih diam.
“Mungkin saja.Mungkin.Tapi, tidak ada yang hidup lagi...Hanya Geremond.Tapi dia termasuk baru dari keluarga kita.Bahkan, dia bukan dari gen kita!”
“Bagaimana?Apa yang harus kita lakukan?Bisa saja dia dikendalikan oleh Equaloch dari kekuatan mutiara hitam yang meraja lela didalam tubuh Cath.Kasihan dia...”Niall terlihat iba padaku.Dia mengalus halus pundakku.Pipiku memerah!Aku berusaha menutupnya dengan rambutku.Untung saja semua sedang fokus pada pembicaraan.Jadi, tidak ada yang melihat.
“Ayo, ke perpustakaan!”Tante Helena bangkit dari kursinya.Semua berdiri.Aku hanya terbengong di sofa.Jac, menyadari ketidak hadiranku ditengah-tengah mereka.Dia membalikkan badanku dan tersenyum padaku.
“Ayolah sepupuku!Kau harus mengungkapkan sesuatu yang besar!”Katanya sambil mengulurkan tangannya untukku.Aku menggenggamnya dan kemudian dia menggandengku hingga sampai ke ruang perpustakaan rumah tante Helena yang super besar dan lebih besar dari perpustakaan yang ada di sekolahku.Bagaimana bisa?Ini super berkelas dan, oh!Aku tidak bisa berkata-kata lagi selain takjub memandang tumpukan jutaan buku didepanku.Tidak mungkin tante Helena membeli buku sebanyak ini.
“Kemari!Jangan sentuh buku apapun sayang.Itu sangat berharga.Sampul dan kertasnya sudah usang.Aku tak mau mengeluarkan amarah kalau kalian merusaknya.Bahkan dengan ketidaksengajaanpun”Kata tante Helena tersenyum manis padaku.
Kami berjalan agak jauh hingga berhenti ke ruangan pribadinya didalam perpustakaan yang besar itu.
“A...Apa?Jadi, kita hanya kemari?Mengapa tidak lewat pintu belakang saja?”Niall terlihat kesal
“Ssst!Disana ada banyak pengawal pribadiku.Mereka sangat berbahaya kalau mengetahuinya”
“Tidak!”Aku berteriak. “Aku tidak bisa!Maksudku, apa yang kalian lakukan?Apa arti semua ini?Mengapa dijaman seperti ini, ada kekuatan-kekuatan?Dan makhluk macam apa sebenarnya kalian?Kenapa aku harus dilahirkan ditengah keluarga aneh ini?”Air mata mulai mengalir perlahan.Aku benar-benar kebingungan.Entahlah, rasa kebingungan itu datang dan terlalu menggebu-gebu hingga aku tidak tahan lagi.
Jacob mendekatiku, dia mencoba menenangkanku.Aku bahkan tidak sadar kalau dia memelukku dengan erat.Aku hanya bisa menangis dan menangis.Aku benar-benar kesal dengan semuanya.Aku marah kepada semuanya.Semua ini, semuanya!Tiba-tiba kepalaku pusing.Tante Helena dan Mom cepat-cepat mencegat tanganku.Aku baru saja melihatnya.Ada cahaya hitam keluar dari tanganku yang hampir saja mengarah ke rak-rak buku perpustakaan tante Helena.Aku tidak mau kalau mereka semua terjatuh, dan kami harus merapihkannya lagi.Jacob yang berada di sampingku menggenggam erat tanganku lalu menutupnya.Membuatnya terus mengepal agar kekuatanku tidak muncul lagi.Rasa pusing itu semakin lama semakin menjadi, hingga aku jatuh pingsan.

“Sudah kukatakan, dia berbahaya Lucy!”Tante Helena terlihat marah
“Apa?Sekarang apa?Kau mau aku membuang anak itu?”Kata mom
“Pasti ada cara lain untuk menghentikannya saat dia marah.Kekuatannya!Aku tidak pernah lihat cahaya seterang itu.Itu pasti akan terlempar belasan kilometer dari sini”Niall duduk didekat tante Helena
“Jauhkan dia dari segala macam bentuk batuan dan mutiara.Kalau bisa, batalkan rekoleksi kunjungan sekolahnya.Aku tidak mau saat dia bermain di pantai dan menemukan batuan atau mutiara atau semacamnya, membuat kekuatan itu terlihat publik.Ini menjadi masalah besar”Wajah tante Helena memucat.
“Tidak!”Seru Selena. “Kau tidak bisa melakukannya tante Helena!Kau tidak bisa membuatnya jauh dari kehidupan normalnya.Bukan caranya kita membiarkannya hidup seperti kita.Kita berbeda dengannya!Dia masih polos dan anak-anak.Usianya hanya 13 tahun”
Well, aku terbangun dari pingsanku, dan menguping dari bilik pintu.Aku benar-benar bukan anak kecil.Aku seorang gadis.Seorang gadis remaja yang benar-benar remaja.Aku bahkan sudah bisa menyukai seseorang.Contohnya Jacob.Tapi itu tidak akan pernah terjadi lagi.Dia sepupuku.Apa jadinya kalau aku mencintai sepupuku sendiri?
“Tapi Selena.Kekuatannya itu bisa membunuh satu sekolahan!Apa kau mau wajah-wajah kita terpampang di cover majalah atau di koran?Kau mau kalau semuanya tahu kalau kita bangsa Golvermorth?Kau mau kita jadi buronan atas semua tindakan dan keonyolan ini?”Tante Helena terus berbicara.Sementara Mom hanya terdiam dan terlihat semakin khawatir.Saat itu juga, langkah kaki mendekat ke arah kamar.Aku cepat-cepat duduk di pinggiran kasur dan berpura-pura terlihat pusing.Aku berusaha tidak melirik ke arah pintu kamar.
“Kau sudah bangun Cath?”Aku mengenali suara itu sebagai suara Jacob. “Apa harus kuambilkan minum?”
“Tidak.Tidak perlu repot-repot”Jawabku lesu. “Tapi, Jac, aku mau bertanya.Bolehkah?”
“Tentu saja sangat boleh.Apa yang akan kau tanyakan Cath?”
“Mengenai semuanya.Apa kau termasuk dalam, uh...Penyihir?”
“Kami bukan penyihir.Kami adalah bangsa Golvermorth”
“Apa itu bangsa Golvermorth?”
“Bangsa Golvermorth adalah bangsa yang paling memiliki banyak garis keturunan.Karena bangsa inilah bangsa yang paling bebas.Jadi, bangsa Golvermorth merupakan bangsa hasil pencampuran antara manusia serigala, vampire, peri, dan beberapa diantaranya penyihir dari bangsa Aqualemore.”
“Aku, aku tidak mengerti dengan keadaan ini.Mengapa ibuku tidak memberitahuku?”
“Karena memang ada sebuah rahasia Cath.Kau tidak boleh tahu hingga usiamu 15 tahun.Kecuali, kau sudah benar-benar siap”
“Aku siap.Aku adalah seorang gadis remaja yang bertumbuh dan kuat.Mengapa kakakku mengetahui semuanya?Sedangkan aku tidak?Itu tidak adil!”
“Kalau kau siap.Apakah kau mau tau tentang ayahmu?”
“Tentu saja aku mau.Ayahku meninggal saat aku berusia 7 tahun.Aku bahkan tidak mengingat wajahnya lagi”
“Oke, jadi ayahmu sebenarnya adalah vampir.Mencengangkan memang.Dia meninggal bukan karena penyakit.Karena dia sudah lama tidak menghisap darah manusia.Peraturannya begitu.Seorang vampir tidak akan boleh menghisap darah manusia kalau dia sudah menikah.Dia adalah lelaki yang sesungguhnya.Dia mengorbankannya untukmu”
“Untukku?Apa maksudmu?”
“Kau dilahirkan di tanggal yang salah.Equaloch yang telah mengambil nyawanya.”
“Equaloch?Bagaimana dia bisa...
Mom dan tante Helena datang ke kamar.Mereka tersenyum saat melihat kami.Aku mencoba tersenyum pada mereka juga.
“Saatnya makan siang sayang.Ayo, cepat.Kita tidak mau makanannya kehilangan kehangatannya bukan?”Kata mom mengelus rambutku.
“Aku akan turun nanti mom!”Jawabku
Aku mencoba berdiri dari tempat tidur.Rasanya, masih sedikit pusing.Aku melihat telapak tanganku.Mengapa ada sebuah garis-garis tidak beraturan?Aku membiarkannya dan segera menuruni tangga untuk makan siang.Jac, mengikuti dari belakang.
“Maaf menunggu”Kata Jac
Aku duduk didekat Selena.Makanan siang ini adalah masakan perancis yang pernah mom buat dirumah.Aku sangat menyukainya.Ada tambahan bawang bombay yang juga kusukai.
Tapi wajah tante Helena terus memandangiku.Aku agak kikuk karena aku rasa, aku terlalu diperhatikan.Tiba-tiba rasa pusing itu kembali muncul.Aku membanting sendokku dengan keras dan memegangi kepalaku.Rasanya sangat sakit.Aku tidak mau pingsan lagi.Jadi aku berusaha tetap memandang ke sekitar.Selena memelukku dengan erat, dan tiba-tiba, kekuatan itu muncul dan lepas dari tanganku meluncur ke halaman depan rumah tante Helena yang sangat luas.Aku melihat telapak tanganku lagi.Garis itu berubah menjadi semakin tidak beraturan.Apakah ini sebuah tanda?Tapi, apa artinya tanda ini?
Kekuatan yang aku keluarkan tadi, menghancurkan 7 pot bunga tante Helena dan membuat bolongan di halaman depan dengan asap yang mengepul.Rumput disekitarnya, menjadi hitam pekat.
“Astaga!”Teriak tante Helena.Mom tersedak dan berusaha mencari minum.Niall terperangah ke arahku.Jacob tetap tersenyum padaku karena aku tahu, dia berusaha membuatku tenang dalam kondisi yang semakin memburuk.
“Ya Tuhan...Tadi itu apa?”Kata mom sambil terbatuk-batuk.
“Itu dia!Mutiara hitamnya telah berkembang.Secara harfiah, aku harus memberinya ucapan selamat sebesar-besarnya, karena dia memiliki kekuatan yang sangat besar.Tidak ada kekuatan sebesar dia pada remaja-remaja lain dari garis keturunan Golvermorth!”Tante Helena mengambil tisu dan membersihkan sisa makanan di bibirnya.
“Kau tak apa sayang?”Selena mengelus rambutku
“Tidak.Aku tak apa.”Kataku berusaha menyembunyikan tanda yang ada di tanganku.Rasanya agak sakit dan panas.
“Aku akan mengantarkannya pulang sekarang”Mom bangkit dan mengambil tasnya di lantai atas.Selena terburu-buru mengejar mom.Aku tahu, mom sedikit kecewa dengan kemampuan yang aku miliki.Ini akan menjadi hari terburuk yang pernah ada.

Loker?Iya, di lokermu.Aku melihat ada sepucuk surat disana.Aku membaca sms Liana.Aku berusaha menjelaskan pada Liana tentang segala sesuatu yang terjadi padaku.Aku tahu aku telah membocorkannya.Tapi aku tidak tahan pada situasi ini.Aku tahu, Liana tidak akan pernah mengatakannya pada siapapun karena dia sahabatku.
Bagaimana bisa ada surat dilokerku?Lokerku itu dikunci.Aku tidak meninggalkan kunci cadangan lokerku kepada Mrs.Tomlinson
Aku benar-benar melihatnya Cathlyn!Percayalah padaku.Sepertinya dari seorang cowok yang menyukaimu!Hehe,,,
Apa?Tidak mungkin.Kau hanya mengarangnya Liana, agar tampak sedikit dramatis.Aku tahu itu kau!
Lihat saja nanti!
Sejujurnya aku mengira itu dari Niall.Aku bahkan melupakan untuk menemuinya di kantor kepala sekolah atau bahkan menyinggung soal kepentingan itu kepadanya.Jadi, rencananya, aku akan bertemu dengannya dan berharap, masa itu belum kadaluarsa.Aku sedikit merasa bersalah atas itu.
Aku berbaring di kamarku lebih dari dua jam, sambil menunggu makan malam dari Mom.Aku mendengarkan kegaduhan dibawah.Mungkin saja mereka masih membicarakan aku.Aku memandangi telapak tanganku lagi.Itu seperti sebuah jalur labirin disebuah jalan.Tapi itu terus berubah jika aku mengeluarkan kekuatanku.Aku terus bergumam dalam hatiku tentang semua pertanyaanku ini.Bagaimana teman-teman disekolahku tidak menganggapku aneh dengan tanganku yang seperti ini?
Aku berdiri ke kaca panjang yang berdiri di kamarku.Aku melihat diriku sendiri didalamnya.Aku terlihat seperti anak vampir.Ya!Itulah sebabnya, kulitku putih pucat.Aku sangat bersyukur karena itu lebih baik.Ketimbang aku harus memiliki segala sesuatunya dengan warna “Hitam”.Rambut hitam, mata hitam, kekuatan hitam, bahkan kulit yang hitam pekat.Bukan coklat gelap atau warna eksotis.Aku mirip seperti orang yang berusaha memecahkan rekor dunia dengan warna kulit tergelap didunia.Orang akan mengira aku dengan sengaja menuangkan cat tembok ke kulitku dan membiarkan mereka mengeras.
Aku bersumpah tubuhku berguncang saat telepon masuk dari handphoneku.Sudah berulang kali terjadi.Volume-nya terlalu kencang dan aku selalu mengingatkan diriku sendiri kalau aku harus mengecilkannya.Tapi tidak pernah kulakukan dan sekarang itu berhasil membuyarkan lamunanku.Aku berjalan ke arah kasur dan mengambil handphoneku.Lagi-lagi mataku hampir keluar karena yang meneleponku adalah Jacob!Tapi, untuk apa dia meneleponku?Aku melihat ke arah jam.Lima belas menit sebelum makan malam.Tak masalah, akan kuangkat teleponnya.
“Halo?”Jawabku.
“Hey Cathlyn!”Katanya. “Bagaimana keadaanmu sekarang?”
“Aku sudah baik!Kau tidak perlu mengkhawatirkanku Jac!Aku tak apa”
“Oh, baiklah!Uh, bisakah kau menemuiku di kantin sekolah besok?”
Aku terdiam.Rencanaku sudah pasti akan berantakan kalau begini.Tentu saja kalau aku menundanya hingga lusa, semuanya akan kadaluarsa dan tidak sejalan.
“Uh, um...Begini...Um, aku tidak tahu apakah aku bisa menemuimu Jac, aku ada keperluan di ruang kepala sekolah.Itu saja”
“Benarkah?Kebetulan sekali dia juga memanggilku”
Astaga!Bagaimana semuanya seperti disengaja?Mengerikan!
“Wow!Menakjubkan, mengetahui kita memiliki kepentingan yang sama.Tapi, aku tidak dipanggil oleh Mrs.Anderson sebenarnya”
“Jadi, untuk apa kau kesana?”
“Aku,aku...Uh, itu rahasia”
“Oh Cath!Kau sudah berani menyimpan rahasia padaku!”
“Ahaha, tidak buruk Jac, kau juga akan tahu.Menurutku, itu tidak penting”
“Baiklah.Aku harap, kita bisa pulang bersama”
“Ide yang bagus!”
“Sampai ketemu besok Cathlyn!”
“Selamat Malam!”
Aku buru-buru menutup teleponnya.Ada banyak perasaan yang tercampur aduk didalam hatiku.Pertama, aku senang Jac meneleponku, sekaligus mendengarkan suaranya.Kedua, aku rasa, akan ada bentrokan jadwal besok.Ketiga, aku tidak yakin, rencanaku akan berhasil.Keempat, aku akan pulang bareng besok.
Mom memanggilku dari bawah.Aku turun dan duduk bersama dalam meja makan yang besar.Aku berharap, aku tidak memiliki rasa pusing lagi.
“Tante Helena bilang, dia harus mencari sebuah buku di sebuah rumah tua, dan batu turmalin hitam”Tiba-tiba Selena kembali mengulang topik tadi siang.
“Itu hanya sebuah penglihatan sementara Sel, mom tidak terlalu mempercayainya”
“Lalu apa?Bagaimana semuanya bisa begitu jelas dipikiran tante Helena?”
“Percayalah, semua akan membaik sayang.”

Aku mengambil tasku di meja dan segera masuk ke mobil limusinku.Aku memberikan kecupan jauh untuk mom.Selena, sudah berangkat lebih pagi, karena sekolahnya lebih jauh dibandingkan sekolahku.
Pada jam-jam pertama, aku benar-benar bosan.Omong kosong semalam, masih terngiang di otakku.Aku rasa, aku hampir gila atas semua ini.Bisa-bisa aku mati untuk ini.Aku bahkan tidak mendengarkan pelajaran bahasa Perancis saat itu juga.Aku memainkan pensilku.Tanpa disengaja, pensil itu terbang setinggi daguku.Cepat-cepat aku menangkapnya dan menaruhnya ditempat semula.Aku melirik ke sekitar memastikan kalau tidak ada yang melihatku.Untungnya saja, memang tidak ada.Aku bersyukur untuk itu.

Tasku terasa lebih berat saat melewati rombongan organisasi sosial perempuan sekolahku.Mereka terus memperhatikanku sepanjang aku melewati mereka.Kemudian, Aneliese memanggilku, “Hei Cathlyn Amber!”
Sebenarnya aku tidak ingin menengok.Tapi, karena aku tidak enak, jadi aku membalikkan badanku.Semua cewek-cewek OSP yg berdiri dibelakang Aneliese berbinar-binar tersenyum lebar.Aku cukup keheranan karena mereka menatapku seperti itu.Aku memperhatikan sepatuku dan kemudian meraba rambutku.Tidak ada yang salah denganku.Tapi mengapa mereka seperi itu?Aku baru sadar kalau mereka melihat seseorang dibelakangku.Aku menengok perlahan.Itu Niall dan anggota-anggota OS sekolahku.Kali ini, aku menahan tawaku.Wajah mereka 3600 berubah saat disekolah.Aku hanya dapat mengenalinya dari warna-warna mata mereka.Itu konyol, sekaligus lucu.
“Astaga!Kurasa aku akan pingsan!”Kata Fedeline si rambut ikal yang menyebalkan.Menurutku dia terlalu berlebihan.
“Hey Cathlyn!”Dia menyebutkan namaku didepan umum.
“Hey Niall!Uh, kau menagihku soal...”
“Tentu saja iya.Ayo, kita harus membicarakannya di kantor”
“Kenapa harus disana?”
Tanpa banyak bicara lagi, dia menarikku hingga masuk ke kantornya.Aku dan Niall hanya berdua didalam ruangan itu.Aku yakin, ini pembicaraan yang serius tentang “kemampuan” ku lagi.
“Begini, aku pikir, kau sangat cocok membuat satu perkumpulan gadis-gadis pilihanmu sebagai organisasi terbesar kedua setelah cewek-cewek itu”Kata Niall serius
“Maksudmu?”Tanyaku bingung. “Kau sama sekali tidak tertarik dengan semua cewek-cewek itu?”
“Bukan, bukan soal itu.Masalahnya adalah, mereka lebih mempertahankan kecantikan mereka daripada harus bersosial.Kau tahu maksudku bukan?Dan beberapa diantara mereka membuat garam itu jatuh di darah seseorang”
“Seburuk itukah mereka?Aku bahkan benar-benar tidak habis pikir.Maksudku, Chloe, dia sahabatku, ada didalam organisasi itu.”
“Aku ingin sekali kau membuat organisasi Cath.Dengan begitu, aku bisa menyingkirkan mereka”
“Kaulah yang berkuasa, dan sekarang, kenapa kau begitu takut dengan mereka?”
“Aku tidak takut.Ada masalah lain Cath.Aku mencurigai Aneliese.Perhatikan bola matanya.Ada bintik ungu didalamnya.Dalam sejarah Golvermorth, bintik ungu hanya dimiliki seseorang yang memiliki darah dengan bangsa Amprealoux atau Berlian Merah.Kekuatannya sangat hebat.Kalau dia digabungkan dengan turmalin hitam atau mutiara hitam, aku rasa, kau bukanlah gadis terkuat sekarang”
“Jadi, maksudmu dia adalah bagian dari kita?”
“Mungkin.Mungkin dialah anak dari keturunan kita yang berkhianat.Anna Morte, dia lahir tahun 1965 dan menikah tahun 1985 dengan seorang bangsawan kaya raya yang memiliki darah hitam.Dia mengetahuinya saat ia sudah menikah.Bangsawan itu memberikannya kekuatan hitam dan menyerap seluruh kekuatannya.Dengan begitu, dia bukan bagian kami lagi.Kami anggap itu suatu pelanggaran”
“Bagaimana bisa kalian menganggapnya pelanggaran?Dia bahkan menyadarinya saat dia sudah menikah.Dia tidak tahu tentang itu”
“Peraturannya begitu.Sederhana saja, kami sama sekali tidak memiliki hak untuk semua itu”
“Aku sama sekali tidak setuju dengan kalian!Bagaimana dengan aku?Aku adalah suatu pelanggaran?Bisa dikatakan seperti itu?”
“Ahahaha, kau lucu sekali Cath!Sepertinya kau pengecualian.Karena, garis terakhir sekarang ditempati kau, dimana garis terakhir ini akan berbelok ke Emas”
“Emas?Maksudmu, aku akan berpindah jalur?”
“Bisa dikatakan begitu”
“Oh...Tuhan!Bagaimana ini terlihat begitu rumit?Kalau aku berbelok kesana, apa yang akan terjadi padaku?”
“Secara resmi, kau keluar dari bagian kami, dan kau dianggap adalah nenek moyang dari generasi Emas, dan akan terus berkembang”
“Jadi aku adalah yang pertama, begitu?”
“Ya, tentu saja jelas demikian.Kecuali, kau menemukan buku itu untuk menghentikan Equaloch”
“Buku?Buku apa?”
“Eh, maaf Cath, ini sudah terlalu jauh.Aku juga tidak mau kau ketinggalan pelajaranmu yang berharga itu”Niall bangkit dan mengantarkanku keluar dari kantornya.Ada yang janggal dengan Niall.Mengapa ia tidak memberitahukanku tentang buku itu?Apa jangan-jangan, dia terlibat darah hitam?
Aku keluar dengan setumpuk pertanyaan diotakku yang tidak akan pernah terjawab, sampai aku menemukan jawabannya sendiri.Bayangkan saja, siapa yang harus aku beri pertanyaan konyol ini pada satu sekolahan?Liana?Dia hanya sahabatku, dia juga tidak terlibat dalam garis-garis apalah yang sampai sekarang masih belum kumengerti.Secara garis besar, otakku ini, belum siap untuk menerima segala materi menyangkut hal-hal seperti ini, tapi yang harus kukatakan disini adalah, ada kinerja lain yang membuat otakku terus mendorongku agar bagaimanapun caranya, semua hal konyol ini tertuntaskan, termasuk kekuatan yang ada didalam diriku ini.
Liana hampir tersedak saat aku menceritakan kejadian kemarin.Dia langsung menutup kotak makanannya dan membereskan semuanya.Yang ada diotakku sekarang adalah, pasti Liana akan segera pergi dari situ dan berkata, “Aku sangat kecewa dan sangat menyesal mengenal orang sepertimu.Aku tidak habis pikir!” kemudian dengan dramatisnya menyenggol bahuku dengan sengaja sambil beranjak pergi.Aku pasti sangat sedih.Tapi, ternyata Liana begitu antusias dan menatapku sambil bertopang dagu.
“Ceritakan!Ceritakan seluruhnya!”Katanya agak keras “Aku mau dengar keseluruhannya”
“Sstt!Kecilkan suaramu Liana!Kau tidak mau kita dibuntuti orang-orang karena ini bukan?”Kataku melirik ke sekitar memastikan kalau tidak ada orang yang melirik ke arah meja kami.
“Uh, maaf, aku tidak sengaja Cath!Baiklah, ceritakan ceritamu yang menarik itu!Uh, sungguh menarik itu, maksudku!”
“Tapi aku masih bingung.Aku belum bisa sepenuhnya mengendalikannya.Contohnya saja, mada saat pelajaran bahasa Perancis, pensilku melayang setinggi daguku saat aku memainkannya.Awalnya aku menganggap itu hebat, tapi sedikit menyeramkan”
“Itu luar biasa!Aku tidak percaya kau memiliki kekuatan yang sangat dahsyat!Um, aku mau tahu di bagian pada saat kalian ke rumah tante Helena.Dan, oh!Kau sepupu Jacob?Benarkah?Ada banyak berita hari ini”
“Sebenarnya aku baru mengetahuinya kemarin, saat mom mengundang mereka datang ke rumahku.”
“Jadi, semua itu sungguh benar?Kau sangat beruntung Cathlyn!Aku bahkan tidak bisa membayangkan kalau kau benar-benar memiliki hubungan darah disana”
“Oh, jangan begitu Li.Aku tahu kalau...”
“Kau tidak bisa karena, kau terlalu menyukainya?”
“Ya.Selain itu, aku harus belajar dengan bijak.Kalau dia adalah keluargaku.Bukan seorang yang harus kusukai.Lagipula, usiaku 13 tahun.Untuk apa aku harus menyukai seorang yang berusia 15 tahun?”
“Oke.Tapi tampaknya, keadaan terus menjadi sulit.”
“Ya, sesulit kekuatan yang ada didalamku.Aku mengandung turmalin hitam, mutiara merah muda, dan hitam.Rasanya tidak masuk akal kalau aku harus membayangkan meminum semuanya dan kemudian, akibat hasil reaksinya, mereka membentuk molekul dan kemudian...”
“Rrrgh!Jangan bicarakan IPA lagi Cath!Ulangan tadi sudah membuatku pusing!”
“Baiklah...Tapi aku mau kau menemaniku ke hutan yang ada dibelakang rumahmu!”
“Untuk apa?”
“Untuk mencobanya!Aku mau lihat apa yang terjadi!”
“Kau gila?Apa kau mau masuk berita karena menghancurkan lahan hutan itu?”
“Tidak!Kekuatanku ini sangat luar biasa, dan kalau kau mau tahu, kekuatanku ini terlempar sangat jauh hingga belasan kilometer.Sejujurnya, percobaan ini harus berada di tebing yang tinggi.”
“Lalu kau meminta agar aku berada dibawah tebing untuk mengukur kecepatan dan kekuatannya?”
“Ahaha!Terlalu konyol!Tentu saja tidak Liana!Kau selalu membuatku tertawa”

Aku menaruh seluruh bukuku di loker dan hanya membawa buku diaryku.Aku membuka tasku dan membuka layar ponselku.Ada pesan dari Mom.
Cathlyn, kalau kau sudah pulang sekolah, Mom dan kakakmu Selena akan menginap di rumah tantemu Helena.Mom sudah memasakkan makanan kesukaanmu di meja.Mom sangat menyesal meninggalkanmu.
Aku merasa sangat bebas saat itu juga.Bukan karena aku bisa lebih lama dengan Jac, tapi, karena, tidak ada suara-suara yang membahas soal kekuatan-kekuatan itu lagi.Aku sedikit stress karena itu.
Aku merasa bingung, karena hingga kini, belum ada tanda-tanda Jac akan mengantarku.Kalaupun aku tidak diantar, sebenarnya tidak apa, tapi dia sudah berjanji kepadaku dan janji itu harus dia tepati bagaimanapun caranya.
Saat itu juga, aku melihat ke arah jam tanganku.Pukul 11 siang.Baiklah, dan sebentar lagi, akan memasuki tengah hari.Bagaimana ini?Apa harus aku pulang sendirian?Tapi, aku sangat takut jika aku pulang sendirian.Aku selalu diantar Mom kalau pulang walaupun ada beberapa saat aku harus pulang sendiri, seperti sekarang ini.Jadi, aku memutuskan untuk duduk dibawah kursi panjang dibawah pohon selama 5 menit.Jika tidak ada, aku akan pulang sendirian.
“Memasuki menit ke 3 dan belum ada juga!”Kataku sambil bergumam.Aku melihat Niall turun dari tangga, aku berusaha dengan cepat membuka tasku dan mencari buku untuk menutupi wajahku.Oh sial!Bukuku semuanya ada dilokerku!Betapa sangat mengesalkan!Jadi saat itu, aku berusaha menengok ke arah kananku dan melihat kelas-kelas yang sudah kosong.Aku berusaha cuek dan tidak memperdulikannya berjalan.Atau, sebenarnya aku mengharapkan dia berjalan ke arahku dan menawarkan limusinnya?Boleh juga!Akan kuubah, aku sangat mengharapkan dia datang ke arahku.Saat dia mendekat, jantungku berdegup kencang berharap apa yang kupikirkan tadi berjalan dengan mulus.Tapi ternyata dia sama sekali tidak melihat ke arahku!Sial!Kenapa hari ini begitu sial?Argh!Baiklah.Ini sudah lewat dua menit dari yang seharusnya.Aku segera bangkit dan berjalan ke gerbang.Menyebalkan!Dua orang itu…Apakah dia tidak bisa melihat dan memperhatikan perasaan seorang wanita yang menunggu kesepian?
Aku sangat marah pada Jac.Nama itu akan kuhapus dalam-dalam dari otakku berharap dia tidak akan pernah muncul di depanku lagi.Aku bahkan berjanji pada diriku sendiri, jika aku bertemu dengannya, aku tidak akan menganggapnya ada.Aku tidak akan menjawab teleponnya lagi atau sms atau sejenisnya.Atau, kalaupun dia berusaha datang kerumahku hari ini juga, tidak akan pernah aku bukakan pintu!

Malam ini, terasa begitu sunyi dan sepi.Ada dorongan untuk mencobanya dirumah.Lagipula, rumahku memiliki atap yang bisa dibuka untuk melihat indahnya bintang-bintang di langit.Tapi sepertinya itu gila.Bagaimana kalau kekuatan itu malah kembali lagi dan jatuh tepat diatasku?
Aku memutuskan untuk menelepon Liana.Aku tahu, jam segini, dia belum tidur dan pasti juga merasa bosan, karena ayahnya, sedang pergi ke luar kota.Dia juga memiliki saudara perempuan sepertiku.Hanya saja, kakaknya Paula, sama sekali tidak memperdulikannya.
“Hey Liana!”Kataku saat nada itu sudah berhenti. “Apakah aku mengganggumu?”
“Hey Cathlyn!Kau sama sekali tidak menggangguku.Um, bagaimana dengan yang tadi siang?Menyenangkan?”
“Sama sekali tidak!Membosankan dan sangat menyebalkan!”
“Bagaimana bisa begitu?Dia kan menjemputmu dengan limusinnya?”
“Masalahnya, dia sama sekali tidak menepati janjinya itu!Aku muak dengannya!Aku tahu kalau dia menggunakan ketampanan dan sok kerennya itu agar para gadis jatuh hati padanya.Nyatanya, itu sama sekali tidak untukku!”
“Tidak untukmu?Tapi, kau pernah menyukainya bukan?”
“Katakan saja itu tidak lagi!Aku akui ini memang tragis, tapi aku lebih memilih yang lain ketimbang laki-laki sepertinya!Bodoh!”
“Oke, oke.Aku tahu masalahmu sekarang.Kau sakit hati?Tapi kurasa, dialah yang akan membantumu menuntaskan semuanya!”
“Apa maksudmu?”
“Tidak.Aku hanya mendapatkan firasat saja.Sebuah perasaan yang datang tiba-tiba.Mungkin saja, untuk menemukan buku itu, Jac, akan menemanimu ke masa itu”
“Aku tidak mau dengar lagi nama itu!”
“Maafkan aku Cath.Aku tidak bermaksud”
“Tak apa.Aku juga, aku terlalu emosi atas semuanya.Bagaimana dengan malam ini?Aku ingin mencobanya!Ayolah Lily!”
“Malam ini?Ini pukul 10 malam Cathlyn!Apa kau mau membuat malam ini menjadi siang karena ledakan dahsyatmu itu?”
“Tentu saja tidak!Aku akan kerumahmu.Rumahmu bahkan satu kompleks denganku.”
“Ah, baiklah…Tapi hanya 30 menit.Selebihnya, aku tidak bertanggung jawab”
“Oke”
Aku berjalan cepat menuruni tangga dan menengok ke belakang untuk beberapa detik.Memastikan kondisi rumah, dalam keadaan aman.Aku mengambil remot untuk menutup atapku setelah itu, aku membuka pintu dan segera pergi.
Pukul 10:05 malam.Jalanan di kompleks rumahku sudah sangat sepi.Hanya aku seorang yang berjalan disana.Rumah Liana lumayan jauh walaupun dia satu deret dengan rumahku.Aku lupa membawa mantelku karena terlalu bersemangat.Udaranya sangat dingin tiba-tiba.Aku memperpanjang lengan bajuku.Tapi itu sia-sia.Aku berharap, tidak ada hantu yang menggangguku saat itu dan terus terang saja, ini sangat membuatku ketakutan untuk pertama kalinya, setelah dua minggu yang lalu aku ditakutkan dengan beberapa penampakan disekolah.
Aku sampai di depan rumah Liana, dan segera mengetuk pintunya.Dengan pelan, Liana membukakan pintunya untukku.
“Sssttt!Jangan berisik!Mom sudah tidur, dia mengijinkanku keluar untuk 30 menit kedepan.Ayo cepat!”Liana kemudian menutup pintunya kembali.Buruknya, dia memakai mantel, sedangkan aku tidak.Baiknya adalah, aku memakai sandal yang pas, sementara dia memakai sandal untuk tidur.Itu akan menyiksa, karena aku tidak pernah berpikir untuk menggunakan boneka sebagai sandalku bukan?
“Bagaimana kalau ibumu berubah pikiran?”Tanyaku sedikit cemas
“Dia tidak akan tahu kemana tujuan kita dan yang pasti, dia orangnya konsisten”Jawab Liana sambil tersenyum kepadaku.Aku hanya berpikir, apakah terlalu berbahaya menggunakan kekuatanku di hutan ini?Aku hanya tidak mau Liana terluka, atau ada korban lain.Bagaimana kalau didalam hutan ini ada seseorang yang berkemah?Dan aku merusaknya begitu saja?Bukankah itu bukan ide yang bagus?
“Oke, kita sampai!”Kata Liana duduk di rerumputan mencoba mengatakan padaku lewat bahasa tubuhnya untuk mempersilahkan kepadaku mengenai kekuatanku.
“Aku...Aku tidak yakin”Kataku pelan
“Bagaimana kau bisa tidak yakin Cath?Aku sudah bersusah payah memberi ijin pada ibuku, dan sekarang kau mengatakan kalau kau benar tak yakin?Oh, yang benar saja!”
“Kau bisa meninggalkanku sekarang.Kalau kau mau”
“Ah!Yang benar saja?!Aku capek-capek mengantarkanmu kemari!Harusnya kau gunakan waktu ini!”Liana kemudian beranjak pergi.Tapi dia terhenti dan melihat ke arahku dengan wajah yang masih kusut.Matanya menatapku lekat, seakan dia mengasihaniku.
“Tidak Cath.Kau sahabatku, tidak seharusnya aku, meninggalkanmu disini.Aku tidak mau terjadi apa-apa denganku oke?”
Aku tersenyum.Liana benar-benar seorang sahabat idaman.Maksudku, dia bahkan sangat-sangat peduli padaku dan rasa simpatinya padaku walaupun dia sedang dalam keadaan marah.
“Terima kasih Lilly!Aku sangat bersyukur memiliki sahabat sepertimu.Aku akan mencobanya sekarang!”Aku berjalan ke tengah-tengah hutan.Beberapa meter dari jarak dimana Liana berdiri.Aku memejamkan mataku dan menarik napasku dalam-dalam.Aku mencoba berkonsentrasi dan berharap, kekuatanku ini tidak memakan korban jiwa atau kerusakan fatal lainnya.Kemudian, aku mulai mengangkat tangan kananku.Aku merasakan panas yang luar biasa di telapak tanganku hingga aku membuka mataku dan membelalakkan mataku.Bola api ini sangat besar!Aku melemparkannya ke depan.Aku berdecak kagum karena, itu bukan seperti yang kupikirkan!Itu seperti kekuatan paling cantik yang pernah ada.Bola api itu dilingkari bola-bola api kecil berwarna ungu dan pink serta ekor seperti komet berwarna abu-abu.
“Luar biasa menakjubkan!”Teriak Liana sambil melompat kecil. “Lakukan sekali lagi!Akan kufoto!”
Aku tersenyum lebar melihat Liana benar-benar tidak keheranan ataupun ketakutan denganku.Aku mulai mengumpulkan konsentrasiku lagi dan seketika, bola api itu muncul lagi sedikit lebih besar dari yang tadi.Aku melemparkannya dengan bersemangat ke depan.Begitu aku menengok ke arah Liana untuk menunjukkan bahwa kekuatanku ini berhasil, sebuah perempuan bersayap membawaku terbang.Aku bisa melihat Liana berteriak.Air matanya berlinang deras seketika saat melihatku melayang tinggi.Aku mencoba melihat ke atas.Itu seperti wajah Aneliese.Tapi, pupil matanya membentuk pupil mata ular yang pipih dan lonjong.Apalagi, warna matanya terlalu keemasan membuatku sangat ketakutan.Aku berusaha berontak diatas ketinggian 45 kaki.
“Lepaskan aku!”Teriakku sekencang mungkin.Suara teriakan Liana, membuat tubuhku semakin berontak.Aku tidak peduli kalau aku harus mendarat begitu saja.
“Exmoulant!Kau berharga!Kaulah pemecah mantra itu!”Katanya dengan suara sedikit berat.
“Si...Siapa kau?Apa yang kau mau?”Kataku sambil menelan ludahku.
“Aku menginginkanmu manis!Jadi, jangan banyak bicara!”Kepalaku mulai pusing saat ketinggian itu bertambah menjadi 70 kaki.Rasanya, aku mengingat Jac yang selalu menolongku dan menemaniku.Mataku mulai berkaca-kaca.Aku berusaha melawannya dengan melemparkan satu bola api dari kekuatanku.Bola api itu mengenai ujung sayapnya.Aku terjatuh.Saat itu juga, aku merasa hidupku sampai disini saja dan memikirkan momen-momen indahku bersama Liana, dan pengalaman manisku dengan Jac.Aku mendarat dengan cepat dan keras ke tanah.Aku masih sempat melihat Liana dan tersenyum padanya yang begitu syok melihatku saat itu.Aku bisa merasakan darah mengucur banyak dari belakang kepalaku.

“Berikan dia oksigen!”Teriak seorang perempuan.
“Ambilkan aku suntikan dan hasil sample-nya!”Seorang lelaki berteriak diantara kerumunan sepatu-sepatu yang tampak tergesa-gesa berjalan.
“Dimana pompa jantungnya?”Perempuan itu lebih panik daripada si lelaki.
“Ambil kantong darah cepat!”Kata perempuan itu lagi.
Aku terbangun setelah beberapa menit suara itu menghilang.Saat aku bangun, orang yang aku lihat pertama kali adalah Jacob.Baiklah, itu membuat jantungku sedikit melemah.Aku menggeser pandanganku walaupun dia tersenyum lebar padaku.Aku melihat Liana dengan mata bengkaknya yang sangat sedih menatapku.Aku menengok ke arah kananku.Hanya ada peralatan kedokteran disana.Apa?Jadi, hanya Jac dan Lilly yang menolongku?Kemana Mom?Selena?Tante Helena?Ataupun paling tidak Niall?Astaga!Aku sama sekali seperti tidak dianggap disana.Aku ingin sekali berteriak sekuat mungkin.Tapi, pusing yang luar biasa ini hampir saja membuatku pingsan lagi.
Liana berjalan mendekatiku, “Ya Tuhan Liana!Aku pikir aku sudah kehilangan dirimu!Aku mohon!Jangan melakukannya lagi!Demi aku!Sahabatmu!”.Mendengar kata itu, air mataku hampir meleleh.Maksudku, bagaimana aku bisa melakukannya?Aku sama sekali menyia-nyiakan kemampuanku yang besar dengan begitu saja?Aku bahkan belum bisa mengendalikannya?Inikah yang dinamakan akhir diatas ironi?”Oh, maafkan aku Liana, tapi aku tidak bisa!Aku menyesal memang, tapi, bagaimanapun caranya, ada misi yang harus kuselesaikan.Kau akan mengerti kalau kau sahabat sejatiku!”.Rasa-rasanya, aku ingin sekali mengatakan hal itu, tapi aku tak bisa.Aku tidak ingin menyakiti perasaannya.
“Cathlyn, syukurlah kau sadar!Pertama-tama, aku sangat minta maaf atas ketidak hadiranku disana.Aku tidak sengaja.Karena aku sedang melayani arsip dokumenmu yang akan segera diserahkan ke Departemen Hukum Golvermorth!”Jacob mengelus rambutku.
Oh ya!Golvermorth!Sekarang, aku akan coba menghapalnya baik-baik.Aku selalu kesulitan menyebut nama itu, ataupun menghapalkannya.Terlalu sulit bagitu.Kadang aku menghapalkannya Golemoth atau Golpamore atau Goverment.Bagiku, tangan Jac yang mengelus rambutku, tidak ada apa-apanya dengan mata bengkak Liana dan tangisan atau jeritan yang masih terngiang di otakku hingga saat ini.Untung saja aku tidak mengalami geger otak!Aku tidak mau mengumpulkan informasi ini dari awal.Sejarah pembentukan formasi kekuatanku yang awalnya memusingkan itu.Sungguh!Aku bersumpah, hingga saat ini, akupun masih benar-benar linglung kalau aku harus mendeskripsikan kesimpulannya.
Beberapa saat kemudian, Mom dan Selena berlari masuk ke ruang UGD.Disana, aku mencoba tersenyum lebar daripada harus meladeni si payah Jacob.Tapi, tabung oksigen ini benar-benar menghalangiku saat berbicara.Ingin sekali melepaskannya dari hidungku.Tapi, aku akan kehabisan oksigen kalau begitu.Jadi kuputuskan untuk tersenyum apabila aku berinteraksi dengan mereka.
“Aku mendengar semuanya dari Liana.Oh, terima kasih Liana!Kau sungguh sahabat yang baik sekali.Aku bersyukur sekali anakku menemukan sahabat sepertimu.”Kata Mom menggenggam tangan Liana.
“Bagaimana kau bisa begitu ceroboh Cath?Aku tahu, rasa ingin tahumu itu kuat.Tapi, bagaimanapun juga, kau tidak bisa sembarangan menggunakannya.Itu terlalu berbahaya untukmu sayang!”Kata Selena mengelus pipiku lembut.
Dokter masuk dan segera mengecek semua yang awalnya salah dari tubuhku dan mendatanya.Kemudian, dokter melepaskan tabung oksigenku dan mulai membesarkan volume AC di ruangan itu.Mom tersenyum saat dokter itu pergi.
“Ceritakanlah semampumu sayang!”Kata Mom. “Apa sebenarnya yang terjadi?Siapa yang membawamu terbang jauh diatas?”
“A...Ak...Aku, aku tidak mengingatnya”Kataku berbohong.Oke, teori ini sengaja kupakai karena aku tidak mau gegabah memutuskan kalau itulah Aneliese seperti yang dikatakan Niall dan mungkin Jacob dan Niall berhubungan disana, jadi, begitu aku berceloteh mengenai sesosok yang memiliki kemiripan dengan Aneliese, dia juga akan menyemprot habis-habisan, bahkan langsung melabraknya keesokan harinya disekolah.Aku tahu cara ini adalah cara yang salah, karena tidak tahu apa yang akan terjadi saat aku berbohong.Mungkin saja si Aneliese tidak pasti itu segera melaporkan kepada dewan tertingginya atas semua ini dan segera menyusun rencana besar.
“Dia mengalami geger otak?”Mom terlihat kebingungan
“Tidak, dia hanya mengalami pendarahan hebat awalnya.Tepat dibagian belakang kepalanya”Kata Liana segera memperbaiki keadaan.
“Dia tidak apa kan?”
“Tentu saja, kau bisa melihatnya sekarang!”
Mom menarik lengan Liana dan membawanya keluar.Ini buruk!Bagaimana kalau Mom sampai mencuci otak Liana untuk mengatakan yang sejujurnya mengenai awal ceritanya?Oh tidak!Rasanya, aku ingin segera turun dan menceritakan kejadian yang tidak pasti ke Mom, sambil berusaha membuat kode dengan tanganku yang mengepal dibelakang ke arah Liana agar memasang wajah yang serius.Selama beberapa menit, aku melihat dari balik pintu UGD yang tembus pandang, sepertinya mereka memang membicarakan hal itu.Aku hanya pasrah dengan nasibku yang akan diinterwew oleh tante Helena dan Mom setelah aku sembuh nantinya.Sudah kubilang, kekuatan ini membawaku ke malapetaka.Benar bukan?Kalian bisa melihatnya sekarang.
Sesaat kemudian, Mom kembali.Dia mengecup dahiku dan kemudian mengajak Selena pulang.Apa?Dia tidak ingin melihatku lebih lama?Apa yang sebenarnya mereka bicarakan?
Aku berusaha menengok ke arah Liana dan bertanya dengan perlahan, “Apa yang kalian bicarakan?”
“Tidak banyak.Hanya sebuah runtutan cerita”Jawabnya santai.
“Cerita?Cerita apa?”
“Tadi, saat kau terjatuh.Itu saja,”
“Kau menceritakan yang sebenarnya?”
“Tidak.Aku tidak terlalu menceritakannya, aku tahu, seperti kebiasaanmu.Kau selalu menganalisa sebelum mengatakannya pada orang lain.Itu kebiasaanmu yang akan slalu kuingat sebagai dasar sebelum menyampaikan sesuatu pada orang lain mengenai dirimu”
Fiuh!Keterkutukan ini akhirnya sirna juga!Demi apapun, aku rasa, Liana dan aku memiliki kekuatan batin yang kuat.Aku sangat lega mendengarnya.Ini berita baik!
“Terima kasih untuk segalanya Liana.Tindakanku memang bodoh untuk mencobanya saat malam hari”Kataku lemah
“Ya, sebodoh otakmu yang selalu dengan berani menindak lanjuti kasus-kasus yang ada”Tiba-tiba saja Niall datang dengan sok kerennya.Aku jadi muak dengan dua orang itu.
“Dia hanya penasaran dengan apa yang dia miliki”Kata Liana terperangah dengan mata berbinarnya dan terlihat gugup.Aku memutar bola mataku.
“Apa yang kalian pikirkan?Mencoba dengan semangat soal kekuatan itu?Atau, berusaha menemukan titik terangnya?”
“Kalau kau jadi aku, kau mungkin akan bertindak sama!Mengapa kalian berlagak seolah kalian benar-benar tahu dan lebih senior?Pada dasarnya, kalian adalah seseorang yang sangat amat kusesali untuk kukenal!”Kataku tanpa jeda yang membuat Jac cukup melongo.
“Atau lebih jelasnya, kalian menggunakan kepolosan wajah kalian dengan segudang janji dan alasan kalian apabila kalian tidak menepatinya”Aku melirik ke arah Jac dengan sinis.
“Gila!Jadi selama ini itu kerjaan kalian?”Kata Liana melipat tangannya. “Apa yang orang-orang ketahui tentang kalian selama ini adalah sebuah “candaan” belaka.Kalian sama sekali bukan sesuatu yang harus disanjung atau diagung-agungkan.Kalian lebih mirip sampah!”
“Spesifiknya adalah, bagaimana kau menyuruhku menunggu selama lebih dari 30 menit apabila aku menghitung keseluruhannya dan ketika kau lewat disana, kau bahkan tidak menengok ke arahku atau menawarkanku sebuah tumpangan yang hangat.Aku bahkan benar-benar kesal saat harus pulang sendirian disana.Padahal saat itu kau sudah berjanji kepadaku!”Kataku penuh emosi.Bahkan, aku tidak merasakan sakit lagi di kepalaku
Ada wajah yang sangat menyesal diantara Niall dan Jacob.Aku tahu, seharusnya aku menyemprotnya nanti.Tapi aku rasa,tidak ada waktu lagi untuk menundanya dan betapa Liana tahu bahwa wajahku sudah 1800 berubah dari bentuk semula.Semua jadi hening sesaat dan aku kembali menyandarkan kepalaku di bantal.Rasanya pusing itu sangat hebat.Entahlah, aku seperti merasa rileks dan tiba-tiba tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya.

Aku segera mengemasi baju-bajuku dengan riang.Rasanya sudah setahun berada di rumah sakit ini, walaupun sejujurnya baru saja 3 hari aku menginap.Aku mendapatkan 15 jahitan untuk ini dibelakang kepalaku dan puluhan pil-pil yang kuminum selama 3 hari.Dosisnya terlalu tinggi, tapi entahlah, aku merasa ketika bangun dari tempat tidur terkutuk itu, tubuhku menjadi lebih tinggi.Aku merasa seperti seorang supermodel disana.
Mom, mengantarkanku pulang.Beritanya adalah, Selena akan melanjutkan pendidikannya di luar negeri.Aku akan sangat merindukan gadis itu.Dia adalah kakakku yang paling baik dan paling luar biasa.Aku bahkan tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi tanpa dirinya.Aku tahu, dia selalu merindukanku walaupun kami masih serumah.Contohnya saja kalau aku sedang bersekolah, sedangkan disekolahnya diliburkan.Dia pasti mengirimkanku lebih dari 10 pesan sehari untuk itu dan 5 buah telepon.Itu agak memusingkan, tapi aku sangat suka itu.Bercanda, adalah kebiasaan kami yang sangat lazim.Tapi, itu tidak pernah kami lakukan lagi semenjak Selena mulai berpacaran.Aku sangat merindukan dirinya yang dulu dan well, semuanya tidak berjalan begitu buruk hingga saat ini.Lama-lama, aku bisa menyesuaikannya dengan kepribadianku yang mulai tumbuh sekarang dan mengetahui bagaimana perasaan Selena saat berada di usiaku.
Tepatnya, 3 hari lagi adalah hari ulang tahunku.Aku tidak mau melewatkan 3 hari ini dengan hal-hal buruk lagi.Kejadian yang lalu itu sudah membuatku pusing setengah mati dan aku sudah memutuskan kontak dengan siapapun itu dan tidak akan peduli kalau cewek-cewek OSP itu mengerumuni mereka atau bahkan jadian.Itu tidak akan pernah berpengaruh kepadaku.Aku mulai membicarakan hal-hal menarik di dalam mobil bersama Mom untuk hari ulang tahunku.Tentu saja, aku ingin sekali dirayakan.Tapi, diusiaku, Selena saja tidak mendapatkan kado terbaiknya, bagaimana aku bisa mendapatkan pestaku sendiri?Tidak mungkin.Aku menyeka keringatku dengan tisu.Aku pikir hari ini tidak lebih panas dari dua hari yang lalu.Tapi pada kenyataannya adalah, hari ini 4 kali lebih panas daripada hari-hari kemarin.
“Apa yang Mom bicarakan dengan tante Helena?”Tanyaku ditengah kesunyian. “Apa pamann Pieter akan benar-benar mengurusnya?”
“Tidak ada yang begitu penting untuk dibicarakan Cath.Paman Pieter akan benar-benar mengurus dokumenmu.Jangan pikirkan Jacob lagi untuk itu.Karena dia akan mengurusi dokumen-dokumen kakakmu Selena.”Kata Mom.
“Apakah besok kita akan ke departemen rahasia?”
“Tentu saja Cathlyn.Kita akan kesana dan akan mencari jawabannya”
“Mom, siapa Amelie Lebanc itu?Aku mendengarnya dari pembicaraan Jac dengan tante Helena sesaat sebelum pulang terakhir kali kita bersama mengunjunginya”
“Dia adalah salah satu orang yang dituduh menikah dengan kekuatan hitam, dan bahkan dituduh atas pelaksanaan mantra Monsreur untuk melancarkan aksi Equaloch”
“Dia masih dalam keluarga Golvermorth?”Kali ini aku berhasil menghapalkannya dan mengucapkannya dengan benar.
“Ya, tapi dia adak kekerabatan dengan Vivelc dari Belgia.Dia tahu bahwa dia salah.Tapi dia berusaha memutar balikkan fakta yang ada”
“Bahwa turmalin hitam akan dilahirkan dari generasi Vivelc?”
“Wow!Bagaimana kau tahu sayang?”
“Hanya menebaknya saja.Apakah dia yang menaruh serbuk beracun pada generasi ke 28?”
“Katarina Amber¾1919 dia adalah wanita yang luar biasa, sekaligus sangat pintar.Strateginya untuk menemukan Equaloch sangat telaten bahkan dia menemukan dan sempat berbicara 4 kalimat dengan Equaloch”
“Tapi, Equaloch berada di dunia yang lain yang tidak akan pernah kita ketahui dimana persis dia berada.Bagaimana uh, siapa tadi?Bisa menemukannya dengan hebat?”
“Pada tahun 1939, kejadian itu terjadi kembali.Keturunan ke 48, Jose Goldermont, bisa menemukan kembali Equaloch.Ada sepucuk surat digenggamnya sebelum dia dapat melihat dengan jelas Equaloch itu untuk menangkapnya ke dalam pusara lingkaran Turmalin Hitam dan Berlian Ungu.Tapi, dia gagal.Sejak saat itu, Departemen Penelitian menganggap kalau cara Jose, adalah cara yang sama dilakukan dengan 20 tahun silam, sewaktu Katarina Amber yang saat itu berusia 25 tahun menemukannya.”
Kami sampai dirumah tepat pada waktu sebelum makan malam tiba.
“Lalu, bagaimana kalau semua batu dipersatukan?”Tanyaku sambil menaiki tangga bersama Mom
“Batu itu sudar dipersatukan Cath, hanya saja, tinggal kau sayang”Ada garis kelelahan di bawah matanya.Aku yakin, dia kurang tidur karena terus memikirkan aku.
“Aku?Kenapa aku?”
“Kau adalah yang bisa dibilang kesalahan.Kesalahan itu harus ditutup terlebih dahulu dan kemudian Jacob akan menutup lubangnya dengan zamrud-nya”
“Uh, bagaimana aku menemukan batuku didunia nyata?”
“Kita akan mengirimmu ke jaman dimana Jose ataupun Katarina bertemu dengan Equaloch.Kau harus tahu bahwa, Equaloch adalah makhluk paling berbahaya yang pernah ada, dia bisa berubah sesuka hatinya, menjadi wanita cantik, binatang, pria tampan atau apapun yang dia kehendaki.Tapi yang terpenting adalah, kumpulkan semua batunya terlebih dahulu.Ada 12 alamat berbeda yang akan kuberikan padamu.Saat kami mengirimkanmu kesana bersama Jac, kau harus bertamu ke rumah 12 alamat ini, dan mengambil batunya.Mereka adalah para penghianat yang mencuri batu mulia itu untuk menutup lubangnya lebih awal dari yang dijadwalkan agar kau, tidak bisa menutup segala kutukannya”
Kedengarannya sangat amat rumit.Aku harus mencuri, maksudku mengambil batu-batuan itu dari dua belas rumah berbeda plus alamat yang saling berjauhan tentunya.Aku bahkan tidak tahu alamat-alamat itu dimana.Alamat itu tidak pernah ada pada jalan-jalan di Inggris.Itu agak gila.Tapi, mengapa harus Jac?Lagi-lagi dia?Argh!Aku langsung merengut dan berkata pada Mom kalau aku mau ditemani siapapun asal tidak dengan mereka berdua.Tapi Mom tersenyum padaku dan berkata kalau Jac yang memiliki batu zamrud itu dan harus bersamaku untuk menutup kutukannya.Oke, ini merupakan kemenangan untuk Jac mungkin.
Aku meletakkan tasku di meja belajarku dan membaringkan badanku di atas tempat tidurku yang jauh lebih nyaman dibandingkan dengan tempat tidur di rumah sakit itu.Rasa-rasanya aku sangat aneh berada di rumah ini.Tiga hari yang lalu, tepat pukul 10 aku ditinggal sendirian dirumah dan kemudian aku mengajak dengan gilanya pada Liana untuk mencoba kekuatanku ini, kemudian setelah pengulangan yang kedua kalinya, aku, dibawa terbang melayang tinggi oleh sesosok makhluk misterius katakanlah sebagai Aneliese tidak pasti dan kemudian dibiarkan turun begitu saja yang membuat kepala bagian belakangmu terasa kaku dan sakit luar biasa lalu kemudian kau dapat merasakan darah mengalir dengan dahsyat disana.Kemudian aku dibawa oleh Liana sahabatku ke rumah sakit dan begitu aku membuka mataku, yang pertama kali kulihat adalah Jacob payah itu lalu kemudian Liana dengan mata bengkaknya yang menatapku dengan sedih.Mengapa orang-orang berpikiran kalau aku adalah gadis yang lemah?Sekalipun itu Liana, sahabatku, tapi caranya menangisiku sudah kelewat batas.Maksudku, dia menangisiku seakan-akan aku adalah gadis kecil yang sangat amat perlu dikasihani.Terlebih, Jac yang sok menaruh perhatian padaku dengan wajah tampannya yang bisa berubah jadi dua itu.Lucu sekali, aku mulai terbiasa dengan itu semua.Tapi bukan berarti aku mau diseperti itukan terus.













¾2¾
Mrs.Anderson membagikan lembar jawaban untuk mengisi soal test bahasa Jerman pada kami.Aku menghela napas.Pada hari pertama aku masuk sekolah, aku sudah harus dihadapkan dengan test-test berlebihan yang untungnya tidak membuatku pusing kali ini, karena aku seperti sudah mendapatkan bacaan kalau aku akan menghadapi test besok.Jadi kemarin, aku belajar beberapa kosakata baru yang belum aku kuasai.Aku yakin aku bisa mengerjakannya dan mendapatkan nilai terbaikku seperti biasa.
“Terbaik?”Tiba-tiba Chalk membuyarkan lamunanku.Saat itu aku berpikir kalau dia bisa membaca dengan baik setiap lamunanku barusan.Jadi, aku cepat-cepat mengosongkan pikiranku.
“Apakah yang terbaik akan selalu menjadi yang terbaik?”Katanya begitu angkuh dengan keras ke arahku.
“Uh, entahlah, kita lihat saja nanti”Kataku tenang yang dilanjutkan dengan tawa dari teman satu kelasku.
Mrs.Anderson bangkit dan segera berdiri didepan mejanya sambil memegang mistar siap untuk memukul orang-orang yang tertawa ditengah khusyuknya acara doa.Tapi tampaknya, kiasan itu tidak cocok untuknya.
“Perhatikan esay kalian anak-anak!Tidak diperkenankan sebuah lelucon bertebaran disini!”
Aku menyelesaikan esay itu dalam waktu 1 jam dengan cepat.Saat bel berbunyi, aku dan Liana berjalan ke kantin sekolah.Sebelumnya aku harus mengambil bukuku di loker.Agak was-was memang saat aku berjalan disepanjang deretan loker yang sangat banyak.Pertama, aku berharap tidak akan bertemu dengan Jac.Kedua, aku berharap, tidak akan bertemu dengan OSP.Ketiga, aku tidak ingin ditarik dengan kasar lagi oleh Niall ke ruangannya dan berbicara yang sama sekali tidak ada bobotnya dan membuang-buang waktuku saja.
“Aku akan kesana sebentar”Kata Liana sambil berlari kecil menyelinap ditengah kerumunan.
Aku menaruh buku-buku yang tidak dipakai dan menggantinya dengan buku baru sesuai jadwal yang ada.Kemudian menutup lokerku dan langsung menengok ke arah kanan dan kiriku memastikan bahwa semuanya aman dan terkendali.Tapi begitu aku menengok ke depan kembali, Jac sudah didepanku berdiri persis sangat dekat denganku.Ada beberapa suara teriakan cewek-cewek berlebihan dibelakang sana pada kami.
“Menjauh dariku!”Kataku kasar dan mendorongnya beberapa senti menjauh dariku.Aku terus berjalan ke arah Liana tadi pergi tanpa tahu arah tujuan.Tapi aku tahu Jac terus mengikutiku.Ini seperti kejadian 5 hari lalu, atau tepatnya satu minggu?Aku bahkan tidak mengingatnya lagi.Itu terlalu menyakitkan untukku.
“Hey ada apa?”Tanyanya. “Aku sudah minta maaf padamu,aku bahkan sudah meminta maaf pada ibumu dan dia memaafkanku”
“Tidak apa, lupakan saja”Kataku sedingin mungkin dan berbelok ke arah perpustakaan.Well, aku dapat melihat dengan jelas Liana berdiri disana dan berbicara dengan Aneliese.Apa yang dilakukannya?Aku berjalan mendekat berusaha berjalan secepat mungkin agar Jac tidak mengejarku terus-terusan dan berharap dia menjauh dariku.
Aku menarik lengan Liana dan kemudian pergi sejauh mungkin dari cewek-cewek yang selalu membuatku malu itu.Sebenarnya, hanya Aneliese yang membuatku jengkel pada organisasi sampah itu yang sama sekali tidak berjalan dengan baik.
“Apa yang kau lakukan Cathlyn!”Seru Liana berusaha melepaskan tanganku dari lengannya.
“Apa yang kulakukan?Apa yang kau lakukan!Seharusnya kau berkata demikian bukan aku yang harus kau tanya!Memangnya ada apa dengan dirimu?Kau berjalan dan berbicara dengan mereka!Apa yang kau bicarakan dengan mereka?Gaun-gaun pesta?Make-up terbaru?Alat masak?Atau apa?”Bentakku jengkel.Untungnya tidak ada yang melihat karena diperpustakaan besar itu, para murid-murid saling bergumam membuat suara-suara itu semakin lama semakin besar.
“Tahan emosimu Cathlyn!Aku tidak bicara apa-apa yang tidak menarik itu”
“Kau tidak berbicara?Lantas mengapa mulutmu bergerak-gerak seperti membicarakan sesuatu?”
"Uh, aku hanya...Menanyakan Aneliese kemana ia pergi kemarin, sewaktu kau terjatuh hari itu.Kau bilang, wajahnya mirip dengan Aneliese, dan kau menceritakan kepadaku soal kecurigaanmu dengan Aneliese.Hm?Tidak salah kan aku mencobanya?”
Aku menghela nafasku, “Hh, Liana, aku tahu kau sangat amat baik padaku.Tapi, dengan segala kehormatanku, tindakanmu itu sama sekali tidak diperlukan dan hanya akan membuatku semakin dicurigai”
“Jadi, kau takut seolah OSP adalah pemerintah disekolah ini?”
“Bukan begitu, tapi...”
“Itu hanya alasanmu bukan?Sebenarnya aku juga malas untuk melakukannya!Ini demi kau!Tapi nyatanya, aku disini seperti sampah.Terima kasih atas waktunya.Kita bertemu nanti!”Liana pergi meninggalkanku seorang diri di perpustakaan.Jac yang ternyata mengintip kami menghampiriku dengan santai.Dia memberikanku sebuah buku tebal.
“Jadi...Ehm, kau dan Liana...”
“Jangan banyak bicara!Aku tidak butuh komentar!”
“Tapi aku bisa...”
“Sudah!Kataku jangan banyak bicara!Dan ini, aku tidak butuh ini!”Jac berusaha menahan lenganku agar aku tidak pergi.
“Hey!Kita butuh ini untuk informasi selanjutnya!”
“Bla-bla-bla!Aku muak dengan semua ini!Semua tindakanku terlihat salah dimata siapapun!Kejadian yang bahkan menjadi saksi bahwa betapa bodohnya kekuatan ini dan aku sama sekali tidak membutuhkannya!”
“Cathlyn, aku tahu kau sangat amat menyesal dengan semuanya.Jadi, biarkan aku...”
“Menjauh dariku atau aku akan menghabisimu!”
Aku berlari dengan kencang ke arah kamar mandi.Air mataku tumpah begitu saja.Aku mau sekali terlahir menjadi gadis normal, tanpa adanya kekuatan, turmalin hitam, mutiara hitam, Golvermorth, garis keturunan atau apapun itu.Aku rasa, aku hanya perlu menunggu kapan aku mati dan aku harap, itu secepatnya terjadi padaku.Agar aku bukanlah seorang yang menjadi sebuah patokan akhir dari garis-garis keturunan atau apalah itu yang menurutku tidak ada gunanya.Aku bahkan mencoba memahaminya, tapi otakku tidak bisa menerimanya yang artinya, aku memang bukan seseorang yang pas untuk itu.Cari saja pengganti yang lain!Mengapa harus aku?Kenapa tidak sepupuku Emily?Atau sepupuku Gricile?Yang cantik, bahkan seorang model yang cukup terkenal.Mereka juga pasti memiliki sesuatu!Potensi mereka lebih terlihat.Maksudku,aku adalah orang yang tidak peduli dengan apapun.Misalnya saja rambutku, Liana selalu berusaha mengepang rambutku yang berantakan, tapi aku tentunya, selalu merasa nyaman dengan situasi atau kondisi dengan tubuh dan badanku.Apapun itu bebas tanpa harus ada yang mengaturmu.Perhatikan wajahmu!Oleskan krim anti kerut.Jangan lupa krim dasar!Lihat rambutmu!Sisir bagian atasnya, tidak, sebelah kanan juga.Pakaianmu!Apa yang kau lakukan dengannya?Argh!Semua suara-suara itu selalu membuatku pusing seakan aku tidak akan pernah mau dilahirkan menjadi seorang gadis.
Aku menangis selama kurang lebih 5 menit didalam kamar mandi tanpa ada yang tahu.Aku bahkan merelakan menu makan siang di kantin sekolah yang lezat hari ini.Aku tidak peduli dengan siapapun yang mau peduli denganku.Oke, intinya, semuanya terjadi setelah Mom memberitahuku tentang kekuatan dan semuanya, tempramental-ku sangat tinggi seolah ada sesuatu yang mengendalikanku.
Aku memperhatikan telapak tanganku.Garis itu membentuk lingkaran.Didalamnya masih terdapat garis-garis tidak berbentuk disana.Sesekali mengeluarkan darah,dan itu menyakitkan.Terlebih, dengan rasa panas yang ada, ini sangat menyiksaku.Kalau ada toko tangan, aku akan membeli tangan baru dengan anti gores disana.Aku merelakan harga yang tinggi untuk itu.Separuh uang jajanku akan aku dedikasikan untuk membelinya.Tapi itu tidak akan penah ada.Hanya dalam mimpi.Bahkan mimpi pun mungkin juga tidak ada.
“Ahahaha!Konyol sekali!Aku bahkan tidak akan pernah membayangkannya!”Aku mendengar suara Aneliese masuk bersama rombongannya itu ke dalam kamar mandi.Dia menendang pintu kamar mandiku seolah sangat berkuasa disana.Tapi aku hanya diam saja.
“Aku rasa ada orang, ayo, kita disebelah”Katanya membuka pintu kamar mandi disebelah kamar mandiku.
“Bagaimana kalau kita mengundang cowok-cowok OS?Pasti akan sangat menyenangkan!”Kata Claudia salah satu cewek-cewek OSP.
“Aku sudah merencanakannya, tinggal apakah mereka mau atau tidak”Kata Aneliese santai
“Akankah kau mengundang sepupu Jac?”Tanya salah seorang yang lain.
“Maksudmu Cathlyn?Oh, tidak, tidak.Dia itu bukan sepupunya Jac.”
“Bukan?”
“Ya, dia sesungguhnya bukan sepupunya.Dia hanya mengarang”
“Bagaimana kau tahu?”
“Ah, itu rahasia, yang terpenting, jangan bicarakan disini.Kita bisa mati kalau ada yang mendengarnya”
Apa?Aku bukan sepupunya?Jelas aku sepupunya!Mom sendiri yang mengatakan kalau Jac adalah sepupuku.Dia hanya mengarang?Oh ya?Justru Aneliese lah yang mengarang semua ceritanya!Pantas saja dia selalu mendapatkan rangking besar di perlombaan debat atau cerita spontan.Karena dialah ratu pengarang.Sangat cocok.
Aku keluar setelah semuanya sepi, dan tampaknya aku memang sengaja terlambat masuk kelas musik.Kelas musik itu bagaikan kelas yang sangat mengerikan dengan Mrs.Bright disana.Dia selalu mengomel seakan sebelumnya, kami sudah sangat mengerti soal ‘Musik’
“Oh Ms.Amber.Duduklah sayang, duduklah”Katanya manis begitu melihatku di ambang pintu dan seketika para pemain biola itu segera menghentikan permainan musiknya.Aku ditempatkan di tempat piano.Seperti biasa, aku harus menghafalkan iringan piano dari film ‘Titanic’ yang selalu menjadi favorit disekolah ini.Maksudku, apa terlalu hebatnya film itu?Oke, dia memang hebat, tapi kenapa selama 5 tahun belakangan, itu selalu menjadi favorit.
“Mrs.Amber?”Tanya seorang pria dengan pakaian senada dengan beberapa pemain biola lain yang terus melotot ke arahku seakan akan aku adalah seseorang yang terpampang di koran hari ini dengan tulisan besar disana “WANTED”.Jelas aku merasa tidak nyaman diperhatikan seperti itu.
“Ya, aku.Uh, maaf Mr, tapi tatapanmu itu tidak layak ditunjukkan kepada seorang wanita”Kataku sedatar mungkin.
“A...Apa aku tidak salah lihat?”Tanyanya masih takjub melihatku.
“Kau tidak salah melihat Mr, atau perlu aku menyentuhmu?Oh tidak, itu tidak berlaku disini”
“Tapi, tapi, aku rasa kau tidak...”
“Maaf tuan dan nona-nona.Kelas musik kali ini, adalah kelas musik yang paling membanggakan.Karena pada pertemuan kali ini, kita akan memainkan symphoni dari komposer ternama, Bethoven dengan “Fur Ellise”.Jangan bilang kalian tidak menghafalkannya!”Suara Mrs.Bright seperti tertahan saat melihat ke arah pria yang menanyaiku tadi.Dia mengangkat sebelah alisnya.
“Maaf tuan.Bisakah kau perkenalkan dirimu terlebih dahulu?”
“Oh, iya.Tentu saja!Namaku adalah Abelardo Funteque.Aku baru saja pindah dari sekolah lamaku”
Well, dia lebih terlihat sebagai pelayan kapal pesiar.Bukan sebagai murid.Lihat saja dirinya dengan pakaian-pakaian Mrs.Bright yang berlebihan itu.Renda-renda itu membuatnya tampak 2 kali lebih gemuk.Padahal isinya adalah baju yang kosong.
“Sudah jelas dialah orangnya!Ya, aku baru ingat kalau sekolahan kita kedatangan murid baru anak-anak!Tapi sekarang, tidak ada waktu untuk itu.Silahkan kalian ambil posisi kalian!”
Kami terjebak disana selama kurang lebih dua jam dengan segala ocehan Mrs.Bright yang mengatakan kalau selera musik kami sangat payah.Lalu Aneliese¾yang seperti biasa anak kesayangannya¾selalu mendapatkan pujian yang sangat membanggakan darinya.Aku selalu merasa mual saat Mrs.Bright mengatakan, “Contoh saja Aneliese.Dia sangat muda dan berbakat!”

Mom mengajak kami ke perpustakaan kota.Tapi selama perjalanan, aku masih berpikir ulang tentang pria yang disebelahku saat kelas musik itu berlangsung.Dia menatapku seperti seakan tidak percaya dengan kehadiran seorang ratu Inggris disana.Duduk persis disebelahnya dan akan memainkan sebuah nada dengan piano raksasa sekolah.
Mom tertawa, “Apa dia mencoba menyentuhmu sayang?”
“Tentu saja tidak.Matanya hanya melotot tak percaya!”
“Apa kau sama sekali tidak mengenalnya sewaktu kau masih sekolah dasar Cathlyn?Mungkin saja dia teman sekelasmu atau orang yang kau kenal waktu itu”
“Tentu saja tidak!Sekalipun iya, tidak mungkin aku acuh tak acuh dengannya.Aku selalu menghapal semua murid dikelasku.Aku bahkan dapat menghapal Gerard, Thomas, Jims, Keneddy, McBurkley, dan Opersh yang namanya selalu sulit kuhapalkan walaupun begitu, aku suka sekali wajah Amerika-nya.
“Oh, ya!Mom ingat sewaktu dia datang kerumah, kau selalu mencubitnya karena pada saat itu dia memakai topi hadiah ulang tahunmu untuknya bukan?Dan kau sangat puas melihat pipinya memerah”
“Ahahaha!Ya, aku sangat ingat itu.Tapi, siapa kira-kira orang yang menatapku terlalu kelewatan itu?”
“Kita harus waspada terhadapnya.Siapa tahu saja dia adalah...”
“Ya, tentu saja aku selalu waspada kepada semua orang mengingat bahwa...”
“Oh tidak sayang!Mom lupa!”
“Lupa?Biar kutebak, kau lupa mengambil parfum Torquise-mu bukan?”
“Tidak sayang!Oh astaga!Orang itu?Apakah dia termasuk baru di sekolahan itu?”
“Ya.Dia baru saja pindah dari sekolah lamanya.”
“Oh Tuhan...Dia itu Jeremy Anderson!Dia adalah orang yang dikirim dan diperintahkan untuk mencari-mu sayang!Dia adalah garis keturunan hitam yang akan membawamu pada Equaloch kemudian menyebutkan sumpah serapahnya lalu mengubahmu menjadi Malaikat Hitam”
“Apa?Apa yang kau jelaskan tadi sungguh-sungguh nyata?Ba...Bagaimana aku tidak mengetahui itu?Pantas saja dia menatapku dengan heran dan sungguh tak percaya”
“Mom yakin dari tatapannya itu, rasa-rasanya ia ingin sekali membawamu ke Istana Equaloch”
Aku menelan ludahku.Lalu menatap keluar jendela limusinku.Aku tidak boleh takut, ataupun tertangkap begitu saja.Berbahaya sekali berada satu sekolah dengan garis keturunan hitam.Sepanjang perjalanan, aku merasakan pusing yang teramat sangat dan kemudian telapak tanganku terasa sangat amat panas.Aku berusaha menutupinya dari balik punggungku.Sampai akhirnya aku harus mencari air dan menyiramnya ke telapak tanganku.
“Apa yang kau lakukan sayang?”Mom terbelalak melihat air menggenangi jok kursiku
“Tidak, tidak apa Mom.Aku hanya mau mengambil satu sandwichku.”Aku segera merogoh tasku dan mengambil satu sandwich yang sebenarnya tidak enak itu dan menelannya perlahan.Rasanya aku ingin sekali muntah saat itu juga.
“Kita akan segera sampai.Habiskan sandwichmu”

“Apa yang dilakukan para keturunan garis hitam?”Tanyaku sambil memegang buku-buku di perpustakaan. “Apa tidak ada hal lain selain berusaha menculikku?”
“Tidak.Bukan hanya kau saja sayang”
“Bukan hanya aku?Benarkah?”
“Waktu itu, pada garis keturunan biru, kasusnya sama sepertimu.Hanya saja mereka tak berhasil”
“Mengapa mereka ingin sekali menghancurkan garisnya?”
“Mom juga belum mengetahui persis dari semuanya.Mom bahkan baru mempelajarinya setahun yang lalu saat Mom ke Departemen Penelitian Golvermorth.Kau tentunya akan lebih paham sayang.Nah, setelah ini bukankah kau ada...”
“Ya, ada kursus menari.Tapi Mom, kita habiskan saja seluruh waktu kita di Departemen Penelitian Golvermorth.Aku ingin sekali mendengar ceritanya”
“Ini masalah lain sayang.Kau akan kesana pada waktunya”

Makan malam hari ini begitu hambar.Tidak ada wajah Selena yang selalu kupandang sebelum makan.Aku rindu sekali wajahnya.Matanya yang biru mencolok, bibirnya yang berbentuk, alisnya yang sangat rapih.Dia sangat cantik untuk dikatakan sebagai seorang kakak.Daripada aku, kelihatannya dia lebih baik.Lihat saja diriku.Aku tidak peduli dengan penampilanku.Aku hanya feminim saat memakai seragam sekolah.Didalam lemariku, sama sekali tidak ada rok.Mungkin hanya rok-rok bekasku waktu usiaku 11 tahun.Dua tahun berlalu, bagiku sudah seribu tahun.Rok itu bahkan sama sekali tidak masuk lagi di kakiku.
Aku menghabiskan sup kentang Mom dan kembali ke kamarku.Kali ini, aku coba mencari hal-hal tentang penyihir di google.Ada beberapa pengertian penting yang bisa kucatat dan kusimpan.

Karena hari sekolahku libur untuk beberapa hari, Mom, mengajakku pergi kerumah Tante Patrice dan sepupuku Margareth.Aku dapat membayangkan kalau Margareth mencemooh selera pakaianku yang tidak berbeda jauh dari yang dulu.Margareth sepupuku dan Tante Patrice adalah keluarga besar kami yang paling sombong.Mungkin hanya karena merekalah yang paling kaya.Tapi sebenarnya, Tante Patrice kaya karena suaminya yang bekerja sebagai direktur perusahaan perhiasan khususnya berlian ternama di Inggris.Tapi bagaimanapun juga, Mom merasa sangat tidak enak karena Mom sudah lama tidak mengunjunginya.Mungkin sudah sekitar 4 atau 5 tahun yang lalu kami mengunjunginya.
Jacob berdiri di ambang pintu.Kehadirannya membuatku terkejut dan hampir melempar baju yang kukemas ke arahnya karena aku menyangkanya seorang penyusup atau lebih tepatnya pencuri rumah.Tapi entah mengapa, matanya seperti berubah warna dari yang kemarin.Agak biru dari yang biasanya, abu-abu.Aku berusaha menatapnya dingin, dan dia juga menatapku lebih dingin dari yang kukira.Wah, wah, dia hebat sekali dalam membalas sesuatu seperti ini.Apa dia terlihat gugup?Atau dia hanya ingin terlihat agar dia juga bisa jual mahal padaku?Oh, rasanya lelucon yang terngiang diotakku, hampir saja membuat wajahku tersenyum karenanya.Tapi aku tidak boleh tersenyum atau apapun itu.Aku sudah sangat membencinya, dan harus terus membencinya.Walaupun perasaanku sangat menyukainya atau tidak ingin diperlakukan seperti ini, tapi kejadian itu sangat membuatku sakit hati.Bahkan dia berusaha mencari alasan dengan mengatakan kalau dia tidak mengantarkanku dikarenakan mengurus dokumenku.Padahal, kemarin aku berusaha mengecek datanya di buku pertemuan.Tapi sama sekali tidak ada namanya.Bahkan aku menanyakan pada Mom, dan Mom berkata, kalau Jac sama sekali tidak ada jadwal untuk mengurus dokumenku.Benar-benar sangat memalukan.
“Mom menyuruhmu merapihkan kamarmu sebelum berangkat”Katanya beberapa menit kemudian. “Dia bilang, jangan tergantung pembantu barumu itu”.Aku mengangkat alisku dan berkacak pinggang.
“Tidak bisakah kau meninggalkanku sendirian saja?Kau selalu mengusik waktuku!”Kataku marah dan membungkuk untuk merapihkan baju-baju dan memasukkannya dalam koper
“Oh, ayolah, kau hanya sedang...Apa kau sedang datang bulan?Kau kelihatan pucat.Kau tahu, orang yang sedang datang bulan...”
“Bisa-bisanya kau membuat lelucon?Kau ingin melucu?Bahkan kau tidak meminta maaf dengan sungguh-sungguh kepadaku!”
“Minta maaf?Untuk apa?”
“Parahnya, kau sama sekali tidak sadar!”
“Baiklah, apapun itu, maafkan aku.Aku sama sekali tidak tahu atau mengingatnya, karena aku terlalu sibuk mengurusi semuanya dan...”
“Kau sibuk mengurusi semua hal tentang gadis baru yang baru saja kau temukan memiliki indentifikasi masalah yang sama sepertiku itu kan?”
“Apa maksudmu?”
“Oh, kau tidak tahu?Lantas apa yang kau lakukan pada hari dimana kau sangat berjanji dengan tulus akan mengantarkanku pulang?”
“Aku?Aku mengurusi sebuah dokumen dan itu penting”
“Ya!Tentu saja mengurusi sebuah dokumen yang sangat penting karena itu adalah dokumen Amanda bukan?”
“Bagaimana kau tahu namanya?”
“Oh ayolah, aku tidak sebodoh yang kau kira.Mungkin aku memang gadis yang cuek.Tapi coba lihat permainan konyol macam apa yang sudah kau buat itu?Memuakkan kau tahu?”
“Dia memang gadis baru dari Govermorth.Maksudku, dia akan menjadi salah satu bagian Departemen Identifikasi di Golvermorth dan khusus untuk kasus-kasus seumuran kau”
“Tapi bagaimana dengan dokumenku?Mom bilang kalau dokumenku masih belum diproses”
“Tapi aku tidak ada...”
“Oh iya.Jadwal, aku lupa.Dan dengan begitu kau mempergunakannya dengan bersenang-senang dengan gadis itu bukan?”
“Mengapa kau terlihat marah Cath?Kami sama sekali tidak ada hubungan khusus!Tapi yang jelas, aku ini sepupumu.Tidak akan mungkin aku menyakitimu!”
“Benarkah?Lalu bagaimana dengan semuanya?Kau bahkan tidak peduli denganku!”
“Aku peduli padamu Cathlyn.Dengarkan aku.Biarkan semua ini berlalu.Aku tahu keadaan mengenai Golvermorth sudah membuatmu gila, apalagi tugasmu akan sangat berat di masa depan sebagai salah satu dari garis keturunan Golvermorth Line.”
Air mata di pelupuk mataku tumpah begitu saja.Mataku tidak fokus memandang wajah Jac yang berusaha terlihat tersenyum itu.Aku berpaling darinya dan memandang lampu tidurku yang selalu aku sukai.Aku tidak bisa menangis didepannya.Bagaimanapun juga, aku bukan gadis yang lemah.Aku berusaha menghapus air mataku dengan membelakanginya dan kemudian menarik koperku keluar begitu saja.Aku tahu kalau Jac sangat baik padaku.Tapi bagaimana mungkin aku bisa memberikannya sesuatu yang aku lakukan lebih untuknya?
Aku memandang sekeliling dengan takjub.Bukan karena rumah itu mewah.Rumahku tampaknya lebih mewah.Tapi karena jejeran sepatu dengan merek-merek ternama berada dalam satu ruangan layaknya sebuah toko sepatu bermerek yang sangat besar dan luas.Semuanya ditutupi oleh lemari kaca yang besar.Aku berkeliling dan menyentuh lemari-lemari kaca itu dengan sedikit berhati-hati.Aku sangat takjub dengan sepatu dengan butiran emas dan berlian yang dipajang paling tinggi diantara yang lain.Kalau aku bisa terbang, aku akan melihat mereka semua membentuk lambang brand Chanel.
“Tante Patrice, apakah kau membelinya dari Chanel?”Tanyaku serius menatap pola lemarinya.
“Chanel?”Dia mengangkat alisnya dan tertawa untuk beberapa saat yang membuat pipiku sedikit merah. “Oh, aku tidak kenal dengan satu brand saja sayang, tentu saja aku membelinya ketika aku berjalan-jalan keliling dunia.Itu yang kusebut surga”
Aku memutar bola mataku dan memperhatikan Tante Patrice mengeluarkan sepatu yang Mom tunjuk dengan perlahan dari dalam lemari dan meletakkannya di bantalan merah seperti barang yang sungguh mewah.Padahal Mom juga memilikinya dirumah.Walaupun koleksi Mom lebih ke jam tangan dan aksesoris-aksesoris lain yang Mom simpan di dalam lemari di kamarnya yang luas.Tas-tas koleksi Mom dari brand ternama dijadikan satu dalam satu ruangan bersama dengan sepatunya.Ruangannya tidak terlalu besar.Mungkin hanya seukuran kamar tamu.
“Apa kau suka Cathlyn?”Katanya dengan amat sangat bangg, sementara Margareth melipat kedua tangannya dan berlagak sinis.
“Uh, tidak, aku tidak terlalu suka high-heels.Mungkin aku lebih suka flat shoe atau sepatu-sepatu merek Converse dan Kets.Itu saja”Jawabku sedatar mungkin.Raut wajah Tante Patrice tetap pada senyumannya yang mematikan.Namun aku bisa memperhatikan kalau senyumannya lebih menyempit dari yang tadi
“Oh, Kets dan Converse?Seleramu cocok sekali dengan sepupumu Margareth Grilney.Ayo sayang, bawa sepupumu ke koleksi sepatumu”
Sebetulnya, aku merasa sangat nyaman disini.Rumahnya sangat bersih sekali.Apalagi ada kolam renang yang luas.Aku melihat koleksi sepatu itu dengan sangat membosankan.Semuanya sudah pernah kulihat di butik favorit Mom.Bahkan banyak diantaranya masuk dalam jajaran koleksi sepatuku, tapi dengan model,warna dan motif yang berbeda.
“Berapa lama kau mengoleksinya?”Tanyaku dengan sangat terpaksa.
“Oh, sudah dua tahun terakhir.Ada 145 pasang sepatu.Kalau kau mau, kau bisa menyuruh ibumu membayar pajaknya saja”Katanya menunjuk sepatu-sepatu yang masih baru.Aku menahan tawaku.Padahal yang dimaksudkan adalah sepatunya yang sama persis dengan milikku?Malang sekali.
“Mana yang paling kau suka?”
“Entahlah, ada banyak yang kusukai”
“Kalau begitu, apa yang paling kau senangi?”
“Itu sama saja bukan?Bisakah kau berpikir lebih untuk bertanya kepada seseorang?”
“Terserah saja”.Kami berjalan-jalan sepanjang waktu.Margareth selalu membanggakan seluruh koleksi dan beberapa cowok yang naksir dengannya.Itu membuatku sangat bosan dan lapar.Aku pergi keluar setelah Margareth membawa kami dalam satu ruangan bersama Mom dan Tante Patrice.Tentu saja, masih dengan topik yang sama.Aku berjalan sepanjang jalan Harlm Street dan menemukan beberapa toko kue dan pizza.Aku masuk dan membeli beberapa pizza.
Aku membuka pintu rumah Tante Patrice dengan kode yang sudah aku hapalkan sejak awal.Keadaan dibawah lebih sepi dari yang kukira.Mungkin mereka ke atas.Well, aku juga penasaran dengan koleksi guci-guci mahalnya dan memutuskan untuk lebih lama di bawah sebelum aku naik ke atas.Rumah Tante Patrice, mungkin hampir sama besarnya dengan rumahku.Hanya saja, lebarnya sedikit dipersempit.Ada puluhan pintu disetiap mata memandang.Lampu bergaya gotik yang menyejukkan mata dan wallpaper pilihan Tante Patrice yang aku akui sangat elegan.Aku berjalan ke beberapa ruangan dan tidak sadar masuk ke dalam kamar Tante Patrice.Jauh lebih baik melihat-lihat isi di rumah ini daripada mencari tahu segala hal tentang Jac.Kamarnya sangat bersih dan rapih.Gaun-gaun menawan yang Tante Patrice simpan didalam lemari bajunya sangat bermerek, sesuai dengan karakter Tante Patrice yang “mewah”.Mataku tidak sengaja menyorot lebih lama sebuah buku klasik tua yang ada dibawah tempat tidur.Seperti buku tua yang sangat lama.Mungkin usianya lebih dari 20 tahun.Aku membuka halaman buku itu dan melihat isinya.Ini sebuah buku diary atau lebih tepatnya catatan-catatan penting.
1916: Keturunan pertama Golvermorth lahir
1944: Ramalan tentang penyihir jahat yang akan datang di masa depan oleh peramal San Ambriesco
1950: Perkawinan hitam pertama oleh John E.Premisio dan Kenedy Jane Vilmare sang gagak hitam
1969: Penyihir jahat Equaloch membuka upacaranya
1970: Perkawinan hitam kedua oleh Harl Ceneth Gromth dan Elizabeth Hols
1975: Wabah penyakit mematikan dan kutukan keseluruh negeri oleh Equaloch
1986: Safir mengutuk Equaloch
1987: Equaloch tidak terlihat
1989: Equaloch tidak pernah terlihat lagi
1991: Equaloch dinyatakan menghilang
1998: Ramalan tentang Turmalin hitam dan Mutiara hitam oleh peramal Les’ Mostreal
2000: Mutiara Putih lahir dan dianggap sebagai kekuatan paling dahsyat dalam penerus Golvermorth
2001: Burung hantu dan gagak berkumpul, pukul 12.00 malam, Lucy, melahirkan seorang gadis dalam naungan kutukan Equaloch yang muncul untuk pertama kalinya setelah 10 tahun dinyatakan menghilang
2002: Departemen Pertahanan Golvermorth menyatakan kalau bayi Lucy adalah bayi yang berbahaya
2005: Departemen Penelitian Golvermorth menyatakan kalau bayi Lucy adalah garis keturunan paling kuat dengan kekuatannya yang super dahsyat
2009: Departemen Penelitian Golvermorth merencanakan pengeluaran mutiara hitam dan turmalin hitam dalam tubuh Cathlyn Victoria Amber.Tapi gagal pada saat upacara berlangsung, Equaloch datang dan menculik Cathlyn.
2010: December, Cathlyn Victoria Amber ditemukan selamat di sebuah ladang milik petani di daerah Yorkshire
2011: December, satu tahun terapi jiwa Cathlyn
2012: Departemen Penelitian Golvermorth menyatakan bahwa Cathlyn mengalami amnesia 56% dengan tidak mengingat 25% kejadian masa lalu dan sekolahnya dan 31% kejadian Equaloch menculiknya
2013: Departemen Penelitian Golvermorth belum memastikan bahwa Cath dipengaruhi sihir Equaloch
Aku menutup buku itu setelah mendengar bunyi langkah kaki dari tangga rumah Tante Patrice.Aku cepat-cepat keluar dan berdiri di depan kamar Tante Patrice.Tante Patrice agak kaget dan cepat-cepat menyuruhku menjauh dari kamarnya itu.Seperti biasa, dengan caranya yang sebenarnya sok manis dan perhatian.Sementara Margareth masih mempertahankan sikapnya yang angkuh kepada kami.
“Oh sayang, kau bisa antarkan sepupumu Cathlyn ke kamarnya.Jangan lupa, beri dia pakaian-pakaian yang ada dikamarmu”Kata Tante Patrice memerintah.
“Oh Pat, kau tidak perlu memberikan kami hadiah.Itu terlalu berlebihan”Kata Mom menatapku lebih lama.
Margareth memberikanku kunci kamar tamu selama aku menginap di rumah Tante Patrice.Kelihatannya tidak jauh berbeda dengan tatanan di dalam kamarku.Dengan wallpaper yang menawan dan lampu tidur kristal yang berkelap kelip.Kasurnya juga sangat empuk.Ada lemari, kaca besar, dan laci-laci dan meja yang lengkap.Aku serasa menginap di sebuah hotel berbintang.Margareth masuk tak lama setelah dia mengambil kantong-kantong yang berisi pakaian dan gaun untukku.Kemudian tanpa mengucapkan sepatah kalimat pun, dia pergi.
Aku memutuskan untuk lebih lama didalam kamar dengan menelepon sahabatku Liana.Dia pasti tidak sabar mendengar keberadaanku disini apalagi aku punya informasi penting.
“Hey Liana!”Kataku setelah nada terakhir berhenti
“Oh!Hey, Cathlyn!Bagaimana?Apakah dirumah tantemu itu sangat menyenangkan?”
“Tidak ada yang lebih menyenangkan selain Mom, kau, dan rumahku.Uh, aku sangat merasa tersiksa disini.Apalagi Margareth.Kau tahu?Dia sangat sombong!”
“Oh sayang, jangan begitu, dia adalah sepupumu”
“Bla bla bla.Dan, aku punya informasi.Bisakah kau mencatatkannya untukku?Tidak ada banyak waktu untuk mengeluarkan pena dan kertas disini.”
“Tentu saja.Mengenai, Golvermorth?”
“Ya!Ini sepertinya lebih rumit.Dengarkan aku baik-baik Liana, aku menemukan sebuah buku, buku catatan yang sudah sangat lama dibawah tempat tidur di kamar Tante Patrice, dan kemudian, ada sebuah kode, angka, dan beberapa tulisan latin entah apa artinya, tapi pada halaman pertengahan, ada sebuah catatan aku tidak tahu siapa yang menulisnya tapi aku yakin itu dari keluarga Tante Patrice atau dia sendiri yang menulisnya.Tulisannya mencatat semua tragedi penting dalam sejarah Golvermorth dan aku”
“Kau?Apa yang terjadi dengan kau?Maksudku, apa yang ditulis mereka tentang kau?”
“Ini mengenai...”
Mom masuk dan mengerutkan alisnya.Jantungku hampir copot karena aku rasa Mom telah berdiri lama didepan kamarku dan menguping semua percakapan kami tapi ternyata dia hanya menyuruhku turun untuk mencoba gaun yang akan dipakai untuk hari dimana aku berulang tahun.
“Maaf Li, aku akan meneleponmu nanti.Mom menyuruhku mengepas gaun”
“Oke!”

Mom menunjukkanku gaun pilihannya yang menurutnya sangat cocok denganku.Gaun dengan ratusan payet kristal itu, justru akan membuatku berdiri kaku di panggung tanpa bisa menggerakkan badanku.Beratnya saja hampir 29 kilogram.Ukur saja dengan tinggi badanku yang 165cm dengan berat 45kg.Bagian paling mengerikan yang lain adalah sebuah gaun yang sangat amat berlebihan untuk pergi ke sebuah acara pesta ulang tahun.Itu adalah gaun yang dirancang dengan beberapa shifon dan payet rendah di bagian leher ditambah kalung mutiara yang sudah dimodifikasi menempel dengan gaun serta kerah baju yang sangat tinggi.Itu akan menampakkanku sebagai seorang vampir.
“Bisakah kita pergi ke butik saja Mom?”Tanyaku berusaha.
“Oh tidak sayang, lihat ini, ini sangat bagus”Kata Mom menunjukkannya dihadapanku
“Mengapa tidak yang ada di patung sebelah sana?Itu lebih cocok”
“Itu milik Margareth.Benar bukan Patrice?”
“Oh ya tentu saja”Tante Patrice menampakkan senyum sinisnya ke arahku.Dia sepertinya sengaja untuk melakukannya agar pestaku benar-benar berantakan.Apalagi, Tante itu sangat tidak suka anak-anak.Kecuali tentunya Margareth yang sombong.
“Dimana Margareth?”Tanya Mom menengok keluar pintu
“Oh, dia sedang latihan biola di ruang musik.Jangan khawatirkan dia”Jawab Tante Patrice
“Mom?”Kataku
“Oh ya, bagaimana kalau Cathlyn mencobanya?”
“Oh, entahlah Lucy, dia selalu akan marah padaku kalau menggunakan alatnya tanpa seijinnya”
“Mom?”
“Tapi hanya sebentar saja”
“Bisakah kita...”
“Oh Patrice, kau kan tahu anak-anak bagaimana.Dia suka tempramental”
“Kita cari saja di butik”
“Aku tahu kalau gaun-gaun ini bagus, tapi akan lebih baik kalau kau mempunyai stok yang ada”
“Maaf Lucy, untuk anak gadismu yang cantik, Cath akan cocok dengan ini”
“Aku tidak mau!”
“Oh ya, dia akan menyukainya, aku tahu itu Pat, dia belum mencobanya”
“Mom!”
“Akan kuambilkan yang baru”
“Oh, kau masih memilikinya?”
“Mom?Aku mau...”
“Tentu!Aku akan mengambilkannya.Ikutlah denganku!”
“Argh!Mom!!!”Teriakku tak tahan.Tante Patrice menghentikan langkahnya dan Mom dengan cepat menengok ke arahku. “Mom, aku...Aku tak mau Mom.Kita cari saja di butik!”
“Sayang, kau akan suka!Tenang saja”
“Tapi Mom!Aku benar-benar tidak suka!Payetnya payah!Gaunnya terlalu berlebihan.Warnanya pudar, yang ini mencolok.Apalagi yang satu ini.Ini sangat ketinggalan jaman!Oh ayolah Mom!Kau tidak akan mau kan merusak pesta anakmu sendiri?”
“Oh sayang...Kemarilah, Mom tahu, baiklah, kita akan ke butik malam ini.Maaf Patrice, kurasa gaun-gaunmu ini berguna, tapi mungkin tidak untuk Cathlyn.Kau bisa memberikannya pada yang lain atau paling tidak menyimpannya untuk Margareth”
“Tapi Lucy...”
“Ayo sayang, kita ke kamarmu”
Kami berjalan ke kamarku.Mom mengelus kepalaku dan tak hentinya mencium kepalaku.Kami melewati ruang musik dimana Margareth sedang menghapalkan sebuah syair lagu beserta not lagu itu bersama dengan seorang laki-laki.Terlihat seperti Niall.Begitu aku melihatnya, dia melihatku juga dan anehnya, dia sangat mirip dengan Niall.Tapi, mengapa dia tidak menghampiriku?Tatapannya sangat dingin, seolah kami tidak saling mengenal.
“Mom?”Tanyaku
“Ya sayang?”Kata Mom menatapku manis. “Uh, sebelumnya, Mom minta maaf sebesar-besarnya.Mom tahu, waktumu disini hampir tidak ada.Kalau saja Selena tidak pergi, mungkin saja kalian bisa bermain.”
“Tidak Mom, tidak apa”
Hari ini aku bangun lebih awal.Mom dan Tante Patrice serta Margareth sedang sibuk merapihkan rumah dan menyusun jadwal untuk pesta ulang tahunku.Aku bisa melihat seorang cowok keren berdiri di depan pintu rumah sambil melipatkan kedua tangannya di dada seolah dia adalah boss dirumah ini.Dia memakai kemeja putih dengan potongan leher agak rendah sementara celana jinsnya sangat cocok dipadukan dengan kemeja putih itu.Dia mengingatkanku pada Jac.Sepupuku yang sangat keren
“Hey Cathlyn!Kau bisa membantu Mom membuat kue dan jus?”Kata Mom sambil melihat resep dengan seksama
“Oh tentu!”Kataku mendekat ke arah meja dapur dan segera mengambil alat-alat yang dibutuhkan. “Siapa cowok yang ada disana?”
“Itu Duns Brooklyn Smith.Dia adalah sepupunya Margareth.Mom tidak tahu dia berasal dari garis keturunan yang mana”
“Duns?Aku tidak pernah tahu kalau Margareth punya sepupu laki-laki.Yang kutahu, dia selalu bilang kalau seluruh sepupunya adalah perempuan dan itu memudahkannya untuk berbicara soal fashion”.Mom mengangkat alisnya sejenak.Kemudian kembali pada resep yang ada di meja dapur.
“Nah, sekarang, ini akan memakan banyak waktu.Ada dua kue kering dan tiga kue basah yang harus kita buat dalam waktu kurang lebih 10 jam dari sekarang.Mom tidak tahu apakah waktu ini cukup untuk kita.Kau bisakah menelepon, sahabatmu...Lisa?”
“Liana”Kataku membenarkan. “Dia sangat pandai membuat kue.Orangtuanya juga pernah berbisnis di toko roti”
“Oh ya!Liana!Mungkin saja dia bisa membantu kita.Itu akan membuat kita lebih cepat menyelesaikannya”
Ide untuk memanggil Liana ke rumah ini adalah sesuatu yang sangat menakjubkan!Dengan begitu, aku bisa membicarakannya dengan sangat lancar, tanpa harus terpotong-potong atau tertinggal satu katapun.Aku harus mengungkapkan yang sebenarnya.

Mom menyambut Liana dengan pelukan hangatnya.Liana sangat cantik dengan dress peach berbunga, tas selempang kecil yang ditaburi kristal berbentuk bunga, ditambah sepatu wedge yang pernah kubelikan untuknya di hari ulangtahunnya.Margareth sedikit terbelalak melihat seorang gadis asing memasuki rumahnya apalagi dengan keadaan yang sangat cantik.
“Aku rasa dia iri padamu!”Bisikku ditelinga Liana dan menggandengnya masuk ke dalam rumah.
“Lisa, Mom minta maaf, karena kedatanganmu mendadak dan uh!Apakah dressmu terlalu bagus untuk ini?”
“Liana.Namanya Liana”Aku memutar kedua bola mataku
“Tentu saja tidak.Aku membawa celemekku sendiri.Jadi, kau akan membuat apa Ms.Lucy?Kue tart?”Kata Liana mengikatkan tali celemeknya di belakang
“Ada kue basah dan kering yang harus kita buat.Mungkin kau bisa membuatnya dengan mudah?”
“Kue kering sejujurnya lebih cocok Ms.Lucy.Di acara ulangtahun, semuanya memerlukan itu”
“Dan terlihat salah kue”Kataku menyetujui
“Oh, terserah kalian saja, Mom akan ke atas, menyiapkan dressmu dan alat-alat make-upmu Cathlyn!”

























¾3¾
Kuenya matang kurang lebih 45 menit.Saat pesta itu dimulai, aku lebih gugup dari yang biasanya.Banyak teman-teman cowokku yang terlihat keren.Tapi mataku tetap tertuju pada Jac yang berdiri ditengah kerumunan sebelum Mom memanggilnya ke atas untuk membantu membagikan kue-kue.Aku agak kaku memakai dress dengan payet sedang berwarna pink pucat dan ikat pinggang berbentuk pita yang mengelilingiku.Rok panjangnya, lebih berat dari yang kukira.Ada hiasan kristal di ujung rok.Itu membuat beratnya kuranglebih 4kg.Mom terlalu berlebihan kadang dalam memilih sebuah dress.
“Hey Cath!Selamat ulang tahun...”Katanya sambil membagikan kue-kue pada semua teman-temanku
“Ya.Terimakasih untuk itu”Kataku datar
“Well, umurmu 14 tahun?”
“Ya.Kenapa?”
“Tidak, hanya saja, tinggimu...Mungkin, sedikit terlalu tinggi untuk anak seusiamu”
“Keluargaku memang memiliki gen yang lebih.Atau mungkin, usiamu 15 huh?Tinggimu...Uh, sangat tidak ideal dengan usiamu.”
Dia tertawa sejenak “Oke, oke, tinggiku memang 168cm.Terimakasih untuk itu”
“Tapi cowok seharusnya lebih tinggi bukan?”
“Oh, ya, ya!Terserah kau saja”
Aku berjalan ditengah kerumunan pada pukul 7 malam.Pestanya akan berakhir satu jam lagi.Tapi kepalaku sangat pusing.Mataku benar-benar tidak fokus untuk berjalan.Aku berdiri ditengah kerumunan dan memegangi kepalaku.Lagu Owl City Ft Carly Rae Jepsen”Good Time” yang Niall putarkan terlalu besar.Kepalaku lebih pusing lagi.Aku berani bersumpah, saat itu juga wajahku seputih tepung.Jac yang melihatku dari kejauhan berlari ditengah kerumunan dan mencoba mendirikanku dengan tegap.Tapi Margareth berusaha mencegatnya.Aku tahu dia masih ingin membuatku dipermalukan di pestaku sendiri.Dia menarik Jac untuk minum bersama para tamu undangan.Aku berusaha mati-matian untuk berdiri dengan layak di tengah para tamu yang tak lain adalah teman-temanku sendiri yang sedang menari-nari mengikuti alunan musik.Liana berlari ke arahku dan mencoba untuk membantuku berjalan.Kami tepat berjalan didepan Margareth dan cewek-cewek OSP.Aku bisa melihat Aneliese disana.
“Liana...Jadwalmu?”Kata Margareth dengan tatapan tajam ke arahku
Spontan Liana melepaskan tangannya dan berlari ke arah dapur.Sekarang aku benar-benar kesal.Lebih kesal dari yang tadi.Margareth dan cewek-cewek OSP itu mungkin telah bersekongkol untuk ini.Apalagi melihat Jac yang tidak berbuat apa-apa padaku dan hanya menatapku iba.Aku tidak perlu dikasihani.Aku tahu aku bisa walaupun aku tidak tahu penyakit macam apa yang selalu menggerogoti otakku sehingga membuatku selalu pusing.Aku berjalan melewati cewek-cewek paling terkutuk yang pernah kulihat dengan kesal.Aku bisa mendengar mereka mentertawakanku karena mungkin aku berjalan terhuyung-huyung karena kepalaku pusing.Aku tidak melihat Mom dimana-mana.Mungkin dia sedang berbicara dengan para orangtua diluar.Jac menahanku dari belakang dengan memegang tanganku.
“Aku akan membantumu”Katanya
“Lepaskan aku!Bersenang-senanglah dengan mereka!”Kataku melepaskan tangannya dan kembali berjalan.
“Cathlyn, kau sakit...Kau harus”
“Aku bilang bersenang-senanglah dengan mereka!”Saat itu juga, bola api hitam keluar dari tanganku dan menghantam kuat guci yang berada dibelakang Jac.Semua orang terdiam.Beberapa cewek-cewek berteriak histeris.Musik itu tiba-tiba saja berhenti.Jac dan cewek-cewek terkutuk itu menatapku dengan mata yang nyaris keluar.
“Di...Di...Dia monster!”Teriak Anderson, teman cowok sekelasku yang selalu membully-ku sambil berlari keluar yang diikuti oleh beberapa temanku sambil berteriak kencang.Aku menatap mereka dengan terperangah.Sekarang, semuanya hancur dan Margareth telah berhasil membuatku malu didepan semua teman-temanku.Aku betul-betul marah dan bola api hitam kembali keluar dari tanganku dengan fireflies indah terbang ke atas  menghantang lampu gantung mewah yang besar milik Tante Patrice yang saat itu juga masuk melihat kegaduhan yang ada.
“Ini?Ini yang kau mau?”Teriakku pada Margareth dan berusaha menahan Anderson dan semua orang yang berlari dengan menutup pintu dengan kekuatanku.Mereka berteriak lebih kencang.
“Jadi...Dia, Lucy, dia adalah sang Mutiara dan Turmalin hitam itu?”Tante Patrice seolah tak percaya. “Mengapa kau tidak memberitahunya kepadaku?”
Mata Mom terlihat tidak rileks.Dia seperti berusaha membuat jawaban dengan berbohong sementara dia menggigit bibirnya.Tante Patrice menatapku seolah aku adalah emas yang dia cari.Aku berjalan mundur menjauh saat Tante Patrice turun perlahan dan Jac berusaha melindungiku dengan berjalan mundur didepanku.Dia merentangkan tangannya agar Tante Patrice tidak bisa melukaiku jika dia sudah benar-benar dekat.
“Keluarkan kami!”Teriak salah satu temanku.
Tante Patrice membukakan pintu dengan satu sentuhan kekuatannya dan mereka semua berlari hingga aku tidak dapat melihat mereka semua.Beberapa cewek OSP juga sudah tidak kelihatan lagi.Hanya Aneliese dan Margareth yang berdiri di sisi tempat minuman terpajang masih terperangah melihat ke arahku.
“Jangan dekati dia!”Kata Jac lantang.
“Oh, tenang saja, dia tidak akan aku sakiti, aku hanya, tidak percaya”Kata Tante Patrice
“Tentu saja kau akan percaya Patrice.Dia adalah garis keturunan Golvermorth yang akan melepaskan kutukan Equaloch.Dialah sang Mutiara Hitam!”Mom berlari mendekatiku dan memegangi pundakku.
“Mengapa kalian begitu ketakutan.Aku hanya tidak ingin menyia-nyiakan waktu ini untuk bersama sang garis keturunan terakhir Golvermorth yang akan menutup lubang-lubang hitam dalam masa lalu”Bola mata Tante Patrice mengecil
“Tak apa Mom, dan Jac”Kataku dengan pelan
“Jangan pernah kau mendekati Tantemu itu.Dia adalah salah satu dalam lingkaran hitam”Kata Jac pelan
“Apa?”Kataku berpura-pura tidak tahu segalanya
“Ya sayang, dia telah menikah dengan salah seorang dari bangsawan yang memiliki darah hitam.Maafkan Mom, seharusnya Mom memberitahumu sejak awal”Mom mencium kepalaku dan seketika air mata menumpuk di pelupuk matanya.
“Semua orang menginginkan dirimu Cath.Ketika mereka membacakan mantranya, mereka akan mendapatkan apa yang mereka inginkan”Jac terus berjalan mundur
“Apa?Apa yang sebenarnya mereka tuju?”Tanyaku bingung.
“Oh, sudahlah, aku tidak akan menyakitinya.Aku hanya akan, um, mungkin, memberikannya kecupan dan ucapan selamat ulang tahun ke 14”Tante Patrice mengulurkan tangannya berharap aku akan masuk ke dalam pelukannya.
“Apa?Apa yang sebenarnya kalian sembunyikan padaku?Apa yang kalian inginkan?Margareth!Jawab aku!”Aku mengeluarkan bola api hitamku yang selalu memiliki ekor menyerupai ekor komet sebagai peringatan agar ia menjawabnya.Tapi Margareth malah mengeluarkan bola api merahnya dengan ekor komet yang panjang. “Well, kau mau melawanku Margareth?”
Kami terdiam sejenak.Aku menghilangkan bola apiku.Suasana menjadi sangat dingin.
“Aku akan pulang!”Kataku berlari ke atas dan mengemasi seluruh barangku kemudian membawa barang-barang Mom dan turun dengan segera.Langsung saja aku membuka pintu itu dari kejauhan dengan kekuatanku.Semua keturunan Golvermorth memilikinya.Mereka seperti memiliki kekuatan telekinesis.
“Bisakah kau berjanji padaku untuk tidak pernah berbohong tentang segala sesuatunya Mom?”Tanyaku ketika kami terdiam lebih dari 15 menit diluar.
“Aku tidak bisa Cath, ini belum saatnya untuk diungkapkan secara keseluruhan”Mom menatapku miris.
Jac keluar dari rumah Tante Patrice dan langsung mengarah ke limusin.
“Ayo Cath!Ms.Lucy!”Serunya sambil melirik ke arahku.
Aku menatap ke atas langit berharap air mataku tidak tumpah, “Lebih baik kau bunuh saja aku sewaktu bayi”
“Tidak sayang.Kau unik.Kau akan menjadi yang terakhir dan kutukan itu harus kau pecahkan”
“Bagaimana bisa?Aku saja sudah merasa gila dengan semua ini Mom!Bisakah kita berhenti?Aku lelah Mom!”Suaraku sedikit bergetar saat mengatakannya.
“Aku mau Cathlyn!Aku mau sekali.Tapi kita tidak bisa menghentikannya.Tidak akan pernah bisa!”Mom memelukku dan gerimis perlahan turun.

Kami makan di Helster Miles Restaurant.Rasanya perutku sangat lapar sekali.Aku memesan paket combo dengan irisan salad yang banyak.Jac duduk disebelahku.Tatapannya sedikit agak kosong.Sepertinya dia masih memikirkan kejadian tadi.Aku melirik arlojiku.Tepat pukul 9 malam.Handphoneku berbunyi saat aku akan memakan menuku.Aku membuka layar dan segera mengangkat telepon dari Liana.
“Halo Liana?”Kataku manis
“Uh, apa kau baik-baik saja Cath?Maafkan aku, aku telah meninggalkanmu.Aku tahu aku salah.Aku hanya terlalu ketakutan.Aku sudah mencium aroma aneh di pestamu”Katanya secepat mungkin sebelum dia rasa aku akan meledak.
“Oh tidak, kau tidak perlu seperti itu.Aku baik, dan aku sedang makan bersama Mom dan Jac.Akan aku kirimkan pesan nanti”Kataku kemudian menutup telepon.
Kami sampai dirumah tepat pukul 10 dan Mr.Amserd, penjaga rumah kami yang baru, membuka gerbang utama rumah dan berlari sekencang mungkin walaupun kelihatannya tidak mudah baginya dengan tubuh gemuknya untuk membuka garasi mobil.Dia kembali pada posisinya setelah kami selesai masuk ke dalam rumah.Malam ini, Jac menginap di rumahku.Sebetulnya aku sama sekali tidak keberatan untuk itu.Hanya saja, aku sedang sedikit kesal dengannya.
Mom mencium keningku sebelum tidur dan aku terus saja memandangi langit-langit.Rasa panas ditanganku muncul secara tiba-tiba dan kali ini benar-benar panas dan sakit.Itu membentuk sebuah lambang yang mungkin masih benar-benar belum sempurna.
“Kau yakin itu bukan pertanda apa-apa?”Liana mengerutkan alisnya dan menatapku dalam-dalam
“Entahlah, ini akan muncul selalu dan selalu ketika aku, mengeluarkan kekuatanku.”Kataku kemudian
“Hm...Mengapa kau tidak memberitahu ibumu?Mungkin saja ini akan menjadi perkara yang cukup serius”
“Ya, lebih serius dari yang kau kira, jika aku memberitahukannya kepada ibuku.Itu akan terlihat gila!”
“Tidak.Mungkin ada kaitannya dengan sesuatu berbau eh, apa?Equala?Koala?Atau Golvermonth?Atau apalah itu.Ini pasti akan menjadi petunjuk!”
“Petunjuk?Oke.Awalnya aku juga berpikir ini akan menjadi sebuah petunjuk.Tapi petunjuk apa?Ini berubah terus menerus secara berkala.Jika bentuknya sudah sempurna, dia akan kembali abstrak dan kemudian membentuk yang lainnya”
“Apa kode pertamanya?”
“Maksudmu?”
“Iya, maksudku, apa bentuk pertama dari garis-garis abstrak itu?”
“Uh, aku mengingatnya sebagai, labirin”
“Labirin.Baiklah, akan kucatat.Ini dia!Dan, apa bentuk ke dua?”
“Uhm, banyak sekali garis, tapi, ini kulihat seperti angka 5 dalam hiruk pikuk garis-garis itu”
“Wow!Aku suka angka 5.Bagaimana dengan bentuk ke tiga?”
“Yah, bisa kau lihat sendiri sekarang”
“Owh.Jadi, perubahannya baru mencapai level tiga?Berarti, kau baru mengeluarkannya tiga kali.Benar?”
“Tentu saja”
“Sekarang, mari kita lihat, labirin, dan garis-garis yang didalamnya ada angka lima ya?Hm...Menurutku ini sebuah teka-teki.Kau mungkin saja akan menemui Equaloch dan bertarung melawannya”
“Hahaha...Itu konyol sekali Liana!Kau kira aku punya banyak waktu untuk bermain dengannya?Memikirkan ini saja aku sudah mau mati”
“Hey, itu bisa saja Cathlyn!Kita bicara banyak kemungkinan!”
Aku baru sadar, kalau mereka semua memandang ke arahku.Atas kejadian semalam itu, aku tidak mungkin dilupakan begitu saja olehnya.Tentu saja, aku akan dibawa ke ruang pengadilan sekolah setelahnya.Cewek-cewek terkutuk itu bahkan masih berbisik-bisik tentang diriku dan menceritakan peristiwa semalam kepada Lindsay, mantan ketua cewek OSP yang tidak datang dipestaku.Selebihnya mereka mengunyah burger deluxe dengan isi kentang, daging, keju, dan saladnya yang super besar.Kurasa, mereka akan mengalami kolestrol tingkat tinggi dan pelebaran mulut secara berkala apabila setiap hari mereka memakannya.
Cowok-cowok dari OS, kemudian menghampiriku dan duduk ditengah-tengah kami.Aku hanya bisa menatap Liana dan tidak bisa mengatakan apapun.Jac, tentu saja duduk disebelahku dan Niall, duduk lebih jauh dari yang kukira.Ada apa dengannya?Aku agak curiga beberapa hari ini pada Niall.Dia terlihat lebih diam dan kaku.Mungkin saja dia agak was-was didekatku.Tapi, sepertinya tidak.Ada sesuatu yang ia sembunyikan.
Niall membuka mulutnya.Tapi tatapannya masih saja ke bawah meja kantin sekolah yang kami duduki.Tidak ada perasaan berarti dimatanya dan cara bicaranya yang lumayan kaku dan tidak seperti biasanya.Mrs.Anderson datang setelahnya dan membawaku ke ruang kantor kepala sekolah dan menemui Mr.Peterson, kepala sekolah kami yang baru.Sejujurnya, aku belum pernah melihatnya karena dia baru dan langsung dihadapkan dengan sejubel masalah yang ada disekolah belum lagi brosur-brosur pendaftaran murid baru.Pantas saja ada banyak lingkaran hitam mengelilingi matanya ditambah kantung mata yang sedikit lebih besar dari kebanyakan orang yang kulihat ditambah, tubuh gemuknya yang sedikit mengecil kurasa karena ukuran bajunya yang XL itu sedikit lebih longgar.
“Lebih longgar”Tiba-tiba Mr.Peterson mengagetkanku dan aku pikri lagi-lagi peristiwa ini terulang dan aku cepat-cepat menghayalkan roti bakar.
“Oh, kau tidak perlu seperti itu Cathlyn!”Uh!Bahkan dia mengetahui namaku.Kami belum pernah bertemu bahkan.Mrs.Anderson sedikit bingung dengan menaikkan alisnya.Mr.Peterson segera menaikkan kacamatanya dan berdehem sejenak. “Ya, sesuai dalam daftar namamu”
Hh...Apa dia bisa membaca pikiran seseorang?Kurasa kali ini ya!
“Uh, hehe...Ya, Cathlyn Victoria Amber.”Kataku lebih gugup daripada melihat Jac dengan kemeja kerennya kemarin.
“Menurut laporan, ekhm, bisa kau ceritakan apa yang terjadi semalam?”
Aku menggigit bibirku sejenak berusaha berpikir agar ini tidak terlihat terlalu gugup.Tapi, tiba-tiba sebuah laba-laba yang cukup besar keluar dari bawah meja Mr.Peterson dan berjalan sedikit lebih dekat ke arah sepatuku yang membuatku hampir berteriak dan Mr.Peterson mengangkat penanya dan berhenti menulis.
“Kau hampir saja berteriak karena seekor laba-laba?”Katanya mengangkat kedua alisnya.Kali ini aku lebih curiga.Aku yakin Mr.Peterson mempunyai volume otak yang dipersiapkan untuk membaca pikiran seseorang.Bahkan sedari tadi menyadap seluruh pikiran di otakku dan pantas saja, semua anak lumayan takut kepadanya.
Aku berusaha terlihat tetap tenang dan membuat goresan kecil di pahaku oleh kukuku yang sedikit panjang.Lalu dengan santai menjawabnya , “Oh, tentu tidak Mr.Peterson, hanya sedikit luka yang perih secara tiba-tiba” Aku sedikit memberikan senyuman kecil kepadanya agar tampak lebih meyakinkan.
“Oh, baiklah.Mari kita ulang lagi.Bagaimana secara persisnya kronologi yang terjadi malam kemarin?”Dia mulai kembali mengambil pena dan bersiap-siap menulis seluruh perkataanku.Aku dapat melihat cahaya matahari masuk melalui jendela dan menghasilkan debu-debu yang terlihat beterbangan di depanku.
“Uh, sebetulnya, ini, agak rumit, dan...”
“Ceritakan saja!”Kali ini dia terlihat agak kesal dan butiran-butiran keringat mulai memenuhi dahinya
“Ekhm, saat itu, aku sedang merayakan pesta ulang tahunku.Sepertinya aku tidak ingat lagi.Ya, kepalaku sangat pusing.Mungkin saja aku terjatuh dan pingsan”
Mr.Peterson tampak kebingungan dengan pena yang masih ia genggam.Mata hijaunya kini menatap tajam ke arahku.Kemudian, dia menyuruh Mrs.Anderson untuk keluar dan ini menjadi pembicaraan yang sangat rahasia.Kegugupanku semakin menjadi karena seluruh tubuhku menjadi kaku dan jari-jari kakiku berkedut.Mr.Peterson sedikit bergeser maju untuk lebih dekat denganku dan kemudian pupil matanya mengecil karena wajahnya persis berada dalam cahaya sinar matahari yang menembus masuk dari kaca-kaca jendela.Aku menelan ludahku saat dia mulai membuka mulutnya.
“Apakah kau memiliki kemampuan telekinesis?”Tanyanya dengan suara yang semakin membuatku merinding
“Uh, well, ya, itu berasal dari keluargaku.Nenekku, oh tidak!Kakekku, iya, dia memilikinya dan dia, eh maksudku dia menurunkannya padaku”
“Pelajaran bahasa!”Teriaknya, yang membuatku berteriak cukup kencang saking gugupnya. “Pelajaran bahasamu harus lebih mendalam.Bahasamu sungguh buruk”Aku hanya merundukkan kepalaku dan pipiku memerah karena malu.Kemudian dia memulai lagi setelah meminum seteguk teh hangat dari Mrs.Anderson, “Jadi, apakah kau bisa membuktikannya dihadapanku Ms.Amber?”
Apa?Dia mau aku menunjukkannya didepannya?Disini?Langsung saja mataku berputar-putar mengelilingi seisi ruangan berusaha mencari bahan obyek yang tepat untuk dijadikan ‘korban’ atau mungkin ‘sukarelawan’ dari kemampuanku dan aku menemukan globe yang terpajang di atas lemari Mr.Peterson yang sudah lama tak terpakai.Mungkin itu bisa kugunakan.
“Apa kau akan menggunakan globe?”Tanyanya yang membuat mataku menatapnya dalam-dalam.
“Mr.Peterson?Apakah kau memilikinya?”
“Ahahahaha...”Tawanya cukup kegelian mendengar kata-kataku barusan. “Kau belum mengetahuinya Ms.Amber?Tentu saja satu sekolahan sudah mengetahuinya dan inilah penyebab dimana aku bisa duduk sekarang”
“Jadi hanya karena kemampuan membaca pikiran orang yang kau banggakan itu?”
“Oh tentu tidak sayang.Well, kau bisa mempelajarinya jika kau mau.Kau bisa saja da...”
“Maafkan aku, aku sama sekali tidak tertarik dan terima kasih”
Pipinya sedikit memerah
“Baiklah, ayo, kau mau menunjukkannya bukan?”
“Ya, tentu saja, dan aku tidak akan menggunakan globe.Lebih besar daripada itu.Kau mau merasakannya?”
“Tidak, terimakasih”
“Oh, ya, mari kita gunakan kertas saja sebagai contoh paling populer bagi pendasar kemampuan ini.”
“Oke, mari kita lihat, sejauh mana ini bekerja”Dia mengambil kacamatanya dan kemudian memasangnya benar-benar sebelum aku mengambil ancang-ancang untuk menunjukkan kemampuanku padanya.Kemudian, perlahan aku mengambil konsentrasi penuh pada kertas itu, dan akhirnya perlahan terangkat juga tepat di depan wajah Mr.Paterson yang terbelalak kagum melihat kemampuan ini bahkan dia sempat merekamnya untuk beberapa saat dan dengan segera memasukkannya ke dalam akun youtube-nya.Setelah itu aku di beri standing-applause atas keberhasilanku yang menurutnya benar-benar menakjubkan.
“Ini sungguh menakjubkan!Aku hanya akan menunggu komentar dari publik mengenai ini”Katanya tersenyum lebar sambil menutup layar ponselnya.Aku memutar kedua bola mataku dan berdiri berharap Mr.Peterson berubah pikiran untuk mengintrogasiku dan memberikanku jalan keluar yang layak.Tapi senyuman lebar dan pertunjukkanku tadi sepertinya tidak mampu membuatnya senang lebih lama.Dia langsung saja mengerutkan alisnya menandakan bahwa sikapku sangat tidak sopan dan kemudian aku kembali duduk untuk sejenak.
“Aku akan menemuimu nanti siang sepulang sekolah.Kau boleh pergi sekarang”Mr.Peterson berdiri dan merapihkan berkas-berkasnya dan menyelipkannya di dalam map.Dengan perasaan tetap tenang, aku berjalan perlahan keluar dengan kepala menunduk ke bawah.
Mrs.Anderson tersenyum kepadaku saat aku berjalan melewatinya.Aku hanya tersenyum kecil untuk membalasnya.Di ujung lorong, aku sudah dapat melihat Jac dan Niall berbicara dengan sedikit berdebat.Apa yang mereka lakukan.Rasanya aku ingin sekali memutar arah ke samping, tapi sepertinya tidak bisa, tentu saja kalau aku memutar kembali badanku, aku akan berjumpa dengan Mrs.Anderson dan kemungkinan saja, Mr.Peterson berubah pikiran dan kemudian mengajakku berbicara lagi didalam ruangannya yang super sesak.
Aku pura-pura menelepon Liana yang tentu saja sedang belajar di dalam kelas mendengarkan Mrs.Wealson memberikan materi mengenai IPA yang selalu membuatku sakit kepala.Aku benar-benar tidak berbakat untuk pelajaran itu.Aku selalu mendapatkan nilai yang tidak jauh dari standar dan hanya keberuntungan atau otakku sedang sangat senang saja mendapatkan nilai yang sempurna.
“Apa yang kau lakukan Cathlyn?Aku sedang dalam pelajaran!”Bisiknya agak keras.
“Uh, tidak, hanya, bisa kau ke kamar mandi sebentar?Aku butuh teman untuk masuk ke ruangan buruk itu”Kataku mencuri pandang ke arah Jac dan Niall yang mulai berjalan ke arahku.Jantungku berdegup kencang dan aku dengan panik memutar arah ke lorong lain dengan berjalan cepat.Tentu saja, mereka juga berlari kecil mengejarku dan ini membuatku berlari kencang hingga ke toilet wanita.Aku berdiam agak lama sambil mendengarkan ke adaan diluar.Sepertinya mereka sudah tidak ada lagi.Jadi aku segera keluar dan merapihkan rok-ku yang sedikit basah karena air dari kamar mandi.Setelah itu aku membuka pintu kamar mandi perlahan dan berjalan ke arah kelas dengan agak terburu-buru.Aku melirik jam tanganku.Jam setengah dua belas siang dan itu tandanya adalah bahwa setengah jam lagi, aku akan menghadapi si pembaca pikiran itu lagi.Oh tidak!Aku seharusnya ijin untuk ini.Aku akan berpura-pura sakit dan dengan begitu, dia akan mengijinkanku pulang.
Bel sekolah berbunyi dengan kencang dan aku segera menemui Liana untuk makan siang di kantin sekolah.Aku agak malas karena menu hari ini adalah nugget dan ayam goreng.Sedikit membosankan karena Mom sudah cukup sering memasakkannya untukku dirumah sebagai sarapan sekolahku karena Mom sibuk dan sama sekali tidak ada waktu yang cukup untuk memasakkan makanan kesukaanku.
“Apa yang Mr.Peterson katakan?Kau akan dikeluarkan?”Tanya Liana
“Hm, tidak...Dia hanya mengatakan hal-hal yang biasa.Tentu saja, dia adalah yang terburuk”
“Apa maksudmu?”
Well, kemampuan membaca pikirannya itu sangat arogan dan dia membaca detil setiap kalimat atau gambar-gambar yang ada di pikiranku.”
Mrs.Amelie, memberikan kami roti dan sedikit saus.Kemudian kami duduk di ujung dan jauh dari orang-orang.Setidaknya aku akan berusaha untuk membicarakan kode-kode itu lagi pada Liana.
“Jadi, dia memang bisa membaca pikiran seseorang?”
“Ya, dan itu sangat menyeramkan.Hm, apa kau punya penelitian baru mengenai kode itu?”
“Rencananya aku akan membawamu ke perpustakaan sekolah.Mungkin saja kita bisa bertanya pada Mrs.Wealson untuk bagian sejarah”
“Ms.Wealson?”
“Ya, dia sekarang menjadi petugas perpustakaan.Setidaknya lebih baik daripada guru-guru yang lain.Oh dan Niall mengatakan kalau kau harus menemuinya di Departemen Penelitian nanti sore,bersama dengan ibumu”
“Apa aku dijemput?”
“Entahlah, sepertinya iya”
Aku menelan rotiku dan kemudian menyalakan telepon genggamku.Mom mengirimiku sms lebih dari 5 kali dan aku tahu itu terlalu berlebihan.Jadi aku membalasnya dengan singkat.Sedikit rasa panas di tanganku.Aku berusaha memegang botol air minumku yang dingin tapi sepertinya tidak berhasil.Aku tidak mau kekuatanku membuat kantin ini rusak parah dan pada akhirnya Mom harus menghadap si pembaca pikiran dan segera mengganti keseluruhannya.

Mom melambaikan tangan ke arahku dengan cepat setelah ia turun keluar dari limusin.Kemudian aku berjalan ke arahnya melewati rombongan cewek-cewek OSP yang dengan sengaja menyenggol pundakku.Aku menatap Aneliese tajam sesaat setelahnya.Tapi dia berpura-pura menyibukkan diri dengan tertawa bersama cewek-cewek OSP.Mom membukakan pintu untukku dan kemudian kembali ke kursinya.Sejenak dia menatapku dalam-dalam.
“Sayang, apakah kau lapar?”Tanya Mom masih menatapku lekat-lekat.Aku agak risih dan melirik ke jendela sebelah kiriku.
“Tidak.Aku tidak lapar.Kita langsung saja ke Departemen Penelitian”Kataku
“Baiklah.Ada beberapa berkas yang harus kau isi.Ada juga sesi wawancara penting untukmu.Ini mengenai pengetahuan umum Golvermorth.”
“Bagaimana kalau mereka menanyakan hal-hal yang akan melukaiku?”
“Mereka tidak akan melukaimu Cathlyn.Ini hanya pembicaraan pribadi saja”
“Bagaimana dengan Niall dan Jac?Apa mereka ikut?”
“Mereka sudah ada disana.Hanya kita yang belum ada disana”
Kami tiba di Departemen Penelitian dan segera memarkir limusin kami dan turun lalu kami memasuki sebuah pintu besar dengan alat pengaman kode yang superketat.Mom berbicara dalam bahasa latin dan memencet tombol-tombol kode yang membuat mataku berputar-putar.Kalau saja aku dikirim sendirian, sudah pasti mereka akan mati konyol bukan hanya menungguiku yang lama karena pintu super membingungkan ini tapi juga kekonyolanku yang sama sekali tidak mengerti bahasa latin.Setelah pintu dibuka, ada dua penjaga yang kelihatannya masih sangat muda kemudian Mom menanyakannya lagi dan memberikan beberapa koin aneh yang sama sekali tidak pernah kulihat bahkan aku ketahui.
“Kau jawab saja semua pertanyaan yang ada.Mom akan diluar untuk menjaga situasi”
Ketika pintu dibuka, aku melihat seluruh orang-orang memperhatikanku secara detil dari ujung kakiku seperti ingin tahu aku memakai apa, hingga ujung kepalaku.Ada beberapa orang menatapku dengan tajam dan sinis.Aku hanya memamerkan senyumku saja pada mereka.Seorang wanita muda asyik berbicara dengan wanita muda lain disebelahnya.Pakaian mereka sangat berbeda dari pejabat atau bangsawan-bangsawan.Mereka tampak seperti sebuah organisasi yang bergerak dibawah tanah tanpa sepengetahuan orang.
“Ms.Amber!”Seru seorang pria muda yang menyambutku didepan sebuah meja bundar. “Silahkan duduk disini” Kemudian dia menunjuk pada sebuah kursi super besar dan kepalaku tidak akan pernah melewati ujungnya.Tapi kursinya terlalu melengkung, sehingga aku seperti tenggelam didalamnya, maksudku, punggungku.
“Terima kasih”Kataku dengan senyumku yang dibuat-buat.Sedikitnya, aku tidak rileks saat berada disana.Terlebih banyak wanita muda, gadis-gadis dan beberapa pria muda dan remaja disana.Itu tampak seperti sebuah pengadilan kelas atas.Aku seperti seorang yang telah membunuh Cleopatra dan kemudian dibawa kedalam sebuah organisasi yang melindungi seluruh hidup Cleopatra dan menyidangiku.Aku menunggu seorang pria tua dengan jas yang tampak lebih baik ketimbang orang-orang disekitarku yang tampaknya tidak begitu tahu mengenai mode atau fashion duduk sambil membawa tumpukan kertas kuno yang cukup menarik kalau guru sejarahku menunjukkannya kepada kami sebagai suatu contoh peninggalan-peninggalan kuno.
“Ms.Amber?”Katanya dengan nada tak yakin
“Ya.Aku disini”Kataku kemudian.
“Ekhm...Baiklah, berikan kertasnya”Perintahnya kepada seorang penjaga disebelahnya.Sesaat kemudian, penjaga itu telah membawa selembar kertas.
“Siapa namamu nona?Maksudku, nama panjangmu?”
“Namaku Cathlyn Victoria Amber”
“Umurmu?”
“Aku baru saja berulang tahun yang ke 14 tahun”
“Kalau begitu Selamat Ulangtahun”
“Ya, terima kasih”
“Dengarkan aku baik-baik, Ms.Amber, kau adalah sebuah gadis, dan didalam tubuhmu ada sebuah Mutiara Hitam, Merah Muda dan Turmalin Hitam yang menghasilkan kekuatan untukmu.Apa kau mengerti sekarang?”
“Tentu saja.Mom selalu mengatakannya, jadi, kau tidak perlu mengulangnya lagi padaku”
“Baiklah, kalau begitu, bagaimana tanganmu bisa membentuk rangkaian garis Speldaux Empred’el La Musta?”
“Apa?”
“Ya.Kau tahu bukan kalau itu adalah garis hitam?Apa kau...”
“Uh, ya tentu saja.Aku mengetahuinya, entahlah ini selalu muncul dan berubah saat aku mengeluarkan kekuatanku.Kau tahu ini sangat panas dan sangat uh, menyakitkan dan...”
“Ibumu menikah dengan pria keturunan hitam?”
Aku menelan ludahku.Sejenak aku melirik ke arah pintu masuk, berharap Mom, masuk dan membantuku untuk mencegat sebuah pertanyaan introgasi paling konyol bagiku dan kemudian mengantarku pulang.Pria tua itu terus saja memandangiku seolah-olah aku kalah dan aku sama sekali tidak mengerti ini adalah sebuah debat bahasa Inggris atau ruangan introgasi?
“Tidak!Tentu saja tidak!Mom, maksudku, ayahku adalah seorang pekerja kantoran dan dia...Dia, dia telah meninggal untukku dengan sangat terhormat atas penyakitnya dan dia...”
Aku menitihkan air mataku.Dad, sangat menyayangiku melebihi apapun.Dia selalu membelikanku gelang dan boneka saat dia masih hidup.Bahkan aku masih mengenakannya setiap hari.Ada namaku dan nama Dad disana “C&L”.
“Tidakkah kau punya sebuah pertanyaan yang layak untuk gadis berusia 14 tahun dihadapanmu?Kau tahu?Lama sebelum ini aku sangat ketakutan sekali akan menghadapi organisasi?Club?Sebuah kelompok atau apalah ini yang mengurusi semua tanggungan kami yang masih dalam naungan garis keturunan Golvermorth yang sampai sekarang sangat sulit aku mengerti?Turmalin Hitam?Mutiara Hitam?Merah Muda?Equaloch?Oh, Tuhan.Bisakah ini berhenti?Kalian tahu?Mengapa hanya aku saja yang sepertinya...Seperti disalahkan atau, dimata-matai, aku seperti seorang gadis aneh, paling aneh dan berbahaya didunia.Ini membuatku sangat gila!”
“Gadis gila!”Teriak seorang wanita tua dengan pakaian paling formal yang pernah kulihat “Etikanya sangat buruk!Dia harus segera dihentikan!Keluarkan dia dari sini!”
“Tahan Angela”Kata seorang pria lebih muda menahannya berdiri yang seketika langsung kuketahui bahwa wanita tua itu bernama Angela
“Tidak Nest.Dia sangat tidak sopan.Dia tidak tahu siapa yang sedang berhadapan dengannya!”
“Tahan Angela!Jangan biarkan emosimu memuncak”.Pria itu memeluk dan kemudian berciuman dengan wanita itu.Aku memutar bola mataku.Sungguh pemandangan yang sangat menjijikkan.
“Tidak.Aku masih merasa nyaman dengannya.Bagaimanapun dia adalah penyelamat kita.Sang penutup gerbang.Dengan begitu, gerbang kegelapan ditutup, dan gerbang cahaya akan bersinar”Pria tua itu tetap tanpa ekspresi.Kemudian kembali pada kertasnya dan mulai mencari pertanyaan yang cocok untukku, “Sebenarnya, bagaimana perasaanmu?”
“Maksudmu?”
“Ya, bahwa sejak pertama kali yang kau inginkan adalah kehidupan normal bukan?Kalau kau punya atau kami semua punya kemampuan untuk mengeluarkannya, apa kau benar-benar mau melakukannya?”
“Ya, sekilas mungkin saja aku mau, tapi mengingat ada beberapa kekuatan yang berbaris membentuk sebuah lingkaran yang akan menghancurkan penerus Golvermorth, yaitu aku, mungkin jawabannya sangat tidak”
“Cathlyn Victoria Amber...Jelaskan padaku, dan pada kami semua, bagaimana bunyi sumpah Golvermorth?”
Aku menggigit bibirku.Apa?Aku sama sekali tidak tahu tentang apa itu sumpah Golvermorth, aku berusaha menyanyikan lagu kebangsaan Inggris “God Save The Queen” dan mengulangnya sampai aku berharap menemukan kodenya, kemudian sumpah-sumpah yang pernah aku pelajari, aku mengingat setiap kalimat Mom saat menjelaskan tentang Golvermorth, semuanya sia-sia.
“Ms.Amber?”
“Uh, maaf, tapi, aku sama sekali tidak mengetahuinya.Maksudku, aku belum mempelajarinya”
“Ahahahahaha”Tawanya kencang “Apa maksudmu?Kau mempelajarinya?Oh, jangan bertindak konyol nak, sumpah itu adalah kewajibanmu dan kau harus benar-benar mengetahuinya.Satu hal tambahan, itu bukan pelajaran!”
Investigasi itu terus dilanjutkan sampai pukul 4 sore dan terlalu membosankan.Aku merasa tidak dipedulikan dan yang aku tahu, disini tidak banyak sesi wawancara antara aku dan pria tua itu, hanya antara seorang cowok misterius dengan tudung kepala seperti malaikat pencabut nyawa dengan pria tua yang berbicara dalam bahasa Spanyol dan Latin.
Jac keluar dari ruangan itu hampir bersamaan denganku dan aku benar-benar bingung,kapan ia datang dan dia bersama siapa?Mom sudah melihatku dari kejauhan sambil tersenyum.Jac melewatiku begitu saja bersama dengan Niall yang tersenyum dan menyapaku sejenak.Aku merasa Niall semakin lebih baik daripada Jac, lagipula, aku sangat senang dengan mata hijaunya dan garis wajahnya yang begitu Perancis.
“Kau tahu?Tante Helena sudah membawakan makanan kesukaanmu.Kau pasti lapar bukan?”Katanya mengelus wajahku
Aku melirik ke arah Jac yang berbicara dengan gadis lain yang juga seumuran denganku, lalu mereka berciuman.Oh!Kali ini, mataku benar-benar tidak fokus dan aku hampir saja terjatuh.Mom segera memegangi lenganku dan mengerutkan alisnya panik.Tapi tubuhku terasa lebih berat saat mereka berciuman lebih lama.Itu agak, arogan.Tapi siapa gadis itu?
Di dalam limusin Mom, aku bernapas lebih lega, sejenak, pewangi limusin menyerebak masuk ke dalam hidungku dan aromanya sangat menenangkan.Aku menatap Mom sejenak.Matanya kosong, tapi seperti memikirkan sesuatu.
Aku benar-benar sangat kaget saat mendengar suara dua ornag laki-laki dibelakang jok kursiku.Aku melirik dari pantulan layar handphoneku.Apa tadi aku pingsan?Rasanya sedikit pusing dan membingungkan.Aku bangun dengan keadaan terduduk disamping Mom yang menyetir dengan pewangi mobil yang begitu menjadi favoritku dan kemudian ada suara dua orang pria dibelakang.Kali ini aku harap bukan kedua dari mereka.Aku mulai memberanikan diri menengok ke belakang perlahan.Jantungku berdegup kencang dari yang biasanya.
“Hey Cathlyn!”Sapa seorang dari mereka yang tak lain adalah Niall.Aku bisa merasakan kalau jantungku berhenti berdetak.Mataku melotot tajam ke arah Jac.
“Apa dia baik?”Tanya Jac
“Um, tentu saja aku baik.Ya, bagaimana mereka ada disini Mom?”Tanyaku seraya mengalihkan pandanganku dari mereka ke Mom.
“Tadi kau pingsan.Mom menyuruh mereka menggendongmu masuk ke dalam mobil”
Aku pingsan?Kapan?Aku tidak merasakannya.Aku hanya merasakan pandanganku kabur.Itu saja dan melihat Jac dengan gadis itu.
Aku hanya mengangguk dan memberikan senyuman tipis disana.

Kami tiba dirumah pukul 6 sore.Jac dan Niall turun.Apa mereka akan serumah hari ini?Oh, jangan katakan kalau aku harus berbagi tempat tidur Selena untuk mereka.Kami benar-benar tidak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan rumah.Bahkan seragam sekolahku saja masih menumpuk di mesin cuci dan pembantu rumah kami, sedang pergi berlibur dengan keluarganya di Meksiko.Aku berdiri lebih lama dan menatap mereka dari belakang.Memastikan kalau mereka benar-benar akan masuk rumah atau tidak.
“Cathlyn, Jac dan Niall akan serumah dengan kita.Tante Helena yang memintanya”
“Mom!”
“Hanya satu hari”
“Hh...Baiklah”













¾4¾
“Lucu sekali, pada akhirnya kau harus memakan kata-katamu sendiri.Sepertinya, untuk sejenak”Liana meneguk segelas air putihnya.
Aku melihat ke sekitar dan kemudian memutar bola mataku saat Niall dan Jac datang mendekat “Apapun yang kau katakan, jujur saja aku sangat muak dengan mereka!Aku bahkan harus merelakan tidur lebih sempit dan lebih cepat daripada kedua orang itu!”
Seketika itu cewek-cewek OSP menebarkan gosip lewat koran sekolah, bahwa aku telah melakukan tindakan konyol dengan dua orang cowok itu.Aku memutar bola mataku dan bersantai lebih lama.Ini akan menjadi topik hangat disekolah.Ya, aku tahu itu.Tapi menurutku, tidak akan ada orang yang mau membeli gosip murahan itu.Kita lihat saja.
“Kau tidak melihatnya?”Liaana mengunyah sandwichnya dan menelannya hingga mengeluarkan sebuah bunyi “glek” yang agak menyakitkan.
“Sejujurnya, aku tidak akan pernah melihatnya, karena aku tahu kalau itu adalah berita konyol yang pantas dibuang atau mungkin dilempar keras-keras ke wajah Anneliese!”Kataku dan tentu saja, melesat sesosok gadis dengan rambut pirang panjang yang hampir menutupi separuh penglihatanku tentang tumpukan koran yang mulai disebarkan disetiap meja kantin.Sesosok itu berhenti beberapa detik tanpa membalikkan badannya,lalu kemudian baru membalikkan badannya ke arahku.Persis didepanku.
“Oh ya?Benarkah?”Katanya manis, semanis mungkin.Yang kutahu adalah saking manisnya perkataan itu, lalat-lalat melesat terbang didepan wajahnya yang membuatku hampir tersedak.
“Benar.Benar sekali!”Kataku
“Jadi, siapa namamu nona?Hingga kau sebegitu santainya.Bisa kau turunkan kakimu itu?Dalam etika tahun 1950, tidak akan ada kaki seorang manusia, apabila kau mengangkatnya melewati batas.Kau tahu bukan kalau kau perempuan?Atau kau sengaja?Agar beritamu semakin panas?”
“Lalu, untuk apa kau menanyakan namaku, sementara kau tahu kalau aku adalah tokoh utama dalam berita harian murahan itu yang tepat terpampang di koran?Itu sangat amat konyol dan satu hal lagi.Memangnya ada apa denganmu?Jangan mengurusi tahun 1950.Atau, kau ketinggalan jaman hah?Aku berdiri dan berpijak di tahun 2000an bukan 1900an!”
“Oh bukan itu nona.Yang terpenting disini adalah, kita belajar dari masa-masa yang lampau bukan?Bahwa setiap kesalahan itu berasal dari masa yang sangat lalu.Tidakkah kita berbuat baik demi nama baik kita sendiri?Sudah jelas bahwa kau tampil dalam berita hangat yang sebentar lagi akan panas dan mungkin kebakaran.Sebelum sempat pemadam kebakaran datang, kau menambahnya lagi dengan etika buruk ini?Oh, yang benar saja!”
“Jangan berbicara sok bijak!Pikirkan dirimu sendiri!Apa kau tampak baik?Kau saja bahkan belum pernah kami lihat!Jadi tutup mulutmu sebelum aku menendang bokongmu!”Liana berdiri seolah-olah sedang mengusirnya.
“Dan tentu saja karena tingkah teman satumu yang menularkan virus ketidaksopanannya itu, pada akhirnya aku harus tertular dan dengan hormat, aku memperkenalkan namaku, pada kalian khususnya nona-nona, aku adalah...”
“Tidak perlu!Ayo pergi Cathlyn!”
Aku melirik kebelakang sedikit setelah kami lima langkah lebih jauh darinya.Senyum sinis dan aku bisa melihat warna matanya berubah hitam pekat.Seketika aku melepaskan tangan Liana dan memegang kepalaku.Rasanya kepalaku sangat sakit.Rasa terbakar ditanganku juga mulai memanas, dan semakin memanas.Aku melihat telapak tanganku yang mulai membentuk sebuah kalimat “I will kill you”.Dengan cepat, mataku menatap perempuan itu yang menatapku tajam.
“Cathlyn!Cathlyn!Hey!”Liana berteriak di telingaku “Kau butuh bantuan?Apa kau tak apa?Mengapa...Ups!Ayo cepat bangun!Kita harus ke kamar mandi!”
Rasanya aku akan mati saat itu juga.Aku benar-benar tidak kuat berjalan, sekalipun Niall telah membantuku saat dia melihat kami begitu panik.Nafasku begitu sesak, dan pandanganku cukup gelap dan saat itu juga, aku mulai terhuyung-huyung.Ada banyak hiruk pikuk suara yang kudengar dan Niall yang berbisik pelan di telingaku.Tapi aku sama sekali tidak tahu apa maksudnya, itu seperti sebuah rangkaian kata-kata yang tersembunyi.Disamping itu, Anneliese berjalan secepat kami dan berada disamping Niall.Aku tidak tahu maksudnya apa, tapi itu sedikit membuatku kesal.Kami tiba di kelas, aku duduk dengan sangat lemas sambil memejamkan mataku.Aku tidak mau melihat sebuah lensa dengan minus tinggi didepanku yang membuat bayangan-bayangan orang atau mungkin roh-roh orang-orang seperti akan lepas.Seperti biasa, Liana memberikan pundaknya untuk kepalaku.Aku sangat berterima kasih pada Liana, karena dia benar-benar membuatku sangat nyaman.Kalau seandainya dia lelaki, sudah pasti aku sangat ingin mengencaninya.Tapi itu konyol membayangkan Liana adalah laki-laki adalah sesulit aku mengerjakan soal matematika.
Sementara itu, Niall mencoba mengelus lenganku, tapi aku menaikkan rompi seragamku dan menandakan itu aku tidak mau.Jujur saja, sebenarnya masih lebih baik daripada Jac, tapi entah kenapa mereka berdua sepertinya selalu merusak makan siangku atau suasana-suasana terbaikku.
“Kau akan segera membaik Cath, kau tidak perlu khawatir” Kata Liana.Aku hanya membalasnya dengan senyuman paksaku yang begitu berat.Disisi lain, aku agak ketakutan dengan mata pelajaran baru yang ada disekolahku, khususnya dalam mata pelajaran musik.Ada test permainan harpa hari ini yang sama sekali belum kuhafalkan.Sejujurnya, aku dulu pernah menguasai alat musik ini.Tapi, entah, karena Mom sudah menjualnya saat kami akan pindah rumah, aku tidak pernah bisa lagi memainkannya.
Tiba-tiba cewek-cewek OSP masuk dengan wangi parfum menyengat vanilla dan kayu manis yang membuatku super mual.Seragamnya agak kusut.Bahkan seragam Anneliese menggayut keluar, rok mereka berantakan, lebih dari itu, kancing seragam Paula, bahkan terlepas.Apa yang mereka lakukan?Salah satu anggota baru mereka Hamilton, cewek lugu yang dipaksa masuk club amatiran sekolahanku, berjalan sangat lambat dibelakang mereka sambil memegangi seragamnya yang kotor.Aku tahu ada sesuatu yang tidak beres disini.Niall berdiri dengan wajah super kusut dan kemudian mendekati Anneliese
“Apa yang sebenarnya kalian lakukan?”Teriaknya. “Seragam?Bisa kalian ikut aku?” Bola mata Anneliese agak menghitam, pupilnya mengecil saat Niall berjalan lebih dekat.
“Tidak, terima kasih.Kami sangat lelah.Jangan khawatir, Mrs.Anderson akan mengurusinya.Oh, dan apa kau sakit Cathlyn?”Tanyanya dan melirikku tajam sesaat setelah aku kembali dari kamar mandi
“Apa?Tidak, aku baik”Aku memaksakan diriku tersenyum lebar.Pusingnya sedikit menghilang, tapi aku lebih baik.Niall tertap berada di posisinya sementara cewek-cewek itu berjalan ke bangku mereka.Aku mematung beberapa saat saat melihat mata Anneliesse berubah ke warna aslinya.Aku selalu menjulukinya monster.Aku belum akan membicarakan ini pada Mom.Aku rasa, belum ada yang terlalu membahayakan darinya dan yang terpenting adalah aku mengetahuinya sebagai seorang seperti kami.Tiba-tiba telepon berdering kencang tepat lima menit sebelum bel masuk.Aku menatap sedetik ponselku untuk melihat siapa yang meneleponku dan mengangkatnya.Aku mendorong pintu kelas dan keluar.Aku tidak bisa kembali masuk ke dalam karena aku terhimpit kerumunan super banyak disini.Bahkan, aku tidak bisa mendengar Mom berbicara di telepon.Jadi aku berbicara pada Mom bahwa aku akan meneleponnya kembali.Ditengah kerumunan, aku melihat Jac berjalan ke arah kelas dengan wajah penuh luka dan beberapa temannya membantunya berjalan.Aku mematung dalam posisiku tak peduli bahwa ada sosis melayang ke kepalaku dan terjatuh tepat disampingku.Sebenarnya apa yang terjadi?Ketika Jac melewatiku, dia bahkan tidak melirik atau tersenyum padaku.Aku menelan ludahku dan kemudian melihat Kim Angela, teman sekelasku yang lain keluar dari kantor kepala sekolah dan kemudian berlari ke arahnya.Aku berusaha keluar dari kerumunan itu, tapi sepatuku rusak karena terinjak oleh banyak orang.
“Kim!”Teriakku saat melihatnya berjalan mendekat. “Apa yang kau lakukan di ruang Mr.Peterson?”
“Aku?”Kim melihat ke arah kanan dan kiri, lalu kemudian menarikku ke sudut lain. “Maaf membawamu kemari, tapi ini benar-benar sangat rahasia”
“Dan kau pikir aku akan merusaknya?Oh ayolah, aku tidak akan mengatakannya.Aku hanya¾
“Tidak.Tidak, bukan itu!Um, aku berkelahi.”Seketika, nadanya lebih pelan, bahkan termasuk berbisik.
“Ber-berkelahi?”Kim bukanlah gadis yang suka berkelahi, dan aku pernah mencurigainya sebagai gadis dari bangsa yang sama dengan Anneliese.Tapi sepertinya tidak.Investigasi itu berakhir saat kami sekelas.Tidak ada yang menarik bahkan  membuatku terkejut hingga detik ini.
“Ya.Tidak, maksudku, cewek-cewek OSP.Kau tahu?Mereka itu gila!Dia memaksaku untuk mendekati Jac.Aku tidak tahu maksudnya apa.Tapi tentu saja aku tidak akan pernah mau mendekatinya lagi setelah apa yang lima bulan lalu ia lakukan untukku!”Matanya berkaca-kaca
Aku menelan ludah,“Apa maksudmu?”
“Kami pernah berpacaran, dan dia memutuskanku tepat di hari valentine dan kemudian memacari gadis dari Italia.”
Mataku melotot dan menatap Kim tak percaya.Mereka pernah berpacaran?Pantas saja Jac sedikit anti dengan nama “Kim Angela”.Hatiku semakin kesal dan kali ini benar-benar membencinya.Pipiku memerah dan alisku mengerut.Aku tidak sadar bahwa aku benar-benar diperhatikan oleh Kim.
“Kau tak apa?Hey, ayo masuk!Kita tidak boleh kelewatan test harpa hari ini!”
Kami masuk berbarengan dengan Mrs.Loane, guru baru dalam bidang ini.Dia sungguh sangat pintar dalam memainkan harpa.Tingginya sekitar 178cm dengan kaki yang hampir benar-benar tidak ada, maksudku, terlalu ramping untuk orang yang bermain musik.Sebelumnya, aku pikir, Mrs.Loane adalah seorang guru dancer untuk kami.Karena pada dasarnya, gosip tentang pelajaran dance masih menyeruak.Hari ini dia memakai setelan blazer ketat dengan dalaman rajut payah yang terlalu berlebihan.Aku melihat Liana memutar bola matanya, sementara cewek-cewek OSP tertawa lumayan keras dibelakang saat melihat rambut super tinggi Mrs.Loane.Buruk!Mungkin memang sedikit punya nilai lebih, tapi, aku rasa nilai kurangnya lebih banyak, contohnya saja apa yang baru saja kami lihat.Saat itu juga, aku tersadar dengan kelompok cowok.Aku tahu Mrs.Loane selalu memakai pakaian lumayan terbuka, entah karena dia punya penyakit kepanasan atau hanya untuk menjadi ciri khas, atau tujuan lainnya.Satu-satunya fashion yang aku suka adalah pada saat dia memakai gaun ringan vintage dengan motif polkadot kecil ditambah kalung rantai yang tidak terlihat berlebihan.Cewek-cewek OSP selalu mencatat apa yang guru-guru pakai sehari-hari, termasuk Mrs.Loane.Saat dia menjentikkan jarinya, harpa-harpa pada barisan belakang, mulai bermain.Nadanya sungguh indah, dan aku benar-benar tidak yakin barisanku akan sebagus barisan cewek-cewek OSP.Raut wajah Mrs.Loane menatap tajam ke arah Jac sementara tangannya tetap bermain seperti seorang komposer besar.Seluruh mata tertuju pada Mrs.Loane sementara aku tidak sadar bahwa aku mendapatkan tatapan tajam Mrs.Loane.Sebelum barisanku bermain, aku menarik napas dalam-dalam dan kemudian saat itu juga, barisanku mulai menjentikkan jari-jarinya ke senar harpa.Sebetulnya aku benar-benar tidak menghapalkannya sebelumnya, tapi, sepertinya sebuah akal terlintas dipikiranku dan dengan kemampuan yang ada, aku mengharmonisasikannya.Aku melirik kebelakang.Lumayan, cewek-cewek OSP itu bermain cukup baik.Mataku bergeser ke arah Jac dan Niall.Seperti biasanya, mereka payah.Jari-jarinya terlalu kaku untuk itu.Tapi, mata hijau Niall sedikit memudar.Apa dia lelah?Sakit?
Mrs.Loanne yang masih dalam posisinya terus menyemangatiku.Sepertinya dia suka dengan permainan harpa soloku(sebetulnya tidak).Aku mengeraskannya sedikit tidak peduli Anneliesse menatapku setajam burung elang atau rajawali.Kupikir, aku memang cocok untuk ditatap, karena aku baru saja menunjukkan pada mereka bahwa aku tidak seburuk yang mereka pikirkan.Walaupun disekolah ini, aku mendapatkan gelar sepadan dengan master piano karena permainan pianoku dan keyboardku pada acara ulang tahun Cammie yang ke 13 waktu itu begitu memukau dan bahkan entah sengaja atau tidak, Anneliesse memberikanku standing applause.
Mrs.Loanne menghentikan ayunan tangannya dan kemudian dengan mata berkaca-kaca dia turun dari panggung kelas dan kemudian berjalan lebih dekat dengan kami.Sepatunya yang terlalu berlebihan itu mengeluarkan suara ketukan sampai beberapa detik suara itu hilang dan aku menatapnya lekat-lekat.Air matanya benar-benar ada dipelupuk mata.Semua orang terdiam.Liana menggigit bibirnya, yang lain sepertinya berdoa agar hasilnya memuaskan.Tapi Jac dan Niall tampak lebih santai.Aku menahan keran kaki karena posisi tubuhku benar-benar tidak diperuntukkan untuk bermain harpa, dan kalau Mrs.Joanne melihat, aku akan diberi nilai -10 untuk ini, tapi karena punggung Alex dan Nick cukup lebar, mungkin saja bukan -10 tapi +10!
Bibirnya mulai mengangkat.Barisan gigi putihnya terlihat lebar dan aku tahu dia

“Oh, sayangku Cathlyn!Aku tidak tahu apa yang harus kuucapkan”Katanya tersenyum lebar “Aku tahu kalau permainanmu itu tidak buruk!Ini sangat, eh, menyentuh!Kalau kau mau, aku bekerja untuk label TM Records, kupikir kau bisa menjadi pemain bandnya!”
Tawaran untuk bermain dalam suatu band sudah pernah kurasakan.Tapi entah mengapa tawaran Mrs.Loanne ini terdengar sangat alot dan aku benar-benar tidak tertarik.Mungkin karena tugasku untuk menutup garis akhir dari keturunan Golvermorth yang membuatku harus berpikir ulang kalau tidak, dengan cepat Equaloch akan menghancurkannya.Pulang sekolah, aku sudah harus duduk di limusin dan menunggu Mom menjemput tante Helena dan kemudian pergi ke Departemen kesehatan Golvermorth untuk memberikan kami vitamin dan meningkatkan kesehatan kekuatan kami.Terdengar cukup ironi atau berlebihan.Tapi kami harus benar-benar melakukannya karena dalam sebulan kedepan, akan banyak acara dan jadwal penuh dengan latihan dan keterampilan kekuatanku.Mom tahu kalau kekuatan itu terus tumbuh dalam diriku dan akan semakin besar pada suatu hari nanti.Tentu saja Mom tidak mau melihatku gagal mengendalikannya atau gagal dalam misiku.Dan siapa yang berpikir akan kalah?
“Maafkan aku Mrs.Loanne, tapi, sepertinya tidak untuk sekarang.Aku banyak latihan belakangan ini dan memakan banyak waktuku”Kataku singkat dan seketika wajah Mrs.Loanne berubah menjadi sedikit kecewa.Alisnya mulai mengkerut dan dia kembali pada wajah awalnya.

Aku sama sekali tidak melihat Mom dimanapun, ini sudah pukul dua belas lewat lima belas menit dan itu benar-benar membuatku kesal.Walaupun kami baru saja keluar, tapi Mom berjanji padaku kalau dia akan menjemputku dan sampat sebelum waktu itu tiba.Saat menunggu, aku melihat Jac duduk sendirian lorong tempat jejeran loker dengan tatapan kosong.Ada apa dengannya?Terlintas sejenak bahwa aku harus menghampirinya dan menanyakan keadaannya.Tapi menginngat aku sedang marah dan tidak akan pernah mau berhubungan dengannya, aku melangkah mundur dan membuat perhatianku terpusat pada mobil limusin hitam Mom.Lima menit berlalu serasa satu jam bagiku.Dimana Mom?Dan ada apa dengannya?Tapi keadaan sekolah masih ramai dan aku masih bisa melihat Liana berbicara dengan Cammie dan Nick.Aku melirik sebentar ke arah Jac yang ternyata masih terduduk disana.Kemudian, karena aku benar-benar tidak tega, aku berjalan dan kemudian menghampirinya.
“Kau, tidak apa?”Tanyaku dengan suara tertahan. “Apa kau sakit?”
“Cath!”Katanya girang kemudian memelukku.Aku benar-benar sangat bingung dengannya.Badannya sedikit hangat.
“Lepaskan aku!”Kataku risih. “Kau ini kenapa?”
“Aku?Tidak!Aku tidak apa-apa!Apa yang salah denganku?Uh, oh ya!Kau harus ikut denganku!”Jac menggandengku ke luar dan berjalan cepat.
“Tidak Jac!Berhenti!Lepaskan aku!”Teriakku
“Kau akan aman”
“Tidak Jac!Lepaskan!Mom akan menjemputku dan kau tidak perlu repot-repot untuk¾
Jac menciumku dan itu disaksikan puluhan pasang mata termasuk Liana dan cewek-cewek OSP.Aku terdiam.Sejujurnya aku sangat ingin dicium Jac, tapi itu tidak akan mungkin dan sekarang terwujud tanpa ada apapun menghalangiku.Annelliese menatapku tajam setajam mungkin dan aku dapat melihat Liana mengerutkan alisnya berjalan lima langkah kedepan lebih dekat. “Cathlyn!”Teriaknya berusaha menghentikan kami.Pada akhirnya Jac menghentikan ciumannya untukku dan kemudian menatap tajam ke arah Liana.Warna matanya menghitam seketika dan semua orang mulai berteriak ketakutan.Aku berusaha berlari tapi Jac menggendongku dan kemudian berjalan ke gerbang.Tidak ada yang bersuara walaupun air mataku mulai menggenang.Aku terus berteriak untuk menghentikannya, tapi Jac terus melangkah maju dan Mom, tidak akan datang, sepertinya.Aku berharap Niall atau siapapun itu membantuku.Aku menatap ke arah belakang dengan sangat miris berharap seseorang membantuku menghentikannya sebelum Jac membawaku masuk ke mobil.Aku bisa melihat Liana berjalan cepat didalam genangan air mataku yang mulai menetes.Kemudian dia mulai berlari kecil dan berhenti didekat kami.Beberapa orang mengikutinya dari belakang.
“Jacob!Berhenti!”Teriaknya dan Jac berhenti dan menurunkanku kemudian menggenggam lenganku erat-erat.
“Oh ayolah Liana, kau tidak perlu repot-repot untuk menghentikanku, kau tahu, aku benar-benar membutuhkannya!”
“Membutuhkannya?Untuk apa?Tidak adakah sesuatu yang dapat kau bicarakan terlebih dahulu sebelum membawanya?Kau seperti pelanggan dengan kemirisan luar biasa akan uang dan kemudian dengan terpaksa membawa barang itu pergi padahal banyak CCTV melihatnya dan menangkap wajah dan seluruh kegiatanmu dengan rinci.Apa kau tahu maksudnya?”
“Sejujurnya, aku tidak ingin berurusan dengan kalian, tapi aku telah mencari Cathlyn dengan lelah dan pada akhirnya aku bertemu dengannya!”
Semua mengerutkan dahi termasuk aku.Jantungku berdetak kencang saat dia melirikku dengan mata hitam penuhnya yang menyeramkan.Liana berjalan mundur dua langkah dan kemudian menelan ludahnya.
“Siapa kau?Kau itu Jacob!Untuk apa kau mencarinya padahal kau bahkan satu kelas dengannya?”Tanpa menjawab pertanyaan dari Liana, Jac melangkah pergi dan menyeretku ke depan pintu mobil dan membukakannya untukku.Tapi aku menahannya sekuat tenagaku.
“Jac!Aku tidak mau!Sadarlah Jac!”Kataku dan air mata tumpah dengan derasnya.Aku tahu Liana melihatku dan merasa benar-benar iba untukku sehingga dia memberanikan diri untuk maju lebih dekat dan berusaha mencegar Jac.
“Hentikan dia Jac!”Nadanya sedikit tertekan disana. “Kau tahu bukan bahwa dia seorang gadis dan bukan seekor kambing yang harus kau seret sesuka hatimu.Kami semua disini melihatmu!”
“Berhenti disana dan mundurlah!”Katanya
“Aku tidak akan berhenti ataupun mundur sebelum kau membawanya padaku!”
“Aku bilang mundur!!!”Kemudian bola api muncul dengan sangat besar ke arah Liana dan kemudian mendarat persis didepan Liana.Aku tidak bisa melihatnya lagi.Kepulan asap memenuhi seluruh sudut pandang dan saat aku melihat ke arah Jac, wajahnya sudah berubah.Dia memiliki tanduk panjang sepanjang 35cm dengan wajah mengerikan dan jubah hitam panjang ditambah kuku panjang yang super mengerikan yang aku yakini itu adalah Equaloch.Aku berusaha melarikan diriku ke tengah halaman sekolah mencari Liana yang sudah tidak ada ditempat dan orang-orang berlarian dengan teriakan histeris.Angin kencang yang datang seakan semakin membuat suasana mencekam, daun-daun berguguran seperti musin gugur.
Bayangan Equaloch yang tertutup asap semakin jelas dan aku tahu dia akan segera membunuhku dalam keadaan hidup-hidup.Kericuhan disini benar-benar tidak dapat dihindari.Beberapa guru bahkan juga terlihat menggiring mereka masuk ke dalam kelas atau mungkin ruangan lain yang berada dilantai dua.Beberapa anak menonton dari atas apa yang selanjutnya akan terjadi.Tiba-tiba saja rasa panas itu datang begitu membara hingga aku terus menerus mengeluarkan air mataku dan padahal aku tidak mau.Aku berlari semakin lemah dan kemudian terjatuh.Mataku benar-benar tidak fokus, dan sekarang, aku dapat melihatnya tersenyum lebar saat semakin dekat denganku.Menurutku, walaupun dia tersenyum, sama sekali tidak menghilangkan ketakutanku akannya dan pantas saja, garis keturunan Golvermorth sangat menakutinya.Bukan karena kekuatan, tapi wajah adalah hal pertama yang mereka lihat.
“Oh Cathlyn Victoria Amber-ku sayang...”Katanya semanis mungkin. “Datanglah padaku!”
Softlens minusku benar-benar tidak berfungsi disini.Rasanya tiba-tiba saja ke-minusanku ini bertambah terus menerus dan aku sulit melihat.Rasa panas itu masih membara.Entah apa yang akan ia lakukan pada tubuhku.Aku dapat melihat Kim meneriakiku dari atas dan menyuruhku untuk bangkit walaupun aku tahu dia benar-benar ketakutan melihat apa yang ia saksikan.
“Apa kau takut denganku?”Tanyanya mengangkat alisnya yang sebenarnya dia sama sekali tidak memiliki alis, tapi lekukan bekas alisnya terlihat.
“Tentu saja tidak”Kataku dengan sangat amat berat dan berusaha bangkit.Sebuah tangan menarikku hingga aku berdiri dan aku terbelalak.
“Kau sangat mirip dengan ibumu...Uh tidak, nenakmu, dan khususnya seluruh keluarga Golvermorth memiliki daya tarik tersendiri dan entah mengapa aku lebih tertarik padamu.Sayangnya aku tidak bisa menikahimu, karena aku sudah tahu kalau kau menyukai seseorang yang baru saja aku singkirkan”Wajah sinisnya benar-benar sangat menyeramkan apalagi ketika warna matanya berubah menjadi hitam seluruhnya.Aku terus berusaha menyembunyikan rasa takutku dengan tersenyum dan berjalan sedikit.
“Oh ya.Tentu saja, dan kalau aku tidak mirip.Lalu siapa aku?Kau tahu kan keluarga Golvermorth memiliki ciri khas yang unik”
“Mengandalikan sesuatu dengan kekuatan pikiran?”Katanya diselang dengan tawa kerasnya yang membuatku sedikit kehilangan kepercayaan diriku.Tingginya mungkin sekitar 185cm dan tinggiku jauh lebih pendek daripadanya.Salah satu yang membuatku kehilangan kepercayaan diriku saat pertama kali dia muncul.
“Um, well, itu adalah sebuah anugerah yang paling baik dan luar biasa yang pernah aku dapatkan.Orang-orang diseluruh dunia berusaha memilikinya dan mereka bersusah payah untuk melatih kemampuan mereka untuk menghasilkan suatu kekuatan yang disebut dengan telekinesis dan apa kau, mendapatkannya?Oh ya!Aku lupa, jelas kau tidak pendapatkan anugerah apapun karena bahkan kau tidak mengenal-Nya!”
“Untuk apa aku mengenalnya?Cathlyn sayang, kau adalah korbanku, dan korban adalah seseorang yang harus dibenarkan pada si pelakunya, jadi bagaimana kau bisa melarikan diri selama tiga belas tahun?Maksudku, empat belas tahun?Aku tahu kau baru saja keluar dari kehidupan erotis yang sangat mengecewakan, tapi aku tahu ulangtahunmu itu adalah penutup terakhirnya”
“Apa yang kau mau?Dan, mengapa kau mengejarku?”
Equaloch membalikkan badannya  dan menatap langit sejenak, “Golvermorth memiliki hutang besar padaku sayang, dan itu adalah salah ibumu melahirkanmu dan menjadikanmu penerus Golvermorth yang terakhir.Kalau kau tahu, sejujurnya, kau bukanlah keluarga Golvermorth Cathlyn, ibumu bersikeras memasukkanmu dengan alasan paling kuat yang pernah aku lihat dan aku sangat menghargainya”
“Omong kosong!Kau hanya berusaha untuk menjebakku!Aku tahu ibuku tidak akan pernah mungkin berbohong padaku¾
“Tidak pernah berbohong?Oh, tunggu dulu, bagaimana dengan kejadian baru-baru ini.Apa kau tidak merasa sakit hati Cathlyn?Ibumu menyembunyikan sebuah rahasia besar padamu selama bertahun-tahun tanpa tahu bahwa kau ternyata adalah...”
“Aku tidak membutuhkan omong kosongmu Equaloch!Ini benar-benar sangat melewati batasku!”
“Sayangnya kau begitu lemah, dan kelemahanmu itu akan lebih kuat dari apa yang kau miliki Cathlyn.Seharusnya kau ikut dengan kami, dan aku akan membantumu mengeluarkan kekuatan jahat, seperti yang kau tahu, dari diriku”
“Aku tidak percaya kalau kekuatan ini dari dirimu!”Kataku dengan lantang. “Sebelum aku membuktikannya sendiri dengan apa yang aku ketahui, aku akan benar-benar mempercayainya!”
“Dan sebelum semua itu terjadi, kau akan segera lenyap ditanganku.”
“Dan sebelum kau melenyapkan diriku tepat ditanganmu, semua ini akan menemukan titik terang”
“Tentu saja sebelum titik terang ini berhasil kau temukan, dunia sudah dalam genggamanku dan aku akan mencarimu dengan mudah sayangku”
Aku terdiam sejenak.Menunggu apakah dia masih akan berkata-kata.Sampai daun-daun kering berjatuhan, ternyata dia tidak melanjutkannya dan aku memilih diam.
“Baiklah, tidak ada untungnya berlama-lama disini, jadi apa maumu?”Tanyaku setelah lima menit yang serasa seribu jam berdiam.Aku melirik kesekitar terutama ke gerbang.Dimana Mom?Bagaimana mungkin dia tidak menjemputku?Aku berharap seseorang datang menolongku sekalipun itu Kim yang terus menengok kebawah dengan iba.
“Benar-benar sangat mudah Cathlyn.Kau hanya perlu memberikannya padaku”
Aku mengerutkan dahiku dan menengok kesegala arah hingga berputar 360o. “Apa maksudmu dengan “Nya”?”
“Gadis bodoh!Sejujurnya, memilikimu sama saja memiliki keledai yang bodoh!Tentu saja kau begitu lembek dan tidak tahu sopan santun.Apalagi, kemampuanmu sama sekali tidak bagus!”Dia berjalan mendekatiku hingga kami benar-benar hampir tidak ada jarak.Dia mendekatkan wajahku dengan wajahnya.Mata hitam penuhnya dengan tampangnya benar-benar membuat perutku mual dan aku ingin sekali muntah didepannya.
“Yang aku maksudkan adalah apa yang kau kenakan dan menjadi sesuatu yang ibumu berikan waktu kau kecil sayang.Apa kau masih bingung?”
“Apa?”Kataku dan saat itu juga, aku memegangi kalungku yang menjerat leherku. “Apa kau menginginkan kalung ini?”
“Ya!Berikan padaku”
Kim berteriak dari atas dengan samar-samar dan sepertinya itu menandakan bahwa aku tidak boleh memberikan apapun yang melekat ditubuhku padanya sekalipun aku taruhannya.Aku hanya menelan ludah dan menatapnya lekat-lekat sementara dia terus tersenyum sinis dan mulai berjalan dua langkah mundur.Jubah panjangnya benar-benar membuatnya tampak seperti raja sihir paling terkemuka didunia.Atau lebih pantasnya raja Iblis yang tiada duanya disertai dengan tanduk paling mengerikan yang pernah aku lihat.Dan, tanpa aku sadari, Kim sudah berdiri disampingku dan memegang erat lenganku. “Lepaskan dia sekarang juga iblis!”
“Siapa kau?”
“Gadis yang sempat kau incar seperti dirinya dan hari ini, persis 3 tahun yang lalu kau hampir membunuhku!”
Equaloch tertawa dengan keras dan terkesan tidak sopan dalam pelajaran kesopanan oleh Mr.Peterson dan Mrs.Ferguzon.Kalau aku melakukannya didepan orang, tentu saja akan mendapatkan kritikan paling pedas dari mereka. “Oh, sayangku Kim, jangan sampai aku mengulanginya lagi kejadian waktu itu.Apa, kau menginginkannya sekarang?”
“Tentu saja tidak!Ayo Cath!Tidak ada waktu yang banyak berbicara dengan pecundang mengerikan abad 17!”
Kami mulai berjalan dengan benar-benar khawatir.Aku melirik ke wajah Kim, dan itu tampak benar-benar pucat walaupun dia menyempatkan melirikku kembali dan memberikan senyuman manis yang benar-benar dipaksakan.Dia terus menggenggam tanganku dengan kuat tanpa bisa aku lepaskan.
“Jangan menengok ke belakang.Kalau kau melakukannya, kau akan mati!”
Mr.Peterson menyambut kami dengan gembira saat kami tiba didepan kelas.Aku hampir saja pingsan saat melihat seluruhnya seperti tanpa ada sesuatu yang terjadi.Bahkan, Jac dan Niall benar-benar sangat tampan hari ini.Aku dapat mendengar suara dari lapangan persis saat kejadian tadi berlangsung.Bagaimana bisa semuanya berjalan seperti semula?Aku menatap Kim yang tersenyum padaku.
“Ah...A..Aku tidak mengerti.Apa maksudmu?Bagaimana kau bisa...”
“Entahlah, sejujurnya aku bisa melakukannya.Maka itu aku turun menyelamatkanmu dan berusaha mengembalikannya seperti semula, aku mengambil dua hari setelahnya”
“Bagaimana bisa kau tidak mengatakannya padaku?”
“Jangan bicarakan ini disini, ayo masuk dan kita akan bicara lagi”
Aku berjalan di lorong kursiku dan duduk.Semua orang memberiku selamat tanpa aku tahu apa yang terjadi.Orang yang terakhir memberikanku ucapan adalah Jac.Aku pikir dia membenciku sehingga dia mengambil posisi terakhir.Aku tidak memberikan senyumanku.Walaupun dengan setelan jas seragamnya yang benar-benar mengilat dibawah cahaya sinar matahari yang masuk, senyuman itu hampir muncul.Mataku berbinar saat menatapnya.Entah kenapa, mata coklatnya benar-benar begitu indah dimataku.
“Apa kau tahu?Kemarin itu benar-benar luar biasa Cath!Aku sangat mengagumimu!”Katanya dengan berbinar-binar. “Permainanmu sangat baik!Mungkin saja Mr.Oth akan menambahmu dalam daftar anak-anak paling berpengaruh di sekolah, atau mungkin kau dapat dimasukkan dalam koran sekolah.Tentu saja!Aku akan mewawancaraimu hari ini dalam perjalanan ke Departemen Penelitian dan Departemen Pembukuan.”
“Hari ini?”Mataku terbelalak.Padahal, aku ingin sekali berbicara soal kemampuan Kim pulang sekolah.Jac hanya menganggukkan kepalanya sebelum kemudian dia kembali ke tempat duduknya yang sangat dekat denganku.Sementara Niall, sama sekali tidak menatapku atau menatap Jac, sepertinya dia sungguh konsentrasi pada sesuatu yang ada didalam otaknya.Aku ingin sekali berjalan ke bangku Jac dan menanyakan apakah Niall ikut dengan kami hari ini ke Departemen Penelitian dan Departemen Pembukuan.Mr.Peterson datang membawa tumpukan buku tebal yang aku yakini hari ini akan diadakan ulangan mendadak.Aku hampir saja terserang migrain.Setelah semua yang terjadi tanpa aku tahu maksudnya, dan beberapa orang berbisik tentang diriku dan beberapa yang lain melirikku cemas.Sejujurnya, aku benar-benar akan pulang jika Mr.Peterson mengijinkan.
Setelah pelajaran Mr.Peterson, aku segera menuju loker dan bersiap menemui Kim paling tidak lima sampai sepuluh menit sebelum Jac menyeretku kedalam limusinnya dan kemudian membawaku ke tempat paling gelap dan teraneh yang pernah ada.Sulit menemui Kim yang mendapatkan pelatihan orkestra langsung sebelum dia tampil lima hari lagi di D’leux Orchestra.
“Hai Kim!”Kataku setengah berteriak saat dia berdiri di ambang pintu ruang musik. “Apa kau bisa memberikan waktu sedikit untuk kita?”
Kim melirik ke dalam ruangan dan kemudian menatapku lekat-lekat, “Sepertinya memang ada.Apa yang akan kau bicarakan???”
“Sejujurnya aku masih mau mendengarkan ceritamu tentang apa yang kau miliki itu.Kau tahu itu sungguh luar biasa!”
“Tidak seluarbiasa dengan orang-orang yang memiliki kekuatan pikiran.”Katanya tertunduk malu
“Oh ayolah Kim.Kau tahukan kalau aku benar-benar senang saat kau bisa menyelamatkanku!Aku berhutang budi untuk itu!”
“Maafkan aku Cath, tapi setidaknya aku sedang tidak ingin membicarakannya saat ini.Mungkin nanti malam aku akan mengirimkanmu email atau pesan.Sampai nanti!”Kim masuk ke dalam ruangan dan meninggalkanku sendirian di lorong.Saat aku berbalik, Jac sudah ada didepanku dan memasang ekspresi bingung.
“Aku menunggumu lebih dari lima menit!”Katanya sedikit kesal.
“Maafkan aku, aku hanya...”
“Kau tahu, aku tidak punya banyak waktu lagi untukmu, ibumu tidak akan ada dirumahmu selama beberapa minggu dan bisakah kau tidak bertindak bodoh?”
“Bisakah kau sedikit lebih sopan pada gadis?Kau seperti seekor singa yang selalu ingin menjadi yang pertama dihutan dan memerintah segala yang ada tanpa tahu apakah mereka menginginkan yang lebih layak atau tidak.”
Dia mengangkat alisnya dan kemudian memelankan suaranya, “Baiklah, jika itu yang kau inginkan.Tapi sekarang, kita harus bergegas”
“Aku tidak bisa!”Kataku. “Sebelum kau meyakinkanku untuk terakhir kalinya melakukan hal bodoh semacam ini.Kau tahu betapa aku benar-benar tertekan untuk ini!”
“Kalau begitu lakukanlah!Kau seperti tidak pernah mengenalku selama ini.Ada apa denganmu?”
Aku melotot tajam ke arahnya sambil menelan ludah seakan tak percaya kalau Jac akan melakukan serangan balik bahkan, kata-katanya itu cukup menyakitkanku, “Oh, jadi kau ingin seolah aku berada paling terpojokkan?Baik, aku memang yang terakhir, tapi, bisakah kau bersikap menuntun?Kau tak ada bedanya dengan pecundang diluar sana!Biarkan aku pergi sendiri.Tentu saja aku tidak butuh limusin payahmu!”
Aku pergi meninggalkannya seorang diri yang masih terkaget-kaget dengan seluruh ucapan dan tingkah lakuku.Baiklah, ini sedikit memalukan memang.Tapi aku tidak punya cara lain untuk melabraknya seakan dia tidak akan pernah tahu bagaimana perasaanku padanya mengingat dia benar-benar membuatku jatuh pada pandangannya yang benar-benar menawan.Tapi dilain hal, aku sungguh membencinya dalam segala hal dan aspek yang akan membuatku membencinya selamanya mulai detik ini walaupun kenyataan akan semakin berubah terbalik, tapi aku akan berusaha menyimpannya lekat-lekat.Saat itu juga, aku melihat Liana berdiri di depan gerbang dan sepertinya aku akan pulang bersamanya.Ya, atau setidaknya membawanya kerumahku, karena aku lagi-lagi dan untuk kesekian kalinya akan menghabiskan seminggu penuh dengan membiarkan kesendirian menemaniku.Atau dengan anjing Golden Mia tetanggaku yang sungguh bersahabat.Tapi setidaknya, aku benar-benar tidak menginginkannya sekarang.Yang aku inginkan adalah berbicara lama dengan sahabat terbaikku yang selalu memberikanku ide-ide cemerlang disetiap hariku.
“Hei Cathlyn!”Sapanya. “Wow!Apa kau sedang bermasalah?Coba kulihat”
Aku menahan air mataku yang benar-benar hampir tak terbendung, “Tidak.Sama sekali tidak” dan saat itu juga, Jac dengan sengaja atau tidak menabrak lenganku dan berjalan ke arah limusinnya sampai aku tersadar bahwa limusin yang berdiri didepan kami adalah limusin payah Jac.Dia masuk dan membuka kacanya.Aku terus menatap ke depan tanpa mau melihatnya.
“Hei Cath!Jangan lupa, kau harus ke Departemen secepatnya.Aku harap kau menghapalkan jalannya!”Katanya.Tentu saja aku tidak pernah menghapalkan jalan ke Departemen.Maksudku, untuk apa?Toh, Mom dan aku tidak sering kesana atau kesebuah tempat yang harus melewati jelan atau gedung Departemen itu secara langsung.Aku sama sekali tidak menanggapinya dan terus menatap taksi yang akan lewat, berharap dengan cepat masuk, dan membawa Liana pulang kerumahku untuk membicarakan soal perasaanku yang terpaut benar-benar jauh saat ini.
“Atau, kau akan menerimanya saat ini?”Tanya Jac sambil melirik ke kursi belakang dari luar jendela.Hingga aku benar-benar tidak tahan dengan kesombongannya atau permainan yang sedang ia mainkan untukku, “Dengarkan aku Jac.Aku benar-benar tidak membutuhkan tumpangan konyol pada limusinmu itu dan sekali lagi, aku akan pulang bersama sahabatku Liana, dan kemudian dengan suasana yang damai, beristirahat dengan tenang.Oh, satu hal lagi, maaf, aku tidak bisa ke Departemen, walaupun urusannya sangat penting.Ingat, aku tidak biasa bepergian tanpa Mom”Kataku kemudian berjalan lebih depan lagi untuk menghilangkan suasana itu sambil menggandeng tangan Liana dengan wajahnya yang benar-benar bingung.
“Tapi setidaknya kau menerimanya Cath!Mungkin pertemuan itu membahas tentang penelitian baru mengenai Equaloch atau semacamnya.Kau harus ikut dengannya!Aku tidak bisa membiarkanmu disini!”Kata Liana melirik limusin Jac yang masih terparkir dibelakang kami.
“Apa kau mau aku masuk ke dalam sana dan menjadi bulan-bulanan lelaki pecundang itu?”
“Apa maksudmu?”
“Aku tidak tahan dengan tingkahnya yang seolah adalah Raja!Sekalipun itu, aku lebih memilih mati dimaki oleh anggota Departemen atau Ketua Departemen dimuka umum daripada harus naik satu mobil dan berhubungan dengannya lagi!”
“Tapi Cath ini soal...”
“Oke, oke, soal urusan yang sangat penting dan mengenai garis Golvermorth, ya!Aku tahu, tapi aku sedang tidak ada waktu untuk itu.Sejujurnya aku benar-benar merindukan Mom saat ini, jadi biarlah aku sendiri!”
Aku berjalan meninggalkan keduanya dan berusaha tidak memikirkan yang terjadi.Air mata di pelupuk mataku yang sebelumnya tertahan, tumpah sudah memenuhi seluruh pipiku dan aku tidak peduli betapa buruknya wajahku dijalanan ini saat ini.Yang terpenting adalah, menjauh dari Jac dan segalanya.Butuh waktu lama mungkin untuk melakukannya.Tapi, bayangan tentang informasi baru dari Departemen masih menyangkut di otakku.Terlebih, jadwalnya adalah tentang misi baru Golvermorth tentang diriku, dan penelitian baru mengenai kesehatan kekuatanku dan seberapa jauh Equaloch akan merencanakan untuk menghancurkan gerbang Golvermorth untuk memulai keturunan yang baru.
Aku berhenti di halte bus dan memilih naik bus daripada taksi, setidaknya untuk menghemat pengeluaran yang akan kuberikan jika aku menaiki taksi yang jauh lebih mahal daripada naik bus umum.Saat itu juga, bus berwarna merah menyala menghampiriku dan aku naik.Untuk pertama kalinya, bus ini benar-benar sangat nyaman.Setidaknya sangat sepi, dan aku bisa mendengarkan musik sekuat mungkin lewat headset-ku dan memutar lagu We Are Never Ever Getting Back Together Taylor Swift yang mungkin cocok untukku saat ini walaupun realitanya tidak begitu.Sepanjang perjalanan, aku benar-benar merasa sedikit bersalah.Perasaanku yang benar-benar terlanjur menyukai dan kecemburuanku pada Jac setidaknya telah mengubahku menjadi sesosok monster dalam sepuluh menit terakhir tadi dan aku bahkan tidak tahu bagaimana cara memulai percakapan dengannya besok atau entah kapan apabila keadaan terdesak.Meminta maaf?Aku rasa itu tindakan yang terlalu biasa karena meminta maaf bukanlah cara yang benar-benar tepat.Bagaimana dengan Liana sendiri?Aku rasa dia bahkan juga sakit hati dengan tingkah laku-ku yang super berlebihan tadi.Maksudku, ada apa dengan diriku ini?Hanya karena aku merasa bahwa Jac mempermainkanku dalam keadaan sekarang dan memanfaatkannya sedemikian rupa sehingga aku benar-benar marah dan merasa kalau perasaanku ini tidak terbayarkan dengan apa yang sudah terjadi selama ini dan sejauh ini?Rasanya itu sungguh konyol dan ini benar-benar memalukan.Apa yang lebih memalukan dari hal ini?Kalau saja ini digambarkan sebagai tangga lagu, pastinya chart pertama adalah saat ini, baru mungkin pengalamanku waktu usiaku 5 tahun yang mengompol sekaligus mengeluarkan luar biasa ingus yang menjijikkan keseluruh baju taman kanak-kanakku.
Malam ini, aku hanya duduk di pekarangan belakang dengan tanpa adanya suara.Kalau saja ada orang yang lewat, mungkin sudah merasa kalau rumah ini benar-benar tidak ada orangnya.Tapi jauh lebih tenang dibandingkan apa yang kubayangkan.Misalnya saja aku menenggelamkan diri di kolam besar dibelakang rumahku dan mungkin memikirkan pesta renang untuk gadis-gadis dikelasku malam ini.Seandainya saja semuanya tidak begini, mungkin saja aku bisa menjalani perasaan yang normal.Terlebih tentang kefiksi-an hidupku saat ini yang aku rasa benar-benar berlebihan.Kalau mungkin digambarkan pada buku novel, rasanya aku akan malu kalau saja ada orang yang menulisku sebagai pemeran utamanya, walaupun mungkin diluar sana, banyak sekali ide-ide yang hampir sama dengan realita kehidupanku.Rasanya, berendam di kolam sendirian pada pukul tujuh malam adalah waktu yang benar-benar tepat.Dibawah cahaya mewah jalanan dibelakang rumahku dan cahaya lampu taman belakang rumahku, aku benar-benar melepaskan semuanya malam ini.Tidak ada siapapun disini, mungkin saja aku bisa tertidur disini.Tapi apa jadinya kalau hal itu benar-benar terjadi?Mungkin saja ada seorang petugas listrik yang memeriksa listrik rumah dan menemukanku mati setengah tenggelam dengan bikini yang padahal aku sedang setengah tertidur.Itu akan menjadi hal paling memalukan selanjutnya.
Ponselku berdering.Aku segera berenang ke tepian diseberang sana dan kemudian meraih ponselku.Itu Niall.Dia mengirimiku sms dan menandaiku bahwa dia akan kerumahku dalam sepuluh menit.Seketika aku cepat-cepat naik ke permukaan dan segera mengambil kimonoku dan  kemudian masuk ke dalam rumah.Aku menghela napas panjang.Hh..
Sesaat setelah berganti baju, bel rumahku berbunyi.Aku tahu kalau itu pasti Niall, dengan senyum paksaku, aku berjalan turun dan membukakan pintu.Mataku terbelalak saat aku melihat Niall bersama dengan Jac berdiri didepanku.Maksudku, apa maksud Niall?Bukankah tadi dia berkata kalau dia hanya seorang diri?Oh yang benar saja!Aku harus bertemu dengan si payah Jac lagi?Wajahku seketika luntur dan benar-benar lesu.
“Silahkan masuk...”Kataku kemudian sambil memutar kedua mataku persis setelah Jac melewatiku.
“Maafkan aku Cath, aku tidak memberitahumu soal ini”Kata Niall sesaat setelah duduk di sofa.
“Ya, tak apa.Tidak perlu mencemaskan hal itu.Aku tahu kalian akan mengabariku tentang¾
“Dengarkan aku Cath!Bagaimanapun juga, besok, kau harus ikut dengan kami, tak peduli seberapa bencinya kau terhadap semua ini.Tapi kau harus tahu tentang sesuatu!”
“Maksudmu?Kebodohan-kebodohan sikapku yang terlalu kekanakan dan Departemen Penelitian yang mengetahui hal itu benar-benar tidak senang akan sikapku?Iya?”
“Bukan.Oh ayolah Cath!Bisakah kau mendalaminya?Aku tahu kau lelah dengan semua ini.Tapi kita harus.Untuk menutup garis keturunan ini, dan memulai yang baru”
“Pertanyaannya mudah Niall, setelah semuanya tertutup, apalagi?Siapa yang akan melahirkan generasi terbaru?Bukankah itu seharusnya aku?Nyatanya, aku hanyalah gadis berusia 14 tahun yang baru saja berulang tahun.Logikanya, apakah aku harus menikah dan kemudian melahirkan diusiaku yang baru empat belas tahun tujuh hari?”
Niall memutar bola matanya dan kemudian hening selama beberapa detik, “Oke begini Cathlyn, Departemen Penelitian baru saja mengunggah sebuah peristiwa penting persis empat belas tahun yang lalu saat kau dilahirkan dalam naungan iblis itu.Bahwa sebenarnya, ada seseorang dalam lingkaran Golvermorth yang juga dilahirkan bersamaan dalam waktu yang sama denganmu”
“Dan bahwa, para petugas dan peneliti dari Departemen Penelitian Golvermorth masih bertanya-tanya, siapakah bayi itu.Bagaimana semua orang dari garis keturunan ini tidak mengetahuinya?Tunggu, apa kau...”Jac menghentikan kata-katanya yang membuat mataku sedikit panas.
“Apakah Selena itu kembaranmu?”Tanya Niall dengan wajah sepolos mungkin.
“Apa?Kembar?Aku dan dia dilahirkan dengan jeda satu tahun.Bagaimana aku bisa disebut kembar sementara aku dilahirkan setahun kemudian?”
“Satu hal lagi, dia dilahirkan ditempat yang sama saat ibumu dilahirkan.Tidak mungkin kalau kau memiliki kembaran bukan?Sayangnya, bahwa, bayi itu telah dirasuku 100% kekuatan Equaloch, yang artinya, mungkin saja dia sedang dalam pengaruhnya”
“Tapi ibuku sama sekali tidak pernah menceritakannya padaku, maksudku, mengenai apakah aku memiliki kembaran atau saudara lagi dibawahku.Yang aku tahu, Selena adalah kakakku satu-satunya.Tapi dia cukup tahu tentang segalanya.”
“Ya, karena dia pernah bekerja dalam institusi ini, bersama kami, aku tahu bagaimana menjadi dirimu Cath”Jac dengan percaya dirinya memegang bahuku dan tersenyum.Aku tidak tahu apa maksudnya, tapi aku sama sekali tidak menatap matanya atau membalas senyumannya.Aku hanya menatap bingung ke arah Niall yang terdiam sambil melipat tangannya di dadanya.Dia lebih keren malam ini, dengan jaket kulit hitam dan jeans mewah terkenal berwarna hitam,semuanya serba hitam ditambah kilauan matanya dan warna matanya yang sama dengan warna mataku.Aku membayangkan kalau seandainya aku berpacaran dengannya.Aku bahkan tidak sadar itu berdampak pada apa yang terjadi sekarang ini hingga Niall benar-benar risih karena aku menatapnya dengan senyuman konyol yang entah kenapa begitu saja terlintas diotakku.
“Apa?”Katanya mengerutkan alisnya
Aku berdiri, berharap mereka tahu bahwa aku akan istirahat karena ini pukul sembilan malam, “Tidak.”Kataku, “Baiklah, aku akan datang besok, aku janji, aku rasa, aku bisa mengendarai mobil sedan Mom yang terparkir di garasi”
“Itu melanggar kendali”Kata Niall. “Bukan berarti bahwa sepenuhnya hak milik dari semua ini menjadi milikmu.Ibumu hanya berpergian selama seminggu untung mengunjungi Departemen Sosial di Perancis dan beberapa masalah pekerjaannya itu”
Aku menghela napas, “Baiklah terserah saja”
“Aku akan menjemputmu pukul setengah tujuh pagi.”
“Apa?Tapi besok kita¾
“Kurasa tidak.Sekolah libur, dan kita harus mempersiapkan segalanya sejak pagi-pagi buta”
“Aku mau kau dan Selena mengungkapkan hal yang benar”
Selena?Apa Selena akan pulang dari sekolahnya di Perancis dan kemudian membuang waktunya hanya untuk sebuah pertemuan yang tidak begitu penting?Tapi siapa anak yang telah dilahirkan pada jam yang sama dan tempat yang sama denganku?
Tepat pukul sepuluh malam, aku menyalakan ponselku dan menatap lekat-lekat fotoku yang terpampang di wallpaper ponselku.Apa sebenarnya Mom melahirkanku kembar?Tapi, bagaimana Mom bisa menyembunyikannya dariku.Ini akan menjadi kedua kalinya jika Mom benar-benar berbohong dan menyembunyikannya padaku.Tapi bagaimana bisa?Jujur saja,aku sangat-sangat mengalami gangguan jiwa belakangan ini karena tugas yang harus kuemban benar-benar tidak logis.Apapun itu, seratus lima puluh persen lebih beruntung gadis tanpa kemampuan sepertiku daripada hidup seperti ini dengan garis-garis apalah.Bahkan aku lebih mau apabila aku hidup dalam garis kerutan bukan Golvermorth.Kalau saja ada orang yang mungkin memimpikan atau mengangapku gadis paling beruntung didunia, nyatanya, aku benar-benar miris dengan apa yang ada didalam diriku.Ibaratkan saja aku ini hanyalah sampah, sedangkan garis-garis Golver lain memiliki bakat super baik dan ideal dengan wajahnya.Aku lebih merasa terpojokkan dalam segala hal.Termasuk keditaktahuanku pada kemampuanku sendiri yang sudah Mom sembunyikan selama dua belas tahun belakangan.Itu menyakitkan, memang.Tapi inilah kenyataan yang harus kutelan bulat-bulat dan bahwa aku bertemu dengan sesosok pria tampan yang sama sekali menggunakan ketampanan dan kepolosanku hanya untuk mengarahkanku pada hal-hal yang tidak jelas.Jelas saja itu bukan tipeku dan telah berhasil membuatku jatuh pada perangkapnya.Mungkin Liana benar, semua laki-laki itu brengsek, mau tampan atau tidak.Mereka tidak pernah memikirkan hati seorang wanita.Sekalipun dia seorang Lady, atau Nyonya, atau Ratu,oh, menyedihkan sekali mendengar kabar bahwa seorang Ratu berhasil diselingkuhi oleh Rajanya dan kemudian sang Ratu memilih tebing paling curam dan berusaha membunuh dirinya walaupun dia hanya meninggalkan bekas patah disekujur tubuh dan itu sia-sia.
Selama pikiran-pikiran itu terlintas, aku mencoba menelepon Liana dengan sisa-sisa tenagaku yang sebenarnya tidak ada gunanya ini.Dan setelah nada bip terakhir yang kudengar, aku dapat mendengar suara Liana seperti biasanya dengan keceriaannya menjawab teleponku,
“Oh Hallo Cathlyn sayangku...”Katanya semanis mungkin dan aku tahu pasti dia menahan tawa untuk itu, “Ada apa denganmu?”
Aku membalasnya dengan senyuman payahku yang bahkan tidak akan pernah terlihat oleh Liana, “Ya, aku hanya, ingin bicara lama padamu.Rasanya, aku benar-benar nyaman untuk bertelepon saat ini”
“Aneh sekali...Tidak biasanya kau seperti ini kuda kecil.Nah, sekarang, apakah ada informasi bru yang bisa kucatat dan kumasukkan dalam dokumen penelitian?Aku tahu, aku akan lebih baik daripada organisasi Golvermorth-mu itu”
Aku tertawa sejenak, “Kau selalu melucu Liana, terima kasih karena kau selalu mau mengerti diriku, dan aku minta maaf atas tadi siang”
“Oh, sudahlah Cathlyn, bahkan aku sudah berusaha mencoba melepaskannya dari benakku.Aku tidak mau kau, terlalu tidak percaya diri pada Jac, tapi ternyata memang aku yang salah”
“Aku tidak tahu akan seburuk ini.Maafkan aku”
“Tidak ada yang perlu diminta maafkan.Kita bersahabat dan bersantailah untuk itu”
“Terima kasih”
|”Nah, ayo katakan, atau, ceritakan sesuatu padaku tentang hal-hal baru dikeluargamu.Apa saja, tentu saja yang bisa kucatat didalam buku catatanku”
Sebenarnya aku benar-benar ingin menceritakan tentang perasaanku lebih pada Liana, tentu saja pada Jac.Menurutku dia sama persisnya dengan gambaran tipeku sewaktu aku berusia tujuh tahun dan itu benar-benar seakan menjadi nyata.Tapi sepertinya itu tidak mungkin, jadi aku berusaha menutup mulutku sediam mungkin untuk hal itu dan biarkan saja menjadi misteri hatiku yang tidak akan pernah diketahui banyak orang.Mungkin tidak akan pernah.
“Ya, um, bahwa Jac dan Niall datang kerumahku tadi, dan memberikanku informasi bahwa ada kejanggalan pada kelahiranku”
“Maksudmu, kau prematur?”
“Tidak, tapi bagian Departemen Penelitian mengungkapkan padanya bahwa ada seorang ibu yang melahirkan seorang anaknya pada jam yang sama dan tempat yang sama dan juga dalam kekuatan hitam Equaloch”
Liana diam selama dua detik, “Apa maksud mereka, kau dilahirkan kembar?”
“Entahlah, kupikir saja juga begitu, tapi sepertinya tidak mungkin.Kalau itu benar, Mom tidak akan bisa bertahan lama menyembunyikannya dalam waktu lama seperti ini dan mungkin dalam waktu seminggu atau dua minggu, semuanya akan terkuak”
“Ya Tuhan Cathlyn!Aku tak percaya seandainya itu benar.Lalu, dimana tepatnya kembaranmu itu, uh maksudku, anak yang dilahirkan itu?”
“Semuanya masih bertanya-tanya.Kami bahkan tidak tahu apakah dia dilahirkan dengan selamat.Maksudku, apakah dia nyata, atau tidak”
“Tadi katamu bahwa dia dilahirkan juga sepertimu, dalam kekuatan hitam Equaloch?”
“Aku tidak mengatakannya, aku mendengarnya dari mereka.Bisakah kau membantuku memecahkan masalahnya?Aku butuh kau melakukan penelitian ini sampai ibuku kembali”
“Baiklah, akan aku cari malam ini.Maafkan aku, aku tidak bisa mencarinya bersamamu, ibu dan ayahku tidak mengijinkanku keluar malam ini kemanapun.Aku merasa bena-benar bosan seharian”
“Tak apa.Baiklah, sampai jumpa”






















¾5¾
“Dan aku akan mengutuknya kalau itu ternyata benar”Sebuah suara dari koridor belakang menggema saat aku berjalan menuju ruang perpustakaan di Departemen Penelitian.Aku ditempatkan disana dan diharuskan menunggu selama beberapa menit untuk menemui seorang pria.Aku bahkan tidak tahu itu siapa.Kesempatan itu benar-benar kugunakan untuk mencari mengenai apa yang baru saja kukatakan pada Liana malam kemarin.Aku berharap, semua ini mendapatkan penjelasan.Setiap sudut buku, kuperiksa dan kubuka dengan teliti.Ada lima buku didalam genggamanku yang mungkin saja akan menguak tentang semua ini.Aku menaruhnya di meja berdebu kusam di perpustakaan tua itu, lalu kemudian mulai membukanya.Tapi seseorang mencegatku,
“Simpan itu nona!”Katanya memegangi tanganku.Tatapannya sangat tajam.Mata birunya benar-benar menyala dan sangat indah.
“Tapi, aku hanya ingin¾
“Semua orang demikian.Maksudku, ini adalah perpustakaan, dan perpustakaan ini tidak biasa nona.Bisa kujelaskan bahwa ini semua adalah hasil dari...”
“Penelitian?”
“Tepat sekali, dan demikian pula, bahwa kau tidak diperkenankan untuk membacanya”
“Sebegitu rahasiakah ini?Tapi ini merupakan hasil penelitian yang bagus kalau publik bisa membacanya, dan dengan demikian, mereka akan mendapatkan pengetahuan baru”
“Dan berusaha mencari titik kelemahan yang dia inginkan disini dan kemudian menyalahgunakannya?Tentu saja kami memikirkannya nona.Tidak ada seorangpun yang mau hal itu”
“Tapi aku tidak seperti mereka!Biarkan aku membukanya dan membacanya sedikit saja”
“Tidak bisa nona!”Kemudian suara yang lebih berat menggema dibelakangku.Seketika aku menengok dengan cepat kebelakang dengan segera dan kemudian menyaksikan sesosok pria tinggi dengan kemeja bergaris dan celana dasar hitamnya.Di tangannya tergantung jas hitam berdasi tampak seperti tuksedo, tapi mungkin ini adalah jenis modernnya.
“Maafkan aku, tapi aku tidak bisa,”Dia berjalan semakin mendekat hingga kami tidak ada jarak, dan dia mulai mendekatkan wajahnya ke wajahku.Aku menahan napasku dan memelototinya.Dia sangat-sangat mirip dengan, Jac.Bisa kubilang luar biasa mirip.
“Maafkan aku sir, tapi aku sudah memperingatinya, hanya saja...”
“Tidak apa, kau boleh keluar, biarkan kami disini”
Lelaki yang pertama keluar dan kami dalam keheningan sejenak.Dia mulai menjauh dan kemudian duduk normal disampingku sambil menggeser lima tumpukan bukuku ke arahnya.
“Ini adalah rahasia.Apakah kau diacarkan bahasa yang baik dan benar nona?Dan apakah kau mengerti maksud kami?
Well, sebenarnya tuan, aku sama sekali tidak mengerti dengan apa yang sedang kalian lakukan padaku, tepatnya, aku hanya ingin membacanya saja.Tidak lebih!”
“Kalau begitu, bacalah.Tapi kuharap, kau tidak akan pernah tahu maksudnya.”
“Aku tahu, aku tahu.Buku ini tersusun dari banyak bahasa yang sulit aku mengerti yang berasal dari berbagai belahan dunia, atau telah kalian buat sendiri sedemikian rupa?”
“Binggo!”
Aku menaikkan satu alisku dan menatap kesekeliling dengan cermat, “Apa semua buku disini demikian?”
“Entahlah, sejujurnya aku baru disini.Tanyakan saja pada lelaki yang tadi keluar”
“Bagaimana dia bisa menyebutmu ‘Sir’ sedangkan kau baru disini?”
“Semua hal terkadang rumit.Tapi aku telah mendapatkannya dan semua orang akan seperti itu”
Saat itu juga Niall masuk dengan terengah-engah.Ada kekhawatiran dimatanya.Warna hijau itu memudar dan dia tampak begitu terengah-engah sehingga sulit merangkai kata-kata yang akan diucapkan padaku.
“Kau...Uh, Cath.Ikutlah denganku sesegera mungkin!”Kata Niall seakan tidak ada oksigen dimuka bumi ini.Aku hanya menjawabnya sambil terperangah.Kemudian, lelaki yang tadi berbicara denganku, mengantarkan aku hingga ke depan pintu dan kemudian membiarkan Niall melanjutkannya.Sambil berjalan secepat kilat, Niall terus menuntunku tanpa sepatah katapun.Hanya raut kecemasan dan keringat yang mengalir dari dahinya.Mata hijaunya seketika memudar tanpa alasan.Aku hanya memandangnya, berusaha dia mencairkan suasana.Sebenarnya, apa yang sedang terjadi?
“Ni, Niall?”Tanyaku berharap Niall akan tersenyum kepadaku sebelum mengatakan sesuatu.Jujur saja, aku sedikit tertekan dengan raut wajahnya yang seperti itu.Tapi, sebelum dia berhasil mengatakannya, kenyataannya adalah bahwa kami telah sampai dan Niall menggenggamku dengan erat, “Berjanjilah padaku kalau kau pasti bisa!” Aku hanya mengangguk polos dan bahkan tidak tahu apa yang ia bicarakan.
Semua orang tampak benar-benar seperti kembaran Niall sekarang, seluruhnya memasang raut wajah kekhawatiran dan benar-benar menyibukkan diri dengan lembaran kertas aneh yang terpampang dimeja-meja persidangan Departemen Penelitian.Ruangan itu pantasnya saja sangat cocok dengan lautan kertas dan tumpukan buku kuno.Seorang wanita dengan pakaian formal seperti pekerja kantoran dengan rok mini selutut memberikan kami arah menuju tempat duduk kami.Semua orang terdiam saat kami sudah sampai pada posisi kami dan segera menghadap ke arah Mr.Harl yang menjadi juru bicara Departemen Penelitian hari ini.Kegelisahanku ini benar-benar tidak bisa dibendung.Bahkan Niall masih menggenggam tanganku erat dan tatapannya sangat khawatir.Beberapa kali dia menatapku miris merasa iba dan segalanya.Ada apa sih?
Mr.Harl membetulkan letak kacamatanya dan menggenggam secarik kertas, “Tanggal 13 Desember 2000, dirumah sakit Ellie Norton, Lucy dengan dua orang anaknya, Selena Lynne Amber.Beberapa detik kemudian, seseorang telah melahirkan bayi baru dengan nomor kamar yang sama, dikabarkan bahwa Lucy,telah mengandung bayi kembar dan kemudian membuang kembarannya demi nama besar Golvermorth”Katanya dengan suara seraknya yang khas.
Apa?Mom melahirkanku kembar?
“Nona Cathlyn Victoria Amber, sebetulnya, apakah kau mengetahui hal ini?”Tanya Mr.Harl yang membuatku sedikit gugup.
“A, Apa?”Tanyaku
“Secara harfiah, kami telah meneliti kasus aneh ini Ms.Amber, tetapi, setidaknya, kami benar-benar tidak merasa ada yang dicurigai anehnya, sehingga kami menutup kasus ini dan segera melarikannya dengan memfokuskan diri kepada kekuatanmu”
“Sebetulnya Mr.Harl, kenyataannya adalah bahwa Ms.Amber sama sekali tidak mengetahui apa dan kenapa ibunya selalu menyembunyikan fakta-fakta yang ada, atau, kalau memang benar keberadaan bahwa dia adalah kembar”Kata Niall cepat
“Ya!Dan tentu saja mengenai bahwa aku baru mengetahui seluruhnya beberapa minggu belakangan, tepat sebelum ulang tahunku.Aku saja selalu merasa ada yang aneh,”
“Baiklah, kurasa kita harus menanyakannya saat Selena dan ibunya benar-benar tiba besok.Aku minta kertas selanjutnya”Seru Mr.Harl pada penjaga disebelahnya yang dengan segera memberikan tumpukan kertas berikutnya.Warna matanya yang semakin menua karena efek usianya yang juga semakin tua itu tampak begitu lelah.Aku yakin sekali Mr.Harl lembur kemarin malam demi membahas persoalan mengenai diriku ini.Sejujurnya, aku juga tidak ingin membicarakannya.Aku tidak siap.Mengapa seluruh dunia seakan memberikanku sesuatu tanpa kesigapanku?
“Baiklah Cathlyn, kami akan membicarakan mengenai kekuatanmu terlebih dahulu.Bahwa kekuatan Mutiara Hitam dan Turmalin Hitam itu semakin menyatu dan membuat kekuatan Mutiara Merah Muda itu semakin sedikit dan kemudian akan habis dengan sendirinya.Kurasa, aku harus mengambil sampel darahmu besok dan melakukan beberapa penelitian untuk itu”
Aku berkedip dua kali dan menatap Niall yang terus saja memegangi tanganku.Salah satu dari penjaga itu mendekat dan berbisik lama ditelinga Mr.Harl selama beberapa menit dan kemudian pergi keluar.Mr.Harl membolak balikkan kertas yang ada ditangannya itu dan kemudian membuka buku-buku yang ada didepannya.Semua orang kembali pada kesibukannya.Beberapa diantaranya menatapku dengan sinis.Aku mencoba melepaskan genggaman Niall, tapi dia sama sekali tidak ingin melepaskannya untukku.
“Kurasa, kau tidak akan kulepaskan sekarang”Dia menatap wajahku lekat-lekat
“Kenapa?Aku rasa aku bukan bayi besar yang benar-benar perlu kau jaga”
“Aku tahu, tapi entahlah, ada sesuatu yang akan berusaha melukaimu Cathlyn.Dengarlah.Beberapa orang disini, mungkin tidak senang karena mengetahui bahwa kaulah yang mengemban tugas ini.Maksudku, seluruh dari kami, memiliki pengetahuan dan pendidikan yang tinggi¾
“Pantas saja kau selalu mengambil pelajaran ekstra pada hari-hari tertentu bersama Jacob”
Well, betapapun itu sangat diperlukan, aku benar-benar ingin kehidupan normal”
“Aku juga”Seketika air mata berada di pelupuk mataku.Sulit sekali kutahan.Aku mengingat seluruh momen-momen sebelum aku mengetahui semua ini.Rasanya hidup ini berjalan dengan normal, walaupun aku mencium aroma membahayakan di rumahku.Tapi, itu lebih baik ketimbang sekarang.Fiksi macam apa ini?
“Kalau kau mau dan sangat menginginkannya.Bisakah kau berjanji padaku?”
Aku mendongak dan menatap matanya yang hijau menawan.Kalau saja aku tidak mengenalnya, aku pasti akan jatuh cinta untuk kedua kalinya.Sayangnya, walaupun mengenalnya dengan baik, aku sama sekali tidak menyukainya.Maksudku, terlena seperti pandanganku pada Jac.Baiklah, Jac memiliki fisik sempurna sebagai seorang lelaki.Tapi Niall?Jauh memiliki hati berada daripada Jac yang tidak pernah merasakan apa yang kurasakan, bahkan kuhargai.
“Berjanjilah kalau kau akan selalu disisiku dan menyelesaikan semua ini”
Apa?Apa maksud kalimat itu?
Aku mengangguk, “Aku, aku akan berjanji untuk itu.Pasti”
Niall memberikan senyumannya untukku.Kali ini benar-benar sangat-sangat membuatku benar-benar nyaman dan hangat.Kurasa, Niall adalah sahabatku yang paling baik yang pernah ada.Tidak lama kemudian, seorang penjaga lainnya mendekat ke arah kami.
“Anda harus menemui Mr.Harl di ruang pertemuan rahasia”Katanya pelan
Apa?Tapi mengapa kami harus menemuinya disana?Ruang pertemuan rahasia itu benar-benar sedikit membuatku merinding.Dia menuntun kami keluar dan berjalan didepan kami untuk menunjukkan jalan selanjutnya.Tapi kali ini, Niall melepaskan genggamannya dan berjalan dengan santai.Wajahnya masih terlihat sedikit menegang.Mungkin karena tadi.Tapi setidaknya lebih baik daripada yang tadi.Dalam beberapa menit saja, kami sudah sampai di ruang pertemuan rahasia.Ada tiga wanita tua, dan dua wanita muda, serta satu pria yang mungkin masih berusia dua puluh dua dan tidak buruk.Kami duduk tepat disebelah Mr.Harl yang setidaknya tidak lebih ramah daripada yang tadi.Ruang pertemuan rahasia ini sangat sempit dan benar-benar membuatku tidak nyaman.Terlebih, sepertinya saja kami telah kelebihan kapasitas.Aku menahan tawa saat salah satu dari wanita tua itu kesulitan duduk dan menyibukkan diri dengan bekas kunyahan permen karet dibawah tempat duduknya yang mengenai roknya.Itu sangat, lucu.Apalagi, beberapa kali dilihat oleh Mr.Harl yang cukup risih melihatnya sampai dia bersuara, “Siapa yang telah menaruh kunyahan permen karet biadab disini?”
Tidak ada yang menjawab.Hanya Mr.Harl yang segera membuka pembicaraan, “Maafkan aku anak-anak, tapi, pembicaraan kita ini benar-benar sangat serius, terlebih kepada Nona Cathlyn Victoria Amber.”
Niall mengerutkan alisnya, “Lalu, apa sebenarnya yang kau maksudkan sehingga kau meletakkan kami di ruang pertemuan rahasia?Sejujurnya, apa kau tahu fungsi dari ruangan ini?Tampaknya sangat tidak cocok dengan pertemuan kita tuan”
“Sebenarnya, boleh dibilang begitu.Tapi, setidaknya, tidak akan ada yang tahu sampai seseorang diluar sana membuat bom dan berhasil mencongkel masuk ke ruangan ini”
“Langsung saja”Niall tampak lebih kesal daripada yang sebelumnya
“Seperti yang kita ketahui bahwa dia dilahirkan dalam naungan sihir hitam bukan?”
“Ya, setidaknya Mom menceritakannya padaku.Tidak buruk”Kataku
“Itu buruk!Jangan menyelaku!”Katanya marah.Aku hanya merundukkan kepalaku dan menatap lantai yang sepertinya tidak pernah disapu, berdebu dan arsitekturnya payah.Tampaknya arsiteknya sangat kehabisan ide untuk mendesainnya.
“Lalu, terlebih kasus dari ibunya di tahun 1995, yang hampir saja membuat Equaloch mengetahui misi kita.Apalagi, mengenai kemisteriusan dari kelahiran anaknya yang kedua, yaitu kau,apakah kau dilahirkan dengan kembar atau tidak”
“Aku yakin itu salah!”Seru Niall. “Kalau kalian mengandalkan wkatu, nama rumah sakit, tanggal, tahun atau apalah itu untuk mengungkapnya.Kalian salah!Setidaknya, ratusan ibu diseluruh belahan dunia, melahirkan pada detik dan waktu yang sama.Maksudku, siapa tahu saja, Mrs.Amber telah dipindahkan keruangan lain demi menyelamatkan seorang ibu yang akan melahirkan dengan sekarat”
Mr.Harl tertawa sejenak saat mendengar Niall berkata demikian. “Oh sayang, jangan persulit keadaan.Tahu apa kau tentang Golvermorth?Kau tahu kan kalau nenek moyangmu itu melakukan hal yang sama dan sulit?Jangan berpura-pura tidak tahu.”
“Dan kalaupun itu mungkin, mungkin saja Cathlyn memiliki kembaran yang tidak dapat diselamatkan”
“Tapi mengapa?Mengapa ibunya tidak memberitahukannya kepada kami?Bukankah berita kelahiran kembar itu sangat istimewa?Atau sebenarnya, ada pria lain yang membuatnya?”
“Tutup mulutmu itu!”Bentakku geram. “Tidak ada pria lain di hati ibuku.Lebih baik kau tutup mulutmu itu.Aku tahu maksudmu Mr.Harl.Kalau kau bukan seorang yang lebih tua, mungkin saja aku akan¾
“Lancang sekali kau gadis!”Teriak salah seorang wanita tua didepanku dengan marahnya.Napasnya tak terkendali. “Mungkin benar, tidak seharusnya kau dilahirkan”.Apa? Tidak seharusnya aku dilahirkan?Rasanya ingin sekali kutonjok nenek keriput yang payah itu.Maksudku, dia benar-benar payah, dia berpakaian seolah dia masih berusia dua puluh tahun, tapi itu malah menunjukkan kulitnya yang mengeriput lembek.
“Mr.Harl, aku tahu kalian semua mungkin tidak senang padanya, mengingat bahwa dia baru mengetahui tentang bakatnya ini.Tapi, bisakah kau menuntunnya?Kita tahu kalau dia tidak seberbakat kita, dan sederajat mungkin, tapi cobalah bertindak yang lebih baik”Akhirnya Niall mencoba meredakan emosi diantara mereka.Sementara Mr.Harl terus membaca peristiwa-peristiwa penting sepanjang perjalanan dari keluarga Golvermorth hingga tahun 2009.
“Seseorang dibawah keturunan James Huterclock telah mencuri catatan penting di Departemen Penelitian pada tahun 1990 dan kemudian berhasil ditemukan pada tahun 1994.Setahun sebelum kejadian Lucy, dan masalahnya itu, dan kembali dicuri pada tahun 1996 dihari yang sama saat Patrice Angelika D’Elemore pergi ke sungai Themes.”Ada raut kecurigaan dimatanya.Lalu kemudian menatapku, “Sepupumu Margareth.Kapan dia dilahirkan?”
“Tahun 1997”Kataku “Dia tiga tahun lebih tua daripada aku”
“Kapan terakhir kali kau menemuinya?”
“Itu terakhir kali saat kami mengunjunginya beberapa hari yang lalu di rumah tante Patrice”
“Bersama dengan ibumu?”
“Ya.”
“Dengar Cathlyn, sepertinya hari-harimu berlalu dengan tidak baik.Kau tanpa pelatihan khusus untuk ini.Seharusnya, Selena membagikan bakatnya padamu.Aku tahu keturunan dari ibumu Lucy, selalu memiliki kekuatan paling besar.Mungkin saja kalau kalian berduel, aku tidak tahu siapa yang menang”
“Tapi kau tahu mengenai ramalan itu bukan?”
“Oh, Niall, tentu saja aku tahu mengenai ramalan itu, dan bahwa Equaloch yang licik itu telah mengetahui semuanya tentang kita, mungkin saja kalau Lucy, tidak melakukan hal itu di tahun 1995, semuanya tidak akan terjadi”
“Itu ketidaktahuan!”
“Jangan bodoh!Entah mengapa, setelah era tahun 1980, semua orang dari Golvermorth berusaha menemukan titik kelemahan Equaloch dengan membongkar rahasia Penelitian bertahun-tahun kami, dan itu menjijikkan”
“Tapi Cath tidak mengetahui fakta itu.Dia belum mempelajarinya”
“Seharusnya dia mendapatkan pelatihan khusus setiap hari pada jam-jam yang telah ditentukan.Sayangnya, ibunya, Lucy, sama sekali tidak mengijinkan hal tersebut”
“Dan mengingat bahwa itu baru berlangsung selama bebeerapa minggu.Bagaimana jiwanya bisa terbentuk lagi dengan mudah setelahnya?”
“Niall, Cath harus tahu bahwa Golvermorth sudah memiliki puluhan keturunan berkualitas, sampai pada titik selanjutnya untuk ke titik yang baru, yaitu penutupan gerbang Golvermorth dan akan dibuka gerbang baru yaitu Spharelooke yaitu Tinggi, dan Ringan.Kemudian bahwa, setiap keturunan Golvermorth harus memiliki intelektualitas yang baik dalam hal pengetahuan yang berlimpah.Satu-satunya keturunan yang paling bermasalah adalah dia.Bagaimanapun kita harus mengasingkannya.Mungkin saja Selena akan menggantikannya”
Seketika Niall berdiri dari kursinya, “Tidak!Aku tahu akal bulusmu yang licik!Sebetulnya, kau sangat membenci keluarga Amber bukan?Karena kesalahan fatal yang tidak disengaja yang dilakukan Lucy pada tanggah 28 September 1995 dimana dia membawa catatan itu untuk penelitian khususnya di San Francisco?Lalu kau berniat menyingkirkan Cathlyn karena untuk kedua kalinya, keluarga Amber bermasalah.Iyakan?Hah!Dasar pengecut!Kalau ini maumu, bukan cara seperti ini seharusnya kau tunjukkan!”
“Biadab!Tutup mulutmu bocah!Ini rapat!Kau tahu kan sedang berhadapan dengan siapa?”Nenek jalang itu bersuara lagi.Kali ini lebih kencang hingga suaranya sedikit bergemetar
“Maafkan aku Lady Hemesta, tapi, setidaknya tindakanku ini didasari untuk menyelamatkan Cath dari sihir hitam itu.Kita memang tahu kalau dia sekarang ini bisa disebutkan setengah anak dari makhluk terkutuk itu”
“Dan kalau begitu tindakanmu itu salah besar.Slogannya “Setiap yang akan dibunuh, pada dasarnya memang dipersiapkan untuk dibunuh dan siapa yang melakukannya, akan segera mendapatkannya” bukankah begitu?Nona Cathlyn adalah keturunan Golvermorth yang benar-benar istimewa, sekaligus diperhitungkan disini, bukan karena kecantikan atau posisinya, akan tetapi karena kekuatan yang dimilikinya.Dahsyat dan sangat sangat kuat, bahkan, kita tidak tahu bahwa sekarang, dalam detik ini, dia mencoba membunuhku dengan mengeluarkan bola-bola apinya.Bukan begitu Cathlyn?”
Air mataku setidaknya hampir tumpah.Ternyata, beginilah rasanya dihina dan merasa paling terhina dan terbuang di muka bumi dan bahwa keluargaku khususnya nama keluargaku terinjak-injak disini.Apalagi mengingat aku tidak dikehendaki istilahnya, aku ini seperti anak haram yang benar-benar akan memunculkan kedok paling burun di Golvermorth.
“Tentu saja tidak Mr.Harl.Aku ini orang baik, dan aku bersekolah.Untuk apa aku melakukan tindakan bodoh itu?Khususnya, tidak seburuk yang kalian bayangkan dan bahwa aku mampu mengendalikan kekuatan hitam yang terus tumbuh tepisah dari tubuhku.Aku tidak akan melukai siapapun”
“Lagipula dia memiliki hati.Dia tidak mungkin melakukannya”Niall memelukku saat air mataku mencuat keluar.Aku tidak kuasa menahannya.Rasanya aku benar-benar ingin berteriak sekencang mungkin.
Sesaat setelah dia mengantarkanku pulang, Niall tampak merasa sungguh bersalah kepadaku.Dia meminta maaf sebelum kemudian membiarkanku keluar dan masuk ke dalam rumah.Sesampainya dirumah, aku masih mengingat betul peristiwa tadi siang.Kalau catatan Departemen penelitian pernah dicuri, berarti bahwa,catatan yang kulihat dirumah tante Patrice adalah catatan yang telah dicurinya.Tapi, benarkah pelakunya adalah tante Patrice?Tapi bagaimana mungkin tujuannya setelah mencuri adalah sungai Themes?Sepanjang sejarah, tidak ada keluarga Golvermorth yang menempati sungai Themes.Sepertinya aku harus menelepon Liana untuk mengungkap hal ini.Aku mengambil ponselku dari dalam tas dan kemudian segera meneleponnya.
“Halo?”Sebuah suara akhirnya muncul dan aku benar-benar mengenalnya sebagai Liana.
“Liana!Aku butuh bantuanmu...”Kataku cemas.
“Oh ya!Aku sudah menemukannya Cath!Aku mencarinya kemarin di internet.Kau tahu?Kalau ternyata ada refleksi manusia didunia kasat mata?Kemungkinan besar, itu bukan kembaranmu, melainkan hanya refleksimu dari sihir hitam yang telah dibuat oleh Equaloch.
“Apa?Bagaimana bisa begitu?”
“Mungkin saja.Dengarkan, aku tahu kau setiap hari memikirkannya.Kalau kau mencobanya, mungkin saja kau tidak dalam masalah begitu besar mengingat b bagaimana mereka mencurigaimu, seperti perkataanmu sebelumnya”
Aku berpikir dan mencoba mengada-ada perkataan Liana barusan.Tapi, sepertinya bisa juga dijadikan sebagai alasan.Mungkin saja bisa menolongku dari semua ketololan ini dan kemudian menyerahkan sepenuhnya tugas ini kepada mungkin saja sepupuku Margareth.
“Oke, akan kucoba,”
Perlu dipertanyakan juga, apakah aku ini memang terlahir sebagai kembar.Tapi, jawaban yang sedari tadi terngiang di otakku ini tidak akan terjawab.Setidaknya menunggu hingga Mom pulang hari ini, dan dikabarkan juga akan membawa Selena.Tapi, bagaimana kalau Departemen Penelitian tidak menerima alasanku sama sekali?Atau menganggap alasanku ini tidak masuk akal?
...
Tante Helena mengantarkanku ke bandara dengan sedan mininya yang sangat kusukai.Tentu saja dia membawa anaknya yang berhasil mencuri hatiku, akan tetapi, tidak untuk sekarang, atau bahkan selamanya.Itu cukup membuatku emosi, sampai-sampai aku melirik keluar jendela, tanpa mau menatap Jac atau menanggapi omongannya dengan serius walaupun berkali-kali tante Helena berdehem, agar aku terlihat lebih sopan saat menjawabnya.Tentu saja semua itu sia-sia.Sia-sia, ya.Sesia-sianya dirimu saat kau benar-benar dipermainkan seakan tidak dianggap.Ketika kami semua turun dan tante Helena berjalan duluan, aku mengikutinya dari belakang.Suara kebisingan disini benar-benar menutupi semua pendengaranku dan bahkan tante Helena harus berhenti saat berbicara denganku dan berteriak dengan volume yang cukup keras seandainya bandara ini benar-benar kosong.Aku hanya menghela napas begitu melihat pesawat yang Mom tumpangi itu mendarat.Sebentar lagi, aku akan dibanjiri semprotan mematikan dari para pengawal dan peneliti di Departemen Penelitian dan bahwa ketidaksukaan mereka pada diriku akan semakin meraja lela.Saat aku berjalan lebih dekat, Jac menahanku dan kemudian menatapku dalam-dalam.Ada sorot ketakutan dimatanya, ada juga sorot bersalah yang sangat mendalam.Aku menatapnya sambil mengerutkan alisku dan kemudian mencoba kembali berjalan.Tapi genggamannya semakin kuat dan bahkan sekarang, dia memegang pinggangku.
“Cath?Bisa kita bicara?Hanya berdua?”Katanya yang sama sekali tidak bisa kudengar.Seperti sebuah kartun animasi tanpa pengisi suara.Konyol.
“Apa?”Kataku mengulang
“Bisakah kita bicara sebentar?Hanya berdua saja”Kali ini dia berteriak cukup kencang yang sama sekali tidak bisa kuelak lagi.Jadi aku mengangguk setuju dan kemudian dia membawa kami ke ruang tunggu.Kemudian duduk diantara orang-orang yang menunggu penerbangan selanjutnya.
“Apa yang akan kau bicarakan?”Kataku sedatar mungkin. “Kau tahu kan kalau ibuku akan sampai beberapa menit lagi?”
“Sebenarnya dia tiba pukul dua siang.Maksudku, dia mengabariku seperti itu.Jadi, ibuku mengantarkanmu bukan karena dia tidak tahu, tapi dia sengaja”Katanya pelan.
“Oh...Untuk apa dia seperti itu padaku?”
“Ada pertemuan kecil yang tidak bisa ia hindarkan.Sekarang begini saja Cath, kita tidak punya banyak waktu, aku tahu itu dan mungkin kau juga tahu.Begini, uh, soal waktu itu, kau sangat marah padaku.Aku tahu aku, um, salah dan aku¾
“Oh soal itu, kau tidak perlu repot-repot Jac, aku tahu diantara kalian berdua ada sesuatu yang sangat erat.Aku tidak marah, hanya saja aku mencoba menghindarimu, agar, sahabat¾mantan sahabatku itu sama sekali tidak terusik.Kau harusnya tahu itu, setidaknya mengertilah bahwa¾
“Tidak!Aku sama sekali tidak ada hubungannya dengan Chole.Dengarkan aku Cath.Aku tahu, aku tahu semuanya!Kau tidak bisa mengelak lagi dari seluruh perasaanmu itu.Sayangnya, aku belum bisa membalasnya Cath.Kakakku, maksudku, sepupuku, Niall snagat-sangat menyukaimu, dan dia bertaruh kalau dia akan mendapatkanmu jadi, aku, aku mengalah”Katanya kali ini raut wajahnya sangat sedih, kemudian mengelus wajahku sesaat.
“Apa?”Kataku spontan.Niall menyukaiku?Tapi bagaimana dengan perasaanku?Aku tidak menyukainya, aku hanya nyaman dan merasa dia sahabatku yang paling kumengerti.Jadi begini maksudnya? “Sebenarnya, apa yang kaumaksudkan Jac?Kau¾
“Tolong, tolong maafkan aku.Aku tidak bisa membohongi perasaannya.Mungkin saja dia terlalu takut untuk mengungkapkannya, tapi, yah.Setidaknya aku sudah melakukannya seperti yang diamau”
Tentu saja rasanya aku mau menangis melihat raut wajahnya yang begitu sedih dan miris.Dia tertunduk lesu sambil menatap kedua tanganku yang ada dikedua pahaku.Setidaknya, aku harus menjauhi Niall.Demi apapun, aku sama sekali tidak ada perasaan dengannya dan aku tidak mau ini berubah menjadi perasaan tanpa nyali yang kuat dan kemudian mengakar kemana-mana tanpa jelas.Itu buruk!Sangat buruk!Mengingat peran Jac itu sebenarnya adalah sesuatu yang penting di Golvermorth, karena bagaimanapun juga, aku dan dialah yang akan menutup gerbang itu sampai bayi yang baru lahir dalam garis keturunan baru.
“Jac...Se, sebenarnya, aku tidak mau kalau ini terjadi, tapi bagaimanapun, aku menganggapnya sebagaimana aku menganggap Liana.Jadi, bilang saja padanya kalau aku, benar-benar tidak bisa”
Saat itu juga tante Helena menghampiri kami sambil membawa dua gelas coklat panas untuk kami.Dia mengangkat satu alisnya saat melihat kami benar-benar terlihat serius.
“Ada apa dengan kalian?”Tanyanya sambil menyodorkan gelas itu pada kami berdua.Aku mencoba riang dan menutupi semuanya.Aku mengatakan bahwa kami baik-baik saja dan hanya berbicara kecil.Pembicaraan mengenai sekolah tepatnya dan itu cukup berhasil membuat tante Helena yakin.Akhirnya, kami menunggu selama tiga puluh menit sampai Mom benar-benar datang dan itu tanpa Selena.Mom memelukku erat dan kemudian menciumku.Dia mengatakan kalau Selena sedang melakukan ujian pertamanya dan itu cukup membuatnya tidak percaya diri, bahkan kedua matanya memiliki lingkaran hitam yang membuatnya terlihat mengerikan.Kemudian tante Helena membawa kami masuk kedalam mobil sedan mininya yang selalu kusukai itu.Tampaknya karena koper yang Mom bawa cukup banyak, jadi sedan itu terlihat sempit sekarang.Aku dan Jac duduk berdampingan, sedangkan Mom dan tante Helena berada dikursi depan.Selama perjalanan, hujan turun cukup deras, dan jalanan sedikit banjir karenanya.Aku menggosokkan lenganku dengan kedua telapak tanganku karena ini benar-benar dingin.Bagaimana bisa aku meninggalkan sweeterku?Padahal itu selalu menjadi barang wajib bagiku saat akan keluar rumah dan itu berlangsung semakin dingin.Jac memberikanku jaketnya.Sebenarnya aku sama sekali tidak ingin menerimanya karena aku merasa masih sakit hati kepada semua yang ia lakukan.Kalau benar ia mencintaiku, bagaimana bisa dia terlihat benar-benar angkuh dan seakan tidak melihat bahwa aku selalu mengharapkannya?
“Pakailah Cath, ini dingin”Katanya datar dan memakaikan jaketnya itu di pundakku.
“Tidak, aku tidak memerlukannya, sebentar lagi kita sampai”Kataku meliriknya agak sinis.Tapi dia tetap melekatkan jaketnya itu pada tubuhku.Saat ditengah-tengah perjalanan, jalanan bertambah parah dan hujan semakin deras.Macet ini membuat seluruh kepalaku pusing dan aku benar-benar tidak tahan.Mom memberikanku minyak angin aromaterapi dengan wangi lavender dan kayu manis yang selalu ia bawa.Rasanya tidak buruk selama minyak angin itu memijit-mijit kepalaku lembut.Tampaknya Margareth akan suka dengan minyak angin Mom.Kebetulan sepupuku yang sombong itu suka sekali mengoleksi sepatu, gaun, aksesoris, parfum, dan minyak angin.Bahkan, seluruh botolnya yang sudah kosong, ia tempatkan pada satu tempat yang tidak ada seorangpun yang akan mengusik seluruh botol bekas koleksinya itu.Aku tahu ia sebenarnya ingin memperlihatkan bahwa dia pernah memakai dan membeli semua itu dengan uangnya sendiri¾yang sebenarnya adalah uang ibunya¾ dan kemudian memostingnya di akun-akun jejaring sosialnya.Perlu diketahui bahwa dia pernah dengan tidak sengaja memeahkan tujuh botol parfum dan minyak anginnya selama satu minggu berturut-turut saat akan membersihkan dan mengatur kembali dengan pola-pola rumit seakan seperti di toko parfum mewah yang membuatnya benar-benar menangis setiap hari, dan saat dia dan ibunya¾yang sama sekali tidak ingin kusebutkan namanya itu¾berkunjung kerumah kami untuk mengembalikan sepatu Mom yang tertinggal itu, matanya seperti sebuah burger jumbo yang hampir mengeluarkan isinya dan itu membuatku tertawa ditelepon tak berhenti saat memberitahu Liana ditelepon.
Mobil tante Helena berbelok dan kemudian ia memarkirnya tepat dirumah kami.Aku berharap mereka tidak mampir dan aku cepat-cepat berlari masuk hingga ke teras rumah dan menyaksikan Mom berjalan ke arahku.Untungnya, mereka sama sekali tidak menginjakkan kakinya di rumput-rumput halaman kesayangan Mom dan segera pulang.Jas dan kemeja Mom basah oleh cipratan air hujan dari langit, kemudian, dia menggandengku masuk ke dalam rumah.Wajahnya sedikit khawatir.Mungkin saja dia tahu bahwa aku juga khawatir dengan pertemuan terkutuk besok di kantor rahasia Departemen Penelitian Golvermorth.Dia duduk sejenak di ruang makan sambil mengepalkan tangannya terlihat seperti orang berdoa.
“Mom”Kataku pelan. “Semua akan membaik.Kau tidak perlu khawatir”
Aku dapat melihat setitik air mata di pipinya dan wajahnya benar-benar lemas dan kemudian mencoba tersenyum padaku.Aku tahu itu senyuman paksa.
“Tidak sayang, semua tidak akan bisa membaik.Besok kita akan mendengarkan sebuah kesaksian”Katanya lemah
Kesaksian?Apa itu?
“Cobalah untuk beristirahat Mom.Kau terlihat lelah”Kataku kemudian mengantarkannya naik sambil membawakannya teh hangat dan beberapa biskuit kecil.Wajahnya menatap kamarnya sendiri seakan-akan tidak yakin kalau tidak ada perangkat atau semacam bom disana lalu melirikku dengan perasaan was-was.Dia memegangi wajahku lembut.
“Kau akan tahu sayang, semuanya”Lalu dia mendorongku keluar dan menutup pintunya.





































¾6¾
Kim meneleponku dan mengajakku makan siang bersama saat disekolah nanti dan aku menerimanya dengan senang hati.Kupikir ini adalah waktu yang tepat sambil membicarakan mengenai kemampuannya itu.Yang kutahu, tidak ada yang seperti dia dalam garis keturunan Golvermorth.Tapi seandainya dia memang benar-benar berasal darisana, berarti, dia adalah sepupuku.Atau dia berasal dari keturunan Biru dari laut utara?
Aku mengemasi seluruh buku-bukuku kedalam tasku dan segera berangkat.Hari ini Mom sudah berangkat pagi-pagi sekali ke Departemen Pembukuan dan aku harus semobil kembali dengan Jac.Mom menelepon tante Helena untuk menjemputku, tapi dia tidak bisa karena dia harus membuat beberapa pesanan kue.Jadi, tante Helena mulai berbisnis kue sejak 9 hari yang lalu dan mendapatkan respon baik dari para pelanggan barunya.Alhasil, Jac yang harus mengantarku.Aku tahu sebenarnya kami tidak ingin melawan peraturan bahwa kami tidak boleh mengendarai kendaraan sebelum umur tujuh atau delapan belas tahun.Tapi setidaknya, untuk Jac dia benar-benar sudah matang, bukan karena dia sudah cukup umur, tapi karena dia sudah mengendarai sejak seusiaku dan aku cukup iri dengannya.Aku berusaha merapihkan rambutku saat bertemu dengannya, tapi aku sadar, itu tidak berarti apa-apa dengannya.Saat aku akan masuk kedalam sebelum membuka pintu mobil, dia mencengkeram lenganku erat-erat dan berkata, “Kau harus menjaga etikamu dan bersikaplah setuju.Oh, kau harus duduk disini”Kemudian dengan cepat dia membuka pintu dibarisan kedua dan mendorongku masuk.Mataku seakan meledak saat melihat Chloe duduk dikursi tepat disebelah Jac.Kemarin, kemarin baru saja dia mengatakan bahwa dia “tidak ada apa-apanya” dengan Chloe yang sekarang kusebut mantan sahabatku karena cukup masuk dalam kategori penghianatan dan telah bergabung selamanya dalam Organisasi terburuk dan terbodoh seperti idiot yang tengah mencoba menghabiskan pizzanya dikeramaian tanpa tahu bahwa seseorang tengah mencarinya.Oh!Dan dia tidak pernah mau membantuku lagi.Apa maksudnya itu?Aku selalu mau membantunya dalam keadaan apapun tanpa memandang bahwa dia sedang berada atau telah masuk dalam organisasi konyol masa depan yang tidak berguna itu.Tapi ternyata, setelah keberhasilanku menolongnya dengan bersusah payah mencarikannya tas bermerek favoritnya Bucherri dengan model dan motif yang sulit atau bisa disebutkan limited edition, dia meneleponku malamnya dan mengatakan bahwa ini sudah berakhir dan keesokan harinya, seseorang yang kukenal adalah bodyguard-nya datang dan memberikan uang ganti yang lebih banyak dari yang semestinya.Aku seperti, tidak dapat membayangkannya.Maksudku, dia adalah sahabatku yang pertama kali membuatku bertekuk lutut karena kebaikan dan kecantikannya, tapi sisi buruknya, dia membayarku seolah-olah aku telah berhasil menjalankan skenarionya sebagai seorang sahabat yang baik dan menunjukkannya pada organisasi brengsek yang telah mengubahnya itu.Tanpa tersenyum dan berkata apapun, aku terus diam dalam kediaman sampai kami sampai.Yang pertama membuka pintu adalah aku dan aku segera masuk saat melihat Kim menungguku di gerbang.Sejujurnya, dibandingkan Chole, Kim lebih mirip dengan Tumblr Girls yang selalu diidola-idolakan kaum hawa disekolahku.Mereka selalu berdandan dan mencoba berpakaian seperti Tumblr Girls.Beberapa diantarnya, menyebutkan bahwa Kim, adalah gadis paling mirip dengan mereka.Lihat saja tubuhnya, tingginya 170cm dan itu sangat melebihi sewajarnya untuk anak seusia 14 tahun, dan dia memiliki alis datar tebal, dengan warna rambut pirang dan mata biru berflek bintik hijau disekitar pupulnya, hidung mancung yang sangat ramping, bulu mata lentik dan dia sama sekali tidak perlu repot-repot membeli maskara mahal untuk mengangkat semua pelindung matanya itu,tubuhnya super ramping dengan lekuk nyaris sempurna yang bisa saja melebihi gitar Spanyol.Aku selalu membenci kata itu setiap kali orang berusaha menampilkan efek sempurna dengan mengatakan bahwa tubuhnya harus mirip dengan gitar Spanyol.Pah!Semua itu hanya bualan yang membuatku emosi, kulitnya pun putih bersih.Aku sangat suka dengan kakinya yang ramping seperti Taylor Swift yang selalu disebut-sebut memiliki kaki yang super jenjang.Jac,pernah menyukainya beberapa hari, tapi selain itu tidak.Itu membuktikan betapa brengseknya dia.Oh, dan satu hal lagi adalah bahwa Jac, sebenarnya berakting untuk itu.Aku tahu itu, dia menggunakan kepura-puraannya dalam kepolosan untuk mendapatkan simpatik tulus dariku.Nyatanya, semua itu terbaca olehnya dan alhasil aku semakin membencinya.Bagaimana bisa dia memberikan ciuman pada Chloe sebelum dia keluar dari pintu mobil bututnya itu dan kemudian memberikannya salam perpisahan?Saking kesalnya, aku menggunakan kekuatan telekinesisku pada sebuah batu yang berada didekat mobil Jac dan menaruhnya tepat dibawah rodanya dan saat Jac akan melaju, mobilnya seketika tidak bisa berjalan dan itu membuatku benar-benar cekikikan.Terlihat disengaja memang, tapi saat Jac menatapku curiga, aku langsung menyibukkan diriku dengan berbicara pada Kim.Sampai akhirnya dia membersihkan batu itu dengan sangat dramatis dan kemudian melaju.
“Apa kau siap?”Tanya Kim penuh harap sambil mengedipkan sebelah matanya.
“Um, kurasa, siap tidak siap itu tidak penting sekarang, yang terpenting adalah bagaimana alasanku ini terdengar baik dimata mereka.”Kataku
“Kita akan bicarakan nanti saat makan siang dan itu alasan mengapa aku mengajakmu makan siang”
“Oh!Dan ceritakan padaku bagaimana kau bisa mengubah segalanya menjadi lebih mudah!Maksudku, kejadian beberapa hari atau seminggu yang lalu.Kau membuat semua orang tampak tidak yakin dan seakan tidak pernah terjadi”
“Uh, Sejujurnya, aku juga tidak mengerti dengan kekuatan yang kumiliki, itu terjadi begitu saja.Kau tahu, mungkin saja, kalau tidak ada aku disana, kau mungkin sudah diremukkan dan seisi negara ini atau bahkan seluruh dunia menerbitkan koran dengan topik yang sama bersamaan dengan bagaimana para presenter dan reporter membawakan berita mereka.Aku tidak bisa membayangkannya Cathlyn!”
“Kau, aku sangat berterima kasih padamu Kim, bagaimanapun juga, kita tidak pernah sedekat ini dan sekarang kau mau membantuku, aku tidak percaya kau mau melakukannya seperti itu”
Well, kita memang tidak dekat, tapi kita berada dalam satu naungan Cathlyn, Golvermorth.Aku tidak mau lingkarannya pecah dan bayi yang suci tidak dapat meneruskannya ke keturunan berikutnya”
“Tentu saja, aku juga tidak mau, tapi yang masih aku pertanyakan adalah, siapa yang akan melahirkan bayi baru untuk hal ini?Itu kan seharusnya aku kalau dilogikakan.Tapi, bagaimana mungkin aku menikah dengan seseorang sedangkan usiaku masih 14 tahun!”
“Entahlah Cath, oh ya, Anneliese mengundang kita di acara ulang tahun Emma.Tentu saja pesta dansa yang sangat klasik dan elegan.Apa kau mau datang?”Aku melihat sorot mata yang sangat tulus disana.Kupikir tidak apa datang ke pesta Chloe, secara, itu membuktikan petapa aku merasa semuanya berjalan dengan baik dan terlihat sangat mulus.Biarkan saja Chloe nanti akan mengusirku, seandainya Anneliese mengundang kami hanya untuk mempermalukan kami.
“Oke!”Kataku mengangguk setuju.
Orang-orang diseluruh sekolah ini, terutama dikelasku terus membicarakan gaun apa yang akan mereka pakai.Aku melihat Anneliese dan organisasi tololnya yang sama sekali seperti buangan tanpa ada peranan khusus itu juga tampak sangat antusias dan mencemooh seluruh orang yang pastinya juga aku dan Kim, bahwa, tidak akan ada yang dapat memiliki pakaian sebagus mereka.Oh ya?Kita lihat saja nanti.Kurasa, ratu dari segalanya nanti adalah Kim, atau mungkin Liana?Mereka memiliki banyak sekali gaun indah dan bahkan, sejujurnya, aku sendiri memiliki perancang gaun khusus untuk keluarga kami.Mom selalu mempercayakan seluruh pakaiannya pada perancang busana itu, Greenda.Saat itu juga, Chloe mendekati mejaku dan menyodorkan undangan yang sengaja ia buat mewah.Seperti, undangan pernikahan sepertinya, dan kalau orang tidak tahu, mereka akan berpikir, Chloe menikah dengan pasangan yang sama sekali tidak dituliskan namanya, hanya nama Chloe yang terukir dengan tinta emas disana.Lalu dia berkata, “Semuanya adalah perhiasan.Kau tahu?Temanya mudah, glamor dan mewah, aku memberitahu bahwa seluruh orang-orang harus memakai gaun bertemakan perhiasan.Seperti¾
“Ya, aku sudah tahu, jadi kau boleh pergi”Kataku secepat kilat lalu tersenyum sinis padanya saat dia berjalan membelakangiku.
Seluruh pelajaran hari ini berjalan dengan sangat-sangat membosankan yang membuatku super muak dan ingin saja muntah.Cewek-cewek OSP itu diam-diam telah mendapatkan gelar organisasi terbaik dalam dua tahun belakangan oleh yayasan sekolah kami dan itu sangat kutentang keras-keras.Apa yang bagus dari mereka?Lihat saja pakaian, parfum dan aksesoris mereka.Mereka tampaknya selalu memperhatikan mode yang ada dan terkesan menghambur-hamburkan uang yang selalu menganggur dalam kas organisasi mereka.Saat bel istirahat berbunyi, aku adalah orang pertama yang buru-buru membereskan seluruh bukuku dan diikuti oleh seluruh anak dikelasku.Kim menggandengku erat dan Liana menepuk pundakku perlahan.Mungkin dia sedikit iri dengan kedekatan kami, jadi aku hanya tersenyum dan mengatakan bahwa ini hanya sementara, lalu Liana mulai bergabung bersama kami.Menu makan siang kali ini, adalah spaggeti ayam fillet dengan hotdog deluxe yang super besar.Tepat setelah duduk, Kim mulai berbicara serius, wajahnya nyaris seperti seorang guru yang akan memberikan konsekuensi berat pada anak-anaknya.
“Cath, aku tahu tugasmu dan berita terbarumu di Golvermorth.Dulu sekali, pernah terdapat kejadian semacammu,dan itu lebih parah.Bagaimanapun juga, kau harus benar-benar mengetahuinya, jangan kau pakai alasan tidak berguna itu.Kau harus pakai logika dan sejarah yang ada.Mungkin saja ibumu adalah kunci dari segalanya”
Memang.
“Oh, ya, ibuku berkata bahwa besok, yang berarti hari ini, aku akan mengetahui segalanya dan itu benar-benar sedikit terdengar aneh.Mungkin saja akan ada¾
“Dan mungkin saja dia akan mengungkapkannya didepan publik.Banyak sekali para pengkhianat di Golvermorth yang sudah terlalu lelah dengan tugas-tugas selama 206 tahun sepanjang sejarah Golvermorth hanya untuk menutup lubang terakhir dan melahirkan generasi baru”
Aku menghela napas panjang, “Ya, aku tahu, kalau aku dan Jac akan menutupnya,tapi bagaimana aku bisa bertugas dengannya?”Aku terhenti sejenak dan menggigit bibirku.Oke, sebentar lagi aku akan membuat pengakuan didepan teman-temanku dan jantungku berdegup kencang.
“Aku, aku menyukainya, ya, benar-benar tidak disangka memang, tapi perlakuannya padaku menjadikan alasan bahwa aku snagat membencinya dan tidak akan pernah mencintainya seumur hidupku mengingat kemarin dia mengatakan padaku bahwa dia juga mencintaiku dan Niall, dia...Dan dia tidak bisa membalas cintaku dikarenakan...”
Kim dan Liana sedikit terbelalak dengan mulut menganga.Lalu Kim mulai menutupnya dan mencoba bersikap normal.
“Apa yang ada dikalimat setelah dia dan dikarenakan?”Tanyanya sangat penasaran.Aku hanya dapat menelan ludah.Kim sangat menyukai Niall dan seluruh sekolah sangat menyukainya.Mungkin tindakanku ini benar-benar gegabah mengingat aku juga sangat emosi pada Jac yang selalu bersikap seolah dia mempunyai seekor peliharaan yang dapat dia perintah sesuka hatinya.
“Itu, adalah, dia,dia menganggapku seperti adik kandungnya sendiri dan karena itu Jac tidak bisa, membalas,¾
“Perasaanmu padanya?”Kata Liana secepat kilat yang membuatku benar-benar kesulitan bernafas
“Apa?”Tanyaku berpura-pura
“Oh ayolah, kita semua bisa membaca wajahmu.Setidaknya kau tidak berbohong Cath.Itu sudah cukup melegakan”Kim menghabiskan es jeruknya.
Aku hanya tersenyum secara paksa.Kim dan Liana juga ikut tersenyum penuh kemenangan.
“Baiklah, bagaimana bisa kita membicarakan hal ini?Seharusnya kita kembali pada topik kita tadi!”Kataku tergesa-gesa dan meneguk jus alpukatku
“Ah!Ya!Jadi, apa yang akan kau katakan Kim?Kau mengajak, Cath kan untuk makan disini?”Kata Liana sambil melirik Kim yang maish tersenyum menatapku.
“Oh, maafkan aku, ya, tentu saja.Tapi sepertinya tidak, karena, kita akan ke Departemen Penelitian bukan?Kabar ini masih sedikit simpang siur bagiku, jadi, untuk memastikannya, kuharap kita bisa mendengarkannya langsung”
“Kim!”Kataku kesal. “Jadi, maksudmu, kita makan bersama hanya...?Oh, Tuhan, kupikir kau akan membuka suatu rahasia yan¾
“Ya!Sebenarnya,tapi kembali lagi pada kabar-kabar yang tidak jelas itu.Maafkan aku Liana, tapi pihak Departemen Penelitian dan keluargaku sedang menganalisis kasusmu lebih lanjut dan mengenai ibumu, dia tadi pagi pergi kesana bukan?”
Aku melotot tajam pada Kim.Mom pergi ke Departemen Penelitian?Kenapa dia tidak bilang padaku?
“Apa?Ibuku pergi kesana?Tapi, dia tidak memberitahuku!”
“Jangan cemas, ada penundaan jadwal kemarin, seharusnya, saat kau diintrogasi ibumu ada bersamaan dengan kakakmu Selena, tapi berhubung mereka tidak ada saat itu, jadi, penundaannya hari ini.Sepertinya ibumu buru-buru menyelesaikannya karena dia tidak mau kau terlalu lelah Cath”
“Benar sekali!Menurutku juga begitu”Kata Liana nyengir dan aku berpikir Mom tidak seperti itu.Ada sesuatu yang ia sembunyikan.Pasti, jadi setelah makan siang, dengan sisa waktu kurang dari lima menit, aku segera menelepon Mom saat di loker sambil mengambil buku-bukuku dari dalam dan Mom, tidak menjawab teleponku.Perasaanku kali ini benar-benar tidak enak dan saat aku mengunci lokerku kembali dan berbalik, Jac sudah dihadapanku.Kau tahu?Matanya menyorot tajam, pupilnya mengecil dan dia tampak sedikit pucat kemudian dia menatapku lekat-lekat, “Kita harus pergi sekarang Cath!”
“Apa?”Tanyaku
“Apalagi?Kita harus pergi!Sekarang!”
“Kau bercanda?Ada esay hari ini dan itu¾
“Apa wajahku menampakkan tanda-tanda seperti itu?”
Sebenarnya sangat tidak.
“Ya!Kau selalu tidak serius dalam berbagai hal dan seperti saat ini kau¾
“Cathlyn, ayolah!Kita tidak ada waktu!Aku tidak mau melewatkannya!Sungguh!”
“Apanya?”
“Tidak ada waktu lagi ayo!Kita harus bergegas”
“Hey!Apa yang kau lakukan!Kita harus ijin pada Mr.Peterson dulu!Lepaskan aku!”
“Sudah kuijinkan!”
“Tidak!Aku tidak yakin!Kau selalu berbohong!Jadi, jangan coba-coba¾
“Untuk menghalangiku Cath!Berhentilah!Kau mau ikut atau tidak?”
Sebetulnya aku sangat mau ikut berhubung aku sangat penasaran, tapi, esay Mr.Wealson?Oh tidak...Aku tidak bisa melewatkannya sekarang.
“Ti...dak”
Jac mengangkat kedua alisnya, “Katakan lagi”
Aku menelan ludahku dan menatapnya ragu, “T,idak”
“Baik!Kalau itu maumu.Aku akan pergi sendiri dan mengabarinya, tanpa bisa kau lihat secara langsung.Jangan salahkan kalau pemberitahuanku ini sangat tidak jelas karena aku juga tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya”
Aku terpaku melihat Jac mulai berjalan menjauh dan melepaskan tanganku perlahan.Saat itu juga, aku menatap kelasku yang berada di pojok dan Jac secara bergantian.
“Baiklah!Baik!Aku ikut!”Kataku berlari mengejar Jac yang sudah cukup jauh dari jangkauanku tak peduli kata-kataku terdengar atau tidak.
“Bagus, dan setelah ini, destinasi berikutnya, Departemen Penetilian.Ayo superwoman!”
Superwoman?”
“Ya.Kau kan memiliki kekuatan paling dahsyat dari seluruh keturunan Golvermorth!Apa, kau lupa?”
“Tidak!Aku tentu tidak akan melupakannya!”
Saat kami sudah keluar dari pintu masuk sekolah, aku tidak melihat limusin Jac yang terparkir di halaman sekolah.Aku sedikit terkejut karena Jac berjalan ke arah sebuah motor besar yang ada di halaman sekolah.Jujur saja, aku sangat memimpikan hal ini!
“Apa kita¾
“Tentu nona.Kita akan melakukan perjalanan dengan kendaraan ini.Maaf karena, limusinku, yah, kau tahu, akibat perbuatanmu itu, bannya kempes.Jadi, mau tidak mau kita naik, motor”Dia tersenyum lebar padaku dan mulai menaikinya.Oke, jadi ini adalah pengalaman pertamaku menaiki motor dengan seseorang yang tidak dikenal dan itu seorang yang sangat kusukai, walaupuna aku selalu mencoba untuk berhenti menyukainya.Tapi rasanya itu sulit.Saat itu juga, tampangnya sangat-sangat tampan dan gagah.Bahkan aku tidak sanggup memegang kedua pinggangnya saat aku menaiki motor itu.
“Apa kau perlu mengganti rokmu?”
“Maksudmu?”Jac menatap rok yang membungkus kedua pahaku.
“Oh, ya, tentu saja tidak.Aku memakai celana didalam, jadi, kau tidak perlu¾
“Oke”
Jadi, tidak butuh lama untuk sampai ke gedung konyol itu.Kira-kira sangat jauh efisien menggunakan kendaraan ini daripada limusin bodoh Jac.Sejauh ini, matahari yang bersinar terang dan menyengat itu sudah membakar 20% kulitku yang menyebabkan Jac tertawa terbahak-bahak tidak percaya aku menghitam dengan cepat.Aku hanya menatapnya kesal dan melipat kedua tanganku di kemeja sekolahku.Kemudian, Jac segera menyambar lenganku dan menyeretku kedalam.Tindakannya itu cukup membuatku kesakitan dan saat dia melepaskannya, kelima jarinya itu meninggalkan bekas yang tidak terduga.Seorang penjaga didapan gerbang tersenyum pada kami dan menuntun kami masuk dengan sedikit tergesa-gesa sambil berbicara sesuatu didepan.Tampaknya dia sedang berbicara pada kami, tapi saat aku menatap Jac, dia sama sekali tidak mendengarkan penjaga itu berkata dan hanya mengerutkan dahinya.
“Silahkan masuk, kau bisa langsung ke ruang pertemuan di aula dalam”Katanya kemudian.
Kami segera masuk dan Jac, mulai melonggarkan dasi seragamnya.Aku tidak tahu apa maksudnya, aku tidak merasakan udara yang cukup panas didalam sini, walaupun diluar sana, sinar itu berhasil membakar kulitku.Apalagi, keadaan yang gelap ini benar-benar mendukungku terlihat seperti seseorang yang tinggal di gurun.Hanya warna mataku yang kehijauan berkilat ditengah kegelapan.Apa disini sedang mati lampu?Atau tidak ada listrik?Aku baru tahu kalau untuk mencapai ke aula dalam, kita membutuhkan sedikitnya tiga tangga besar dan dua lorong super panjang yang melelahkan.Aku sendiri selalu berhenti ditengah jalan dan melongo saat melirik ke arah Jac yang sama sekali tidak tampak kehabisan napas.Berada disini saja cukup membuatku kehabisan napas.Atau itu efek dari pengenduran dasi yang tadi ia lakukan dibawah?Aku mencoba melebarkan kerahku dan melakukannya selama satu menit dan itu tidak berefek.Udara semakin panas dan aku tidak melihat sama sekali pencahayaan atau ventilasi yang baik disini, atau sama sekali tidak ada ventilasi ataupun jendela yang berada disepanjang lorong dan beberapa koridor yang kami lewati tadi. “Oh...”Keluhku menghela napas panjang sambil terbungkuk-bungkuk kelahan saat melihat 400 anak tangga dihadapan kami melingkar dan menjulang ke atas. “Bisakah kita istirahat sebentar?Kurasa orang-orang itu berusaha untuk membunuh kita disini”Tepat setelahnya Jac menghentikan langkahnya dan menengok ke belakang.Dia melihatku jatuh terduduk di karpet merah sambil memegangi kakiku. “Tidak Cathlyn.Kita tidak bisa, sama sekali tidak ada waktu bagi kita.Nah sekarang, ayo, mari kubantu.”
Aku menatapnya jengkel dan sekilas teringat pada kesombongan dan sikapnya yang selalu memerintah, “Oh ya?Apa kau tidak lihat kakiku kenapa?Begini, disepanjang perjalanan tadi itu, perjalanan terkutuk maksudku, aku tersandung sebanyak lima belas kali karena lipatan sambungan antara satu karpet dan karpet lainnya mencuat.Kupikir, itu akibat beberapa orang disini atau yang mengunjung tempat konyol ini juga tersandung dan membentuk cuatan itu.Hah!Lalu beberapa gundukan aneh,”
Jac menatapku lekat-lekat sambil mengangkat satu alisnya.Bibirnya sedikit mengecil dan dia mulai jongkok dihadapanku.Satu lutut kakinya menyentuh tanah.Dia mulai memegangi pergelangan kakiku dan kemudian memijitnya pelan.Rasa sakitnya sedikit terasa dan entah mengapa aku merasakan perih yang amat sangat di dalam sepatuku, jadi aku memutuskan untuk menepis tangannya dan segera membuka sepatuku.Kaus kakiku!Oh tidak, ada cukup banyak darah mengalir keluar, pasti kukuku patah karena gundukan terkutuk itu.Rasanya, aku tidak tahan menahan rasa perih itu hingga aku mencoba menggigit bibirku.Tapi, nyatanya aku malah terisak.Jac mengelusku dan melepaskan sepatuku yang satunya dan mulai melepaskan kaus kakiku.Kini, lukanya terlihat sangat jelas, lebih jelas lagi kalau ada pencahayaan yang cukup disini.Kuku jempol dan jari tengah kakiku patah cukup dalam, untung saja telunjuk kakiku hanya mengalami retak dan aku cukup kagum untuk itu.Betapapun itu, itu juga dikarenakan sepatuku yang keras dan tidak fleksibel yang mengakibatkan hantaman keras saat aku terselandung.
“Lukanya cukup serius,tentu saja itu akan sangat sakit”Dia mengerut bingung. “Apa kau tidak bisa berjalan Cath?”
“Jelas saja tidak!Apa kau mau aku menahan rasa sakit ini dan kemudian aku menaiki 400 anak tangga itu dan begitu aku sampai di puncaknya, aku baru sadar kalau aku tidak memiliki kedua kakiku lagi yang berarti kedua kakiku ini tertinggal dibawah dan lalu kau menyuruhku untuk mengambilnya lagi demi penampilan yang pas saat berhadapan dengan¾
“Sssst!Pelankan suaramu Cathlyn!Apa kau tidak pernah diajarkan kesopanan?”Dia memperban lukaku dengan kaus kakiku. “Maafkan aku, tapi sepertinya, setahuku, disini tidak ada lift atau kursi roda.Ada jalan pintas lain, sayangnya itu adalah tangga tanpa anak tangga”
“Maksudmu kau mau menaiki tangga yang licin itu?”
“Tidak-tidak.Baiklah kalau begitu, tidak ada cara lain selain, bawa ini Cath, jangan lupa sepatu dan kaus kakimu!Masukkan kedalam tasmu itu!”
Aku menurutinya dan kemudian mengemasi seluruhnya.Lalu menunggu Jac yang mulai berdiri sambil memegangi dagunya ragu lalu melihat kesekeliling sambil berjalan sedikit melihat lorong yang baru saja kami lewati.Apa yang akan dia lakukan padaku?Aku mulai berpikiran yang tidak-tidak sehingga aku memutuskan untuk menaikkan tingg-tinggi celana shorts-ku dan mulai merangkak berusaha lebih dekat dengan 400 anak tangga itu saat Jac mengintip ke lorong yang baru saja kemi lewati.Tanpa berusaha menengok kebelakang, aku terus merangkak hingga tersadar bahwa Jac telah mengikutiku seperti menuntung anak balita masuk kedalam kelasnya.
“Wah, wah, lihatlah dirimu Cath!Kau seperti bayi besar yang mencoba menghindar dariku.Kenapa?Apa kau berpikir aku akan menodongkan pisau padamu?”
Aku menelan ludahku dan kemudian merasakan sensasi merah dipipiku, “Uh, tidak, aku hanya¾
“Omong-omong Cath, caramu itu sungguh tidak sopan, mengingat bahwa kau adalah anak perempuan dan itu berarti adalah kau harus menjaga keseluruhan yang ada dalam dirimu itu sepenuhnya.Caramu merangkak dengan rok sekolahmu itu yang terkesan, “pendek” telah memperlihatkan setengah pahamu.Apa kau mau Mr.Peterson datang untuk menendang bokongmu sebagai hukuman atas ketidaksopananmu?Aku bersyukur karena sama sekali tidak ada orang disini”
Aku kembali duduk. “Baik-baik!Maafkan aku, tapi tidak ada cara lain¾
“Untuk melewatkan waktu, jadi, marilah kita jangan menyia-nyiakan waktu disini.Aku akan menggendongmu hingga ke puncak tangga nanti”
“Tidak!”Kataku setengah berteriak dan perlahan memelankan suaraku, “Aku tidak butuh itu.Kau tahu?Aku hanya butuh, eh...Ini, oh, demi Tuhan, seperti ada seseorang yang menaruhnya disini.Ini maksudku Jac”Aku menunjukkan tongkat pincang padanya yang mulai sedikit kesal lalu kemudian dia berbalik dan menaiki satu anak tangga.Dengan bersusah payah, aku menaiki tangga itu seperti seseorang yang sedang sekarat.Hal memalukan ini sangatlah tidak layak dan pasti dikritik penuh oleh Mr.Peterson.Setidaknya, aku sudah sangat tertinggal jauh dari Jac yang sudah melebihi puluhan anak tangga didepanku sambil mengoceh tidak jelas dan menggerakkan tangannya kesana kemari atau dia mencoba untuk mengekspresikan ocehannya itu hingga dia berhenti dan menyadariku jauh dibawahnya.
“Oh Cath yang malang...”Dia perlahan menuruni tangga itu sambil berlari lalu tepat berdiri dihadapanku.Aku sengaja tidak ingin menatapnya dan menyibukkan diri dengan sepatuku yang bisa dibilang terlihat rongsokan.
“Jadi, kau masih mau memakainya?Tampaknya itu benar-benar tidak berguna sama sekali”
Aku sama sekali tidak memerdulikannya dengan terus berjalan ke atas walaupun jalanku sama dengan jalannya seseorang yang menaiki tangga sesiput mungkin.Bahkan, dalam waktu 10 detik, aku baru saja menaiki 4 anak tangga.Jac mencegat lenganku kencang yang membuatku tidak bisa berbuat apa-apa selain menghentikan langkahku.
“Cath, tolonglah, kita sudah sangat terlambat, aku akan menggendongmu.Itu saja.Jangan permasalahkan betapapun sulitnya diriku untuk¾
“Berhentilah untuk bertindak bodoh Jac.Kau meninggalkanku puluhan tangga yang menyamaiku dengan ratusan mil jaraknya.Apa matamu buta?Aku sedang terluka disini dan¾
Jac menggendongku dan dengan cepat dia menaiki tangga.Aku hanya terbengong-bengong melihatnya sangat kuat.Apakah dia berotot?Maksudku, dia mengangkat diriku yang hampir berbobot 50kg karena tasku yang sungguh-sungguh berat ini.Setelah tangga yang terakhir, napasnya mulai terdengar sesak dan dia menurunkanku.Ini adalah sebuah lorong yang sangat panjang dan gelap dengan banyak arsitektur kuno berkelas dengan nilai jual luar biasa disertai pintu-pintu kayu klasik yang besar.Lampunya bahkan sengaja diberikan hiasan aneh yang menutupi cahayanya hingga remang-remang.Tidak ada satupun orang disini.Aku merasakan sensasi malam senja disini.Jac menggenggam tanganku sambil menuntunku berjalan perlahan ke arah lorong disebelah kiri.Suasananya sangat-sangat gelap sehingga aku memakai LED Flashlight yang ada di ponselku untuk membantu menerangi jalan diikuti dengan Jac.
“Maafkan aku, keadaan disini selalu begini, dan aku membencinya.Ini membuatmu beresiko lebih tinggi untuk terselandung karena pada kenyataannya, disini banyak sekali karpet”Dia tersenyum masam.Ada raut wajah lelah disana.Matanya sedikit redup.Aku sedikit iba karena dia sudah berusaha menggendongku hingga ke atas sini yang nyatanya sama sekali tidak bisa kulihat.
“Duduklah sejenak dan terima kasih atas usahamu itu”Aku menghentikan langkahnya.Dia menatapku aneh sambil berusaha tersenyum.Tapi sepertinya tidak bisa.Aku bahkan tidak tahu apakah dia tersenyum atau tidak karena disini gelap sekali.Bisa saja dia berjalan duluan.Yang kurasakan hanyalah napasnya yang masih tidak teratur sekaligus kehangatan tubuhnya.
“Jac?”Kataku mulai gelisah kemudian aku merasakan napasnya disekeliling wajahku hingga wajah kami benar-benar berdekatan dan kemudian dia mendekatkan wajahnya ke telingaku. “Berjanjilah padaku bahwa dalam keadaan apapun, kau harus kuat menerimanya”
Aku menahan napasku.Dia mendaratkan ciuman di atas kepalaku kemudian menggandengku lagi.Kini, rasa sakitnya menghilang dan aku dapat berjalan normal.Lagipula, melihat kebelakang, seperti mengingatkanku pada film horror dimana tiba-tiba muncul sesosok dengan kepala terbalik dan jalan merangkak.Oh, mungkin seperti The Unborn ?
Lorong ini begitu sulit bagi kami.Jac nyaris memasuki ruang rapat Departemen Penelitian yang sesepi kuburan dan ruangan arsip dokumen penting Departemen Penelitian.Sesaat setelah itu, Jac berhenti didepan sebuah ruangan dengan pintu keemasan.Disana seperti ada suara Mom yang berusaha menahan tangisnya dan kemudian beberapa orang seperti berusaha menjatuhkan Mom.Aku semakin gelisah hingga rasa sakitku ini sepertinya mulai lagi dan menjalar keseluruh tubuh.Jac membuka pintunya dan seorang pria yang menatapku duluan menyerukan , “Itu dia!Sang Mutiara Hitam yang seharusnya tidak dilahirkan!”.Sebenarnya, aku ingin sekali tersenyum sesaat setelah masuk, tapi melihat keadaan Mom yang terisak dan wajah-wajah menegangkan disini, aku mengurungkan niatku.Jac masih menggenggam erat tanganku.Kali ini semakin erat dan dia terus membisikkan “Berjanjilah padaku Cath, berjanjilah, bahwa kau harus menerimanya”Aku sendiri tidak tahu apa maksudnya, tapi sepertinya ini ada kaitannya dengan apa yang terjadi disini.Sekarang.
“Oh ayolah Lucy, apa kau mau menyimpan kebohongan palsumu yang telah menyakiti anakmu ini untuk kedua kalinya.Atau mungkin ketiga kalinya?”Kata seorang perempuan tua yang aku kenali dari pertemuan kami kemarin disini, di aula bawah.Aku hanya menatap Mom tersenyum yang sangat miris padaku.
“Mom?”Bisikku pelan yang sama sekali tidak ada gunanya.Tapi Mom tahu kalau aku menggerakkan bibirku.
“Katakan saja Lucy!Tidak ada banyak waktu bagi kita untuk berkonyol-konyol dalam permainanmu ini.Kau telah menyusahkan kami semuanya!Dan bahwa¾
“Cukup!”Teriak Mom yang masih terisak. “Cukup Anthony, cukup...Berikan aku waktu, hanya itu, berikan aku waktu yang cukup”
“Sudah dia katakan Lucy bahwa kita sama sekali tidak memiliki waktu dan apalagi kecurigaanku dan ketidaksenanganku terhadap bocah itu berbuah juga.Ini tidak sia-sia.Oh, Cathlyn yang malang, kau tahukan, bahwa dibohongi itu sangat sakit?”Wanita tua terkutuk itu terus berusaha agar aku ikut terisak.Nyatanya ini sedikit memacu emosiku melihat Mom terus terisak dengan kemirisan.
“Jadi, sebenarnya apa yang terjadi disini?Oh ayolah, katakan saja.Mom?”Kataku seperti biasa.Semuanya terdiam sampai seorang pria tua tertawa untuk mulai membuka percakapan, “Sepertinya anakmu ini sungguh ingin mengetahuinya Lucy.Katakan saja.Daripada kau membuang waktumu semakin lama dan putrimu ini bertanya-tanya dalam hatinya.Hati kecilnya”
“Kau tidak bisa membiarkanku melakukannya disini Ron, kau sama sekali tidak ada urusannya dengan semua ini.Kau hanya pria tua yang hanya bertugas mencatat agenda pertemuan dan peristiwa yang terjadi!Jadi, tutup mulutmu itu Ron”
“Jangan katakan itu didepan anakmu Lucy, nyatanya, dia telah hadir disini dan dia sudah tahu bahwa kau tengah menyembunyikan sesuatu darinya.Apa susahnya mengatakan kalau dia adalah¾
“Oh, Tuhan...Diamlah!Berikan aku waktu, sedikit, sedikit saja.Aku harus mengatur semuanya, dan memperbaiki semuanya”
“Ini sudah malam dan kau hanya mengulur waktu.Bahwa kecurigaan kita dan beberapa orang dari Departemen ini sungguh mengagumi kekuatan Cath ini telah menemukan titik terang”Seorang wanita muda menatapku tajam.
“Dia dilahirkan didalam naungan sihir Equaoch, dimana dia memiliki kekuatan yang telah ia turunkan pada Cathlyn, dan bagaimanapun dia adalah ayah dari Cath.Mengingat dia mewariskan kekuatannya itu.Benar bukan?”Pria yang menatapku tadi kini melirikku dalam-dalam.
“Dia sama sekali bukan anak Equaloch!Dia dilahirkan dari rahimku Joe!Omong kosong dengan kekuatannya.Sama sekali bukan urusan.Yang terpenting adalah kita masih ada kesempatan untuk mengubahnya.Laboratorium bisa menyedot habis darah hitam yang ada didalamnya dan¾
“Kau mau dia kehabisan darah Lucy?Kau ini ibu macam apa?Kau membiarkannya mati disini?Tanpa tahu bagaimana kelanjutan penutupan lingkaran Golvermorth?Misi ini penting mengingat kita akan menaruh calon bayi itu didalam rahim Cathlyn!”
Mataku hampir copot dan aku tersedak oleh ludahku sendiri.Aku terbatuk cukup keras yang membuat semua orang terdiam.
“Apa kau tidak tahu itu Cath?Jangan bilang ibumu ini sama sekali tidak memberitahukanmu!”
Aku menggeleng pelan dan menggigit bibirku.Aku akan hamil setelah misiku membunuh Equaloch selesai?Diusiaku yang...14 tahun dan statusku yang masih, pelajar disebuah SMP di Inggris?Apa ini mimpi?
“Kau telah menjadi ibu yang gagal sekaligus sangat tidak berguna Lucy!Kau pikir anakmu ini seorang penjahat?Hingga kau tidak ingin mengatakan yang sebenarnya?Kita tahu bahwa tidak ada rahasia didalam keluarga Golvermorth dan semuanya harus berterus terang.”Pria itu memulainya lagi.
Yang menjadi pengkhianat harus dimusnahkan dan yang benarlah akan mendapatkan kemuliaan dan keabadian.Begitulah yang terus ayahnya katakan kepada kami, sebelum semuanya berakhir.Apa kau mau melihat ayahnya merasa tidak tentram di alam baka?”
“Tutup mulutmu itu Joe!Akan kubelikan mesin jahit ekstra untuk menjahit mulutmu.Aku akan melakukannya sampai ini benar-benar pada waktunya!”
“Kapan?”
“Tidak seperti kalian, garis keturunan Golvermorth entah dari cabang mana yang selalu mengusik ketentraman hidup keluargaku dan juga hidup kalian dipenuhi dengan kekerasan dan kekejaman yang sama sekali bukan¾
“Kamilah yang sejati, bukan kau Lucy.Kau sengaja mengulur waktu untuk...Oh, atau kau?Kaulah penghiatan itu?”
“Apa?”Kataku spontan.
“Oh tidak, tidak.Mungkin saja dia mata-mata atau bagaimanalah, dan kalau dia ibu sejati, dia akan memberi tahu pada anaknya tindakannya yang busuk itu!”
Mom mengusap air matanya yang terus menetes.Dia mulai mendekatiku, kemudian mengelus pipiku dengan kelelahan di wajahnya.
“Ini akan segera berakhir Cath.Kita akan menyelesaikannya, dan kau tahu?Tiba saatnya dimana kau mungkin tidak akan berada lagi disini”
Aku mengerutkan dahiku, “Apa maksudmu Mom?”
Dia berhenti sejenak,“Tidak.Oh, aku tidak bisa melakukannya, kita akan membicarakannya nanti dirumah!”
“Omong kosong!Biar kuberi tahu bahwa¾
“Tidakkah kau memikirkan perasaan seorang remaja?Dia masih dalam puber dan dia akan membawa ini semua mungkin kepada tekanan emosionalnya yang tidak terkendali, dan rasanya, ide kalian itu konyol!Mengapa tidak anakmu saja?Atau yang lain?”
“Bodoh sekali kau Lucy!Cathlyn merupakan pemegang, uh maksudku kunci untuk membuka kelahirannya yang baru karena dia merupakan keturunan terakhir, walaupun demikian, kenyataannya dia sekarang bertolak belakang.Aku tidak tahu kalau-kalau dia tidak akan bisa,”
“Bagaimana kau bisa berpikir demikian?Baiklah, mungkin saja Cath adalah yang paling muda sekarang, tapi, dalam catatan peraturan kuno abergium 4 luste 18, mengatakan bahwa seseorang dari Golvermorth 90% diukur dari posisinya dan 10% dapat menjadi toleransi apabila orang tersebut tidak cocok”
“Ya, dan keputusan dari catatan itu akan kami pakai sebagaimana mestinya bahwa kembarannyalah yang layak mendapatkannya.Sayangnya, telah seseorang pindahkan ke masa lalu”
“Aku?Memiliki kembaran?”Tanyaku hampir tak berdiri
Mom mengigit bibirnya dan menghela napas yang panjang, lalu kembali menghirupnya dalam-dalam, “Ya sayang, iya, kau adalah kembar, dan kau terlahir dengan itu.Maaf Mom tidak dapat mengatakannya.Mom kira ramalan itu benar, ternyata salah”
Pria tua itu tertawa sebentar, “Ya, dan bahwa ternyata, ramalan bodoh yang telah Venice katakan itu semuanya hanyalah permainannya Lucy, dia hanya ingin membawa kabur putri kesayanganmu itu ke masa lalu karena dia tahu dimana lubang masa depan itu berada, dan menutup rapat-rapat demi mendapatkan kesucian dan keabadian.Peramal terkutuk itu sama saja dengan Equaloch”
“Apa yang kalian maksudkan dengan ramalan”Akhirnya setelah seabad dalam kebisuan, Jac membuka suaranya. “Dan, apa maksud kalian dengan Venice?Bukankah dia bagian dari Golvermorth?”
“Itu dulu Jac, oh, ayolah, siapa yang tidak tertarik dengan dua gadis ini?Yang sama-sama memiliki kekuatan untuk menciptakan keabadian?Tapi sayangnya, dia tidak memiliki bakat dalam membaca mantra.Atau mungkin mencurinya dari kami, itu tersimpan sangat-sangat dalam dan tidak akan ada satupun orang yang tahu”
“Langsung ke topiknya saja, apa maksud kalian dengan menyuruhku datang kemari?”Kataku tegas dan mataku sedikit menatap tajam pada mereka.
“Ya, benar.Kami telah berlama-lama, jadi pokoknya adalah, bahwa kau sama sekali tidak layak berada di Golvermorth karena kekuatanmu itu sayang, mutiara hitam dan turmalin hitam itu telah memakan 90% mutiara merah mudamu itu.Sehingga 10% bukanlah alasan yang tepat berada disini”Pria yang lebih muda yang kuketahui namanya adalah Joe itu menyilangkan kedua kakinya. “Bahwa, ramalan mengatakan kalau telah terlahir dua orang yang akan menjadi penyejuk hati akan tetapi seorang pemanah menusuk jantung dan dua ornag itu bukan lagi menjadi dua, tetapi hanya satu yang akan menyelamatkan dunia, dan bahwa yang tenggelamlah yang akan sirna dan semua itu menjadi maksud setelah ibumu mengatakan dan mengakui bahwa kalian terlahir kembar.Mungkin ramalan Venice agak sedikit benar, dan kemudian, kaulah yang harus mencari bintang baru itu kepada kami untuk menutup lubang Golvermorth dan kami akan melahirkan yang baru”
Aku melirik secepat kilat ke arah Mom yang sekarang menatap kosong ke arah lantai, “Maksudmu, bahwa, darah yang asli itu diciptakan hanya pada satu orang dari dua orang yang terlahir itu dan yang benar-benar kau kutipkan adalah kembaranku itu?Bahwa aku sama sekali tidak ada gunanya?”
Dia tertawa sekencang mungkin hingga lesung pipinya terlihat dan kemerahan di pipinya muncul.Kemudian sejenak berdehem dan berhenti, “Bukan tidak berguna Cath, hanya saja, kami tidak bisa berbuat apa-apa dengan kekuatanmu itu.Nyatanya, kekuatanmu itu sebenarnya palsu, kekuatan yang terkuat mungkin saja dimiliki oleh kembaranmu.Sayangnya, ibumu ini tidak mau memberitahu kami dimana kembaranmu berada, bukan begitu Lucy?”
“Aku memang tidak menyetahuinya Joe!Omong kosong kalau kau mengetahuinya, aku bahkan belum sempat melihatnya!”
“Tepatnya tumbuh besar, kau tahu, Venice telah membesarkannya dan mungkin dia akan jijik melihatmu karena kau dianggap buangan sama seperti kau membuangnya!”
“Aku tidak membuangnya!Persetan dengan kata itu!Hentikan semuanya!Aku hanya menitipkannya pada Patrice, aku bahkan tidak tahu kalau bayi itu ternyata diculik, dan sebenarnya yang membuat semua itu adalah Venice.”
“Patrice?”Kini Joe mengangkat satu alisnya. “Maksudmu Patrice Timothy Grilney?”
“Ya”Kata Mom pelan berusaha menahan air matanya
“Tapi, bagaimana bisa?Seseorang melaporkannnya bersama dengan Venice, dia membawa keranjang besar ke sebuah kafetaria pada hari itu.”
Kami semua membelalak dan terdiam.Tidak ada yang dapat menggerakkan bibirnya walaupun wanita tua keparat itu rasanya setegah mati menggerakkannya.Kami terdiam hampir 30 detik dan setelah itu, Jac mulai bersuara.
“Berarti, yang berkhianat adalah tante Patrice?Dia telah berencana bersama dengan Venice untuk mencapai keabadian?Itulah sebabnya tante Patrice selalu menolak untuk berkunjung ke rumahmu, ataupun, bertindak kasar padamu”Kata Jac yang dimaksudkan untukku.Tapi aku hanya terbengong-bengong sambil melihat catatan agenda kejadian Golvermorth yang telah ia curi itu.Jadi, ini semua memang ada kaitannya, dimana dia berusaha menggantikan peristiwa yang terjadi pada saat aku dilahirkan, karena dia tahu, dia telah dimata-matai, dan setelah misinya itu selesai, dia sengaja melakukan pertemuan dengan anggota Golvermorth disini, untuk meletakkannya kembali.Tapi sayangnya, aku tidak mengambil buku itu.
“Cath?Kau tak apa?”
“Uh, ya, maafkan aku.Aku tak apa.Ya, menurutku juga begitu.Tante Patrice mungkin saja dalangnya, dan kalau begitu, kembaranku hidup di masa lalu bersama Venice”
Seorang wanita muda lain berdiri dari sofanya berjalan dua langkah agar terlihat wajahnya lalu mulai tersenyum sinis, “Tidak ada yang dapat memastikan kalau dia masih hidup Cathlyn.Semua ini sudah menjadi permainan buas Venice.Bisa saja dia merasa bahwa menciptakan keabadian dari kalian adalah dengan pengorbanan, cinta dan darah.Benar begitu?”
“Aku yakin dia masih hidup!Aku tidak akan membiarkannya menyakiti saudaraku sendiri!”
Mom mulai terlihat cemas.Matanya menjalar keseluruh ruangan menatap keseluruh benda hingga berhenti tepat ke arahku, “Oh Tuhan, bagaimana caranya membawa dia kembali?”
“Ini semua salahmu Lucy!Kalau kau tidak memulainya, semuanya tidak akan terjadi!”Joe berteriak ke arah Mom.
“Tapi!Tidak ada yang tahu kalau ramalan itu benar!”Teriak Jac padanya dengan mata melotot tajam.Tampaknya dia sama pusingnya denganku.Semua hal ini membuat pandanganku kabur, kabur dan semakin kabur hingga aku terjatuh pingsan
...
Tante Helena mengusap wajahku perlahan.Pagi ini sangat-sangat cerah.Matahari begitu terang menembus jendela kamarku.Aku bahkan tidak tahu bagaimana kelanjutan kisah kemarin malam.Aku tidak melihat tanda-tanda Mom.Hanya Jac yang berdiri tepat didepan pintu kamarku sambil bersender dan melipat tangannya.Aku melihat kesekeliling kamarku.Tidak ada Niall, dan aku tersadar bahwa dia sama sekali belum terlihat hingga hari ini.Kemana dia?
“Oh Tuhan!Kau sudah sadar nak, aku menunggumu semalaman penuh, akhirnya kau terbangun juga”Katanya sambil memberikan senyuman kecil di bibirnya. “Nah, sekarang, ayo makan supnya.Aku sudah membuatkannya pagi tadi”
Aku membalas senyumannya, “Uh, terima kasih tante Helena, sepertinya aku akan menggosok gigiku dulu, dan aku bisa bangun sendiri”.Aku segera bangkit dan berjalan ke arah kamar mandi, sementara tante Helena membereskan tempat tidurku.Hari ini, sebenarnya adalah jadwalku untuk bertemu dengan para peneliti dari Departmen Golvermorth, tapi sepertinya Mom memberikan ijin untukku karena aku sakit dan sepertinya para anggota dari Departemen Penelitian mengetahui hal itu karena kemarin, aku persis jatuh pingsan dihadapan mereka.Saat aku keluar kamar mandi, semuanya terlihat sangat rapih.Tidak ada Jac dan tante Helena.Hanya ada sup tante Helena dengan asap yang masih mengepul.Sejujurnya aku jauh lebih lega, bukan karena aku tidak ingin mereka ada, tapi, tante Helena bisa memaksaku atau mencegokiku dengan sendok besarnya yang ia beli dari Korea, karena aku sama sekali tidak lapar.Tapi anehnya, keadaan disini sangat amat sepi.Kemana orang-orang?Aku memutuskan untuk turun ke bawah dan saat aku sampai, semua mata tertuju kepadaku.Empat orang asin yang berjenis kelamin laki-laki dan dua orang asing yang berjenis kelamin perempuan.Mereka semua benar-benar terlihat seperti orang-orang Amerika dengan wajah khas Amerika ditambah rambut blonde dan pirang pasir mereka.Tapi Mom tetap melanjutkan pembicaraannya tanpa memperhatikanku yang sedang terbengong-bengong melihat mereka.
“Tapi Cathlyn masih sakit.Apa tidak bisa pertemuan hari ini dibatalkan?Dia pingsan kemarin dan kurasa kalian semua tahu itu dan badannya sangat panas kemarin.Kupikir kita lanjutkan besok atau lusa saja Louis”Kata Mom pada salah satu pria yang kelihatannya paling muda disana.Tapi pria itu malah tersenyum geli melihat Mom sambil menyandarkan punggungnya santai di sofa.
“Lucy, kebodohanmu itu telah merasuk terlalu jauh kurasa.Kua seperti baru pertama kali mengenal kami Lucy.Kupikir, ada baiknya kau diberi vaksinasi geger otak”Katanya santai dengan nada sinis.Beberapa diantara mereka cekikikan.
“Kami tahu kalian dari para peneliti yang memiliki tim kesehatan paling populer di Golvermorth, akan tetapi, ada baiknya, kita mengistirahatkannya dulu, seperti yang kau lihat, dia memiliki aktifitas yang jauh lebih padat”Tante Helena melirikku iba.Aku mulai berjalan mendekat.
“Waktu kita tidak banyak Helena, kita tidak bisa menundanya lagi, ada banyak kabar bertebaran bahwa Equaloch benar-benar ingin mematahkan mantra kita di masa lalu.Dia benar-benar ingin sekali muncul di masa depan dan membunuh Cathlyn untuk mendapatkan keabadiannya”
“Apa yang akan kau lakukan kalau begitu?Bukankah kita juga akan mencari kembaran dari Cath di masa lalu?Kalau begitu, dia sedang dalam bahaya”
“Tidak ada pilihan lain.Kemarilah Cath.Aku akan memberikan suntikan vitamin dan kekebalan tubuh ini padamu, dan sebaiknya Lucy, Helena, kita bisa bicarakan ini di Departemen Penelitian setelah ini”
“Maksudmu sekarang?Oh ayolah, aku baru saja mengantarkan surat itu pada pimpinan kalian.Tidak mungkin aku kesana lagi dan membatalkannya.”
“Dengarkan aku Lucy, kita tidak punya pilihan lain!Kita harus bergerak cepat, sebelum Equaloch benar-benar semakin kuat dan bisa mematahkan dinding penjara kita di masa lalu.Sudah bagus selama ini dia tidak muncul la¾
“Dia muncul!”Kataku. “Dia benar-benar muncul, ini bukanlah mimpi, tapi semua ini, sangat nyata dan dia muncul beberapa hari yang lalu disekolahku, dan Kim, menyelamatkanku!Dia hampir membunuhku saat itu dan¾
Semua ternganga dan melotot kearahku seperti seakan aku berbicara sendiri tanpa henti dalam bahasa alien, jadi aku coba menghentikan kata-kataku dan terdiam sampai mereka berbicara.Tapi bukannya berbicara, mereka malah tertawa.
“Apa yang sebenarnya sedang kau bicarakan itu Cathlyn?Apa kau perlu kuberi vaksinasi geger otak sama seperti ibumu!”
“Aku tidak geger otak!Berhentilah menyebut kami geger otak!Siapa yang geger otak sekarang?”Dia mengeluarkan jarum suntik itu dari tanganku dan kemudian memberikan kapas yang sudah diberi obat.
“Sebaiknya kami membawa Cath duluan dari kalian.Tenang saja, dia hanya akan didudukkan bersama kami, dan tidak ada introgasi sama sekali”Kata seorang wanita yang agak lebih tua dari laki-laki itu.Tampaknya senyuman lebar yang ia berikan untuk Mom tidak membuat kekhawatiran Mom padaku benar-benar surut.Dia justru bertambah panik.Tapi kemudian, dia mengiyakan apa yang wanita itu katakan.Setelah memberikanku waktu untuk mandi dan berganti baju, akhirnya mereka membawaku.Mobil ini benar-benar terasa ekstra sempit karena lima orang ini benar-benar tidak ingin bergeser.Aku hanya berharap cepat-cepat sampai dan kemudian menjadi orang pertama yang turun duluan dari mobil payah itu.
Saat melewati tikungan, akhirnya kami sampai juga.Tadinya kupikir kami akan ke Departemen Pembukuan, ternyata mereka hanya memutar arah agar terlihat diam-diam dan benar-benar rahasia.Nampaknya orang-orang ini sangat terobsesi dengan CIA atau MI6, jadi aku hanya memutar kedua bola mataku.Tapi keberuntungan untuk menjadi yang pertama turun dari mobil itu benar-benar jauh dari pikiranku.Aku malah turun paling akhir disana.Bahkan mereka berjalan duluan daripada aku.Kali ini kami bertemu di ruang bawah tanah yang aneh dan suram.Lampunya benar-benar seperti orang yang tengah menunggu ajalnya.Tapi anehnya, salah satu diantara mereka sama sekali tidak ada yang terganggu dengan kegelapan yang menimpa kami.Ponselku terlihat kurang berguna untuk menerangi ruangan yang benar-benar dalam dan terlihat lembab.Kami berhenti didepan pintu kayu besar dengan sisi dilapisi emas dan pegangan pintunya yang dilapisi beberapa kristal mewah yang indah.Kalau saja aku hanya diantar Jac, sudah pasti aku benar-benar memanfaatkan ini.Tapi sepertinya mereka mengetahui akan bulusku, jadi, kali ini aku duluan yang masuk.Tidak ada siapa-siapa kecuali kami.Aku duduk disebuah sofa besar dengan kue dan teh yang sudah disiapkan.Sekitar lima menit, mereka semua keluar setelah menandatangani sebuah surat aneh dengan rumus IPA yang tinggi.Aku bahkan sama sekali tidak mengenalnya, sepertinya itu belum kami pelajari, atau bahkan tidak sama sekali disini.Sekarang aku sendirian.Ruangan ini sedikit lebih terang karena ada jendela dan ventilasi.Aku berjalan ke arah jendela untuk melihat keluar.Ini benar-benar menakjubkan.Sebuah taman bunga besar dengan rumput ekstra hijau yang pernah aku lihat.Banyak sekali kupu-kupu disana.Ada sebuah pondok tua dikejauhan sana, dan tak jauh dari sana, aku melihat ada seorang gadis dengan rambut coklat terang yang halus duduk menghadap ke langit.Tapi sepertinya terlalu jauh untuk memanggilnya.Tidak ada tanda-tanda pintu rahasia disini.Aku berusaha meraba-raba tembok yang ada disekitar jendela hingga tumpukan buku yang jauh dari jendela.Tapi kemudian seseorang masuk yang membuatku terlonjak.Aku menelan ludahku saat sebuah pintu didalam ruangan itu terbuka dengan sendirinya.Aku menunggu beberapa detik tapi seseorang sama sekali tidak masuk.Akhirnya aku berjalan mendekat sambil menyalakan senter yang berasal dari ponselku.Pintu itu terbuka lebar, hanya saja didalam terlalu gelap, hingga senter ponselku sama sekali tidak mampu menembus ruangan itu.Aku menengok ke arah jendela dan disana gadis balik mengintip dari jendela yang membuatku menjerit ketakutan.Sayangnya jeritanku sama sekali tidak menolong.Pintu ruang bawah tanah yang aneh ini terkunci, dan Mom sama sekali tidak datang kemari.Apa aku disekap?Atau diculik?Tapi tampaknya gadis itu memiliki rasa penasaran yang sama dengan yang aku alami tentangnya.Jadi aku kembali berjalan ke arah gadis itu dengan perlahan hingga aku dan dia hanya berdiri dengan jarak diantara jendela besar itu.Wajahnya terlalu dekat dengan jendela dan dia memunggungi matahari yang bersinar jadi, aku sama sekali tidak dapat melihat wajahnya.Tapi, dari rambutnya, dia terlihat seperti seorang putri kerajaan.Sangat indah dengan hiasan bunga diatasnya.
Aku mencoba tersenyum untuknya, tapi dia tidak tersenyum kembali untukku.Dia malah terlihat aneh dan menyeramkan.Dia terus menunjuk ke arah pintu yang terbuka tadi.Aku sama sekali tidak tahu maksudnya, tapi sepertinya itulah jalan masuk kesana.Tentu saja aku tidak akan mau kesana walaupun aku sangat ingin.Disana terlalu menyeramkan dan siapa yang mau bertanggung jawab kalau aku dibunuh oleh gadis itu?Tapi matanya seperti melotot ke arahku yang memancarkan warna matanya yang biru dan bulat besar.Karena aku sama sekali tidak menggubrisnya dan hanya terus berdiri didepannya, dia mulai sedikit arogan dnegan menggedor-gedor jendela ini.Dengan kuat dan sangat kuat hingga aku berjalan mundur dengan cepat.
“Hentikan!”Teriakku kencang ketika kaca itu retak parah dan aku hanya melihat wajahnya meleber kemana-mana karena refleksi kaca yang retak.Matanya kanan sedikit lebih tinggi dari mata kirinya.Mulutnya seperti sedotan yang berada didalam air terkena oleh cahaya matahari sehingga terlihat patah.Aku tahu dia sangat marah.
“Kau mau aku masuk kedalam situ?”Tanyaku terpatah-patah.Dia hanya terdiam dan melihatku tajam.Ketika dia mengayunkan tangannya ke arah jendela aku menggigit bibirku dan menutup mataku.Dia seperti boneka Chucky yang menyeramkan dengan pisaunya untuk membunuh orang yang ada dihadapannya.Dengan ketukan paling kencang, kaca itu pecah dan mengakibatkan bunyi yang sangat besar, serpihan kacanya mengenai tanganku dan menancap di bawah lututku.Aku melihatnya masih berdiri dan menatapku tajam.Kemudian aku berdiri dengan sekuat tenagaku walaupun rasa perih dikakiku ini sangat-sangat menyakitkan.
“Apa yang kau mau!Bicaralah!”Seruku.Dia masih tetap terdiam. “Apa maksudmu menunjuk ke arah pintu ini?Ada apa didalamnya?”Setelah seribu pertanyaanku, dia masih terdiam.Kali ini matahari sedikit bergeser dan akhirnya wajahnya terlihat juga.Banyak sekali sayatan dan luka di pipinya, tapi dia sangat cantik.Dia mulai menitihkan air matanya.Aku sedikit iba dengannya.Aku melirik ke arah pintu masuk dan berharap seseorang masuk, tapi ternyata tidak.Tidak ada tanda-tanda Mom, Jac, Niall, tante Hellena, Liana, Kim atau siapapun dari anggota di Departemen Penelitian ini yang masuk.Aku semakin panik ketika dia menangis semakin dalam hingga terjatuh.Aku berjalan mendekat dengan cepat hingga aku melihatnya terisak di rerumputan dibawah jendela itu.
“Maaf, maafkan aku atas kekasaranku tadi.Tapi, aku benar-benar penasaran dengan apa yang kau ucapkan nona.Kau, benar-benar ingin aku masuk ke dalamnya?”Tanyaku.Tapi dia masih terisak. “Aku tahu kau tidak ingin berbicara karena mungkin kau sudah berlama disini bertahun-tahun tanpa teman, dan hanya ditemani tumbuhan dan beberapa serangga yang datang.Tapi, aku akan masuk kesana kalau kau mau”Aku membalikkan tubuhku perlahan dan menatap pintu itu sambil menelan ludah dalam-dalam.Sejujurnya aku sedikit takut kegelapan.Bahkan aku tidak yakin LED flash dari ponselku membantuku sebagai penerangan.
Ketika aku berjalan selangkah, gadis itu memegang tanganku dengan kuat hingga meninggalkan bekas kehitaman di sekitar pegelangan tanganku.Dia menatapku iba sambil mengelus pipiku perlahan. “Kau akan mati Cathlyn, kau akan mati, mereka itu jahat, mereka itu adalah orang-orang Equaloch.Mereka berkhianat”Katanya pelan.Aku mengerutkan alisku dan masih terus menatapnya. “Mereka sengaja membawamu kemari karena mereka ingin kau membusuk seperti kembaranmu disini, dan kalau kau tahu, sebenarnya, akulah yang mengasuh kembaranmu, hingga kami tertangkap pada tahun 2011.Saat itu aku berusia 14 tahun, dan aku merasa bahwa kembaranmu itu adalah adikku juga.Jadi aku sangat-sangat menyayanginya.Mereka mengantarkanku kemari sendirian dan membawaku ke taman ini.Mereka bilang kalau aku akan suka, tapi ternyata, mereka mengurungku disini tanpa membuatkanku pintu keluar.Malam hari setelah itu, mereka membawa Mackenzie, kembaranmu kemari dengan keadaan sekarat, dan mengurungnya dipintu itu.Aku menangis setiap malam melihatnya, dia masih sempat menyanyikan lagu yang selalu aku nyanyikan bersama sebelum tidur dan sebelum kejadian itu berlangsung, hingga aku sama sekali tidak mendengar nyanyiannya lagi.Aku selalu berusaha menyakinkan diriku, bahwa dia tidak mati dan dia masih hidup didalam sana.Tapi, sebenarnya dia telah meninggal.Hingga aku melihat Venice masuk kedalam ruangan ini bersama dengan dua orang lainnya sambil membawa buku dan mengucapkan mantra aneh.Yang mereka tahu, aku telah tiada disini, tapi sebenarnya aku tinggal dipondok itu, dan terus mencari cara agar aku bisa keluar dari sini”
Aku hanya terbelalak mendengarnya sambil melirik pintu itu, “Jadi, maksudmu, selama ini kembaranku itu memang sudah ada disini?Dan seandainya mereka tidak berkhianat, kami dapat menutup lingkaran yang terakhir, dan seseorang dapat melahirkan yang baru untuk mematahkan keabadian Equaloch?”
Dia tersenyum puas, “Ya, itu maksudku, ternyata Equaloch jauh lebih kuat daripada dirimu Cath.Ramalan mengatakan kalau semua rasi bintang akan muncul pada suatu hari jika ramalan itu memang benar, dan rasi bintang baru akan muncul dan menjadi yang paling terang diantara mereka.Tapi hingga sekarang, setiap malam aku selalu berdoa bahwa itu akan terjadi, nyatanya tidak.Beberapa hari setelah itu, mereka melakukan sesuatu didalam ruangan ini dan untuk pertama kalinya, aku melihat mayat Mackenzie yang sudah benar-benar memucat dan kaku.Dia sangat mirip denganmu Cath, oh...Andai saja dia masih ada, aku...”Dia terisak.Aku memeluknya erat, dan mengelus rambutnya, “Sudahlah, tidak ada yang perlu kau sesali, aku, aku berjanji aku akan mematahkan keabadian Equaloch.Aku berjanji, aku akan mengalahkannya, demi Mom, demi seluruh Golvermorth yang asli, dan demi, dirimu¾
“Courtney Halvey Port.Panggil saja aku Courtney.Terima kasih Cathlyn, aku snagat-sangat menunggumu disini, setiap hari, dan tampaknya, Tuhan telah mengabulkannya untukku untuk menceritakan padamu kejadian aslinya.”
“Jadi, apa yang selama ini berhasil kau tangkap Courtney?”
“Selama terkurung disini, aku melihat banyak kejadian, pertemuan, sumpah serapah, janji, dan masih banyak lagi.Jadi, saat mereka melakukan pertemuan itu, dengan membawa Mackenzie padaku untuk pertama kalinya, itu terlihat seperti pembangunan jiwa, dan aku yakin, mereka membawa kabur roh Mackenzie untuk dibawa lari ke masa lalu.Begini Cath, kau harus ke pondok bersamaku.Aku akan memberikanmu banyak mutiara merah muda untukmu.Selama ini, yang menjadi kekuatanku adalah itu.Jadi, saat kau dikirimkan ke masa lalu untuk bertemu dengan Equaloch, dia bisa saja mencelakaimu atau kau kalah perang dengannya.Tapi, kau adalah sang merah muda, kau adalah Mutiara terbesar dengan kekuatan terbesar di Golvermorth, aku yakin, kau bisa melakukannya Cath.”
Dia menggandengku perlahan dan berlari dengan cepat bersamaku ke pondok yang lusuh dan kayunya sudah menghitam.Aku tidak habis pikir, dia mampu tinggal disini seorang diri, uh, dengan anjing kecil entah dari mana asalnya.Didalam sini, banyak sekali coretan, kertas-kertas, dan sebuah foto dirinya dan kembaranku yang nyaris seperti wajahku.Hanya saja warna matanya biru.Dia mengikuti warna mata ayahku.Rasanya aku benar-benar ingin menangis sekencang mungkin membayangkan kembaranku harus meregang nyawa seorang diri disana oleh keterkutukan mata-mata Equaloch di masa depan ini.Saat itu, Courtney memberikanku lima mutiara merah muda padaku dan sepotong berlian putih dengan pahatan indah.
“Aku tidak tahu apa ini, tapi yang jelas semua ini adalah alat pertahanan hidupmu Cath saat kau akan melawan Equaloch.Ada banyak ramalan, dan ramalan terburuk adalah ...dan sang bintang akan jatuh ke dalam jurang dan sang api berkobar  di langit angkasa mengepakkan sayapnya dan menyapu semua yang ada dihadapannya, langit dan bumi berjauhan, kegelapan dimana-mana, menerangi seisi bumi dan kemudian, rasi bintang menghilang dari angkasa untuk selamanya dan bintang yang selalu dibanggakan sebagai penyelamat itu ikut musnah bersamanya dalam lingkaran keabadian sang api.Oh Cathlyn, tentu saja aku selalu khawatir dengan ramalan itu, aku sama sekali tidak ingin kau mati.Ramalan itu sempat tenar ketika dua tahun kelahiran kalian.Sayangnya itu redup seiring waktu, tapi tentunya, ramalan akan menjadi ramalan, dan itu tetap terus terkenang dihatiku, mungkin juga dihati banyak orang yang mengharapkanmu”
“Bagaimana aku mempergunakan semua ini Courtney?”
“Kau akan tahu Cathlyn.Kau akan tahu, sekarang, kau harus kembali kedalam sana, jangan sampai ada yang tahu kalau aku masih hidup, kaca pecah itu, bilang saja bahwa...Bahwa, oh astaga, seharusnya aku tidak melakukan itu, sekarang, apa yang harus kita lakukan?Mereka tidak akan mempercayaimu begitu saja dan dengan begitu mereka akan datang ke pondok ini dan¾
“Tenang saja, itu tidak akan pernah terjadi, percayalah.Semua keturunan Golvermorth memiliki kekuatan telekinesis.Jadi, aku akan bilang kalau aku ingin sekali ke taman ini tapi sayangnya aku tidak menemukan ada pintu, jadi aku menggunakan kemampuanku untuk bisa menembus kemari”
“Oh sayang, kau sangat pintar.Terima kasih Cathlyn!Nah, ayo cepat, kau harus kesana!”
Aku berlari ke arah jendela tadi dan kemudian duduk disofa sambil mengantongi semua pemberian Courtney.Sayangnya, selama lima menit ini aku masih sendiri, jadi aku memutuskan untuk masuk kedalam pintu itu dan melihat mayat dari saudari kembaranku yang mungkin telah membusuk.Aku berjalan dan pasrah kepada apapun yang akan terjadi padaku.Bisa saja aku berteriak, pingsan ketakutan, atau mungkin mati berdiri saking ketakutannya melihat rupa kembaranku itu.Ternyata, didalam sini sangat sempit dan aku baru tahu kalau didalam ruang bawah tanah, ada ruang bawah tanah lagi, jadi ruang bawah tanah didalam ruang bawah tanah.Keren, dan seandainya aku memiliki kesempatan, aku akan menulis buku tentang itu.Saat sampai didasar,aku melihat sebuah meja tua dengan sesuatu yang ditutupi kain putih.Jantungku berdebar kencang, aku berhayal kalau-kalau mayat kembaranku terbangun, aku bisa-bisa terbang ke atas saja.Tidak ada bau busuk disini.Aku berjalan semakin dekat-dekat dan dekat, itu lebih tampak seperti peti besar yang ditutupi kain putih.Aku memegang kain itu tanpa ditarik selama lima detik, lalu menariknya kencang.Kain itu terhempas ke lantai dan aku melihat sebuah akuarium besar dengan kembaranku yang masih utuh didalamnya.Sayangnya sangat bau bahan kimia.Wajahnya secantik diriku, matanya tertutup, alisnya tebal, bulu matanya juga tebal, bibirnya tipis, sayangnya sudah sangat memucat, baju yang dikenakannya seperti baju gadis-gadis jaman dulu atau baju yang ada diboneka-boneka.Gaun selutut dengan lengan menggelembung, dan kerah putih dileher.
Aku tidak tahu harus berkata apa tapi yang jelas ini sangat luar biasa menakjubkan, dia telah mati kira-kira dua setengat tahun yang lalu dan mayatnya masih utuh.Rambutnya sangat pirang dan aku cukup iri karena rambutku berwarna hitam dikarenakan kekuatan dari Equaloch ini.Ada luka sayatan yang sama dengan mirik Courney diwajah dan tangannya, itu membuatku semakin sedih dan terisak.Aku mencari kursi untuk menaikinya dan kemudian aku memegang wajahnya yang sedingin es, aku mengelus rambutnya yang mengapung tanpa berpikir seberapa aku mau muntah mencium bau air kimia ini.Aku mau sekali menggantikannya baju, tapi kelihatannya itu sulit dan tak mungkin.Dia telah menyerap banyak air kimia dari tubuhnya dan mungkin darahnya sekarang bukanlah darah, akan tetapi air kimia yang banyak berwarna hijau dan beratnya lebih dari 55 kilogram walaupun kelihatannya dia sangat ramping dan langsing.
...
Pintu itu akhirnya terbuka setelah satu setengah jam aku terdiam disini.Seorang petugas itu menanyaiku tentang kaca yang pecah dan aku menjawab sesuai dengan rencanaku tadi.Kemudian, dia mengantarkanku ke atas untuk melakukan pembicaraan bersama dengan Mom dan keluargaku yang lain.Mom sangat lega melihatku dalam keadaan sehat.Aku berusaha menyembunyikan luka ditanganku akibat Courtney dari balik punggungku.
“Oh sayangku Cathlyn!Kemarilah sayang!”Kata Mom memelukku erat.
“Sudah cukup Lucy, kita harus cepat!”Kata salah seorang wanita tua
“Baiklah, maafkan aku”
“Kita akan melakukan pengiriman jiwa Cath ke masa lalu untuk menemukan kembarannya itu dua jam lagi.Kupikir ada baiknya kalian siapkan mental kalian, dan segalanya.Penting bagi kita untuk mempersiapkannya dan jangan lupa Jenessa, siapkan bukunya, dibagian halaman 15 dan 72 baris ke 48 di laci ke 49.”
“Apakah tubuhnya juga dikirimkan kesana Joe?”Tanya tante Helena bingung.
“Tentu saja Helena, kita memerlukannya,rentan bila kita membiarkan tubuhnya disini tanpa jiwa, dia bisa saja terkena virus segala macam yang mengakhiri hidupnya sebelum dia kembali”
“Tapi bagaimana kalau dia sekarat di masa lalu?Siapa yang akan bertanggung jawab?”
“Tenang saja Helena, dia tidak akan ada apa-apa, kita bisa menariknya kembali kemari.Itu sangat mudah,”
“Jangan pernah berbohong Joe!Tindakanmu yang lalu itu sudah membuatku kehilangan napas.Jadi, jangan coba-coba untuk mempermainkan Cathlyn!”Kata seorang pria tua gemuk dengan kepala yang nyaris botak.























¾7¾
Waktu yang diberikan sekiranya dua jam ini cukup membantuku untuk menceritakan semua hal yang terjadi pada Mom.Tentunya aku meminta Mom dan Tante Helena berbicara denganku di limusin Mom yang terparkir didepan.Kabar gembiranya adalah, Mom juga sangat penasaran dengan ceritaku ini, jadi Mom menyetujuinya walaupun kami harus melewati banyak lorong yang agak menghabiskan waktu kami.Setelah sampai Mom bahkan mengunci pintu limusinnya dan menyalakan AC dengan volume kecil.
“Jadi, apa yang akan kau ceritakan mengenai kebohongan dan pengkhianatan Cathlyn?”Tanya tante Helena usai bmembenarkan roknya yang terjepit pintu limusin.Itu meninggalkan bekas lipatan dahsyat yang membuatnya akan sibuk sepanjang masa ditambah maskaranya yang super lentik itu sebentar lagi tidak akan bertahan lama.
“Begini Mom, tante Helena, ada sesuatu yang terjadi di Golvermorth ini, perlu diketahui bahwa mereka semua ini adalah mata-mata dari Equaloch!”Kataku seserius mungkin untuk terkesan bahwa aku bukanlah bermimpi.Apalagi aku kemarin mengalami pingsan dan amnesia sedetik.
“Apa maksudmu mata-mata?Mereka adalah orang-orang yang bekerja sama untuk membunuh Equaloch sayang”
“Tidak tante Helena!Mom, kau ingat dua tahun setelah kelahiran kami?Disana ada ramalan yang berbunyi ...dan sang bintang akan jatuh ke dalam jurang dan sang api berkobar  di langit angkasa mengepakkan sayapnya dan menyapu semua yang ada dihadapannya, langit dan bumi berjauhan, kegelapan dimana-mana, menerangi seisi bumi dan kemudian, rasi bintang menghilang dari angkasa untuk selamanya dan bintang yang selalu dibanggakan sebagai penyelamat itu ikut musnah bersamanya dalam lingkaran keabadian sang api.Mom berbohong jika Mom katakan bahwa Mom tidak tahu soal itu.Mom ingat yang dikatakan orang-orang itu kemarin?Mereka mengatakan bahwa kembaranku itu diberikan kepada Venice oleh tante Patrice?Itu semua salah Mom!Tante Patrice tidak mungkin berkhianat.Justru merekalah, hari itu, dia menunggu di sebuah cafe untuk bertemu dengan gadis berusia 14 tahun dimana dia akan membawa Mackenzie pada keluarganya agar diasuh, sayangnya, pergerakannya diketahui, jadi, gadis itu ditangkap oleh orang-orang ini dan dikurung dalam ruang bawah tanah Mom!”
“Bagaimana kau bisa mengetahui nama kembaranmu Cathlyn?”Tante Helena membelalak.
“Itu semua diceritakan langsung oleh gadis berusia 14 tahun yang bernama Courtney.Sewaktu orang-orang tadi mengantarkanku kesini, mereka mengurungku satu setengah jam di sebuah ruang bawah tanah Mom.Lalu, disana ada sebuah taman diluar jendela.Disitulah Courtney tinggal.Bertahun-tahun dia mengintip semua tingkah laku dari mata-mata itu untuk membunuhku Mom.Mereka selalu berharap dapat membunuhku diruang bawah tanah sama seperti kembaranku”
“Tunggu!Apa maksudmu membunuhmu disana seperti kembaranmu?”Mom kebingungan
“Mom, hari itu juga, saat Courtney ditangkap, malam harinya, Mackenzie, dilempar kedalam sebuah ruangan didalam sana, istilahnya ruang bawah tanah didalam ruang bawah tanah, dalam keadaan sekarat, hingga meninggal, dan kemudian, beberapa hari setelahnya, mereka melakukan pengangkatan roh dengan memanggil Venice untuk membawanya kabur bersama ke masa lalu untuk Equaloch.Selama ini Mackenzie hidup disini Mom, hidup!Semua itu hanya karangan mereka agar mereka bisa melancarkan aksi mereka Mom!”
“Aku percaya padamu sayang.Nah, bisakah kita ke ruang bawah tanah itu?”Tanya tante Helena
“Tidak ada banyak waktu Helena, waktunya tinggal satu jam lagi, dan itu tidak akan cukup, mereka akan mencurigai kita!”
“Percayalah Mom, aku akan selamat karena Courtney memberikanku lima mutiara merah muda ditambah dengan satu berlian putih dengan pahatan indah.Dia mengatakan kalau ini adalah senjata bertahan hidupku”
“Kembalilah untukku, tante Helena, keluarga kita, adikmu, dan Courtney!”
“Aku akan Mom, percayalah”
“Tapi Lucy, kita harus menyelamatkan Courtney!Kita tidak bisa membiarkannya membusuk disana!Tidak!Tidak bisa!”
“Aku tidak tahu bagaimana caranya.Atau begini saja, aku dan Mom yang kesana, sedangkan tante Helena, kau tunggu saja sebagai mata-mata!”
“Oh!Ya!Itu benar sekali!Aku suka menjadi mata-mata!”Aku memutar bola mataku. “Ayo Mom, kita harus cepat!”
Kami berjalan ke arah ruang bawah tanah yang  benar-benar mengekor itu.Ada 4 lorong panjang dan 3 lorong pendek yang harus kami lewati dan itu sangat-sangat melelahkan, kami empat belas kali terhenti dijalan karena melihat banyak anggota Departemen Penelitian yang melati lorong ini dan seakan lorong terpencil ini cukup aktif untuk dijelajahi.Setelah sampai, aku membuka pintu itu.Tidak ada kue dan minuman lagi di atas meja, kacanya seketika sudah bersih dan rapih.Aku melihat kesekitar untuk memastikan tidak ada orang disini.Setelah aman, aku dan Mom masuk ke taman itu dan berlari ke pondok tua itu.Tapi, tidak ada Courtney disana.Hanya barang-barang yang semuanya masih tetap.Aku berlari keseluruh penjuru taman bunga yang luas itu, Mom, mengumpulkan bukti Courtney dan menyimpannya didalam tasnya.
“Courtney!!!”Kataku berteriak sekencang mungkin. “Keluarlah!”
Tidak ada tanda-tanda Courtney yang akan menjawabku.Tapi Mom keluar dengan sepucuk surat ditangannya.Dia terlihat bingung karena kesulitan membaca tulisannya.
“Ini seperti tulisan kuno dalam bahasa latin, dan Mom juga menemukan banyak kertas, ini seperti sebuah mantra Cathlyn!”Kata Mom membuka lembar demi lembar yang sudah lusuh dan kusam itu.Pikiranku terus terfokus pada Courtney.Sejujurnya, masih banyak yang ingin aku bicarakan dengannya.Mengenai, apa yang harus aku lakukan jika aku bertemu dengan Equaloch, dan bagaimana kalau aku terjebak didalam sana?Bagaimana kalau aku tidak bisa membawa kembali adikku?Seketika aku teringat dengan Mackenzie.Kalau Courtney tidak bisa kami temukan, satu-satunya adalah membawa Mackenzie bersama kami.Ponselku berbunyi.Aku membuka layar ponselku dan itu dari Jac.
“Halo?”Kataku pelan
“Halo Cath!Uh, Cath, maafkan aku, aku agak telat karena sekolah, disekolah tadi sangat sibuk, aku tidak tahu kalau ada pelajaran tambahan Cath.Jadi¾
“Intinya.Jadi intinya apa?Aku sedang mencari sesuatu dan cepatlah!”Kataku sambil menyapu segala penjuru taman dan sampai pada Mom yang masih membaca banyak kertas dalam bahasa lain itu.
“Begini, aku sudah sampai disini, dan ibuku sudah menceritakannya padaku.Semuanya, dan begini, aku sangat-sangat kaget mendengarnya.Aku akan menjaga situasi disekitar sini.Disini sangat sepi, mereka semua berkumpul diruang rapat.Sebaiknya, kau cepatlah membawa Courtney kemari”
“Masalahnya Jac, Courtney tidak ada disini.Dia tidak ada dipondoknya, dan aku...Aku akan membawa Mackenzie, seandainya dia tidak bisa ditemukan!”Seketika Mom menengok dengan cepat ke arahku.Kemudian berjalan menghadap persis didepanku.
“Uh, akan kutelepon nanti”Aku menutup teleponku dan menatap Mom yang berkaca-kaca.
“Jadi, dia ada disini Cath?Kembaranmu itu?Dia, dia masih hidup?”Setitik air mata tumpah diwajahnya.
Aku menggigit bibirku saat mengingat bahwa Mackenzie, benar-benar telah tiada, dan aku tidak tahu Mom akan menangis sekencang apa bila aku mengatakannya.Tapi aku tidak bisa berbohong sekarang, waktu kami hanya tersisa limabelas menit disini. “Dia, dia telah meninggal Mom.Dia sudah tidak ada, tapi kau bisa melihatnya, dia ada disini, dibawah tanah”
“Benarkah?”
“Ya Mom, dan, kita tidak punya banyak waktu, kita harus membawanya ke dalam mobil!”
Akhirnya kami bergerak cepat.Setelah terisak setengah menit melihat mayat kembaranku, dia kemudian menggunakan kain putih itu untuk membungkus Mackenzie dan kami berdua dengan susah payah menggotongnya hingga ke dalam mobil.Sayangnya kami hampir ketahuan petugas keamanan disana dan kami hanya mengatakan bahwa ini adalah tumpuka buku yang harus kami pelajari oleh Departemen Penelitian.Tante Helena memutuskan menjaga Mackenzie didalam mobil, walaupun dia awalnya ketakutan melihat mayat Mackenzie yang sangat pucat.
Kami berjalan agak cepat disepanjang lorong dan ketika kami berbelok, kami dicegat seorang wanita cantik dengan blouse ketat dan rok mini yang ketat.Dia terlihat baru karena dia masih agak kaku sepertinya.Aku melihat kartu namanya dan aku tahu bahwa dia adalah sekretaris pembukuan yang baru.Dia akan mencatat setiap kejadian mulai dari sekarang dan beberapa agenda lainnya.Dia mengantarkan kami menuju ruangan aneh dengan cat yang berbeda untuk setiap pintu, dan kami memasuki pintu dengan cat merah.
“Berjanjilah bahwa kau akan kembali Cath!”Bisik Jac ditelingaku.
Orang-orang yang menunggu disini terlihat benar-benar kesal akibat keterlambatan kami.Jadi aku mencoba beralasan kalau tadi kami membeli sedikit makanan kecil karena sedikit lapar.Wajah Mom mulai menegang dan kuakui, itu juga terjadi pada diriku.Ada banyak mangkok kecil disini, sebuah pisau, buku, dan pena.Aku juga menelan ludahku begitu kami berjalan sedikit lebih dekat, ternyata mangkok-mangkok itu berisi darah-darah dari berbagai orang.Bahkan dari generasi pertama Golvermorth beserta kekuatan yang ada.
“Jangan takut Cath, kami akan mengambil darahmu untuk melakukan upacara ini.Sejujurnya ini adalah ke sembilan kalinya kami mengirimkan anggota kami ke masa lalu.Ini selalu berhasil walaupun ditahun 1991, orang itu kembali dalam keadaan yang terluka, tapi tenang saja Cath, aku berjanji, upacaranya tidak akan semenakutkan itu.Percayalah, dan kalian, Lucy, Jac, silahkan gulung lengan kemeja kalian itu.”Dengan patuh mereka menggulungkan lengan mereka dan tanganku tentu saja sudah dengan sukarela digulungkan Joe, dia mengambil pisau itu perlahan.
“Kau melakukannya dengan bahan yang seharusnya tidak dilakukan dalam pelajaran IPA bukan?Itu melukai bukan untuk alat yang seharusnya kau gunakan”
“Oh, Cathlyn, kalau aku menggunakan jarum suntik, tentu saja sudah akan memakan banyak waktu.Waktu yang kami berikan padamu hanyalah sebatas jam pasir saja dimataku.Detik demi detik sangat –sangat berharga dan aku tidak mau kalau, eh, kau menghabiskannya”Saat itu juga darah mengalir deras dari tanganku.Dia menyayatkannya tepat di atas pergelangan tanganku dan rasanya benar-benar sakit.Sesakit apapun itu, aku lebih memilih kalau aku harus terselandung seperti kejadian kemarin, ketimbang disayat lumayan dalam untuk hal ini.Ketika darah itu sudah mengalir memenuhi mangkok itu, dia memberikanku perban basah yang entah mungkin saja sudah ia berikan obat dan yang pastinya itu cukup bau.Aku duduk dan melihat Jac dan Mom untuk giliran.Setelah sembilan menit kemudian, akhirnya, mereka semua berdiri kecuali Mom dan Jac yang terlihat memucat.Aku diantarkan ke sebuah kursi yang lebih seperti kursi pantai dan kemudian seseorang menyuruhku meminum sebuah sirup yang rasanya luar biasa enak.Setelah itu pandanganku mulai memudar-memudar dan akhirnya aku kembali menjalani ketololan pingsan ini.Entah berapa lama, saat aku tersadar, aku melihat mereka berseru dalam bahasa latin, Mom tampak sangat khawatir, dan mantra-mantra bertebaran disana.Seperti lautan suara yang menyerukan Tuhannya.Anehnya, aku duduk dan mereka semua tetap saja menyerukannya walaupun aku mengucek mataku dan berusaha berdiri.Sampai akhirnya aku sadar bahwa aku sama sekali tidak diperhatikan.Ini merupakan perwujudan rohku.Aku bangkit dan melihat diriku sendiri yang sebenarnya memburuk.Wajahku benar-benar pucat kali ini dan aku tidak tahu apakah aku bisa disamakan dengan orang mati.Beberapa diantara mereka mulai panik dan kemudian berhenti hingga mereka semua berhenti dalam kepanikan.Joe yang memimpin upacara itu mengguncang-guncangkan tubuhku perlahan.Sambil menyerukan namaku, tapi aku sama sekali tidak terbangun.Mom mulai terisak.Dua orang wanita berjalan mendekat dengan kepanikan lalu kemudian memberikan mantra lain kepada Joe.Kali ini, mereka membawa tirai putih panjang dan menutupi seluruh tubuhku.Lalu, mereka berjalan sepuluh langkah mundur menjauh dariku.Memulai kembali dalam bahasa-bahasa kuno dengan versi berbeda.Tampaknya, ini bisa dijadikan sebagai perang adu bahasa.Aku sedikit geli mendengarnya.Hingga kursi itu berguncang hebat beserta tirainya dan kemudian berhenti dengan sendirinya.Beberapa orang menganga dan aku sama sekali tidak tahu apa yang terjadi karena aku ambruk begitu saja dan terbangun disuatu taman aneh yang mirip dengan taman Courtney.Tapi kalau diseksamakan, ini jauh lebih berbeda.Sepertinya peternakan kuda yang sangat lapang dan luas.Aku dapat memegang tubuhku dan merasakan denyut nadiku.Perban itu masih menggulung di pergelangan tanganku.Aku berdiri dan melihat banyak pemuda menunggangi kudanya disepanjang peternakan super luas yang sangat-sangat sejuk itu.Aku menjauh perlahan.Tapi seorang pemuda dengan pakaian ala pangeran lengkap dan kuda poninya yang berwarna coklat terang menghampiriku.Sebenarnya aku sangat terlihat asing dimatanya, yah, karena aku jelas adalah orang paling aneh jika digambarkan di jaman entah jaman apa ini, yang jelas aku lahir dan langsung besar.Itu adalah rekor dunia.Yah, sayangnya entah apakah rekor dunia sudah diciptakan pada masa ini.Dia berbicara dalam bahsa Perancis yang sangat fasih.
Bonjour!Jem’ apelle Hunter Gerard Luynx.Comment vouz appelez vous?”Katanya tersenyum padaku sambil membungkukkan badannya.
Bonjour!Jem’ apelle Cathlyn Victoria Amber.Enchante!Parlez vous Anglaish?”Tanyaku canggung melihat warna matanya yang sama denganku.Hijau!
Oui!Encante!
Tres bien, merci
“Bahasa Perancismu tidak buruk nona.Boleh kutahu kau darimana?Sepertinya kau mendarat disini, bagaimana bisa?”
“Oh, itu, uh, aku juga tidak tahu, sepertinya saat melewati jalan ini aku pusing dna terjatuh.Pas grande chose”Kataku melirik pemuda yang latihan berkuda tadi kini berkerumunan dari kejauhan mengamati kami berdua.
“Oh, ya, mungkin kau tidak enak badan?Kau tersesat?Kau bisa kuantarkan hingga kerumahmu”
“Tidak, tidak, aku hanya, mengalami benturan kecil sepertinya, kalau boleh tahu, kita berada dimana?”
“Kita berada di peternakan kuda milik Ratu Veronique Pieterz, dan aku adalah  pangeran disini, dan perkenalkan, yang ada dikejauhan disana, ada dua saudara laki-lakiku dan teman-temanku.”
Aku membungkuk otomatis.Rasanya jantungku hampir copot saat mengetahui bahwa dia adalah pengeran disebuah kerajaan. “Maafkan aku, aku sedikit lancang, jadi, terima kasih atas waktunya”Aku segera membalikkan badanku.Tapi pangeran itu terus mengejarku dengan kudanya kemudian berhasil mencegatku. “Tidak!Tidak, kau tidak bisa seperti itu padaku.Tolong, bersikaplah seperti biasa.Kalau kau mau kuantarkan, akan kuantarkan itu saja, lagipula, aku sangat tidak ingin dilahirkan sebagai pangeran disini.Kau tahu?Sangat memuakkan”
“Uh, tidak!Tapi kau seorang pangeran dan aku hanya orang biasa.Maafkan aku!”
“Tidak, usah begitu, um, Cathlyn, kau katakan saja, mungkin kau bisa bercerita banyak untukku”
“Yah, sebenarnya aku tidak tahu aku harus kemana, aku baru disini dan aku merasa sangat asing!”
“Kalau begitu, tinggalah sementara di kastilku.Kau bisa berada disana kapanpun kau mau”
“Lebih baik kau antarkan aku ke jalan besar yang ada disini”
Tiba-tiba entah bagaimana caranya, aku kembali ke masaku yang sekarang dan menatap ke sekitar dengan kebingungan dan kupikir, aku sedang duduk diatas kuda, nyatanya aku duduk menyampung di atas kursi itu sambil memegang punggung pangeran itu yang nyatanya adalah udara.Joe mengangkat alisnya.
“Ini berhasil!Ya!”Katanya puas.Beberapa diantara mereka juga tersenyum puas.
“Permainan macam apa yang kau lakukan pada anakku brengsek?”Mom menjerit
“Tenanglah Lucy, Loanne, tolong berikan dia suntikan penenang.Ambil didalam tasku.Dengan cepat, wanita itu mengambilnya dan menyuntikkannya pada Mom.
“Apa maksudmu Joe?Kau mengirimkanku kesebuah peternakan aneh dengan seorang pangeran didalamnya”Kataku berdiri
Dia menutup bukunya, “Sejujurnya, ini bukanlah pertemuan kita, ini hanya pertemuan percobaan.Jadi, untuk memastikan keselamatanmu, dan soal pangeran itu, aku hanya ingin kau berlatih berinteraksi disana.Kau tahukan, kau itu sendirian disana?”
“Bla, bla dan bla.Kau berhasil membunuhku disana.Jauh lebih efisien membunuh orang yang linglung disebuah negara antah berantah yang sama sekali tidak kukenal ratunya.Vero, Veronique Pieterz.Oh ya, dan bahasa Perancis membuatku sangat frustasi!”
“Bukankah kau selalu juara dalam hal bahasa Perancis Cath?”Dia mengmasi seluruh barangnya sambil tersenyum kemenangan didepanku.Aku melipat tanganku dan dengan santai menjawabnya, “Oh ya, tentu saja, tapi kami belum begitu menyorot pada pemraktekkan.Jadi, aku sedikit kesulitan untuk itu.Yah, kau tahukan, masalah mahasiswa”
“Baiklah, terima kasih atas partisipasi kalian pada sore hari ini, terima kasih, dan kau Cath, Lucy, Jac kita bertemu kembali besok pagi jam 10.”
Aku hanya merasa kesal dengan Joe yang sepertinya sangat-sangat mengingatkanku pada kelakuan buruk Jac dulu.Kejengkelan ini benar-benar membuatku sangat-sangat emosional sepanjang makan malam.Tante Helena menaruh Mackenzie dibekas kolam yang sudah tak terpakai dibelakang rumah  dan memberikannya formalin ekstra tanpa bau yang bisa mengeluarkan cairan yang terhisap oleh sebuah mayat.
“Pelan-pelan sayang!”Ketus Mom kesal mendengar benturan garpu dan piring yang kubuat.
Hari ini, Liana datang kerumahku dan sangat luar biasa adalah bahwa Mom mengijinkan Liana masuk.Seperti yang sebelum-sebelumnya adalah bahwa Mom tidak boleh kami bermain saat sudah lewat jam enam sore.Tapi kali ini benar-benar menakjubkan.Jadi, aku memutuskan untuk berbicara lebih lama dengannya disini dan tentu saja tidak akan menghabiskan baterai ponselku karena berbicara berjam-jam di ponsel.Kami berjalan ke atas menuju kamarku.Aku melirik kamar Jac yang terletak tidak jauh di sekitar kamarku.Hari ini atau mungkin beberapa hari kedepan, tante Helena dan Jac akan tinggal untuk beberapa saat.
Lagi-lagi, tidak ada tanda-tanda Jac melakukan aktifitas sore ini.Apa dia tidur?Mendengarkan musik?Apapun itu, aku cukup cemas.
“Oh ya Liana, boleh aku pinjam sebentar ponselmu?Kau bilang kau punya seluruh lagu-lagu untuk menari ballet dan berdansa?”Tanyaku
“Uh, sesungguhnya tidak terlalu lengkap, hanya saja kalau kau mau, aku akan membawakannya untukmu besok.Tentu saja saat makan siang.Oh ya, untuk pesta dansa sekolah, kau pakai gaun apa?”Dia melirik kearah lemari pakaianku.
“Entahlah, kupikir aku tidak siap untuk itu.Sejujurnya ini bertambah buruk.Kau tahu?Kemarin itu seperti dongeng!”
“Seperti lagu Today was A Fairytale dari Taylor Swift!Oh, katakan kalau isinya sama dengan liriknya!”
“Sayangnya sama sekali tidak.Kau tahu?Setibanya disana, aku disekap didalam ruang bawah tanah selama satu setengah jam dan itu benar-benar gila karena aku berbicara dengan seorang gadis yang dikurung kurang lebih dua setengah tahun didalam sana.Biar kujelaskan, jadi, didalam ruangan itu, ada sebuah taman, sebenarnya bisa disebut lahan kosong yang sangat luas dengan bunga-bunga indah dan rumput yang lebat.Kami dipisahkan oleh sebuah kaca besar”
“Apa yang dikatakannya?”
“Banyak, dan aku tidak bisa menjelaskan.Pertama, adalah bahwa, orang-orang didalam Departemen Golvermorth ternyata orang-orang bodoh dari Equaloch yang memata-mataiku dan merencanakan untuk membunuhku, kedua adalah fakta bahwa selama ini kembaranku tidak dibawa lari oleh peramal aneh ke masa lalu dan sebenarnya adalah dia hidup disini dan dibunuh oleh orang-orang itu, ketiga adalah bahwa sebenarnya, peramal itu membawa roh kembaranku ke masa lalu dan yang keempat, dua hari lagi, aku harus ke masa lalu untuk mencari roh kembaranku itu dan entah bagaimana caranya aku harus membawanya kembali ke masa depan”
“Membawanya kembali ke masa depan?Bagaimana?Maksudku, bagaimana seorang manusia biasa membawanya ke masa depan?Bukankah seharusnya mereka melakukan pemanggilan arwah?”
“Aku benar-benar bingung untuk itu, dan setelah itu?Bagaimana kalau di masa lalu aku bisa melihat roh kembaranku, sedangkan di masa depan itu sia-sia?Oh, Tuhan, ini lebih mirip seperti puzzle!”
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamarku.Aku segera bangkit dan membukakan pintu untuknya.
“Hey Cathlyn!”Kata sebuah suara yang tak lain dan tak bukan adalah Jac.Aku menahan napasku karena malam ini, dengan kemeja itu, dia benar-benar terlihat sangat tampan.Bahkan aku menjamin bahwa Liana merasakan hal yang sama denganku.Mata coklatnya mengilat tajam ke arah kami.
“Hey Jac”Balasku. “Apa yang kau lakukan?”
“Mom menyuruhku untuk memberikanmu vitamin yang selalu kuminum.Jadi, cobalah.Ini baik untuk kesehatanmu dan oh hai Liana!”Dia tersenyum pada Liana yang terpaku bingung melihatku dan Jac.Tapi tak lama kemudian dia membalasnya.
“Eh Jac, boleh aku berbicara sesuatu denganmu?Atau bergabunglah sebelum kau tidur”
“Kau mau membicarakan tentang hal-hal bagaimana cara mengatasi patah hati?Atau bagaimana cara gadis tampil memukau didepan pada lelaki?Oh, ayolah, soal itu aku memang sangat hebat, tapi, tidak untuk malam ini”
“Ya, sangat tidak untuk malam ini karena apa yang akan kubicarakan bukan soal bagaimana cara gadis tampil memukau atau apalah itu, tapi ini mengenai catatan-catatan dari Departemen Golvermorth”
Untuk beberapa saat dia mengangkat satu alisnya. “Baiklah”
Aku terdiam sampai dia benar-benar rileks duduk diatas tempat tidurku, sebetulnya aku mengajaknya duduk di karpet saja, tapi dia menolaknyam, mungkin melihat karpetku kotor oleh tumpahan keripik yang kubawa tadi sepulang dari sana.
“Tunggu!Bagaimana kalian bisa...”Liana menghentikan kata-katanya, lalu memelankan suaranya “Tinggal dalam satu rumah?”
Jac tertawa keras dan aku memutar bola mataku. “Bukan hal yang rumit Lilly, kami bersaudara, sebenarnya tidak, ibuku dan ibunya berteman baik selama bertahun-tahun, jadi, yah kami sudah dianggap saudara”
Aku tersedak
“Jadi, kalian bukan saudara?Melainkan dianggap saudara.Wow, jadi bagaimana itu sebenarnya?”
Kami terdiam menatap Liana untuk beberapa saat, kemudian, aku melirik Jac yang sekarang terlihat bingung. “Aku juga tidak tahu bagaimana, tapi yang jelas, aku sangat bersyukur.Mungkin dikarenakan aku dan dia yang akan menutup lingkaran Golvermorth dan memulai yang baru.Itu rumit, tapi setidaknya dia akan berhasil” Jac menepuk-nepuk pundakku.
“Tentu saja, aku akan menemukan saudari kembarku dalam keadaan apapun.Bagaimanapun caranya”Aku tersenyum lebar.
“Yah, lagipula, itu adalah tugasnya”Dia menyandarkan punggungnya di kepala tempat tidurku
“Aku tidak yakin!Cathlyn mengatakan kalau Equaloch ada dimasa lalu, kalau begitu, bagaimana kalau dia bertemu dengannya?”Liana melipat kedua tangannya dan menatap sinis Jac
“Itu tidak akan berpengaruh sebelum jadwal.Mereka akan bertemu di stadion Wumps yang telah Equaloch bangun sendiri, pada tanggal 16 Juni, jadi, selama mereka bertemu sebelum penjadwalan yang seharusnya, itu tidak akan”
“Mereka mengirim Cath seperti seorang korban untuk menghadapi penjahat yang ada didepan majikannya!Perkumpulan macam apa kalian ini?Sejujurnya, aku lebih senang kalau dia sama sekali tidak berada dalam perkumpulan aneh semacam ini”
“Tenanglah Liana, aku tak akan apa-apa.Percayalah,selama batu ini kupegang erat.”
“Batu?Batu apa?”Liana mengerutkan alisnya
“Gadis yang berbicara denganku tadi, namanya Courtney, dia memberikan ini padaku, lima buah mutiara merah muda, dan satu berlian indah, pahatannya benar-benar luar biasa, ini menyerupai pegasus!”
“Benarkah?Wow!Itu hebat!Aku mau lihat!”
Selama Liana terpana melihat berlian itu, Jac dan aku saling bertatapan.Tak lama setelah itu aku melirik ke arah Liana kemudian kembali ke arah Jac.
“Jadi, apa tubuhku juga akan ikut saat aku dikirim kembali ke masa lalu?”
“Tidak, saat melawan Equaloch, dan iya saat semuanya belum dalam catatan jadwal kalian bertemu untuk berduel.Jadi, kau bisa terluka kapanpun.Saat kau bertemu dengan Equaloch untuk bertempur, rohmu diprediksi 80% akan terluka parah, jadi, saat kau kembali, menang atau kalah, kau terlihat sekarat, walaupun tubuhmu tanpa luka sedikitpun”
“Kalau selama tidak dalam penjadwalan?Tubuhku yang terluka?Tapi jiwaku tidak?Begitukah?”
Jacob menganggukkan kepalanya pelan. “Tapi masih banyak resiko Cath, Departemen Pengawasan dan Keamanan tidak menjamin kalau keamananmu atau kemanan yang mereka berikan untukmu sebagai perlindungan akan cukup, bisa saja Equaloch bertindak licik dan dia menyerangmu sebelum pertemuan dalam janjinya 17 Oktober 1990.”
“Apa, ada kejadian yang besar selama Golvermorth ini berjalan?”
“Maksudmu?”
“Yah, misalnya, peperangan, atau mungkin pencurian, yah, keresahan, uh¾
“Beberapa kali pencurian dilakukan, misalnya koleksi buku di Departemen Penelitian, dan yah, botol-botol verifikasi kekuatan, terutama kekuatanmu Cath, darah yang diambil darimu akan difermentasi untuk memisahkan kekuatannya dan memasukkannya kedalam botol verifikasi.Botol milikmulah yang paling rentan untuk dicuri”
“Oh...”
Mom masuk kekamarku sedetik kemudian dan menyuruh Liana untuk pulang.Sementara aku dan Jac bersiap untuk tidur, tapi, setelah kuantarkan Liana ke depan dan pulang, aku tidak bisa tidur.Sebenarnya aku ingin sekali kekamar Jac dan berbicara banyak tentangnya, tapi, aku tidak menjamin kalau Jac tidak akan tertidur sepertiku.Jadi, aku memutuskan untuk memejamkan mataku dan kemudian aku tertidur.








¾8¾
Aku mengusap wajahku yang terkena pantulan sinar matahari.Pagi ini matahari benar-benar menyengat dan aku sama sekali tidak bisa membuka mataku.Aku sangat kesal karena Mom selalu membangunkanku dengan cara seperti ini.Aku menuruni tangga dengan perlahan menuju ruang sarapan.Entah mimpi atau bukan yang pasti aku hampir melengkahi satu tangga saat melihat Margareth dan tante Patrice datang, tentu saja bersama dengan suaminya.Mom tersenyum lebar saat melihatku berdiri terpana di tangga, terlebih lagi, tante Helena membawa Jac dan Niall duduk bersama dalam ruangan itu.
Apa ini?
Sejenis pesta keluarga untuk merayakan diriku sebelum aku menjadi korban dari kebengisan Equaloch?Atau pesta untuk merayakan kematianku nanti?Apapun itu yang jelas,wajah tante Patrice sangat berbunga-bunga, tapi setelah melihatku, dia benar-benar terlihat tidak senang.Yah, seperti biasanya.Tentu saja dia melakukan itu karena dia selalu iri padaku, Mom dan keluargaku, karena aku spesial.Tapi bahkan aku tidak ingin kespesialan ini ada dihidupku.
Mom mengajakku untuk bergabung.Aku duduk disebelah Mom dan tante Helena.
“Oh Cathlyn kecilku yang malang...Beberapa minggu ini dia mengalami waktu-waktu yang berat”Katanya pada semua orang.Tapi tampaknya itu hanya ditujukan padaku.
“Sebenarnya tidak terlalu berat, ini belum ada apa-apanya ketimbang apa yang akan ia hadapi nanti.Sulit membayangkannya harus menyelamatkan seluruh umat manusia dalam kegelapan”Mom mengelus kepalaku lembut.Tepat setelah itu Jac melirik ke arahku sambil memotong sandwichnya.
“Dan, kurasa, selama ini sulit sekali mengenal Cath kecil dan Cath yang sudah beranjak dewasa seperti ini”Kata Paman Aux sambil menelan sup kentangnya.
“Terima Kasih.Tapi sepertinya tidak terlalu sulit untuk membedakannya”Kataku.
“Lucy, sebaiknya kau harus menyuruhnya untuk banyak makan makanan berserat dan juga vitamin.Nampaknya, anakmu ini harus mendapatkan wajah terbaiknya”Tawa paman Aux yang sama sekali tidak kumengerti.Tapi sepertinya dia mengejek penampilanku.
“Itu dikarenakan aku masih mengenakan piyama Paman Aux.Akan terlihat jauh lebih baik jika aku mengenakan pakaian lain”Aku menyeringai.
“Oh, lihatlah wajah tampan Niall itu, dan kurasa Margareth akan sangat cocok dengannya”Timpal tante Patrice menatap Niall yang bersemu merah.Aku memutar kedua bola mataku. “Tapi sayangnya, warna matanya tidak sama,”
“Tidak, kecuali Cathlyn”Mom tersenyum lebar
“Yah, itu hanya kebetulan Lucy.Diluar sana, masih banyak yang bermata hijau.Ya bukan Cath?”Dia melirikku sinis
“Ya, sangat ya, dan mengetahui bahwa dibumi ini hanya 2% dari warna mata diseluruh dunia diduduki oleh orang-orang dengan mata berwarna hijau.Agak sulit untuk menemukannya, tapi aku yakin memang ada”Tante Patrice semakin terlihat geram oleh kalimatku.
“Oh, ya, tentu saja aku tahu soal itu, dan Margareth sangat berbakat sekali, dia bisa bermain piano, berenang, ballet, biola, tennis, volley dan bakat-bakatnya itu sungguh luar biasa, apa kau punya bakat Cath?”
Aku mulai menggigit bibirku, tapi Mom dengan tenang menjawabnya, “Dia telah menjual lukisan pertamanya waktu dia berusia 5 tahun, sangat indah dan abstrak.Dia mendapatkan 60 juta untuk itu, dan sebagian disumbangkan untuk perbaikan beberapa panti asuhan di seluruh Inggris.”
“Kurasa, melukis hanya bisa disebut sebagai hobi.Aku tahu, semua orang bisa mempelajari seni itu dan melakukannya sama seperti orang-orang yang melukis dengan bakat sempurna didunia, jadi, kurasa, itu adalah hal yang tidak menarik, mengingat seluruh keturunan Golvermorth sangat berbakat Lucy, sebaiknya, kau harus menempatkan anakmu itu ditempat yang sempurna.Oh, dan Jac, yah, dia juga sangat-sangat berbakat.Tidak cocok sekali dengan dirimu Cath, kalau seandainya kau benar-benar berpasangan dengannya dalam upacara itu, kau akan sangat dibawah”
“Bicara soal itu, kami akan tetap berpasangan tante Patrice, tidak peduli Cath memiliki bakat atau tidak.Sesuatu itu tidak diukur dari bakat, sekalipun Cath menghentikan seluruh bakat dari Golvermorth, dia dan aku akan tetap menutupnya”Jac menatapku seolah-olah sedang membelaku mati-matian dari orang-orang yang membenciku dan jujur saja, kemeja hitamnya itu benar-benar membuatnya sangat keren!
“Oh ya?Kau kan tahu Jac, bahwa sesuatu yang terjadi pada Cath tidak selamanya baik.Apa kau tahu maksudku?Kita semua tahu, tidak ada yang tahu pasti pendaratan Cath saat dimasa lalu itu pada tanggal,bulan atau tahun keberapa, yang pasti, dia harus mengetahui seluruh tahun-tahun sebelum tahun ini.Seluruh kejadiannya”
“Ya, tapi, kurasa tidak ada salahnya kalau dia belajar sedikit”Kata Margareth pelan
“Tidak.Departemen Penelitian dan Departemen Pembukuan akan bekerjasama untuk merampung semuanya, jadi tante Patrice, kau jangan khawatir”Akhirnya setelah seribu abad, Niall berbicara juga dan dia tersenyum padaku.
“Tidak...Tidak!Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.Aku bukan Cuma khawatir, tapi meragukan bahwa Cath bisa menyelamatkan Golvermorth dan seluruh umat manusia.Tidak ada yang tahu pasti kalau kemampuannya ini sungguh-sungguh berhasil.Walaupun dengan kekuatannya yang hebat, yah, “Ter” hebat maksudku, jadi, apa salahnya aku berpikir seperti ini?”
“Sudah cukup Patrice!Tidak ada lagi kekacauan yang berusaha kau buat!Diam dan makanlah!Kita bukan bicara soal hal ini sekarang.Cath masih belum terlalu sehat.Bisakah kau menjaga ucapanmu itu?Kau membawa anak dan suamimu, apa aku perlu membeli mesin jahit lalu menaruh kepalamu tepat dibawah alat penjahit itu?Lalu dengan leluasa aku menjahitnya?”Muka tante Helena memerah.Alisnya bertaut hebat.Tampaknya aku belum pernah melihat yang semarah itu.Jadi aku tertunduk menatap sandwichku.
Selama lima belas menit, semua terdiam, sampai Mom mulai mengajak mereka berkeliling rumah.Tapi sepertinya tujuan Mom adalah memamerkan berbagai jenis koleksi bunganya ditaman belakang, jadi, dia hanya menyingkat waktu berkeliling dan kemudian mengajak kami semua ke taman.Sementara itu, aku bergegas mandi lalu mengeringkan rambutku, berdandan sebentar dan berganti pakaian.Saat aku akan membuka pintu kamarku, Niall tiba-tiba masuk dan mencegatku keluar.
“Hey Cath”Katanya pelan. “Aku...Um, aku mau, minta maaf atas tindakan tante Patrice.Kau tahukan, bagaimanapun juga, dia pernah mengasuhku saat aku berusia 3 tahun.”
“Untuk apa kau minta maaf?Tidak ada gunanya, aku selalu memakluminya, karena tante Patrice adalah adik ipar Mom, dan dia selalu begitu.Sayangnya, aku sulit memaafkan seluruh tindakannya itu”
“Dan...Maafkan aku karena aku jarang terlibat dalam tugasmu.Aku tahu kau dan Jac akan mengurus banyak masalah.Tapi Cath, aku punya rencana, dan bisakah kau meneleponku malam ini?”
“Rencana?Malam ini?Tapi aku...Aku ada janji dengan Liana”
“Lupakan itu Cath.Kumohon”
Aku terdiam, lalu mengangguk perlahan.Tentu saja aku sangat berat untuk membatalkan pembicaraanku dengan Liana.Padahal aku ingin sekali berbicara soal pesta dansa dan berlatih berdansa dengan Liana.
“Baiklah, ayo, kita ke taman.Ngomong-ngomong, gaunmu itu bagus juga”

...
Mrs.Anderson memberikan banyak pr untuk kami.Aku tahu, dia tidak senang kalau salah satu diantara anak muridnya ada yang tidak masuk.Jadi, sebenarnya, pr tambahan itu seharusnya hanya diberikan kepadaku.Tapi karena dia sedang berulangtahun, Mrs.Anderson membagikan kepada seluruh anak-anak.
“Cathlyn, kuharap kau akan terus masuk untuk selanjutnya, kau tahu kan, bahwa kita akan mengatakan banyak kegiatan dan kemudian sosialisasi mengenai jalannya acara pesta dansa tahunan sekolah kita”Mrs.Anderson menatapku dari balik kacamata lebarnya dan kemudian meletakkan tiga lembar kertas dihadapanku.Tiga lembar, dan masing-masing di straples dan seluruhnya berjumlah sembilan lembar penuh.
Saat bel istirahat berbunyi, seluruh anak keluar dengan gerombolan penuh didepan pintu.Hampir seperti seluruh ikan-ikan yang ingin menyelamatkan dirinya dari jala nelayan yang berusaha menangkap.Aku rasa, akibat semua itu, Walles, harus mendapatkan perban di lututnya karena terinjak oleh rombongan rakus itu.Aku hanya bisa menunggu sampai hiruk pikuk yang menutupi seluruh pandangan itu perlahan menghilang.Tapi tiba-tiba kemudian, rombongan cewek-cewek OSP itu berhenti tepat di kursiku.
“Apa yang kalian lakukan dengan tasku?”Teriakku spontan begitu melirik ke arah mereka yang berusaha menggeledah tasku.
Aneliesse menghentikan pencariannya dan menghadap ke arahku.Tangannya masih memegang erat tasku. “Apa katamu?Apa yang kami lakukan disini?Dengan tasmu ini?Beritahu dia anak-anak”Kemudian dia menyibakkan rambutnya dan mulai mencari sesuatu yang tidak kuketahui.Kakiku terasa keram, bibirku bergetar dan mataku tidak berkedip sama sekali.
“Oh Cathlyn yang malang, apa kau tahu?Rasanya, Mrs.Anderson memberikanmu sembilan lembar pr itu sama sekali tidak ada gunanya dengan apa yang telah kau perbuat!”Salah satu anggota PGC lain berkata.Dia adalah yang terpendek, sebetulnya aku sama sekali tidak tahu apa nama aslinya, tapi orang-orang sering memanggilnya mentimun karena dia suka sekali kutek warna hijau mentimun.
“Apa yang kulakukan?Apa yang kulakukan pada kalian?Berhenti disana untuk menggeledah tasku!Kalian tidak akan mendapatkan apa yang kalian inginkan!Karena kalian salah orang!”Aku mencoba berjalan mendekat.Kerumunan hiruk pikuk itu sudah sedikit terlihat lega, tapi diluar, suara teriakan dan tawaan memenuhi seluruh ruangan.Aku tahu kalau Liana pasti sedang menungguku di meja kantin.Tapi aku yakini, aku tidak akan makan siang hari ini.
“Salah orang hah?Coba kita lihat...”Dia terus merogoh tempat-tempat yang ada didalam tasku dengan bersemangat.Aneliesse selalu terlihat bersemangat dan sombong.Jadi, pemandangan itu sudah biasa bagiku.Aku mulai berjalan lebih dekat dengan cepat dan lebih cepat, “Aha!Ini dia!Parfum kesayanganku!Kau mencurinya Cathlyn!”Saat itu juga aku menampar wajahnya kuat-kuat.Entah darimana keberanian itu, tapi kerumunan itu mendadak diam dan menonton kami.
“Dua orang gadis cantik sedang bertengkar!Lihat ini!”Seru yang lain.
“Beraninya kau!”Teriak mentimun itu. “Kau tahu kan dia siapa!”
“Aku tahu dia siapa!Dia hanya ketua organisasi yang sebenarnya suci dan sangat bersih untuk sekolahan ini,tapi sayangnya, terlalu banyak noda-noda yang ia kotori.Itu sangat tidak layak!”
“Berhenti disana bocah!Kalau kau tidak mau aku menyobek mulutmu, sebaiknya kau diam disana!”Seorang dari anggota OSP lain yang bernama Grisley berjalan ke depan hingga sejajar Aneliesse yang masih menatapku geram.Warna matanya menghitam.Aku menelan ludahku dalam-dalam hingga menghasilkan bunyi yang bisa kudengar disekitarku.
“Aneliesse?Kau tak apa?”Tanya Grisley keheranan melihat warna matanya yang semakin pekat.Aku mulai berjalan mundur.
“Astaga!Dia kerasukan!Lihat itu!Panggil Mr.Peterson!”Orang-orang diluar sana mulai berlarian.
“Aneliesse?Kau dengar aku?Hey!”Mentimun itu mengguncangkan tubuh Aneliesse sekeras mungkin.Tapi tindakannya sia-sia, seluruh matanya kini menjadi hitam.Aku mulai berjalan mundur dengan cepat.Kulitnya memucat sepucat orang mati.Dia melepaskan genggaman mentimun itu dan mulai berjalan ke arahku, perlahan, lebih cepat, cepat dan semakin cepat.Hingga dia tiba-tiba sudah berdiri didepanku dan kerumunan semakin banyak.Dia mulai berteriak dengan suara paling memekakkan didunia, seluruh kertas-kertas dan meja-meja mulai beterbangan.Aku tahu kalau Aneliesse adalah pengikut dari kekuatan hitam, dan apapun itu, tanganku terasa sangat-sangat dingin dan mungkin hujan salju ada disana.Cewek-cewek OSP itu mulai ketakutan dan beberapa diantaranya menangis.Hanya mentimun dan Grisley yang tampak masih terheran-heran.Kerumunan itu mulai berteriak ketakutan dan berlarian, tapi masih banyak yang terus menonton kami.Teriakan itu semakin keras, hingga hampir membuat seluruh gendang telinga termasuk diriku pecah.Beberapa dari kerumunan itu mengeluarkan darah dari hidung dan telinga.Keadaan semakin ricuh ketika tiga anak lainnya pingsan.Aku berusaha menurunkan seluruh benda-benda yang melayang itu dengan kekuatan telekinesisku.Entah apa yang mengendalikannya, itu tidak berhasil, aku menutup pintu dan seluruh kaca agar kerumunan itu bisa terlindungi.Apapun itu, aku tahu tidak ada cara lain selain melawannya.Jadi, aku menyeret cewek-cewek OSP itu ke sebuah pojokan dekat lemari untuk melindunginya.Tapi ketika aku menyeret Grisley, Aneliesse mencekikku sangat kuat dan mengangkatku ke atas sambil mengucapkan bahasa teraneh yang sama sekali aku tidak mengerti, rasanya leherku terbakar, dan aku tidak bisa bernapas.Aneliesse terus berkata-kata dalam bahasa aneh, dan kemudian berteriak dengan frekuensi lebih tinggi lagi, hingga menyamai pesawat jet.Tiba-tiba, bola-bola api hitam keluar dari tanganku dan entah bagaimana caranya, mentimun itu berdiri dari pojokan sambil menganga melihatku sambil meneriakkan, “Dia...Mereka, mereka, matamu menghitam, mereka sama!”Bola api itu aku lemparkan ke arah Aneliesse yang semakin membrutal, “Lepaskan aku iblis!”Teriakku dan dia terpantal hingga ke tembok belakang dekat kerumunan.Aku menggeser seluruh meja hingga membentuk sebuah penghalang antara Aneliesse dan cewek-cewek yang ada di pojokan dengan kekuatanku.Sedangkan Grisley, aku seret ke belakangku, “Berdirilah, dan berjanjilah apapun yang terjadi, kau harus mengekoriku”.Dia benar-benar terlihat akan menangis karena terlihat ketakutan.Setelah satu menit terdiam, Aneliesse mulai bangkit lagi, kali ini, seluruh tubuhnya seperti bekas cakaran, merah dan berdarah,matanya yang menghitam mulai menjadi normal selama beberapa detik, dan detik berikutnya, bola matanya menjadi merah menyala.Kali ini dia berteriak sangat-sangat keras.Hingga seluruh kaca pecah dan kerumunan itu terluka karena serpihan kaca.Mr.Peterson sudah membawa banyak pastur yang masuk dan melantunkan ayat-ayat suci dari alkitab dan menyipratkan air suci ke arahnya.Tapi semuanya sia-sia, dengan mudah, dia mementalkan seluruh pastur itu termasuk Mr.Peterson ke seluruh penjuru ruangan dan kemudian berjalan ke arahku.
“Sekarang, keluarlah, berlarilah Grisley!”Kataku cukup panik.Wajahnya benar-benar menyeramkan.Kau bisa membayangkannya sekelas wajah di pemegang film paling horror didunia yaitu The Excorcist.Aku hanya bertahan dengan seluruh kekuatanku, dan aku tahu, pasti Equaloch sedang menggunakan tubuhnya berusaha untuk membunuhku untuk pencapai tujuannya yang brengsek itu, yaitu mendapatkan keabadian dan menciptakan lebih banyak lagi lubang-lubang hitam diseluruh tubuh manusia.Lalu dengan mudah menjadi pengikutnya.Pastur-pastur itu dalam keadaan yang kurang memungkinkan terus melantunkan ayat suci dan tiba-tiba dia berhenti hanya berjarak lima langkah didepanku.Aku mengurungnya dengan menjepitkannya di dalam lingkaran meja-meja.Kerumunan itu kemudian kembali menjadi banyak dan aku melihat ada Jac dan seluruh cowok-cowok OS lainnya.Aneliesse mulai terjatuh dan pingsan.Mr.Peterson menyuruh cowok-cowok OS itu untuk mengangkatnya persis diatas meja yang aku buat melingkar.Kemudian setelah itu, semua orang menatapku dengan luka cakaran dan bekas jiplakan jari yang memerah dileherku.Perlahan mata hitamku itu mulai pulih hingga mengembalikan warna mataku, hijau.
“A...Ah,ba, bagaimana kau bisa melakukannya?Sebenarnya kalian ini siapa?”Mr.Peterson terlihat sangat marah.
“Mr.Peterson, ini bukan salah Cath, ini adalah kesalahan iblis yang telah merasuk kedalam tubuh Aneliesse”Cewek-cewek OSP yang berada dipojokan itu mulai berdiri tegak. “Oke, sebenarnya ini entah kesalahan Cath atau bukan, tapi setelah dia menampar Ane, dia kemudian berubah menjadi iblis dengan matanya yang menghitam secara keseluruhan dan kemudian menyerang Cathlyn”
“Menampar?”Mr.Peterson berbalik menghadap cewek-cewek itu seakan tak percaya, lalu kembali padaku. “Apa yang sebenarnya kau lakukan?”
“Ane menuduhku mencuri parfumnya, tapi sebenarnya tidak, aku bahkan tidak tahu dimana ia biasa menyimpannya, dan tentu saja untuk apa aku tertarik dengan parfum mahalnya itu.Entah ada apa, aku tiba-tiba menamparnya, sebenarnya aku sama sekali tidak berniat untuk menamparnya Mr.Peterson,itu seperti, tiba-tiba”
Tiba-tiba seorang cowok dari kelas lain berlari masuk menerobos kerumunan, “Mr.Peterson, sebaiknya kita bawa anak-anak yang terluka ke rumah sakit, tidak ada gunanya kita obati, karena mereka mengalami lebih banyak pendarahan.
“Baiklah, telepon ambulance dan suruh Ms.Wealson mengantarkan mereka, dan Mrs,Anderson, dan kau Cath, kita harus bicara di ruanganku.”Kemudian aku mengekorinya dengan tatapan lesu menatap rombongan cowok-cowok OS yang terus menatapku keheranan, tapi tidak dengan Niall dan Jac.Mereka mungkin tahu kalau aku sedang dalam bahaya.

“Demi Tuhan Cath!Kau ini kenapa?”Tanya Mr.Peterson saat kami sudah tiba diruangannya.Tidak ada sinar matahari yang menyinarinya seperti waktu pertemuan kami yang lalu.Aku hanya tertunduk lemas sambil menahan genangan air mata yang ada dipelupuk mataku.
“Sudah kubilang bahwa aku tidak sengaja.Aku sama sekali tidak tahu kalau aku akan menamparnya, itu seperti, ada sesuatu yang mengendalikanku”
“Sesuatu yang mengendalikanmu?Lalu bagaimana dengan Ane?Dia pasti juga akan mengatakan hal yang sama, dan dengan begitu, kalian semua akan mengatakan kalau kalian sedang dalam pengaruh sesuatu, mungkin alkohol atau obat-obatan”
“Aku sama sekali tidak minum yang semacam itu.Aku selalu minum vitamin”
“Lantas apa yang menyebabkan Ane berubah sangat-sangat monster, dan bahwa kau juga telah berubah menjadi salah satunya?”Aku menepis pandangannya .Aku tahu, cewek-cewek OSP itu selalu diistimewakan disekolah ini, mereka seperti raja dan ratu.Sungguh-sungguh sangat disayangkan aku berbicara dihadapan Mr.Peterson, karena aku yakin, dia tidak akan membelaku, tapi membela organisasi sekolah yang sudah berdiri lebih dari tujuh belas tahun itu.
“Cathlyn?Kau mau menjawabnya atau tidak?”Dia mulai terlihat emosi lagi.
“Terserah kau saja Mr.Peterson, kau boleh menghukumku atas semua ini, tapi aku bersumpah, aku tidak bersalah disini.Hanya itu”
“Baik.Kau boleh keluar, kau harus menunggu sampai aku selesai dengan Aneliesse.Selanjutnya, kalian berdua harus menemuiku diruangan sosialisasi”
Aku mengangguk dan kemudian berjalan keluar.Menatap kebawah lantai karena aku pasti akan mendapatkan olokan, atau bahkan banyak perkataan yang akan terucap dari mulut kerumunan itu, atau mungkin dipandangi oleh mereka atau bahkan dipuji atas kejadian tadi, entahlah, yang pasti, aku tersadar bahwa kerumunan itu berdiri memberikanku jalan, seolah aku adalah seorang yang terhormat.Kerumunan itu membuat barisan yang sangat panjang.Beberapa diantara mereka masih terlihat segan padaku, beberapa diantara mereka terlihat ketakutan, melotot, melongo, mengerutkan alisnya, tapi, kelompok cowok-cowok OS, memberikanku senyuman hangat dan penyemangat.
Tidak ada pelajaran setelah kejadian itu, kami dipulangkan atas insiden mematikan itu, aku menutupi lukaku dengan syal lamaku yang tertimbun dibawah tumpukan buku-bukuku.Mom menjemputku dengan limusinnya.Aku sadar kalau aku sedang menahan dengan sekuat tenagaku agar air mata ini dapat tertahan dan kalau bisa masuk kembali kedalam mataku.Rasanya akan sangat sakit kalau aku tidak menceritakannya pada Mom, tapi aku tahu, Mom akan sangat marah kalau dia tahu, bahwa aku menunjukkan kekuatanku didepan publik.
“Hey sayang”Dia memberikan kecupan hangatnya padaku.Beberapa orang yang berjalan melewati kami, terus menatap kami keheranan.Beberapa diantaranya seperti menyerukan Wow!Tadi itu hebat Cath!Kau sangat-sangat magis!Kau tahu, aku akan menjadi penggemarmu nanti!Kau seperti peri ajaib!Penyihir aneh dan sebagainya, yang pastinya, Mom mengerutkan alisnya, dan kurasa dia sudah mengetahuinya hanya dari kata-kata aneh itu.
“Apa yang terjadi Cath?”Tanyanya marah padaku saat kami sudah didalam mobil. “Apa yang terjadi?”
Aku terdiam.Kali ini aku hampir meneteskan air mataku.Sekarang, semua orang sudah tahu bahwa aku adalah gadis yang memiliki kekuatan aneh, asing, dan bahkan menakutkan.
“Kau mendengarku kan Cath?”
“Aku akan menceritakannya nanti Mom.Tapi tidak sekarang.”
“Baiklah, Mom tahu kalau kau butuh banyak rileksasi” Mom menancapkan gas dan segera pulang kerumah.Kami sama sekali tidak berbicara satu sama lain saat berada didalam mobil.Tapi yang pasti, aku sangat takut akan hal itu.Aku yakin Mom bakal membenciku.Karena, dengan demikian, perlahan, Golvermorth akan segera diketahui.Ketika sampai dirumah, aku segera duduk diruang makan dan kemudian mengeluarkan kantung bekal makan siangku.Aku mau makan makanan ini agar Mom tidak bertambah marah atau kecewa padaku.Saat aku makan, Mom duduk disebelahku lalu menggenggam tanganku perlahan.Wajahnya terlihat sangat lelah dan ada kantung mata yang sedikit menganggu.Mom kurang tidur akhir-akhir ini karena mengurusiku.Bahkan, dia juga harus menghadapi bahwa, sebagian dari Golvermorth, tidak menyukaiku dan keluargaku.Apalagi, kasus barunya adalah bahwa para pengkhianat dan mata-mata seluruhnya berkumpul di bagian paling berbahaya yaitu Departemen Penelitian dan beberapa di Departemen Pembukuan.
“Cathlyn...”Katanya pelan.Suaranya semakin melemah. “Sekarang, bisakah, kau ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?”
Aku meneguk smoothy buatan Mom yang super enak.Kemudian aku menengok ke arahnya dengan rasa kasihan.
“Maafkan aku Mom, aku tahu ini kesalahanku”Kataku sepelan mungkin sambil menatap miris ke dalam gelas berisi smoothy Mom.
“Tidak sayang, ini sama sekali bukan kesalahanmu.Kau bahkan tidak melakukan apapun yang seharusnya tidak dilakukan.Bukankah begitu?”
“Aku, aku melakukannya”
Mom terdiam untuk beberapa saat sambil terus menatapku lekat-lekat.Wajahnya memucat dengan tangan yang masih memegang pisau roti dan garpu.
“Kau melakukan apa sayang?Kau berkelahi?Masalah percintaan?Oh sayang, Mom tahu, seusiamu banyak sekali persoalan yang menjerat lingkup percintaanmu¾
“Tidak Mom!Baiklah, aku akan jujur.Aku telah menunjukkan pada orang-orang tentang kekuatanku ini”
“Tidak...!Kau pasti bercanda sayang!Kau tidak benar-benar melakukannya padaku kan?”
“Tidak Mom!Aku benar-benar telah melakukannya!Aku, ini, ini kecelakaan, maksudku, aku berusaha menolong orang-orang dari iblis yang telah merasuk ke tubuh Anneliese, entah bagaimana caranya dia bersikap aneh Mom, dan aku tidak mau ada yang menjadi korban disana”
“Jadi kau benar-benar menunjukkannya pada semua orang Cathlyn?Kau telah menunjukkannya pada publik?Apa kau tidak tahu kalau seluruh keturunan Golvermorth tidak boleh ada yang menunjukkan kekuatannya didepan orang-orang yang bukan keturunan Golvemorth sekalipun itu orang yang kau cintai?Kau telah membukanya Cathlyn!Kau telah membuka kutukan itu!Oh Tuhan...Apa yang telah kau lakukan Cathlyn?”
“Kutukan?Kutukan apa?”Kali ini aku benar-benar ketakutan.
“Tidak!Mom harus menelepon Departemen Penelitian dan Departemen Keamanan.Kau tidak aman Cathlyn!Kita harus segera melakukan pertemuan!Ini benar-benar tidak bisa dibiarkan”Dengan cepat Mom berdiri sambil menyibukkan ponselnya diantara jari-jarinya yang mulai terlihat kaku dan mengeriput.
“Mom?”
“Halo Mr.James?Bisa kita lakukan pertemuan tertutup hari ini?Kumohon, kalau kita lakukan pertemuan terbuka, aku tidak akan pernah bisa hari ini.”Kata Mom terus berbicara dengan Mr.James ditelepon
...
“Mom, bisa kau jelaskan kutukan yang tadi kau bicarakan padaku?”Kali ini aku bertanya setelah Mom benar-benar terlihat tenang dan mulai bernafas dengan teratur.
“Entahlah Cathy, sepertinya, biarkan mereka yang menjawab pertanyaanmu ini.Mom benar-benar tidak bisa menjawabnya”
“Tapi Mom, kau adalah ibuku, kau tidak mungkin meninggalkan putrimu dengan sejuta pertanyaan yang benar-benar ingin ia ketahui bukan?Kau juga tahu, bahwa aku adalah penerus Golvermorth yang akan melahirkan cahaya baru dengan kekuatan baru yang akan menutup seluruh lingkaran jahat.Bukan begitu?Katakan Mom”
“Sayang, masalanya, bukan begitu mudah untuk Mom katakan.Entahlah, sepertinya kita harus berangkat sekarang Cathy, ayo...”
Aku hanya menghela napas panjang dan kemudian mengambil tasku dan berkemas.Kali ini pasti akan berlangsung sangat-sangat lama.Mungkin saja kami akan menginap disana untuk beberapa hari.Tidak ada yang tidak mungkin bagiku.Jadi, tentu saja aku membawa beberapa pakaian ganti agar aku lebih tenang.
Ketika sampai didepan gedung Departemen Penelitian, aku hanya berfikir kalau aku akan mendapatkan masalah yang besar.Pastinya, bajingan-bajingan yang ada didalam sana, yang telah berkhianat itu, tidak akan mau membantu kami untuk menutup segala masalah, yang ada, justru mereka selalu membuka peluang masalah demi masalah baru untukku, agar mereka bisa dengan sempurna menjalankan rencana mereka.Sayangnya, semua itu sudah kuketahui beberapa hari yang lalu.Jadi, aku tidak bisa sepenuhnya mempercayai mereka.
Suasana didalam Departemen Penelitian tidak ada yang berubah.Hanya saja, terlihat sangat sepi.Mom tampak kebingungan ketika melihat ruangan-ruangan dilantai bawah terkesan tidak ada orang sama sekali.Akhirnya, kami bertemu dengan pelayan baru disana dan mengantarkan kami ke lantai empat untuk melakukan pertemuan tersembunyi.
“Silahkan ke sebelah sini Mrs”Kata pelayan itu terlihat sangat berkeringat dan gugup.Entah apa yang telah berhasil dia lihat.Begitu kami berbelok, dia sudah menghilang secepat kilat.
“Aku rasa dia kena serangan jantung”Kataku menahan tawa
Mom melirikku datar, “Mungkin saja, Mom rasa, dia memiliki penyakit lain.Mungkin takut terhadap orang?”
Aku tertawa cukup kencang.Rasanya aku ingin sekali duduk ditengah-tengah kami berjalan menuju ruang pertemuan.Mom sungguh lucu saat berkata seperti itu.
Saat kami sampai, kami disambut oleh seorang wanita muda yang cantik dengan high heels super tinggi tapi tetap saja dia tidak begitu melebihi tinggiku.Aku melihat name tag yang berada disisi kanan atas bajunya.Namanya Janice Kaivlesse.Dia sangat mirip dengan Jennifer Lawrence dalam film The Hunger Games dengan rambut yang dikepang rapih persis dengan Jennifer.Sayangnya, efek kacamatanya itu membuat Janice tampak lebih tua dua tahun.
“Silahkan masuk...”Katanya ramah sambil tersenyum padaku.
“Terima kasih”Kataku
Joe, Jac, Niall dan bahkan Tante Helena dan Patrice serta Margareth ada disana.Sementara itu, wajah-wajah baru juga bermunculan, aku mengetahui nama mereka dari name tag yang telah mereka pakai di baju mereka.
“Aku, mau berkata bahwa...”Tiba-tiba suara Mom bergetar. “Bahwa, putriku Cathlyn, telah melakukannya.Dia, dia membuka kelahiran baru”
Semua mata memandangiku tak percaya.Beberapa orang spontan berdiri sambil menatapku.
“Apa?”Kata tante Patrice dengan lantang. “Dia telah melakukannya?Bagaimana bisa?”
“Maafkan aku...”Mom mulai terisak.Matanya basah dengan linangan air matanya.Sesaat aku ingin sekali mendekapnya.Tapi situasinya sangat dingin sekarang,
“Biarkan dia sendiri bersamaku!Tidak boleh ada yang membuat Mom terisak disini!Dia sudah cukup lelah mengurusiku dan segala macam ketololan ini”Kataku. “Jadi, biarkan dia menenangkan dirinya dulu.Dia selalu melewatkan masa sulitku dan merasakan seluruh masa sulitku”
“Sudah kuduga bahwa anak ini benar-benar bukanlah yang seperti diharapkan.Seharusnya dia menyelamatkan, bukan membunuh!”Kata seorang gadis muda yang sepertinya baru berusia 17 tahun.
“Tidak ada gunanya mempertahankan Cathlyn, Lucy!Biarkanlah Margareth yang melakukan misinya.Kupikir, dia memang berbakat dalam hal itu, atau paling tidak Selena, walaupun sebenarnya itu akan melanggar peraturan Golvermorth.Tapi, demi keselamatan, kupikir, kita kesampingkan dulu peraturan konyol dari buyut kita itu”Kata seorang lelaki bernama Pviezk
“Apa yang kau lakukan Pviezk?Kau mencoba membunuh Golvermorth?”Gadis itu menentang lelaki itu.
“Tapi, bagaimanapun juga, kita tidak bisa mempertahankan gadis ini, dia sudah terlalu, terlalu...Yah, terlalu sulit untuk kita selamatkan lagi, mengingat banyak sekali kejadian yang telah ia perbuat”
Seorang senior disana tertawa mendengar ucapan Pviezk, “Oh Pviezk, kau selalu saja memberikan rasa irimu pada penerus Golvermorth yang terangkum dalam misi penutupan lingkaran.”Katanya masih setengah tertawa. “Oh, kurasa...Masih ada jalan lain untuk menyelamatkan garis keturunan Golvermorth yang satu ini, jadi, kita tidak perlu mengambil yang terlalu sulit.Apa kau mengerti?”
“Aku bersumpah demi apapun, Cath sudah tidak dapat bisa dikatakan sehat lagi.Otaknya bahkan tidak mau menerima kenyataan bahwa dia tengah mengemban tugas berat saat ini.Dia tidak tahu tanggung jawab apa yang sedang ia kerjakan Mrs.L’more!”
“Tidak tidak!Dia tahu, tentu saja dia tahu apa yang sedang ia kerjakan.Bagaimanapun caranya, dia tetap seorang gadis berusia 14 tahun Pviezk.Kau harusnya tahu, masa inilah masa tersulit dalam remaja, mungkin saja dia memiliki banyak hal diluar sana, mungkin masalah sekolah, tugas sekolah, les, latihan orkes, musik dan lain-lain, juga, uh, kisah cinta.Mungkin saja itu yang membuatnya semakin tidak terkendali untuk sekarang ini.Kita terlalu memberikannya banyak pelajaran dan kompetensi mengenai Golvermorth.Istirahatkan dia!Aku yakin semuanya akan membaik seperti tiba pada waktunya”
“Kapan?Kapan hal itu akan terjadi Mrs.L’more?Bukankah waktu kita semakin sempit?Tidakkah kau sadar kalau dia telah melahirkan Raja Iblis yang sesungguhnya?Dia!Dia akan bertarung dengannya!Bukankah begitu perjanjiannya?”
Aku terhenyak.
“Mau tidak mau, kita semua sedang cemas Pviezk.Tapi, kurasa, kita bisa menolongnya.Dia perlu waktu.Waktu dan waktu.Kita tidak pernah membiarkan dia beristirahat dari semua kekacauan ini.Bisakah kita berhenti sejenak untuk anak ini?”
“Kau selalu berkata demikian Mrs.L’more!Ada apa denganmu?Bukankah dari awal, kau mau menuntaskan semuanya secara jelas?Kita butuh persiapan sebelum segera mengirimnya ke masa lalu!”
“Kurasa, sekarang, tidak ada gunanya Pviezk.Sama sekali tidak ada gunanya mengirimnya sekarang secepat apapun itu.Kurasa, akan ada pertempuran hebat nantinya, kita hanya bisa menunggu hingga dia datang padanya”
“Jadi, maksudmu, aku harus menunggu hingga raja Iblis itu datang padaku?Bagaimana kalau itu terjadi saat aku sedang berada di sekolahan?Aku tidak mau publik mengetahuinya!Atau, di supermarket, saat Mom mengajakku berbelanja?Atau, ditempat¾
“Itu sudah menjadi resiko para keturunan garis Golvermorth yang akan menyelamatkan garis keturunan kita Cathlyn.Menurutku, kau cukup kuat untuk mengalahkannya”
“Tidak!Ini gila!Tidak!Aku sama sekali tidak setuju denganmu Mrs.L’more!Sungguh keji melakukannya seperti itu!Lagipula, sebelum dia datang pada Cath, ada baiknya kita menusuknya dari belakang.Bukankah begitu?”Kata wanita lain yang nampaknya sedikit lebih tua daripada wanita disebelahnya yang bernama Clara.
“Tolong sadarlah Mrs.L’more!Jiwa dari saudari kembar Cathlyn, tidak pernah tidur sekarang, bukankah kau tahu kalau motif Equaloch merenggutnya adalah untuk membunuhnya lewat saudari kembarnya?Lalu menjadikan Cathlyn sebagai pengikut barunya untuk menghancurkan Golvermorth”
“Lebih baik, biarkan Cathlyn yang memutuskan!”Kata Mom lantang didepan semua orang.
“Apa?”Kataku cepat. “Mom!”
“Sayang, Mom tahu, kau tidak tahu masalah ini, kau bahkan merasa dan sangat menginginkan kehidupan yang normal, tapi maafkan Mom Cathlyn, kau harus memilih...Menunggu, atau berangkat”
Aku menatap Mom lama, bahkan bisa dikatakan sangat lama dengan air mata yang menumpuk dipelupuk mataku.Matanya terlihat sangat lelah, garis-garis wajahnya mulai mengendur.Dia telah melakukan banyak untukku, dia telah banyak berkorban dan telah banyak mempersiapkan segalanya untukku.Memilih hal seperti ini, seharusnya tidak berat bagiku, walaupun sebenarnya sangat berat untuk dijalani.Aku tahu itu.
Tiba-tiba Mr.Pviezk berdehem padaku.
“Oke, baiklah, kalau begitu aku akan memilih...Aku, aku akan menunggunya”
“Baiklah, keputusan sudah diambil, dan kita tidak bisa mengganggu gugat siapapun disana.Hanya butuh beberapa persiapan untuk anak ini”Kata Mr.Pviezk
“Jangan khawatir Pviezk, dia tidak harus terlalu tergantung pada apa yang akan kita lakukan, dialah yang terkuat diantara seluruh keturunan Golvermorth.Kau tahu sendiri, apa yang akan terjadi, kalau dia seandainya marah...”Mrs.L’more mengusap wajahku sekilas.























¾9¾
Pagi ini, Mom memutuskan agar aku tidak masuk sekolah setelah Mom mengatakan kalau badanku sangat panas, dan aku mengalami demam tinggi semalam.Aku bahkan tidak merasakan sakit apapun.Hari ini, Tante Helena dan Jac tidak akan lagi menginap dirumahku karena alasan yang kurang logis.Tapi sepertinya, Tante helena ingin sekali menjaga jarak antara keluargaku dan keluarganya.Entah apakah yang dia maksudkan adalah diriku, tapi yang jelas, aku sangat ketakutan kalau Tante Helena adalah satu dari para pengkhianat itu yang berupaya untuk menjatuhkan garis Golvermorth dan menghentikan penyelamat yang sebenarnya.Bayi yang akan dilahirkan itu, akan diberi nama Armedo Limberg Strand.Sesuai isi dari pembicaraan kami kemarin yang hampir memakan seluruh waktu makan malamku.Pada usianya yang ke 17, ada sesuatu yang akan berusaha membunuhnya, untuk membangkitkan Equaloch.Tentu saja, setelah kelahiran baru, kekuatan mutiara hitam dan turmalin hitam yang ada didalam tubuhku, tidak akan pernah ada lagi, sehingga, pelindung Armedo, tidak akan menjadi diriku.Dialah yang harus menjadi pelindung dirinya sendiri, karena dia memiliki kekuatan dari matahari.
Setelah semua itu, Mom membuatkanku sup jagung dan pizza mini dengan dosis keju dan daging dikurangi lebih dari setengah porsi.Mom, tidak mau aku menjadi sakit perut lagi.Seperti waktu terakhir kami makan pizza dirumah keluarga Mrs.Burce, pelanggan harian Mom.
“Mom...”Kataku pelan setelah menelan sup jagungku.
Mom mengangkat alisnya, “Ya sayang?”
“Kumohon...Jangan lakukan segalanya lagi untukku.Kau terlalu lemah untuk itu”
“Maafkan Mom sayang...Tapi Mom benar-benar tidak bisa.Kau tahu, ini adalah tugas dari seorang wanita yang telah memiliki seorang anak, dan kau juga pasti akan melakukan hal itu nantinya”
“Biarkan aku sendiri Mom.Aku tidak peduli seberapa aku tidak menginginkan semua ini.Kau pasti tahu itu...Kalau aku bisa, aku akan menyihir semua ini kembali normal seperti sebelum aku mengatahui segalanya.”
“Maaf...” Hanya kata itu yang terdengar seperti bisikan setelah aku pergi meninggalkannya.
...
“Tebak!Ada apa hari ini?”Tanya Liana di telepon.
“Apa?”Tanyaku datar. “Tugas bertumpuk-tumpuk?Ulangan harian?Atau, menjelaskan sesuatu kedepan secara personal/berkelompok?”
“Bukan, bukan itu Cathlyn...Bukan.Kau tahu?Hari ini ada anak baru!Aku lupa namanya, kurasa dia aneh.Cukup aneh dan mencurigakan.Aku belum pernah melihat gadis dengan kulit seputih dan semulus itu”
“Kau hanya iri”
“Mungkin.Tapi, coba kau tebak...!”
“Apalagi?”
“Dia memiliki warna mata dengan pupil yang sangat besar dan eh...Abu-abu yang sangat-sangat indah!”
“Wow!Benarkah?Aku suka warna mata itu!Bisakah kau mengirimkan fotonya?”
“Kau bercanda?Kami bahkan belum berkenalan!”
“Tapi kau kan bisa...Tidak, lupakan saja...”
“Cath!Uhm, bagaimana dengan, semuanya?Apa kau baik-baik saja?”
“Semua akan membaik, percayalah”
“Bagaimana kalau, Equaloch datang dan membunuhku?Karena dia tahu, aku sahabatmu, dan kemudian aku dalam bahaya, apa kau akan membantuku?”
“Itu tidak mungkin terjadi.Tapi, kalaupun itu memang terjadi, tentu saja aku akan membantumu.Aku akan melindungimu.Kau tahu?Kau adalah sahabatku yang paling baik”
“Oh aku sangat terharu...”Liana berpura-pura memerankan orang yang sedang menangis saat itu juga.Tapi kemudian Mom memanggilku untuk turun kebawah.Setelah menutup telepon, aku segera turun kebawah berjalan sesantai mungkin.Aku mematung pada 3 anak tangga terakhir.Sebuah tanda besar terbakar yang membentuk pola simbol 6 bintang.
“Mom?”
“Astaga Cathlyn...Dia, dia semakin dekat dengan kita...”
“Maksudmu Equaloch?”
“Tidak, bukan dia...Tapi hari dimana dia akan muncul kedunia”
“Apa yang harus aku lakukan?”
“Kita harus segera membuat jadwal.Kita harus membuatmu siap untuk bertarung melawannya Cathlyn”
“Tidak ada yang bisa kita percaya lagi Mom, mereka semua telah menjebak kita.Percuma saja Mom mengatakannya pada Departemen Penelitian dan seluruh Departemen yang bekerjasama dengannya.Ini akan sia-sia Mom.Percayalah”
Wajah Mom berubah sederastis mungkin.Kulitnya memucat dan pupil matanya semakin mengecil.Dari keseluruhan, dia tampak jauh lebih menua sekarang.Mungkin 80% berubah dari sedetik yang kulihat tadinya.Dia berputar mengitari tanda atau lambang, atau sesuatu yang Mom yakini adalah simbol kemunculan Equaloch.Mungkin sejenis, pertanda bahwa dia siap untukku.Merebut darahku untuk memusnahkan Golvermorth untuk selamanya, dan kehidupan abadi pun, menjadi miliknya.Sedetik, aku menahan napas.Rasanya sulit mengatakan bahwa aku siap untuknya juga.Bagaimanapun, aku harus membela Golvermorth walaupun orang-orang didalamnya mungkin terlalu bosan untuk membelanya lagi, dan berpindah menjadi pengikut Equaloch.
“Tidak.Bagaimanapun juga, kita harus menyadarkan mereka semua.Tidak peduli seberapa titik kesadaran mereka atas semua hal yang telah terjadi.Kembalikan Golvermorth seperti dulu!”
...
Aku menghela napas panjang saat sampai di Departemen Penelitian.Beberapa orang tampak sibuk menyusun selebaran disebuah rak kertas yang sangat besar dan tinggi.Beberapa yang lain sibuk berlalu lalang.Kami hanya duduk di sebuah kursi panjang yang sungguh berdebu.Tapi tampaknya, Mom, sangat amat tidak terganggu dengan hal itu.Wajahnya tampak gelisah menunggu seseorang yang ia tunggu.Tidak lama setelah itu, seorang pria agak gemuk datang kepada kami sambil membawa banyak berkas dan map kuning yang membuat mataku sedikit pusing karena terlalu menyala.Dia mengantarkan kami keruangannya.Kami duduk disamping sebuah bingkai foto, yang menurutku lebih layak disebut lukisan raksasa dengan sistematis pengerjaannya superlama dan superketat.Bahkan, coraknya sangat mengagumkan dan pencahayaan pada sebuah kumbang terkecil didalam lukisan itu, dibuat sedemikian rupa, sehingga, kalau kau berdiri pada jarak 5 langkah, kau akan mendapatkan efek sempurna.
“Dia memilikinya?Benar kan?”Kata pria tua itu dengan nada nyaris berbisik
“Ya”Mom menjawabnya dengan singkat
“Ikut aku, kali ini bagian parlemen besar akan mengirimkannya dan sudah seharusnya dia menjalankan misi kita”
Tanpa berkata-kata lagi, kami mengikutinya dari belakang.Kali ini aku melihat bayangan Jac melintas di tangga diseberang sana.Tapi aku tidak tahu itu benar-benar Jac atau bukan.
Lagi-lagi, kami harus melewati ruangan dengan kegelapan luar biasa, hingga aku mencoba membuka senter LED dari ponselku, namun dicegat Mom.Dia bilang, kita tidak boleh menyalakan benda dengan cahaya sekecil apapun saat melewati lorong ini.Aku memasukkan ponselku kembali dengan sangat perlahan.
Saat sampai disebuah belokan dengan penerangan yang lebih memadai, kami masuk melewati belokan selanjutnya kemudian berhenti disebuah pintu besar dengan lambang kebesaran Golvermorth.Pria tua itu kemudian membukakan pintunya untuk kami dan ruangan itu nyaris membuatku terkagum-kagum.Besar dan mewah, dan Jac serta Niall berdiri disana bersama seluruh parlemen besar Golvermorth.Aku merasa seperti seorang yang berulang tahun disini.Kami melangkah masuk dan duduk di sofa besar yang panjang.
“Oh tidak sayang, kau harus duduk ditengah sini”Kata seorang nenek tua yang mengantarkanku duduk ditengah-tengah seluruh orang-orang disini.Oke, aku merasa lebih dari sekedar orang yang berulang tahun.Lalu beberapa orang yang lebih mirip seperti tim, mulai memeriksa kondisiku, menyuntikkan vitamin, dan mengambil sampel darahku.Jarum-jarum itu membuatku sedikit kesakitan karena terlalu menusuk dibagian dalam nadiku.Setelah itu, mereka kembali pada posisi awal.Beberapa yang lain masih mengelilingiku dan menidurkanku.Membiarkanku sesantai dan serileks mungkin.
“Kau hanya perlu menarik nafasmu sebanyak 3 kali, dan buang perlahan.Itu akan membuatmu rileks”Kata seorang perawat manis disebelahku.Kemudian aku melakukannya dan dia pun kembali tersenyum.Tidak ada yang terjadi selama lima belas menit.Seluruh orang merundukkan kepala mereka dan seketika ruangan menjadi sunyi.Beberapa tim medis itu kembali mengelilingiku dan menarikkan sabuk yang berada disekeliling kursi tidur empuk itu ke seluruh badanku.Apa ini?Aku seperti orang gila yang harus ditangani secara khusus.
Mom melihatku dengan gelisah.Tapi dia mencoba mengkhusyukkan diri.Hanya saja menurutku itu sia-sia dan setelah menit ke 30, seluruh orang berdiri, dan seorang dengan tuksado datang ke tengah tengan dan menggambarkan sebuah lambang iblis dengan 6 bintang dibawah kursi tidur empukku.Kali ini, mata Mom benar-benar tidak rileks dan mencoba dua langkah lebih maju
“Kurasa upacaranya tidak seperti ini!”Serunya kepada pria itu, akan tetapi pria itu tetap mendekatiku sambil membawa sebuah buku.Dia mulai membaca beberapa kalimat-kalimat aneh yang aku yakini itu adalah sebuah mantra khusus.Mom terus menjerit saat melihat lingkaran itu bercahaya dan semakin terang, terang dan terang.Aku merasakan kursi ini bergoyang sangat, snagat dan sangat kemudian semuanya lenyap.









¾10¾
Aku membuka mataku.Melihat sekeliling dengan sangat jelas.Tidak ada Mom, tidak ada pria tua itu, tidak ada perkumpulan aneh itu.Semuanya kosong.Tapi, aku melihat diriku sendiri sedang tertidur dikursi itu dengan tenang.Tempat ini adalah tempat tadi.Hanya saja sepertinya bangunannya lebih tua dan semuanya gelap.Tidak ada cahaya.Hanya cahaya dari matahari atau bulan yang mampu membantu penerangan didalam sini.Aku berjalan mendekati diriku itu.Aku bisa memegangnya dan mengelus tanganku.Tapi mengapa diriku yang lain itu tidak terbangun?
“Cath?”Sebuah suara memanggilku dalam kegelapan.Aku hanya berdiri terpaku sambil menggenggam diriku yang lain itu.
Suara decitan sepatu itu semakin mendekat dan aku melangkah mundur, tetap menggenggam diriku yang lain.Kemudian sebuah wajah muncul dari kegelapan yang membuatku cukup kaget.
“Jac!!!”Teriakku berlari ke arahnya dan memeluk Jac erat.Sepertinya dia tidak begitu keberatan aku peluk seperti itu setelah lama tidak berjumpa.
“Oh...Lihatlah dirimu, kau sangat kesepian bukan?”Katanya mengelus rambutku.Kemudian aku tersadar akan sesuatu
“Kita harus segera keluar dari sini!”
“Kurasa kita belum menemukan jalan keluarnya”
“Kita harus.Mungkin lewat sini, ayo Jac!”
Aku mendobrak sebuah pintu besar dengan sekuat tenagaku, menendangnya, meninjunya, tak peduli kaki atau tanganku akan putus nantinya.Itu sudah menjadi resikoku.Yang pastinya, aku harus keluar dari sini dan menemukan maksud dari pria tua itu mengirimkanku kesini.Aku bahkan tidak tahu aku harus kemana.Ini seperti sarapan yang terbuang sia-sia dan seharusnya, aku bersama Liana bermain bersama, atau bertelponan.Oh, aku pasti sudah melakukan pelanggaran besar kepada Mr.Peterson.Bayangan nilai C atau D akan berada di raporku, dan laporan pelanggaran akibat pembolosan berkala yang akan terjadi saat pembagian rapor dan Mom akan menerima serangan jantung mendadak.
“Jac?!”Teriakku saat melihat Jac tidak mengikutiku dan malah melangkah ke arah diriku yang lain.Kali ini dia membawa sesuatu ditangannya.Hanya saja aku tidak melihat begitu jelas.
“Jac!Apa yang kau lakukan!Jac!”.Dia mengayunkan tangannya dan menusuk diriku yang lain dengan sesuatu ditangannya yang sekarang aku mengerti itu adalah pisau.Sekarang, pisau itu tepat berada di jantungku.Dia membalikkan badannya dan menatapku.Tidak ada yang berubah dari dirinya.Itu cukup melegakan.
“Kau...K, Kau?Ah, apa yang kau lakukan?Kau, kau membunuhnya!”
Dia tetap diam. “Kau tahu kan itu adalah tubuhku didunia nyata.Bagaimana aku bisa kembali?Ada apa denganmu?Jawab aku Jac!”
Dia masih tetap diam.Kali ini matanya berubah menjadi biru safir dan tubuhnya memucat.Pandangannya sangat tajam ke arahku dan aku tahu saat itu aku harus melarikan diri.Tidak ada seorangpun disana.Jac, sudah dirasuki, atau lebih tepatnya itu bukan Jac?Dengan sekuat tenaga, aku menendang pintu itu untuk yang terakhir kali dan kemudian berlari, tapi aku terjatuh daris sebuah tangga aneh, meluncur kebawah.Sebuah sorak sorai memenuhi seluruh ruangan dan hangatnya cahaya matahari menusukku.Aku bangkit dengan tenaga-tenaga yang sangat memuakkan dan melihat ke arah belakangku.Tidak ada Jac.Aku memandang kedepan, ini sebuah gladiator raksasa yang pernah ada.Orang-orang disini tidaklah nyata, mereka sudah mati dan penuh dendam.Aku berdiri dan melihat seluruh isi gladiator raksasa ini.Sebenarnya masa terkutuk apa ini?Mengapa aku dikirimkan kesini?Aku mau pulang.Pasir-pasir yang berada ditengah-tengah gladiator itu berkumpul berterbangan membentuk seperti angin topan besar  dan kemudian muncul sesosok monster raksasa yang sangat menyeramkan dan menjijikkan.Semua orang merundukkan kepalanya dan menyerukan kalimat “Satanic No Emurtea es Lu Uno!
Sakit yang teramat dalam disekujur tubuhku tidak dapat kutahan.Aku bahkan tidak berdaya lagi dan terjatuh di tanah dengan sangat lemas.Aku pasti sudah mati dan kemudian, aku akan terbangun di dunia lain tanpa adanya hal terkutuk ini.Atau paling tidak, rohku kembali ke masa dimana aku seharusnya berada dan pastinya, kembali ke sekolah demi memperbaiki nilaiku dan laporan tentang diriku.Setidaknya, aku merindukan Anneliese, dan segala hal tentang pria.
Aku rasa tadi itu aku pingsan.Aku terbangun dengan gaun hitam panjang dan sayap raksasa.Ini sangat menakjubkan.Seorang manusia badak keluar dengan obor ditangannya dan berlari ke tengah untuk menyalakan perapian besar disana diiringi dengan sorakan luar biasa dari para penonton yang ada.Monster raksasa tadi menghilang dan sekarang sosok lelaki berdiri di tengah dengan tubuh berotot, kulit pucar, mata biru,rambut hitam legam dengan kuku yang panjang, dia juga memiliki taring seperti drakula.Matanya menatap tajam diriku.
“Selamat datang, sayangku, Cathlyn Victoria Amber.Kau tahu kau sedang berada dimana?”Katanya
“Katakan siapa dirimu?”Jawabku dan semua orang tertawa yang membuatku kebingungan.
“Setiap keluarga besar Golvermorth yang dikirimkan disini selalu memiliki otak-otak tolol yang sangat memungkinkannya kalah dariku, atau bahkan, kalah dari orang-orang yang ada disini.Aku tahu kau sangat ketakutan didalam sana bukan?Kau merasa itu adalah pria yang kau sukai datang menyelamatkanmu, tapi pada akhirnya dia berubah menjadi sebuah monster”
“Apa yang kau mau?”
“Oh sayang, jangan terlalu terburu-buru, datanglah mendekat kemari...”
Ada sensasi magnet yang mendorong tubuhku jauh ketengah sana dan berdiri sangat dekat, bahkan dia melingkarkan tangan kanannya di pinggangku kemudian berbisik ditelingaku, “Akulah yang kalian cari sayang”.Saat itu juga aku sadar bahwa dialah Equaloch.Mataku hampir lepas saat dirinya mengatakan tentang itu. “Dan sekarang, aku dengan mudah mendapatkan roh yang sempurna ditanganku!”Serunya dengan tawa yang keras.Semua orang bersorak memuja dihadapannya.Aku tidak bisa mengeluarkan diriku dari pelukannya.Dia terlalu besar dan kuat serta berotot.Mungkin, lain kali aku harus memiliki otot-otot juga sebelum aku dikirimkan untuk melawannya.Mengapa hal itu tidak terpikirkan olehku?
Kemudian dia menatapku dan tersenyum puas dan satu tangannya sudah berada diatas dengan pedang panjang yang akan menusuk diriku dan satu-satunya cara aku harus melepaskan diriku.Aku berkonsentrasi penuh pada pedang itu dan memanfaatkan kekuatan telekinesisku untuk menyingkirkannya.Kemudian dia mengayunkannya ke arahku tapi pedang itu terlembar jauh kesamping.Matanya melotot dan terlihat sangat kaget menatapku.Dengan sekuat tenaga, aku mendorong dirinya menjauh dari diriku dengan kekuatanku.Aku harus bisa mengalahkannya, aku terlahir sebagai keturunan terakhir Golvermorth dengan kekuatan paling besar dalam sejarah.Aku harus bisa membalikkan sejarah yang ada dan kemudian memenangkan diriku atas Equaloch.Dia harus mati.Pertandingan itu dimulai sekarang.
Aku terseret sangat jauh didepan matanya, hampir kembali pada posisiku pertama kali.Beberapa orang menjerit.Tapi, podium disebelah kiriku sepertinya memiliki animo luar biasa terhadap Equaloch.Aku tidak memiliki pihak yang mendukungku disini.Semua bisa terjadi,orang-orang disini, mungkin saja akan turun tangan saat aku sudah memusnahkan Equaloch didepan mata mereka dan kemudian membunuhku secara massal.Saat itu juga, sebuah petir membentuk bola menyambar ke arahku.Aku membungkukkan tubuhku dan terbang ke udara dengan sayapku terus ke atas terus, terus dan terus hingga aku mendapatkan tempat sempurna dan menciptakan kubah raksasa dan memecahkannya menjadi hujan bola api yang sangat banyak di gladiator raksasa itu.Aku menciptakan senjataku sendiri dari kekuatanku, panah api.Semua dibawah sana hampir saja tidak terlihat oleh asap dan debu yang bertebaran.Aku rasa, Equaloch belum mati.Aku tetap diam jauh diatas sana sambil menunggu kepastian yang ada.Semua terlihat diam.Rasa untuk turun kebawah semakin kuat untuk memastikan apakah Equaloch benar mati atau tidak.Tapi aku tetap mengurungkan rasa itu hingga kemudian ratusan panah dari petir itu meluncur ke arahku, dengan cepat aku melewati panah-panah itu dan terbang lebih jauh lagi ke atas.Tapi sebelum aku mencapai terlalu jauh, suara Jac berteriak memaksakanku kembali ke bawah dengan penuh perjuangan melewati ratusan anak panah itu.Aku tahu bahwa Jac hanyalah memiliki kekuatan seadanya.
Saat aku tiba dibawah, semuanya nampak aneh.Orang-orang hanya berdiri terkejut sambil melihat ke arah Jac yang terluka.Entah bagaimana caranya, Equaloch tidak ada ditempat.Aku tahu peperangan ini belumlah berakhir, jadi tidak mungkin ia hanya menyerah dengan tangan kosong sebelum aku mati ditangannya dan kemudian mengambil darahku untuk menutup gerbang Golvermorth dan melahirkan gerbang baru untuknya.
Aku membaringkan kepala Jac dipahaku.Kemudian aku memeriksa lukanya yang cukup serius.Itu panah-panahku.Bagaimana bisa Jac terkena?Aku sangat merasa bersalah.Aku merobek gaun hitam panjangku dan dengan perlahan membasuh lukanya.Kemudian, aku membantunya berdiri perlahan dengan tenaga-tenaga yang tersisa.
“Ayo, berdirilah Jac, kau tidak mungkin lemah.Jac adalah orang yang selama ini membantuku dan memperhatikanku”Kataku
“Ini jebakan Cath, dia sedang bersembunyi didalam sana dan akan keluar untuk membunuhmu sebentar lagi.Tinggalkan aku dan kembalilah!”Jac menghempaskan tanganku dan mendorongku menjauh.Beberapa orang yang ada disana bersorak sorai.Tapi aku kembali pada posisiku dan berusaha membantunya berdiri dan membawanya pergi ketempat aman.
Aku meletakkan Jac pada bangku kosong yang seharusnya untuk para pengawal dan mengikatkan sobekan gaunku pada lukanya yang mengalami pendarahan sedang.Aku memutuskan untuk meninggalkan Jac sementara dan mencari Equaloch dari udara.Tapi sesuatu menyambarku saat aku terbang ke atas hingga aku terjatuh ke tanah.Sayapku terluka dan aku sama sekali tidak bisa terbang.Tapi tidak ada sesuatu disekitar sini.Kursi Jac kosong.Aku segera mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.Dengan sekuat tenaga, aku segera bangkit.Bagaimanapun caranya, aku harus keluar dari sini.Orang-orang bersorak sorai dan beberapa  menunjukkan jempol mereka ke arah bawah padaku.Sorak sorai itu semakin merambat hingga membuat kebisingan yang luar biasa.
Aku berlutut dihadapan mereka sambil memegangi telingaku dan memejamkan mataku dalam-dalam.Berusaha sekuat mungkin menghilangkan kebisingan itu dan segera memikirkan cara keluar dari sini.Sorak sorai itu tiba-tiba menghilang dalam sekejap dan aku membuka mataku.Mereka semua menengadah ke atas langit yang seketika berubah menjadi sangat mendung.Tidak ada hujan ataupun gerimis.Aku harus mencari Jac.Dengan cepat, aku berdiri dan berjalan tertatih-tatih ke arah kursi Jac yang telah kosong itu.Tidak mungkin dia pergi jauh.Dia masih terlihat cukup terluka.Oh, andai saja sayapku bisa berfungsi.Ini tidak akan mungkin terlalu buruk, dan bagaimana keadaanku didunia nyata sana?Bagaimana caraku kembali?Kapan aku terbangun?Yang kuharapkan sekarang adalah aku bangun dari ketololan ini dan segera beraktifitas seperti tidak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.Bahkan aku berharap terjatuh dari lantai dua dan mengalami hilang ingatan yang cukup parah.Yang kuingat hanya keluargaku dan sahabatku, juga sekolahku, selebihnya, mereka lenyap seperti api yang terkena air.
“Hampir sampai, ayolah Cath”Gumamku.Tiba-tiba sesuatu membawaku terbang ke atas dengan cepat.Orang-orang berteriak dan berhamburan kemana-mana, berusaha melarikan diri.Aku menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang membawaku itu.Yang kulihat adalah makhluk wanita berambut panjang yang sangat amat menyeramkan berwarna hitam dengan mata merah menyala.Saat aku menatap matanya, dia segera menghisap kekuatanku dari mulutnya yang sangat panjang.Tahu, bahwa makhluk itu mengincar kekuatanku, dengan spontan aku menonjoknya keras-keras dan dia terjatuh ke bawah bersamaku.
...
Aku terjatuh.Sangat keras ke tanah.Sangat.Aku bisa merasakan kalau sekujur tubuhku sakit luar biasa, mungkin saja tulang-tulangku patah.Sayapku patah dan terlempar jauh diujung sana.Aku bahkan tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi.Yang kutahu adalah bahwa aku melihat ke langit tanpa bisa bergerak dengan posisi terbaring di tanah.Sesuatu yang basah mengalir deras dari kepalaku dan aku tahu itu adalah darahku.Darah...Dan sekarang aku tahu bahwa aku kalah darinya.Dia mendapatkan darahku secara gratis dan luar biasa segar langsung dari kepalaku dan aku hanya akan bisa melihatnya mengambil darahku begitu saja dan mengucapkan mantra keabadiannya dan kemudian menusukkan pedang terkutuknya ke dadaku dan akupun lenyap.Bayang-bayang itu sudah ada didalam otakku.Aku bahkan sangat bingung ketika aku masih bisa berkhayal, padahal seharusnya aku mengalami geger otak.Tapi selama aku berbaring.Sesuatu yang tadi ada didepan mataku, sepertinya musnah secara tiba-tiba.Tidak ada siapapun disini sekarang, hanya aku, dan bangunan gladiator raksasa ini, serta langit yang ada didepan mataku.Makhluk-makhluk yang berterbangan itu hilang begitu saja.Aku hanya bisa terharu sedih karena ketidakmampuanku.Semuanya berjuang untukku, mempersiapkannya sebaik mungkin.Air mata mengalir deras saat aku mengingat masa-masa dimana aku hidup normal, sejak aku lahir, bersama Mom, Dad, Selena, Liana, teman-temanku, sekolahku, rumahku, segalanya, hingga sekarang.Yang mereka harapkan satu-satunya adalah aku, dan aku, gagal saat ini.
“Pecundang”
Kata itu sekarang ada diotakku.Mereka dialam sana pasti sedang menungguiku 24 jam nonstop untuk terbangun dari koma panjangku.Tapi mereka bahkan tidak tahu bahwa aku bukan lagi koma, melainkan super koma.Sekarat dan sungguh sekarat.Menunggu semua itu datang dan aku akan segera mati dalam beberapa menit.Aku akan kehilangan semuanya.Sakit bukan main menyerang kepalaku dan aku tidak bisa bergerak.Bisa dibayangkan bagaimana seseorang menahan tulangnya yang patah tanpa bergerak sungguh sangat amat luar biasa menderita.Perlahan, langit yang kutatap menjadi buram,hingga penglihatanku kabur.Aku hanya bisa melihat bola-bola hitam terbang melayang-layang didepan wajahku semakin bertambah banyak hingga ke kakiku dan kemudian aku tidak melihat apa-apa lagi.
“Apa ini sudah berakhir?”Suara hatiku bertanya-tanya pada diriku sendiri.Tapi aku tidak melihat apa-apa didepanku.Aku masih menutup mataku dan tidak bergerak.Apakah aku sudah menjadi sesuatu yang tidak terlihat lagi?Apakah Golvermorth sudah hancur?Bagaimana kronologinya?Aku bahkan belum melihatnya.Setidaknya, walaupun ini sudah berakhir, aku harus bisa melihat Golvermorth hancur, dan Equaloch berjaya selamanya.Tiba-tiba sesuatu jatuh ke wajahku dan aku membuka mataku.Langitnya masih sama seperti yang tadi.Gladiator itu masih saja sunyi tanpa ada orang-orang sekalipun.Tapi anehnya aku tidak merasakan apapun yang sakit di tubuhku.Bahkan aku langsung terduduk dengan cepat.Aku melihat ke arah kanan, kiri, belakang dan kemudian kembali ke depan.Aku berdiri perlahan.Sesuatu yang berat dipunggungku cukup membuatku sedikit goyah saat berdiri.Apa ini?Aku menengok ke belakang.Apa yang kulihat bukanlah mimpi ataupun ketidaknyataan.Sebuah sayap super besar dengan rentang yang sangat panjang berada di punggungku.Ini luar biasa berat.Aku melirik ke bawah.Bola-bola yang kulihat tadi adalah mutiara-mutiara hitam.Mereka telah mengirimkan mutiara hitam itu sebagai kekuatanku dialam ini.Aku tidak bisa berkata-kata saat tahu bahwa mereka memiliki insting luar biasa mengenai keadaanku dan dengan cepat mengirimkannya padaku.Mutiara hitam yang mereka kirimkan memiliki kekuatan luar biasa kuat hingga memunculkan sayang besar, lebar, panjang dan sangat kuat, juga kekuatanku yang kurasakan semakin kuat.Warna kulitku sangat pucat sekarang.Aku segera terbang ke atas untuk membuat hujan meteor yang sangat banyak dari kekuatanku.Tapi tiba-tiba Equaloch menyambarku dari samping ketika aku hampir sampai pada posisi yang tepat.
Dia mencengkram bahuku dan mendorongku ke bawah tapi aku mengepakkan kuat-kuat sayangku dan mengeluarkan kekuatanku mendorongnya menjauh dari tubuhku.Kemudian dengan sigap aku membuat bujur panah dan segera membuat anak panah dari kekuatanku itu kemudian memanahnya.Dibawah sana, gumpalan hitam memenuhi gladiator dan gumpalan itu tiba-tiba berubah menjadi  makhluk-makhluk itu yang dengan cepat terbang ke atas untuk menyerangku.Aku mengeluarkan kekuatanku untuk mmebentuk kubah raksasa yang sangat besar dan kemudian melepaskannya sebagai hujan meteor.Meteor-meteor itu menghantap makhluk-makhluk itu hingga meleleh.Tapi ditengah-tengah itu, Equaloch dengan cepat  terbang ke atas dengan pedangnya siap menusukku, aku terbang dengan cepat melarikan diri.Aku melihat sebuah naga hitam kebiruan raksasa dengan mata merah menyala membuka lebar-lebar mulutnya dan mengeluarkan api yang luar biasa dahsyat ke arahku.Tapi untung saja dengan spontan aku menghalanginya dengan kekuatanku dan mengirimkan bola api besar ke arahnya sebanyak mungkin.
Naga itu lebih kuat daripada yang kukira.Dia melilitkan tubuhnya di tubuhku sehingga aku sama sekali tidak bisa bergerak.Dia membawaku terbang tinggi dan ketika tiba di titik tertinggi, aku merasa sangat kehabisan oksigen.Kepalaku pusing dan segala yang ada dihadapanku benar-benar kabur dari pandanganku.Untuk terakhir kalinya, aku tidak dapat melihat apa-apa kecuali samar-samar seorang pria dengan sayap hitam besarnya sedang mendekapku dan setelah itu semuanya hilang.
...
Aku terbangun disebuah tempat tidur yang terbuat dari ranting pohon dan berada diatas ranting-ranting pohon yang ada.Tidak ada aktifitas dimanapun dari atas sini, hanya burung-burung yang berterbangan dan kicauannya serta bunyi gesekan yang berada dibawah.Aku menengok ke bawah untuk melihat apa yang terjadi.Dibawah sana ada seorang pria dengan pakaian ala abad ke 18 sedang menggesek-gesekkan sepasang batu.Disampingnya sudah ada banyak ranting-ranting pohon.Aku mengepakkan sayapku dan turun ke bawah.Pria itu terperangah melihatku sudah terlihat baik-baik saja.
“Kau mau minum?”Tanyanya masih terus menatap mataku.
“Tidak, terima kasih”Kataku melihat apa yang dia lakukan.
“Aku sedang membuat perapian untuk malam nanti.Kau bisa kembali tidur kalau kau mau.Aku tak apa disini”
|”Tapi ini masih sore, setidaknya kau bisa bergantian padaku kalau kau mau”
“Tidak, tidak Cathlyn, kau harus istirahat.Ayo, kembalilah!”Dia menggenggam lenganku dan bersiap membawaku ke atas.
“Tunggu.Ada sesuatu yang ingin kukatakan”
“Apapun itu, katakan saja, aku akan menjawabnya”Kemudian dia melepaskan tanggannya dariku dan kemudian kembali terduduk.Aku duduk disampingnya dengan perasaan sangat canggung.Matanya sangat indah, coklat hazel yang sangat menawan.Bibirnya tipis dan membentuk, wajahnya sangat halus dan tampan.Dia sangat mirip dengan Jac, tapi tidak mungkin dia Jac.
“Um, bagaimana kau bisa membawaku kemari?”Tanyaku spontan saat itu juga, mata pria itu sama sekali tidak mau menatapku selama beberapa detik.Kemudian kembali menatapku.
“Oh nona Cathlyn, kami disini sangat menantimu.Kau tahu, ramalan selalu menyebutkan, akan ada satu pahlawan yang akan menyelamatkan dunia, dan ramalan itu menunjuk padamu”
“Bagaimana kau tahu gadis itu adalah aku?”
“Aku selalu menantimu.Menanti pertempuran ini, dan ketika Equaloch dengan sukarela mengumumkan hari pertempuran itu, semuanya berharap aku bisa menemukanmu dan menyelamatkanmu agar tidak mati ditangan Equaloch begitu saja.Kau tahu?Aku mengamatimu bertempur mati-matian dikejauhan, dan ketika aku melihatmu tampak tidak bisa, aku membawamu kemari”
“Jadi, kau naga tadi?Apa kalian tahu tentang Golvermorth?”
“Ssssttt!Kau dilarang menyebutkan bangsa itu disini!Begini, akan kuceritakan, tapi tidak sekarang.Sebaiknya kau kembali ke atas, karena saudaraku akan tiba kemari dalam beberapa menit”
“Kenapa aku tidak bisa menyebutkan nama bangsaku sendiri?Ada apa yang terjadi?”
“Oh ayolah Cath, kau harus kembali ke atas, ayo aku akan mengantarkanmu ke atas”
“Tidak!Ada sesuatu yang tidak beres disini, katakan atau aku tidak akan mau membantu kalian!”
“Aku sudah katakan Cath, sudah pasti aku akan mengatakannya padamu, tapi tidak untuk sekarang Cath.”
Tiba-tiba seorang pria bersayap yang lain terbang ke arah kami dan mendarat didepan pria bersayap yang satunya.Matanya sangat menyala menatapku, tapi si pria yang satunya mencoba menenangkannya.
“Sudah kukatakan tidak boleh ada gadis dari Golvermorth disini!”Teriaknya ke arahku.
Si pria yang satunya memegang kedua pundak pria yang kedua, “Tenangkan dirimu Packer, dia tidak jahat seperti yang kau bayangkan.Kau boleh tahu siapa dia, dia adalah gadis yang selama ini bangsa kita cari!”
“Oh, si Cathlyn Elizabeth Amber?Jangan konyol, dia bisa saja berpura-pura menyamar sebagai Cath.Cath yang asli adalah buruk rupa yang sangat menjijikkan dan diutus kemari dengan wajah yang rupawan.Dia bahkan sama sekali tidak ada gairah, lihatlah dia!”
“Kau mungkin boleh tidak percaya, tapi inilah dia!Ayo Cath, ikutlah denganku, kita akan melalui perang dahsyat besok”
Aku hanya melongo dan melirik cepat ke arah laki-laki yang telah mengolok-olokku itu dan kemudian segera mengikuti laki-laki tadi.
“Tunggu!”Kataku. “Kau belum sempat memberikan namamu.Um, siapa namamu?”
“Kau bisa memanggilku Evan.Ayo Cath, kita harus ketempat persembunyianku, ini agak jauh, jadi kau harus bergegas”
“Tadi itu siapa?”
“Sebenarnya dia kakakku, hanya saja dia selalu menentang perkataanku, karena suatu insiden dimasa lalu”
“Kau bisa bercerita selagi kita berjalan!Kau tahu, aku sangat bosan kalau sedang seperti ini.Tunggu, apakah ada sungai atau danau disekitar sini?”
“Masih sedikit lagi dari sini.Kau haus?”
“Tidak, aku tidak haus.Kemana aku harus berjalan?Kesini?Atau ke arah sana?Kau hanya perlu menunggu disini”
“Aku akan mengantarkanmu Cath.Kau tidak bisa sendirian, ada banyak mata-mata Equaloch dan bisa saja mereka menyamar sebagai seseorang yang berusaha membawamu ketempatnya dan membunuhmu.Tidak, tidak.Kau harus ikut denganku”
“Oh ayolah Evan.Ini hanya akan memakan waktu sebentar”
Aku pun langsung berlari ke arah kanan dengan cepat tanpa melihat ke belakang.Aku tahu disana Evan berteriak namaku.Tapi tetap saja aku tidak mau mendengarnya.Aku menemukan sungai dengan cepat dan kemudian aku mengeluarkan batu turmalin yang ada dalam diriku dan mencelupkannya ke dalam sungai.
...
“Sebelumnya, terima kasih atas semua yang telah kau berikan padaku Evan.”
“Itu bukan apa-apa Cath.”
“Bisakah kita berjalan-jalan?Aku ingin melihat-lihat”
“Tentu saja.Kita lewat sini”
Evan menuntunku dengan berjalan didepanku melalui beberapa hutan yang lebat.Tanahnya lapang dan sangat sejuk.Suara kicauan burung yang merdu menambah suasana damai.Aku dan Evan terdiam satu sama lain.Kemudian aku berjalan sedikit lebih maju.
“Sebetulnya, apa yang dicari Equaloch?”Kataku pura-pura tidak tahu
“Dia hanya menginginkanmu mati.Tapi, sebelum semuanya terjadi, kita harus menghentikannya”
“Apakah kau yakin, kita akan membunuhnya?”
“Tentu saja Cath.Kaulah kuncinya.Jangan berfikir kalau kita akan gagal.Kita akan, dan keterkutukan ini, tidak akan mungkin menghancurkan kita”
“Kau bilang, kita akan menghadapi perang besar besok?Bagaimana kau tahu?”Aku menatapnya curiga.
“Uh, begini Cath.Kami, maksudku, nenek moyang kami menghitungnya entah dengan tanggalan apa, dan beberapa perhitungan lain yang menurutku cukup logis, walaupun pada awalnya memang tidak logis.Tapi, setelah aku memulainya dengan cara perhitunganku sendiri, dan beberapa orang juga mengikutiku, mereka percaya akan hal itu”
“Sejujurnya aku sama sekali tidak percaya!Kalian hanya manusia-manusia yang haus akan kekuatan dan aku!Aku tahu kita semua menginginkan Equaloch mati, tapi tidak mungkin kita bisa memprediksinya?Itu sungguh konyol dan benar-benar kekanakan.Golvermorth bahkan tidak pernah memperhitungkan sesuatu hal.Kalian mistis”
“Tidak-tidak!Tunggu Cath!Dengarkan aku!Kau harus berhati-hati.Baiklah, kau boleh tidak percaya, tapi tolong waspadalah!”
“Omong kosong!”
Aku pergi dengan cepat melangkah melalui dedaunan tanpa menatap Evan dari jauh.Aku berhenti pada sebuah sungai lain dan terduduk disana sambil mendengarkan keheningan.Tiba-tiba dari arah atas, burung-burung berterbangan cepat ke arah selatan.Apa ini?Aku segera berdiri dan menengadah ke arah langit, kemudian membalikkan badanku.Disana sudah berdiri banyak prajurit dan diantara mereka, Evan dan kakaknya, telah berdiri paling depan.
“Apa?Apa maksud kalian?”Tanyaku ketakutan
“Maaf Cathlyn, kita harus menangkapmu, karena kaulah kegagalan.Kau adalah kematian yang membawa petaka!Kaulah yang mistis!”Seru Evan dengan wajah yang benar-benar berbeda.Tatapannya seperti sangat membenciku sebelumnya. “Bawa dia!”
“Kalian tidak bisa membawaku!Biarkan aku keluar dari sini!”Mereka menangkapku hidup-hidup dan membiarkanku masuk ke dalam penjara bawah tanah yang benar-benar gelap.Hanya ada satu cahaya yang berasal dari langit-langit yang sangat tinggi.Aku menduga, ini adalah bekas sumur yang sangat dalam.Entah bagaimana, aku tidak bisa mengeluarkan sayapku.Sesuatu seperti mencegatnya.Aku hanya duduk terdiam dengan kesunyian yang menghantuiku sampai seorang prajurit berteriak dari atas menyerukan nama Equaloch dan Bersiap, saat itu juga suara gemuruh yang sangat besar dari atas mengisi seluruh lorong bawah tanah.Aku tetap duduk terdiam, tapi kali ini benar-benar tidak tenang.Bunyi gesekan pedang dari atas seperti gemuruh dari bawah tanah.Dari lubang bekas sumur itu, terjatuh rintikan darah yang muncrat ke bawah tanah.Kali ini aku berdiri tegak dan semakin menengadah.Tiba-tiba semuanya diam seperti kilat.Aku mencoba mendengarkannya lagi dengan seksama.Tiba-tiba aku melihat ekor dari sebuah naga melesat dari atas lubang sumur itu dan suara dari ribuan tentara menyerukan Grexa Ambremo Cathreina!Berulang-ulang kali yang membuat naga itu mengeluarkan suaranya.Kali ini aku menggigit bibirku sambil mencoba bersuara agar seseorang membukakan pintu penjaraku.Tapi seseorang sama sekali tidak mendengarkanku.Aku mulai menggedor-gedorkan pintu penjaraku sampai aku melihat sebuah mata besar dan bunyi napas yang sangat besar menatapku.Aku mundur dengan sangat ketakutan.Kali ini aku baru menyadari kalau penjara yang berada didepanku diisi oleh naga merah besar yang terlihat luar biasa marah.Matanya merah tajam menatapku.Dia mulai mengaum seperti harimau.Dengan cepat aku membakar sel penjara dengan kekuatanku hingga meleleh dan dengan sekuat tenaga memunculkan sayapku dan kemudian terbang ke atas.Saat aku tiba diatas, aku bersumpah kalau aku benar-benar sangat terkejut.Ribuan tentara manusia dan tentara iblis berkumpul membentuk dua gerombol yang mahadahsyat.Diatas gerombolan tentara iblis, terbang Equaloch yang benar-benar terlihat sangat kuat sekarang.Dengan naga hitam besar yang benar-benar menyeramkan disisi tentara iblis.Sementara, tidak ada apa-apa pada tentara manusia dan aku tahu, aku yang seharusnya berada diatas mereka.Akhirnya aku terbang ke atas gerombolan tentara manusia sejajar dengan Equaloch yang menatapku puas, dan dari dalam, naga merah itu keluar dengan mata merahnya.Aku melihat tanda didadanya adalah tanda Golvermorth.Naga itu pasti bisa menjadi bagian dari kami, jadi aku membuat tanda bangsa Golvermorth dari kekuatanku dengan membakar kulitku membentuk lambang Golvermorth dan segera menunjukkannya ke arah naga itu.Dia langsung berlari ke arah kami dan berdiri disisi gerombolan kami.
“Aku bersumpah atas nama Equaloch, kau akan mati ditanganku, dan kegelapan akan abadi!”Kata Equaloch berteriak
“Dan aku bersumpah atas nama Golvermorth, kegelapan akan mati bersamaan dengan yang terkutuk”Kataku membalasnya dan saat itu juga tentara iblis berlari ke arah kami dengan pedang mereka dan terjadilah pertempuran.Aku membuat dinding besar dari kekuatanku sedetik sebelum tentara iblis mulai melayangkan pedangnya ke arah tentaraku.Gerombolan iblis itu tak terkendali saling bertumpuk akibat dinding besar yang kubuat.Beberapa diantaranya mati terbakar.Equaloch dengan cepat mengirimkan petir ke arahku dan dengan cepat aku menangkisnya dengan batu turmalin yang telah aku rendamkan didalam air sungai kemarin.Dia mulai terbang ke arahku dan kami bertempur.Aku mengirimkan bola api besar ke arahnya dengan sangat banyak.Dia membalasku dengan kekuatan petirnya yang mematikan, mengenai lengan kiriku yang mengeluarkan darah hitam cukup deras.Aku melihat pertempuran para tentara iblis telah memakan separuh tentara manusiaku.Aku tidak melihat kemenangan dijalur darat.Tapi setidaknya kemenangan ada pada diriku.Sebelum aku mengeluarkan bola apiku lagi, aku melihat dengan cepat seluruh tubuh Equaloch.Pada dadanya, ada luka yang membentuk bolongan.Tampaknya kelemahannya ada disana.Jadi dengan berhati-hati, aku mencoba berusaha mengenai area dadanya.
Tapi semuanya terlambat dan aku bahkan tidak mengira kalau Equaloch memberikan petirnya lebih cepat ke arahku dan aku terjatuh dengan darah yang mengalir dimana-mana.Dengan sisa tenagaku, aku mengeluarkan kekuatanku hingga mengenainya dan terlempar jauh.Equaloch jauh lebih kuat setelahnya.Entah bagaimana caranya, tubuhnya dapat menyerap sihirku dan menjadikannya kekuatan baru yang mengubahnya menjadi bentuk aslinya.Dia benar-benar monster.Aku bahkan tidak bisa menjelaskan bagaimana bentuknya.Sementara itu, dia mengubah pasukannya lebih banyak.Mereka semakin membabi buta hingga aku tidak bisa punya pilihan lain selain bangkit dengan sekuat tenaga, mengumpulkan seluruh kekuatanku hingga akhirnya membentuk awan mendung dan petir yang benar-benar dahsyat dan kemudian memecahkannya menjadi bola-bola api yang luar biasa panas dan banyak.Aku terbang ke arah pasukanku dan memimpinnya untuk bergerak mundur, kemudian membentuk kubah besar untuk melindungi pasukanku.Sementara itu aku kembali bersiap melawan Equaloch dengan sisa-sisa tenagaku.Equaloch yang telah berubah tersebut menembakkan kekuatan besarnya ke arah langit hingga langit terlihat sangat mendung dan tampak membentuk seperti spiral tornado.Aku mengelurkan kekuatanku dan menembakkannya ke arah langit untuk melawan kekuatan Equaloch, tapi semua itu sia-sia.Tornado itu berubah menjadi sangat dahsyat dan menyedot semua yang ada termasuk diriku.Tapi aku mencoba melawan hingga akhirnya dapat terbebas dari kutukan itu.Tapi ternyata Equaloch sudah menyiapkan dirinya sepesifik mungkin.Dengan kekuatannya, dia menusuk dadaku dengan pedangnya hingga aku terjatuh.Saat itu juga aku benar-benar merasa aku telah gagal.Aku pecundang, aku tidak bisa apa-apa.Aku adalah malu yang sangat besar.Dengan segudang ramalan besar padaku, itu telah sia-sia.Itu bagaikan rumor yang bertebaran tanpa pasti dan memang bukan sesuatu yang pantas untuk dimiliki olehku.Saat itu juga aku merasa kalau aku akan dan mungkin telah mati.Equaloch akan menguasai dunia, gerbang Golvermorth tertutup, roda Golvermorth akan berhenti berputar.Semua orang akan tau kalau aku telah gagal.Tubuh asliku didunia nyata bagaikan seonggok daging yang sedari tadi menunggu jiwa yang hadir untuk dimasuki, hingga pada akhirnya terlalu lelah dan tiada.
Aku terjatuh.Masuk dan tenggelam didalam sungai yang dalam.Perlahan aku terbenam lebih dalam-dalam dan dalam hingga warna sungai itu berubah menjadi hitam pekat.Aku bahkan tidak sempat mengucapkan maaf pada mereka semua, tertutama untuk Mom.Bagaimanapun, aku sudah sangat rindu padanya.Oh, dan juga Liana.Aku sangat rindu bagaimana aku selalu bercerita hal-hal kecil yang konyol.Dia selalu menjadi seseorang yang paling baik didalam hidupku dan aku tidak akan pernah melihatnya lagi sekarang.
Tiba-tiba dari sungai aku melihat sesosok.Sosok itu seperti putri duyung yang berenang melingkariku.Sayangnya dia buruk rupa.Lalu dia memberikan satu mutiara besar ke dalam lubang bekas tusukan pedang Equaloch-ku, saat itu juga, aku menyentuh dasar sungai yang dalam itu.Beberapa menit setelahnya, seorang putri duyung lain membangunkanku dan menggandengku, membawaku ke dasar sungai.Aku muncul ke dasar tanpa sayap, tanpa apapun.Aku merasa sangat lemah dan sangat manusia.Apakah aku telah menjadi roh?
Putri duyung itu tersenyum manis padaku dan melekatkan mahkota dengan banyak mutiara hitam ke atas kepalaku.
“Pejamkanlah matamu sekarang”Katanya lembut. “Sekarang, bukalah”
Apa yang kulihat benar-benar luar biasa.Sayapku luar biasa panjang, lebar dan kuat.Tiba-tiba aku merasa sangat kuat dan benar-benar siap.Aku melihat Equaloch dari kejauhan dan segera memberikannya tembakan runcingan api es ke arahnya beserta ratusan mutiara hitam yang akhirnya meledakkannya.Equaloch terbakar dan mati.
...
Aku terbangun dengan seluruh keluarga besar Golvermorth yang duduk mengelilingiku disebuah ruangan besar yang sangat besar.Aku bahkan tidak tahu kalau kami punya aula atau ruangan tamu, atau apalah sebesar ini.Gaya klasiknya benar-benar aku suka.Mom, adalah orang pertama yang menangis kencang untukku dan berlari ke arahku sambil memelukku, dilanjutkan dengan beberapa tangisan lain dari senior dan sorakan-sorakan ramai yang semakin gaduh.Aku berhasil.Aku berhasil karena Mom, Liana, Golvermorth dan mutiara penyelamatku.
“Oh, sayangku Cathlyn!Oh!Terima kasih Tuhan!Kau menyelamatkannya!Kau mengijinkannya melewati Equaloch!Oh, sayang, kau berhasil!Lihatlah mereka yang berteriak untukmu!”Kata Mom sambil menangis.
“Terima kasih Mom.Terima kasih untuk segalanya”Kataku sambil tersenyum.
Aku dapat melihat Liana dan kembaranku, menangis terharu dibelakang Mom tak henti.Sekarang, kelahiran baru akan dimulai, dan aku akan menjalani upacara penutupannya.Aku akan punya keponakan, dan aku tak akan sabar untuk itu.Mungkin sekarang, aku bukanlah yang terkuat.Kelahiran baru dari air, api dan batu emerald akan menjadi yang paling kuat.Setidaknya aku pernah mengukir sejarah dan menjadi orang pertama dengan kekuatan terhebat dan terkuat yang pernah ada di Golvermorth.

Matahari bersinar sangat terang.Akhirnya, aku bisa kembali ke kehidupanku yang asli.Hidup bersama dengan saudari kembarku adalah hal paling luar biasa yang pernah ada.




Sinopsis
Cathlyn Victoria Amber, adalah gadis normal yang ternyata, telah memiliki kekuatan luar biasa sejak lahir.Ibunya, memiliki rahasia besar yang telah ia sembunyikan selama belasan tahun hingga Cathlyn, pada akhirnya mengetahui yang sebenarnya.Dengan separuh kebangsaan Golvermorth, Cath, berjuang untuk menyelamatkan dunia, dari kegelapan yang akan menghancurkannya.Equaloch, adalah penyihir jahat yang sangat kuat, berupaya untuk membunuh Cathlyn, karena dialah garis keturunan terakhir yang akan membuka kelahiran baru dan menutup pintu kegelapan.Dengan kekuatannya yang super berasal dari mutiara hitam dan turmalin hitam, Cathlyn adalah ancaman yang luar biasa hebat baginya.