Cathlyn
Amber
(The
Black Pearl)
¾1¾
Untuk pertama
kalinya, Liana bersuara.Setelah beberapa saat kami hening dalam hiruk pikuk
kantin sekolah yang benar-benar ramai saat itu.Tiba-tiba, seseorang memanggil
namaku kencang.
“Cathlyn
Amber!”Seseorang itu dari kejauhan berlari.Karena mataku minus jadi aku hanya melihat samar-samar seperti seseorang yang
kadang terlihat kurus dan kadang terlihat gemuk.Bahkan kadang terlihat menyatu
dengan badan seseorang yang mengantre di kantin.Aku segera mengambil kacamataku
di dekat sup kentangku ke mataku dan membuatnya pas.
“Cathlyn
Amber?”Tanyanya dengan mata hijaunya yang sungguh indah.
“Ya.Aku, dan ada
apa dengan aku?”Tanyaku mendongak terus melihat mata hijaunya yang membesar.Dia
menatapku sekitar 3 detik lalu kemudian memulai pembicaraan.Liana kembali
terdiam dan bahkan terlihat terkejut.Aku bahkan baru sadar, ketika semuanya
terus memandangiku.Suara teriak-teriakan di kantin ala mengantre bahkan
terdengar jauh dari telingaku.
“Uh, maaf nona, kau
sama sekali tidak mengenalku?”Tanyanya terlebih dahulu.
“Ya, aku sama
sekali tidak mengenalmu, karena, uh, aku, um...”
“Tidak apa,
lupakanlah.Begini, kau bisa ikut denganku di ruangan kepala sekolah nanti
setelah makan siang.Jangan lupakan itu!”Dia segera bangkit.Tapi aku mencegahnya
sebelum dia mengeluarkan kakinya diantara kursi panjang.Aku masih melihat Liana
dengan posisinya yang masih saja terbelalak dan mulut sedikit terbuka menatap
seorang cowok itu.
“Well, apalagi Ms.Cathlyn Amber?”
“Begini, aku mau
tahu, kau siapa?Dan, untuk apa aku harus menemuimu di kantor kepala sekolah?”
“Dengarkan
baik-baik nona, aku adalah Niall Alexander James dari perkumpulan organisasi
sosial tertinggi di sekolah ini.Dan, uh, pertanyaanmu yang kedua?”
“Tentang mengapa
aku harus menemuimu di kantor kepala sekolah?”
“Karena
disampingnya adalah kantorku.Kau sangat polos nona, apakah kau murid baru
disekolah ini?”
“Tidak.Aku murid
yang sudah lama bersekolah disini”
“Sejak sekolah
dasar?”
“Tidak”
“Jadi?”
“Hanya SMP ini.”
“Itu berarti kau
masih tergolong murid baru nona”
“Benarkah?
“Ya!”
“Aku masih tidak
percaya seseorang dikatakan murid baru hanya karena bersekolah di SMPnya saja”
“Argh!Lupakan!”
Semuanya kembali
seperti semula ketika Niall, sudah pergi dari kantin.Sejujurnya ada beberapa
cewek terlihat iri denganku.Ketua Organisasi Sosial Perempuan sekolahku,
Aneliese, segera membanting nampan makanannya ke mejaku.Liana tersedak seketika
dan sibuk terbatuk-batuk sambil mencari air minumnya yang sebenarnya ada
disamping mangkuk supnya.
“Cathlyn
Amber!”Nada tegas alaMs.Stypalikson terdengar di telingaku. “Apa yang kau
lakukan tadi?”
“Kau bisa
melihatnya kan?”Aku berusaha tenang.Aku tahu didatangi oleh ketua Organisasi
Sosial Perempuan sekolah adalah suatu masalah yang bisa dikatakan sangat
besar.Aku ditegur.Langsung.
“Kau tahu dia
siapa?”
“Aku tahu”
“Lalu kenapa kau
melakukannya?”Salah satu pengurus utama OSP, Angelic bersuara.
“Apa yang
kulakukan?Memang apa yang kulakukan?Kalian lucu sekali!”Kataku meneguk segelas
limun-ku
“Kau tidak tahu
bahwa Niall adalah milik Aneliese?Semua orang tahu itu.Semua orang tergila-gila
padanya, termasuk Anelies.Itu mengapa kau diperhatikan oleh ratusan pasang mata
tadi.Kau bahkan tidak mengetahuinya?!”
“Ya, tapi, itu
bukan salahku nona-nona!Salahkan dia yang datang kepadaku!Aku bahkan sama
sekali tidak mengharapkannya!”
Aku bangkit dari
meja dan segera menarik Liana ke luar dari kantin.Rasanya sangat panas sekali
disana.Aku tahu aku sedang diperhatikan hari ini.Mungkin, hanya hari ini.Jadi
aku bersabar untuk semua itu.
Aku mengambil
bukuku di loker.Seorang cowok dengan seragam berbeda yang mewah juga sedang
mengambil sebuah bukunya di loker itu.Aku menutup lokerku dan segera
berbalik.Tapi, cowok itu mencegatku dan menggenggam lenganku.
“Bukankah kau
Cathlyn Amber?”Tanyanya menatapku senang,
“Iya, aku Cathlyn
Amber.Kau mengenalku?”Aku melirik ke lokerku.Aku baru sadar kalau namaku
tertera jelas disana. “Uh, ya, dari lokerku bukan?”
“Oh, tentu saja
bukan nona.Maaf aku sedikit lancang menggunakan namamu, tapi, terus terang
saja, kami sangat mengagumimu.Bagaimana kau bisa?”Tatapannya tidak biasa, dia
menatapku dalam-dalam.Aku sedikit malu disana.Aku melihat Chloe, berdiri jauh
di belakangnya, melihat ke arahku dan cowok yang sekarang berdiri di
depanku.Aku tahu, Chloe sangat menyukainya.Kami telah berteman 5 tahun
terakhir, tapi pada setahun terakhir ini, hubunganku tidak baik dengannya.Kami
hanya berteman, bukan bersahabat.
“Uh, maaf, aku
harus pergi ke perpustakaan.Ada beberapa buku yang harus kudata”Kataku kemudian
segera berbalik dan berjalan cepat.Tapi, laki-laki bernama Jacob itu terus
membuntutiku.Sampai aku benar-benar kesal karenaya
“Apa?”Tanyaku
sedikit membentak. “Apa yang kau mau?Kenapa tiada hari tanpa ada yang mencari
diriku?Menyebut namaku sudah membuatku sengsara!”
“Maaf, bu...Bukan
maksudku untuk...”
“Sudahlah!Aku tahu
yang kalian inginkan!Aku sibuk.Tolong, jangan ikuti aku kalau kau tidak mau...”
“Oh tidak!Baik!Kami
tahu kau adalah gadis paling hebat disekolahan ini dalam soal anggar.Ya, aku
mengerti.Ini kartu namaku.Kalau kau sudah tenang, kau bisa mengirimiku sms”
Aku menggenggam
kartu nama itu.Hebat!Sejujurnya dia adalah pria yang baik.Aku cukup
mengetahuinya dari blog sekolah dan blog Organisasi Sosial sekolah.Khususnya dibagian
lelaki, daftar namanya ada diposisi kedua.Dia adalah wakil ketua organisasi
ini.Maksudku, dia adalah wakil dari Niall.Tapi, entahlah, mengapa semua orang
seperti mencariku akan sesuatu?Aku terus bertanya-tanya hingga aku tidak sadar
kalau aku masih saja mengerjakan setengah data buku perpustakaan.Padahal masih
ada setengah lagi dan waktu istirahatku, hampir habis.
Aku masuk ke
kelas.Seperti biasa, Chloe bersamaku.Dia tampak terlihat senang, tapi ada garis
kesedihan disana.Neneknya, baru saja meninggal.Chloe sangat mencintai neneknya
melebihi kedua orangtuanya karena dia sejak kecil diasuh oleh neneknya.
Aku mengambil
penaku dan mulai menulis sesuatu yang Mr.Wealson terangkan.Mr.Wealson, adalah
guru baru disekolahanku.Usianya baru 20 tahun.Tapi dia sangat amat pintar dalam
segala hal.Semua Universitas menolak Mr.Wealson bersekolah dan langsung
diberikan gelar sarjana untuk itu.Kejeniusannya itu, membuat gadis-gadis
benar-benar terpesona.Aku bahkan jatuh cinta padanya saat pertama kali dia
masuk ke kelasku di hari Jumat, untuk pertama kalinya.Mata abu-abunya yang
besar dan terang sangat indah sekali.
Aku menutup pintu
limusinku.Lalu segera menaiki tangga depan rumahku dan masuk ke ruang tamu.Aku
bahkan hampir mengira kalau aku ditinggal sendirian untuk kesekian
kalinya.Tapi, mendengar pembicaraan rahasia dikamar Mom, aku jadi tertarik.
“Aku melihatnya
sendiri Mom!”Kata kakakku, Selena
“Tidak!Itu tidak
mungkin!Mutiara hitam, tidak mungkin dia simpan!Itu berbahaya!”
“Berbahaya?Berbahaya
Mom?Seberbahaya mana denganku, yang menyimpan buku kutukan dan beberapa kertas
mantra lusuh dengan satu batu turmalin hitam besar dari pantai bekas liburan
musim panas lalu?Aku mengalami sepuluh luka bakar!Warna mataku berubah!”
Aku hampir terjatuh
mendengarnya.Mataku mulai tidak fokus.Aku berusaha memegang guci besar
disamping kamar Mom agar tidak jatuh.Mereka seperti membicarakan sebuah film
fantasi paling sulit yang pernah digarap sebuah produser film.Aku bahkan sangat
tidak percaya mereka punya rahasia ini dan tidak menceritakannya padaku.
“Selena!Dengarkan
ibu sayang!Kekuatanmu itu sangat besar, maka dari itu, ibu tidak menganggapnya
berbahaya!Tapi dia....”
“Mom!Berhentilah
untuk berusaha menyembunyikannya dari Cathlyn!Dia tidak akan mengerti kalau
kita tidak segera menceritakan padanya Mom!”
“Belum, ini belum
saatnya, mom tahu kalau dia tidak akan siap!”
“Dari dulu, mom
selalu berkata kalau dia tidak akan siap!Jadi, kapan dia siap mom?Kapan?Ibu
ingat?Sewaktu kejadian itu, siap tidak siap, nenek menceritakan semuanya padaku
malam itu, dikamarku.Hanya aku dan dia.Aku bahkan berusaha mengungkan keanehan
dan kesalahan pada keluarga ini.Tapi tidak bisa hingga detik ini”
“Karena kita
terlahir dalam garis darah berbeda Selena.Mom tahu kalau kau ingin sekali
menjadi gadis biasa, tapi mom tidak bisa.Kita terlahir berbeda!”
“Lalu apa yang
membuat kita terlihat berbeda mom?Kekuatan?Apa maksud dari kekuatanku mom?”
Kali ini, aku
benar-benar hampir pingsan.Aku sudah terduduk di depan pintu kamar mom sambil
memegangi kepalaku.Guci itu bahkan lebih cocok seperti agar-agar raksasa.Sangat
amat tidak mampu menahan beratku hingga aku harus terduduk disini.Aku mengambil
obat sakit kepalaku dari dalam tas dan segera meminumnya.Untuk beberapa saat,
pusing itu hilang, hingga aku lebih konsentrasi mendengarkan apa yang mereka
bicarakan.
“Baiklah Selena,
ibu akan menceritakannya padamu.Tapi tolong, jangan beritahu ini
padanya.Tolonglah”
“Tapi mom¾”
“Tidak sayang...”
“Oke...Baiklah”
“Cathlyn dilahirkan
pada hari dimana mutiara raksasa¾Black Pearl¾juga mucul ke bumi dan ke dunia ini.Aku tahu, seharusnya
aku menunda rasa sakit itu hingga tengah malam melewatinya.Tapi, aku tidak
sanggup”
“Apa maksudnya
mutiara hitam juga muncul?Siapa yang memunculkannya?”
“Penyihir jahat
Equaloch.Dia ingin memusnahkan mutiara putih yang ada dalam seseorang yang
hanya ada satu-satunya di dunia.”
“Siapa?Siapa orang
yang beruntung itu?Uh, maksudku dalam bahaya itu?”
Mom menghela napas
panjang,”Kaulah Selena, kaulah, kau...Mutiara putih yang sesungguhnya telah
hilang dalam garis mutiara kita.Dan untuk menggantikannya, dilakukanlah upacara
untuk itu, dan kau, bagaimanapun caranya harus menggantikannya karena sepupumu
Emily tidak layak menggantikannya”
“Emily?Jadi
dia?...”
“Ya, dia telah
ditanamkan permata putih didalam tubuhnya.Ada sesuatu yang membuatnya sering
sakit”
“Lalu, apa
hubungannya dengan Cathlyn?”
“Jadi, penyihir
jahat Equaloch mengira kalau upacara itu dilakukan di hari Sabtu, saat kita
melakukan upacara untuk memasukkan darah baru mutiara putih untukmu.Tapi, perkiraannya
jauh dari upacara yang kita lakukan.Mutiara hitam itu, dia musnahkan di langit
dan kekuatan super dahsyat dari mutiara hitam itu telah masuk kedalam tubuh
adikmu, kalau dia bertemu dengan Equaloch, hidupnya sangat dipertaruhkan Sel”
“Astaga!Apa yang
mom lakukan selama ini mom?Untuk apa mom menyembunyikannya?”
“Mom ingin kalian
menjadi apa yang kalian mau, bukan apa yang mom mau nak”
“Tapi, mom, mom
bisa saja membunuh Cathlyn dan mom akan menyesal seumur hidup mom!”
Langkah kaki keluar
semakin dekat ke ambang pintu, aku cepat-cepet berlari dan bersembunyi di
kamarku.Aku sangat terkejut atas apa yang mom ceritakan barusan.Apa yang
kudengar terlihat lebih daripada film fantasi paling rumit atau film horror
paling horror.Ini mengenai relasi kehidupan lain.Aku tidak menyangka kalau aku
mempunyai, kekuatan super yang bisa mematikan semua orang dihadapanku.Apakah
ini maksud dari rambut gelapku?Mata gelapku?Kulit pucatku?Pantas saja aku
selalu merasa kalau aku adalah bayi yang tertukar di keluarga ini karena semua
keluargaku, memiliki rambut pirang/coklat/merah dengan rata-rata bermata biru
atau abu-abu.
Saat makan malam
bersama, aku melihat mom gelisah menatapku.Sebentar lagi, hari ulangtahunku
tiba.Sekitar satu minggu lagi.Tapi, sepupuku Peyton, sama sekali terlihat ramah
padaku.Tatapan Selena masih terlihat iba terhadapku.Aku tahu apa yang mereka
pikirkan tentangku.Adalah bahwa nasibku dipertaruhkan kini.Kekuatan ini,
menjadi malapetaka.Aku sangat tidak nyaman diperhatikan, jadi aku segera
bangkit dan pergi dari ruang makan ke kamarku.
“Cathlyn!Habiskan
makananmu sayang”Kata mom lembut.Ada nada kekhawatiran disana
“Aku tidak lapar
mom!”
Aku membanting
pintu kamarku agak keras.Lalu membantingkan badanku ke kasur dan menatap
langit-langit.Memikirkan hal-hal yang terjadi selanjutnya.Bagaimana kalau
Equaloch ada disini?Bagaimana kalau Equaloch ternyata menyamar sebagai
cowok-cowok yang aku kenal disekolahan?Bagaimana kalau Equaloch masih terus
menjadikanku buronannya?Ini akan sangat amat buruk.Dia akan masuk ke dalam
mimpiku, dan terus menghantuiku.Kenapa ini harus terjadi pada diriku?Mengapa
bukan keturunan garis mutiara lain?Maksudku, entahlah aku bahkan tidak tahu apa
sebutannya.
“Cath!Bangunlah
sayang!Kita harus ke London, menemui tantemu, Helena.”Kata Mom menggoncangkan
lenganku.Aku agak kesal karena aku baru saja akan bermimpi.
“Uh...Tapi Mom, ini
kan hari libur, kenapa begitu terburu-buru?”Kataku dengan suara bangun tidurku.
“Tidak ada waktu
lagi sayang, ini sudah siang”
Aku bangun dengan
termalas-malas,menggosok gigiku dan segera mandi.Lalu aku mendengar suara
keramaian di bawah.Aku segera mengeringkan rambutku, dan menguncirnya
“Oh sayang, pakaian
yang indah!Duduklah kemari nak”Kata Mom berjalan mendekat
Aku menelan
ludahku.Sejujurnya, mereka lebih tampan daripada Niall ataupun Jacob.Walaupun
aku lebih memilih Jacob ketimbang Niall, tapi mereka sangat lebih daripada
itu.Kakiku, hampir saja keram saat harus berjalan mendekati mereka.
“Nah, sayang,
perkenalkan, ini Niall, dan ini Jacob...”Kata Mom. “Kalian berbincanglah, ibu
harus menelepon di atas”
Aku tersedak
ludahku sendiri.Mataku terasa hampir mau copot saat mendengar nama “Niall” dan
“Jacob”.Apa samanya mereka dengan apa yang kulihat disekolah.Benar-benar
penyamaran yang sangat amat luar biasa!
“Cathlyn
Amber?”Niall mulai bersuara.Aku mengenalinya dari mata hijaunya.Selebihnya
tidak.
“Niall?Jacob?Apa
yang kalian lakukan disini?Bagaimana kal...
“Mudah...Mudah,
sebenarnya, inilah wajah kami yang sesungguhnya”Sahut Jacob
“Astaga...Benarkah?Aku...Ahaha,
aku, sama sekali tercengang untuk itu.Aku bahkan sama sekali mengira kalian
mata-mata”Kataku berbohong dan merasa sangat malu.
“Ahaha!Awalnya aku
sendiri akan mengatakan, kalau kau benar-benar tidak akan mengenal kami.Well, kerja kami bagus!”Niall tersenyum
lebar padaku.
Tuhan!Senyumannya
sangat amat membuatku berdiri kaku.Kali ini, ada sedikit kesamaan diantara
wajah Niall dan Jacob.
“Kalian
kembar?”Tanyaku penasaran
“Tidak, kami sama
sekali tidak ada hubungan darah.Kami bersahabat”
Tiba-tiba Mom
turun, “Dan yang mempunyai hubungan saudara adalah Jacob, denganmu sayang”
Aku semakin tidak
bisa bernapas.Ja-Ja-Jacob?Jacob?Oh tidak!Apa yang telah kulakukan?Aku jatuh
cinta pada...Dan, aku berbicara terlalu formal seakan aku tidak tahu, aku
bahkan membentaknya kemarin siang saat disekolah, aku benar-benar merasa
bersalah atas apa yang telah kulakukan padanya.
“Duduklah Cath,
tidak sopan menerima tamu dengan cara seperti itu”Mom menarikku ke sofa dan
mendudukkanku
“Uh, aku sangat
amat minta maaf untuk apa yang kulakukan kemarin siang.Aku, aku benar-benar
tidak tahu Jac!”Kataku dengan suara miris
“Oh, tidak apa
Cath.Sejujurnya, kemarin itu, baru aku ketahui kalau kau adalah sepupuku.”
“Untuk itu kau
sangat ingin mengenalku?Aku baru sadar kalau ternyata, maksudmu adalah
itu”Nadaku sedikit lesu, karena aku sedikit sakit hati disini.
“Ya, lupakanlah
Cath, ini bukan salahmu, anggap saja itu tidak pernah ada.”
“Cath, Jacob dan
Niall akan ikut bersama kita ke rumah tantemu, Helena.Disana, Helena akan
menjelaskan sesuatu untukmu.Ini ada kaitannya dengan mereka berdua”Mom
menjelaskan padaku.Bahkan, tidak perlu dijelaskan saja aku sudah mengerti
maksud kepergianku kesana.Aku agak malas.Seharusnya, aku bermain bersama Liana
dan Mia.Argh!Hari libur yang membosankan!Tapi melihat Niall dan Jacob, aku
sedikit senang disini.
Kami berangkat
pukul 9 pagi dan sampai disana pukul 12 siang karena keadaan benar-benar macet
ditambah lagi hujan deras yang membuat penglihatan kami semua sulit.Lebih lagi
Mom yang menyetir mobilnya.Aku duduk dibagian belakang bersama Niall dan
Jac.Sementara dibagian depan, ada Mom dan kakakku Selena.Dia baru saja ijin
pulang dari sekolahnya dengan alasan sakit.Padahal Mom yang mengirimkannya teks
pesan agar cepat-cepat pulang.Semuanya berjalan cukup lancar disini.Kecuali
macet, dan hujan.Kepalaku lumayan pusing.Aku hampir saja terkena gagang pintu
rumah tante Helena yang tinggi dan sangat mewah.Dia pasti telah menikah dengan
orang paling kaya raya di kotanya.
Tante Helena
menyambut kami dengan ramah.Seperti, sama sekali tidak ada beban atau
keterkejutan melihat kedatangan kami.Semuanya seperti sudah Mom setting.Kami
duduk di ruang tamunya yang sangat luas dan bersih.Pajangan-pajangan yang ada
di sudut ruangan, semuanya terbuat dari kaca yang berkilauan.Tiang pembatas
koridor satu dengan koridor lainnya mungkin 10% berlapis emas.Kilauannya
membuatku cukup terpana.Kami disuguhi secangkir teh hangat yang
melegakan.Kepalaku yang pusing, sedikit demi sedikit hilang.Niall dan Jacob
duduk mengapitku.Mom dan Selena duduk di sisi lain.Tante Helena kembali setelah
beberapa saat menerima sebuah telepon di lantai atas.
“Maafkan aku Lucy
dan anak-anak”Katanya duduk dengan manis didepanku.Persis didepanku
“Tidak apa
Helena.Bicaralah...”Mom tersenyum kecil yang dibuat-buat.Aku tahu Mom takut aku
tidak sanggup mendengarnya.Ini bakalan jadi cerita yang panjang.
Untuk beberapa
saat, tante Helena menggenggam tanganku dan menatap lekat ke bola mataku.Dia
tampak sangat serius dan terkejut saat terbangun.
“Uh!Astaga!”Katanya.
“Kekuatannya luar biasa!Ada, ada darah turmalin hitam didalamnya, dan, mutiara
merah muda.Mereka menyatu, tapi, ada banyak kekuatan hitam didalamnya.Dia, dia
sangat berbahaya Lucy!Berbahaya!Ada banyak darah dan pertarungan hebat yang dia
harus lewati.Kekuatannya membuat dunia hampir hancur.Kita harus membuat
penyimpangan agar dia tidak melewati jalannya!”
Mom menggigit
bibirnya.Selena terbelalak.Niall dan Jacob duduk terlalu tegap menatap tante
Helena.Tapi aku terlalu santai diantara mereka.
“Jadi, apa yang
harus kita lakukan Hel?”Tanya mom sedikit membenarkan cara duduknya.
“Aku tidak tahu
Lucy...Ada banyak kekuatan hitam.Terlalu banyak Lucy, tidak ada cara untuk
mengeluarkannya, kecuali, melemparkannya ke masa lalu.Dia harus mencari
sebuah...Sebuah.Tunggu...Ya, sebuah buku.Di, sebuah, rumah, rumah, rumah tua,
saat perjalanannya nanti”Kata tante Helena tersendat-sendat membaca apa yang
akan terjadi padaku.
“Tapi, dia belum
mengaluarkan tanda-tanda keberhasilannya dalam mempunyai dan mengendalikan
kekuatannya!”Selena melirikku. “Apa dia berbahaya untuk kami?”
“Tidak, tidak, sama
sekali tidak, dia mungkin berbahaya apabila dia marah.Biasanya, seseorang yang
memiliki kekuatan seperti ini, cenderung berbahaya dari yang biasanya”
“Bagaimana bisa
turmalin hitam masuk kedalam dirinya?”Tanya Jacob
“Jacob sayang, aku
tidak tahu soal itu.Ini masih menjadi pertanyaannya”
“Pertanyaan konyol
macam apa itu?Aku bahkan tidak bisa berpikir tentang semua itu!Turmalin hitam,
mutiara merah muda, dan mutiara hitam, merasuk sekaligus ke tubuh gadis
seusianya?Dalam sejarah Golvermorth, itu hanya dimiliki generasi ke 26, Emilia
Jaqueline.Dia hanya memiliki gen itu!Bagaimana bisa gen itu melompat terlalu
jauh hingga ke gen 59?Kecuali dia adalah yang ke 53 atau ke 56!”
“Jacob, ini bisa
saja terjadi pada semua orang yang ada di Golvermorth line.Tidak ada salahnya
dia merasuk, tapi tugasnya sangat besar”
“Ini juga kurang
masuk akal Helena, mungkin Jac benar.Ada kesalahan disini.Ya, ada kesalahan
besar disini.Ada seseorang dari Golvermorth line, menyimpang atau menikah
dengan orang yang memiliki kekuatan hitam.Tidak mungkin Cathlyn memiliki gen
sebanyak itu”Mom lebih serius dari yang kulihat
“Ya, ada seseorang
yang berkhianat disini.Mungkin untuk menunjukkan suatu kekuatan hitam yang
dahsyat, atau untuk memilikinya?”Niall tampak kebingungan.Aku ingin sekali
bersuara disana.Tapi, kalau aku bersuara duluan, semua akan keheranan dan
pembicaraan ini menjadi tidak asli lagi.Jadi aku memilih diam.
“Mungkin
saja.Mungkin.Tapi, tidak ada yang hidup lagi...Hanya Geremond.Tapi dia termasuk
baru dari keluarga kita.Bahkan, dia bukan dari gen kita!”
“Bagaimana?Apa yang
harus kita lakukan?Bisa saja dia dikendalikan oleh Equaloch dari kekuatan
mutiara hitam yang meraja lela didalam tubuh Cath.Kasihan dia...”Niall terlihat
iba padaku.Dia mengalus halus pundakku.Pipiku memerah!Aku berusaha menutupnya
dengan rambutku.Untung saja semua sedang fokus pada pembicaraan.Jadi, tidak ada
yang melihat.
“Ayo, ke
perpustakaan!”Tante Helena bangkit dari kursinya.Semua berdiri.Aku hanya
terbengong di sofa.Jac, menyadari ketidak hadiranku ditengah-tengah mereka.Dia
membalikkan badanku dan tersenyum padaku.
“Ayolah
sepupuku!Kau harus mengungkapkan sesuatu yang besar!”Katanya sambil mengulurkan
tangannya untukku.Aku menggenggamnya dan kemudian dia menggandengku hingga sampai
ke ruang perpustakaan rumah tante Helena yang super besar dan lebih besar dari
perpustakaan yang ada di sekolahku.Bagaimana bisa?Ini super berkelas dan,
oh!Aku tidak bisa berkata-kata lagi selain takjub memandang tumpukan jutaan
buku didepanku.Tidak mungkin tante Helena membeli buku sebanyak ini.
“Kemari!Jangan
sentuh buku apapun sayang.Itu sangat berharga.Sampul dan kertasnya sudah
usang.Aku tak mau mengeluarkan amarah kalau kalian merusaknya.Bahkan dengan
ketidaksengajaanpun”Kata tante Helena tersenyum manis padaku.
Kami berjalan agak
jauh hingga berhenti ke ruangan pribadinya didalam perpustakaan yang besar itu.
“A...Apa?Jadi, kita
hanya kemari?Mengapa tidak lewat pintu belakang saja?”Niall terlihat kesal
“Ssst!Disana ada
banyak pengawal pribadiku.Mereka sangat berbahaya kalau mengetahuinya”
“Tidak!”Aku
berteriak. “Aku tidak bisa!Maksudku, apa yang kalian lakukan?Apa arti semua
ini?Mengapa dijaman seperti ini, ada kekuatan-kekuatan?Dan makhluk macam apa
sebenarnya kalian?Kenapa aku harus dilahirkan ditengah keluarga aneh ini?”Air
mata mulai mengalir perlahan.Aku benar-benar kebingungan.Entahlah, rasa
kebingungan itu datang dan terlalu menggebu-gebu hingga aku tidak tahan lagi.
Jacob mendekatiku,
dia mencoba menenangkanku.Aku bahkan tidak sadar kalau dia memelukku dengan
erat.Aku hanya bisa menangis dan menangis.Aku benar-benar kesal dengan
semuanya.Aku marah kepada semuanya.Semua ini, semuanya!Tiba-tiba kepalaku
pusing.Tante Helena dan Mom cepat-cepat mencegat tanganku.Aku baru saja
melihatnya.Ada cahaya hitam keluar dari tanganku yang hampir saja mengarah ke
rak-rak buku perpustakaan tante Helena.Aku tidak mau kalau mereka semua
terjatuh, dan kami harus merapihkannya lagi.Jacob yang berada di sampingku
menggenggam erat tanganku lalu menutupnya.Membuatnya terus mengepal agar
kekuatanku tidak muncul lagi.Rasa pusing itu semakin lama semakin menjadi,
hingga aku jatuh pingsan.
“Sudah kukatakan,
dia berbahaya Lucy!”Tante Helena terlihat marah
“Apa?Sekarang
apa?Kau mau aku membuang anak itu?”Kata mom
“Pasti ada cara
lain untuk menghentikannya saat dia marah.Kekuatannya!Aku tidak pernah lihat
cahaya seterang itu.Itu pasti akan terlempar belasan kilometer dari sini”Niall
duduk didekat tante Helena
“Jauhkan dia dari
segala macam bentuk batuan dan mutiara.Kalau bisa, batalkan rekoleksi kunjungan
sekolahnya.Aku tidak mau saat dia bermain di pantai dan menemukan batuan atau
mutiara atau semacamnya, membuat kekuatan itu terlihat publik.Ini menjadi
masalah besar”Wajah tante Helena memucat.
“Tidak!”Seru
Selena. “Kau tidak bisa melakukannya tante Helena!Kau tidak bisa membuatnya
jauh dari kehidupan normalnya.Bukan caranya kita membiarkannya hidup seperti
kita.Kita berbeda dengannya!Dia masih polos dan anak-anak.Usianya hanya 13
tahun”
Well,
aku terbangun dari pingsanku, dan menguping dari bilik pintu.Aku benar-benar
bukan anak kecil.Aku seorang gadis.Seorang gadis remaja yang benar-benar
remaja.Aku bahkan sudah bisa menyukai seseorang.Contohnya Jacob.Tapi itu tidak
akan pernah terjadi lagi.Dia sepupuku.Apa jadinya kalau aku mencintai sepupuku
sendiri?
“Tapi
Selena.Kekuatannya itu bisa membunuh satu sekolahan!Apa kau mau wajah-wajah
kita terpampang di cover majalah atau di koran?Kau mau kalau semuanya tahu
kalau kita bangsa Golvermorth?Kau mau kita jadi buronan atas semua tindakan dan
keonyolan ini?”Tante Helena terus berbicara.Sementara Mom hanya terdiam dan
terlihat semakin khawatir.Saat itu juga, langkah kaki mendekat ke arah
kamar.Aku cepat-cepat duduk di pinggiran kasur dan berpura-pura terlihat
pusing.Aku berusaha tidak melirik ke arah pintu kamar.
“Kau sudah bangun
Cath?”Aku mengenali suara itu sebagai suara Jacob. “Apa harus kuambilkan
minum?”
“Tidak.Tidak perlu
repot-repot”Jawabku lesu. “Tapi, Jac, aku mau bertanya.Bolehkah?”
“Tentu saja sangat
boleh.Apa yang akan kau tanyakan Cath?”
“Mengenai
semuanya.Apa kau termasuk dalam, uh...Penyihir?”
“Kami bukan
penyihir.Kami adalah bangsa Golvermorth”
“Apa itu bangsa
Golvermorth?”
“Bangsa Golvermorth
adalah bangsa yang paling memiliki banyak garis keturunan.Karena bangsa inilah
bangsa yang paling bebas.Jadi, bangsa Golvermorth merupakan bangsa hasil
pencampuran antara manusia serigala, vampire, peri, dan beberapa diantaranya
penyihir dari bangsa Aqualemore.”
“Aku, aku tidak
mengerti dengan keadaan ini.Mengapa ibuku tidak memberitahuku?”
“Karena memang ada
sebuah rahasia Cath.Kau tidak boleh tahu hingga usiamu 15 tahun.Kecuali, kau
sudah benar-benar siap”
“Aku siap.Aku
adalah seorang gadis remaja yang bertumbuh dan kuat.Mengapa kakakku mengetahui
semuanya?Sedangkan aku tidak?Itu tidak adil!”
“Kalau kau
siap.Apakah kau mau tau tentang ayahmu?”
“Tentu saja aku
mau.Ayahku meninggal saat aku berusia 7 tahun.Aku bahkan tidak mengingat
wajahnya lagi”
“Oke, jadi ayahmu
sebenarnya adalah vampir.Mencengangkan memang.Dia meninggal bukan karena
penyakit.Karena dia sudah lama tidak menghisap darah manusia.Peraturannya
begitu.Seorang vampir tidak akan boleh menghisap darah manusia kalau dia sudah
menikah.Dia adalah lelaki yang sesungguhnya.Dia mengorbankannya untukmu”
“Untukku?Apa
maksudmu?”
“Kau dilahirkan di
tanggal yang salah.Equaloch yang telah mengambil nyawanya.”
“Equaloch?Bagaimana
dia bisa...
Mom dan tante
Helena datang ke kamar.Mereka tersenyum saat melihat kami.Aku mencoba tersenyum
pada mereka juga.
“Saatnya makan
siang sayang.Ayo, cepat.Kita tidak mau makanannya kehilangan kehangatannya
bukan?”Kata mom mengelus rambutku.
“Aku akan turun
nanti mom!”Jawabku
Aku mencoba berdiri
dari tempat tidur.Rasanya, masih sedikit pusing.Aku melihat telapak
tanganku.Mengapa ada sebuah garis-garis tidak beraturan?Aku membiarkannya dan
segera menuruni tangga untuk makan siang.Jac, mengikuti dari belakang.
“Maaf menunggu”Kata
Jac
Aku duduk didekat
Selena.Makanan siang ini adalah masakan perancis yang pernah mom buat
dirumah.Aku sangat menyukainya.Ada tambahan bawang bombay yang juga kusukai.
Tapi wajah tante
Helena terus memandangiku.Aku agak kikuk karena aku rasa, aku terlalu
diperhatikan.Tiba-tiba rasa pusing itu kembali muncul.Aku membanting sendokku
dengan keras dan memegangi kepalaku.Rasanya sangat sakit.Aku tidak mau pingsan
lagi.Jadi aku berusaha tetap memandang ke sekitar.Selena memelukku dengan erat,
dan tiba-tiba, kekuatan itu muncul dan lepas dari tanganku meluncur ke halaman
depan rumah tante Helena yang sangat luas.Aku melihat telapak tanganku
lagi.Garis itu berubah menjadi semakin tidak beraturan.Apakah ini sebuah
tanda?Tapi, apa artinya tanda ini?
Kekuatan yang aku
keluarkan tadi, menghancurkan 7 pot bunga tante Helena dan membuat bolongan di
halaman depan dengan asap yang mengepul.Rumput disekitarnya, menjadi hitam
pekat.
“Astaga!”Teriak
tante Helena.Mom tersedak dan berusaha mencari minum.Niall terperangah ke
arahku.Jacob tetap tersenyum padaku karena aku tahu, dia berusaha membuatku
tenang dalam kondisi yang semakin memburuk.
“Ya Tuhan...Tadi
itu apa?”Kata mom sambil terbatuk-batuk.
“Itu dia!Mutiara
hitamnya telah berkembang.Secara harfiah, aku harus memberinya ucapan selamat
sebesar-besarnya, karena dia memiliki kekuatan yang sangat besar.Tidak ada
kekuatan sebesar dia pada remaja-remaja lain dari garis keturunan
Golvermorth!”Tante Helena mengambil tisu dan membersihkan sisa makanan di
bibirnya.
“Kau tak apa
sayang?”Selena mengelus rambutku
“Tidak.Aku tak
apa.”Kataku berusaha menyembunyikan tanda yang ada di tanganku.Rasanya agak sakit
dan panas.
“Aku akan
mengantarkannya pulang sekarang”Mom bangkit dan mengambil tasnya di lantai
atas.Selena terburu-buru mengejar mom.Aku tahu, mom sedikit kecewa dengan
kemampuan yang aku miliki.Ini akan menjadi hari terburuk yang pernah ada.
Loker?Iya, di lokermu.Aku melihat ada sepucuk surat
disana.Aku membaca sms
Liana.Aku berusaha menjelaskan pada Liana tentang segala sesuatu yang terjadi
padaku.Aku tahu aku telah membocorkannya.Tapi aku tidak tahan pada situasi
ini.Aku tahu, Liana tidak akan pernah mengatakannya pada siapapun karena dia
sahabatku.
Bagaimana bisa ada surat dilokerku?Lokerku itu
dikunci.Aku tidak meninggalkan kunci cadangan lokerku kepada Mrs.Tomlinson
Aku benar-benar melihatnya Cathlyn!Percayalah
padaku.Sepertinya dari seorang cowok yang menyukaimu!Hehe,,,
Apa?Tidak mungkin.Kau hanya mengarangnya Liana, agar
tampak sedikit dramatis.Aku tahu itu kau!
Lihat saja nanti!
Sejujurnya aku
mengira itu dari Niall.Aku bahkan melupakan untuk menemuinya di kantor kepala
sekolah atau bahkan menyinggung soal kepentingan itu kepadanya.Jadi,
rencananya, aku akan bertemu dengannya dan berharap, masa itu belum
kadaluarsa.Aku sedikit merasa bersalah atas itu.
Aku berbaring di
kamarku lebih dari dua jam, sambil menunggu makan malam dari Mom.Aku mendengarkan
kegaduhan dibawah.Mungkin saja mereka masih membicarakan aku.Aku memandangi
telapak tanganku lagi.Itu seperti sebuah jalur labirin disebuah jalan.Tapi itu
terus berubah jika aku mengeluarkan kekuatanku.Aku terus bergumam dalam hatiku
tentang semua pertanyaanku ini.Bagaimana teman-teman disekolahku tidak
menganggapku aneh dengan tanganku yang seperti ini?
Aku berdiri ke kaca
panjang yang berdiri di kamarku.Aku melihat diriku sendiri didalamnya.Aku
terlihat seperti anak vampir.Ya!Itulah sebabnya, kulitku putih pucat.Aku sangat
bersyukur karena itu lebih baik.Ketimbang aku harus memiliki segala sesuatunya
dengan warna “Hitam”.Rambut hitam, mata hitam, kekuatan hitam, bahkan kulit
yang hitam pekat.Bukan coklat gelap atau warna eksotis.Aku mirip seperti orang
yang berusaha memecahkan rekor dunia dengan warna kulit tergelap didunia.Orang
akan mengira aku dengan sengaja menuangkan cat tembok ke kulitku dan membiarkan
mereka mengeras.
Aku bersumpah
tubuhku berguncang saat telepon masuk dari handphoneku.Sudah berulang kali
terjadi.Volume-nya terlalu kencang dan aku selalu mengingatkan diriku sendiri
kalau aku harus mengecilkannya.Tapi tidak pernah kulakukan dan sekarang itu
berhasil membuyarkan lamunanku.Aku berjalan ke arah kasur dan mengambil
handphoneku.Lagi-lagi mataku hampir keluar karena yang meneleponku adalah
Jacob!Tapi, untuk apa dia meneleponku?Aku melihat ke arah jam.Lima belas menit
sebelum makan malam.Tak masalah, akan kuangkat teleponnya.
“Halo?”Jawabku.
“Hey
Cathlyn!”Katanya. “Bagaimana keadaanmu sekarang?”
“Aku sudah baik!Kau
tidak perlu mengkhawatirkanku Jac!Aku tak apa”
“Oh, baiklah!Uh,
bisakah kau menemuiku di kantin sekolah besok?”
Aku
terdiam.Rencanaku sudah pasti akan berantakan kalau begini.Tentu saja kalau aku
menundanya hingga lusa, semuanya akan kadaluarsa dan tidak sejalan.
“Uh,
um...Begini...Um, aku tidak tahu apakah aku bisa menemuimu Jac, aku ada
keperluan di ruang kepala sekolah.Itu saja”
“Benarkah?Kebetulan
sekali dia juga memanggilku”
Astaga!Bagaimana
semuanya seperti disengaja?Mengerikan!
“Wow!Menakjubkan,
mengetahui kita memiliki kepentingan yang sama.Tapi, aku tidak dipanggil oleh
Mrs.Anderson sebenarnya”
“Jadi, untuk apa
kau kesana?”
“Aku,aku...Uh, itu
rahasia”
“Oh Cath!Kau sudah
berani menyimpan rahasia padaku!”
“Ahaha, tidak buruk
Jac, kau juga akan tahu.Menurutku, itu tidak penting”
“Baiklah.Aku harap,
kita bisa pulang bersama”
“Ide yang bagus!”
“Sampai ketemu
besok Cathlyn!”
“Selamat Malam!”
Aku buru-buru
menutup teleponnya.Ada banyak perasaan yang tercampur aduk didalam hatiku.Pertama,
aku senang Jac meneleponku, sekaligus mendengarkan suaranya.Kedua, aku rasa,
akan ada bentrokan jadwal besok.Ketiga, aku tidak yakin, rencanaku akan
berhasil.Keempat, aku akan pulang bareng besok.
Mom memanggilku
dari bawah.Aku turun dan duduk bersama dalam meja makan yang besar.Aku
berharap, aku tidak memiliki rasa pusing lagi.
“Tante Helena
bilang, dia harus mencari sebuah buku di sebuah rumah tua, dan batu turmalin
hitam”Tiba-tiba Selena kembali mengulang topik tadi siang.
“Itu hanya sebuah penglihatan
sementara Sel, mom tidak terlalu mempercayainya”
“Lalu apa?Bagaimana
semuanya bisa begitu jelas dipikiran tante Helena?”
“Percayalah, semua
akan membaik sayang.”
Aku mengambil tasku
di meja dan segera masuk ke mobil limusinku.Aku memberikan kecupan jauh untuk
mom.Selena, sudah berangkat lebih pagi, karena sekolahnya lebih jauh
dibandingkan sekolahku.
Pada jam-jam
pertama, aku benar-benar bosan.Omong kosong semalam, masih terngiang di
otakku.Aku rasa, aku hampir gila atas semua ini.Bisa-bisa aku mati untuk
ini.Aku bahkan tidak mendengarkan pelajaran bahasa Perancis saat itu juga.Aku
memainkan pensilku.Tanpa disengaja, pensil itu terbang setinggi
daguku.Cepat-cepat aku menangkapnya dan menaruhnya ditempat semula.Aku melirik
ke sekitar memastikan kalau tidak ada yang melihatku.Untungnya saja, memang
tidak ada.Aku bersyukur untuk itu.
Tasku terasa lebih
berat saat melewati rombongan organisasi sosial perempuan sekolahku.Mereka
terus memperhatikanku sepanjang aku melewati mereka.Kemudian, Aneliese memanggilku,
“Hei Cathlyn Amber!”
Sebenarnya aku
tidak ingin menengok.Tapi, karena aku tidak enak, jadi aku membalikkan
badanku.Semua cewek-cewek OSP yg berdiri dibelakang Aneliese berbinar-binar
tersenyum lebar.Aku cukup keheranan karena mereka menatapku seperti itu.Aku
memperhatikan sepatuku dan kemudian meraba rambutku.Tidak ada yang salah
denganku.Tapi mengapa mereka seperi itu?Aku baru sadar kalau mereka melihat
seseorang dibelakangku.Aku menengok perlahan.Itu Niall dan anggota-anggota OS
sekolahku.Kali ini, aku menahan tawaku.Wajah mereka 3600 berubah
saat disekolah.Aku hanya dapat mengenalinya dari warna-warna mata mereka.Itu
konyol, sekaligus lucu.
“Astaga!Kurasa aku
akan pingsan!”Kata Fedeline si rambut ikal yang menyebalkan.Menurutku dia
terlalu berlebihan.
“Hey Cathlyn!”Dia
menyebutkan namaku didepan umum.
“Hey Niall!Uh, kau
menagihku soal...”
“Tentu saja
iya.Ayo, kita harus membicarakannya di kantor”
“Kenapa harus
disana?”
Tanpa banyak bicara
lagi, dia menarikku hingga masuk ke kantornya.Aku dan Niall hanya berdua
didalam ruangan itu.Aku yakin, ini pembicaraan yang serius tentang “kemampuan”
ku lagi.
“Begini, aku pikir,
kau sangat cocok membuat satu perkumpulan gadis-gadis pilihanmu sebagai
organisasi terbesar kedua setelah cewek-cewek itu”Kata Niall serius
“Maksudmu?”Tanyaku
bingung. “Kau sama sekali tidak tertarik dengan semua cewek-cewek itu?”
“Bukan, bukan soal
itu.Masalahnya adalah, mereka lebih mempertahankan kecantikan mereka daripada
harus bersosial.Kau tahu maksudku bukan?Dan beberapa diantara mereka membuat
garam itu jatuh di darah seseorang”
“Seburuk itukah
mereka?Aku bahkan benar-benar tidak habis pikir.Maksudku, Chloe, dia sahabatku,
ada didalam organisasi itu.”
“Aku ingin sekali
kau membuat organisasi Cath.Dengan begitu, aku bisa menyingkirkan mereka”
“Kaulah yang
berkuasa, dan sekarang, kenapa kau begitu takut dengan mereka?”
“Aku tidak
takut.Ada masalah lain Cath.Aku mencurigai Aneliese.Perhatikan bola matanya.Ada
bintik ungu didalamnya.Dalam sejarah Golvermorth, bintik ungu hanya dimiliki
seseorang yang memiliki darah dengan bangsa Amprealoux atau Berlian
Merah.Kekuatannya sangat hebat.Kalau dia digabungkan dengan turmalin hitam atau
mutiara hitam, aku rasa, kau bukanlah gadis terkuat sekarang”
“Jadi, maksudmu dia
adalah bagian dari kita?”
“Mungkin.Mungkin
dialah anak dari keturunan kita yang berkhianat.Anna Morte, dia lahir tahun
1965 dan menikah tahun 1985 dengan seorang bangsawan kaya raya yang memiliki
darah hitam.Dia mengetahuinya saat ia sudah menikah.Bangsawan itu memberikannya
kekuatan hitam dan menyerap seluruh kekuatannya.Dengan begitu, dia bukan bagian
kami lagi.Kami anggap itu suatu pelanggaran”
“Bagaimana bisa
kalian menganggapnya pelanggaran?Dia bahkan menyadarinya saat dia sudah
menikah.Dia tidak tahu tentang itu”
“Peraturannya
begitu.Sederhana saja, kami sama sekali tidak memiliki hak untuk semua itu”
“Aku sama sekali
tidak setuju dengan kalian!Bagaimana dengan aku?Aku adalah suatu
pelanggaran?Bisa dikatakan seperti itu?”
“Ahahaha, kau lucu
sekali Cath!Sepertinya kau pengecualian.Karena, garis terakhir sekarang
ditempati kau, dimana garis terakhir ini akan berbelok ke Emas”
“Emas?Maksudmu, aku
akan berpindah jalur?”
“Bisa dikatakan
begitu”
“Oh...Tuhan!Bagaimana
ini terlihat begitu rumit?Kalau aku berbelok kesana, apa yang akan terjadi
padaku?”
“Secara resmi, kau
keluar dari bagian kami, dan kau dianggap adalah nenek moyang dari generasi
Emas, dan akan terus berkembang”
“Jadi aku adalah
yang pertama, begitu?”
“Ya, tentu saja
jelas demikian.Kecuali, kau menemukan buku itu untuk menghentikan Equaloch”
“Buku?Buku apa?”
“Eh, maaf Cath, ini
sudah terlalu jauh.Aku juga tidak mau kau ketinggalan pelajaranmu yang berharga
itu”Niall bangkit dan mengantarkanku keluar dari kantornya.Ada yang janggal
dengan Niall.Mengapa ia tidak memberitahukanku tentang buku itu?Apa
jangan-jangan, dia terlibat darah hitam?
Aku keluar dengan
setumpuk pertanyaan diotakku yang tidak akan pernah terjawab, sampai aku
menemukan jawabannya sendiri.Bayangkan saja, siapa yang harus aku beri
pertanyaan konyol ini pada satu sekolahan?Liana?Dia hanya sahabatku, dia juga
tidak terlibat dalam garis-garis apalah yang sampai sekarang masih belum
kumengerti.Secara garis besar, otakku ini, belum siap untuk menerima segala
materi menyangkut hal-hal seperti ini, tapi yang harus kukatakan disini adalah,
ada kinerja lain yang membuat otakku terus mendorongku agar bagaimanapun
caranya, semua hal konyol ini tertuntaskan, termasuk kekuatan yang ada didalam
diriku ini.
Liana hampir
tersedak saat aku menceritakan kejadian kemarin.Dia langsung menutup kotak
makanannya dan membereskan semuanya.Yang ada diotakku sekarang adalah, pasti
Liana akan segera pergi dari situ dan berkata, “Aku sangat kecewa dan sangat
menyesal mengenal orang sepertimu.Aku tidak habis pikir!” kemudian dengan dramatisnya
menyenggol bahuku dengan sengaja sambil beranjak pergi.Aku pasti sangat
sedih.Tapi, ternyata Liana begitu antusias dan menatapku sambil bertopang dagu.
“Ceritakan!Ceritakan
seluruhnya!”Katanya agak keras “Aku mau dengar keseluruhannya”
“Sstt!Kecilkan
suaramu Liana!Kau tidak mau kita dibuntuti orang-orang karena ini bukan?”Kataku
melirik ke sekitar memastikan kalau tidak ada orang yang melirik ke arah meja
kami.
“Uh, maaf, aku
tidak sengaja Cath!Baiklah, ceritakan ceritamu yang menarik itu!Uh, sungguh
menarik itu, maksudku!”
“Tapi aku masih
bingung.Aku belum bisa sepenuhnya mengendalikannya.Contohnya saja, mada saat
pelajaran bahasa Perancis, pensilku melayang setinggi daguku saat aku
memainkannya.Awalnya aku menganggap itu hebat, tapi sedikit menyeramkan”
“Itu luar biasa!Aku
tidak percaya kau memiliki kekuatan yang sangat dahsyat!Um, aku mau tahu di
bagian pada saat kalian ke rumah tante Helena.Dan, oh!Kau sepupu
Jacob?Benarkah?Ada banyak berita hari ini”
“Sebenarnya aku
baru mengetahuinya kemarin, saat mom mengundang mereka datang ke rumahku.”
“Jadi, semua itu
sungguh benar?Kau sangat beruntung Cathlyn!Aku bahkan tidak bisa membayangkan
kalau kau benar-benar memiliki hubungan darah disana”
“Oh, jangan begitu
Li.Aku tahu kalau...”
“Kau tidak bisa karena,
kau terlalu menyukainya?”
“Ya.Selain itu, aku
harus belajar dengan bijak.Kalau dia adalah keluargaku.Bukan seorang yang harus
kusukai.Lagipula, usiaku 13 tahun.Untuk apa aku harus menyukai seorang yang
berusia 15 tahun?”
“Oke.Tapi
tampaknya, keadaan terus menjadi sulit.”
“Ya, sesulit
kekuatan yang ada didalamku.Aku mengandung turmalin hitam, mutiara merah muda,
dan hitam.Rasanya tidak masuk akal kalau aku harus membayangkan meminum
semuanya dan kemudian, akibat hasil reaksinya, mereka membentuk molekul dan
kemudian...”
“Rrrgh!Jangan
bicarakan IPA lagi Cath!Ulangan tadi sudah membuatku pusing!”
“Baiklah...Tapi aku
mau kau menemaniku ke hutan yang ada dibelakang rumahmu!”
“Untuk apa?”
“Untuk
mencobanya!Aku mau lihat apa yang terjadi!”
“Kau gila?Apa kau
mau masuk berita karena menghancurkan lahan hutan itu?”
“Tidak!Kekuatanku
ini sangat luar biasa, dan kalau kau mau tahu, kekuatanku ini terlempar sangat
jauh hingga belasan kilometer.Sejujurnya, percobaan ini harus berada di tebing
yang tinggi.”
“Lalu kau meminta
agar aku berada dibawah tebing untuk mengukur kecepatan dan kekuatannya?”
“Ahaha!Terlalu
konyol!Tentu saja tidak Liana!Kau selalu membuatku tertawa”
Aku menaruh seluruh
bukuku di loker dan hanya membawa buku diaryku.Aku membuka tasku dan membuka
layar ponselku.Ada pesan dari Mom.
Cathlyn, kalau kau sudah pulang sekolah, Mom dan kakakmu
Selena akan menginap di rumah tantemu Helena.Mom sudah memasakkan makanan
kesukaanmu di meja.Mom sangat menyesal meninggalkanmu.
Aku merasa sangat
bebas saat itu juga.Bukan karena aku bisa lebih lama
dengan Jac, tapi, karena, tidak ada suara-suara yang membahas soal
kekuatan-kekuatan itu lagi.Aku sedikit stress karena itu.
Aku merasa bingung, karena hingga
kini, belum ada tanda-tanda Jac akan mengantarku.Kalaupun aku tidak diantar,
sebenarnya tidak apa, tapi dia sudah berjanji kepadaku dan janji itu harus dia
tepati bagaimanapun caranya.
Saat itu juga, aku melihat ke arah
jam tanganku.Pukul 11 siang.Baiklah, dan sebentar lagi, akan memasuki tengah
hari.Bagaimana ini?Apa harus aku pulang sendirian?Tapi, aku sangat takut jika
aku pulang sendirian.Aku selalu diantar Mom kalau pulang walaupun ada beberapa
saat aku harus pulang sendiri, seperti sekarang ini.Jadi, aku memutuskan untuk
duduk dibawah kursi panjang dibawah pohon selama 5 menit.Jika tidak ada, aku
akan pulang sendirian.
“Memasuki menit ke 3 dan belum ada
juga!”Kataku sambil bergumam.Aku melihat Niall turun dari tangga, aku berusaha
dengan cepat membuka tasku dan mencari buku untuk menutupi wajahku.Oh sial!Bukuku
semuanya ada dilokerku!Betapa sangat mengesalkan!Jadi saat itu, aku berusaha
menengok ke arah kananku dan melihat kelas-kelas yang sudah kosong.Aku berusaha
cuek dan tidak memperdulikannya berjalan.Atau, sebenarnya aku mengharapkan dia
berjalan ke arahku dan menawarkan limusinnya?Boleh juga!Akan kuubah, aku sangat
mengharapkan dia datang ke arahku.Saat dia mendekat, jantungku berdegup kencang
berharap apa yang kupikirkan tadi berjalan dengan mulus.Tapi ternyata dia sama
sekali tidak melihat ke arahku!Sial!Kenapa hari ini begitu
sial?Argh!Baiklah.Ini sudah lewat dua menit dari yang seharusnya.Aku segera
bangkit dan berjalan ke gerbang.Menyebalkan!Dua orang itu…Apakah dia tidak bisa
melihat dan memperhatikan perasaan seorang wanita yang menunggu kesepian?
Aku sangat marah pada Jac.Nama itu
akan kuhapus dalam-dalam dari otakku berharap dia tidak akan pernah muncul di
depanku lagi.Aku bahkan berjanji pada diriku sendiri, jika aku bertemu
dengannya, aku tidak akan menganggapnya ada.Aku tidak akan menjawab teleponnya
lagi atau sms atau sejenisnya.Atau, kalaupun dia berusaha datang kerumahku hari
ini juga, tidak akan pernah aku bukakan pintu!
Malam ini, terasa begitu sunyi dan
sepi.Ada dorongan untuk mencobanya dirumah.Lagipula, rumahku memiliki atap yang
bisa dibuka untuk melihat indahnya bintang-bintang di langit.Tapi sepertinya
itu gila.Bagaimana kalau kekuatan itu malah kembali lagi dan jatuh tepat
diatasku?
Aku memutuskan untuk menelepon
Liana.Aku tahu, jam segini, dia belum tidur dan pasti juga merasa bosan, karena
ayahnya, sedang pergi ke luar kota.Dia juga memiliki saudara perempuan
sepertiku.Hanya saja, kakaknya Paula, sama sekali tidak memperdulikannya.
“Hey Liana!”Kataku saat nada itu
sudah berhenti. “Apakah aku mengganggumu?”
“Hey Cathlyn!Kau sama sekali tidak
menggangguku.Um, bagaimana dengan yang tadi siang?Menyenangkan?”
“Sama sekali tidak!Membosankan dan
sangat menyebalkan!”
“Bagaimana bisa begitu?Dia kan
menjemputmu dengan limusinnya?”
“Masalahnya, dia sama sekali tidak
menepati janjinya itu!Aku muak dengannya!Aku tahu kalau dia menggunakan
ketampanan dan sok kerennya itu agar para gadis jatuh hati padanya.Nyatanya,
itu sama sekali tidak untukku!”
“Tidak untukmu?Tapi, kau pernah
menyukainya bukan?”
“Katakan saja itu tidak lagi!Aku
akui ini memang tragis, tapi aku lebih memilih yang lain ketimbang laki-laki
sepertinya!Bodoh!”
“Oke, oke.Aku tahu masalahmu
sekarang.Kau sakit hati?Tapi kurasa, dialah yang akan membantumu menuntaskan
semuanya!”
“Apa maksudmu?”
“Tidak.Aku hanya mendapatkan
firasat saja.Sebuah perasaan yang datang tiba-tiba.Mungkin saja, untuk
menemukan buku itu, Jac, akan menemanimu ke masa itu”
“Aku tidak mau dengar lagi nama
itu!”
“Maafkan aku Cath.Aku tidak
bermaksud”
“Tak apa.Aku juga, aku terlalu
emosi atas semuanya.Bagaimana dengan malam ini?Aku ingin mencobanya!Ayolah
Lily!”
“Malam ini?Ini pukul 10 malam
Cathlyn!Apa kau mau membuat malam ini menjadi siang karena ledakan dahsyatmu
itu?”
“Tentu saja tidak!Aku akan
kerumahmu.Rumahmu bahkan satu kompleks denganku.”
“Ah, baiklah…Tapi hanya 30
menit.Selebihnya, aku tidak bertanggung jawab”
“Oke”
Aku
berjalan cepat menuruni tangga dan menengok ke belakang untuk beberapa
detik.Memastikan kondisi rumah, dalam keadaan aman.Aku mengambil remot untuk
menutup atapku setelah itu, aku membuka pintu dan segera pergi.
Pukul
10:05 malam.Jalanan di kompleks rumahku sudah sangat sepi.Hanya aku seorang
yang berjalan disana.Rumah Liana lumayan jauh walaupun dia satu deret dengan
rumahku.Aku lupa membawa mantelku karena terlalu bersemangat.Udaranya sangat
dingin tiba-tiba.Aku memperpanjang lengan bajuku.Tapi itu sia-sia.Aku berharap,
tidak ada hantu yang menggangguku saat itu dan terus terang saja, ini sangat
membuatku ketakutan untuk pertama kalinya, setelah dua minggu yang lalu aku
ditakutkan dengan beberapa penampakan disekolah.
Aku
sampai di depan rumah Liana, dan segera mengetuk pintunya.Dengan pelan, Liana
membukakan pintunya untukku.
“Sssttt!Jangan
berisik!Mom sudah tidur, dia mengijinkanku keluar untuk 30 menit kedepan.Ayo
cepat!”Liana kemudian menutup pintunya kembali.Buruknya, dia memakai mantel,
sedangkan aku tidak.Baiknya adalah, aku memakai sandal yang pas, sementara dia
memakai sandal untuk tidur.Itu akan menyiksa, karena aku tidak pernah berpikir
untuk menggunakan boneka sebagai sandalku bukan?
“Bagaimana
kalau ibumu berubah pikiran?”Tanyaku sedikit cemas
“Dia
tidak akan tahu kemana tujuan kita dan yang pasti, dia orangnya konsisten”Jawab
Liana sambil tersenyum kepadaku.Aku hanya berpikir, apakah terlalu berbahaya
menggunakan kekuatanku di hutan ini?Aku hanya tidak mau Liana terluka, atau ada
korban lain.Bagaimana kalau didalam hutan ini ada seseorang yang berkemah?Dan
aku merusaknya begitu saja?Bukankah itu bukan ide yang bagus?
“Oke,
kita sampai!”Kata Liana duduk di rerumputan mencoba mengatakan padaku lewat
bahasa tubuhnya untuk mempersilahkan kepadaku mengenai kekuatanku.
“Aku...Aku
tidak yakin”Kataku pelan
“Bagaimana
kau bisa tidak yakin Cath?Aku sudah bersusah payah memberi ijin pada ibuku, dan
sekarang kau mengatakan kalau kau benar tak yakin?Oh, yang benar saja!”
“Kau
bisa meninggalkanku sekarang.Kalau kau mau”
“Ah!Yang
benar saja?!Aku capek-capek mengantarkanmu kemari!Harusnya kau gunakan waktu
ini!”Liana kemudian beranjak pergi.Tapi dia terhenti dan melihat ke arahku
dengan wajah yang masih kusut.Matanya menatapku lekat, seakan dia
mengasihaniku.
“Tidak
Cath.Kau sahabatku, tidak seharusnya aku, meninggalkanmu disini.Aku tidak mau
terjadi apa-apa denganku oke?”
Aku
tersenyum.Liana benar-benar seorang sahabat idaman.Maksudku, dia bahkan
sangat-sangat peduli padaku dan rasa simpatinya padaku walaupun dia sedang
dalam keadaan marah.
“Terima
kasih Lilly!Aku sangat bersyukur memiliki sahabat sepertimu.Aku akan mencobanya
sekarang!”Aku berjalan ke tengah-tengah hutan.Beberapa meter dari jarak dimana
Liana berdiri.Aku memejamkan mataku dan menarik napasku dalam-dalam.Aku mencoba
berkonsentrasi dan berharap, kekuatanku ini tidak memakan korban jiwa atau
kerusakan fatal lainnya.Kemudian, aku mulai mengangkat tangan kananku.Aku
merasakan panas yang luar biasa di telapak tanganku hingga aku membuka mataku
dan membelalakkan mataku.Bola api ini sangat besar!Aku melemparkannya ke
depan.Aku berdecak kagum karena, itu bukan seperti yang kupikirkan!Itu seperti
kekuatan paling cantik yang pernah ada.Bola api itu dilingkari bola-bola api
kecil berwarna ungu dan pink serta ekor seperti komet berwarna abu-abu.
“Luar
biasa menakjubkan!”Teriak Liana sambil melompat kecil. “Lakukan sekali
lagi!Akan kufoto!”
Aku
tersenyum lebar melihat Liana benar-benar tidak keheranan ataupun ketakutan
denganku.Aku mulai mengumpulkan konsentrasiku lagi dan seketika, bola api itu
muncul lagi sedikit lebih besar dari yang tadi.Aku melemparkannya dengan
bersemangat ke depan.Begitu aku menengok ke arah Liana untuk menunjukkan bahwa kekuatanku
ini berhasil, sebuah perempuan bersayap membawaku terbang.Aku bisa melihat
Liana berteriak.Air matanya berlinang deras seketika saat melihatku melayang
tinggi.Aku mencoba melihat ke atas.Itu seperti wajah Aneliese.Tapi, pupil
matanya membentuk pupil mata ular yang pipih dan lonjong.Apalagi, warna matanya
terlalu keemasan membuatku sangat ketakutan.Aku berusaha berontak diatas
ketinggian 45 kaki.
“Lepaskan
aku!”Teriakku sekencang mungkin.Suara teriakan Liana, membuat tubuhku semakin
berontak.Aku tidak peduli kalau aku harus mendarat begitu saja.
“Exmoulant!Kau
berharga!Kaulah pemecah mantra itu!”Katanya dengan suara sedikit berat.
“Si...Siapa
kau?Apa yang kau mau?”Kataku sambil menelan ludahku.
“Aku
menginginkanmu manis!Jadi, jangan banyak bicara!”Kepalaku mulai pusing saat
ketinggian itu bertambah menjadi 70 kaki.Rasanya, aku mengingat Jac yang selalu
menolongku dan menemaniku.Mataku mulai berkaca-kaca.Aku berusaha melawannya
dengan melemparkan satu bola api dari kekuatanku.Bola api itu mengenai ujung
sayapnya.Aku terjatuh.Saat itu juga, aku merasa hidupku sampai disini saja dan
memikirkan momen-momen indahku bersama Liana, dan pengalaman manisku dengan
Jac.Aku mendarat dengan cepat dan keras ke tanah.Aku masih sempat melihat Liana
dan tersenyum padanya yang begitu syok melihatku saat itu.Aku bisa merasakan
darah mengucur banyak dari belakang kepalaku.
“Berikan
dia oksigen!”Teriak seorang perempuan.
“Ambilkan
aku suntikan dan hasil sample-nya!”Seorang lelaki berteriak diantara kerumunan
sepatu-sepatu yang tampak tergesa-gesa berjalan.
“Dimana
pompa jantungnya?”Perempuan itu lebih panik daripada si lelaki.
“Ambil
kantong darah cepat!”Kata perempuan itu lagi.
Aku
terbangun setelah beberapa menit suara itu menghilang.Saat aku bangun, orang
yang aku lihat pertama kali adalah Jacob.Baiklah, itu membuat jantungku sedikit
melemah.Aku menggeser pandanganku walaupun dia tersenyum lebar padaku.Aku
melihat Liana dengan mata bengkaknya yang sangat sedih menatapku.Aku menengok
ke arah kananku.Hanya ada peralatan kedokteran disana.Apa?Jadi, hanya Jac dan
Lilly yang menolongku?Kemana Mom?Selena?Tante Helena?Ataupun paling tidak
Niall?Astaga!Aku sama sekali seperti tidak dianggap disana.Aku ingin sekali
berteriak sekuat mungkin.Tapi, pusing yang luar biasa ini hampir saja membuatku
pingsan lagi.
Liana
berjalan mendekatiku, “Ya Tuhan Liana!Aku pikir aku sudah kehilangan dirimu!Aku
mohon!Jangan melakukannya lagi!Demi aku!Sahabatmu!”.Mendengar kata itu, air
mataku hampir meleleh.Maksudku, bagaimana aku bisa melakukannya?Aku sama sekali
menyia-nyiakan kemampuanku yang besar dengan begitu saja?Aku bahkan belum bisa
mengendalikannya?Inikah yang dinamakan akhir diatas ironi?”Oh, maafkan aku Liana, tapi aku tidak bisa!Aku menyesal memang, tapi,
bagaimanapun caranya, ada misi yang harus kuselesaikan.Kau akan mengerti kalau
kau sahabat sejatiku!”.Rasa-rasanya, aku ingin sekali mengatakan hal itu,
tapi aku tak bisa.Aku tidak ingin menyakiti perasaannya.
“Cathlyn,
syukurlah kau sadar!Pertama-tama, aku sangat minta maaf atas ketidak hadiranku
disana.Aku tidak sengaja.Karena aku sedang melayani arsip dokumenmu yang akan
segera diserahkan ke Departemen Hukum Golvermorth!”Jacob mengelus rambutku.
Oh
ya!Golvermorth!Sekarang, aku akan coba menghapalnya baik-baik.Aku selalu
kesulitan menyebut nama itu, ataupun menghapalkannya.Terlalu sulit
bagitu.Kadang aku menghapalkannya Golemoth atau Golpamore atau
Goverment.Bagiku, tangan Jac yang mengelus rambutku, tidak ada apa-apanya
dengan mata bengkak Liana dan tangisan atau jeritan yang masih terngiang di
otakku hingga saat ini.Untung saja aku tidak mengalami geger otak!Aku tidak mau
mengumpulkan informasi ini dari awal.Sejarah pembentukan formasi kekuatanku
yang awalnya memusingkan itu.Sungguh!Aku bersumpah, hingga saat ini, akupun
masih benar-benar linglung kalau aku harus mendeskripsikan kesimpulannya.
Beberapa
saat kemudian, Mom dan Selena berlari masuk ke ruang UGD.Disana, aku mencoba
tersenyum lebar daripada harus meladeni si payah Jacob.Tapi, tabung oksigen ini
benar-benar menghalangiku saat berbicara.Ingin sekali melepaskannya dari
hidungku.Tapi, aku akan kehabisan oksigen kalau begitu.Jadi kuputuskan untuk
tersenyum apabila aku berinteraksi dengan mereka.
“Aku
mendengar semuanya dari Liana.Oh, terima kasih Liana!Kau sungguh sahabat yang
baik sekali.Aku bersyukur sekali anakku menemukan sahabat sepertimu.”Kata Mom
menggenggam tangan Liana.
“Bagaimana
kau bisa begitu ceroboh Cath?Aku tahu, rasa ingin tahumu itu kuat.Tapi,
bagaimanapun juga, kau tidak bisa sembarangan menggunakannya.Itu terlalu
berbahaya untukmu sayang!”Kata Selena mengelus pipiku lembut.
Dokter
masuk dan segera mengecek semua yang awalnya salah dari tubuhku dan
mendatanya.Kemudian, dokter melepaskan tabung oksigenku dan mulai membesarkan
volume AC di ruangan itu.Mom tersenyum saat dokter itu pergi.
“Ceritakanlah
semampumu sayang!”Kata Mom. “Apa sebenarnya yang terjadi?Siapa yang membawamu
terbang jauh diatas?”
“A...Ak...Aku,
aku tidak mengingatnya”Kataku berbohong.Oke, teori ini sengaja kupakai karena
aku tidak mau gegabah memutuskan kalau itulah Aneliese seperti yang dikatakan
Niall dan mungkin Jacob dan Niall berhubungan disana, jadi, begitu aku
berceloteh mengenai sesosok yang memiliki kemiripan dengan Aneliese, dia juga
akan menyemprot habis-habisan, bahkan langsung melabraknya keesokan harinya
disekolah.Aku tahu cara ini adalah cara yang salah, karena tidak tahu apa yang
akan terjadi saat aku berbohong.Mungkin saja si Aneliese tidak pasti itu segera
melaporkan kepada dewan tertingginya atas semua ini dan segera menyusun rencana
besar.
“Dia
mengalami geger otak?”Mom terlihat kebingungan
“Tidak,
dia hanya mengalami pendarahan hebat awalnya.Tepat dibagian belakang
kepalanya”Kata Liana segera memperbaiki keadaan.
“Dia
tidak apa kan?”
“Tentu
saja, kau bisa melihatnya sekarang!”
Mom
menarik lengan Liana dan membawanya keluar.Ini buruk!Bagaimana kalau Mom sampai
mencuci otak Liana untuk mengatakan yang sejujurnya mengenai awal ceritanya?Oh
tidak!Rasanya, aku ingin segera turun dan menceritakan kejadian yang tidak
pasti ke Mom, sambil berusaha membuat kode dengan tanganku yang mengepal
dibelakang ke arah Liana agar memasang wajah yang serius.Selama beberapa menit,
aku melihat dari balik pintu UGD yang tembus pandang, sepertinya mereka memang
membicarakan hal itu.Aku hanya pasrah dengan nasibku yang akan diinterwew oleh
tante Helena dan Mom setelah aku sembuh nantinya.Sudah kubilang, kekuatan ini
membawaku ke malapetaka.Benar bukan?Kalian bisa melihatnya sekarang.
Sesaat
kemudian, Mom kembali.Dia mengecup dahiku dan kemudian mengajak Selena
pulang.Apa?Dia tidak ingin melihatku lebih lama?Apa yang sebenarnya mereka
bicarakan?
Aku
berusaha menengok ke arah Liana dan bertanya dengan perlahan, “Apa yang kalian
bicarakan?”
“Tidak
banyak.Hanya sebuah runtutan cerita”Jawabnya santai.
“Cerita?Cerita
apa?”
“Tadi,
saat kau terjatuh.Itu saja,”
“Kau
menceritakan yang sebenarnya?”
“Tidak.Aku
tidak terlalu menceritakannya, aku tahu, seperti kebiasaanmu.Kau selalu
menganalisa sebelum mengatakannya pada orang lain.Itu kebiasaanmu yang akan
slalu kuingat sebagai dasar sebelum menyampaikan sesuatu pada orang lain
mengenai dirimu”
Fiuh!Keterkutukan ini akhirnya sirna
juga!Demi apapun, aku rasa, Liana dan aku memiliki kekuatan batin yang kuat.Aku
sangat lega mendengarnya.Ini berita baik!
“Terima
kasih untuk segalanya Liana.Tindakanku memang bodoh untuk mencobanya saat malam
hari”Kataku lemah
“Ya,
sebodoh otakmu yang selalu dengan berani menindak lanjuti kasus-kasus yang
ada”Tiba-tiba saja Niall datang dengan sok
kerennya.Aku jadi muak dengan dua orang itu.
“Dia
hanya penasaran dengan apa yang dia miliki”Kata Liana terperangah dengan mata
berbinarnya dan terlihat gugup.Aku memutar bola mataku.
“Apa
yang kalian pikirkan?Mencoba dengan semangat soal kekuatan itu?Atau, berusaha
menemukan titik terangnya?”
“Kalau
kau jadi aku, kau mungkin akan bertindak sama!Mengapa kalian berlagak seolah
kalian benar-benar tahu dan lebih senior?Pada dasarnya, kalian adalah seseorang
yang sangat amat kusesali untuk kukenal!”Kataku tanpa jeda yang membuat Jac
cukup melongo.
“Atau
lebih jelasnya, kalian menggunakan kepolosan wajah kalian dengan segudang janji
dan alasan kalian apabila kalian tidak menepatinya”Aku melirik ke arah Jac
dengan sinis.
“Gila!Jadi
selama ini itu kerjaan kalian?”Kata Liana melipat tangannya. “Apa yang
orang-orang ketahui tentang kalian selama ini adalah sebuah “candaan”
belaka.Kalian sama sekali bukan sesuatu yang harus disanjung atau
diagung-agungkan.Kalian lebih mirip sampah!”
“Spesifiknya
adalah, bagaimana kau menyuruhku menunggu selama lebih dari 30 menit apabila
aku menghitung keseluruhannya dan ketika kau lewat disana, kau bahkan tidak
menengok ke arahku atau menawarkanku sebuah tumpangan yang hangat.Aku bahkan
benar-benar kesal saat harus pulang sendirian disana.Padahal saat itu kau sudah
berjanji kepadaku!”Kataku penuh emosi.Bahkan, aku tidak merasakan sakit lagi di
kepalaku
Ada
wajah yang sangat menyesal diantara Niall dan Jacob.Aku tahu, seharusnya aku
menyemprotnya nanti.Tapi aku rasa,tidak ada waktu lagi untuk menundanya dan
betapa Liana tahu bahwa wajahku sudah 1800 berubah dari bentuk semula.Semua jadi hening sesaat dan
aku kembali menyandarkan kepalaku di bantal.Rasanya pusing itu sangat
hebat.Entahlah, aku seperti merasa rileks dan tiba-tiba tidak mengetahui apa
yang terjadi selanjutnya.
Aku segera
mengemasi baju-bajuku dengan riang.Rasanya sudah setahun berada di rumah sakit
ini, walaupun sejujurnya baru saja 3 hari aku menginap.Aku mendapatkan 15
jahitan untuk ini dibelakang kepalaku dan puluhan pil-pil yang kuminum selama 3
hari.Dosisnya terlalu tinggi, tapi entahlah, aku merasa ketika bangun dari
tempat tidur terkutuk itu, tubuhku menjadi lebih tinggi.Aku merasa seperti
seorang supermodel disana.
Mom, mengantarkanku
pulang.Beritanya adalah, Selena akan melanjutkan pendidikannya di luar
negeri.Aku akan sangat merindukan gadis itu.Dia adalah kakakku yang paling baik
dan paling luar biasa.Aku bahkan tidak akan mengetahui apa yang akan terjadi
tanpa dirinya.Aku tahu, dia selalu merindukanku walaupun kami masih
serumah.Contohnya saja kalau aku sedang bersekolah, sedangkan disekolahnya
diliburkan.Dia pasti mengirimkanku lebih dari 10 pesan sehari untuk itu dan 5
buah telepon.Itu agak memusingkan, tapi aku sangat suka itu.Bercanda, adalah
kebiasaan kami yang sangat lazim.Tapi, itu tidak pernah kami lakukan lagi
semenjak Selena mulai berpacaran.Aku sangat merindukan dirinya yang dulu dan well, semuanya tidak berjalan begitu
buruk hingga saat ini.Lama-lama, aku bisa menyesuaikannya dengan kepribadianku
yang mulai tumbuh sekarang dan mengetahui bagaimana perasaan Selena saat berada
di usiaku.
Tepatnya, 3 hari
lagi adalah hari ulang tahunku.Aku tidak mau melewatkan 3 hari ini dengan
hal-hal buruk lagi.Kejadian yang lalu itu sudah membuatku pusing setengah mati
dan aku sudah memutuskan kontak dengan siapapun itu dan tidak akan peduli kalau
cewek-cewek OSP itu mengerumuni mereka atau bahkan jadian.Itu tidak akan pernah
berpengaruh kepadaku.Aku mulai membicarakan hal-hal menarik di dalam mobil
bersama Mom untuk hari ulang tahunku.Tentu saja, aku ingin sekali
dirayakan.Tapi, diusiaku, Selena saja tidak mendapatkan kado terbaiknya,
bagaimana aku bisa mendapatkan pestaku sendiri?Tidak mungkin.Aku menyeka
keringatku dengan tisu.Aku pikir hari ini tidak lebih panas dari dua hari yang
lalu.Tapi pada kenyataannya adalah, hari ini 4 kali lebih panas daripada
hari-hari kemarin.
“Apa yang Mom
bicarakan dengan tante Helena?”Tanyaku ditengah kesunyian. “Apa pamann Pieter
akan benar-benar mengurusnya?”
“Tidak ada yang
begitu penting untuk dibicarakan Cath.Paman Pieter akan benar-benar mengurus
dokumenmu.Jangan pikirkan Jacob lagi untuk itu.Karena dia akan mengurusi
dokumen-dokumen kakakmu Selena.”Kata Mom.
“Apakah besok kita
akan ke departemen rahasia?”
“Tentu saja
Cathlyn.Kita akan kesana dan akan mencari jawabannya”
“Mom, siapa Amelie
Lebanc itu?Aku mendengarnya dari pembicaraan Jac dengan tante Helena sesaat
sebelum pulang terakhir kali kita bersama mengunjunginya”
“Dia adalah salah
satu orang yang dituduh menikah dengan kekuatan hitam, dan bahkan dituduh atas
pelaksanaan mantra Monsreur untuk melancarkan aksi Equaloch”
“Dia masih dalam
keluarga Golvermorth?”Kali ini aku berhasil menghapalkannya dan mengucapkannya
dengan benar.
“Ya, tapi dia adak
kekerabatan dengan Vivelc dari Belgia.Dia tahu bahwa dia salah.Tapi dia
berusaha memutar balikkan fakta yang ada”
“Bahwa turmalin
hitam akan dilahirkan dari generasi Vivelc?”
“Wow!Bagaimana kau
tahu sayang?”
“Hanya menebaknya
saja.Apakah dia yang menaruh serbuk beracun pada generasi ke 28?”
“Katarina Amber¾1919 dia adalah wanita yang luar biasa, sekaligus sangat
pintar.Strateginya untuk menemukan Equaloch sangat telaten bahkan dia menemukan
dan sempat berbicara 4 kalimat dengan Equaloch”
“Tapi, Equaloch
berada di dunia yang lain yang tidak akan pernah kita ketahui dimana persis dia
berada.Bagaimana uh, siapa tadi?Bisa menemukannya dengan hebat?”
“Pada tahun 1939,
kejadian itu terjadi kembali.Keturunan ke 48, Jose Goldermont, bisa menemukan
kembali Equaloch.Ada sepucuk surat digenggamnya sebelum dia dapat melihat
dengan jelas Equaloch itu untuk menangkapnya ke dalam pusara lingkaran Turmalin
Hitam dan Berlian Ungu.Tapi, dia gagal.Sejak saat itu, Departemen Penelitian
menganggap kalau cara Jose, adalah cara yang sama dilakukan dengan 20 tahun
silam, sewaktu Katarina Amber yang saat itu berusia 25 tahun menemukannya.”
Kami sampai dirumah
tepat pada waktu sebelum makan malam tiba.
“Lalu, bagaimana
kalau semua batu dipersatukan?”Tanyaku sambil menaiki tangga bersama Mom
“Batu itu sudar
dipersatukan Cath, hanya saja, tinggal kau sayang”Ada garis kelelahan di bawah
matanya.Aku yakin, dia kurang tidur karena terus memikirkan aku.
“Aku?Kenapa aku?”
“Kau adalah yang
bisa dibilang kesalahan.Kesalahan itu harus ditutup terlebih dahulu dan kemudian
Jacob akan menutup lubangnya dengan zamrud-nya”
“Uh, bagaimana aku
menemukan batuku didunia nyata?”
“Kita akan
mengirimmu ke jaman dimana Jose ataupun Katarina bertemu dengan Equaloch.Kau
harus tahu bahwa, Equaloch adalah makhluk paling berbahaya yang pernah ada, dia
bisa berubah sesuka hatinya, menjadi wanita cantik, binatang, pria tampan atau
apapun yang dia kehendaki.Tapi yang terpenting adalah, kumpulkan semua batunya
terlebih dahulu.Ada 12 alamat berbeda yang akan kuberikan padamu.Saat kami mengirimkanmu
kesana bersama Jac, kau harus bertamu ke rumah 12 alamat ini, dan mengambil
batunya.Mereka adalah para penghianat yang mencuri batu mulia itu untuk menutup
lubangnya lebih awal dari yang dijadwalkan agar kau, tidak bisa menutup segala
kutukannya”
Kedengarannya
sangat amat rumit.Aku harus mencuri, maksudku mengambil batu-batuan itu dari
dua belas rumah berbeda plus alamat yang saling berjauhan tentunya.Aku bahkan
tidak tahu alamat-alamat itu dimana.Alamat itu tidak pernah ada pada
jalan-jalan di Inggris.Itu agak gila.Tapi, mengapa harus Jac?Lagi-lagi
dia?Argh!Aku langsung merengut dan berkata pada Mom kalau aku mau ditemani
siapapun asal tidak dengan mereka berdua.Tapi Mom tersenyum padaku dan berkata
kalau Jac yang memiliki batu zamrud itu dan harus bersamaku untuk menutup
kutukannya.Oke, ini merupakan kemenangan untuk Jac mungkin.
Aku meletakkan
tasku di meja belajarku dan membaringkan badanku di atas tempat tidurku yang
jauh lebih nyaman dibandingkan dengan tempat tidur di rumah sakit itu.Rasa-rasanya
aku sangat aneh berada di rumah ini.Tiga hari yang lalu, tepat pukul 10 aku
ditinggal sendirian dirumah dan kemudian aku mengajak dengan gilanya pada Liana
untuk mencoba kekuatanku ini, kemudian setelah pengulangan yang kedua kalinya,
aku, dibawa terbang melayang tinggi oleh sesosok makhluk misterius katakanlah
sebagai Aneliese tidak pasti dan kemudian dibiarkan turun begitu saja yang
membuat kepala bagian belakangmu terasa kaku dan sakit luar biasa lalu kemudian
kau dapat merasakan darah mengalir dengan dahsyat disana.Kemudian aku dibawa
oleh Liana sahabatku ke rumah sakit dan begitu aku membuka mataku, yang pertama
kali kulihat adalah Jacob payah itu lalu kemudian Liana dengan mata bengkaknya
yang menatapku dengan sedih.Mengapa orang-orang berpikiran kalau aku adalah
gadis yang lemah?Sekalipun itu Liana, sahabatku, tapi caranya menangisiku sudah
kelewat batas.Maksudku, dia menangisiku seakan-akan aku adalah gadis kecil yang
sangat amat perlu dikasihani.Terlebih, Jac yang sok menaruh perhatian padaku dengan
wajah tampannya yang bisa berubah jadi dua itu.Lucu sekali, aku mulai terbiasa
dengan itu semua.Tapi bukan berarti aku mau diseperti itukan terus.
¾2¾
Mrs.Anderson
membagikan lembar jawaban untuk mengisi soal test bahasa Jerman pada kami.Aku
menghela napas.Pada hari pertama aku masuk sekolah, aku sudah harus dihadapkan
dengan test-test berlebihan yang untungnya tidak membuatku pusing kali ini,
karena aku seperti sudah mendapatkan bacaan kalau aku akan menghadapi test
besok.Jadi kemarin, aku belajar beberapa kosakata baru yang belum aku
kuasai.Aku yakin aku bisa mengerjakannya dan mendapatkan nilai terbaikku
seperti biasa.
“Terbaik?”Tiba-tiba
Chalk membuyarkan lamunanku.Saat itu aku berpikir kalau dia bisa membaca dengan
baik setiap lamunanku barusan.Jadi, aku cepat-cepat mengosongkan pikiranku.
“Apakah yang
terbaik akan selalu menjadi yang terbaik?”Katanya begitu angkuh dengan keras ke
arahku.
“Uh, entahlah, kita
lihat saja nanti”Kataku tenang yang dilanjutkan dengan tawa dari teman satu
kelasku.
Mrs.Anderson
bangkit dan segera berdiri didepan mejanya sambil memegang mistar siap untuk
memukul orang-orang yang tertawa ditengah khusyuknya acara doa.Tapi tampaknya,
kiasan itu tidak cocok untuknya.
“Perhatikan esay
kalian anak-anak!Tidak diperkenankan sebuah lelucon bertebaran disini!”
Aku menyelesaikan
esay itu dalam waktu 1 jam dengan cepat.Saat bel berbunyi, aku dan Liana
berjalan ke kantin sekolah.Sebelumnya aku harus mengambil bukuku di loker.Agak
was-was memang saat aku berjalan disepanjang deretan loker yang sangat
banyak.Pertama, aku berharap tidak akan bertemu dengan Jac.Kedua, aku berharap,
tidak akan bertemu dengan OSP.Ketiga, aku tidak ingin ditarik dengan kasar lagi
oleh Niall ke ruangannya dan berbicara yang sama sekali tidak ada bobotnya dan
membuang-buang waktuku saja.
“Aku akan kesana
sebentar”Kata Liana sambil berlari kecil menyelinap ditengah kerumunan.
Aku menaruh
buku-buku yang tidak dipakai dan menggantinya dengan buku baru sesuai jadwal
yang ada.Kemudian menutup lokerku dan langsung menengok ke arah kanan dan
kiriku memastikan bahwa semuanya aman dan terkendali.Tapi begitu aku menengok
ke depan kembali, Jac sudah didepanku berdiri persis sangat dekat denganku.Ada
beberapa suara teriakan cewek-cewek berlebihan dibelakang sana pada kami.
“Menjauh
dariku!”Kataku kasar dan mendorongnya beberapa senti menjauh dariku.Aku terus
berjalan ke arah Liana tadi pergi tanpa tahu arah tujuan.Tapi aku tahu Jac
terus mengikutiku.Ini seperti kejadian 5 hari lalu, atau tepatnya satu minggu?Aku
bahkan tidak mengingatnya lagi.Itu terlalu menyakitkan untukku.
“Hey ada
apa?”Tanyanya. “Aku sudah minta maaf padamu,aku bahkan sudah meminta maaf pada
ibumu dan dia memaafkanku”
“Tidak apa, lupakan
saja”Kataku sedingin mungkin dan berbelok ke arah perpustakaan.Well, aku dapat melihat dengan jelas
Liana berdiri disana dan berbicara dengan Aneliese.Apa yang dilakukannya?Aku
berjalan mendekat berusaha berjalan secepat mungkin agar Jac tidak mengejarku
terus-terusan dan berharap dia menjauh dariku.
Aku menarik lengan
Liana dan kemudian pergi sejauh mungkin dari cewek-cewek yang selalu membuatku
malu itu.Sebenarnya, hanya Aneliese yang membuatku jengkel pada organisasi
sampah itu yang sama sekali tidak berjalan dengan baik.
“Apa yang kau
lakukan Cathlyn!”Seru Liana berusaha melepaskan tanganku dari lengannya.
“Apa yang
kulakukan?Apa yang kau lakukan!Seharusnya kau berkata demikian bukan aku yang
harus kau tanya!Memangnya ada apa dengan dirimu?Kau berjalan dan berbicara
dengan mereka!Apa yang kau bicarakan dengan mereka?Gaun-gaun pesta?Make-up
terbaru?Alat masak?Atau apa?”Bentakku jengkel.Untungnya tidak ada yang melihat
karena diperpustakaan besar itu, para murid-murid saling bergumam membuat
suara-suara itu semakin lama semakin besar.
“Tahan emosimu Cathlyn!Aku
tidak bicara apa-apa yang tidak menarik itu”
“Kau tidak
berbicara?Lantas mengapa mulutmu bergerak-gerak seperti membicarakan sesuatu?”
"Uh, aku
hanya...Menanyakan Aneliese kemana ia pergi kemarin, sewaktu kau terjatuh hari
itu.Kau bilang, wajahnya mirip dengan Aneliese, dan kau menceritakan kepadaku
soal kecurigaanmu dengan Aneliese.Hm?Tidak salah kan aku mencobanya?”
Aku menghela
nafasku, “Hh, Liana, aku tahu kau sangat amat baik padaku.Tapi, dengan segala
kehormatanku, tindakanmu itu sama sekali tidak diperlukan dan hanya akan
membuatku semakin dicurigai”
“Jadi, kau takut
seolah OSP adalah pemerintah disekolah ini?”
“Bukan begitu,
tapi...”
“Itu hanya alasanmu
bukan?Sebenarnya aku juga malas untuk melakukannya!Ini demi kau!Tapi nyatanya,
aku disini seperti sampah.Terima kasih atas waktunya.Kita bertemu nanti!”Liana
pergi meninggalkanku seorang diri di perpustakaan.Jac yang ternyata mengintip
kami menghampiriku dengan santai.Dia memberikanku sebuah buku tebal.
“Jadi...Ehm, kau
dan Liana...”
“Jangan banyak
bicara!Aku tidak butuh komentar!”
“Tapi aku bisa...”
“Sudah!Kataku
jangan banyak bicara!Dan ini, aku tidak butuh ini!”Jac berusaha menahan
lenganku agar aku tidak pergi.
“Hey!Kita butuh ini
untuk informasi selanjutnya!”
“Bla-bla-bla!Aku
muak dengan semua ini!Semua tindakanku terlihat salah dimata siapapun!Kejadian
yang bahkan menjadi saksi bahwa betapa bodohnya kekuatan ini dan aku sama
sekali tidak membutuhkannya!”
“Cathlyn, aku tahu
kau sangat amat menyesal dengan semuanya.Jadi, biarkan aku...”
“Menjauh dariku
atau aku akan menghabisimu!”
Aku berlari dengan
kencang ke arah kamar mandi.Air mataku tumpah begitu saja.Aku mau sekali
terlahir menjadi gadis normal, tanpa adanya kekuatan, turmalin hitam, mutiara
hitam, Golvermorth, garis keturunan atau apapun itu.Aku rasa, aku hanya perlu
menunggu kapan aku mati dan aku harap, itu secepatnya terjadi padaku.Agar aku
bukanlah seorang yang menjadi sebuah patokan akhir dari garis-garis keturunan
atau apalah itu yang menurutku tidak ada gunanya.Aku bahkan mencoba
memahaminya, tapi otakku tidak bisa menerimanya yang artinya, aku memang bukan
seseorang yang pas untuk itu.Cari saja pengganti yang lain!Mengapa harus
aku?Kenapa tidak sepupuku Emily?Atau sepupuku Gricile?Yang cantik, bahkan
seorang model yang cukup terkenal.Mereka juga pasti memiliki sesuatu!Potensi
mereka lebih terlihat.Maksudku,aku adalah orang yang tidak peduli dengan
apapun.Misalnya saja rambutku, Liana selalu berusaha mengepang rambutku yang
berantakan, tapi aku tentunya, selalu merasa nyaman dengan situasi atau kondisi
dengan tubuh dan badanku.Apapun itu bebas tanpa harus ada yang
mengaturmu.Perhatikan wajahmu!Oleskan krim anti kerut.Jangan lupa krim
dasar!Lihat rambutmu!Sisir bagian atasnya, tidak, sebelah kanan
juga.Pakaianmu!Apa yang kau lakukan dengannya?Argh!Semua suara-suara itu selalu
membuatku pusing seakan aku tidak akan pernah mau dilahirkan menjadi seorang
gadis.
Aku menangis selama
kurang lebih 5 menit didalam kamar mandi tanpa ada yang tahu.Aku bahkan
merelakan menu makan siang di kantin sekolah yang lezat hari ini.Aku tidak
peduli dengan siapapun yang mau peduli denganku.Oke, intinya, semuanya terjadi
setelah Mom memberitahuku tentang kekuatan dan semuanya, tempramental-ku sangat
tinggi seolah ada sesuatu yang mengendalikanku.
Aku memperhatikan
telapak tanganku.Garis itu membentuk lingkaran.Didalamnya masih terdapat
garis-garis tidak berbentuk disana.Sesekali mengeluarkan darah,dan itu
menyakitkan.Terlebih, dengan rasa panas yang ada, ini sangat menyiksaku.Kalau
ada toko tangan, aku akan membeli tangan baru dengan anti gores disana.Aku
merelakan harga yang tinggi untuk itu.Separuh uang jajanku akan aku dedikasikan
untuk membelinya.Tapi itu tidak akan penah ada.Hanya dalam mimpi.Bahkan mimpi
pun mungkin juga tidak ada.
“Ahahaha!Konyol sekali!Aku
bahkan tidak akan pernah membayangkannya!”Aku mendengar suara Aneliese masuk
bersama rombongannya itu ke dalam kamar mandi.Dia menendang pintu kamar mandiku
seolah sangat berkuasa disana.Tapi aku hanya diam saja.
“Aku rasa ada
orang, ayo, kita disebelah”Katanya membuka pintu kamar mandi disebelah kamar
mandiku.
“Bagaimana kalau
kita mengundang cowok-cowok OS?Pasti akan sangat menyenangkan!”Kata Claudia
salah satu cewek-cewek OSP.
“Aku sudah
merencanakannya, tinggal apakah mereka mau atau tidak”Kata Aneliese santai
“Akankah kau
mengundang sepupu Jac?”Tanya salah seorang yang lain.
“Maksudmu
Cathlyn?Oh, tidak, tidak.Dia itu bukan sepupunya Jac.”
“Bukan?”
“Ya, dia
sesungguhnya bukan sepupunya.Dia hanya mengarang”
“Bagaimana kau
tahu?”
“Ah, itu rahasia,
yang terpenting, jangan bicarakan disini.Kita bisa mati kalau ada yang
mendengarnya”
Apa?Aku bukan
sepupunya?Jelas aku sepupunya!Mom sendiri yang mengatakan kalau Jac adalah
sepupuku.Dia hanya mengarang?Oh ya?Justru Aneliese lah yang mengarang semua
ceritanya!Pantas saja dia selalu mendapatkan rangking besar di perlombaan debat
atau cerita spontan.Karena dialah ratu pengarang.Sangat cocok.
Aku keluar setelah
semuanya sepi, dan tampaknya aku memang sengaja terlambat masuk kelas
musik.Kelas musik itu bagaikan kelas yang sangat mengerikan dengan Mrs.Bright
disana.Dia selalu mengomel seakan sebelumnya, kami sudah sangat mengerti soal
‘Musik’
“Oh
Ms.Amber.Duduklah sayang, duduklah”Katanya manis begitu melihatku di ambang
pintu dan seketika para pemain biola itu segera menghentikan permainan
musiknya.Aku ditempatkan di tempat piano.Seperti biasa, aku harus menghafalkan
iringan piano dari film ‘Titanic’ yang selalu menjadi favorit disekolah
ini.Maksudku, apa terlalu hebatnya film itu?Oke, dia memang hebat, tapi kenapa
selama 5 tahun belakangan, itu selalu menjadi favorit.
“Mrs.Amber?”Tanya
seorang pria dengan pakaian senada dengan beberapa pemain biola lain yang terus
melotot ke arahku seakan akan aku adalah seseorang yang terpampang di koran
hari ini dengan tulisan besar disana “WANTED”.Jelas aku merasa tidak nyaman
diperhatikan seperti itu.
“Ya, aku.Uh, maaf
Mr, tapi tatapanmu itu tidak layak ditunjukkan kepada seorang wanita”Kataku
sedatar mungkin.
“A...Apa aku tidak
salah lihat?”Tanyanya masih takjub melihatku.
“Kau tidak salah
melihat Mr, atau perlu aku menyentuhmu?Oh tidak, itu tidak berlaku disini”
“Tapi, tapi, aku
rasa kau tidak...”
“Maaf tuan dan
nona-nona.Kelas musik kali ini, adalah kelas musik yang paling
membanggakan.Karena pada pertemuan kali ini, kita akan memainkan symphoni dari
komposer ternama, Bethoven dengan “Fur Ellise”.Jangan bilang kalian tidak
menghafalkannya!”Suara Mrs.Bright seperti tertahan saat melihat ke arah pria
yang menanyaiku tadi.Dia mengangkat sebelah alisnya.
“Maaf tuan.Bisakah
kau perkenalkan dirimu terlebih dahulu?”
“Oh, iya.Tentu
saja!Namaku adalah Abelardo Funteque.Aku baru saja pindah dari sekolah lamaku”
“Well, dia lebih terlihat sebagai pelayan
kapal pesiar.Bukan sebagai murid.Lihat saja dirinya dengan pakaian-pakaian Mrs.Bright
yang berlebihan itu.Renda-renda itu membuatnya tampak 2 kali lebih
gemuk.Padahal isinya adalah baju yang kosong.
“Sudah jelas dialah
orangnya!Ya, aku baru ingat kalau sekolahan kita kedatangan murid baru
anak-anak!Tapi sekarang, tidak ada waktu untuk itu.Silahkan kalian ambil posisi
kalian!”
Kami terjebak
disana selama kurang lebih dua jam dengan segala ocehan Mrs.Bright yang
mengatakan kalau selera musik kami sangat payah.Lalu Aneliese¾yang seperti biasa anak kesayangannya¾selalu mendapatkan pujian yang sangat membanggakan
darinya.Aku selalu merasa mual saat Mrs.Bright mengatakan, “Contoh saja
Aneliese.Dia sangat muda dan berbakat!”
Mom mengajak kami
ke perpustakaan kota.Tapi selama perjalanan, aku masih berpikir ulang tentang
pria yang disebelahku saat kelas musik itu berlangsung.Dia menatapku seperti
seakan tidak percaya dengan kehadiran seorang ratu Inggris disana.Duduk persis
disebelahnya dan akan memainkan sebuah nada dengan piano raksasa sekolah.
Mom tertawa, “Apa
dia mencoba menyentuhmu sayang?”
“Tentu saja
tidak.Matanya hanya melotot tak percaya!”
“Apa kau sama
sekali tidak mengenalnya sewaktu kau masih sekolah dasar Cathlyn?Mungkin saja
dia teman sekelasmu atau orang yang kau kenal waktu itu”
“Tentu saja
tidak!Sekalipun iya, tidak mungkin aku acuh tak acuh dengannya.Aku selalu
menghapal semua murid dikelasku.Aku bahkan dapat menghapal Gerard, Thomas,
Jims, Keneddy, McBurkley, dan Opersh yang namanya selalu sulit kuhapalkan
walaupun begitu, aku suka sekali wajah Amerika-nya.
“Oh, ya!Mom ingat
sewaktu dia datang kerumah, kau selalu mencubitnya karena pada saat itu dia
memakai topi hadiah ulang tahunmu untuknya bukan?Dan kau sangat puas melihat
pipinya memerah”
“Ahahaha!Ya, aku
sangat ingat itu.Tapi, siapa kira-kira orang yang menatapku terlalu kelewatan
itu?”
“Kita harus waspada
terhadapnya.Siapa tahu saja dia adalah...”
“Ya, tentu saja aku
selalu waspada kepada semua orang mengingat bahwa...”
“Oh tidak
sayang!Mom lupa!”
“Lupa?Biar kutebak,
kau lupa mengambil parfum Torquise-mu bukan?”
“Tidak sayang!Oh
astaga!Orang itu?Apakah dia termasuk baru di sekolahan itu?”
“Ya.Dia baru saja
pindah dari sekolah lamanya.”
“Oh Tuhan...Dia itu
Jeremy Anderson!Dia adalah orang yang dikirim dan diperintahkan untuk
mencari-mu sayang!Dia adalah garis keturunan hitam yang akan membawamu pada
Equaloch kemudian menyebutkan sumpah serapahnya lalu mengubahmu menjadi
Malaikat Hitam”
“Apa?Apa yang kau
jelaskan tadi sungguh-sungguh nyata?Ba...Bagaimana aku tidak mengetahui
itu?Pantas saja dia menatapku dengan heran dan sungguh tak percaya”
“Mom yakin dari
tatapannya itu, rasa-rasanya ia ingin sekali membawamu ke Istana Equaloch”
Aku menelan
ludahku.Lalu menatap keluar jendela limusinku.Aku tidak boleh takut, ataupun
tertangkap begitu saja.Berbahaya sekali berada satu sekolah dengan garis
keturunan hitam.Sepanjang perjalanan, aku merasakan pusing yang teramat sangat
dan kemudian telapak tanganku terasa sangat amat panas.Aku berusaha menutupinya
dari balik punggungku.Sampai akhirnya aku harus mencari air dan menyiramnya ke
telapak tanganku.
“Apa yang kau
lakukan sayang?”Mom terbelalak melihat air menggenangi jok kursiku
“Tidak, tidak apa
Mom.Aku hanya mau mengambil satu sandwichku.”Aku segera merogoh tasku dan
mengambil satu sandwich yang sebenarnya tidak enak itu dan menelannya
perlahan.Rasanya aku ingin sekali muntah saat itu juga.
“Kita akan segera
sampai.Habiskan sandwichmu”
“Apa yang dilakukan
para keturunan garis hitam?”Tanyaku sambil memegang buku-buku di perpustakaan.
“Apa tidak ada hal lain selain berusaha menculikku?”
“Tidak.Bukan hanya
kau saja sayang”
“Bukan hanya
aku?Benarkah?”
“Waktu itu, pada
garis keturunan biru, kasusnya sama sepertimu.Hanya saja mereka tak berhasil”
“Mengapa mereka
ingin sekali menghancurkan garisnya?”
“Mom juga belum
mengetahui persis dari semuanya.Mom bahkan baru mempelajarinya setahun yang
lalu saat Mom ke Departemen Penelitian Golvermorth.Kau tentunya akan lebih
paham sayang.Nah, setelah ini bukankah kau ada...”
“Ya, ada kursus
menari.Tapi Mom, kita habiskan saja seluruh waktu kita di Departemen Penelitian
Golvermorth.Aku ingin sekali mendengar ceritanya”
“Ini masalah lain
sayang.Kau akan kesana pada waktunya”
Makan malam hari
ini begitu hambar.Tidak ada wajah Selena yang selalu kupandang sebelum
makan.Aku rindu sekali wajahnya.Matanya yang biru mencolok, bibirnya yang
berbentuk, alisnya yang sangat rapih.Dia sangat cantik untuk dikatakan sebagai
seorang kakak.Daripada aku, kelihatannya dia lebih baik.Lihat saja diriku.Aku
tidak peduli dengan penampilanku.Aku hanya feminim saat memakai seragam
sekolah.Didalam lemariku, sama sekali tidak ada rok.Mungkin hanya rok-rok
bekasku waktu usiaku 11 tahun.Dua tahun berlalu, bagiku sudah seribu tahun.Rok
itu bahkan sama sekali tidak masuk lagi di kakiku.
Aku menghabiskan
sup kentang Mom dan kembali ke kamarku.Kali ini, aku coba mencari hal-hal
tentang penyihir di google.Ada beberapa pengertian penting yang bisa kucatat
dan kusimpan.
Karena hari
sekolahku libur untuk beberapa hari, Mom, mengajakku pergi kerumah Tante
Patrice dan sepupuku Margareth.Aku dapat membayangkan kalau Margareth mencemooh
selera pakaianku yang tidak berbeda jauh dari yang dulu.Margareth sepupuku dan
Tante Patrice adalah keluarga besar kami yang paling sombong.Mungkin hanya
karena merekalah yang paling kaya.Tapi sebenarnya, Tante Patrice kaya karena
suaminya yang bekerja sebagai direktur perusahaan perhiasan khususnya berlian
ternama di Inggris.Tapi bagaimanapun juga, Mom merasa sangat tidak enak karena
Mom sudah lama tidak mengunjunginya.Mungkin sudah sekitar 4 atau 5 tahun yang
lalu kami mengunjunginya.
Jacob berdiri di
ambang pintu.Kehadirannya membuatku terkejut dan hampir melempar baju yang
kukemas ke arahnya karena aku menyangkanya seorang penyusup atau lebih tepatnya
pencuri rumah.Tapi entah mengapa, matanya seperti berubah warna dari yang
kemarin.Agak biru dari yang biasanya, abu-abu.Aku berusaha menatapnya dingin,
dan dia juga menatapku lebih dingin dari yang kukira.Wah, wah, dia hebat sekali
dalam membalas sesuatu seperti ini.Apa dia terlihat gugup?Atau dia hanya ingin
terlihat agar dia juga bisa jual mahal padaku?Oh, rasanya lelucon yang
terngiang diotakku, hampir saja membuat wajahku tersenyum karenanya.Tapi aku
tidak boleh tersenyum atau apapun itu.Aku sudah sangat membencinya, dan harus
terus membencinya.Walaupun perasaanku sangat menyukainya atau tidak ingin
diperlakukan seperti ini, tapi kejadian itu sangat membuatku sakit hati.Bahkan
dia berusaha mencari alasan dengan mengatakan kalau dia tidak mengantarkanku
dikarenakan mengurus dokumenku.Padahal, kemarin aku berusaha mengecek datanya
di buku pertemuan.Tapi sama sekali tidak ada namanya.Bahkan aku menanyakan pada
Mom, dan Mom berkata, kalau Jac sama sekali tidak ada jadwal untuk mengurus
dokumenku.Benar-benar sangat memalukan.
“Mom menyuruhmu
merapihkan kamarmu sebelum berangkat”Katanya beberapa menit kemudian. “Dia
bilang, jangan tergantung pembantu barumu itu”.Aku mengangkat alisku dan
berkacak pinggang.
“Tidak bisakah kau
meninggalkanku sendirian saja?Kau selalu mengusik waktuku!”Kataku marah dan
membungkuk untuk merapihkan baju-baju dan memasukkannya dalam koper
“Oh, ayolah, kau
hanya sedang...Apa kau sedang datang bulan?Kau kelihatan pucat.Kau tahu, orang
yang sedang datang bulan...”
“Bisa-bisanya kau
membuat lelucon?Kau ingin melucu?Bahkan kau tidak meminta maaf dengan
sungguh-sungguh kepadaku!”
“Minta maaf?Untuk
apa?”
“Parahnya, kau sama
sekali tidak sadar!”
“Baiklah, apapun
itu, maafkan aku.Aku sama sekali tidak tahu atau mengingatnya, karena aku
terlalu sibuk mengurusi semuanya dan...”
“Kau sibuk
mengurusi semua hal tentang gadis baru yang baru saja kau temukan memiliki
indentifikasi masalah yang sama sepertiku itu kan?”
“Apa maksudmu?”
“Oh, kau tidak
tahu?Lantas apa yang kau lakukan pada hari dimana kau sangat berjanji dengan
tulus akan mengantarkanku pulang?”
“Aku?Aku mengurusi
sebuah dokumen dan itu penting”
“Ya!Tentu saja
mengurusi sebuah dokumen yang sangat penting karena itu adalah dokumen Amanda
bukan?”
“Bagaimana kau tahu
namanya?”
“Oh ayolah, aku
tidak sebodoh yang kau kira.Mungkin aku memang gadis yang cuek.Tapi coba lihat
permainan konyol macam apa yang sudah kau buat itu?Memuakkan kau tahu?”
“Dia memang gadis
baru dari Govermorth.Maksudku, dia akan menjadi salah satu bagian Departemen
Identifikasi di Golvermorth dan khusus untuk kasus-kasus seumuran kau”
“Tapi bagaimana
dengan dokumenku?Mom bilang kalau dokumenku masih belum diproses”
“Tapi aku tidak
ada...”
“Oh iya.Jadwal, aku
lupa.Dan dengan begitu kau mempergunakannya dengan bersenang-senang dengan
gadis itu bukan?”
“Mengapa kau
terlihat marah Cath?Kami sama sekali tidak ada hubungan khusus!Tapi yang jelas,
aku ini sepupumu.Tidak akan mungkin aku menyakitimu!”
“Benarkah?Lalu
bagaimana dengan semuanya?Kau bahkan tidak peduli denganku!”
“Aku peduli padamu
Cathlyn.Dengarkan aku.Biarkan semua ini berlalu.Aku tahu keadaan mengenai
Golvermorth sudah membuatmu gila, apalagi tugasmu akan sangat berat di masa
depan sebagai salah satu dari garis keturunan Golvermorth Line.”
Air mata di pelupuk
mataku tumpah begitu saja.Mataku tidak fokus memandang wajah Jac yang berusaha
terlihat tersenyum itu.Aku berpaling darinya dan memandang lampu tidurku yang
selalu aku sukai.Aku tidak bisa menangis didepannya.Bagaimanapun juga, aku
bukan gadis yang lemah.Aku berusaha menghapus air mataku dengan membelakanginya
dan kemudian menarik koperku keluar begitu saja.Aku tahu kalau Jac sangat baik
padaku.Tapi bagaimana mungkin aku bisa memberikannya sesuatu yang aku lakukan
lebih untuknya?
Aku memandang
sekeliling dengan takjub.Bukan karena rumah itu mewah.Rumahku tampaknya lebih
mewah.Tapi karena jejeran sepatu dengan merek-merek ternama berada dalam satu
ruangan layaknya sebuah toko sepatu bermerek yang sangat besar dan
luas.Semuanya ditutupi oleh lemari kaca yang besar.Aku berkeliling dan
menyentuh lemari-lemari kaca itu dengan sedikit berhati-hati.Aku sangat takjub
dengan sepatu dengan butiran emas dan berlian yang dipajang paling tinggi
diantara yang lain.Kalau aku bisa terbang, aku akan melihat mereka semua
membentuk lambang brand Chanel.
“Tante Patrice,
apakah kau membelinya dari Chanel?”Tanyaku serius menatap pola lemarinya.
“Chanel?”Dia
mengangkat alisnya dan tertawa untuk beberapa saat yang membuat pipiku sedikit
merah. “Oh, aku tidak kenal dengan satu brand saja sayang, tentu saja aku
membelinya ketika aku berjalan-jalan keliling dunia.Itu yang kusebut surga”
Aku memutar bola
mataku dan memperhatikan Tante Patrice mengeluarkan sepatu yang Mom tunjuk
dengan perlahan dari dalam lemari dan meletakkannya di bantalan merah seperti
barang yang sungguh mewah.Padahal Mom juga memilikinya dirumah.Walaupun koleksi
Mom lebih ke jam tangan dan aksesoris-aksesoris lain yang Mom simpan di dalam
lemari di kamarnya yang luas.Tas-tas koleksi Mom dari brand ternama dijadikan
satu dalam satu ruangan bersama dengan sepatunya.Ruangannya tidak terlalu
besar.Mungkin hanya seukuran kamar tamu.
“Apa kau suka
Cathlyn?”Katanya dengan amat sangat bangg, sementara Margareth melipat kedua
tangannya dan berlagak sinis.
“Uh, tidak, aku
tidak terlalu suka high-heels.Mungkin
aku lebih suka flat shoe atau sepatu-sepatu merek Converse dan Kets.Itu
saja”Jawabku sedatar mungkin.Raut wajah Tante Patrice tetap pada senyumannya
yang mematikan.Namun aku bisa memperhatikan kalau senyumannya lebih menyempit
dari yang tadi
“Oh, Kets dan
Converse?Seleramu cocok sekali dengan sepupumu Margareth Grilney.Ayo sayang,
bawa sepupumu ke koleksi sepatumu”
Sebetulnya, aku
merasa sangat nyaman disini.Rumahnya sangat bersih sekali.Apalagi ada kolam
renang yang luas.Aku melihat koleksi sepatu itu dengan sangat
membosankan.Semuanya sudah pernah kulihat di butik favorit Mom.Bahkan banyak
diantaranya masuk dalam jajaran koleksi sepatuku, tapi dengan model,warna dan
motif yang berbeda.
“Berapa lama kau
mengoleksinya?”Tanyaku dengan sangat terpaksa.
“Oh, sudah dua
tahun terakhir.Ada 145 pasang sepatu.Kalau kau mau, kau bisa menyuruh ibumu
membayar pajaknya saja”Katanya menunjuk sepatu-sepatu yang masih baru.Aku
menahan tawaku.Padahal yang dimaksudkan adalah sepatunya yang sama persis
dengan milikku?Malang sekali.
“Mana yang paling
kau suka?”
“Entahlah, ada
banyak yang kusukai”
“Kalau begitu, apa
yang paling kau senangi?”
“Itu sama saja
bukan?Bisakah kau berpikir lebih untuk bertanya kepada seseorang?”
“Terserah
saja”.Kami berjalan-jalan sepanjang waktu.Margareth selalu membanggakan seluruh
koleksi dan beberapa cowok yang naksir dengannya.Itu membuatku sangat bosan dan
lapar.Aku pergi keluar setelah Margareth membawa kami dalam satu ruangan
bersama Mom dan Tante Patrice.Tentu saja, masih dengan topik yang sama.Aku
berjalan sepanjang jalan Harlm Street dan menemukan beberapa toko kue dan
pizza.Aku masuk dan membeli beberapa pizza.
Aku membuka pintu
rumah Tante Patrice dengan kode yang sudah aku hapalkan sejak awal.Keadaan
dibawah lebih sepi dari yang kukira.Mungkin mereka ke atas.Well, aku juga penasaran dengan koleksi guci-guci mahalnya dan
memutuskan untuk lebih lama di bawah sebelum aku naik ke atas.Rumah Tante
Patrice, mungkin hampir sama besarnya dengan rumahku.Hanya saja, lebarnya
sedikit dipersempit.Ada puluhan pintu disetiap mata memandang.Lampu bergaya
gotik yang menyejukkan mata dan wallpaper pilihan Tante Patrice yang aku akui
sangat elegan.Aku berjalan ke beberapa ruangan dan tidak sadar masuk ke dalam
kamar Tante Patrice.Jauh lebih baik melihat-lihat isi di rumah ini daripada mencari
tahu segala hal tentang Jac.Kamarnya sangat bersih dan rapih.Gaun-gaun menawan
yang Tante Patrice simpan didalam lemari bajunya sangat bermerek, sesuai dengan
karakter Tante Patrice yang “mewah”.Mataku tidak sengaja menyorot lebih lama
sebuah buku klasik tua yang ada dibawah tempat tidur.Seperti buku tua yang
sangat lama.Mungkin usianya lebih dari 20 tahun.Aku membuka halaman buku itu
dan melihat isinya.Ini sebuah buku diary atau lebih tepatnya catatan-catatan
penting.
1916: Keturunan pertama Golvermorth lahir
1944: Ramalan tentang penyihir jahat yang akan datang di
masa depan oleh peramal San Ambriesco
1950: Perkawinan hitam pertama oleh John E.Premisio dan
Kenedy Jane Vilmare sang gagak hitam
1969: Penyihir jahat Equaloch membuka upacaranya
1970: Perkawinan hitam kedua oleh Harl Ceneth Gromth dan
Elizabeth Hols
1975: Wabah penyakit mematikan dan kutukan keseluruh
negeri oleh Equaloch
1986: Safir mengutuk Equaloch
1987: Equaloch tidak terlihat
1989: Equaloch tidak pernah terlihat lagi
1991: Equaloch dinyatakan menghilang
1998: Ramalan tentang Turmalin hitam dan Mutiara hitam
oleh peramal Les’ Mostreal
2000: Mutiara Putih lahir dan dianggap sebagai kekuatan
paling dahsyat dalam penerus Golvermorth
2001: Burung hantu dan gagak berkumpul, pukul 12.00
malam, Lucy, melahirkan seorang gadis dalam naungan kutukan Equaloch yang
muncul untuk pertama kalinya setelah 10 tahun dinyatakan menghilang
2002: Departemen Pertahanan Golvermorth menyatakan kalau
bayi Lucy adalah bayi yang berbahaya
2005: Departemen Penelitian Golvermorth menyatakan kalau
bayi Lucy adalah garis keturunan paling kuat dengan kekuatannya yang super
dahsyat
2009: Departemen Penelitian Golvermorth merencanakan
pengeluaran mutiara hitam dan turmalin hitam dalam tubuh Cathlyn Victoria
Amber.Tapi gagal pada saat upacara berlangsung, Equaloch datang dan menculik
Cathlyn.
2010: December, Cathlyn Victoria Amber ditemukan selamat
di sebuah ladang milik petani di daerah Yorkshire
2011: December, satu tahun terapi jiwa Cathlyn
2012: Departemen Penelitian Golvermorth menyatakan bahwa
Cathlyn mengalami amnesia 56% dengan tidak mengingat 25% kejadian masa lalu dan
sekolahnya dan 31% kejadian Equaloch menculiknya
2013: Departemen Penelitian Golvermorth belum memastikan
bahwa Cath dipengaruhi sihir Equaloch
Aku menutup buku
itu setelah mendengar bunyi langkah kaki dari tangga rumah Tante Patrice.Aku
cepat-cepat keluar dan berdiri di depan kamar Tante Patrice.Tante Patrice agak
kaget dan cepat-cepat menyuruhku menjauh dari kamarnya itu.Seperti biasa,
dengan caranya yang sebenarnya sok manis dan perhatian.Sementara Margareth
masih mempertahankan sikapnya yang angkuh kepada kami.
“Oh sayang, kau
bisa antarkan sepupumu Cathlyn ke kamarnya.Jangan lupa, beri dia
pakaian-pakaian yang ada dikamarmu”Kata Tante Patrice memerintah.
“Oh Pat, kau tidak
perlu memberikan kami hadiah.Itu terlalu berlebihan”Kata Mom menatapku lebih
lama.
Margareth
memberikanku kunci kamar tamu selama aku menginap di rumah Tante
Patrice.Kelihatannya tidak jauh berbeda dengan tatanan di dalam kamarku.Dengan
wallpaper yang menawan dan lampu tidur kristal yang berkelap kelip.Kasurnya
juga sangat empuk.Ada lemari, kaca besar, dan laci-laci dan meja yang
lengkap.Aku serasa menginap di sebuah hotel berbintang.Margareth masuk tak lama
setelah dia mengambil kantong-kantong yang berisi pakaian dan gaun
untukku.Kemudian tanpa mengucapkan sepatah kalimat pun, dia pergi.
Aku memutuskan
untuk lebih lama didalam kamar dengan menelepon sahabatku Liana.Dia pasti tidak
sabar mendengar keberadaanku disini apalagi aku punya informasi penting.
“Hey Liana!”Kataku
setelah nada terakhir berhenti
“Oh!Hey,
Cathlyn!Bagaimana?Apakah dirumah tantemu itu sangat menyenangkan?”
“Tidak ada yang
lebih menyenangkan selain Mom, kau, dan rumahku.Uh, aku sangat merasa tersiksa
disini.Apalagi Margareth.Kau tahu?Dia sangat sombong!”
“Oh sayang, jangan
begitu, dia adalah sepupumu”
“Bla bla bla.Dan,
aku punya informasi.Bisakah kau mencatatkannya untukku?Tidak ada banyak waktu
untuk mengeluarkan pena dan kertas disini.”
“Tentu saja.Mengenai,
Golvermorth?”
“Ya!Ini sepertinya
lebih rumit.Dengarkan aku baik-baik Liana, aku menemukan sebuah buku, buku
catatan yang sudah sangat lama dibawah tempat tidur di kamar Tante Patrice, dan
kemudian, ada sebuah kode, angka, dan beberapa tulisan latin entah apa artinya,
tapi pada halaman pertengahan, ada sebuah catatan aku tidak tahu siapa yang
menulisnya tapi aku yakin itu dari keluarga Tante Patrice atau dia sendiri yang
menulisnya.Tulisannya mencatat semua tragedi penting dalam sejarah Golvermorth
dan aku”
“Kau?Apa yang
terjadi dengan kau?Maksudku, apa yang ditulis mereka tentang kau?”
“Ini mengenai...”
Mom masuk dan
mengerutkan alisnya.Jantungku hampir copot karena aku rasa Mom telah berdiri
lama didepan kamarku dan menguping semua percakapan kami tapi ternyata dia
hanya menyuruhku turun untuk mencoba gaun yang akan dipakai untuk hari dimana
aku berulang tahun.
“Maaf Li, aku akan
meneleponmu nanti.Mom menyuruhku mengepas gaun”
“Oke!”
Mom menunjukkanku
gaun pilihannya yang menurutnya sangat cocok denganku.Gaun dengan ratusan payet
kristal itu, justru akan membuatku berdiri kaku di panggung tanpa bisa
menggerakkan badanku.Beratnya saja hampir 29 kilogram.Ukur saja dengan tinggi
badanku yang 165cm dengan berat 45kg.Bagian paling mengerikan yang lain adalah
sebuah gaun yang sangat amat berlebihan untuk pergi ke sebuah acara pesta ulang
tahun.Itu adalah gaun yang dirancang dengan beberapa shifon dan payet rendah di
bagian leher ditambah kalung mutiara yang sudah dimodifikasi menempel dengan
gaun serta kerah baju yang sangat tinggi.Itu akan menampakkanku sebagai seorang
vampir.
“Bisakah kita pergi
ke butik saja Mom?”Tanyaku berusaha.
“Oh tidak sayang,
lihat ini, ini sangat bagus”Kata Mom menunjukkannya dihadapanku
“Mengapa tidak yang
ada di patung sebelah sana?Itu lebih cocok”
“Itu milik
Margareth.Benar bukan Patrice?”
“Oh ya tentu
saja”Tante Patrice menampakkan senyum sinisnya ke arahku.Dia sepertinya sengaja
untuk melakukannya agar pestaku benar-benar berantakan.Apalagi, Tante itu
sangat tidak suka anak-anak.Kecuali tentunya Margareth yang sombong.
“Dimana
Margareth?”Tanya Mom menengok keluar pintu
“Oh, dia sedang
latihan biola di ruang musik.Jangan khawatirkan dia”Jawab Tante Patrice
“Mom?”Kataku
“Oh ya, bagaimana
kalau Cathlyn mencobanya?”
“Oh, entahlah Lucy,
dia selalu akan marah padaku kalau menggunakan alatnya tanpa seijinnya”
“Mom?”
“Tapi hanya
sebentar saja”
“Bisakah kita...”
“Oh Patrice, kau
kan tahu anak-anak bagaimana.Dia suka tempramental”
“Kita cari saja di
butik”
“Aku tahu kalau
gaun-gaun ini bagus, tapi akan lebih baik kalau kau mempunyai stok yang ada”
“Maaf Lucy, untuk
anak gadismu yang cantik, Cath akan cocok dengan ini”
“Aku tidak mau!”
“Oh ya, dia akan
menyukainya, aku tahu itu Pat, dia belum mencobanya”
“Mom!”
“Akan kuambilkan
yang baru”
“Oh, kau masih
memilikinya?”
“Mom?Aku mau...”
“Tentu!Aku akan
mengambilkannya.Ikutlah denganku!”
“Argh!Mom!!!”Teriakku
tak tahan.Tante Patrice menghentikan langkahnya dan Mom dengan cepat menengok
ke arahku. “Mom, aku...Aku tak mau Mom.Kita cari saja di butik!”
“Sayang, kau akan
suka!Tenang saja”
“Tapi Mom!Aku
benar-benar tidak suka!Payetnya payah!Gaunnya terlalu berlebihan.Warnanya
pudar, yang ini mencolok.Apalagi yang satu ini.Ini sangat ketinggalan jaman!Oh
ayolah Mom!Kau tidak akan mau kan merusak pesta anakmu sendiri?”
“Oh
sayang...Kemarilah, Mom tahu, baiklah, kita akan ke butik malam ini.Maaf
Patrice, kurasa gaun-gaunmu ini berguna, tapi mungkin tidak untuk Cathlyn.Kau
bisa memberikannya pada yang lain atau paling tidak menyimpannya untuk
Margareth”
“Tapi Lucy...”
“Ayo sayang, kita
ke kamarmu”
Kami berjalan ke
kamarku.Mom mengelus kepalaku dan tak hentinya mencium kepalaku.Kami melewati
ruang musik dimana Margareth sedang menghapalkan sebuah syair lagu beserta not
lagu itu bersama dengan seorang laki-laki.Terlihat seperti Niall.Begitu aku
melihatnya, dia melihatku juga dan anehnya, dia sangat mirip dengan Niall.Tapi,
mengapa dia tidak menghampiriku?Tatapannya sangat dingin, seolah kami tidak
saling mengenal.
“Mom?”Tanyaku
“Ya sayang?”Kata
Mom menatapku manis. “Uh, sebelumnya, Mom minta maaf sebesar-besarnya.Mom tahu,
waktumu disini hampir tidak ada.Kalau saja Selena tidak pergi, mungkin saja
kalian bisa bermain.”
“Tidak Mom, tidak
apa”
Hari ini aku bangun
lebih awal.Mom dan Tante Patrice serta Margareth sedang sibuk merapihkan rumah
dan menyusun jadwal untuk pesta ulang tahunku.Aku bisa melihat seorang cowok
keren berdiri di depan pintu rumah sambil melipatkan kedua tangannya di dada
seolah dia adalah boss dirumah ini.Dia memakai kemeja putih dengan potongan
leher agak rendah sementara celana jinsnya sangat cocok dipadukan dengan kemeja
putih itu.Dia mengingatkanku pada Jac.Sepupuku yang sangat keren
“Hey Cathlyn!Kau
bisa membantu Mom membuat kue dan jus?”Kata Mom sambil melihat resep dengan
seksama
“Oh tentu!”Kataku
mendekat ke arah meja dapur dan segera mengambil alat-alat yang dibutuhkan.
“Siapa cowok yang ada disana?”
“Itu Duns Brooklyn
Smith.Dia adalah sepupunya Margareth.Mom tidak tahu dia berasal dari garis
keturunan yang mana”
“Duns?Aku tidak
pernah tahu kalau Margareth punya sepupu laki-laki.Yang kutahu, dia selalu
bilang kalau seluruh sepupunya adalah perempuan dan itu memudahkannya untuk
berbicara soal fashion”.Mom mengangkat alisnya sejenak.Kemudian kembali pada
resep yang ada di meja dapur.
“Nah, sekarang, ini
akan memakan banyak waktu.Ada dua kue kering dan tiga kue basah yang harus kita
buat dalam waktu kurang lebih 10 jam dari sekarang.Mom tidak tahu apakah waktu
ini cukup untuk kita.Kau bisakah menelepon, sahabatmu...Lisa?”
“Liana”Kataku membenarkan.
“Dia sangat pandai membuat kue.Orangtuanya juga pernah berbisnis di toko roti”
“Oh
ya!Liana!Mungkin saja dia bisa membantu kita.Itu akan membuat kita lebih cepat
menyelesaikannya”
Ide untuk memanggil
Liana ke rumah ini adalah sesuatu yang sangat menakjubkan!Dengan begitu, aku
bisa membicarakannya dengan sangat lancar, tanpa harus terpotong-potong atau
tertinggal satu katapun.Aku harus mengungkapkan yang sebenarnya.
Mom menyambut Liana
dengan pelukan hangatnya.Liana sangat cantik dengan dress peach berbunga, tas
selempang kecil yang ditaburi kristal berbentuk bunga, ditambah sepatu wedge
yang pernah kubelikan untuknya di hari ulangtahunnya.Margareth sedikit
terbelalak melihat seorang gadis asing memasuki rumahnya apalagi dengan keadaan
yang sangat cantik.
“Aku rasa dia iri
padamu!”Bisikku ditelinga Liana dan menggandengnya masuk ke dalam rumah.
“Lisa, Mom minta
maaf, karena kedatanganmu mendadak dan uh!Apakah dressmu terlalu bagus untuk
ini?”
“Liana.Namanya
Liana”Aku memutar kedua bola mataku
“Tentu saja
tidak.Aku membawa celemekku sendiri.Jadi, kau akan membuat apa Ms.Lucy?Kue
tart?”Kata Liana mengikatkan tali celemeknya di belakang
“Ada kue basah dan
kering yang harus kita buat.Mungkin kau bisa membuatnya dengan mudah?”
“Kue kering
sejujurnya lebih cocok Ms.Lucy.Di acara ulangtahun, semuanya memerlukan itu”
“Dan terlihat salah
kue”Kataku menyetujui
“Oh, terserah
kalian saja, Mom akan ke atas, menyiapkan dressmu dan alat-alat make-upmu
Cathlyn!”
¾3¾
Kuenya matang
kurang lebih 45 menit.Saat pesta itu dimulai, aku lebih gugup dari yang
biasanya.Banyak teman-teman cowokku yang terlihat keren.Tapi mataku tetap
tertuju pada Jac yang berdiri ditengah kerumunan sebelum Mom memanggilnya ke
atas untuk membantu membagikan kue-kue.Aku agak kaku memakai dress dengan payet
sedang berwarna pink pucat dan ikat pinggang berbentuk pita yang
mengelilingiku.Rok panjangnya, lebih berat dari yang kukira.Ada hiasan kristal
di ujung rok.Itu membuat beratnya kuranglebih 4kg.Mom terlalu berlebihan kadang
dalam memilih sebuah dress.
“Hey Cath!Selamat
ulang tahun...”Katanya sambil membagikan kue-kue pada semua teman-temanku
“Ya.Terimakasih
untuk itu”Kataku datar
“Well, umurmu 14
tahun?”
“Ya.Kenapa?”
“Tidak, hanya saja,
tinggimu...Mungkin, sedikit terlalu tinggi untuk anak seusiamu”
“Keluargaku memang
memiliki gen yang lebih.Atau mungkin, usiamu 15 huh?Tinggimu...Uh, sangat tidak
ideal dengan usiamu.”
Dia tertawa sejenak
“Oke, oke, tinggiku memang 168cm.Terimakasih untuk itu”
“Tapi cowok
seharusnya lebih tinggi bukan?”
“Oh, ya,
ya!Terserah kau saja”
Aku berjalan
ditengah kerumunan pada pukul 7 malam.Pestanya akan berakhir satu jam lagi.Tapi
kepalaku sangat pusing.Mataku benar-benar tidak fokus untuk berjalan.Aku
berdiri ditengah kerumunan dan memegangi kepalaku.Lagu Owl City Ft Carly Rae
Jepsen”Good Time” yang Niall putarkan terlalu besar.Kepalaku lebih pusing
lagi.Aku berani bersumpah, saat itu juga wajahku seputih tepung.Jac yang
melihatku dari kejauhan berlari ditengah kerumunan dan mencoba mendirikanku
dengan tegap.Tapi Margareth berusaha mencegatnya.Aku tahu dia masih ingin
membuatku dipermalukan di pestaku sendiri.Dia menarik Jac untuk minum bersama
para tamu undangan.Aku berusaha mati-matian untuk berdiri dengan layak di
tengah para tamu yang tak lain adalah teman-temanku sendiri yang sedang
menari-nari mengikuti alunan musik.Liana berlari ke arahku dan mencoba untuk
membantuku berjalan.Kami tepat berjalan didepan Margareth dan cewek-cewek
OSP.Aku bisa melihat Aneliese disana.
“Liana...Jadwalmu?”Kata
Margareth dengan tatapan tajam ke arahku
Spontan Liana
melepaskan tangannya dan berlari ke arah dapur.Sekarang aku benar-benar
kesal.Lebih kesal dari yang tadi.Margareth dan cewek-cewek OSP itu mungkin
telah bersekongkol untuk ini.Apalagi melihat Jac yang tidak berbuat apa-apa
padaku dan hanya menatapku iba.Aku tidak perlu dikasihani.Aku tahu aku bisa
walaupun aku tidak tahu penyakit macam apa yang selalu menggerogoti otakku
sehingga membuatku selalu pusing.Aku berjalan melewati cewek-cewek paling
terkutuk yang pernah kulihat dengan kesal.Aku bisa mendengar mereka
mentertawakanku karena mungkin aku berjalan terhuyung-huyung karena kepalaku
pusing.Aku tidak melihat Mom dimana-mana.Mungkin dia sedang berbicara dengan
para orangtua diluar.Jac menahanku dari belakang dengan memegang tanganku.
“Aku akan
membantumu”Katanya
“Lepaskan
aku!Bersenang-senanglah dengan mereka!”Kataku melepaskan tangannya dan kembali
berjalan.
“Cathlyn, kau
sakit...Kau harus”
“Aku bilang
bersenang-senanglah dengan mereka!”Saat itu juga, bola api hitam keluar dari
tanganku dan menghantam kuat guci yang berada dibelakang Jac.Semua orang
terdiam.Beberapa cewek-cewek berteriak histeris.Musik itu tiba-tiba saja
berhenti.Jac dan cewek-cewek terkutuk itu menatapku dengan mata yang nyaris
keluar.
“Di...Di...Dia
monster!”Teriak Anderson, teman cowok sekelasku yang selalu membully-ku sambil
berlari keluar yang diikuti oleh beberapa temanku sambil berteriak kencang.Aku
menatap mereka dengan terperangah.Sekarang, semuanya hancur dan Margareth telah
berhasil membuatku malu didepan semua teman-temanku.Aku betul-betul marah dan
bola api hitam kembali keluar dari tanganku dengan fireflies indah terbang ke atas
menghantang lampu gantung mewah yang besar milik Tante Patrice yang saat
itu juga masuk melihat kegaduhan yang ada.
“Ini?Ini yang kau
mau?”Teriakku pada Margareth dan berusaha menahan Anderson dan semua orang yang
berlari dengan menutup pintu dengan kekuatanku.Mereka berteriak lebih kencang.
“Jadi...Dia, Lucy,
dia adalah sang Mutiara dan Turmalin hitam itu?”Tante Patrice seolah tak
percaya. “Mengapa kau tidak memberitahunya kepadaku?”
Mata Mom terlihat
tidak rileks.Dia seperti berusaha membuat jawaban dengan berbohong sementara
dia menggigit bibirnya.Tante Patrice menatapku seolah aku adalah emas yang dia
cari.Aku berjalan mundur menjauh saat Tante Patrice turun perlahan dan Jac
berusaha melindungiku dengan berjalan mundur didepanku.Dia merentangkan
tangannya agar Tante Patrice tidak bisa melukaiku jika dia sudah benar-benar
dekat.
“Keluarkan
kami!”Teriak salah satu temanku.
Tante Patrice
membukakan pintu dengan satu sentuhan kekuatannya dan mereka semua berlari
hingga aku tidak dapat melihat mereka semua.Beberapa cewek OSP juga sudah tidak
kelihatan lagi.Hanya Aneliese dan Margareth yang berdiri di sisi tempat minuman
terpajang masih terperangah melihat ke arahku.
“Jangan dekati
dia!”Kata Jac lantang.
“Oh, tenang saja,
dia tidak akan aku sakiti, aku hanya, tidak percaya”Kata Tante Patrice
“Tentu saja kau
akan percaya Patrice.Dia adalah garis keturunan Golvermorth yang akan
melepaskan kutukan Equaloch.Dialah sang Mutiara Hitam!”Mom berlari mendekatiku
dan memegangi pundakku.
“Mengapa kalian
begitu ketakutan.Aku hanya tidak ingin menyia-nyiakan waktu ini untuk bersama
sang garis keturunan terakhir Golvermorth yang akan menutup lubang-lubang hitam
dalam masa lalu”Bola mata Tante Patrice mengecil
“Tak apa Mom, dan
Jac”Kataku dengan pelan
“Jangan pernah kau
mendekati Tantemu itu.Dia adalah salah satu dalam lingkaran hitam”Kata Jac
pelan
“Apa?”Kataku
berpura-pura tidak tahu segalanya
“Ya sayang, dia
telah menikah dengan salah seorang dari bangsawan yang memiliki darah
hitam.Maafkan Mom, seharusnya Mom memberitahumu sejak awal”Mom mencium kepalaku
dan seketika air mata menumpuk di pelupuk matanya.
“Semua orang
menginginkan dirimu Cath.Ketika mereka membacakan mantranya, mereka akan
mendapatkan apa yang mereka inginkan”Jac terus berjalan mundur
“Apa?Apa yang
sebenarnya mereka tuju?”Tanyaku bingung.
“Oh, sudahlah, aku
tidak akan menyakitinya.Aku hanya akan, um, mungkin, memberikannya kecupan dan
ucapan selamat ulang tahun ke 14”Tante Patrice mengulurkan tangannya berharap
aku akan masuk ke dalam pelukannya.
“Apa?Apa yang
sebenarnya kalian sembunyikan padaku?Apa yang kalian inginkan?Margareth!Jawab
aku!”Aku mengeluarkan bola api hitamku yang selalu memiliki ekor menyerupai
ekor komet sebagai peringatan agar ia menjawabnya.Tapi Margareth malah
mengeluarkan bola api merahnya dengan ekor komet yang panjang. “Well, kau mau melawanku Margareth?”
Kami terdiam
sejenak.Aku menghilangkan bola apiku.Suasana menjadi sangat dingin.
“Aku akan
pulang!”Kataku berlari ke atas dan mengemasi seluruh barangku kemudian membawa
barang-barang Mom dan turun dengan segera.Langsung saja aku membuka pintu itu dari
kejauhan dengan kekuatanku.Semua keturunan Golvermorth memilikinya.Mereka
seperti memiliki kekuatan telekinesis.
“Bisakah kau
berjanji padaku untuk tidak pernah berbohong tentang segala sesuatunya
Mom?”Tanyaku ketika kami terdiam lebih dari 15 menit diluar.
“Aku tidak bisa
Cath, ini belum saatnya untuk diungkapkan secara keseluruhan”Mom menatapku
miris.
Jac keluar dari
rumah Tante Patrice dan langsung mengarah ke limusin.
“Ayo
Cath!Ms.Lucy!”Serunya sambil melirik ke arahku.
Aku menatap ke atas
langit berharap air mataku tidak tumpah, “Lebih baik kau bunuh saja aku sewaktu
bayi”
“Tidak sayang.Kau
unik.Kau akan menjadi yang terakhir dan kutukan itu harus kau pecahkan”
“Bagaimana bisa?Aku
saja sudah merasa gila dengan semua ini Mom!Bisakah kita berhenti?Aku lelah
Mom!”Suaraku sedikit bergetar saat mengatakannya.
“Aku mau
Cathlyn!Aku mau sekali.Tapi kita tidak bisa menghentikannya.Tidak akan pernah
bisa!”Mom memelukku dan gerimis perlahan turun.
Kami makan di
Helster Miles Restaurant.Rasanya perutku sangat lapar sekali.Aku memesan paket
combo dengan irisan salad yang banyak.Jac duduk disebelahku.Tatapannya sedikit
agak kosong.Sepertinya dia masih memikirkan kejadian tadi.Aku melirik
arlojiku.Tepat pukul 9 malam.Handphoneku berbunyi saat aku akan memakan menuku.Aku
membuka layar dan segera mengangkat telepon dari Liana.
“Halo Liana?”Kataku
manis
“Uh, apa kau
baik-baik saja Cath?Maafkan aku, aku telah meninggalkanmu.Aku tahu aku
salah.Aku hanya terlalu ketakutan.Aku sudah mencium aroma aneh di
pestamu”Katanya secepat mungkin sebelum dia rasa aku akan meledak.
“Oh tidak, kau
tidak perlu seperti itu.Aku baik, dan aku sedang makan bersama Mom dan Jac.Akan
aku kirimkan pesan nanti”Kataku kemudian menutup telepon.
Kami sampai dirumah
tepat pukul 10 dan Mr.Amserd, penjaga rumah kami yang baru, membuka gerbang
utama rumah dan berlari sekencang mungkin walaupun kelihatannya tidak mudah
baginya dengan tubuh gemuknya untuk membuka garasi mobil.Dia kembali pada
posisinya setelah kami selesai masuk ke dalam rumah.Malam ini, Jac menginap di
rumahku.Sebetulnya aku sama sekali tidak keberatan untuk itu.Hanya saja, aku
sedang sedikit kesal dengannya.
Mom mencium
keningku sebelum tidur dan aku terus saja memandangi langit-langit.Rasa panas
ditanganku muncul secara tiba-tiba dan kali ini benar-benar panas dan sakit.Itu
membentuk sebuah lambang yang mungkin masih benar-benar belum sempurna.
“Kau yakin itu
bukan pertanda apa-apa?”Liana mengerutkan alisnya dan menatapku dalam-dalam
“Entahlah, ini akan
muncul selalu dan selalu ketika aku, mengeluarkan kekuatanku.”Kataku kemudian
“Hm...Mengapa kau
tidak memberitahu ibumu?Mungkin saja ini akan menjadi perkara yang cukup
serius”
“Ya, lebih serius
dari yang kau kira, jika aku memberitahukannya kepada ibuku.Itu akan terlihat
gila!”
“Tidak.Mungkin ada
kaitannya dengan sesuatu berbau eh, apa?Equala?Koala?Atau Golvermonth?Atau
apalah itu.Ini pasti akan menjadi petunjuk!”
“Petunjuk?Oke.Awalnya
aku juga berpikir ini akan menjadi sebuah petunjuk.Tapi petunjuk apa?Ini
berubah terus menerus secara berkala.Jika bentuknya sudah sempurna, dia akan
kembali abstrak dan kemudian membentuk yang lainnya”
“Apa kode
pertamanya?”
“Maksudmu?”
“Iya, maksudku, apa
bentuk pertama dari garis-garis abstrak itu?”
“Uh, aku
mengingatnya sebagai, labirin”
“Labirin.Baiklah,
akan kucatat.Ini dia!Dan, apa bentuk ke dua?”
“Uhm, banyak sekali
garis, tapi, ini kulihat seperti angka 5 dalam hiruk pikuk garis-garis itu”
“Wow!Aku suka angka
5.Bagaimana dengan bentuk ke tiga?”
“Yah, bisa kau
lihat sendiri sekarang”
“Owh.Jadi,
perubahannya baru mencapai level tiga?Berarti, kau baru mengeluarkannya tiga
kali.Benar?”
“Tentu saja”
“Sekarang, mari
kita lihat, labirin, dan garis-garis yang didalamnya ada angka lima
ya?Hm...Menurutku ini sebuah teka-teki.Kau mungkin saja akan menemui Equaloch
dan bertarung melawannya”
“Hahaha...Itu
konyol sekali Liana!Kau kira aku punya banyak waktu untuk bermain
dengannya?Memikirkan ini saja aku sudah mau mati”
“Hey, itu bisa saja
Cathlyn!Kita bicara banyak kemungkinan!”
Aku baru sadar,
kalau mereka semua memandang ke arahku.Atas kejadian semalam itu, aku tidak
mungkin dilupakan begitu saja olehnya.Tentu saja, aku akan dibawa ke ruang
pengadilan sekolah setelahnya.Cewek-cewek terkutuk itu bahkan masih
berbisik-bisik tentang diriku dan menceritakan peristiwa semalam kepada
Lindsay, mantan ketua cewek OSP yang tidak datang dipestaku.Selebihnya mereka
mengunyah burger deluxe dengan isi kentang, daging, keju, dan saladnya yang
super besar.Kurasa, mereka akan mengalami kolestrol tingkat tinggi dan pelebaran
mulut secara berkala apabila setiap hari mereka memakannya.
Cowok-cowok dari
OS, kemudian menghampiriku dan duduk ditengah-tengah kami.Aku hanya bisa
menatap Liana dan tidak bisa mengatakan apapun.Jac, tentu saja duduk
disebelahku dan Niall, duduk lebih jauh dari yang kukira.Ada apa dengannya?Aku
agak curiga beberapa hari ini pada Niall.Dia terlihat lebih diam dan
kaku.Mungkin saja dia agak was-was didekatku.Tapi, sepertinya tidak.Ada sesuatu
yang ia sembunyikan.
Niall membuka
mulutnya.Tapi tatapannya masih saja ke bawah meja kantin sekolah yang kami
duduki.Tidak ada perasaan berarti dimatanya dan cara bicaranya yang lumayan
kaku dan tidak seperti biasanya.Mrs.Anderson datang setelahnya dan membawaku ke
ruang kantor kepala sekolah dan menemui Mr.Peterson, kepala sekolah kami yang
baru.Sejujurnya, aku belum pernah melihatnya karena dia baru dan langsung
dihadapkan dengan sejubel masalah yang ada disekolah belum lagi brosur-brosur
pendaftaran murid baru.Pantas saja ada banyak lingkaran hitam mengelilingi
matanya ditambah kantung mata yang sedikit lebih besar dari kebanyakan orang
yang kulihat ditambah, tubuh gemuknya yang sedikit mengecil kurasa karena
ukuran bajunya yang XL itu sedikit lebih longgar.
“Lebih
longgar”Tiba-tiba Mr.Peterson mengagetkanku dan aku pikri lagi-lagi peristiwa
ini terulang dan aku cepat-cepat menghayalkan roti bakar.
“Oh, kau tidak
perlu seperti itu Cathlyn!”Uh!Bahkan dia mengetahui namaku.Kami belum pernah
bertemu bahkan.Mrs.Anderson sedikit bingung dengan menaikkan alisnya.Mr.Peterson
segera menaikkan kacamatanya dan berdehem sejenak. “Ya, sesuai dalam daftar
namamu”
Hh...Apa
dia bisa membaca pikiran seseorang?Kurasa kali ini ya!
“Uh, hehe...Ya,
Cathlyn Victoria Amber.”Kataku lebih gugup daripada melihat Jac dengan kemeja
kerennya kemarin.
“Menurut laporan,
ekhm, bisa kau ceritakan apa yang terjadi semalam?”
Aku menggigit
bibirku sejenak berusaha berpikir agar ini tidak terlihat terlalu gugup.Tapi,
tiba-tiba sebuah laba-laba yang cukup besar keluar dari bawah meja Mr.Peterson
dan berjalan sedikit lebih dekat ke arah sepatuku yang membuatku hampir
berteriak dan Mr.Peterson mengangkat penanya dan berhenti menulis.
“Kau hampir saja
berteriak karena seekor laba-laba?”Katanya mengangkat kedua alisnya.Kali ini
aku lebih curiga.Aku yakin Mr.Peterson mempunyai volume otak yang dipersiapkan
untuk membaca pikiran seseorang.Bahkan sedari tadi menyadap seluruh pikiran di
otakku dan pantas saja, semua anak lumayan takut kepadanya.
Aku berusaha
terlihat tetap tenang dan membuat goresan kecil di pahaku oleh kukuku yang
sedikit panjang.Lalu dengan santai menjawabnya , “Oh, tentu tidak Mr.Peterson,
hanya sedikit luka yang perih secara tiba-tiba” Aku sedikit memberikan senyuman
kecil kepadanya agar tampak lebih meyakinkan.
“Oh, baiklah.Mari
kita ulang lagi.Bagaimana secara persisnya kronologi yang terjadi malam
kemarin?”Dia mulai kembali mengambil pena dan bersiap-siap menulis seluruh
perkataanku.Aku dapat melihat cahaya matahari masuk melalui jendela dan
menghasilkan debu-debu yang terlihat beterbangan di depanku.
“Uh, sebetulnya,
ini, agak rumit, dan...”
“Ceritakan
saja!”Kali ini dia terlihat agak kesal dan butiran-butiran keringat mulai
memenuhi dahinya
“Ekhm, saat itu,
aku sedang merayakan pesta ulang tahunku.Sepertinya aku tidak ingat lagi.Ya, kepalaku
sangat pusing.Mungkin saja aku terjatuh dan pingsan”
Mr.Peterson tampak
kebingungan dengan pena yang masih ia genggam.Mata hijaunya kini menatap tajam
ke arahku.Kemudian, dia menyuruh Mrs.Anderson untuk keluar dan ini menjadi
pembicaraan yang sangat rahasia.Kegugupanku semakin menjadi karena seluruh
tubuhku menjadi kaku dan jari-jari kakiku berkedut.Mr.Peterson sedikit bergeser
maju untuk lebih dekat denganku dan kemudian pupil matanya mengecil karena
wajahnya persis berada dalam cahaya sinar matahari yang menembus masuk dari
kaca-kaca jendela.Aku menelan ludahku saat dia mulai membuka mulutnya.
“Apakah kau
memiliki kemampuan telekinesis?”Tanyanya dengan suara yang semakin membuatku
merinding
“Uh, well, ya, itu berasal dari
keluargaku.Nenekku, oh tidak!Kakekku, iya, dia memilikinya dan dia, eh maksudku
dia menurunkannya padaku”
“Pelajaran
bahasa!”Teriaknya, yang membuatku berteriak cukup kencang saking gugupnya.
“Pelajaran bahasamu harus lebih mendalam.Bahasamu sungguh buruk”Aku hanya
merundukkan kepalaku dan pipiku memerah karena malu.Kemudian dia memulai lagi
setelah meminum seteguk teh hangat dari Mrs.Anderson, “Jadi, apakah kau bisa
membuktikannya dihadapanku Ms.Amber?”
Apa?Dia mau aku
menunjukkannya didepannya?Disini?Langsung saja mataku berputar-putar
mengelilingi seisi ruangan berusaha mencari bahan obyek yang tepat untuk
dijadikan ‘korban’ atau mungkin ‘sukarelawan’ dari kemampuanku dan aku
menemukan globe yang terpajang di atas lemari Mr.Peterson yang sudah lama tak
terpakai.Mungkin itu bisa kugunakan.
“Apa kau akan
menggunakan globe?”Tanyanya yang membuat mataku menatapnya dalam-dalam.
“Mr.Peterson?Apakah
kau memilikinya?”
“Ahahahaha...”Tawanya
cukup kegelian mendengar kata-kataku barusan. “Kau belum mengetahuinya
Ms.Amber?Tentu saja satu sekolahan sudah mengetahuinya dan inilah penyebab
dimana aku bisa duduk sekarang”
“Jadi hanya karena
kemampuan membaca pikiran orang yang kau banggakan itu?”
“Oh tentu tidak
sayang.Well, kau bisa mempelajarinya
jika kau mau.Kau bisa saja da...”
“Maafkan aku, aku
sama sekali tidak tertarik dan terima kasih”
Pipinya sedikit
memerah
“Baiklah, ayo, kau
mau menunjukkannya bukan?”
“Ya, tentu saja,
dan aku tidak akan menggunakan globe.Lebih besar daripada itu.Kau mau
merasakannya?”
“Tidak,
terimakasih”
“Oh, ya, mari kita
gunakan kertas saja sebagai contoh paling populer bagi pendasar kemampuan ini.”
“Oke, mari kita
lihat, sejauh mana ini bekerja”Dia mengambil kacamatanya dan kemudian
memasangnya benar-benar sebelum aku mengambil ancang-ancang untuk menunjukkan
kemampuanku padanya.Kemudian, perlahan aku mengambil konsentrasi penuh pada
kertas itu, dan akhirnya perlahan terangkat juga tepat di depan wajah
Mr.Paterson yang terbelalak kagum melihat kemampuan ini bahkan dia sempat
merekamnya untuk beberapa saat dan dengan segera memasukkannya ke dalam akun
youtube-nya.Setelah itu aku di beri standing-applause
atas keberhasilanku yang menurutnya benar-benar menakjubkan.
“Ini sungguh
menakjubkan!Aku hanya akan menunggu komentar dari publik mengenai ini”Katanya
tersenyum lebar sambil menutup layar ponselnya.Aku memutar kedua bola mataku
dan berdiri berharap Mr.Peterson berubah pikiran untuk mengintrogasiku dan
memberikanku jalan keluar yang layak.Tapi senyuman lebar dan pertunjukkanku
tadi sepertinya tidak mampu membuatnya senang lebih lama.Dia langsung saja
mengerutkan alisnya menandakan bahwa sikapku sangat tidak sopan dan kemudian
aku kembali duduk untuk sejenak.
“Aku akan menemuimu
nanti siang sepulang sekolah.Kau boleh pergi sekarang”Mr.Peterson berdiri dan
merapihkan berkas-berkasnya dan menyelipkannya di dalam map.Dengan perasaan
tetap tenang, aku berjalan perlahan keluar dengan kepala menunduk ke bawah.
Mrs.Anderson
tersenyum kepadaku saat aku berjalan melewatinya.Aku hanya tersenyum kecil
untuk membalasnya.Di ujung lorong, aku sudah dapat melihat Jac dan Niall
berbicara dengan sedikit berdebat.Apa yang mereka lakukan.Rasanya aku ingin
sekali memutar arah ke samping, tapi sepertinya tidak bisa, tentu saja kalau
aku memutar kembali badanku, aku akan berjumpa dengan Mrs.Anderson dan
kemungkinan saja, Mr.Peterson berubah pikiran dan kemudian mengajakku berbicara
lagi didalam ruangannya yang super sesak.
Aku pura-pura
menelepon Liana yang tentu saja sedang belajar di dalam kelas mendengarkan
Mrs.Wealson memberikan materi mengenai IPA yang selalu membuatku sakit
kepala.Aku benar-benar tidak berbakat untuk pelajaran itu.Aku selalu
mendapatkan nilai yang tidak jauh dari standar dan hanya keberuntungan atau
otakku sedang sangat senang saja mendapatkan nilai yang sempurna.
“Apa yang kau
lakukan Cathlyn?Aku sedang dalam pelajaran!”Bisiknya agak keras.
“Uh, tidak, hanya,
bisa kau ke kamar mandi sebentar?Aku butuh teman untuk masuk ke ruangan buruk
itu”Kataku mencuri pandang ke arah Jac dan Niall yang mulai berjalan ke
arahku.Jantungku berdegup kencang dan aku dengan panik memutar arah ke lorong
lain dengan berjalan cepat.Tentu saja, mereka juga berlari kecil mengejarku dan
ini membuatku berlari kencang hingga ke toilet wanita.Aku berdiam agak lama
sambil mendengarkan ke adaan diluar.Sepertinya mereka sudah tidak ada lagi.Jadi
aku segera keluar dan merapihkan rok-ku yang sedikit basah karena air dari
kamar mandi.Setelah itu aku membuka pintu kamar mandi perlahan dan berjalan ke
arah kelas dengan agak terburu-buru.Aku melirik jam tanganku.Jam setengah dua
belas siang dan itu tandanya adalah bahwa setengah jam lagi, aku akan
menghadapi si pembaca pikiran itu lagi.Oh tidak!Aku seharusnya ijin untuk
ini.Aku akan berpura-pura sakit dan dengan begitu, dia akan mengijinkanku
pulang.
Bel sekolah berbunyi
dengan kencang dan aku segera menemui Liana untuk makan siang di kantin
sekolah.Aku agak malas karena menu hari ini adalah nugget dan ayam
goreng.Sedikit membosankan karena Mom sudah cukup sering memasakkannya untukku
dirumah sebagai sarapan sekolahku karena Mom sibuk dan sama sekali tidak ada
waktu yang cukup untuk memasakkan makanan kesukaanku.
“Apa yang
Mr.Peterson katakan?Kau akan dikeluarkan?”Tanya Liana
“Hm, tidak...Dia
hanya mengatakan hal-hal yang biasa.Tentu saja, dia adalah yang terburuk”
“Apa maksudmu?”
“Well, kemampuan membaca pikirannya itu
sangat arogan dan dia membaca detil setiap kalimat atau gambar-gambar yang ada
di pikiranku.”
Mrs.Amelie,
memberikan kami roti dan sedikit saus.Kemudian kami duduk di ujung dan jauh
dari orang-orang.Setidaknya aku akan berusaha untuk membicarakan kode-kode itu
lagi pada Liana.
“Jadi, dia memang
bisa membaca pikiran seseorang?”
“Ya, dan itu sangat
menyeramkan.Hm, apa kau punya penelitian baru mengenai kode itu?”
“Rencananya aku
akan membawamu ke perpustakaan sekolah.Mungkin saja kita bisa bertanya pada
Mrs.Wealson untuk bagian sejarah”
“Ms.Wealson?”
“Ya, dia sekarang
menjadi petugas perpustakaan.Setidaknya lebih baik daripada guru-guru yang
lain.Oh dan Niall mengatakan kalau kau harus menemuinya di Departemen
Penelitian nanti sore,bersama dengan ibumu”
“Apa aku dijemput?”
“Entahlah,
sepertinya iya”
Aku menelan rotiku
dan kemudian menyalakan telepon genggamku.Mom mengirimiku sms lebih dari 5 kali
dan aku tahu itu terlalu berlebihan.Jadi aku membalasnya dengan singkat.Sedikit
rasa panas di tanganku.Aku berusaha memegang botol air minumku yang dingin tapi
sepertinya tidak berhasil.Aku tidak mau kekuatanku membuat kantin ini rusak
parah dan pada akhirnya Mom harus menghadap si pembaca pikiran dan segera
mengganti keseluruhannya.
Mom melambaikan
tangan ke arahku dengan cepat setelah ia turun keluar dari limusin.Kemudian aku
berjalan ke arahnya melewati rombongan cewek-cewek OSP yang dengan sengaja
menyenggol pundakku.Aku menatap Aneliese tajam sesaat setelahnya.Tapi dia
berpura-pura menyibukkan diri dengan tertawa bersama cewek-cewek OSP.Mom
membukakan pintu untukku dan kemudian kembali ke kursinya.Sejenak dia menatapku
dalam-dalam.
“Sayang, apakah kau
lapar?”Tanya Mom masih menatapku lekat-lekat.Aku agak risih dan melirik ke
jendela sebelah kiriku.
“Tidak.Aku tidak
lapar.Kita langsung saja ke Departemen Penelitian”Kataku
“Baiklah.Ada
beberapa berkas yang harus kau isi.Ada juga sesi wawancara penting untukmu.Ini
mengenai pengetahuan umum Golvermorth.”
“Bagaimana kalau
mereka menanyakan hal-hal yang akan melukaiku?”
“Mereka tidak akan
melukaimu Cathlyn.Ini hanya pembicaraan pribadi saja”
“Bagaimana dengan
Niall dan Jac?Apa mereka ikut?”
“Mereka sudah ada
disana.Hanya kita yang belum ada disana”
Kami tiba di
Departemen Penelitian dan segera memarkir limusin kami dan turun lalu kami
memasuki sebuah pintu besar dengan alat pengaman kode yang superketat.Mom
berbicara dalam bahasa latin dan memencet tombol-tombol kode yang membuat
mataku berputar-putar.Kalau saja aku dikirim sendirian, sudah pasti mereka akan
mati konyol bukan hanya menungguiku yang lama karena pintu super membingungkan
ini tapi juga kekonyolanku yang sama sekali tidak mengerti bahasa latin.Setelah
pintu dibuka, ada dua penjaga yang kelihatannya masih sangat muda kemudian Mom
menanyakannya lagi dan memberikan beberapa koin aneh yang sama sekali tidak
pernah kulihat bahkan aku ketahui.
“Kau jawab saja
semua pertanyaan yang ada.Mom akan diluar untuk menjaga situasi”
Ketika pintu
dibuka, aku melihat seluruh orang-orang memperhatikanku secara detil dari ujung
kakiku seperti ingin tahu aku memakai apa, hingga ujung kepalaku.Ada beberapa
orang menatapku dengan tajam dan sinis.Aku hanya memamerkan senyumku saja pada
mereka.Seorang wanita muda asyik berbicara dengan wanita muda lain
disebelahnya.Pakaian mereka sangat berbeda dari pejabat atau
bangsawan-bangsawan.Mereka tampak seperti sebuah organisasi yang bergerak
dibawah tanah tanpa sepengetahuan orang.
“Ms.Amber!”Seru
seorang pria muda yang menyambutku didepan sebuah meja bundar. “Silahkan duduk
disini” Kemudian dia menunjuk pada sebuah kursi super besar dan kepalaku tidak
akan pernah melewati ujungnya.Tapi kursinya terlalu melengkung, sehingga aku
seperti tenggelam didalamnya, maksudku, punggungku.
“Terima
kasih”Kataku dengan senyumku yang dibuat-buat.Sedikitnya, aku tidak rileks saat
berada disana.Terlebih banyak wanita muda, gadis-gadis dan beberapa pria muda
dan remaja disana.Itu tampak seperti sebuah pengadilan kelas atas.Aku seperti
seorang yang telah membunuh Cleopatra dan kemudian dibawa kedalam sebuah
organisasi yang melindungi seluruh hidup Cleopatra dan menyidangiku.Aku
menunggu seorang pria tua dengan jas yang tampak lebih baik ketimbang
orang-orang disekitarku yang tampaknya tidak begitu tahu mengenai mode atau
fashion duduk sambil membawa tumpukan kertas kuno yang cukup menarik kalau guru
sejarahku menunjukkannya kepada kami sebagai suatu contoh
peninggalan-peninggalan kuno.
“Ms.Amber?”Katanya
dengan nada tak yakin
“Ya.Aku disini”Kataku
kemudian.
“Ekhm...Baiklah,
berikan kertasnya”Perintahnya kepada seorang penjaga disebelahnya.Sesaat
kemudian, penjaga itu telah membawa selembar kertas.
“Siapa namamu
nona?Maksudku, nama panjangmu?”
“Namaku Cathlyn
Victoria Amber”
“Umurmu?”
“Aku baru saja
berulang tahun yang ke 14 tahun”
“Kalau begitu
Selamat Ulangtahun”
“Ya, terima kasih”
“Dengarkan aku
baik-baik, Ms.Amber, kau adalah sebuah gadis, dan didalam tubuhmu ada sebuah
Mutiara Hitam, Merah Muda dan Turmalin Hitam yang menghasilkan kekuatan untukmu.Apa
kau mengerti sekarang?”
“Tentu saja.Mom
selalu mengatakannya, jadi, kau tidak perlu mengulangnya lagi padaku”
“Baiklah, kalau
begitu, bagaimana tanganmu bisa membentuk rangkaian garis Speldaux Empred’el La
Musta?”
“Apa?”
“Ya.Kau tahu bukan
kalau itu adalah garis hitam?Apa kau...”
“Uh, ya tentu
saja.Aku mengetahuinya, entahlah ini selalu muncul dan berubah saat aku
mengeluarkan kekuatanku.Kau tahu ini sangat panas dan sangat uh, menyakitkan
dan...”
“Ibumu menikah
dengan pria keturunan hitam?”
Aku menelan
ludahku.Sejenak aku melirik ke arah pintu masuk, berharap Mom, masuk dan
membantuku untuk mencegat sebuah pertanyaan introgasi paling konyol bagiku dan
kemudian mengantarku pulang.Pria tua itu terus saja memandangiku seolah-olah
aku kalah dan aku sama sekali tidak mengerti ini adalah sebuah debat bahasa
Inggris atau ruangan introgasi?
“Tidak!Tentu saja
tidak!Mom, maksudku, ayahku adalah seorang pekerja kantoran dan dia...Dia, dia
telah meninggal untukku dengan sangat terhormat atas penyakitnya dan dia...”
Aku menitihkan air
mataku.Dad, sangat menyayangiku melebihi apapun.Dia selalu membelikanku gelang
dan boneka saat dia masih hidup.Bahkan aku masih mengenakannya setiap hari.Ada
namaku dan nama Dad disana “C&L”.
“Tidakkah kau punya
sebuah pertanyaan yang layak untuk gadis berusia 14 tahun dihadapanmu?Kau
tahu?Lama sebelum ini aku sangat ketakutan sekali akan menghadapi
organisasi?Club?Sebuah kelompok atau apalah ini yang mengurusi semua tanggungan
kami yang masih dalam naungan garis keturunan Golvermorth yang sampai sekarang
sangat sulit aku mengerti?Turmalin Hitam?Mutiara Hitam?Merah Muda?Equaloch?Oh,
Tuhan.Bisakah ini berhenti?Kalian tahu?Mengapa hanya aku saja yang
sepertinya...Seperti disalahkan atau, dimata-matai, aku seperti seorang gadis
aneh, paling aneh dan berbahaya didunia.Ini membuatku sangat gila!”
“Gadis gila!”Teriak
seorang wanita tua dengan pakaian paling formal yang pernah kulihat “Etikanya
sangat buruk!Dia harus segera dihentikan!Keluarkan dia dari sini!”
“Tahan Angela”Kata
seorang pria lebih muda menahannya berdiri yang seketika langsung kuketahui
bahwa wanita tua itu bernama Angela
“Tidak Nest.Dia
sangat tidak sopan.Dia tidak tahu siapa yang sedang berhadapan dengannya!”
“Tahan
Angela!Jangan biarkan emosimu memuncak”.Pria itu memeluk dan kemudian berciuman
dengan wanita itu.Aku memutar bola mataku.Sungguh pemandangan yang sangat
menjijikkan.
“Tidak.Aku masih
merasa nyaman dengannya.Bagaimanapun dia adalah penyelamat kita.Sang penutup
gerbang.Dengan begitu, gerbang kegelapan ditutup, dan gerbang cahaya akan
bersinar”Pria tua itu tetap tanpa ekspresi.Kemudian kembali pada kertasnya dan
mulai mencari pertanyaan yang cocok untukku, “Sebenarnya, bagaimana
perasaanmu?”
“Maksudmu?”
“Ya, bahwa sejak
pertama kali yang kau inginkan adalah kehidupan normal bukan?Kalau kau punya
atau kami semua punya kemampuan untuk mengeluarkannya, apa kau benar-benar mau
melakukannya?”
“Ya, sekilas
mungkin saja aku mau, tapi mengingat ada beberapa kekuatan yang berbaris
membentuk sebuah lingkaran yang akan menghancurkan penerus Golvermorth, yaitu
aku, mungkin jawabannya sangat tidak”
“Cathlyn Victoria
Amber...Jelaskan padaku, dan pada kami semua, bagaimana bunyi sumpah
Golvermorth?”
Aku menggigit
bibirku.Apa?Aku sama sekali tidak tahu tentang apa itu sumpah Golvermorth, aku
berusaha menyanyikan lagu kebangsaan Inggris “God Save The Queen” dan mengulangnya sampai aku berharap menemukan
kodenya, kemudian sumpah-sumpah yang pernah aku pelajari, aku mengingat setiap
kalimat Mom saat menjelaskan tentang Golvermorth, semuanya sia-sia.
“Ms.Amber?”
“Uh, maaf, tapi,
aku sama sekali tidak mengetahuinya.Maksudku, aku belum mempelajarinya”
“Ahahahahaha”Tawanya
kencang “Apa maksudmu?Kau mempelajarinya?Oh, jangan bertindak konyol nak,
sumpah itu adalah kewajibanmu dan kau harus benar-benar mengetahuinya.Satu hal
tambahan, itu bukan pelajaran!”
Investigasi itu
terus dilanjutkan sampai pukul 4 sore dan terlalu membosankan.Aku merasa tidak
dipedulikan dan yang aku tahu, disini tidak banyak sesi wawancara antara aku
dan pria tua itu, hanya antara seorang cowok misterius dengan tudung kepala
seperti malaikat pencabut nyawa dengan pria tua yang berbicara dalam bahasa
Spanyol dan Latin.
Jac keluar dari
ruangan itu hampir bersamaan denganku dan aku benar-benar bingung,kapan ia
datang dan dia bersama siapa?Mom sudah melihatku dari kejauhan sambil
tersenyum.Jac melewatiku begitu saja bersama dengan Niall yang tersenyum dan
menyapaku sejenak.Aku merasa Niall semakin lebih baik daripada Jac, lagipula,
aku sangat senang dengan mata hijaunya dan garis wajahnya yang begitu Perancis.
“Kau tahu?Tante
Helena sudah membawakan makanan kesukaanmu.Kau pasti lapar bukan?”Katanya
mengelus wajahku
Aku melirik ke arah
Jac yang berbicara dengan gadis lain yang juga seumuran denganku, lalu mereka berciuman.Oh!Kali
ini, mataku benar-benar tidak fokus dan aku hampir saja terjatuh.Mom segera
memegangi lenganku dan mengerutkan alisnya panik.Tapi tubuhku terasa lebih
berat saat mereka berciuman lebih lama.Itu agak, arogan.Tapi siapa gadis itu?
Di dalam limusin
Mom, aku bernapas lebih lega, sejenak, pewangi limusin menyerebak masuk ke
dalam hidungku dan aromanya sangat menenangkan.Aku menatap Mom sejenak.Matanya
kosong, tapi seperti memikirkan sesuatu.
Aku benar-benar
sangat kaget saat mendengar suara dua ornag laki-laki dibelakang jok
kursiku.Aku melirik dari pantulan layar handphoneku.Apa tadi aku
pingsan?Rasanya sedikit pusing dan membingungkan.Aku bangun dengan keadaan
terduduk disamping Mom yang menyetir dengan pewangi mobil yang begitu menjadi
favoritku dan kemudian ada suara dua orang pria dibelakang.Kali ini aku harap
bukan kedua dari mereka.Aku mulai memberanikan diri menengok ke belakang
perlahan.Jantungku berdegup kencang dari yang biasanya.
“Hey Cathlyn!”Sapa
seorang dari mereka yang tak lain adalah Niall.Aku bisa merasakan kalau
jantungku berhenti berdetak.Mataku melotot tajam ke arah Jac.
“Apa dia
baik?”Tanya Jac
“Um, tentu saja aku
baik.Ya, bagaimana mereka ada disini Mom?”Tanyaku seraya mengalihkan
pandanganku dari mereka ke Mom.
“Tadi kau pingsan.Mom
menyuruh mereka menggendongmu masuk ke dalam mobil”
Aku
pingsan?Kapan?Aku tidak merasakannya.Aku hanya merasakan pandanganku kabur.Itu
saja dan melihat Jac dengan gadis itu.
Aku hanya
mengangguk dan memberikan senyuman tipis disana.
Kami tiba dirumah
pukul 6 sore.Jac dan Niall turun.Apa mereka akan serumah hari ini?Oh, jangan
katakan kalau aku harus berbagi tempat tidur Selena untuk mereka.Kami
benar-benar tidak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan rumah.Bahkan
seragam sekolahku saja masih menumpuk di mesin cuci dan pembantu rumah kami,
sedang pergi berlibur dengan keluarganya di Meksiko.Aku berdiri lebih lama dan
menatap mereka dari belakang.Memastikan kalau mereka benar-benar akan masuk
rumah atau tidak.
“Cathlyn, Jac dan
Niall akan serumah dengan kita.Tante Helena yang memintanya”
“Mom!”
“Hanya satu hari”
“Hh...Baiklah”
¾4¾
“Lucu sekali, pada
akhirnya kau harus memakan kata-katamu sendiri.Sepertinya, untuk sejenak”Liana
meneguk segelas air putihnya.
Aku melihat ke
sekitar dan kemudian memutar bola mataku saat Niall dan Jac datang mendekat
“Apapun yang kau katakan, jujur saja aku sangat muak dengan mereka!Aku bahkan
harus merelakan tidur lebih sempit dan lebih cepat daripada kedua orang itu!”
Seketika itu
cewek-cewek OSP menebarkan gosip lewat koran sekolah, bahwa aku telah melakukan
tindakan konyol dengan dua orang cowok itu.Aku memutar bola mataku dan
bersantai lebih lama.Ini akan menjadi topik hangat disekolah.Ya, aku tahu
itu.Tapi menurutku, tidak akan ada orang yang mau membeli gosip murahan
itu.Kita lihat saja.
“Kau tidak
melihatnya?”Liaana mengunyah sandwichnya dan menelannya hingga mengeluarkan
sebuah bunyi “glek” yang agak menyakitkan.
“Sejujurnya, aku
tidak akan pernah melihatnya, karena aku tahu kalau itu adalah berita konyol
yang pantas dibuang atau mungkin dilempar keras-keras ke wajah
Anneliese!”Kataku dan tentu saja, melesat sesosok gadis dengan rambut pirang
panjang yang hampir menutupi separuh penglihatanku tentang tumpukan koran yang
mulai disebarkan disetiap meja kantin.Sesosok itu berhenti beberapa detik tanpa
membalikkan badannya,lalu kemudian baru membalikkan badannya ke arahku.Persis
didepanku.
“Oh
ya?Benarkah?”Katanya manis, semanis mungkin.Yang kutahu adalah saking manisnya
perkataan itu, lalat-lalat melesat terbang didepan wajahnya yang membuatku
hampir tersedak.
“Benar.Benar
sekali!”Kataku
“Jadi, siapa namamu
nona?Hingga kau sebegitu santainya.Bisa kau turunkan kakimu itu?Dalam etika
tahun 1950, tidak akan ada kaki seorang manusia, apabila kau mengangkatnya
melewati batas.Kau tahu bukan kalau kau perempuan?Atau kau sengaja?Agar
beritamu semakin panas?”
“Lalu, untuk apa
kau menanyakan namaku, sementara kau tahu kalau aku adalah tokoh utama dalam
berita harian murahan itu yang tepat terpampang di koran?Itu sangat amat konyol
dan satu hal lagi.Memangnya ada apa denganmu?Jangan mengurusi tahun 1950.Atau,
kau ketinggalan jaman hah?Aku berdiri dan berpijak di tahun 2000an bukan
1900an!”
“Oh bukan itu
nona.Yang terpenting disini adalah, kita belajar dari masa-masa yang lampau
bukan?Bahwa setiap kesalahan itu berasal dari masa yang sangat lalu.Tidakkah
kita berbuat baik demi nama baik kita sendiri?Sudah jelas bahwa kau tampil
dalam berita hangat yang sebentar lagi akan panas dan mungkin kebakaran.Sebelum
sempat pemadam kebakaran datang, kau menambahnya lagi dengan etika buruk
ini?Oh, yang benar saja!”
“Jangan berbicara
sok bijak!Pikirkan dirimu sendiri!Apa kau tampak baik?Kau saja bahkan belum
pernah kami lihat!Jadi tutup mulutmu sebelum aku menendang bokongmu!”Liana
berdiri seolah-olah sedang mengusirnya.
“Dan tentu saja
karena tingkah teman satumu yang menularkan virus ketidaksopanannya itu, pada
akhirnya aku harus tertular dan dengan hormat, aku memperkenalkan namaku, pada
kalian khususnya nona-nona, aku adalah...”
“Tidak perlu!Ayo
pergi Cathlyn!”
Aku melirik
kebelakang sedikit setelah kami lima langkah lebih jauh darinya.Senyum sinis
dan aku bisa melihat warna matanya berubah hitam pekat.Seketika aku melepaskan
tangan Liana dan memegang kepalaku.Rasanya kepalaku sangat sakit.Rasa terbakar
ditanganku juga mulai memanas, dan semakin memanas.Aku melihat telapak tanganku
yang mulai membentuk sebuah kalimat “I
will kill you”.Dengan cepat, mataku menatap perempuan itu yang menatapku
tajam.
“Cathlyn!Cathlyn!Hey!”Liana
berteriak di telingaku “Kau butuh bantuan?Apa kau tak apa?Mengapa...Ups!Ayo
cepat bangun!Kita harus ke kamar mandi!”
Rasanya aku akan
mati saat itu juga.Aku benar-benar tidak kuat berjalan, sekalipun Niall telah
membantuku saat dia melihat kami begitu panik.Nafasku begitu sesak, dan
pandanganku cukup gelap dan saat itu juga, aku mulai terhuyung-huyung.Ada
banyak hiruk pikuk suara yang kudengar dan Niall yang berbisik pelan di
telingaku.Tapi aku sama sekali tidak tahu apa maksudnya, itu seperti sebuah rangkaian
kata-kata yang tersembunyi.Disamping itu, Anneliese berjalan secepat kami dan
berada disamping Niall.Aku tidak tahu maksudnya apa, tapi itu sedikit membuatku
kesal.Kami tiba di kelas, aku duduk dengan sangat lemas sambil memejamkan
mataku.Aku tidak mau melihat sebuah lensa dengan minus tinggi didepanku yang
membuat bayangan-bayangan orang atau mungkin roh-roh orang-orang seperti akan
lepas.Seperti biasa, Liana memberikan pundaknya untuk kepalaku.Aku sangat
berterima kasih pada Liana, karena dia benar-benar membuatku sangat
nyaman.Kalau seandainya dia lelaki, sudah pasti aku sangat ingin
mengencaninya.Tapi itu konyol membayangkan Liana adalah laki-laki adalah
sesulit aku mengerjakan soal matematika.
Sementara itu,
Niall mencoba mengelus lenganku, tapi aku menaikkan rompi seragamku dan
menandakan itu aku tidak mau.Jujur saja, sebenarnya masih lebih baik daripada
Jac, tapi entah kenapa mereka berdua sepertinya selalu merusak makan siangku
atau suasana-suasana terbaikku.
“Kau akan segera
membaik Cath, kau tidak perlu khawatir” Kata Liana.Aku hanya membalasnya dengan
senyuman paksaku yang begitu berat.Disisi lain, aku agak ketakutan dengan mata
pelajaran baru yang ada disekolahku, khususnya dalam mata pelajaran musik.Ada
test permainan harpa hari ini yang sama sekali belum kuhafalkan.Sejujurnya, aku
dulu pernah menguasai alat musik ini.Tapi, entah, karena Mom sudah menjualnya
saat kami akan pindah rumah, aku tidak pernah bisa lagi memainkannya.
Tiba-tiba
cewek-cewek OSP masuk dengan wangi parfum menyengat vanilla dan kayu manis yang
membuatku super mual.Seragamnya agak kusut.Bahkan seragam Anneliese menggayut
keluar, rok mereka berantakan, lebih dari itu, kancing seragam Paula, bahkan
terlepas.Apa yang mereka lakukan?Salah satu anggota baru mereka Hamilton, cewek
lugu yang dipaksa masuk club amatiran sekolahanku, berjalan sangat lambat
dibelakang mereka sambil memegangi seragamnya yang kotor.Aku tahu ada sesuatu
yang tidak beres disini.Niall berdiri dengan wajah super kusut dan kemudian
mendekati Anneliese
“Apa yang
sebenarnya kalian lakukan?”Teriaknya. “Seragam?Bisa kalian ikut aku?” Bola mata
Anneliese agak menghitam, pupilnya mengecil saat Niall berjalan lebih dekat.
“Tidak, terima
kasih.Kami sangat lelah.Jangan khawatir, Mrs.Anderson akan mengurusinya.Oh, dan
apa kau sakit Cathlyn?”Tanyanya dan melirikku tajam sesaat setelah aku kembali
dari kamar mandi
“Apa?Tidak, aku
baik”Aku memaksakan diriku tersenyum lebar.Pusingnya sedikit menghilang, tapi
aku lebih baik.Niall tertap berada di posisinya sementara cewek-cewek itu
berjalan ke bangku mereka.Aku mematung beberapa saat saat melihat mata
Anneliesse berubah ke warna aslinya.Aku selalu menjulukinya monster.Aku belum
akan membicarakan ini pada Mom.Aku rasa, belum ada yang terlalu membahayakan
darinya dan yang terpenting adalah aku mengetahuinya sebagai seorang seperti
kami.Tiba-tiba telepon berdering kencang tepat lima menit sebelum bel masuk.Aku
menatap sedetik ponselku untuk melihat siapa yang meneleponku dan
mengangkatnya.Aku mendorong pintu kelas dan keluar.Aku tidak bisa kembali masuk
ke dalam karena aku terhimpit kerumunan super banyak disini.Bahkan, aku tidak
bisa mendengar Mom berbicara di telepon.Jadi aku berbicara pada Mom bahwa aku
akan meneleponnya kembali.Ditengah kerumunan, aku melihat Jac berjalan ke arah
kelas dengan wajah penuh luka dan beberapa temannya membantunya berjalan.Aku
mematung dalam posisiku tak peduli bahwa ada sosis melayang ke kepalaku dan
terjatuh tepat disampingku.Sebenarnya apa yang terjadi?Ketika Jac melewatiku,
dia bahkan tidak melirik atau tersenyum padaku.Aku menelan ludahku dan kemudian
melihat Kim Angela, teman sekelasku yang lain keluar dari kantor kepala sekolah
dan kemudian berlari ke arahnya.Aku berusaha keluar dari kerumunan itu, tapi
sepatuku rusak karena terinjak oleh banyak orang.
“Kim!”Teriakku saat
melihatnya berjalan mendekat. “Apa yang kau lakukan di ruang Mr.Peterson?”
“Aku?”Kim melihat
ke arah kanan dan kiri, lalu kemudian menarikku ke sudut lain. “Maaf membawamu
kemari, tapi ini benar-benar sangat rahasia”
“Dan kau pikir aku
akan merusaknya?Oh ayolah, aku tidak akan mengatakannya.Aku hanya¾”
“Tidak.Tidak, bukan
itu!Um, aku berkelahi.”Seketika, nadanya lebih pelan, bahkan termasuk berbisik.
“Ber-berkelahi?”Kim
bukanlah gadis yang suka berkelahi, dan aku pernah mencurigainya sebagai gadis
dari bangsa yang sama dengan Anneliese.Tapi sepertinya tidak.Investigasi itu
berakhir saat kami sekelas.Tidak ada yang menarik bahkan membuatku terkejut hingga detik ini.
“Ya.Tidak,
maksudku, cewek-cewek OSP.Kau tahu?Mereka itu gila!Dia memaksaku untuk
mendekati Jac.Aku tidak tahu maksudnya apa.Tapi tentu saja aku tidak akan
pernah mau mendekatinya lagi setelah apa yang lima bulan lalu ia lakukan
untukku!”Matanya berkaca-kaca
Aku menelan
ludah,“Apa maksudmu?”
“Kami pernah
berpacaran, dan dia memutuskanku tepat di hari valentine dan kemudian memacari
gadis dari Italia.”
Mataku melotot dan
menatap Kim tak percaya.Mereka pernah berpacaran?Pantas saja Jac sedikit anti
dengan nama “Kim Angela”.Hatiku semakin kesal dan kali ini benar-benar membencinya.Pipiku
memerah dan alisku mengerut.Aku tidak sadar bahwa aku benar-benar diperhatikan
oleh Kim.
“Kau tak apa?Hey,
ayo masuk!Kita tidak boleh kelewatan test harpa hari ini!”
Kami masuk
berbarengan dengan Mrs.Loane, guru baru dalam bidang ini.Dia sungguh sangat
pintar dalam memainkan harpa.Tingginya sekitar 178cm dengan kaki yang hampir
benar-benar tidak ada, maksudku, terlalu ramping untuk orang yang bermain
musik.Sebelumnya, aku pikir, Mrs.Loane adalah seorang guru dancer untuk
kami.Karena pada dasarnya, gosip tentang pelajaran dance masih menyeruak.Hari
ini dia memakai setelan blazer ketat dengan dalaman rajut payah yang terlalu
berlebihan.Aku melihat Liana memutar bola matanya, sementara cewek-cewek OSP
tertawa lumayan keras dibelakang saat melihat rambut super tinggi
Mrs.Loane.Buruk!Mungkin memang sedikit punya nilai lebih, tapi, aku rasa nilai
kurangnya lebih banyak, contohnya saja apa yang baru saja kami lihat.Saat itu
juga, aku tersadar dengan kelompok cowok.Aku tahu Mrs.Loane selalu memakai pakaian
lumayan terbuka, entah karena dia punya penyakit kepanasan atau hanya untuk
menjadi ciri khas, atau tujuan lainnya.Satu-satunya fashion yang aku suka
adalah pada saat dia memakai gaun ringan vintage dengan motif polkadot kecil
ditambah kalung rantai yang tidak terlihat berlebihan.Cewek-cewek OSP selalu
mencatat apa yang guru-guru pakai sehari-hari, termasuk Mrs.Loane.Saat dia
menjentikkan jarinya, harpa-harpa pada barisan belakang, mulai bermain.Nadanya
sungguh indah, dan aku benar-benar tidak yakin barisanku akan sebagus barisan
cewek-cewek OSP.Raut wajah Mrs.Loane menatap tajam ke arah Jac sementara
tangannya tetap bermain seperti seorang komposer besar.Seluruh mata tertuju
pada Mrs.Loane sementara aku tidak sadar bahwa aku mendapatkan tatapan tajam
Mrs.Loane.Sebelum barisanku bermain, aku menarik napas dalam-dalam dan kemudian
saat itu juga, barisanku mulai menjentikkan jari-jarinya ke senar
harpa.Sebetulnya aku benar-benar tidak menghapalkannya sebelumnya, tapi,
sepertinya sebuah akal terlintas dipikiranku dan dengan kemampuan yang ada, aku
mengharmonisasikannya.Aku melirik kebelakang.Lumayan, cewek-cewek OSP itu
bermain cukup baik.Mataku bergeser ke arah Jac dan Niall.Seperti biasanya,
mereka payah.Jari-jarinya terlalu kaku untuk itu.Tapi, mata hijau Niall sedikit
memudar.Apa dia lelah?Sakit?
Mrs.Loanne yang
masih dalam posisinya terus menyemangatiku.Sepertinya dia suka dengan permainan
harpa soloku(sebetulnya tidak).Aku mengeraskannya sedikit tidak peduli
Anneliesse menatapku setajam burung elang atau rajawali.Kupikir, aku memang
cocok untuk ditatap, karena aku baru saja menunjukkan pada mereka bahwa aku
tidak seburuk yang mereka pikirkan.Walaupun disekolah ini, aku mendapatkan
gelar sepadan dengan master piano karena permainan pianoku dan keyboardku pada
acara ulang tahun Cammie yang ke 13 waktu itu begitu memukau dan bahkan entah
sengaja atau tidak, Anneliesse memberikanku standing
applause.
Mrs.Loanne
menghentikan ayunan tangannya dan kemudian dengan mata berkaca-kaca dia turun
dari panggung kelas dan kemudian berjalan lebih dekat dengan kami.Sepatunya
yang terlalu berlebihan itu mengeluarkan suara ketukan sampai beberapa detik
suara itu hilang dan aku menatapnya lekat-lekat.Air matanya benar-benar ada
dipelupuk mata.Semua orang terdiam.Liana menggigit bibirnya, yang lain
sepertinya berdoa agar hasilnya memuaskan.Tapi Jac dan Niall tampak lebih
santai.Aku menahan keran kaki karena posisi tubuhku benar-benar tidak
diperuntukkan untuk bermain harpa, dan kalau Mrs.Joanne melihat, aku akan
diberi nilai -10 untuk ini, tapi karena punggung Alex dan Nick cukup lebar,
mungkin saja bukan -10 tapi +10!
Bibirnya mulai
mengangkat.Barisan gigi putihnya terlihat lebar dan aku tahu dia
“Oh, sayangku
Cathlyn!Aku tidak tahu apa yang harus kuucapkan”Katanya tersenyum lebar “Aku
tahu kalau permainanmu itu tidak buruk!Ini sangat, eh, menyentuh!Kalau kau mau,
aku bekerja untuk label TM Records, kupikir kau bisa menjadi pemain bandnya!”
Tawaran untuk
bermain dalam suatu band sudah pernah kurasakan.Tapi entah mengapa tawaran
Mrs.Loanne ini terdengar sangat alot dan aku benar-benar tidak tertarik.Mungkin
karena tugasku untuk menutup garis akhir dari keturunan Golvermorth yang
membuatku harus berpikir ulang kalau tidak, dengan cepat Equaloch akan
menghancurkannya.Pulang sekolah, aku sudah harus duduk di limusin dan menunggu
Mom menjemput tante Helena dan kemudian pergi ke Departemen kesehatan
Golvermorth untuk memberikan kami vitamin dan meningkatkan kesehatan kekuatan
kami.Terdengar cukup ironi atau berlebihan.Tapi kami harus benar-benar
melakukannya karena dalam sebulan kedepan, akan banyak acara dan jadwal penuh
dengan latihan dan keterampilan kekuatanku.Mom tahu kalau kekuatan itu terus
tumbuh dalam diriku dan akan semakin besar pada suatu hari nanti.Tentu saja Mom
tidak mau melihatku gagal mengendalikannya atau gagal dalam misiku.Dan siapa
yang berpikir akan kalah?
“Maafkan aku
Mrs.Loanne, tapi, sepertinya tidak untuk sekarang.Aku banyak latihan belakangan
ini dan memakan banyak waktuku”Kataku singkat dan seketika wajah Mrs.Loanne
berubah menjadi sedikit kecewa.Alisnya mulai mengkerut dan dia kembali pada
wajah awalnya.
Aku sama sekali
tidak melihat Mom dimanapun, ini sudah pukul dua belas lewat lima belas menit
dan itu benar-benar membuatku kesal.Walaupun kami baru saja keluar, tapi Mom
berjanji padaku kalau dia akan menjemputku dan sampat sebelum waktu itu
tiba.Saat menunggu, aku melihat Jac duduk sendirian lorong tempat jejeran loker
dengan tatapan kosong.Ada apa dengannya?Terlintas sejenak bahwa aku harus menghampirinya
dan menanyakan keadaannya.Tapi menginngat aku sedang marah dan tidak akan
pernah mau berhubungan dengannya, aku melangkah mundur dan membuat perhatianku
terpusat pada mobil limusin hitam Mom.Lima menit berlalu serasa satu jam
bagiku.Dimana Mom?Dan ada apa dengannya?Tapi keadaan sekolah masih ramai dan
aku masih bisa melihat Liana berbicara dengan Cammie dan Nick.Aku melirik
sebentar ke arah Jac yang ternyata masih terduduk disana.Kemudian, karena aku
benar-benar tidak tega, aku berjalan dan kemudian menghampirinya.
“Kau, tidak
apa?”Tanyaku dengan suara tertahan. “Apa kau sakit?”
“Cath!”Katanya
girang kemudian memelukku.Aku benar-benar sangat bingung dengannya.Badannya
sedikit hangat.
“Lepaskan
aku!”Kataku risih. “Kau ini kenapa?”
“Aku?Tidak!Aku tidak
apa-apa!Apa yang salah denganku?Uh, oh ya!Kau harus ikut denganku!”Jac
menggandengku ke luar dan berjalan cepat.
“Tidak
Jac!Berhenti!Lepaskan aku!”Teriakku
“Kau akan aman”
“Tidak
Jac!Lepaskan!Mom akan menjemputku dan kau tidak perlu repot-repot untuk¾”
Jac menciumku dan
itu disaksikan puluhan pasang mata termasuk Liana dan cewek-cewek OSP.Aku
terdiam.Sejujurnya aku sangat ingin dicium Jac, tapi itu tidak akan mungkin dan
sekarang terwujud tanpa ada apapun menghalangiku.Annelliese menatapku tajam
setajam mungkin dan aku dapat melihat Liana mengerutkan alisnya berjalan lima
langkah kedepan lebih dekat. “Cathlyn!”Teriaknya berusaha menghentikan
kami.Pada akhirnya Jac menghentikan ciumannya untukku dan kemudian menatap
tajam ke arah Liana.Warna matanya menghitam seketika dan semua orang mulai
berteriak ketakutan.Aku berusaha berlari tapi Jac menggendongku dan kemudian
berjalan ke gerbang.Tidak ada yang bersuara walaupun air mataku mulai
menggenang.Aku terus berteriak untuk menghentikannya, tapi Jac terus melangkah
maju dan Mom, tidak akan datang, sepertinya.Aku berharap Niall atau siapapun
itu membantuku.Aku menatap ke arah belakang dengan sangat miris berharap
seseorang membantuku menghentikannya sebelum Jac membawaku masuk ke mobil.Aku
bisa melihat Liana berjalan cepat didalam genangan air mataku yang mulai
menetes.Kemudian dia mulai berlari kecil dan berhenti didekat kami.Beberapa
orang mengikutinya dari belakang.
“Jacob!Berhenti!”Teriaknya
dan Jac berhenti dan menurunkanku kemudian menggenggam lenganku erat-erat.
“Oh ayolah Liana,
kau tidak perlu repot-repot untuk menghentikanku, kau tahu, aku benar-benar
membutuhkannya!”
“Membutuhkannya?Untuk
apa?Tidak adakah sesuatu yang dapat kau bicarakan terlebih dahulu sebelum
membawanya?Kau seperti pelanggan dengan kemirisan luar biasa akan uang dan
kemudian dengan terpaksa membawa barang itu pergi padahal banyak CCTV
melihatnya dan menangkap wajah dan seluruh kegiatanmu dengan rinci.Apa kau tahu
maksudnya?”
“Sejujurnya, aku
tidak ingin berurusan dengan kalian, tapi aku telah mencari Cathlyn dengan
lelah dan pada akhirnya aku bertemu dengannya!”
Semua mengerutkan
dahi termasuk aku.Jantungku berdetak kencang saat dia melirikku dengan mata
hitam penuhnya yang menyeramkan.Liana berjalan mundur dua langkah dan kemudian
menelan ludahnya.
“Siapa kau?Kau itu
Jacob!Untuk apa kau mencarinya padahal kau bahkan satu kelas dengannya?”Tanpa
menjawab pertanyaan dari Liana, Jac melangkah pergi dan menyeretku ke depan
pintu mobil dan membukakannya untukku.Tapi aku menahannya sekuat tenagaku.
“Jac!Aku tidak
mau!Sadarlah Jac!”Kataku dan air mata tumpah dengan derasnya.Aku tahu Liana
melihatku dan merasa benar-benar iba untukku sehingga dia memberanikan diri
untuk maju lebih dekat dan berusaha mencegar Jac.
“Hentikan dia
Jac!”Nadanya sedikit tertekan disana. “Kau tahu bukan bahwa dia seorang gadis
dan bukan seekor kambing yang harus kau seret sesuka hatimu.Kami semua disini
melihatmu!”
“Berhenti disana
dan mundurlah!”Katanya
“Aku tidak akan
berhenti ataupun mundur sebelum kau membawanya padaku!”
“Aku bilang
mundur!!!”Kemudian bola api muncul dengan sangat besar ke arah Liana dan
kemudian mendarat persis didepan Liana.Aku tidak bisa melihatnya lagi.Kepulan
asap memenuhi seluruh sudut pandang dan saat aku melihat ke arah Jac, wajahnya
sudah berubah.Dia memiliki tanduk panjang sepanjang 35cm dengan wajah
mengerikan dan jubah hitam panjang ditambah kuku panjang yang super mengerikan
yang aku yakini itu adalah Equaloch.Aku berusaha melarikan diriku ke tengah
halaman sekolah mencari Liana yang sudah tidak ada ditempat dan orang-orang
berlarian dengan teriakan histeris.Angin kencang yang datang seakan semakin
membuat suasana mencekam, daun-daun berguguran seperti musin gugur.
Bayangan Equaloch
yang tertutup asap semakin jelas dan aku tahu dia akan segera membunuhku dalam
keadaan hidup-hidup.Kericuhan disini benar-benar tidak dapat dihindari.Beberapa
guru bahkan juga terlihat menggiring mereka masuk ke dalam kelas atau mungkin
ruangan lain yang berada dilantai dua.Beberapa anak menonton dari atas apa yang
selanjutnya akan terjadi.Tiba-tiba saja rasa panas itu datang begitu membara
hingga aku terus menerus mengeluarkan air mataku dan padahal aku tidak mau.Aku
berlari semakin lemah dan kemudian terjatuh.Mataku benar-benar tidak fokus, dan
sekarang, aku dapat melihatnya tersenyum lebar saat semakin dekat
denganku.Menurutku, walaupun dia tersenyum, sama sekali tidak menghilangkan
ketakutanku akannya dan pantas saja, garis keturunan Golvermorth sangat
menakutinya.Bukan karena kekuatan, tapi wajah adalah hal pertama yang mereka
lihat.
“Oh Cathlyn
Victoria Amber-ku sayang...”Katanya semanis mungkin. “Datanglah padaku!”
Softlens minusku
benar-benar tidak berfungsi disini.Rasanya tiba-tiba saja ke-minusanku ini
bertambah terus menerus dan aku sulit melihat.Rasa panas itu masih
membara.Entah apa yang akan ia lakukan pada tubuhku.Aku dapat melihat Kim
meneriakiku dari atas dan menyuruhku untuk bangkit walaupun aku tahu dia
benar-benar ketakutan melihat apa yang ia saksikan.
“Apa kau takut
denganku?”Tanyanya mengangkat alisnya yang sebenarnya dia sama sekali tidak
memiliki alis, tapi lekukan bekas alisnya terlihat.
“Tentu saja
tidak”Kataku dengan sangat amat berat dan berusaha bangkit.Sebuah tangan
menarikku hingga aku berdiri dan aku terbelalak.
“Kau sangat mirip
dengan ibumu...Uh tidak, nenakmu, dan khususnya seluruh keluarga Golvermorth
memiliki daya tarik tersendiri dan entah mengapa aku lebih tertarik
padamu.Sayangnya aku tidak bisa menikahimu, karena aku sudah tahu kalau kau
menyukai seseorang yang baru saja aku singkirkan”Wajah sinisnya benar-benar
sangat menyeramkan apalagi ketika warna matanya berubah menjadi hitam
seluruhnya.Aku terus berusaha menyembunyikan rasa takutku dengan tersenyum dan
berjalan sedikit.
“Oh ya.Tentu saja,
dan kalau aku tidak mirip.Lalu siapa aku?Kau tahu kan keluarga Golvermorth
memiliki ciri khas yang unik”
“Mengandalikan
sesuatu dengan kekuatan pikiran?”Katanya diselang dengan tawa kerasnya yang
membuatku sedikit kehilangan kepercayaan diriku.Tingginya mungkin sekitar 185cm
dan tinggiku jauh lebih pendek daripadanya.Salah satu yang membuatku kehilangan
kepercayaan diriku saat pertama kali dia muncul.
“Um, well, itu adalah sebuah anugerah yang
paling baik dan luar biasa yang pernah aku dapatkan.Orang-orang diseluruh dunia
berusaha memilikinya dan mereka bersusah payah untuk melatih kemampuan mereka
untuk menghasilkan suatu kekuatan yang disebut dengan telekinesis dan apa kau,
mendapatkannya?Oh ya!Aku lupa, jelas kau tidak pendapatkan anugerah apapun
karena bahkan kau tidak mengenal-Nya!”
“Untuk apa aku
mengenalnya?Cathlyn sayang, kau adalah korbanku, dan korban adalah seseorang
yang harus dibenarkan pada si pelakunya, jadi bagaimana kau bisa melarikan diri
selama tiga belas tahun?Maksudku, empat belas tahun?Aku tahu kau baru saja keluar
dari kehidupan erotis yang sangat mengecewakan, tapi aku tahu ulangtahunmu itu
adalah penutup terakhirnya”
“Apa yang kau
mau?Dan, mengapa kau mengejarku?”
Equaloch
membalikkan badannya dan menatap langit
sejenak, “Golvermorth memiliki hutang besar padaku sayang, dan itu adalah salah
ibumu melahirkanmu dan menjadikanmu penerus Golvermorth yang terakhir.Kalau kau
tahu, sejujurnya, kau bukanlah keluarga Golvermorth Cathlyn, ibumu bersikeras
memasukkanmu dengan alasan paling kuat yang pernah aku lihat dan aku sangat
menghargainya”
“Omong kosong!Kau
hanya berusaha untuk menjebakku!Aku tahu ibuku tidak akan pernah mungkin
berbohong padaku¾”
“Tidak pernah
berbohong?Oh, tunggu dulu, bagaimana dengan kejadian baru-baru ini.Apa kau
tidak merasa sakit hati Cathlyn?Ibumu menyembunyikan sebuah rahasia besar
padamu selama bertahun-tahun tanpa tahu bahwa kau ternyata adalah...”
“Aku tidak
membutuhkan omong kosongmu Equaloch!Ini benar-benar sangat melewati batasku!”
“Sayangnya kau
begitu lemah, dan kelemahanmu itu akan lebih kuat dari apa yang kau miliki
Cathlyn.Seharusnya kau ikut dengan kami, dan aku akan membantumu mengeluarkan
kekuatan jahat, seperti yang kau tahu, dari diriku”
“Aku tidak percaya
kalau kekuatan ini dari dirimu!”Kataku dengan lantang. “Sebelum aku membuktikannya
sendiri dengan apa yang aku ketahui, aku akan benar-benar mempercayainya!”
“Dan sebelum semua
itu terjadi, kau akan segera lenyap ditanganku.”
“Dan sebelum kau
melenyapkan diriku tepat ditanganmu, semua ini akan menemukan titik terang”
“Tentu saja sebelum
titik terang ini berhasil kau temukan, dunia sudah dalam genggamanku dan aku
akan mencarimu dengan mudah sayangku”
Aku terdiam
sejenak.Menunggu apakah dia masih akan berkata-kata.Sampai daun-daun kering
berjatuhan, ternyata dia tidak melanjutkannya dan aku memilih diam.
“Baiklah, tidak ada
untungnya berlama-lama disini, jadi apa maumu?”Tanyaku setelah lima menit yang
serasa seribu jam berdiam.Aku melirik kesekitar terutama ke gerbang.Dimana
Mom?Bagaimana mungkin dia tidak menjemputku?Aku berharap seseorang datang
menolongku sekalipun itu Kim yang terus menengok kebawah dengan iba.
“Benar-benar sangat
mudah Cathlyn.Kau hanya perlu memberikannya padaku”
Aku mengerutkan
dahiku dan menengok kesegala arah hingga berputar 360o. “Apa
maksudmu dengan “Nya”?”
“Gadis
bodoh!Sejujurnya, memilikimu sama saja memiliki keledai yang bodoh!Tentu saja
kau begitu lembek dan tidak tahu sopan santun.Apalagi, kemampuanmu sama sekali
tidak bagus!”Dia berjalan mendekatiku hingga kami benar-benar hampir tidak ada
jarak.Dia mendekatkan wajahku dengan wajahnya.Mata hitam penuhnya dengan
tampangnya benar-benar membuat perutku mual dan aku ingin sekali muntah
didepannya.
“Yang aku maksudkan
adalah apa yang kau kenakan dan menjadi sesuatu yang ibumu berikan waktu kau
kecil sayang.Apa kau masih bingung?”
“Apa?”Kataku dan
saat itu juga, aku memegangi kalungku yang menjerat leherku. “Apa kau
menginginkan kalung ini?”
“Ya!Berikan padaku”
Kim berteriak dari
atas dengan samar-samar dan sepertinya itu menandakan bahwa aku tidak boleh memberikan
apapun yang melekat ditubuhku padanya sekalipun aku taruhannya.Aku hanya
menelan ludah dan menatapnya lekat-lekat sementara dia terus tersenyum sinis
dan mulai berjalan dua langkah mundur.Jubah panjangnya benar-benar membuatnya
tampak seperti raja sihir paling terkemuka didunia.Atau lebih pantasnya raja
Iblis yang tiada duanya disertai dengan tanduk paling mengerikan yang pernah
aku lihat.Dan, tanpa aku sadari, Kim sudah berdiri disampingku dan memegang
erat lenganku. “Lepaskan dia sekarang juga iblis!”
“Siapa kau?”
“Gadis yang sempat
kau incar seperti dirinya dan hari ini, persis 3 tahun yang lalu kau hampir
membunuhku!”
Equaloch tertawa
dengan keras dan terkesan tidak sopan dalam pelajaran kesopanan oleh
Mr.Peterson dan Mrs.Ferguzon.Kalau aku melakukannya didepan orang, tentu saja
akan mendapatkan kritikan paling pedas dari mereka. “Oh, sayangku Kim, jangan
sampai aku mengulanginya lagi kejadian waktu itu.Apa, kau menginginkannya
sekarang?”
“Tentu saja
tidak!Ayo Cath!Tidak ada waktu yang banyak berbicara dengan pecundang
mengerikan abad 17!”
Kami mulai berjalan
dengan benar-benar khawatir.Aku melirik ke wajah Kim, dan itu tampak
benar-benar pucat walaupun dia menyempatkan melirikku kembali dan memberikan
senyuman manis yang benar-benar dipaksakan.Dia terus menggenggam tanganku
dengan kuat tanpa bisa aku lepaskan.
“Jangan menengok ke
belakang.Kalau kau melakukannya, kau akan mati!”
Mr.Peterson
menyambut kami dengan gembira saat kami tiba didepan kelas.Aku hampir saja
pingsan saat melihat seluruhnya seperti tanpa ada sesuatu yang terjadi.Bahkan,
Jac dan Niall benar-benar sangat tampan hari ini.Aku dapat mendengar suara dari
lapangan persis saat kejadian tadi berlangsung.Bagaimana bisa semuanya berjalan
seperti semula?Aku menatap Kim yang tersenyum padaku.
“Ah...A..Aku tidak
mengerti.Apa maksudmu?Bagaimana kau bisa...”
“Entahlah,
sejujurnya aku bisa melakukannya.Maka itu aku turun menyelamatkanmu dan
berusaha mengembalikannya seperti semula, aku mengambil dua hari setelahnya”
“Bagaimana bisa kau
tidak mengatakannya padaku?”
“Jangan bicarakan
ini disini, ayo masuk dan kita akan bicara lagi”
Aku berjalan di
lorong kursiku dan duduk.Semua orang memberiku selamat tanpa aku tahu apa yang
terjadi.Orang yang terakhir memberikanku ucapan adalah Jac.Aku pikir dia
membenciku sehingga dia mengambil posisi terakhir.Aku tidak memberikan
senyumanku.Walaupun dengan setelan jas seragamnya yang benar-benar mengilat
dibawah cahaya sinar matahari yang masuk, senyuman itu hampir muncul.Mataku
berbinar saat menatapnya.Entah kenapa, mata coklatnya benar-benar begitu indah
dimataku.
“Apa kau
tahu?Kemarin itu benar-benar luar biasa Cath!Aku sangat mengagumimu!”Katanya
dengan berbinar-binar. “Permainanmu sangat baik!Mungkin saja Mr.Oth akan
menambahmu dalam daftar anak-anak paling berpengaruh di sekolah, atau mungkin
kau dapat dimasukkan dalam koran sekolah.Tentu saja!Aku akan mewawancaraimu
hari ini dalam perjalanan ke Departemen Penelitian dan Departemen Pembukuan.”
“Hari ini?”Mataku
terbelalak.Padahal, aku ingin sekali berbicara soal kemampuan Kim pulang
sekolah.Jac hanya menganggukkan kepalanya sebelum kemudian dia kembali ke
tempat duduknya yang sangat dekat denganku.Sementara Niall, sama sekali tidak
menatapku atau menatap Jac, sepertinya dia sungguh konsentrasi pada sesuatu yang
ada didalam otaknya.Aku ingin sekali berjalan ke bangku Jac dan menanyakan
apakah Niall ikut dengan kami hari ini ke Departemen Penelitian dan Departemen
Pembukuan.Mr.Peterson datang membawa tumpukan buku tebal yang aku yakini hari
ini akan diadakan ulangan mendadak.Aku hampir saja terserang migrain.Setelah
semua yang terjadi tanpa aku tahu maksudnya, dan beberapa orang berbisik
tentang diriku dan beberapa yang lain melirikku cemas.Sejujurnya, aku
benar-benar akan pulang jika Mr.Peterson mengijinkan.
Setelah pelajaran
Mr.Peterson, aku segera menuju loker dan bersiap menemui Kim paling tidak lima
sampai sepuluh menit sebelum Jac menyeretku kedalam limusinnya dan kemudian
membawaku ke tempat paling gelap dan teraneh yang pernah ada.Sulit menemui Kim
yang mendapatkan pelatihan orkestra langsung sebelum dia tampil lima hari lagi
di D’leux Orchestra.
“Hai Kim!”Kataku
setengah berteriak saat dia berdiri di ambang pintu ruang musik. “Apa kau bisa
memberikan waktu sedikit untuk kita?”
Kim melirik ke
dalam ruangan dan kemudian menatapku lekat-lekat, “Sepertinya memang ada.Apa
yang akan kau bicarakan???”
“Sejujurnya aku
masih mau mendengarkan ceritamu tentang apa yang kau miliki itu.Kau tahu itu
sungguh luar biasa!”
“Tidak seluarbiasa
dengan orang-orang yang memiliki kekuatan pikiran.”Katanya tertunduk malu
“Oh ayolah Kim.Kau
tahukan kalau aku benar-benar senang saat kau bisa menyelamatkanku!Aku
berhutang budi untuk itu!”
“Maafkan aku Cath,
tapi setidaknya aku sedang tidak ingin membicarakannya saat ini.Mungkin nanti
malam aku akan mengirimkanmu email atau pesan.Sampai nanti!”Kim masuk ke dalam
ruangan dan meninggalkanku sendirian di lorong.Saat aku berbalik, Jac sudah ada
didepanku dan memasang ekspresi bingung.
“Aku menunggumu
lebih dari lima menit!”Katanya sedikit kesal.
“Maafkan aku, aku
hanya...”
“Kau tahu, aku
tidak punya banyak waktu lagi untukmu, ibumu tidak akan ada dirumahmu selama
beberapa minggu dan bisakah kau tidak bertindak bodoh?”
“Bisakah kau
sedikit lebih sopan pada gadis?Kau seperti seekor singa yang selalu ingin
menjadi yang pertama dihutan dan memerintah segala yang ada tanpa tahu apakah
mereka menginginkan yang lebih layak atau tidak.”
Dia mengangkat
alisnya dan kemudian memelankan suaranya, “Baiklah, jika itu yang kau
inginkan.Tapi sekarang, kita harus bergegas”
“Aku tidak
bisa!”Kataku. “Sebelum kau meyakinkanku untuk terakhir kalinya melakukan hal
bodoh semacam ini.Kau tahu betapa aku benar-benar tertekan untuk ini!”
“Kalau begitu
lakukanlah!Kau seperti tidak pernah mengenalku selama ini.Ada apa denganmu?”
Aku melotot tajam
ke arahnya sambil menelan ludah seakan tak percaya kalau Jac akan melakukan
serangan balik bahkan, kata-katanya itu cukup menyakitkanku, “Oh, jadi kau
ingin seolah aku berada paling terpojokkan?Baik, aku memang yang terakhir, tapi,
bisakah kau bersikap menuntun?Kau tak ada bedanya dengan pecundang diluar
sana!Biarkan aku pergi sendiri.Tentu saja aku tidak butuh limusin payahmu!”
Aku pergi
meninggalkannya seorang diri yang masih terkaget-kaget dengan seluruh ucapan
dan tingkah lakuku.Baiklah, ini sedikit memalukan memang.Tapi aku tidak punya
cara lain untuk melabraknya seakan dia tidak akan pernah tahu bagaimana
perasaanku padanya mengingat dia benar-benar membuatku jatuh pada pandangannya
yang benar-benar menawan.Tapi dilain hal, aku sungguh membencinya dalam segala
hal dan aspek yang akan membuatku membencinya selamanya mulai detik ini
walaupun kenyataan akan semakin berubah terbalik, tapi aku akan berusaha
menyimpannya lekat-lekat.Saat itu juga, aku melihat Liana berdiri di depan
gerbang dan sepertinya aku akan pulang bersamanya.Ya, atau setidaknya
membawanya kerumahku, karena aku lagi-lagi dan untuk kesekian kalinya akan
menghabiskan seminggu penuh dengan membiarkan kesendirian menemaniku.Atau
dengan anjing Golden Mia tetanggaku yang sungguh bersahabat.Tapi setidaknya,
aku benar-benar tidak menginginkannya sekarang.Yang aku inginkan adalah
berbicara lama dengan sahabat terbaikku yang selalu memberikanku ide-ide
cemerlang disetiap hariku.
“Hei
Cathlyn!”Sapanya. “Wow!Apa kau sedang bermasalah?Coba kulihat”
Aku menahan air
mataku yang benar-benar hampir tak terbendung, “Tidak.Sama sekali tidak” dan
saat itu juga, Jac dengan sengaja atau tidak menabrak lenganku dan berjalan ke
arah limusinnya sampai aku tersadar bahwa limusin yang berdiri didepan kami
adalah limusin payah Jac.Dia masuk dan membuka kacanya.Aku terus menatap ke
depan tanpa mau melihatnya.
“Hei Cath!Jangan
lupa, kau harus ke Departemen secepatnya.Aku harap kau menghapalkan
jalannya!”Katanya.Tentu saja aku tidak pernah menghapalkan jalan ke
Departemen.Maksudku, untuk apa?Toh, Mom dan aku tidak sering kesana atau
kesebuah tempat yang harus melewati jelan atau gedung Departemen itu secara
langsung.Aku sama sekali tidak menanggapinya dan terus menatap taksi yang akan
lewat, berharap dengan cepat masuk, dan membawa Liana pulang kerumahku untuk
membicarakan soal perasaanku yang terpaut benar-benar jauh saat ini.
“Atau, kau akan
menerimanya saat ini?”Tanya Jac sambil melirik ke kursi belakang dari luar
jendela.Hingga aku benar-benar tidak tahan dengan kesombongannya atau permainan
yang sedang ia mainkan untukku, “Dengarkan aku Jac.Aku benar-benar tidak
membutuhkan tumpangan konyol pada limusinmu itu dan sekali lagi, aku akan
pulang bersama sahabatku Liana, dan kemudian dengan suasana yang damai,
beristirahat dengan tenang.Oh, satu hal lagi, maaf, aku tidak bisa ke
Departemen, walaupun urusannya sangat penting.Ingat, aku tidak biasa bepergian
tanpa Mom”Kataku kemudian berjalan lebih depan lagi untuk menghilangkan suasana
itu sambil menggandeng tangan Liana dengan wajahnya yang benar-benar bingung.
“Tapi setidaknya
kau menerimanya Cath!Mungkin pertemuan itu membahas tentang penelitian baru
mengenai Equaloch atau semacamnya.Kau harus ikut dengannya!Aku tidak bisa
membiarkanmu disini!”Kata Liana melirik limusin Jac yang masih terparkir
dibelakang kami.
“Apa kau mau aku
masuk ke dalam sana dan menjadi bulan-bulanan lelaki pecundang itu?”
“Apa maksudmu?”
“Aku tidak tahan
dengan tingkahnya yang seolah adalah Raja!Sekalipun itu, aku lebih memilih mati
dimaki oleh anggota Departemen atau Ketua Departemen dimuka umum daripada harus
naik satu mobil dan berhubungan dengannya lagi!”
“Tapi Cath ini
soal...”
“Oke, oke, soal
urusan yang sangat penting dan mengenai garis Golvermorth, ya!Aku tahu, tapi
aku sedang tidak ada waktu untuk itu.Sejujurnya aku benar-benar merindukan Mom
saat ini, jadi biarlah aku sendiri!”
Aku berjalan
meninggalkan keduanya dan berusaha tidak memikirkan yang terjadi.Air mata di
pelupuk mataku yang sebelumnya tertahan, tumpah sudah memenuhi seluruh pipiku
dan aku tidak peduli betapa buruknya wajahku dijalanan ini saat ini.Yang
terpenting adalah, menjauh dari Jac dan segalanya.Butuh waktu lama mungkin
untuk melakukannya.Tapi, bayangan tentang informasi baru dari Departemen masih menyangkut
di otakku.Terlebih, jadwalnya adalah tentang misi baru Golvermorth tentang
diriku, dan penelitian baru mengenai kesehatan kekuatanku dan seberapa jauh
Equaloch akan merencanakan untuk menghancurkan gerbang Golvermorth untuk
memulai keturunan yang baru.
Aku berhenti di
halte bus dan memilih naik bus daripada taksi, setidaknya untuk menghemat
pengeluaran yang akan kuberikan jika aku menaiki taksi yang jauh lebih mahal
daripada naik bus umum.Saat itu juga, bus berwarna merah menyala menghampiriku
dan aku naik.Untuk pertama kalinya, bus ini benar-benar sangat
nyaman.Setidaknya sangat sepi, dan aku bisa mendengarkan musik sekuat mungkin
lewat headset-ku dan memutar lagu We Are
Never Ever Getting Back Together Taylor Swift yang mungkin cocok untukku
saat ini walaupun realitanya tidak begitu.Sepanjang perjalanan, aku benar-benar
merasa sedikit bersalah.Perasaanku yang benar-benar terlanjur menyukai dan
kecemburuanku pada Jac setidaknya telah mengubahku menjadi sesosok monster
dalam sepuluh menit terakhir tadi dan aku bahkan tidak tahu bagaimana cara
memulai percakapan dengannya besok atau entah kapan apabila keadaan
terdesak.Meminta maaf?Aku rasa itu tindakan yang terlalu biasa karena meminta
maaf bukanlah cara yang benar-benar tepat.Bagaimana dengan Liana sendiri?Aku
rasa dia bahkan juga sakit hati dengan tingkah laku-ku yang super berlebihan
tadi.Maksudku, ada apa dengan diriku ini?Hanya karena aku merasa bahwa Jac
mempermainkanku dalam keadaan sekarang dan memanfaatkannya sedemikian rupa
sehingga aku benar-benar marah dan merasa kalau perasaanku ini tidak
terbayarkan dengan apa yang sudah terjadi selama ini dan sejauh ini?Rasanya itu
sungguh konyol dan ini benar-benar memalukan.Apa yang lebih memalukan dari hal
ini?Kalau saja ini digambarkan sebagai tangga lagu, pastinya chart pertama adalah saat ini, baru
mungkin pengalamanku waktu usiaku 5 tahun yang mengompol sekaligus mengeluarkan
luar biasa ingus yang menjijikkan keseluruh baju taman kanak-kanakku.
Malam ini, aku
hanya duduk di pekarangan belakang dengan tanpa adanya suara.Kalau saja ada
orang yang lewat, mungkin sudah merasa kalau rumah ini benar-benar tidak ada
orangnya.Tapi jauh lebih tenang dibandingkan apa yang kubayangkan.Misalnya saja
aku menenggelamkan diri di kolam besar dibelakang rumahku dan mungkin
memikirkan pesta renang untuk gadis-gadis dikelasku malam ini.Seandainya saja
semuanya tidak begini, mungkin saja aku bisa menjalani perasaan yang
normal.Terlebih tentang kefiksi-an hidupku saat ini yang aku rasa benar-benar
berlebihan.Kalau mungkin digambarkan pada buku novel, rasanya aku akan malu
kalau saja ada orang yang menulisku sebagai pemeran utamanya, walaupun mungkin
diluar sana, banyak sekali ide-ide yang hampir sama dengan realita
kehidupanku.Rasanya, berendam di kolam sendirian pada pukul tujuh malam adalah
waktu yang benar-benar tepat.Dibawah cahaya mewah jalanan dibelakang rumahku
dan cahaya lampu taman belakang rumahku, aku benar-benar melepaskan semuanya
malam ini.Tidak ada siapapun disini, mungkin saja aku bisa tertidur disini.Tapi
apa jadinya kalau hal itu benar-benar terjadi?Mungkin saja ada seorang petugas
listrik yang memeriksa listrik rumah dan menemukanku mati setengah tenggelam
dengan bikini yang padahal aku sedang setengah tertidur.Itu akan menjadi hal
paling memalukan selanjutnya.
Ponselku
berdering.Aku segera berenang ke tepian diseberang sana dan kemudian meraih
ponselku.Itu Niall.Dia mengirimiku sms dan menandaiku bahwa dia akan kerumahku
dalam sepuluh menit.Seketika aku cepat-cepat naik ke permukaan dan segera
mengambil kimonoku dan kemudian masuk ke
dalam rumah.Aku menghela napas panjang.Hh..
Sesaat setelah
berganti baju, bel rumahku berbunyi.Aku tahu kalau itu pasti Niall, dengan
senyum paksaku, aku berjalan turun dan membukakan pintu.Mataku terbelalak saat
aku melihat Niall bersama dengan Jac berdiri didepanku.Maksudku, apa maksud
Niall?Bukankah tadi dia berkata kalau dia hanya seorang diri?Oh yang benar
saja!Aku harus bertemu dengan si payah Jac lagi?Wajahku seketika luntur dan
benar-benar lesu.
“Silahkan
masuk...”Kataku kemudian sambil memutar kedua mataku persis setelah Jac
melewatiku.
“Maafkan aku Cath,
aku tidak memberitahumu soal ini”Kata Niall sesaat setelah duduk di sofa.
“Ya, tak apa.Tidak
perlu mencemaskan hal itu.Aku tahu kalian akan mengabariku tentang¾”
“Dengarkan aku
Cath!Bagaimanapun juga, besok, kau harus ikut dengan kami, tak peduli seberapa
bencinya kau terhadap semua ini.Tapi kau harus tahu tentang sesuatu!”
“Maksudmu?Kebodohan-kebodohan
sikapku yang terlalu kekanakan dan Departemen Penelitian yang mengetahui hal
itu benar-benar tidak senang akan sikapku?Iya?”
“Bukan.Oh ayolah
Cath!Bisakah kau mendalaminya?Aku tahu kau lelah dengan semua ini.Tapi kita
harus.Untuk menutup garis keturunan ini, dan memulai yang baru”
“Pertanyaannya
mudah Niall, setelah semuanya tertutup, apalagi?Siapa yang akan melahirkan
generasi terbaru?Bukankah itu seharusnya aku?Nyatanya, aku hanyalah gadis
berusia 14 tahun yang baru saja berulang tahun.Logikanya, apakah aku harus
menikah dan kemudian melahirkan diusiaku yang baru empat belas tahun tujuh
hari?”
Niall memutar bola
matanya dan kemudian hening selama beberapa detik, “Oke begini Cathlyn,
Departemen Penelitian baru saja mengunggah sebuah peristiwa penting persis
empat belas tahun yang lalu saat kau dilahirkan dalam naungan iblis itu.Bahwa
sebenarnya, ada seseorang dalam lingkaran Golvermorth yang juga dilahirkan
bersamaan dalam waktu yang sama denganmu”
“Dan bahwa, para
petugas dan peneliti dari Departemen Penelitian Golvermorth masih
bertanya-tanya, siapakah bayi itu.Bagaimana semua orang dari garis keturunan
ini tidak mengetahuinya?Tunggu, apa kau...”Jac menghentikan kata-katanya yang
membuat mataku sedikit panas.
“Apakah Selena itu
kembaranmu?”Tanya Niall dengan wajah sepolos mungkin.
“Apa?Kembar?Aku dan
dia dilahirkan dengan jeda satu tahun.Bagaimana aku bisa disebut kembar
sementara aku dilahirkan setahun kemudian?”
“Satu hal lagi, dia
dilahirkan ditempat yang sama saat ibumu dilahirkan.Tidak mungkin kalau kau
memiliki kembaran bukan?Sayangnya, bahwa, bayi itu telah dirasuku 100% kekuatan
Equaloch, yang artinya, mungkin saja dia sedang dalam pengaruhnya”
“Tapi ibuku sama
sekali tidak pernah menceritakannya padaku, maksudku, mengenai apakah aku
memiliki kembaran atau saudara lagi dibawahku.Yang aku tahu, Selena adalah
kakakku satu-satunya.Tapi dia cukup tahu tentang segalanya.”
“Ya, karena dia
pernah bekerja dalam institusi ini, bersama kami, aku tahu bagaimana menjadi
dirimu Cath”Jac dengan percaya dirinya memegang bahuku dan tersenyum.Aku tidak
tahu apa maksudnya, tapi aku sama sekali tidak menatap matanya atau membalas
senyumannya.Aku hanya menatap bingung ke arah Niall yang terdiam sambil melipat
tangannya di dadanya.Dia lebih keren malam ini, dengan jaket kulit hitam dan
jeans mewah terkenal berwarna hitam,semuanya serba hitam ditambah kilauan
matanya dan warna matanya yang sama dengan warna mataku.Aku membayangkan kalau
seandainya aku berpacaran dengannya.Aku bahkan tidak sadar itu berdampak pada
apa yang terjadi sekarang ini hingga Niall benar-benar risih karena aku
menatapnya dengan senyuman konyol yang entah kenapa begitu saja terlintas diotakku.
“Apa?”Katanya
mengerutkan alisnya
Aku berdiri,
berharap mereka tahu bahwa aku akan istirahat karena ini pukul sembilan malam,
“Tidak.”Kataku, “Baiklah, aku akan datang besok, aku janji, aku rasa, aku bisa
mengendarai mobil sedan Mom yang terparkir di garasi”
“Itu melanggar
kendali”Kata Niall. “Bukan berarti bahwa sepenuhnya hak milik dari semua ini
menjadi milikmu.Ibumu hanya berpergian selama seminggu untung mengunjungi
Departemen Sosial di Perancis dan beberapa masalah pekerjaannya itu”
Aku menghela napas,
“Baiklah terserah saja”
“Aku akan
menjemputmu pukul setengah tujuh pagi.”
“Apa?Tapi besok
kita¾”
“Kurasa
tidak.Sekolah libur, dan kita harus mempersiapkan segalanya sejak pagi-pagi
buta”
“Aku mau kau dan
Selena mengungkapkan hal yang benar”
Selena?Apa Selena
akan pulang dari sekolahnya di Perancis dan kemudian membuang waktunya hanya
untuk sebuah pertemuan yang tidak begitu penting?Tapi siapa anak yang telah
dilahirkan pada jam yang sama dan tempat yang sama denganku?
Tepat pukul sepuluh
malam, aku menyalakan ponselku dan menatap lekat-lekat fotoku yang terpampang
di wallpaper ponselku.Apa sebenarnya Mom melahirkanku kembar?Tapi, bagaimana
Mom bisa menyembunyikannya dariku.Ini akan menjadi kedua kalinya jika Mom
benar-benar berbohong dan menyembunyikannya padaku.Tapi bagaimana bisa?Jujur
saja,aku sangat-sangat mengalami gangguan jiwa belakangan ini karena tugas yang
harus kuemban benar-benar tidak logis.Apapun itu, seratus lima puluh persen
lebih beruntung gadis tanpa kemampuan sepertiku daripada hidup seperti ini
dengan garis-garis apalah.Bahkan aku lebih mau apabila aku hidup dalam garis
kerutan bukan Golvermorth.Kalau saja ada orang yang mungkin memimpikan atau
mengangapku gadis paling beruntung didunia, nyatanya, aku benar-benar miris
dengan apa yang ada didalam diriku.Ibaratkan saja aku ini hanyalah sampah,
sedangkan garis-garis Golver lain memiliki bakat super baik dan ideal dengan
wajahnya.Aku lebih merasa terpojokkan dalam segala hal.Termasuk keditaktahuanku
pada kemampuanku sendiri yang sudah Mom sembunyikan selama dua belas tahun
belakangan.Itu menyakitkan, memang.Tapi inilah kenyataan yang harus kutelan
bulat-bulat dan bahwa aku bertemu dengan sesosok pria tampan yang sama sekali
menggunakan ketampanan dan kepolosanku hanya untuk mengarahkanku pada hal-hal
yang tidak jelas.Jelas saja itu bukan tipeku dan telah berhasil membuatku jatuh
pada perangkapnya.Mungkin Liana benar, semua laki-laki itu brengsek, mau tampan
atau tidak.Mereka tidak pernah memikirkan hati seorang wanita.Sekalipun dia
seorang Lady, atau Nyonya, atau Ratu,oh, menyedihkan sekali mendengar kabar
bahwa seorang Ratu berhasil diselingkuhi oleh Rajanya dan kemudian sang Ratu
memilih tebing paling curam dan berusaha membunuh dirinya walaupun dia hanya
meninggalkan bekas patah disekujur tubuh dan itu sia-sia.
Selama
pikiran-pikiran itu terlintas, aku mencoba menelepon Liana dengan sisa-sisa
tenagaku yang sebenarnya tidak ada gunanya ini.Dan setelah nada bip terakhir
yang kudengar, aku dapat mendengar suara Liana seperti biasanya dengan keceriaannya
menjawab teleponku,
“Oh Hallo Cathlyn
sayangku...”Katanya semanis mungkin dan aku tahu pasti dia menahan tawa untuk
itu, “Ada apa denganmu?”
Aku membalasnya
dengan senyuman payahku yang bahkan tidak akan pernah terlihat oleh Liana, “Ya,
aku hanya, ingin bicara lama padamu.Rasanya, aku benar-benar nyaman untuk
bertelepon saat ini”
“Aneh
sekali...Tidak biasanya kau seperti ini kuda kecil.Nah, sekarang, apakah ada
informasi bru yang bisa kucatat dan kumasukkan dalam dokumen penelitian?Aku
tahu, aku akan lebih baik daripada organisasi Golvermorth-mu itu”
Aku tertawa
sejenak, “Kau selalu melucu Liana, terima kasih karena kau selalu mau mengerti
diriku, dan aku minta maaf atas tadi siang”
“Oh, sudahlah
Cathlyn, bahkan aku sudah berusaha mencoba melepaskannya dari benakku.Aku tidak
mau kau, terlalu tidak percaya diri pada Jac, tapi ternyata memang aku yang
salah”
“Aku tidak tahu
akan seburuk ini.Maafkan aku”
“Tidak ada yang
perlu diminta maafkan.Kita bersahabat dan bersantailah untuk itu”
“Terima kasih”
|”Nah, ayo katakan,
atau, ceritakan sesuatu padaku tentang hal-hal baru dikeluargamu.Apa saja,
tentu saja yang bisa kucatat didalam buku catatanku”
Sebenarnya aku
benar-benar ingin menceritakan tentang perasaanku lebih pada Liana, tentu saja
pada Jac.Menurutku dia sama persisnya dengan gambaran tipeku sewaktu aku
berusia tujuh tahun dan itu benar-benar seakan menjadi nyata.Tapi sepertinya
itu tidak mungkin, jadi aku berusaha menutup mulutku sediam mungkin untuk hal
itu dan biarkan saja menjadi misteri hatiku yang tidak akan pernah diketahui
banyak orang.Mungkin tidak akan pernah.
“Ya, um, bahwa Jac
dan Niall datang kerumahku tadi, dan memberikanku informasi bahwa ada
kejanggalan pada kelahiranku”
“Maksudmu, kau
prematur?”
“Tidak, tapi bagian
Departemen Penelitian mengungkapkan padanya bahwa ada seorang ibu yang
melahirkan seorang anaknya pada jam yang sama dan tempat yang sama dan juga
dalam kekuatan hitam Equaloch”
Liana diam selama
dua detik, “Apa maksud mereka, kau dilahirkan kembar?”
“Entahlah, kupikir
saja juga begitu, tapi sepertinya tidak mungkin.Kalau itu benar, Mom tidak akan
bisa bertahan lama menyembunyikannya dalam waktu lama seperti ini dan mungkin
dalam waktu seminggu atau dua minggu, semuanya akan terkuak”
“Ya Tuhan
Cathlyn!Aku tak percaya seandainya itu benar.Lalu, dimana tepatnya kembaranmu
itu, uh maksudku, anak yang dilahirkan itu?”
“Semuanya masih
bertanya-tanya.Kami bahkan tidak tahu apakah dia dilahirkan dengan
selamat.Maksudku, apakah dia nyata, atau tidak”
“Tadi katamu bahwa
dia dilahirkan juga sepertimu, dalam kekuatan hitam Equaloch?”
“Aku tidak
mengatakannya, aku mendengarnya dari mereka.Bisakah kau membantuku memecahkan
masalahnya?Aku butuh kau melakukan penelitian ini sampai ibuku kembali”
“Baiklah, akan aku
cari malam ini.Maafkan aku, aku tidak bisa mencarinya bersamamu, ibu dan ayahku
tidak mengijinkanku keluar malam ini kemanapun.Aku merasa bena-benar bosan
seharian”
“Tak apa.Baiklah,
sampai jumpa”
¾5¾
“Dan aku akan
mengutuknya kalau itu ternyata benar”Sebuah suara dari koridor belakang
menggema saat aku berjalan menuju ruang perpustakaan di Departemen
Penelitian.Aku ditempatkan disana dan diharuskan menunggu selama beberapa menit
untuk menemui seorang pria.Aku bahkan tidak tahu itu siapa.Kesempatan itu
benar-benar kugunakan untuk mencari mengenai apa yang baru saja kukatakan pada
Liana malam kemarin.Aku berharap, semua ini mendapatkan penjelasan.Setiap sudut
buku, kuperiksa dan kubuka dengan teliti.Ada lima buku didalam genggamanku yang
mungkin saja akan menguak tentang semua ini.Aku menaruhnya di meja berdebu
kusam di perpustakaan tua itu, lalu kemudian mulai membukanya.Tapi seseorang
mencegatku,
“Simpan itu
nona!”Katanya memegangi tanganku.Tatapannya sangat tajam.Mata birunya
benar-benar menyala dan sangat indah.
“Tapi, aku hanya
ingin¾”
“Semua orang
demikian.Maksudku, ini adalah perpustakaan, dan perpustakaan ini tidak biasa
nona.Bisa kujelaskan bahwa ini semua adalah hasil dari...”
“Penelitian?”
“Tepat sekali, dan
demikian pula, bahwa kau tidak diperkenankan untuk membacanya”
“Sebegitu
rahasiakah ini?Tapi ini merupakan hasil penelitian yang bagus kalau publik bisa
membacanya, dan dengan demikian, mereka akan mendapatkan pengetahuan baru”
“Dan berusaha
mencari titik kelemahan yang dia inginkan disini dan kemudian
menyalahgunakannya?Tentu saja kami memikirkannya nona.Tidak ada seorangpun yang
mau hal itu”
“Tapi aku tidak
seperti mereka!Biarkan aku membukanya dan membacanya sedikit saja”
“Tidak bisa
nona!”Kemudian suara yang lebih berat menggema dibelakangku.Seketika aku
menengok dengan cepat kebelakang dengan segera dan kemudian menyaksikan sesosok
pria tinggi dengan kemeja bergaris dan celana dasar hitamnya.Di tangannya
tergantung jas hitam berdasi tampak seperti tuksedo, tapi mungkin ini adalah
jenis modernnya.
“Maafkan aku, tapi
aku tidak bisa,”Dia berjalan semakin mendekat hingga kami tidak ada jarak, dan
dia mulai mendekatkan wajahnya ke wajahku.Aku menahan napasku dan
memelototinya.Dia sangat-sangat mirip dengan, Jac.Bisa kubilang luar biasa
mirip.
“Maafkan aku sir,
tapi aku sudah memperingatinya, hanya saja...”
“Tidak apa, kau
boleh keluar, biarkan kami disini”
Lelaki yang pertama
keluar dan kami dalam keheningan sejenak.Dia mulai menjauh dan kemudian duduk
normal disampingku sambil menggeser lima tumpukan bukuku ke arahnya.
“Ini adalah
rahasia.Apakah kau diacarkan bahasa yang baik dan benar nona?Dan apakah kau
mengerti maksud kami?
“Well, sebenarnya tuan, aku sama sekali
tidak mengerti dengan apa yang sedang kalian lakukan padaku, tepatnya, aku
hanya ingin membacanya saja.Tidak lebih!”
“Kalau begitu,
bacalah.Tapi kuharap, kau tidak akan pernah tahu maksudnya.”
“Aku tahu, aku
tahu.Buku ini tersusun dari banyak bahasa yang sulit aku mengerti yang berasal
dari berbagai belahan dunia, atau telah kalian buat sendiri sedemikian rupa?”
“Binggo!”
Aku menaikkan satu
alisku dan menatap kesekeliling dengan cermat, “Apa semua buku disini
demikian?”
“Entahlah,
sejujurnya aku baru disini.Tanyakan saja pada lelaki yang tadi keluar”
“Bagaimana dia bisa
menyebutmu ‘Sir’ sedangkan kau baru disini?”
“Semua hal
terkadang rumit.Tapi aku telah mendapatkannya dan semua orang akan seperti itu”
Saat itu juga Niall
masuk dengan terengah-engah.Ada kekhawatiran dimatanya.Warna hijau itu memudar
dan dia tampak begitu terengah-engah sehingga sulit merangkai kata-kata yang
akan diucapkan padaku.
“Kau...Uh,
Cath.Ikutlah denganku sesegera mungkin!”Kata Niall seakan tidak ada oksigen
dimuka bumi ini.Aku hanya menjawabnya sambil terperangah.Kemudian, lelaki yang
tadi berbicara denganku, mengantarkan aku hingga ke depan pintu dan kemudian
membiarkan Niall melanjutkannya.Sambil berjalan secepat kilat, Niall terus
menuntunku tanpa sepatah katapun.Hanya raut kecemasan dan keringat yang
mengalir dari dahinya.Mata hijaunya seketika memudar tanpa alasan.Aku hanya
memandangnya, berusaha dia mencairkan suasana.Sebenarnya, apa yang sedang
terjadi?
“Ni, Niall?”Tanyaku
berharap Niall akan tersenyum kepadaku sebelum mengatakan sesuatu.Jujur saja,
aku sedikit tertekan dengan raut wajahnya yang seperti itu.Tapi, sebelum dia
berhasil mengatakannya, kenyataannya adalah bahwa kami telah sampai dan Niall
menggenggamku dengan erat, “Berjanjilah padaku kalau kau pasti bisa!” Aku hanya
mengangguk polos dan bahkan tidak tahu apa yang ia bicarakan.
Semua orang tampak
benar-benar seperti kembaran Niall sekarang, seluruhnya memasang raut wajah
kekhawatiran dan benar-benar menyibukkan diri dengan lembaran kertas aneh yang
terpampang dimeja-meja persidangan Departemen Penelitian.Ruangan itu pantasnya
saja sangat cocok dengan lautan kertas dan tumpukan buku kuno.Seorang wanita
dengan pakaian formal seperti pekerja kantoran dengan rok mini selutut
memberikan kami arah menuju tempat duduk kami.Semua orang terdiam saat kami
sudah sampai pada posisi kami dan segera menghadap ke arah Mr.Harl yang menjadi
juru bicara Departemen Penelitian hari ini.Kegelisahanku ini benar-benar tidak
bisa dibendung.Bahkan Niall masih menggenggam tanganku erat dan tatapannya
sangat khawatir.Beberapa kali dia menatapku miris merasa iba dan segalanya.Ada
apa sih?
Mr.Harl membetulkan
letak kacamatanya dan menggenggam secarik kertas, “Tanggal 13 Desember 2000,
dirumah sakit Ellie Norton, Lucy dengan dua orang anaknya, Selena Lynne
Amber.Beberapa detik kemudian, seseorang telah melahirkan bayi baru dengan
nomor kamar yang sama, dikabarkan bahwa Lucy,telah mengandung bayi kembar dan
kemudian membuang kembarannya demi nama besar Golvermorth”Katanya dengan suara
seraknya yang khas.
Apa?Mom
melahirkanku kembar?
“Nona Cathlyn
Victoria Amber, sebetulnya, apakah kau mengetahui hal ini?”Tanya Mr.Harl yang
membuatku sedikit gugup.
“A, Apa?”Tanyaku
“Secara harfiah,
kami telah meneliti kasus aneh ini Ms.Amber, tetapi, setidaknya, kami
benar-benar tidak merasa ada yang dicurigai anehnya, sehingga kami menutup
kasus ini dan segera melarikannya dengan memfokuskan diri kepada kekuatanmu”
“Sebetulnya
Mr.Harl, kenyataannya adalah bahwa Ms.Amber sama sekali tidak mengetahui apa
dan kenapa ibunya selalu menyembunyikan fakta-fakta yang ada, atau, kalau
memang benar keberadaan bahwa dia adalah kembar”Kata Niall cepat
“Ya!Dan tentu saja
mengenai bahwa aku baru mengetahui seluruhnya beberapa minggu belakangan, tepat
sebelum ulang tahunku.Aku saja selalu merasa ada yang aneh,”
“Baiklah, kurasa
kita harus menanyakannya saat Selena dan ibunya benar-benar tiba besok.Aku
minta kertas selanjutnya”Seru Mr.Harl pada penjaga disebelahnya yang dengan
segera memberikan tumpukan kertas berikutnya.Warna matanya yang semakin menua
karena efek usianya yang juga semakin tua itu tampak begitu lelah.Aku yakin
sekali Mr.Harl lembur kemarin malam demi membahas persoalan mengenai diriku
ini.Sejujurnya, aku juga tidak ingin membicarakannya.Aku tidak siap.Mengapa
seluruh dunia seakan memberikanku sesuatu tanpa kesigapanku?
“Baiklah Cathlyn,
kami akan membicarakan mengenai kekuatanmu terlebih dahulu.Bahwa kekuatan
Mutiara Hitam dan Turmalin Hitam itu semakin menyatu dan membuat kekuatan
Mutiara Merah Muda itu semakin sedikit dan kemudian akan habis dengan
sendirinya.Kurasa, aku harus mengambil sampel darahmu besok dan melakukan
beberapa penelitian untuk itu”
Aku berkedip dua
kali dan menatap Niall yang terus saja memegangi tanganku.Salah satu dari
penjaga itu mendekat dan berbisik lama ditelinga Mr.Harl selama beberapa menit
dan kemudian pergi keluar.Mr.Harl membolak balikkan kertas yang ada ditangannya
itu dan kemudian membuka buku-buku yang ada didepannya.Semua orang kembali pada
kesibukannya.Beberapa diantaranya menatapku dengan sinis.Aku mencoba melepaskan
genggaman Niall, tapi dia sama sekali tidak ingin melepaskannya untukku.
“Kurasa, kau tidak
akan kulepaskan sekarang”Dia menatap wajahku lekat-lekat
“Kenapa?Aku rasa
aku bukan bayi besar yang benar-benar perlu kau jaga”
“Aku tahu, tapi
entahlah, ada sesuatu yang akan berusaha melukaimu Cathlyn.Dengarlah.Beberapa
orang disini, mungkin tidak senang karena mengetahui bahwa kaulah yang
mengemban tugas ini.Maksudku, seluruh dari kami, memiliki pengetahuan dan
pendidikan yang tinggi¾”
“Pantas saja kau
selalu mengambil pelajaran ekstra pada hari-hari tertentu bersama Jacob”
“Well, betapapun itu sangat diperlukan,
aku benar-benar ingin kehidupan normal”
“Aku juga”Seketika
air mata berada di pelupuk mataku.Sulit sekali kutahan.Aku mengingat seluruh
momen-momen sebelum aku mengetahui semua ini.Rasanya hidup ini berjalan dengan
normal, walaupun aku mencium aroma membahayakan di rumahku.Tapi, itu lebih baik
ketimbang sekarang.Fiksi macam apa ini?
“Kalau kau mau dan
sangat menginginkannya.Bisakah kau berjanji padaku?”
Aku mendongak dan
menatap matanya yang hijau menawan.Kalau saja aku tidak mengenalnya, aku pasti
akan jatuh cinta untuk kedua kalinya.Sayangnya, walaupun mengenalnya dengan
baik, aku sama sekali tidak menyukainya.Maksudku, terlena seperti pandanganku
pada Jac.Baiklah, Jac memiliki fisik sempurna sebagai seorang lelaki.Tapi
Niall?Jauh memiliki hati berada daripada Jac yang tidak pernah merasakan apa
yang kurasakan, bahkan kuhargai.
“Berjanjilah kalau
kau akan selalu disisiku dan menyelesaikan semua ini”
Apa?Apa maksud
kalimat itu?
Aku mengangguk,
“Aku, aku akan berjanji untuk itu.Pasti”
Niall memberikan
senyumannya untukku.Kali ini benar-benar sangat-sangat membuatku benar-benar
nyaman dan hangat.Kurasa, Niall adalah sahabatku yang paling baik yang pernah
ada.Tidak lama kemudian, seorang penjaga lainnya mendekat ke arah kami.
“Anda harus menemui
Mr.Harl di ruang pertemuan rahasia”Katanya pelan
Apa?Tapi mengapa
kami harus menemuinya disana?Ruang pertemuan rahasia itu benar-benar sedikit
membuatku merinding.Dia menuntun kami keluar dan berjalan didepan kami untuk
menunjukkan jalan selanjutnya.Tapi kali ini, Niall melepaskan genggamannya dan
berjalan dengan santai.Wajahnya masih terlihat sedikit menegang.Mungkin karena
tadi.Tapi setidaknya lebih baik daripada yang tadi.Dalam beberapa menit saja,
kami sudah sampai di ruang pertemuan rahasia.Ada tiga wanita tua, dan dua
wanita muda, serta satu pria yang mungkin masih berusia dua puluh dua dan tidak
buruk.Kami duduk tepat disebelah Mr.Harl yang setidaknya tidak lebih ramah
daripada yang tadi.Ruang pertemuan rahasia ini sangat sempit dan benar-benar
membuatku tidak nyaman.Terlebih, sepertinya saja kami telah kelebihan
kapasitas.Aku menahan tawa saat salah satu dari wanita tua itu kesulitan duduk
dan menyibukkan diri dengan bekas kunyahan permen karet dibawah tempat duduknya
yang mengenai roknya.Itu sangat, lucu.Apalagi, beberapa kali dilihat oleh
Mr.Harl yang cukup risih melihatnya sampai dia bersuara, “Siapa yang telah
menaruh kunyahan permen karet biadab disini?”
Tidak ada yang
menjawab.Hanya Mr.Harl yang segera membuka pembicaraan, “Maafkan aku anak-anak,
tapi, pembicaraan kita ini benar-benar sangat serius, terlebih kepada Nona
Cathlyn Victoria Amber.”
Niall mengerutkan
alisnya, “Lalu, apa sebenarnya yang kau maksudkan sehingga kau meletakkan kami
di ruang pertemuan rahasia?Sejujurnya, apa kau tahu fungsi dari ruangan
ini?Tampaknya sangat tidak cocok dengan pertemuan kita tuan”
“Sebenarnya, boleh
dibilang begitu.Tapi, setidaknya, tidak akan ada yang tahu sampai seseorang
diluar sana membuat bom dan berhasil mencongkel masuk ke ruangan ini”
“Langsung
saja”Niall tampak lebih kesal daripada yang sebelumnya
“Seperti yang kita
ketahui bahwa dia dilahirkan dalam naungan sihir hitam bukan?”
“Ya, setidaknya Mom
menceritakannya padaku.Tidak buruk”Kataku
“Itu buruk!Jangan
menyelaku!”Katanya marah.Aku hanya merundukkan kepalaku dan menatap lantai yang
sepertinya tidak pernah disapu, berdebu dan arsitekturnya payah.Tampaknya
arsiteknya sangat kehabisan ide untuk mendesainnya.
“Lalu, terlebih
kasus dari ibunya di tahun 1995, yang hampir saja membuat Equaloch mengetahui
misi kita.Apalagi, mengenai kemisteriusan dari kelahiran anaknya yang kedua,
yaitu kau,apakah kau dilahirkan dengan kembar atau tidak”
“Aku yakin itu
salah!”Seru Niall. “Kalau kalian mengandalkan wkatu, nama rumah sakit, tanggal,
tahun atau apalah itu untuk mengungkapnya.Kalian salah!Setidaknya, ratusan ibu
diseluruh belahan dunia, melahirkan pada detik dan waktu yang sama.Maksudku,
siapa tahu saja, Mrs.Amber telah dipindahkan keruangan lain demi menyelamatkan
seorang ibu yang akan melahirkan dengan sekarat”
Mr.Harl tertawa
sejenak saat mendengar Niall berkata demikian. “Oh sayang, jangan persulit
keadaan.Tahu apa kau tentang Golvermorth?Kau tahu kan kalau nenek moyangmu itu
melakukan hal yang sama dan sulit?Jangan berpura-pura tidak tahu.”
“Dan kalaupun itu
mungkin, mungkin saja Cathlyn memiliki kembaran yang tidak dapat diselamatkan”
“Tapi
mengapa?Mengapa ibunya tidak memberitahukannya kepada kami?Bukankah berita
kelahiran kembar itu sangat istimewa?Atau sebenarnya, ada pria lain yang
membuatnya?”
“Tutup mulutmu
itu!”Bentakku geram. “Tidak ada pria lain di hati ibuku.Lebih baik kau tutup
mulutmu itu.Aku tahu maksudmu Mr.Harl.Kalau kau bukan seorang yang lebih tua,
mungkin saja aku akan¾”
“Lancang sekali kau
gadis!”Teriak salah seorang wanita tua didepanku dengan marahnya.Napasnya tak
terkendali. “Mungkin benar, tidak seharusnya kau dilahirkan”.Apa? Tidak seharusnya aku dilahirkan?Rasanya
ingin sekali kutonjok nenek keriput yang payah itu.Maksudku, dia benar-benar
payah, dia berpakaian seolah dia masih berusia dua puluh tahun, tapi itu malah
menunjukkan kulitnya yang mengeriput lembek.
“Mr.Harl, aku tahu
kalian semua mungkin tidak senang padanya, mengingat bahwa dia baru mengetahui
tentang bakatnya ini.Tapi, bisakah kau menuntunnya?Kita tahu kalau dia tidak
seberbakat kita, dan sederajat mungkin, tapi cobalah bertindak yang lebih
baik”Akhirnya Niall mencoba meredakan emosi diantara mereka.Sementara Mr.Harl
terus membaca peristiwa-peristiwa penting sepanjang perjalanan dari keluarga
Golvermorth hingga tahun 2009.
“Seseorang dibawah
keturunan James Huterclock telah mencuri catatan penting di Departemen
Penelitian pada tahun 1990 dan kemudian berhasil ditemukan pada tahun
1994.Setahun sebelum kejadian Lucy, dan masalahnya itu, dan kembali dicuri pada
tahun 1996 dihari yang sama saat Patrice Angelika D’Elemore pergi ke sungai
Themes.”Ada raut kecurigaan dimatanya.Lalu kemudian menatapku, “Sepupumu
Margareth.Kapan dia dilahirkan?”
“Tahun 1997”Kataku
“Dia tiga tahun lebih tua daripada aku”
“Kapan terakhir
kali kau menemuinya?”
“Itu terakhir kali
saat kami mengunjunginya beberapa hari yang lalu di rumah tante Patrice”
“Bersama dengan
ibumu?”
“Ya.”
“Dengar Cathlyn,
sepertinya hari-harimu berlalu dengan tidak baik.Kau tanpa pelatihan khusus
untuk ini.Seharusnya, Selena membagikan bakatnya padamu.Aku tahu keturunan dari
ibumu Lucy, selalu memiliki kekuatan paling besar.Mungkin saja kalau kalian
berduel, aku tidak tahu siapa yang menang”
“Tapi kau tahu
mengenai ramalan itu bukan?”
“Oh, Niall, tentu
saja aku tahu mengenai ramalan itu, dan bahwa Equaloch yang licik itu telah
mengetahui semuanya tentang kita, mungkin saja kalau Lucy, tidak melakukan hal
itu di tahun 1995, semuanya tidak akan terjadi”
“Itu
ketidaktahuan!”
“Jangan bodoh!Entah
mengapa, setelah era tahun 1980, semua orang dari Golvermorth berusaha
menemukan titik kelemahan Equaloch dengan membongkar rahasia Penelitian
bertahun-tahun kami, dan itu menjijikkan”
“Tapi Cath tidak
mengetahui fakta itu.Dia belum mempelajarinya”
“Seharusnya dia
mendapatkan pelatihan khusus setiap hari pada jam-jam yang telah
ditentukan.Sayangnya, ibunya, Lucy, sama sekali tidak mengijinkan hal tersebut”
“Dan mengingat bahwa
itu baru berlangsung selama bebeerapa minggu.Bagaimana jiwanya bisa terbentuk
lagi dengan mudah setelahnya?”
“Niall, Cath harus
tahu bahwa Golvermorth sudah memiliki puluhan keturunan berkualitas, sampai
pada titik selanjutnya untuk ke titik yang baru, yaitu penutupan gerbang
Golvermorth dan akan dibuka gerbang baru yaitu Spharelooke yaitu Tinggi, dan
Ringan.Kemudian bahwa, setiap keturunan Golvermorth harus memiliki
intelektualitas yang baik dalam hal pengetahuan yang berlimpah.Satu-satunya
keturunan yang paling bermasalah adalah dia.Bagaimanapun kita harus
mengasingkannya.Mungkin saja Selena akan menggantikannya”
Seketika Niall
berdiri dari kursinya, “Tidak!Aku tahu akal bulusmu yang licik!Sebetulnya, kau
sangat membenci keluarga Amber bukan?Karena kesalahan fatal yang tidak
disengaja yang dilakukan Lucy pada tanggah 28 September 1995 dimana dia membawa
catatan itu untuk penelitian khususnya di San Francisco?Lalu kau berniat
menyingkirkan Cathlyn karena untuk kedua kalinya, keluarga Amber bermasalah.Iyakan?Hah!Dasar
pengecut!Kalau ini maumu, bukan cara seperti ini seharusnya kau tunjukkan!”
“Biadab!Tutup
mulutmu bocah!Ini rapat!Kau tahu kan sedang berhadapan dengan siapa?”Nenek
jalang itu bersuara lagi.Kali ini lebih kencang hingga suaranya sedikit bergemetar
“Maafkan aku Lady
Hemesta, tapi, setidaknya tindakanku ini didasari untuk menyelamatkan Cath dari
sihir hitam itu.Kita memang tahu kalau dia sekarang ini bisa disebutkan
setengah anak dari makhluk terkutuk itu”
“Dan kalau begitu
tindakanmu itu salah besar.Slogannya “Setiap
yang akan dibunuh, pada dasarnya memang dipersiapkan untuk dibunuh dan siapa
yang melakukannya, akan segera mendapatkannya” bukankah begitu?Nona Cathlyn
adalah keturunan Golvermorth yang benar-benar istimewa, sekaligus diperhitungkan
disini, bukan karena kecantikan atau posisinya, akan tetapi karena kekuatan
yang dimilikinya.Dahsyat dan sangat sangat kuat, bahkan, kita tidak tahu bahwa
sekarang, dalam detik ini, dia mencoba membunuhku dengan mengeluarkan bola-bola
apinya.Bukan begitu Cathlyn?”
Air mataku
setidaknya hampir tumpah.Ternyata, beginilah rasanya dihina dan merasa paling
terhina dan terbuang di muka bumi dan bahwa keluargaku khususnya nama
keluargaku terinjak-injak disini.Apalagi mengingat aku tidak dikehendaki
istilahnya, aku ini seperti anak haram yang benar-benar akan memunculkan kedok
paling burun di Golvermorth.
“Tentu saja tidak
Mr.Harl.Aku ini orang baik, dan aku bersekolah.Untuk apa aku melakukan tindakan
bodoh itu?Khususnya, tidak seburuk yang kalian bayangkan dan bahwa aku mampu
mengendalikan kekuatan hitam yang terus tumbuh tepisah dari tubuhku.Aku tidak
akan melukai siapapun”
“Lagipula dia
memiliki hati.Dia tidak mungkin melakukannya”Niall memelukku saat air mataku
mencuat keluar.Aku tidak kuasa menahannya.Rasanya aku benar-benar ingin
berteriak sekencang mungkin.
Sesaat setelah dia
mengantarkanku pulang, Niall tampak merasa sungguh bersalah kepadaku.Dia
meminta maaf sebelum kemudian membiarkanku keluar dan masuk ke dalam
rumah.Sesampainya dirumah, aku masih mengingat betul peristiwa tadi siang.Kalau
catatan Departemen penelitian pernah dicuri, berarti bahwa,catatan yang kulihat
dirumah tante Patrice adalah catatan yang telah dicurinya.Tapi, benarkah
pelakunya adalah tante Patrice?Tapi bagaimana mungkin tujuannya setelah mencuri
adalah sungai Themes?Sepanjang sejarah, tidak ada keluarga Golvermorth yang
menempati sungai Themes.Sepertinya aku harus menelepon Liana untuk mengungkap
hal ini.Aku mengambil ponselku dari dalam tas dan kemudian segera meneleponnya.
“Halo?”Sebuah suara
akhirnya muncul dan aku benar-benar mengenalnya sebagai Liana.
“Liana!Aku butuh
bantuanmu...”Kataku cemas.
“Oh ya!Aku sudah
menemukannya Cath!Aku mencarinya kemarin di internet.Kau tahu?Kalau ternyata
ada refleksi manusia didunia kasat mata?Kemungkinan besar, itu bukan
kembaranmu, melainkan hanya refleksimu dari sihir hitam yang telah dibuat oleh
Equaloch.
“Apa?Bagaimana bisa
begitu?”
“Mungkin
saja.Dengarkan, aku tahu kau setiap hari memikirkannya.Kalau kau mencobanya,
mungkin saja kau tidak dalam masalah begitu besar mengingat b bagaimana mereka
mencurigaimu, seperti perkataanmu sebelumnya”
Aku berpikir dan
mencoba mengada-ada perkataan Liana barusan.Tapi, sepertinya bisa juga
dijadikan sebagai alasan.Mungkin saja bisa menolongku dari semua ketololan ini
dan kemudian menyerahkan sepenuhnya tugas ini kepada mungkin saja sepupuku
Margareth.
“Oke, akan kucoba,”
Perlu dipertanyakan
juga, apakah aku ini memang terlahir sebagai kembar.Tapi, jawaban yang sedari
tadi terngiang di otakku ini tidak akan terjawab.Setidaknya menunggu hingga Mom
pulang hari ini, dan dikabarkan juga akan membawa Selena.Tapi, bagaimana kalau
Departemen Penelitian tidak menerima alasanku sama sekali?Atau menganggap
alasanku ini tidak masuk akal?
...
Tante Helena
mengantarkanku ke bandara dengan sedan mininya yang sangat kusukai.Tentu saja
dia membawa anaknya yang berhasil mencuri hatiku, akan tetapi, tidak untuk
sekarang, atau bahkan selamanya.Itu cukup membuatku emosi, sampai-sampai aku
melirik keluar jendela, tanpa mau menatap Jac atau menanggapi omongannya dengan
serius walaupun berkali-kali tante Helena berdehem, agar aku terlihat lebih
sopan saat menjawabnya.Tentu saja semua itu sia-sia.Sia-sia, ya.Sesia-sianya
dirimu saat kau benar-benar dipermainkan seakan tidak dianggap.Ketika kami
semua turun dan tante Helena berjalan duluan, aku mengikutinya dari
belakang.Suara kebisingan disini benar-benar menutupi semua pendengaranku dan
bahkan tante Helena harus berhenti saat berbicara denganku dan berteriak dengan
volume yang cukup keras seandainya bandara ini benar-benar kosong.Aku hanya
menghela napas begitu melihat pesawat yang Mom tumpangi itu mendarat.Sebentar
lagi, aku akan dibanjiri semprotan mematikan dari para pengawal dan peneliti di
Departemen Penelitian dan bahwa ketidaksukaan mereka pada diriku akan semakin
meraja lela.Saat aku berjalan lebih dekat, Jac menahanku dan kemudian menatapku
dalam-dalam.Ada sorot ketakutan dimatanya, ada juga sorot bersalah yang sangat
mendalam.Aku menatapnya sambil mengerutkan alisku dan kemudian mencoba kembali
berjalan.Tapi genggamannya semakin kuat dan bahkan sekarang, dia memegang
pinggangku.
“Cath?Bisa kita
bicara?Hanya berdua?”Katanya yang sama sekali tidak bisa kudengar.Seperti
sebuah kartun animasi tanpa pengisi suara.Konyol.
“Apa?”Kataku
mengulang
“Bisakah kita
bicara sebentar?Hanya berdua saja”Kali ini dia berteriak cukup kencang yang
sama sekali tidak bisa kuelak lagi.Jadi aku mengangguk setuju dan kemudian dia
membawa kami ke ruang tunggu.Kemudian duduk diantara orang-orang yang menunggu
penerbangan selanjutnya.
“Apa yang akan kau
bicarakan?”Kataku sedatar mungkin. “Kau tahu kan kalau ibuku akan sampai
beberapa menit lagi?”
“Sebenarnya dia
tiba pukul dua siang.Maksudku, dia mengabariku seperti itu.Jadi, ibuku
mengantarkanmu bukan karena dia tidak tahu, tapi dia sengaja”Katanya pelan.
“Oh...Untuk apa dia
seperti itu padaku?”
“Ada pertemuan
kecil yang tidak bisa ia hindarkan.Sekarang begini saja Cath, kita tidak punya
banyak waktu, aku tahu itu dan mungkin kau juga tahu.Begini, uh, soal waktu
itu, kau sangat marah padaku.Aku tahu aku, um, salah dan aku¾”
“Oh soal itu, kau
tidak perlu repot-repot Jac, aku tahu diantara kalian berdua ada sesuatu yang
sangat erat.Aku tidak marah, hanya saja aku mencoba menghindarimu, agar,
sahabat¾mantan sahabatku itu sama sekali tidak terusik.Kau
harusnya tahu itu, setidaknya mengertilah bahwa¾”
“Tidak!Aku sama
sekali tidak ada hubungannya dengan Chole.Dengarkan aku Cath.Aku tahu, aku tahu
semuanya!Kau tidak bisa mengelak lagi dari seluruh perasaanmu itu.Sayangnya,
aku belum bisa membalasnya Cath.Kakakku, maksudku, sepupuku, Niall
snagat-sangat menyukaimu, dan dia bertaruh kalau dia akan mendapatkanmu jadi,
aku, aku mengalah”Katanya kali ini raut wajahnya sangat sedih, kemudian
mengelus wajahku sesaat.
“Apa?”Kataku
spontan.Niall menyukaiku?Tapi bagaimana dengan perasaanku?Aku tidak
menyukainya, aku hanya nyaman dan merasa dia sahabatku yang paling
kumengerti.Jadi begini maksudnya? “Sebenarnya, apa yang kaumaksudkan Jac?Kau¾”
“Tolong, tolong
maafkan aku.Aku tidak bisa membohongi perasaannya.Mungkin saja dia terlalu
takut untuk mengungkapkannya, tapi, yah.Setidaknya aku sudah melakukannya
seperti yang diamau”
Tentu saja rasanya
aku mau menangis melihat raut wajahnya yang begitu sedih dan miris.Dia
tertunduk lesu sambil menatap kedua tanganku yang ada dikedua
pahaku.Setidaknya, aku harus menjauhi Niall.Demi apapun, aku sama sekali tidak
ada perasaan dengannya dan aku tidak mau ini berubah menjadi perasaan tanpa
nyali yang kuat dan kemudian mengakar kemana-mana tanpa jelas.Itu buruk!Sangat
buruk!Mengingat peran Jac itu sebenarnya adalah sesuatu yang penting di
Golvermorth, karena bagaimanapun juga, aku dan dialah yang akan menutup gerbang
itu sampai bayi yang baru lahir dalam garis keturunan baru.
“Jac...Se, sebenarnya,
aku tidak mau kalau ini terjadi, tapi bagaimanapun, aku menganggapnya
sebagaimana aku menganggap Liana.Jadi, bilang saja padanya kalau aku,
benar-benar tidak bisa”
Saat itu juga tante
Helena menghampiri kami sambil membawa dua gelas coklat panas untuk kami.Dia
mengangkat satu alisnya saat melihat kami benar-benar terlihat serius.
“Ada apa dengan
kalian?”Tanyanya sambil menyodorkan gelas itu pada kami berdua.Aku mencoba
riang dan menutupi semuanya.Aku mengatakan bahwa kami baik-baik saja dan hanya
berbicara kecil.Pembicaraan mengenai sekolah tepatnya dan itu cukup berhasil
membuat tante Helena yakin.Akhirnya, kami menunggu selama tiga puluh menit
sampai Mom benar-benar datang dan itu tanpa Selena.Mom memelukku erat dan
kemudian menciumku.Dia mengatakan kalau Selena sedang melakukan ujian
pertamanya dan itu cukup membuatnya tidak percaya diri, bahkan kedua matanya
memiliki lingkaran hitam yang membuatnya terlihat mengerikan.Kemudian tante
Helena membawa kami masuk kedalam mobil sedan mininya yang selalu kusukai
itu.Tampaknya karena koper yang Mom bawa cukup banyak, jadi sedan itu terlihat
sempit sekarang.Aku dan Jac duduk berdampingan, sedangkan Mom dan tante Helena
berada dikursi depan.Selama perjalanan, hujan turun cukup deras, dan jalanan
sedikit banjir karenanya.Aku menggosokkan lenganku dengan kedua telapak
tanganku karena ini benar-benar dingin.Bagaimana bisa aku meninggalkan
sweeterku?Padahal itu selalu menjadi barang wajib bagiku saat akan keluar rumah
dan itu berlangsung semakin dingin.Jac memberikanku jaketnya.Sebenarnya aku
sama sekali tidak ingin menerimanya karena aku merasa masih sakit hati kepada
semua yang ia lakukan.Kalau benar ia mencintaiku, bagaimana bisa dia terlihat
benar-benar angkuh dan seakan tidak melihat bahwa aku selalu mengharapkannya?
“Pakailah Cath, ini
dingin”Katanya datar dan memakaikan jaketnya itu di pundakku.
“Tidak, aku tidak
memerlukannya, sebentar lagi kita sampai”Kataku meliriknya agak sinis.Tapi dia
tetap melekatkan jaketnya itu pada tubuhku.Saat ditengah-tengah perjalanan,
jalanan bertambah parah dan hujan semakin deras.Macet ini membuat seluruh
kepalaku pusing dan aku benar-benar tidak tahan.Mom memberikanku minyak angin
aromaterapi dengan wangi lavender dan kayu manis yang selalu ia bawa.Rasanya
tidak buruk selama minyak angin itu memijit-mijit kepalaku lembut.Tampaknya
Margareth akan suka dengan minyak angin Mom.Kebetulan sepupuku yang sombong itu
suka sekali mengoleksi sepatu, gaun, aksesoris, parfum, dan minyak
angin.Bahkan, seluruh botolnya yang sudah kosong, ia tempatkan pada satu tempat
yang tidak ada seorangpun yang akan mengusik seluruh botol bekas koleksinya
itu.Aku tahu ia sebenarnya ingin memperlihatkan bahwa dia pernah memakai dan
membeli semua itu dengan uangnya sendiri¾yang sebenarnya adalah uang ibunya¾ dan kemudian memostingnya di akun-akun jejaring
sosialnya.Perlu diketahui bahwa dia pernah dengan tidak sengaja memeahkan tujuh
botol parfum dan minyak anginnya selama satu minggu berturut-turut saat akan
membersihkan dan mengatur kembali dengan pola-pola rumit seakan seperti di toko
parfum mewah yang membuatnya benar-benar menangis setiap hari, dan saat dia dan
ibunya¾yang sama sekali
tidak ingin kusebutkan namanya itu¾berkunjung kerumah kami untuk mengembalikan sepatu Mom
yang tertinggal itu, matanya seperti sebuah burger jumbo yang hampir
mengeluarkan isinya dan itu membuatku tertawa ditelepon tak berhenti saat
memberitahu Liana ditelepon.
Mobil tante Helena
berbelok dan kemudian ia memarkirnya tepat dirumah kami.Aku berharap mereka
tidak mampir dan aku cepat-cepat berlari masuk hingga ke teras rumah dan
menyaksikan Mom berjalan ke arahku.Untungnya, mereka sama sekali tidak
menginjakkan kakinya di rumput-rumput halaman kesayangan Mom dan segera
pulang.Jas dan kemeja Mom basah oleh cipratan air hujan dari langit, kemudian,
dia menggandengku masuk ke dalam rumah.Wajahnya sedikit khawatir.Mungkin saja
dia tahu bahwa aku juga khawatir dengan pertemuan terkutuk besok di kantor
rahasia Departemen Penelitian Golvermorth.Dia duduk sejenak di ruang makan
sambil mengepalkan tangannya terlihat seperti orang berdoa.
“Mom”Kataku pelan.
“Semua akan membaik.Kau tidak perlu khawatir”
Aku dapat melihat
setitik air mata di pipinya dan wajahnya benar-benar lemas dan kemudian mencoba
tersenyum padaku.Aku tahu itu senyuman paksa.
“Tidak sayang,
semua tidak akan bisa membaik.Besok kita akan mendengarkan sebuah
kesaksian”Katanya lemah
Kesaksian?Apa itu?
“Cobalah untuk
beristirahat Mom.Kau terlihat lelah”Kataku kemudian mengantarkannya naik sambil
membawakannya teh hangat dan beberapa biskuit kecil.Wajahnya menatap kamarnya
sendiri seakan-akan tidak yakin kalau tidak ada perangkat atau semacam bom
disana lalu melirikku dengan perasaan was-was.Dia memegangi wajahku lembut.
“Kau akan tahu
sayang, semuanya”Lalu dia mendorongku keluar dan menutup pintunya.
¾6¾
Kim meneleponku dan
mengajakku makan siang bersama saat disekolah nanti dan aku menerimanya dengan
senang hati.Kupikir ini adalah waktu yang tepat sambil membicarakan mengenai
kemampuannya itu.Yang kutahu, tidak ada yang seperti dia dalam garis keturunan
Golvermorth.Tapi seandainya dia memang benar-benar berasal darisana, berarti,
dia adalah sepupuku.Atau dia berasal dari keturunan Biru dari laut utara?
Aku mengemasi
seluruh buku-bukuku kedalam tasku dan segera berangkat.Hari ini Mom sudah
berangkat pagi-pagi sekali ke Departemen Pembukuan dan aku harus semobil
kembali dengan Jac.Mom menelepon tante Helena untuk menjemputku, tapi dia tidak
bisa karena dia harus membuat beberapa pesanan kue.Jadi, tante Helena mulai
berbisnis kue sejak 9 hari yang lalu dan mendapatkan respon baik dari para
pelanggan barunya.Alhasil, Jac yang harus mengantarku.Aku tahu sebenarnya kami
tidak ingin melawan peraturan bahwa kami tidak boleh mengendarai kendaraan sebelum
umur tujuh atau delapan belas tahun.Tapi setidaknya, untuk Jac dia benar-benar
sudah matang, bukan karena dia sudah cukup umur, tapi karena dia sudah
mengendarai sejak seusiaku dan aku cukup iri dengannya.Aku berusaha merapihkan
rambutku saat bertemu dengannya, tapi aku sadar, itu tidak berarti apa-apa
dengannya.Saat aku akan masuk kedalam sebelum membuka pintu mobil, dia
mencengkeram lenganku erat-erat dan berkata, “Kau harus menjaga etikamu dan
bersikaplah setuju.Oh, kau harus duduk disini”Kemudian dengan cepat dia membuka
pintu dibarisan kedua dan mendorongku masuk.Mataku seakan meledak saat melihat
Chloe duduk dikursi tepat disebelah Jac.Kemarin, kemarin baru saja dia
mengatakan bahwa dia “tidak ada apa-apanya” dengan Chloe yang sekarang kusebut
mantan sahabatku karena cukup masuk dalam kategori penghianatan dan telah
bergabung selamanya dalam Organisasi terburuk dan terbodoh seperti idiot yang
tengah mencoba menghabiskan pizzanya dikeramaian tanpa tahu bahwa seseorang
tengah mencarinya.Oh!Dan dia tidak pernah mau membantuku lagi.Apa maksudnya
itu?Aku selalu mau membantunya dalam keadaan apapun tanpa memandang bahwa dia
sedang berada atau telah masuk dalam organisasi konyol masa depan yang tidak
berguna itu.Tapi ternyata, setelah keberhasilanku menolongnya dengan bersusah
payah mencarikannya tas bermerek favoritnya Bucherri dengan model dan motif
yang sulit atau bisa disebutkan limited
edition, dia meneleponku malamnya dan mengatakan bahwa ini sudah berakhir
dan keesokan harinya, seseorang yang kukenal adalah bodyguard-nya datang dan memberikan uang ganti yang lebih banyak
dari yang semestinya.Aku seperti, tidak dapat membayangkannya.Maksudku, dia
adalah sahabatku yang pertama kali membuatku bertekuk lutut karena kebaikan dan
kecantikannya, tapi sisi buruknya, dia membayarku seolah-olah aku telah
berhasil menjalankan skenarionya sebagai seorang sahabat yang baik dan
menunjukkannya pada organisasi brengsek yang telah mengubahnya itu.Tanpa
tersenyum dan berkata apapun, aku terus diam dalam kediaman sampai kami
sampai.Yang pertama membuka pintu adalah aku dan aku segera masuk saat melihat
Kim menungguku di gerbang.Sejujurnya, dibandingkan Chole, Kim lebih mirip
dengan Tumblr Girls yang selalu
diidola-idolakan kaum hawa disekolahku.Mereka selalu berdandan dan mencoba
berpakaian seperti Tumblr Girls.Beberapa
diantarnya, menyebutkan bahwa Kim, adalah gadis paling mirip dengan
mereka.Lihat saja tubuhnya, tingginya 170cm dan itu sangat melebihi sewajarnya
untuk anak seusia 14 tahun, dan dia memiliki alis datar tebal, dengan warna
rambut pirang dan mata biru berflek bintik hijau disekitar pupulnya, hidung
mancung yang sangat ramping, bulu mata lentik dan dia sama sekali tidak perlu
repot-repot membeli maskara mahal untuk mengangkat semua pelindung matanya
itu,tubuhnya super ramping dengan lekuk nyaris sempurna yang bisa saja melebihi
gitar Spanyol.Aku selalu membenci kata itu setiap kali orang berusaha
menampilkan efek sempurna dengan mengatakan bahwa tubuhnya harus mirip dengan
gitar Spanyol.Pah!Semua itu hanya bualan yang membuatku emosi, kulitnya pun
putih bersih.Aku sangat suka dengan kakinya yang ramping seperti Taylor Swift
yang selalu disebut-sebut memiliki kaki yang super jenjang.Jac,pernah
menyukainya beberapa hari, tapi selain itu tidak.Itu membuktikan betapa
brengseknya dia.Oh, dan satu hal lagi adalah bahwa Jac, sebenarnya berakting
untuk itu.Aku tahu itu, dia menggunakan kepura-puraannya dalam kepolosan untuk
mendapatkan simpatik tulus dariku.Nyatanya, semua itu terbaca olehnya dan
alhasil aku semakin membencinya.Bagaimana bisa dia memberikan ciuman pada Chloe
sebelum dia keluar dari pintu mobil bututnya itu dan kemudian memberikannya
salam perpisahan?Saking kesalnya, aku menggunakan kekuatan telekinesisku pada
sebuah batu yang berada didekat mobil Jac dan menaruhnya tepat dibawah rodanya
dan saat Jac akan melaju, mobilnya seketika tidak bisa berjalan dan itu
membuatku benar-benar cekikikan.Terlihat disengaja memang, tapi saat Jac
menatapku curiga, aku langsung menyibukkan diriku dengan berbicara pada Kim.Sampai
akhirnya dia membersihkan batu itu dengan sangat dramatis dan kemudian melaju.
“Apa kau
siap?”Tanya Kim penuh harap sambil mengedipkan sebelah matanya.
“Um, kurasa, siap
tidak siap itu tidak penting sekarang, yang terpenting adalah bagaimana
alasanku ini terdengar baik dimata mereka.”Kataku
“Kita akan
bicarakan nanti saat makan siang dan itu alasan mengapa aku mengajakmu makan
siang”
“Oh!Dan ceritakan
padaku bagaimana kau bisa mengubah segalanya menjadi lebih mudah!Maksudku,
kejadian beberapa hari atau seminggu yang lalu.Kau membuat semua orang tampak
tidak yakin dan seakan tidak pernah terjadi”
“Uh, Sejujurnya,
aku juga tidak mengerti dengan kekuatan yang kumiliki, itu terjadi begitu
saja.Kau tahu, mungkin saja, kalau tidak ada aku disana, kau mungkin sudah
diremukkan dan seisi negara ini atau bahkan seluruh dunia menerbitkan koran
dengan topik yang sama bersamaan dengan bagaimana para presenter dan reporter
membawakan berita mereka.Aku tidak bisa membayangkannya Cathlyn!”
“Kau, aku sangat
berterima kasih padamu Kim, bagaimanapun juga, kita tidak pernah sedekat ini
dan sekarang kau mau membantuku, aku tidak percaya kau mau melakukannya seperti
itu”
“Well, kita memang tidak dekat, tapi kita
berada dalam satu naungan Cathlyn, Golvermorth.Aku tidak mau lingkarannya pecah
dan bayi yang suci tidak dapat meneruskannya ke keturunan berikutnya”
“Tentu saja, aku
juga tidak mau, tapi yang masih aku pertanyakan adalah, siapa yang akan
melahirkan bayi baru untuk hal ini?Itu kan seharusnya aku kalau
dilogikakan.Tapi, bagaimana mungkin aku menikah dengan seseorang sedangkan
usiaku masih 14 tahun!”
“Entahlah Cath, oh
ya, Anneliese mengundang kita di acara ulang tahun Emma.Tentu saja pesta dansa
yang sangat klasik dan elegan.Apa kau mau datang?”Aku melihat sorot mata yang sangat
tulus disana.Kupikir tidak apa datang ke pesta Chloe, secara, itu membuktikan
petapa aku merasa semuanya berjalan dengan baik dan terlihat sangat
mulus.Biarkan saja Chloe nanti akan mengusirku, seandainya Anneliese mengundang
kami hanya untuk mempermalukan kami.
“Oke!”Kataku
mengangguk setuju.
Orang-orang
diseluruh sekolah ini, terutama dikelasku terus membicarakan gaun apa yang akan
mereka pakai.Aku melihat Anneliese dan organisasi tololnya yang sama sekali
seperti buangan tanpa ada peranan khusus itu juga tampak sangat antusias dan
mencemooh seluruh orang yang pastinya juga aku dan Kim, bahwa, tidak akan ada
yang dapat memiliki pakaian sebagus mereka.Oh ya?Kita lihat saja nanti.Kurasa,
ratu dari segalanya nanti adalah Kim, atau mungkin Liana?Mereka memiliki banyak
sekali gaun indah dan bahkan, sejujurnya, aku sendiri memiliki perancang gaun
khusus untuk keluarga kami.Mom selalu mempercayakan seluruh pakaiannya pada
perancang busana itu, Greenda.Saat itu juga, Chloe mendekati mejaku dan
menyodorkan undangan yang sengaja ia buat mewah.Seperti, undangan pernikahan
sepertinya, dan kalau orang tidak tahu, mereka akan berpikir, Chloe menikah
dengan pasangan yang sama sekali tidak dituliskan namanya, hanya nama Chloe
yang terukir dengan tinta emas disana.Lalu dia berkata, “Semuanya adalah
perhiasan.Kau tahu?Temanya mudah, glamor dan mewah, aku memberitahu bahwa
seluruh orang-orang harus memakai gaun bertemakan perhiasan.Seperti¾”
“Ya, aku sudah
tahu, jadi kau boleh pergi”Kataku secepat kilat lalu tersenyum sinis padanya
saat dia berjalan membelakangiku.
Seluruh pelajaran
hari ini berjalan dengan sangat-sangat membosankan yang membuatku super muak
dan ingin saja muntah.Cewek-cewek OSP itu diam-diam telah mendapatkan gelar
organisasi terbaik dalam dua tahun belakangan oleh yayasan sekolah kami dan itu
sangat kutentang keras-keras.Apa yang bagus dari mereka?Lihat saja pakaian,
parfum dan aksesoris mereka.Mereka tampaknya selalu memperhatikan mode yang ada
dan terkesan menghambur-hamburkan uang yang selalu menganggur dalam kas
organisasi mereka.Saat bel istirahat berbunyi, aku adalah orang pertama yang
buru-buru membereskan seluruh bukuku dan diikuti oleh seluruh anak
dikelasku.Kim menggandengku erat dan Liana menepuk pundakku perlahan.Mungkin
dia sedikit iri dengan kedekatan kami, jadi aku hanya tersenyum dan mengatakan
bahwa ini hanya sementara, lalu Liana mulai bergabung bersama kami.Menu makan
siang kali ini, adalah spaggeti ayam fillet dengan hotdog deluxe yang super
besar.Tepat setelah duduk, Kim mulai berbicara serius, wajahnya nyaris seperti
seorang guru yang akan memberikan konsekuensi berat pada anak-anaknya.
“Cath, aku tahu
tugasmu dan berita terbarumu di Golvermorth.Dulu sekali, pernah terdapat
kejadian semacammu,dan itu lebih parah.Bagaimanapun juga, kau harus benar-benar
mengetahuinya, jangan kau pakai alasan tidak berguna itu.Kau harus pakai logika
dan sejarah yang ada.Mungkin saja ibumu adalah kunci dari segalanya”
Memang.
“Oh, ya, ibuku
berkata bahwa besok, yang berarti hari ini, aku akan mengetahui segalanya dan
itu benar-benar sedikit terdengar aneh.Mungkin saja akan ada¾”
“Dan mungkin saja
dia akan mengungkapkannya didepan publik.Banyak sekali para pengkhianat di
Golvermorth yang sudah terlalu lelah dengan tugas-tugas selama 206 tahun
sepanjang sejarah Golvermorth hanya untuk menutup lubang terakhir dan
melahirkan generasi baru”
Aku menghela napas
panjang, “Ya, aku tahu, kalau aku dan Jac akan menutupnya,tapi bagaimana aku
bisa bertugas dengannya?”Aku terhenti sejenak dan menggigit bibirku.Oke, sebentar
lagi aku akan membuat pengakuan didepan teman-temanku dan jantungku berdegup
kencang.
“Aku, aku
menyukainya, ya, benar-benar tidak disangka memang, tapi perlakuannya padaku
menjadikan alasan bahwa aku snagat membencinya dan tidak akan pernah mencintainya
seumur hidupku mengingat kemarin dia mengatakan padaku bahwa dia juga
mencintaiku dan Niall, dia...Dan dia tidak bisa membalas cintaku
dikarenakan...”
Kim dan Liana
sedikit terbelalak dengan mulut menganga.Lalu Kim mulai menutupnya dan mencoba
bersikap normal.
“Apa yang ada
dikalimat setelah dia dan dikarenakan?”Tanyanya sangat
penasaran.Aku hanya dapat menelan ludah.Kim sangat menyukai Niall dan seluruh
sekolah sangat menyukainya.Mungkin tindakanku ini benar-benar gegabah mengingat
aku juga sangat emosi pada Jac yang selalu bersikap seolah dia mempunyai seekor
peliharaan yang dapat dia perintah sesuka hatinya.
“Itu, adalah,
dia,dia menganggapku seperti adik kandungnya sendiri dan karena itu Jac tidak
bisa, membalas,¾”
“Perasaanmu
padanya?”Kata Liana secepat kilat yang membuatku benar-benar kesulitan bernafas
“Apa?”Tanyaku
berpura-pura
“Oh ayolah, kita
semua bisa membaca wajahmu.Setidaknya kau tidak berbohong Cath.Itu sudah cukup
melegakan”Kim menghabiskan es jeruknya.
Aku hanya tersenyum
secara paksa.Kim dan Liana juga ikut tersenyum penuh kemenangan.
“Baiklah, bagaimana
bisa kita membicarakan hal ini?Seharusnya kita kembali pada topik kita
tadi!”Kataku tergesa-gesa dan meneguk jus alpukatku
“Ah!Ya!Jadi, apa
yang akan kau katakan Kim?Kau mengajak, Cath kan untuk makan disini?”Kata Liana
sambil melirik Kim yang maish tersenyum menatapku.
“Oh, maafkan aku,
ya, tentu saja.Tapi sepertinya tidak, karena, kita akan ke Departemen
Penelitian bukan?Kabar ini masih sedikit simpang siur bagiku, jadi, untuk
memastikannya, kuharap kita bisa mendengarkannya langsung”
“Kim!”Kataku kesal.
“Jadi, maksudmu, kita makan bersama hanya...?Oh, Tuhan, kupikir kau akan
membuka suatu rahasia yan¾”
“Ya!Sebenarnya,tapi
kembali lagi pada kabar-kabar yang tidak jelas itu.Maafkan aku Liana, tapi
pihak Departemen Penelitian dan keluargaku sedang menganalisis kasusmu lebih
lanjut dan mengenai ibumu, dia tadi pagi pergi kesana bukan?”
Aku melotot tajam
pada Kim.Mom pergi ke Departemen Penelitian?Kenapa dia tidak bilang padaku?
“Apa?Ibuku pergi
kesana?Tapi, dia tidak memberitahuku!”
“Jangan cemas, ada
penundaan jadwal kemarin, seharusnya, saat kau diintrogasi ibumu ada bersamaan
dengan kakakmu Selena, tapi berhubung mereka tidak ada saat itu, jadi,
penundaannya hari ini.Sepertinya ibumu buru-buru menyelesaikannya karena dia
tidak mau kau terlalu lelah Cath”
“Benar
sekali!Menurutku juga begitu”Kata Liana nyengir dan aku berpikir Mom tidak
seperti itu.Ada sesuatu yang ia sembunyikan.Pasti, jadi setelah makan siang,
dengan sisa waktu kurang dari lima menit, aku segera menelepon Mom saat di
loker sambil mengambil buku-bukuku dari dalam dan Mom, tidak menjawab
teleponku.Perasaanku kali ini benar-benar tidak enak dan saat aku mengunci
lokerku kembali dan berbalik, Jac sudah dihadapanku.Kau tahu?Matanya menyorot
tajam, pupilnya mengecil dan dia tampak sedikit pucat kemudian dia menatapku
lekat-lekat, “Kita harus pergi sekarang Cath!”
“Apa?”Tanyaku
“Apalagi?Kita harus
pergi!Sekarang!”
“Kau bercanda?Ada
esay hari ini dan itu¾”
“Apa wajahku
menampakkan tanda-tanda seperti itu?”
Sebenarnya sangat
tidak.
“Ya!Kau selalu
tidak serius dalam berbagai hal dan seperti saat ini kau¾”
“Cathlyn,
ayolah!Kita tidak ada waktu!Aku tidak mau melewatkannya!Sungguh!”
“Apanya?”
“Tidak ada waktu
lagi ayo!Kita harus bergegas”
“Hey!Apa yang kau
lakukan!Kita harus ijin pada Mr.Peterson dulu!Lepaskan aku!”
“Sudah kuijinkan!”
“Tidak!Aku tidak
yakin!Kau selalu berbohong!Jadi, jangan coba-coba¾”
“Untuk
menghalangiku Cath!Berhentilah!Kau mau ikut atau tidak?”
Sebetulnya aku
sangat mau ikut berhubung aku sangat penasaran, tapi, esay Mr.Wealson?Oh
tidak...Aku tidak bisa melewatkannya sekarang.
“Ti...dak”
Jac mengangkat
kedua alisnya, “Katakan lagi”
Aku menelan ludahku
dan menatapnya ragu, “T,idak”
“Baik!Kalau itu
maumu.Aku akan pergi sendiri dan mengabarinya, tanpa bisa kau lihat secara
langsung.Jangan salahkan kalau pemberitahuanku ini sangat tidak jelas karena
aku juga tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya”
Aku terpaku melihat
Jac mulai berjalan menjauh dan melepaskan tanganku perlahan.Saat itu juga, aku
menatap kelasku yang berada di pojok dan Jac secara bergantian.
“Baiklah!Baik!Aku
ikut!”Kataku berlari mengejar Jac yang sudah cukup jauh dari jangkauanku tak
peduli kata-kataku terdengar atau tidak.
“Bagus, dan setelah
ini, destinasi berikutnya, Departemen Penetilian.Ayo superwoman!”
“Superwoman?”
“Ya.Kau kan
memiliki kekuatan paling dahsyat dari seluruh keturunan Golvermorth!Apa, kau
lupa?”
“Tidak!Aku tentu
tidak akan melupakannya!”
Saat kami sudah
keluar dari pintu masuk sekolah, aku tidak melihat limusin Jac yang terparkir
di halaman sekolah.Aku sedikit terkejut karena Jac berjalan ke arah sebuah
motor besar yang ada di halaman sekolah.Jujur saja, aku sangat memimpikan hal
ini!
“Apa kita¾”
“Tentu nona.Kita
akan melakukan perjalanan dengan kendaraan ini.Maaf karena, limusinku, yah, kau
tahu, akibat perbuatanmu itu, bannya kempes.Jadi, mau tidak mau kita naik,
motor”Dia tersenyum lebar padaku dan mulai menaikinya.Oke, jadi ini adalah
pengalaman pertamaku menaiki motor dengan seseorang yang tidak dikenal dan itu
seorang yang sangat kusukai, walaupuna aku selalu mencoba untuk berhenti
menyukainya.Tapi rasanya itu sulit.Saat itu juga, tampangnya sangat-sangat
tampan dan gagah.Bahkan aku tidak sanggup memegang kedua pinggangnya saat aku menaiki
motor itu.
“Apa kau perlu
mengganti rokmu?”
“Maksudmu?”Jac
menatap rok yang membungkus kedua pahaku.
“Oh, ya, tentu saja
tidak.Aku memakai celana didalam, jadi, kau tidak perlu¾”
“Oke”
Jadi, tidak butuh
lama untuk sampai ke gedung konyol itu.Kira-kira sangat jauh efisien
menggunakan kendaraan ini daripada limusin bodoh Jac.Sejauh ini, matahari yang
bersinar terang dan menyengat itu sudah membakar 20% kulitku yang menyebabkan
Jac tertawa terbahak-bahak tidak percaya aku menghitam dengan cepat.Aku hanya
menatapnya kesal dan melipat kedua tanganku di kemeja sekolahku.Kemudian, Jac
segera menyambar lenganku dan menyeretku kedalam.Tindakannya itu cukup
membuatku kesakitan dan saat dia melepaskannya, kelima jarinya itu meninggalkan
bekas yang tidak terduga.Seorang penjaga didapan gerbang tersenyum pada kami
dan menuntun kami masuk dengan sedikit tergesa-gesa sambil berbicara sesuatu
didepan.Tampaknya dia sedang berbicara pada kami, tapi saat aku menatap Jac,
dia sama sekali tidak mendengarkan penjaga itu berkata dan hanya mengerutkan
dahinya.
“Silahkan masuk,
kau bisa langsung ke ruang pertemuan di aula dalam”Katanya kemudian.
Kami segera masuk
dan Jac, mulai melonggarkan dasi seragamnya.Aku tidak tahu apa maksudnya, aku
tidak merasakan udara yang cukup panas didalam sini, walaupun diluar sana,
sinar itu berhasil membakar kulitku.Apalagi, keadaan yang gelap ini benar-benar
mendukungku terlihat seperti seseorang yang tinggal di gurun.Hanya warna mataku
yang kehijauan berkilat ditengah kegelapan.Apa disini sedang mati lampu?Atau
tidak ada listrik?Aku baru tahu kalau untuk mencapai ke aula dalam, kita
membutuhkan sedikitnya tiga tangga besar dan dua lorong super panjang yang
melelahkan.Aku sendiri selalu berhenti ditengah jalan dan melongo saat melirik
ke arah Jac yang sama sekali tidak tampak kehabisan napas.Berada disini saja
cukup membuatku kehabisan napas.Atau itu efek dari pengenduran dasi yang tadi
ia lakukan dibawah?Aku mencoba melebarkan kerahku dan melakukannya selama satu
menit dan itu tidak berefek.Udara semakin panas dan aku tidak melihat sama
sekali pencahayaan atau ventilasi yang baik disini, atau sama sekali tidak ada
ventilasi ataupun jendela yang berada disepanjang lorong dan beberapa koridor
yang kami lewati tadi. “Oh...”Keluhku menghela napas panjang sambil
terbungkuk-bungkuk kelahan saat melihat 400 anak tangga dihadapan kami
melingkar dan menjulang ke atas. “Bisakah kita istirahat sebentar?Kurasa
orang-orang itu berusaha untuk membunuh kita disini”Tepat setelahnya Jac
menghentikan langkahnya dan menengok ke belakang.Dia melihatku jatuh terduduk
di karpet merah sambil memegangi kakiku. “Tidak Cathlyn.Kita tidak bisa, sama
sekali tidak ada waktu bagi kita.Nah sekarang, ayo, mari kubantu.”
Aku menatapnya
jengkel dan sekilas teringat pada kesombongan dan sikapnya yang selalu
memerintah, “Oh ya?Apa kau tidak lihat kakiku kenapa?Begini, disepanjang
perjalanan tadi itu, perjalanan terkutuk maksudku, aku tersandung sebanyak lima
belas kali karena lipatan sambungan antara satu karpet dan karpet lainnya
mencuat.Kupikir, itu akibat beberapa orang disini atau yang mengunjung tempat
konyol ini juga tersandung dan membentuk cuatan itu.Hah!Lalu beberapa gundukan
aneh,”
Jac menatapku
lekat-lekat sambil mengangkat satu alisnya.Bibirnya sedikit mengecil dan dia
mulai jongkok dihadapanku.Satu lutut kakinya menyentuh tanah.Dia mulai
memegangi pergelangan kakiku dan kemudian memijitnya pelan.Rasa sakitnya
sedikit terasa dan entah mengapa aku merasakan perih yang amat sangat di dalam
sepatuku, jadi aku memutuskan untuk menepis tangannya dan segera membuka
sepatuku.Kaus kakiku!Oh tidak, ada cukup banyak darah mengalir keluar, pasti
kukuku patah karena gundukan terkutuk itu.Rasanya, aku tidak tahan menahan rasa
perih itu hingga aku mencoba menggigit bibirku.Tapi, nyatanya aku malah
terisak.Jac mengelusku dan melepaskan sepatuku yang satunya dan mulai
melepaskan kaus kakiku.Kini, lukanya terlihat sangat jelas, lebih jelas lagi
kalau ada pencahayaan yang cukup disini.Kuku jempol dan jari tengah kakiku
patah cukup dalam, untung saja telunjuk kakiku hanya mengalami retak dan aku
cukup kagum untuk itu.Betapapun itu, itu juga dikarenakan sepatuku yang keras
dan tidak fleksibel yang mengakibatkan hantaman keras saat aku terselandung.
“Lukanya cukup
serius,tentu saja itu akan sangat sakit”Dia mengerut bingung. “Apa kau tidak
bisa berjalan Cath?”
“Jelas saja
tidak!Apa kau mau aku menahan rasa sakit ini dan kemudian aku menaiki 400 anak
tangga itu dan begitu aku sampai di puncaknya, aku baru sadar kalau aku tidak
memiliki kedua kakiku lagi yang berarti kedua kakiku ini tertinggal dibawah dan
lalu kau menyuruhku untuk mengambilnya lagi demi penampilan yang pas saat
berhadapan dengan¾”
“Sssst!Pelankan
suaramu Cathlyn!Apa kau tidak pernah diajarkan kesopanan?”Dia memperban lukaku
dengan kaus kakiku. “Maafkan aku, tapi sepertinya, setahuku, disini tidak ada
lift atau kursi roda.Ada jalan pintas lain, sayangnya itu adalah tangga tanpa
anak tangga”
“Maksudmu kau mau
menaiki tangga yang licin itu?”
“Tidak-tidak.Baiklah kalau begitu, tidak ada cara lain selain, bawa ini
Cath, jangan lupa sepatu dan kaus kakimu!Masukkan kedalam tasmu itu!”
Aku menurutinya dan kemudian mengemasi seluruhnya.Lalu menunggu Jac yang
mulai berdiri sambil memegangi dagunya ragu lalu melihat kesekeliling sambil
berjalan sedikit melihat lorong yang baru saja kami lewati.Apa yang akan dia
lakukan padaku?Aku mulai berpikiran yang tidak-tidak sehingga aku memutuskan
untuk menaikkan tingg-tinggi celana shorts-ku
dan mulai merangkak berusaha lebih dekat dengan 400 anak tangga itu saat Jac
mengintip ke lorong yang baru saja kemi lewati.Tanpa berusaha menengok
kebelakang, aku terus merangkak hingga tersadar bahwa Jac telah mengikutiku
seperti menuntung anak balita masuk kedalam kelasnya.
“Wah, wah, lihatlah dirimu Cath!Kau seperti bayi besar yang mencoba
menghindar dariku.Kenapa?Apa kau berpikir aku akan menodongkan pisau padamu?”
Aku menelan ludahku dan kemudian merasakan sensasi merah dipipiku, “Uh,
tidak, aku hanya¾”
“Omong-omong Cath, caramu itu sungguh tidak sopan, mengingat bahwa kau
adalah anak perempuan dan itu berarti adalah kau harus menjaga keseluruhan yang
ada dalam dirimu itu sepenuhnya.Caramu merangkak dengan rok sekolahmu itu yang
terkesan, “pendek” telah memperlihatkan setengah pahamu.Apa kau mau Mr.Peterson
datang untuk menendang bokongmu sebagai hukuman atas ketidaksopananmu?Aku
bersyukur karena sama sekali tidak ada orang disini”
Aku kembali duduk.
“Baik-baik!Maafkan aku, tapi tidak ada cara lain¾”
“Untuk melewatkan
waktu, jadi, marilah kita jangan menyia-nyiakan waktu disini.Aku akan
menggendongmu hingga ke puncak tangga nanti”
“Tidak!”Kataku
setengah berteriak dan perlahan memelankan suaraku, “Aku tidak butuh itu.Kau
tahu?Aku hanya butuh, eh...Ini, oh, demi Tuhan, seperti ada seseorang yang
menaruhnya disini.Ini maksudku Jac”Aku menunjukkan tongkat pincang padanya yang
mulai sedikit kesal lalu kemudian dia berbalik dan menaiki satu anak
tangga.Dengan bersusah payah, aku menaiki tangga itu seperti seseorang yang
sedang sekarat.Hal memalukan ini sangatlah tidak layak dan pasti dikritik penuh
oleh Mr.Peterson.Setidaknya, aku sudah sangat tertinggal jauh dari Jac yang
sudah melebihi puluhan anak tangga didepanku sambil mengoceh tidak jelas dan
menggerakkan tangannya kesana kemari atau dia mencoba untuk mengekspresikan
ocehannya itu hingga dia berhenti dan menyadariku jauh dibawahnya.
“Oh Cath yang
malang...”Dia perlahan menuruni tangga itu sambil berlari lalu tepat berdiri
dihadapanku.Aku sengaja tidak ingin menatapnya dan menyibukkan diri dengan
sepatuku yang bisa dibilang terlihat rongsokan.
“Jadi, kau masih
mau memakainya?Tampaknya itu benar-benar tidak berguna sama sekali”
Aku sama sekali
tidak memerdulikannya dengan terus berjalan ke atas walaupun jalanku sama
dengan jalannya seseorang yang menaiki tangga sesiput mungkin.Bahkan, dalam
waktu 10 detik, aku baru saja menaiki 4 anak tangga.Jac mencegat lenganku
kencang yang membuatku tidak bisa berbuat apa-apa selain menghentikan
langkahku.
“Cath, tolonglah,
kita sudah sangat terlambat, aku akan menggendongmu.Itu saja.Jangan
permasalahkan betapapun sulitnya diriku untuk¾”
“Berhentilah untuk
bertindak bodoh Jac.Kau meninggalkanku puluhan tangga yang menyamaiku dengan
ratusan mil jaraknya.Apa matamu buta?Aku sedang terluka disini dan¾”
Jac menggendongku
dan dengan cepat dia menaiki tangga.Aku hanya terbengong-bengong melihatnya
sangat kuat.Apakah dia berotot?Maksudku, dia mengangkat diriku yang hampir
berbobot 50kg karena tasku yang sungguh-sungguh berat ini.Setelah tangga yang
terakhir, napasnya mulai terdengar sesak dan dia menurunkanku.Ini adalah sebuah
lorong yang sangat panjang dan gelap dengan banyak arsitektur kuno berkelas
dengan nilai jual luar biasa disertai pintu-pintu kayu klasik yang
besar.Lampunya bahkan sengaja diberikan hiasan aneh yang menutupi cahayanya
hingga remang-remang.Tidak ada satupun orang disini.Aku merasakan sensasi malam
senja disini.Jac menggenggam tanganku sambil menuntunku berjalan perlahan ke
arah lorong disebelah kiri.Suasananya sangat-sangat gelap sehingga aku memakai LED Flashlight yang ada di ponselku
untuk membantu menerangi jalan diikuti dengan Jac.
“Maafkan aku,
keadaan disini selalu begini, dan aku membencinya.Ini membuatmu beresiko lebih
tinggi untuk terselandung karena pada kenyataannya, disini banyak sekali
karpet”Dia tersenyum masam.Ada raut wajah lelah disana.Matanya sedikit
redup.Aku sedikit iba karena dia sudah berusaha menggendongku hingga ke atas
sini yang nyatanya sama sekali tidak bisa kulihat.
“Duduklah sejenak
dan terima kasih atas usahamu itu”Aku menghentikan langkahnya.Dia menatapku
aneh sambil berusaha tersenyum.Tapi sepertinya tidak bisa.Aku bahkan tidak tahu
apakah dia tersenyum atau tidak karena disini gelap sekali.Bisa saja dia
berjalan duluan.Yang kurasakan hanyalah napasnya yang masih tidak teratur
sekaligus kehangatan tubuhnya.
“Jac?”Kataku mulai
gelisah kemudian aku merasakan napasnya disekeliling wajahku hingga wajah kami
benar-benar berdekatan dan kemudian dia mendekatkan wajahnya ke telingaku. “Berjanjilah
padaku bahwa dalam keadaan apapun, kau harus kuat menerimanya”
Aku menahan
napasku.Dia mendaratkan ciuman di atas kepalaku kemudian menggandengku
lagi.Kini, rasa sakitnya menghilang dan aku dapat berjalan normal.Lagipula,
melihat kebelakang, seperti mengingatkanku pada film horror dimana tiba-tiba
muncul sesosok dengan kepala terbalik dan jalan merangkak.Oh, mungkin seperti The Unborn ?
Lorong ini begitu
sulit bagi kami.Jac nyaris memasuki ruang rapat Departemen Penelitian yang
sesepi kuburan dan ruangan arsip dokumen penting Departemen Penelitian.Sesaat
setelah itu, Jac berhenti didepan sebuah ruangan dengan pintu keemasan.Disana
seperti ada suara Mom yang berusaha menahan tangisnya dan kemudian beberapa
orang seperti berusaha menjatuhkan Mom.Aku semakin gelisah hingga rasa sakitku
ini sepertinya mulai lagi dan menjalar keseluruh tubuh.Jac membuka pintunya dan
seorang pria yang menatapku duluan menyerukan , “Itu dia!Sang Mutiara Hitam
yang seharusnya tidak dilahirkan!”.Sebenarnya, aku ingin sekali tersenyum
sesaat setelah masuk, tapi melihat keadaan Mom yang terisak dan wajah-wajah
menegangkan disini, aku mengurungkan niatku.Jac masih menggenggam erat
tanganku.Kali ini semakin erat dan dia terus membisikkan “Berjanjilah padaku
Cath, berjanjilah, bahwa kau harus menerimanya”Aku sendiri tidak tahu apa
maksudnya, tapi sepertinya ini ada kaitannya dengan apa yang terjadi
disini.Sekarang.
“Oh ayolah Lucy, apa kau mau menyimpan kebohongan palsumu yang telah
menyakiti anakmu ini untuk kedua kalinya.Atau mungkin ketiga kalinya?”Kata
seorang perempuan tua yang aku kenali dari pertemuan kami kemarin disini, di
aula bawah.Aku hanya menatap Mom tersenyum yang sangat miris padaku.
“Mom?”Bisikku pelan yang sama sekali tidak ada gunanya.Tapi Mom tahu kalau
aku menggerakkan bibirku.
“Katakan saja Lucy!Tidak ada banyak waktu bagi kita untuk berkonyol-konyol
dalam permainanmu ini.Kau telah menyusahkan kami semuanya!Dan bahwa¾”
“Cukup!”Teriak Mom yang masih terisak. “Cukup Anthony, cukup...Berikan aku
waktu, hanya itu, berikan aku waktu yang cukup”
“Sudah dia katakan Lucy bahwa kita sama sekali tidak memiliki waktu dan
apalagi kecurigaanku dan ketidaksenanganku terhadap bocah itu berbuah juga.Ini
tidak sia-sia.Oh, Cathlyn yang malang, kau tahukan, bahwa dibohongi itu sangat
sakit?”Wanita tua terkutuk itu terus berusaha agar aku ikut terisak.Nyatanya
ini sedikit memacu emosiku melihat Mom terus terisak dengan kemirisan.
“Jadi, sebenarnya apa yang terjadi disini?Oh ayolah, katakan
saja.Mom?”Kataku seperti biasa.Semuanya terdiam sampai seorang pria tua tertawa
untuk mulai membuka percakapan, “Sepertinya anakmu ini sungguh ingin
mengetahuinya Lucy.Katakan saja.Daripada kau membuang waktumu semakin lama dan
putrimu ini bertanya-tanya dalam hatinya.Hati kecilnya”
“Kau tidak bisa membiarkanku melakukannya disini Ron, kau sama sekali tidak
ada urusannya dengan semua ini.Kau hanya pria tua yang hanya bertugas mencatat
agenda pertemuan dan peristiwa yang terjadi!Jadi, tutup mulutmu itu Ron”
“Jangan katakan itu didepan anakmu Lucy, nyatanya, dia telah hadir disini
dan dia sudah tahu bahwa kau tengah menyembunyikan sesuatu darinya.Apa susahnya
mengatakan kalau dia adalah¾”
“Oh, Tuhan...Diamlah!Berikan aku waktu, sedikit, sedikit saja.Aku harus
mengatur semuanya, dan memperbaiki semuanya”
“Ini sudah malam dan kau hanya mengulur waktu.Bahwa kecurigaan kita dan
beberapa orang dari Departemen ini sungguh mengagumi kekuatan Cath ini telah
menemukan titik terang”Seorang wanita muda menatapku tajam.
“Dia dilahirkan didalam naungan sihir Equaoch, dimana dia memiliki kekuatan
yang telah ia turunkan pada Cathlyn, dan bagaimanapun dia adalah ayah dari
Cath.Mengingat dia mewariskan kekuatannya itu.Benar bukan?”Pria yang menatapku
tadi kini melirikku dalam-dalam.
“Dia sama sekali bukan anak Equaloch!Dia dilahirkan dari rahimku Joe!Omong
kosong dengan kekuatannya.Sama sekali bukan urusan.Yang terpenting adalah kita
masih ada kesempatan untuk mengubahnya.Laboratorium bisa menyedot habis darah
hitam yang ada didalamnya dan¾”
“Kau mau dia kehabisan darah Lucy?Kau ini ibu macam apa?Kau membiarkannya
mati disini?Tanpa tahu bagaimana kelanjutan penutupan lingkaran
Golvermorth?Misi ini penting mengingat kita akan menaruh calon bayi itu didalam
rahim Cathlyn!”
Mataku hampir copot dan aku tersedak oleh ludahku sendiri.Aku terbatuk
cukup keras yang membuat semua orang terdiam.
“Apa kau tidak tahu itu Cath?Jangan bilang ibumu ini sama sekali tidak
memberitahukanmu!”
Aku menggeleng pelan dan menggigit bibirku.Aku akan hamil setelah misiku
membunuh Equaloch selesai?Diusiaku yang...14 tahun dan statusku yang masih,
pelajar disebuah SMP di Inggris?Apa ini mimpi?
“Kau telah menjadi ibu yang gagal sekaligus sangat tidak berguna Lucy!Kau
pikir anakmu ini seorang penjahat?Hingga kau tidak ingin mengatakan yang
sebenarnya?Kita tahu bahwa tidak ada rahasia didalam keluarga Golvermorth dan
semuanya harus berterus terang.”Pria itu memulainya lagi.
“Yang menjadi pengkhianat harus
dimusnahkan dan yang benarlah akan mendapatkan kemuliaan dan keabadian.Begitulah
yang terus ayahnya katakan kepada kami, sebelum semuanya berakhir.Apa kau mau
melihat ayahnya merasa tidak tentram di alam baka?”
“Tutup mulutmu itu Joe!Akan kubelikan mesin jahit ekstra untuk menjahit
mulutmu.Aku akan melakukannya sampai ini benar-benar pada waktunya!”
“Kapan?”
“Tidak seperti kalian, garis keturunan Golvermorth entah dari cabang mana
yang selalu mengusik ketentraman hidup keluargaku dan juga hidup kalian
dipenuhi dengan kekerasan dan kekejaman yang sama sekali bukan¾”
“Kamilah yang sejati, bukan kau Lucy.Kau sengaja mengulur waktu untuk...Oh,
atau kau?Kaulah penghiatan itu?”
“Apa?”Kataku spontan.
“Oh tidak, tidak.Mungkin saja dia mata-mata atau bagaimanalah, dan kalau
dia ibu sejati, dia akan memberi tahu pada anaknya tindakannya yang busuk itu!”
Mom mengusap air matanya yang terus menetes.Dia mulai mendekatiku, kemudian
mengelus pipiku dengan kelelahan di wajahnya.
“Ini akan segera berakhir Cath.Kita akan menyelesaikannya, dan kau
tahu?Tiba saatnya dimana kau mungkin tidak akan berada lagi disini”
Aku mengerutkan dahiku, “Apa maksudmu Mom?”
Dia berhenti sejenak,“Tidak.Oh, aku tidak bisa melakukannya, kita akan
membicarakannya nanti dirumah!”
“Omong kosong!Biar kuberi tahu bahwa¾”
“Tidakkah kau memikirkan perasaan seorang remaja?Dia masih dalam puber dan
dia akan membawa ini semua mungkin kepada tekanan emosionalnya yang tidak
terkendali, dan rasanya, ide kalian itu konyol!Mengapa tidak anakmu saja?Atau
yang lain?”
“Bodoh sekali kau Lucy!Cathlyn merupakan pemegang, uh maksudku kunci untuk
membuka kelahirannya yang baru karena dia merupakan keturunan terakhir,
walaupun demikian, kenyataannya dia sekarang bertolak belakang.Aku tidak tahu
kalau-kalau dia tidak akan bisa,”
“Bagaimana kau bisa berpikir demikian?Baiklah, mungkin saja Cath adalah
yang paling muda sekarang, tapi, dalam catatan peraturan kuno abergium 4 luste
18, mengatakan bahwa seseorang dari Golvermorth 90% diukur dari posisinya dan
10% dapat menjadi toleransi apabila orang tersebut tidak cocok”
“Ya, dan keputusan dari catatan itu akan kami pakai sebagaimana mestinya
bahwa kembarannyalah yang layak mendapatkannya.Sayangnya, telah seseorang
pindahkan ke masa lalu”
“Aku?Memiliki kembaran?”Tanyaku hampir tak berdiri
Mom mengigit bibirnya dan menghela napas yang panjang, lalu kembali
menghirupnya dalam-dalam, “Ya sayang, iya, kau adalah kembar, dan kau terlahir
dengan itu.Maaf Mom tidak dapat mengatakannya.Mom kira ramalan itu benar,
ternyata salah”
Pria tua itu tertawa sebentar, “Ya, dan bahwa ternyata, ramalan bodoh yang
telah Venice katakan itu semuanya hanyalah permainannya Lucy, dia hanya ingin
membawa kabur putri kesayanganmu itu ke masa lalu karena dia tahu dimana lubang
masa depan itu berada, dan menutup rapat-rapat demi mendapatkan kesucian dan
keabadian.Peramal terkutuk itu sama saja dengan Equaloch”
“Apa yang kalian maksudkan dengan ramalan”Akhirnya setelah seabad dalam
kebisuan, Jac membuka suaranya. “Dan, apa maksud kalian dengan Venice?Bukankah
dia bagian dari Golvermorth?”
“Itu dulu Jac, oh, ayolah, siapa yang tidak tertarik dengan dua gadis
ini?Yang sama-sama memiliki kekuatan untuk menciptakan keabadian?Tapi
sayangnya, dia tidak memiliki bakat dalam membaca mantra.Atau mungkin
mencurinya dari kami, itu tersimpan sangat-sangat dalam dan tidak akan ada
satupun orang yang tahu”
“Langsung ke topiknya saja, apa maksud kalian dengan menyuruhku datang
kemari?”Kataku tegas dan mataku sedikit menatap tajam pada mereka.
“Ya, benar.Kami telah berlama-lama, jadi pokoknya adalah, bahwa kau sama
sekali tidak layak berada di Golvermorth karena kekuatanmu itu sayang, mutiara
hitam dan turmalin hitam itu telah memakan 90% mutiara merah mudamu
itu.Sehingga 10% bukanlah alasan yang tepat berada disini”Pria yang lebih muda
yang kuketahui namanya adalah Joe itu menyilangkan kedua kakinya. “Bahwa,
ramalan mengatakan kalau telah terlahir
dua orang yang akan menjadi penyejuk hati akan tetapi seorang pemanah menusuk
jantung dan dua ornag itu bukan lagi menjadi dua, tetapi hanya satu yang akan
menyelamatkan dunia, dan bahwa yang tenggelamlah yang akan sirna dan semua
itu menjadi maksud setelah ibumu mengatakan dan mengakui bahwa kalian terlahir
kembar.Mungkin ramalan Venice agak sedikit benar, dan kemudian, kaulah yang
harus mencari bintang baru itu kepada kami untuk menutup lubang Golvermorth dan
kami akan melahirkan yang baru”
Aku melirik secepat kilat ke arah Mom yang sekarang menatap kosong ke arah
lantai, “Maksudmu, bahwa, darah yang asli itu diciptakan hanya pada satu orang
dari dua orang yang terlahir itu dan yang benar-benar kau kutipkan adalah
kembaranku itu?Bahwa aku sama sekali tidak ada gunanya?”
Dia tertawa sekencang mungkin hingga lesung pipinya terlihat dan kemerahan
di pipinya muncul.Kemudian sejenak berdehem dan berhenti, “Bukan tidak berguna
Cath, hanya saja, kami tidak bisa berbuat apa-apa dengan kekuatanmu
itu.Nyatanya, kekuatanmu itu sebenarnya palsu, kekuatan yang terkuat mungkin
saja dimiliki oleh kembaranmu.Sayangnya, ibumu ini tidak mau memberitahu kami
dimana kembaranmu berada, bukan begitu Lucy?”
“Aku memang tidak menyetahuinya Joe!Omong kosong kalau kau mengetahuinya,
aku bahkan belum sempat melihatnya!”
“Tepatnya tumbuh besar, kau tahu, Venice telah membesarkannya dan mungkin
dia akan jijik melihatmu karena kau dianggap buangan sama seperti kau
membuangnya!”
“Aku tidak membuangnya!Persetan dengan kata itu!Hentikan semuanya!Aku hanya
menitipkannya pada Patrice, aku bahkan tidak tahu kalau bayi itu ternyata
diculik, dan sebenarnya yang membuat semua itu adalah Venice.”
“Patrice?”Kini Joe mengangkat satu alisnya. “Maksudmu Patrice Timothy
Grilney?”
“Ya”Kata Mom pelan berusaha menahan air matanya
“Tapi, bagaimana bisa?Seseorang melaporkannnya bersama dengan Venice, dia
membawa keranjang besar ke sebuah kafetaria pada hari itu.”
Kami semua membelalak dan terdiam.Tidak ada yang dapat menggerakkan bibirnya
walaupun wanita tua keparat itu rasanya setegah mati menggerakkannya.Kami
terdiam hampir 30 detik dan setelah itu, Jac mulai bersuara.
“Berarti, yang berkhianat adalah tante Patrice?Dia telah berencana bersama
dengan Venice untuk mencapai keabadian?Itulah sebabnya tante Patrice selalu
menolak untuk berkunjung ke rumahmu, ataupun, bertindak kasar padamu”Kata Jac
yang dimaksudkan untukku.Tapi aku hanya terbengong-bengong sambil melihat
catatan agenda kejadian Golvermorth yang telah ia curi itu.Jadi, ini semua
memang ada kaitannya, dimana dia berusaha menggantikan peristiwa yang terjadi
pada saat aku dilahirkan, karena dia tahu, dia telah dimata-matai, dan setelah
misinya itu selesai, dia sengaja melakukan pertemuan dengan anggota Golvermorth
disini, untuk meletakkannya kembali.Tapi sayangnya, aku tidak mengambil buku
itu.
“Cath?Kau tak apa?”
“Uh, ya, maafkan aku.Aku tak apa.Ya, menurutku juga begitu.Tante Patrice
mungkin saja dalangnya, dan kalau begitu, kembaranku hidup di masa lalu bersama
Venice”
Seorang wanita muda lain berdiri dari sofanya berjalan dua langkah agar
terlihat wajahnya lalu mulai tersenyum sinis, “Tidak ada yang dapat memastikan
kalau dia masih hidup Cathlyn.Semua ini sudah menjadi permainan buas
Venice.Bisa saja dia merasa bahwa menciptakan keabadian dari kalian adalah
dengan pengorbanan, cinta dan darah.Benar begitu?”
“Aku yakin dia masih hidup!Aku tidak akan membiarkannya menyakiti saudaraku
sendiri!”
Mom mulai terlihat cemas.Matanya menjalar keseluruh ruangan menatap
keseluruh benda hingga berhenti tepat ke arahku, “Oh Tuhan, bagaimana caranya
membawa dia kembali?”
“Ini semua salahmu Lucy!Kalau kau tidak memulainya, semuanya tidak akan
terjadi!”Joe berteriak ke arah Mom.
“Tapi!Tidak ada yang tahu kalau ramalan itu benar!”Teriak Jac padanya
dengan mata melotot tajam.Tampaknya dia sama pusingnya denganku.Semua hal ini
membuat pandanganku kabur, kabur dan semakin kabur hingga aku terjatuh pingsan
...
Tante Helena mengusap wajahku perlahan.Pagi ini sangat-sangat
cerah.Matahari begitu terang menembus jendela kamarku.Aku bahkan tidak tahu
bagaimana kelanjutan kisah kemarin malam.Aku tidak melihat tanda-tanda
Mom.Hanya Jac yang berdiri tepat didepan pintu kamarku sambil bersender dan
melipat tangannya.Aku melihat kesekeliling kamarku.Tidak ada Niall, dan aku
tersadar bahwa dia sama sekali belum terlihat hingga hari ini.Kemana dia?
“Oh Tuhan!Kau sudah sadar nak, aku menunggumu semalaman penuh, akhirnya kau
terbangun juga”Katanya sambil memberikan senyuman kecil di bibirnya. “Nah,
sekarang, ayo makan supnya.Aku sudah membuatkannya pagi tadi”
Aku membalas senyumannya, “Uh, terima kasih tante Helena, sepertinya aku
akan menggosok gigiku dulu, dan aku bisa bangun sendiri”.Aku segera bangkit dan
berjalan ke arah kamar mandi, sementara tante Helena membereskan tempat
tidurku.Hari ini, sebenarnya adalah jadwalku untuk bertemu dengan para peneliti
dari Departmen Golvermorth, tapi sepertinya Mom memberikan ijin untukku karena
aku sakit dan sepertinya para anggota dari Departemen Penelitian mengetahui hal
itu karena kemarin, aku persis jatuh pingsan dihadapan mereka.Saat aku keluar
kamar mandi, semuanya terlihat sangat rapih.Tidak ada Jac dan tante
Helena.Hanya ada sup tante Helena dengan asap yang masih mengepul.Sejujurnya
aku jauh lebih lega, bukan karena aku tidak ingin mereka ada, tapi, tante
Helena bisa memaksaku atau mencegokiku dengan sendok besarnya yang ia beli dari
Korea, karena aku sama sekali tidak lapar.Tapi anehnya, keadaan disini sangat
amat sepi.Kemana orang-orang?Aku memutuskan untuk turun ke bawah dan saat aku
sampai, semua mata tertuju kepadaku.Empat orang asin yang berjenis kelamin
laki-laki dan dua orang asing yang berjenis kelamin perempuan.Mereka semua
benar-benar terlihat seperti orang-orang Amerika dengan wajah khas Amerika ditambah
rambut blonde dan pirang pasir mereka.Tapi Mom tetap melanjutkan pembicaraannya
tanpa memperhatikanku yang sedang terbengong-bengong melihat mereka.
“Tapi Cathlyn masih sakit.Apa tidak bisa pertemuan hari ini dibatalkan?Dia
pingsan kemarin dan kurasa kalian semua tahu itu dan badannya sangat panas
kemarin.Kupikir kita lanjutkan besok atau lusa saja Louis”Kata Mom pada salah
satu pria yang kelihatannya paling muda disana.Tapi pria itu malah tersenyum
geli melihat Mom sambil menyandarkan punggungnya santai di sofa.
“Lucy, kebodohanmu itu telah merasuk terlalu jauh kurasa.Kua seperti baru
pertama kali mengenal kami Lucy.Kupikir, ada baiknya kau diberi vaksinasi geger
otak”Katanya santai dengan nada sinis.Beberapa diantara mereka cekikikan.
“Kami tahu kalian dari para peneliti yang memiliki tim kesehatan paling
populer di Golvermorth, akan tetapi, ada baiknya, kita mengistirahatkannya
dulu, seperti yang kau lihat, dia memiliki aktifitas yang jauh lebih
padat”Tante Helena melirikku iba.Aku mulai berjalan mendekat.
“Waktu kita tidak banyak Helena, kita tidak bisa menundanya lagi, ada
banyak kabar bertebaran bahwa Equaloch benar-benar ingin mematahkan mantra kita
di masa lalu.Dia benar-benar ingin sekali muncul di masa depan dan membunuh
Cathlyn untuk mendapatkan keabadiannya”
“Apa yang akan kau lakukan kalau begitu?Bukankah kita juga akan mencari
kembaran dari Cath di masa lalu?Kalau begitu, dia sedang dalam bahaya”
“Tidak ada pilihan lain.Kemarilah Cath.Aku akan memberikan suntikan vitamin
dan kekebalan tubuh ini padamu, dan sebaiknya Lucy, Helena, kita bisa bicarakan
ini di Departemen Penelitian setelah ini”
“Maksudmu sekarang?Oh ayolah, aku baru saja mengantarkan surat itu pada
pimpinan kalian.Tidak mungkin aku kesana lagi dan membatalkannya.”
“Dengarkan aku Lucy, kita tidak punya pilihan lain!Kita harus bergerak
cepat, sebelum Equaloch benar-benar semakin kuat dan bisa mematahkan dinding
penjara kita di masa lalu.Sudah bagus selama ini dia tidak muncul la¾”
“Dia muncul!”Kataku. “Dia benar-benar muncul, ini bukanlah mimpi, tapi
semua ini, sangat nyata dan dia muncul beberapa hari yang lalu disekolahku, dan
Kim, menyelamatkanku!Dia hampir membunuhku saat itu dan¾”
Semua ternganga dan melotot kearahku seperti seakan aku berbicara sendiri
tanpa henti dalam bahasa alien, jadi aku coba menghentikan kata-kataku dan
terdiam sampai mereka berbicara.Tapi bukannya berbicara, mereka malah tertawa.
“Apa yang sebenarnya sedang kau bicarakan itu Cathlyn?Apa kau perlu kuberi
vaksinasi geger otak sama seperti ibumu!”
“Aku tidak geger otak!Berhentilah menyebut kami geger otak!Siapa yang geger
otak sekarang?”Dia mengeluarkan jarum suntik itu dari tanganku dan kemudian
memberikan kapas yang sudah diberi obat.
“Sebaiknya kami membawa Cath duluan dari kalian.Tenang saja, dia hanya akan
didudukkan bersama kami, dan tidak ada introgasi sama sekali”Kata seorang
wanita yang agak lebih tua dari laki-laki itu.Tampaknya senyuman lebar yang ia
berikan untuk Mom tidak membuat kekhawatiran Mom padaku benar-benar surut.Dia
justru bertambah panik.Tapi kemudian, dia mengiyakan apa yang wanita itu
katakan.Setelah memberikanku waktu untuk mandi dan berganti baju, akhirnya
mereka membawaku.Mobil ini benar-benar terasa ekstra sempit karena lima orang
ini benar-benar tidak ingin bergeser.Aku hanya berharap cepat-cepat sampai dan
kemudian menjadi orang pertama yang turun duluan dari mobil payah itu.
Saat melewati tikungan, akhirnya kami sampai juga.Tadinya kupikir kami akan
ke Departemen Pembukuan, ternyata mereka hanya memutar arah agar terlihat
diam-diam dan benar-benar rahasia.Nampaknya orang-orang ini sangat terobsesi
dengan CIA atau MI6, jadi aku hanya memutar kedua bola mataku.Tapi
keberuntungan untuk menjadi yang pertama turun dari mobil itu benar-benar jauh
dari pikiranku.Aku malah turun paling akhir disana.Bahkan mereka berjalan
duluan daripada aku.Kali ini kami bertemu di ruang bawah tanah yang aneh dan
suram.Lampunya benar-benar seperti orang yang tengah menunggu ajalnya.Tapi
anehnya, salah satu diantara mereka sama sekali tidak ada yang terganggu dengan
kegelapan yang menimpa kami.Ponselku terlihat kurang berguna untuk menerangi
ruangan yang benar-benar dalam dan terlihat lembab.Kami berhenti didepan pintu
kayu besar dengan sisi dilapisi emas dan pegangan pintunya yang dilapisi
beberapa kristal mewah yang indah.Kalau saja aku hanya diantar Jac, sudah pasti
aku benar-benar memanfaatkan ini.Tapi sepertinya mereka mengetahui akan
bulusku, jadi, kali ini aku duluan yang masuk.Tidak ada siapa-siapa kecuali
kami.Aku duduk disebuah sofa besar dengan kue dan teh yang sudah
disiapkan.Sekitar lima menit, mereka semua keluar setelah menandatangani sebuah
surat aneh dengan rumus IPA yang tinggi.Aku bahkan sama sekali tidak
mengenalnya, sepertinya itu belum kami pelajari, atau bahkan tidak sama sekali
disini.Sekarang aku sendirian.Ruangan ini sedikit lebih terang karena ada
jendela dan ventilasi.Aku berjalan ke arah jendela untuk melihat keluar.Ini
benar-benar menakjubkan.Sebuah taman bunga besar dengan rumput ekstra hijau
yang pernah aku lihat.Banyak sekali kupu-kupu disana.Ada sebuah pondok tua
dikejauhan sana, dan tak jauh dari sana, aku melihat ada seorang gadis dengan
rambut coklat terang yang halus duduk menghadap ke langit.Tapi sepertinya
terlalu jauh untuk memanggilnya.Tidak ada tanda-tanda pintu rahasia disini.Aku
berusaha meraba-raba tembok yang ada disekitar jendela hingga tumpukan buku
yang jauh dari jendela.Tapi kemudian seseorang masuk yang membuatku
terlonjak.Aku menelan ludahku saat sebuah pintu didalam ruangan itu terbuka
dengan sendirinya.Aku menunggu beberapa detik tapi seseorang sama sekali tidak
masuk.Akhirnya aku berjalan mendekat sambil menyalakan senter yang berasal dari
ponselku.Pintu itu terbuka lebar, hanya saja didalam terlalu gelap, hingga
senter ponselku sama sekali tidak mampu menembus ruangan itu.Aku menengok ke
arah jendela dan disana gadis balik mengintip dari jendela yang membuatku
menjerit ketakutan.Sayangnya jeritanku sama sekali tidak menolong.Pintu ruang
bawah tanah yang aneh ini terkunci, dan Mom sama sekali tidak datang kemari.Apa
aku disekap?Atau diculik?Tapi tampaknya gadis itu memiliki rasa penasaran yang
sama dengan yang aku alami tentangnya.Jadi aku kembali berjalan ke arah gadis
itu dengan perlahan hingga aku dan dia hanya berdiri dengan jarak diantara
jendela besar itu.Wajahnya terlalu dekat dengan jendela dan dia memunggungi
matahari yang bersinar jadi, aku sama sekali tidak dapat melihat wajahnya.Tapi,
dari rambutnya, dia terlihat seperti seorang putri kerajaan.Sangat indah dengan
hiasan bunga diatasnya.
Aku mencoba tersenyum untuknya, tapi dia tidak tersenyum kembali
untukku.Dia malah terlihat aneh dan menyeramkan.Dia terus menunjuk ke arah
pintu yang terbuka tadi.Aku sama sekali tidak tahu maksudnya, tapi sepertinya
itulah jalan masuk kesana.Tentu saja aku tidak akan mau kesana walaupun aku
sangat ingin.Disana terlalu menyeramkan dan siapa yang mau bertanggung jawab
kalau aku dibunuh oleh gadis itu?Tapi matanya seperti melotot ke arahku yang
memancarkan warna matanya yang biru dan bulat besar.Karena aku sama sekali tidak
menggubrisnya dan hanya terus berdiri didepannya, dia mulai sedikit arogan
dnegan menggedor-gedor jendela ini.Dengan kuat dan sangat kuat hingga aku
berjalan mundur dengan cepat.
“Hentikan!”Teriakku kencang ketika kaca itu retak parah dan aku hanya
melihat wajahnya meleber kemana-mana karena refleksi kaca yang retak.Matanya
kanan sedikit lebih tinggi dari mata kirinya.Mulutnya seperti sedotan yang
berada didalam air terkena oleh cahaya matahari sehingga terlihat patah.Aku
tahu dia sangat marah.
“Kau mau aku masuk kedalam situ?”Tanyaku terpatah-patah.Dia hanya terdiam
dan melihatku tajam.Ketika dia mengayunkan tangannya ke arah jendela aku
menggigit bibirku dan menutup mataku.Dia seperti boneka Chucky yang menyeramkan
dengan pisaunya untuk membunuh orang yang ada dihadapannya.Dengan ketukan
paling kencang, kaca itu pecah dan mengakibatkan bunyi yang sangat besar,
serpihan kacanya mengenai tanganku dan menancap di bawah lututku.Aku melihatnya
masih berdiri dan menatapku tajam.Kemudian aku berdiri dengan sekuat tenagaku
walaupun rasa perih dikakiku ini sangat-sangat menyakitkan.
“Apa yang kau mau!Bicaralah!”Seruku.Dia masih tetap terdiam. “Apa maksudmu
menunjuk ke arah pintu ini?Ada apa didalamnya?”Setelah seribu pertanyaanku, dia
masih terdiam.Kali ini matahari sedikit bergeser dan akhirnya wajahnya terlihat
juga.Banyak sekali sayatan dan luka di pipinya, tapi dia sangat cantik.Dia
mulai menitihkan air matanya.Aku sedikit iba dengannya.Aku melirik ke arah
pintu masuk dan berharap seseorang masuk, tapi ternyata tidak.Tidak ada
tanda-tanda Mom, Jac, Niall, tante Hellena, Liana, Kim atau siapapun dari
anggota di Departemen Penelitian ini yang masuk.Aku semakin panik ketika dia
menangis semakin dalam hingga terjatuh.Aku berjalan mendekat dengan cepat
hingga aku melihatnya terisak di rerumputan dibawah jendela itu.
“Maaf, maafkan aku atas kekasaranku tadi.Tapi, aku benar-benar penasaran
dengan apa yang kau ucapkan nona.Kau, benar-benar ingin aku masuk ke
dalamnya?”Tanyaku.Tapi dia masih terisak. “Aku tahu kau tidak ingin berbicara
karena mungkin kau sudah berlama disini bertahun-tahun tanpa teman, dan hanya
ditemani tumbuhan dan beberapa serangga yang datang.Tapi, aku akan masuk kesana
kalau kau mau”Aku membalikkan tubuhku perlahan dan menatap pintu itu sambil
menelan ludah dalam-dalam.Sejujurnya aku sedikit takut kegelapan.Bahkan aku
tidak yakin LED flash dari ponselku membantuku sebagai penerangan.
Ketika aku berjalan selangkah, gadis itu memegang tanganku dengan kuat
hingga meninggalkan bekas kehitaman di sekitar pegelangan tanganku.Dia
menatapku iba sambil mengelus pipiku perlahan. “Kau akan mati Cathlyn, kau akan
mati, mereka itu jahat, mereka itu adalah orang-orang Equaloch.Mereka
berkhianat”Katanya pelan.Aku mengerutkan alisku dan masih terus menatapnya.
“Mereka sengaja membawamu kemari karena mereka ingin kau membusuk seperti
kembaranmu disini, dan kalau kau tahu, sebenarnya, akulah yang mengasuh
kembaranmu, hingga kami tertangkap pada tahun 2011.Saat itu aku berusia 14
tahun, dan aku merasa bahwa kembaranmu itu adalah adikku juga.Jadi aku
sangat-sangat menyayanginya.Mereka mengantarkanku kemari sendirian dan
membawaku ke taman ini.Mereka bilang kalau aku akan suka, tapi ternyata, mereka
mengurungku disini tanpa membuatkanku pintu keluar.Malam hari setelah itu, mereka
membawa Mackenzie, kembaranmu kemari dengan keadaan sekarat, dan mengurungnya
dipintu itu.Aku menangis setiap malam melihatnya, dia masih sempat menyanyikan
lagu yang selalu aku nyanyikan bersama sebelum tidur dan sebelum kejadian itu
berlangsung, hingga aku sama sekali tidak mendengar nyanyiannya lagi.Aku selalu
berusaha menyakinkan diriku, bahwa dia tidak mati dan dia masih hidup didalam
sana.Tapi, sebenarnya dia telah meninggal.Hingga aku melihat Venice masuk
kedalam ruangan ini bersama dengan dua orang lainnya sambil membawa buku dan
mengucapkan mantra aneh.Yang mereka tahu, aku telah tiada disini, tapi
sebenarnya aku tinggal dipondok itu, dan terus mencari cara agar aku bisa
keluar dari sini”
Aku hanya terbelalak mendengarnya sambil melirik pintu itu, “Jadi,
maksudmu, selama ini kembaranku itu memang sudah ada disini?Dan seandainya
mereka tidak berkhianat, kami dapat menutup lingkaran yang terakhir, dan
seseorang dapat melahirkan yang baru untuk mematahkan keabadian Equaloch?”
Dia tersenyum puas, “Ya, itu maksudku, ternyata Equaloch jauh lebih kuat
daripada dirimu Cath.Ramalan mengatakan kalau semua rasi bintang akan muncul
pada suatu hari jika ramalan itu memang benar, dan rasi bintang baru akan
muncul dan menjadi yang paling terang diantara mereka.Tapi hingga sekarang,
setiap malam aku selalu berdoa bahwa itu akan terjadi, nyatanya tidak.Beberapa
hari setelah itu, mereka melakukan sesuatu didalam ruangan ini dan untuk
pertama kalinya, aku melihat mayat Mackenzie yang sudah benar-benar memucat dan
kaku.Dia sangat mirip denganmu Cath, oh...Andai saja dia masih ada, aku...”Dia
terisak.Aku memeluknya erat, dan mengelus rambutnya, “Sudahlah, tidak ada yang
perlu kau sesali, aku, aku berjanji aku akan mematahkan keabadian Equaloch.Aku
berjanji, aku akan mengalahkannya, demi Mom, demi seluruh Golvermorth yang
asli, dan demi, dirimu¾”
“Courtney Halvey Port.Panggil saja aku Courtney.Terima kasih Cathlyn, aku
snagat-sangat menunggumu disini, setiap hari, dan tampaknya, Tuhan telah
mengabulkannya untukku untuk menceritakan padamu kejadian aslinya.”
“Jadi, apa yang selama ini berhasil kau tangkap Courtney?”
“Selama terkurung disini, aku melihat banyak kejadian, pertemuan, sumpah
serapah, janji, dan masih banyak lagi.Jadi, saat mereka melakukan pertemuan
itu, dengan membawa Mackenzie padaku untuk pertama kalinya, itu terlihat
seperti pembangunan jiwa, dan aku yakin, mereka membawa kabur roh Mackenzie
untuk dibawa lari ke masa lalu.Begini Cath, kau harus ke pondok bersamaku.Aku
akan memberikanmu banyak mutiara merah muda untukmu.Selama ini, yang menjadi
kekuatanku adalah itu.Jadi, saat kau dikirimkan ke masa lalu untuk bertemu
dengan Equaloch, dia bisa saja mencelakaimu atau kau kalah perang
dengannya.Tapi, kau adalah sang merah muda, kau adalah Mutiara terbesar dengan
kekuatan terbesar di Golvermorth, aku yakin, kau bisa melakukannya Cath.”
Dia menggandengku perlahan dan berlari dengan cepat bersamaku ke pondok
yang lusuh dan kayunya sudah menghitam.Aku tidak habis pikir, dia mampu tinggal
disini seorang diri, uh, dengan anjing kecil entah dari mana asalnya.Didalam
sini, banyak sekali coretan, kertas-kertas, dan sebuah foto dirinya dan
kembaranku yang nyaris seperti wajahku.Hanya saja warna matanya biru.Dia
mengikuti warna mata ayahku.Rasanya aku benar-benar ingin menangis sekencang
mungkin membayangkan kembaranku harus meregang nyawa seorang diri disana oleh
keterkutukan mata-mata Equaloch di masa depan ini.Saat itu, Courtney
memberikanku lima mutiara merah muda padaku dan sepotong berlian putih dengan
pahatan indah.
“Aku tidak tahu apa ini, tapi yang jelas semua ini adalah
alat pertahanan hidupmu Cath saat kau akan melawan Equaloch.Ada banyak ramalan,
dan ramalan terburuk adalah ...dan sang
bintang akan jatuh ke dalam jurang dan sang api berkobar di langit angkasa mengepakkan sayapnya dan
menyapu semua yang ada dihadapannya, langit dan bumi berjauhan, kegelapan
dimana-mana, menerangi seisi bumi dan kemudian,
rasi bintang menghilang dari angkasa untuk selamanya dan bintang yang selalu
dibanggakan sebagai penyelamat itu ikut musnah bersamanya dalam lingkaran
keabadian sang api.Oh Cathlyn, tentu saja aku selalu khawatir dengan
ramalan itu, aku sama sekali tidak ingin kau mati.Ramalan itu sempat tenar
ketika dua tahun kelahiran kalian.Sayangnya itu redup seiring waktu, tapi
tentunya, ramalan akan menjadi ramalan, dan itu tetap terus terkenang dihatiku,
mungkin juga dihati banyak orang yang mengharapkanmu”
“Bagaimana aku mempergunakan semua ini Courtney?”
“Kau akan tahu Cathlyn.Kau akan tahu, sekarang, kau harus
kembali kedalam sana, jangan sampai ada yang tahu kalau aku masih hidup, kaca
pecah itu, bilang saja bahwa...Bahwa, oh astaga, seharusnya aku tidak melakukan
itu, sekarang, apa yang harus kita lakukan?Mereka tidak akan mempercayaimu
begitu saja dan dengan begitu mereka akan datang ke pondok ini dan¾”
“Tenang saja, itu tidak akan pernah terjadi, percayalah.Semua keturunan
Golvermorth memiliki kekuatan telekinesis.Jadi, aku akan bilang kalau aku ingin
sekali ke taman ini tapi sayangnya aku tidak menemukan ada pintu, jadi aku
menggunakan kemampuanku untuk bisa menembus kemari”
“Oh sayang, kau sangat pintar.Terima kasih Cathlyn!Nah, ayo cepat, kau
harus kesana!”
Aku berlari ke arah jendela tadi dan kemudian duduk disofa sambil
mengantongi semua pemberian Courtney.Sayangnya, selama lima menit ini aku masih
sendiri, jadi aku memutuskan untuk masuk kedalam pintu itu dan melihat mayat
dari saudari kembaranku yang mungkin telah membusuk.Aku berjalan dan pasrah
kepada apapun yang akan terjadi padaku.Bisa saja aku berteriak, pingsan
ketakutan, atau mungkin mati berdiri saking ketakutannya melihat rupa
kembaranku itu.Ternyata, didalam sini sangat sempit dan aku baru tahu kalau
didalam ruang bawah tanah, ada ruang bawah tanah lagi, jadi ruang bawah tanah
didalam ruang bawah tanah.Keren, dan seandainya aku memiliki kesempatan, aku
akan menulis buku tentang itu.Saat sampai didasar,aku melihat sebuah meja tua
dengan sesuatu yang ditutupi kain putih.Jantungku berdebar kencang, aku
berhayal kalau-kalau mayat kembaranku terbangun, aku bisa-bisa terbang ke atas
saja.Tidak ada bau busuk disini.Aku berjalan semakin dekat-dekat dan dekat, itu
lebih tampak seperti peti besar yang ditutupi kain putih.Aku memegang kain itu
tanpa ditarik selama lima detik, lalu menariknya kencang.Kain itu terhempas ke
lantai dan aku melihat sebuah akuarium besar dengan kembaranku yang masih utuh
didalamnya.Sayangnya sangat bau bahan kimia.Wajahnya secantik diriku, matanya
tertutup, alisnya tebal, bulu matanya juga tebal, bibirnya tipis, sayangnya
sudah sangat memucat, baju yang dikenakannya seperti baju gadis-gadis jaman
dulu atau baju yang ada diboneka-boneka.Gaun selutut dengan lengan
menggelembung, dan kerah putih dileher.
Aku tidak tahu harus berkata apa tapi yang jelas ini sangat luar biasa
menakjubkan, dia telah mati kira-kira dua setengat tahun yang lalu dan mayatnya
masih utuh.Rambutnya sangat pirang dan aku cukup iri karena rambutku berwarna
hitam dikarenakan kekuatan dari Equaloch ini.Ada luka sayatan yang sama dengan
mirik Courney diwajah dan tangannya, itu membuatku semakin sedih dan
terisak.Aku mencari kursi untuk menaikinya dan kemudian aku memegang wajahnya
yang sedingin es, aku mengelus rambutnya yang mengapung tanpa berpikir seberapa
aku mau muntah mencium bau air kimia ini.Aku mau sekali menggantikannya baju,
tapi kelihatannya itu sulit dan tak mungkin.Dia telah menyerap banyak air kimia
dari tubuhnya dan mungkin darahnya sekarang bukanlah darah, akan tetapi air
kimia yang banyak berwarna hijau dan beratnya lebih dari 55 kilogram walaupun
kelihatannya dia sangat ramping dan langsing.
...
Pintu itu akhirnya terbuka setelah satu setengah jam aku terdiam
disini.Seorang petugas itu menanyaiku tentang kaca yang pecah dan aku menjawab
sesuai dengan rencanaku tadi.Kemudian, dia mengantarkanku ke atas untuk melakukan
pembicaraan bersama dengan Mom dan keluargaku yang lain.Mom sangat lega
melihatku dalam keadaan sehat.Aku berusaha menyembunyikan luka ditanganku
akibat Courtney dari balik punggungku.
“Oh sayangku Cathlyn!Kemarilah sayang!”Kata Mom memelukku erat.
“Sudah cukup Lucy, kita harus cepat!”Kata salah seorang wanita tua
“Baiklah, maafkan aku”
“Kita akan melakukan pengiriman jiwa Cath ke masa lalu untuk menemukan
kembarannya itu dua jam lagi.Kupikir ada baiknya kalian siapkan mental kalian,
dan segalanya.Penting bagi kita untuk mempersiapkannya dan jangan lupa Jenessa,
siapkan bukunya, dibagian halaman 15 dan 72 baris ke 48 di laci ke 49.”
“Apakah tubuhnya juga dikirimkan kesana Joe?”Tanya tante Helena bingung.
“Tentu saja Helena, kita memerlukannya,rentan bila kita membiarkan tubuhnya
disini tanpa jiwa, dia bisa saja terkena virus segala macam yang mengakhiri
hidupnya sebelum dia kembali”
“Tapi bagaimana kalau dia sekarat di masa lalu?Siapa yang akan bertanggung
jawab?”
“Tenang saja Helena, dia tidak akan ada apa-apa, kita bisa menariknya
kembali kemari.Itu sangat mudah,”
“Jangan pernah berbohong Joe!Tindakanmu yang lalu itu sudah membuatku
kehilangan napas.Jadi, jangan coba-coba untuk mempermainkan Cathlyn!”Kata
seorang pria tua gemuk dengan kepala yang nyaris botak.
¾7¾
Waktu yang diberikan sekiranya dua jam ini cukup membantuku untuk
menceritakan semua hal yang terjadi pada Mom.Tentunya aku meminta Mom dan Tante
Helena berbicara denganku di limusin Mom yang terparkir didepan.Kabar gembiranya
adalah, Mom juga sangat penasaran dengan ceritaku ini, jadi Mom menyetujuinya
walaupun kami harus melewati banyak lorong yang agak menghabiskan waktu
kami.Setelah sampai Mom bahkan mengunci pintu limusinnya dan menyalakan AC
dengan volume kecil.
“Jadi, apa yang akan kau ceritakan mengenai kebohongan dan pengkhianatan
Cathlyn?”Tanya tante Helena usai bmembenarkan roknya yang terjepit pintu
limusin.Itu meninggalkan bekas lipatan dahsyat yang membuatnya akan sibuk
sepanjang masa ditambah maskaranya yang super lentik itu sebentar lagi tidak
akan bertahan lama.
“Begini Mom, tante Helena, ada sesuatu yang terjadi di Golvermorth ini,
perlu diketahui bahwa mereka semua ini adalah mata-mata dari Equaloch!”Kataku
seserius mungkin untuk terkesan bahwa aku bukanlah bermimpi.Apalagi aku kemarin
mengalami pingsan dan amnesia sedetik.
“Apa maksudmu mata-mata?Mereka adalah orang-orang yang bekerja sama untuk
membunuh Equaloch sayang”
“Tidak tante Helena!Mom, kau ingat dua tahun setelah kelahiran kami?Disana
ada ramalan yang berbunyi ...dan sang
bintang akan jatuh ke dalam jurang dan sang api berkobar di langit angkasa mengepakkan sayapnya dan
menyapu semua yang ada dihadapannya, langit dan bumi berjauhan, kegelapan
dimana-mana, menerangi seisi bumi dan kemudian,
rasi bintang menghilang dari angkasa untuk selamanya dan bintang yang selalu
dibanggakan sebagai penyelamat itu ikut musnah bersamanya dalam lingkaran
keabadian sang api.Mom berbohong jika Mom katakan bahwa Mom tidak tahu soal
itu.Mom ingat yang dikatakan orang-orang itu kemarin?Mereka mengatakan bahwa
kembaranku itu diberikan kepada Venice oleh tante Patrice?Itu semua salah
Mom!Tante Patrice tidak mungkin berkhianat.Justru merekalah, hari itu, dia
menunggu di sebuah cafe untuk bertemu dengan gadis berusia 14 tahun dimana dia
akan membawa Mackenzie pada keluarganya agar diasuh, sayangnya, pergerakannya
diketahui, jadi, gadis itu ditangkap oleh orang-orang ini dan dikurung dalam ruang
bawah tanah Mom!”
“Bagaimana kau bisa mengetahui nama kembaranmu Cathlyn?”Tante Helena
membelalak.
“Itu semua diceritakan langsung oleh gadis berusia 14 tahun yang bernama
Courtney.Sewaktu orang-orang tadi mengantarkanku kesini, mereka mengurungku satu
setengah jam di sebuah ruang bawah tanah Mom.Lalu, disana ada sebuah taman
diluar jendela.Disitulah Courtney tinggal.Bertahun-tahun dia mengintip semua
tingkah laku dari mata-mata itu untuk membunuhku Mom.Mereka selalu berharap
dapat membunuhku diruang bawah tanah sama seperti kembaranku”
“Tunggu!Apa maksudmu membunuhmu disana seperti kembaranmu?”Mom kebingungan
“Mom, hari itu juga, saat Courtney ditangkap, malam harinya, Mackenzie,
dilempar kedalam sebuah ruangan didalam sana, istilahnya ruang bawah tanah
didalam ruang bawah tanah, dalam keadaan sekarat, hingga meninggal, dan
kemudian, beberapa hari setelahnya, mereka melakukan pengangkatan roh dengan
memanggil Venice untuk membawanya kabur bersama ke masa lalu untuk
Equaloch.Selama ini Mackenzie hidup disini Mom, hidup!Semua itu hanya karangan
mereka agar mereka bisa melancarkan aksi mereka Mom!”
“Aku percaya padamu sayang.Nah, bisakah kita ke ruang bawah tanah
itu?”Tanya tante Helena
“Tidak ada banyak waktu Helena, waktunya tinggal satu jam lagi, dan itu
tidak akan cukup, mereka akan mencurigai kita!”
“Percayalah Mom, aku akan selamat karena Courtney memberikanku lima mutiara
merah muda ditambah dengan satu berlian putih dengan pahatan indah.Dia
mengatakan kalau ini adalah senjata bertahan hidupku”
“Kembalilah untukku, tante Helena, keluarga kita, adikmu, dan Courtney!”
“Aku akan Mom, percayalah”
“Tapi Lucy, kita harus menyelamatkan Courtney!Kita tidak bisa membiarkannya
membusuk disana!Tidak!Tidak bisa!”
“Aku tidak tahu bagaimana caranya.Atau begini saja, aku dan Mom yang
kesana, sedangkan tante Helena, kau tunggu saja sebagai mata-mata!”
“Oh!Ya!Itu benar sekali!Aku suka menjadi mata-mata!”Aku memutar bola
mataku. “Ayo Mom, kita harus cepat!”
Kami berjalan ke arah ruang bawah tanah yang benar-benar mengekor itu.Ada 4 lorong panjang
dan 3 lorong pendek yang harus kami lewati dan itu sangat-sangat melelahkan,
kami empat belas kali terhenti dijalan karena melihat banyak anggota Departemen
Penelitian yang melati lorong ini dan seakan lorong terpencil ini cukup aktif
untuk dijelajahi.Setelah sampai, aku membuka pintu itu.Tidak ada kue dan
minuman lagi di atas meja, kacanya seketika sudah bersih dan rapih.Aku melihat
kesekitar untuk memastikan tidak ada orang disini.Setelah aman, aku dan Mom
masuk ke taman itu dan berlari ke pondok tua itu.Tapi, tidak ada Courtney
disana.Hanya barang-barang yang semuanya masih tetap.Aku berlari keseluruh
penjuru taman bunga yang luas itu, Mom, mengumpulkan bukti Courtney dan
menyimpannya didalam tasnya.
“Courtney!!!”Kataku berteriak sekencang mungkin. “Keluarlah!”
Tidak ada tanda-tanda Courtney yang akan menjawabku.Tapi Mom keluar dengan
sepucuk surat ditangannya.Dia terlihat bingung karena kesulitan membaca
tulisannya.
“Ini seperti tulisan kuno dalam bahasa latin, dan Mom juga menemukan banyak
kertas, ini seperti sebuah mantra Cathlyn!”Kata Mom membuka lembar demi lembar
yang sudah lusuh dan kusam itu.Pikiranku terus terfokus pada
Courtney.Sejujurnya, masih banyak yang ingin aku bicarakan dengannya.Mengenai,
apa yang harus aku lakukan jika aku bertemu dengan Equaloch, dan bagaimana
kalau aku terjebak didalam sana?Bagaimana kalau aku tidak bisa membawa kembali
adikku?Seketika aku teringat dengan Mackenzie.Kalau Courtney tidak bisa kami
temukan, satu-satunya adalah membawa Mackenzie bersama kami.Ponselku
berbunyi.Aku membuka layar ponselku dan itu dari Jac.
“Halo?”Kataku pelan
“Halo Cath!Uh, Cath, maafkan aku, aku agak telat karena sekolah, disekolah
tadi sangat sibuk, aku tidak tahu kalau ada pelajaran tambahan Cath.Jadi¾”
“Intinya.Jadi intinya apa?Aku sedang mencari sesuatu dan cepatlah!”Kataku
sambil menyapu segala penjuru taman dan sampai pada Mom yang masih membaca
banyak kertas dalam bahasa lain itu.
“Begini, aku sudah sampai disini, dan ibuku sudah menceritakannya padaku.Semuanya,
dan begini, aku sangat-sangat kaget mendengarnya.Aku akan menjaga situasi
disekitar sini.Disini sangat sepi, mereka semua berkumpul diruang
rapat.Sebaiknya, kau cepatlah membawa Courtney kemari”
“Masalahnya Jac, Courtney tidak ada disini.Dia tidak ada dipondoknya, dan
aku...Aku akan membawa Mackenzie, seandainya dia tidak bisa ditemukan!”Seketika
Mom menengok dengan cepat ke arahku.Kemudian berjalan menghadap persis
didepanku.
“Uh, akan kutelepon nanti”Aku menutup teleponku dan menatap Mom yang
berkaca-kaca.
“Jadi, dia ada disini Cath?Kembaranmu itu?Dia, dia masih hidup?”Setitik air
mata tumpah diwajahnya.
Aku menggigit bibirku saat mengingat bahwa Mackenzie, benar-benar telah
tiada, dan aku tidak tahu Mom akan menangis sekencang apa bila aku mengatakannya.Tapi
aku tidak bisa berbohong sekarang, waktu kami hanya tersisa limabelas menit
disini. “Dia, dia telah meninggal Mom.Dia sudah tidak ada, tapi kau bisa
melihatnya, dia ada disini, dibawah tanah”
“Benarkah?”
“Ya Mom, dan, kita tidak punya banyak waktu, kita harus membawanya ke dalam
mobil!”
Akhirnya kami bergerak cepat.Setelah terisak setengah menit melihat mayat
kembaranku, dia kemudian menggunakan kain putih itu untuk membungkus Mackenzie
dan kami berdua dengan susah payah menggotongnya hingga ke dalam
mobil.Sayangnya kami hampir ketahuan petugas keamanan disana dan kami hanya
mengatakan bahwa ini adalah tumpuka buku yang harus kami pelajari oleh
Departemen Penelitian.Tante Helena memutuskan menjaga Mackenzie didalam mobil,
walaupun dia awalnya ketakutan melihat mayat Mackenzie yang sangat pucat.
Kami berjalan agak cepat disepanjang lorong dan ketika kami berbelok, kami
dicegat seorang wanita cantik dengan blouse ketat dan rok mini yang ketat.Dia
terlihat baru karena dia masih agak kaku sepertinya.Aku melihat kartu namanya
dan aku tahu bahwa dia adalah sekretaris pembukuan yang baru.Dia akan mencatat
setiap kejadian mulai dari sekarang dan beberapa agenda lainnya.Dia
mengantarkan kami menuju ruangan aneh dengan cat yang berbeda untuk setiap
pintu, dan kami memasuki pintu dengan cat merah.
“Berjanjilah bahwa kau akan kembali Cath!”Bisik Jac ditelingaku.
Orang-orang yang menunggu disini terlihat benar-benar kesal akibat
keterlambatan kami.Jadi aku mencoba beralasan kalau tadi kami membeli sedikit
makanan kecil karena sedikit lapar.Wajah Mom mulai menegang dan kuakui, itu
juga terjadi pada diriku.Ada banyak mangkok kecil disini, sebuah pisau, buku,
dan pena.Aku juga menelan ludahku begitu kami berjalan sedikit lebih dekat,
ternyata mangkok-mangkok itu berisi darah-darah dari berbagai orang.Bahkan dari
generasi pertama Golvermorth beserta kekuatan yang ada.
“Jangan takut Cath, kami akan mengambil darahmu untuk melakukan upacara
ini.Sejujurnya ini adalah ke sembilan kalinya kami mengirimkan anggota kami ke
masa lalu.Ini selalu berhasil walaupun ditahun 1991, orang itu kembali dalam
keadaan yang terluka, tapi tenang saja Cath, aku berjanji, upacaranya tidak
akan semenakutkan itu.Percayalah, dan kalian, Lucy, Jac, silahkan gulung lengan
kemeja kalian itu.”Dengan patuh mereka menggulungkan lengan mereka dan tanganku
tentu saja sudah dengan sukarela digulungkan Joe, dia mengambil pisau itu
perlahan.
“Kau melakukannya dengan bahan yang seharusnya tidak dilakukan dalam
pelajaran IPA bukan?Itu melukai bukan untuk alat yang seharusnya kau gunakan”
“Oh, Cathlyn, kalau aku menggunakan jarum suntik, tentu saja sudah akan
memakan banyak waktu.Waktu yang kami berikan padamu hanyalah sebatas jam pasir
saja dimataku.Detik demi detik sangat –sangat berharga dan aku tidak mau kalau,
eh, kau menghabiskannya”Saat itu juga darah mengalir deras dari tanganku.Dia
menyayatkannya tepat di atas pergelangan tanganku dan rasanya benar-benar
sakit.Sesakit apapun itu, aku lebih memilih kalau aku harus terselandung
seperti kejadian kemarin, ketimbang disayat lumayan dalam untuk hal ini.Ketika
darah itu sudah mengalir memenuhi mangkok itu, dia memberikanku perban basah
yang entah mungkin saja sudah ia berikan obat dan yang pastinya itu cukup
bau.Aku duduk dan melihat Jac dan Mom untuk giliran.Setelah sembilan menit
kemudian, akhirnya, mereka semua berdiri kecuali Mom dan Jac yang terlihat
memucat.Aku diantarkan ke sebuah kursi yang lebih seperti kursi pantai dan
kemudian seseorang menyuruhku meminum sebuah sirup yang rasanya luar biasa
enak.Setelah itu pandanganku mulai memudar-memudar dan akhirnya aku kembali
menjalani ketololan pingsan ini.Entah berapa lama, saat aku tersadar, aku
melihat mereka berseru dalam bahasa latin, Mom tampak sangat khawatir, dan
mantra-mantra bertebaran disana.Seperti lautan suara yang menyerukan
Tuhannya.Anehnya, aku duduk dan mereka semua tetap saja menyerukannya walaupun
aku mengucek mataku dan berusaha berdiri.Sampai akhirnya aku sadar bahwa aku
sama sekali tidak diperhatikan.Ini merupakan perwujudan rohku.Aku bangkit dan
melihat diriku sendiri yang sebenarnya memburuk.Wajahku benar-benar pucat kali
ini dan aku tidak tahu apakah aku bisa disamakan dengan orang mati.Beberapa
diantara mereka mulai panik dan kemudian berhenti hingga mereka semua berhenti
dalam kepanikan.Joe yang memimpin upacara itu mengguncang-guncangkan tubuhku
perlahan.Sambil menyerukan namaku, tapi aku sama sekali tidak terbangun.Mom
mulai terisak.Dua orang wanita berjalan mendekat dengan kepanikan lalu kemudian
memberikan mantra lain kepada Joe.Kali ini, mereka membawa tirai putih panjang
dan menutupi seluruh tubuhku.Lalu, mereka berjalan sepuluh langkah mundur
menjauh dariku.Memulai kembali dalam bahasa-bahasa kuno dengan versi
berbeda.Tampaknya, ini bisa dijadikan sebagai perang adu bahasa.Aku sedikit
geli mendengarnya.Hingga kursi itu berguncang hebat beserta tirainya dan
kemudian berhenti dengan sendirinya.Beberapa orang menganga dan aku sama sekali
tidak tahu apa yang terjadi karena aku ambruk begitu saja dan terbangun disuatu
taman aneh yang mirip dengan taman Courtney.Tapi kalau diseksamakan, ini jauh
lebih berbeda.Sepertinya peternakan kuda yang sangat lapang dan luas.Aku dapat
memegang tubuhku dan merasakan denyut nadiku.Perban itu masih menggulung di
pergelangan tanganku.Aku berdiri dan melihat banyak pemuda menunggangi kudanya
disepanjang peternakan super luas yang sangat-sangat sejuk itu.Aku menjauh
perlahan.Tapi seorang pemuda dengan pakaian ala pangeran lengkap dan kuda
poninya yang berwarna coklat terang menghampiriku.Sebenarnya aku sangat
terlihat asing dimatanya, yah, karena aku jelas adalah orang paling aneh jika
digambarkan di jaman entah jaman apa ini, yang jelas aku lahir dan langsung
besar.Itu adalah rekor dunia.Yah, sayangnya entah apakah rekor dunia sudah
diciptakan pada masa ini.Dia berbicara dalam bahsa Perancis yang sangat fasih.
“Bonjour!Jem’ apelle Hunter Gerard
Luynx.Comment vouz appelez vous?”Katanya tersenyum padaku sambil
membungkukkan badannya.
“Bonjour!Jem’ apelle Cathlyn Victoria
Amber.Enchante!Parlez vous Anglaish?”Tanyaku canggung melihat warna matanya
yang sama denganku.Hijau!
“Oui!Encante!”
“Tres bien, merci”
“Bahasa Perancismu tidak buruk nona.Boleh kutahu kau darimana?Sepertinya
kau mendarat disini, bagaimana bisa?”
“Oh, itu, uh, aku juga tidak tahu, sepertinya saat melewati jalan ini aku
pusing dna terjatuh.Pas grande chose”Kataku
melirik pemuda yang latihan berkuda tadi kini berkerumunan dari kejauhan
mengamati kami berdua.
“Oh, ya, mungkin kau tidak enak badan?Kau tersesat?Kau bisa kuantarkan
hingga kerumahmu”
“Tidak, tidak, aku hanya, mengalami benturan kecil sepertinya, kalau boleh
tahu, kita berada dimana?”
“Kita berada di peternakan kuda milik Ratu Veronique Pieterz, dan aku
adalah pangeran disini, dan perkenalkan,
yang ada dikejauhan disana, ada dua saudara laki-lakiku dan teman-temanku.”
Aku membungkuk otomatis.Rasanya jantungku hampir copot saat mengetahui
bahwa dia adalah pengeran disebuah kerajaan. “Maafkan aku, aku sedikit lancang,
jadi, terima kasih atas waktunya”Aku segera membalikkan badanku.Tapi pangeran
itu terus mengejarku dengan kudanya kemudian berhasil mencegatku. “Tidak!Tidak,
kau tidak bisa seperti itu padaku.Tolong, bersikaplah seperti biasa.Kalau kau
mau kuantarkan, akan kuantarkan itu saja, lagipula, aku sangat tidak ingin
dilahirkan sebagai pangeran disini.Kau tahu?Sangat memuakkan”
“Uh, tidak!Tapi kau seorang pangeran dan aku hanya orang biasa.Maafkan
aku!”
“Tidak, usah begitu, um, Cathlyn, kau katakan saja, mungkin kau bisa
bercerita banyak untukku”
“Yah, sebenarnya aku tidak tahu aku harus kemana, aku baru disini dan aku
merasa sangat asing!”
“Kalau begitu, tinggalah sementara di kastilku.Kau bisa berada disana
kapanpun kau mau”
“Lebih baik kau antarkan aku ke jalan besar yang ada disini”
Tiba-tiba entah bagaimana caranya, aku kembali ke masaku yang sekarang dan
menatap ke sekitar dengan kebingungan dan kupikir, aku sedang duduk diatas
kuda, nyatanya aku duduk menyampung di atas kursi itu sambil memegang punggung
pangeran itu yang nyatanya adalah udara.Joe mengangkat alisnya.
“Ini berhasil!Ya!”Katanya puas.Beberapa diantara mereka juga tersenyum
puas.
“Permainan macam apa yang kau lakukan pada anakku brengsek?”Mom menjerit
“Tenanglah Lucy, Loanne, tolong berikan dia suntikan penenang.Ambil didalam
tasku.Dengan cepat, wanita itu mengambilnya dan menyuntikkannya pada Mom.
“Apa maksudmu Joe?Kau mengirimkanku kesebuah peternakan aneh dengan seorang
pangeran didalamnya”Kataku berdiri
Dia menutup bukunya, “Sejujurnya, ini bukanlah pertemuan kita, ini hanya
pertemuan percobaan.Jadi, untuk memastikan keselamatanmu, dan soal pangeran
itu, aku hanya ingin kau berlatih berinteraksi disana.Kau tahukan, kau itu
sendirian disana?”
“Bla, bla dan bla.Kau berhasil membunuhku disana.Jauh lebih efisien
membunuh orang yang linglung disebuah negara antah berantah yang sama sekali
tidak kukenal ratunya.Vero, Veronique Pieterz.Oh ya, dan bahasa Perancis
membuatku sangat frustasi!”
“Bukankah kau selalu juara dalam hal bahasa Perancis Cath?”Dia mengmasi
seluruh barangnya sambil tersenyum kemenangan didepanku.Aku melipat tanganku
dan dengan santai menjawabnya, “Oh ya, tentu saja, tapi kami belum begitu
menyorot pada pemraktekkan.Jadi, aku sedikit kesulitan untuk itu.Yah, kau
tahukan, masalah mahasiswa”
“Baiklah, terima kasih atas partisipasi kalian pada sore hari ini, terima
kasih, dan kau Cath, Lucy, Jac kita bertemu kembali besok pagi jam 10.”
Aku hanya merasa kesal dengan Joe yang sepertinya sangat-sangat
mengingatkanku pada kelakuan buruk Jac dulu.Kejengkelan ini benar-benar
membuatku sangat-sangat emosional sepanjang makan malam.Tante Helena menaruh
Mackenzie dibekas kolam yang sudah tak terpakai dibelakang rumah dan memberikannya formalin ekstra tanpa bau
yang bisa mengeluarkan cairan yang terhisap oleh sebuah mayat.
“Pelan-pelan sayang!”Ketus Mom kesal mendengar benturan garpu dan piring
yang kubuat.
Hari ini, Liana datang kerumahku dan sangat luar biasa adalah bahwa Mom
mengijinkan Liana masuk.Seperti yang sebelum-sebelumnya adalah bahwa Mom tidak
boleh kami bermain saat sudah lewat jam enam sore.Tapi kali ini benar-benar
menakjubkan.Jadi, aku memutuskan untuk berbicara lebih lama dengannya disini
dan tentu saja tidak akan menghabiskan baterai ponselku karena berbicara
berjam-jam di ponsel.Kami berjalan ke atas menuju kamarku.Aku melirik kamar Jac
yang terletak tidak jauh di sekitar kamarku.Hari ini atau mungkin beberapa hari
kedepan, tante Helena dan Jac akan tinggal untuk beberapa saat.
Lagi-lagi, tidak ada tanda-tanda Jac melakukan aktifitas sore ini.Apa dia
tidur?Mendengarkan musik?Apapun itu, aku cukup cemas.
“Oh ya Liana, boleh aku pinjam sebentar ponselmu?Kau bilang kau punya
seluruh lagu-lagu untuk menari ballet dan berdansa?”Tanyaku
“Uh, sesungguhnya tidak terlalu lengkap, hanya saja kalau kau mau, aku akan
membawakannya untukmu besok.Tentu saja saat makan siang.Oh ya, untuk pesta
dansa sekolah, kau pakai gaun apa?”Dia melirik kearah lemari pakaianku.
“Entahlah, kupikir aku tidak siap untuk itu.Sejujurnya ini bertambah
buruk.Kau tahu?Kemarin itu seperti dongeng!”
“Seperti lagu Today was A Fairytale
dari Taylor Swift!Oh, katakan kalau isinya sama dengan liriknya!”
“Sayangnya sama sekali tidak.Kau tahu?Setibanya disana, aku disekap didalam
ruang bawah tanah selama satu setengah jam dan itu benar-benar gila karena aku
berbicara dengan seorang gadis yang dikurung kurang lebih dua setengah tahun
didalam sana.Biar kujelaskan, jadi, didalam ruangan itu, ada sebuah taman,
sebenarnya bisa disebut lahan kosong yang sangat luas dengan bunga-bunga indah
dan rumput yang lebat.Kami dipisahkan oleh sebuah kaca besar”
“Apa yang dikatakannya?”
“Banyak, dan aku tidak bisa menjelaskan.Pertama, adalah bahwa, orang-orang
didalam Departemen Golvermorth ternyata orang-orang bodoh dari Equaloch yang
memata-mataiku dan merencanakan untuk membunuhku, kedua adalah fakta bahwa
selama ini kembaranku tidak dibawa lari oleh peramal aneh ke masa lalu dan
sebenarnya adalah dia hidup disini dan dibunuh oleh orang-orang itu, ketiga
adalah bahwa sebenarnya, peramal itu membawa roh kembaranku ke masa lalu dan
yang keempat, dua hari lagi, aku harus ke masa lalu untuk mencari roh
kembaranku itu dan entah bagaimana caranya aku harus membawanya kembali ke masa
depan”
“Membawanya kembali ke masa depan?Bagaimana?Maksudku, bagaimana seorang
manusia biasa membawanya ke masa depan?Bukankah seharusnya mereka melakukan
pemanggilan arwah?”
“Aku benar-benar bingung untuk itu, dan setelah itu?Bagaimana kalau di masa
lalu aku bisa melihat roh kembaranku, sedangkan di masa depan itu sia-sia?Oh,
Tuhan, ini lebih mirip seperti puzzle!”
Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamarku.Aku segera bangkit dan
membukakan pintu untuknya.
“Hey Cathlyn!”Kata sebuah suara yang tak lain dan tak bukan adalah Jac.Aku
menahan napasku karena malam ini, dengan kemeja itu, dia benar-benar terlihat
sangat tampan.Bahkan aku menjamin bahwa Liana merasakan hal yang sama
denganku.Mata coklatnya mengilat tajam ke arah kami.
“Hey Jac”Balasku. “Apa yang kau lakukan?”
“Mom menyuruhku untuk memberikanmu vitamin yang selalu kuminum.Jadi,
cobalah.Ini baik untuk kesehatanmu dan oh hai Liana!”Dia tersenyum pada Liana
yang terpaku bingung melihatku dan Jac.Tapi tak lama kemudian dia membalasnya.
“Eh Jac, boleh aku berbicara sesuatu denganmu?Atau bergabunglah sebelum kau
tidur”
“Kau mau membicarakan tentang hal-hal bagaimana cara mengatasi patah
hati?Atau bagaimana cara gadis tampil memukau didepan pada lelaki?Oh, ayolah,
soal itu aku memang sangat hebat, tapi, tidak untuk malam ini”
“Ya, sangat tidak untuk malam ini karena apa yang akan kubicarakan bukan
soal bagaimana cara gadis tampil memukau atau apalah itu, tapi ini mengenai
catatan-catatan dari Departemen Golvermorth”
Untuk beberapa saat dia mengangkat satu alisnya. “Baiklah”
Aku terdiam sampai dia benar-benar rileks duduk diatas tempat tidurku,
sebetulnya aku mengajaknya duduk di karpet saja, tapi dia menolaknyam, mungkin
melihat karpetku kotor oleh tumpahan keripik yang kubawa tadi sepulang dari
sana.
“Tunggu!Bagaimana kalian bisa...”Liana menghentikan kata-katanya, lalu
memelankan suaranya “Tinggal dalam satu rumah?”
Jac tertawa keras dan aku memutar bola mataku. “Bukan hal yang rumit Lilly,
kami bersaudara, sebenarnya tidak, ibuku dan ibunya berteman baik selama
bertahun-tahun, jadi, yah kami sudah dianggap saudara”
Aku tersedak
“Jadi, kalian bukan saudara?Melainkan dianggap saudara.Wow, jadi bagaimana
itu sebenarnya?”
Kami terdiam menatap Liana untuk beberapa saat, kemudian, aku melirik Jac
yang sekarang terlihat bingung. “Aku juga tidak tahu bagaimana, tapi yang
jelas, aku sangat bersyukur.Mungkin dikarenakan aku dan dia yang akan menutup
lingkaran Golvermorth dan memulai yang baru.Itu rumit, tapi setidaknya dia akan
berhasil” Jac menepuk-nepuk pundakku.
“Tentu saja, aku akan menemukan saudari kembarku dalam keadaan
apapun.Bagaimanapun caranya”Aku tersenyum lebar.
“Yah, lagipula, itu adalah tugasnya”Dia menyandarkan punggungnya di kepala
tempat tidurku
“Aku tidak yakin!Cathlyn mengatakan kalau Equaloch ada dimasa lalu, kalau
begitu, bagaimana kalau dia bertemu dengannya?”Liana melipat kedua tangannya
dan menatap sinis Jac
“Itu tidak akan berpengaruh sebelum jadwal.Mereka akan bertemu di stadion
Wumps yang telah Equaloch bangun sendiri, pada tanggal 16 Juni, jadi, selama
mereka bertemu sebelum penjadwalan yang seharusnya, itu tidak akan”
“Mereka mengirim Cath seperti seorang korban untuk menghadapi penjahat yang
ada didepan majikannya!Perkumpulan macam apa kalian ini?Sejujurnya, aku lebih
senang kalau dia sama sekali tidak berada dalam perkumpulan aneh semacam ini”
“Tenanglah Liana, aku tak akan apa-apa.Percayalah,selama batu ini kupegang
erat.”
“Batu?Batu apa?”Liana mengerutkan alisnya
“Gadis yang berbicara denganku tadi, namanya Courtney, dia memberikan ini
padaku, lima buah mutiara merah muda, dan satu berlian indah, pahatannya
benar-benar luar biasa, ini menyerupai pegasus!”
“Benarkah?Wow!Itu hebat!Aku mau lihat!”
Selama Liana terpana melihat berlian itu, Jac dan aku saling bertatapan.Tak
lama setelah itu aku melirik ke arah Liana kemudian kembali ke arah Jac.
“Jadi, apa tubuhku juga akan ikut saat aku dikirim kembali ke masa lalu?”
“Tidak, saat melawan Equaloch, dan iya saat semuanya belum dalam catatan
jadwal kalian bertemu untuk berduel.Jadi, kau bisa terluka kapanpun.Saat kau
bertemu dengan Equaloch untuk bertempur, rohmu diprediksi 80% akan terluka
parah, jadi, saat kau kembali, menang atau kalah, kau terlihat sekarat,
walaupun tubuhmu tanpa luka sedikitpun”
“Kalau selama tidak dalam penjadwalan?Tubuhku yang terluka?Tapi jiwaku
tidak?Begitukah?”
Jacob menganggukkan kepalanya pelan. “Tapi masih banyak resiko Cath,
Departemen Pengawasan dan Keamanan tidak menjamin kalau keamananmu atau kemanan
yang mereka berikan untukmu sebagai perlindungan akan cukup, bisa saja Equaloch
bertindak licik dan dia menyerangmu sebelum pertemuan dalam janjinya 17 Oktober
1990.”
“Apa, ada kejadian yang besar selama Golvermorth ini berjalan?”
“Maksudmu?”
“Yah, misalnya, peperangan, atau mungkin pencurian, yah, keresahan, uh¾”
“Beberapa kali pencurian dilakukan, misalnya koleksi buku di Departemen
Penelitian, dan yah, botol-botol verifikasi kekuatan, terutama kekuatanmu Cath,
darah yang diambil darimu akan difermentasi untuk memisahkan kekuatannya dan
memasukkannya kedalam botol verifikasi.Botol milikmulah yang paling rentan
untuk dicuri”
“Oh...”
Mom masuk kekamarku sedetik kemudian dan menyuruh Liana untuk pulang.Sementara
aku dan Jac bersiap untuk tidur, tapi, setelah kuantarkan Liana ke depan dan
pulang, aku tidak bisa tidur.Sebenarnya aku ingin sekali kekamar Jac dan
berbicara banyak tentangnya, tapi, aku tidak menjamin kalau Jac tidak akan
tertidur sepertiku.Jadi, aku memutuskan untuk memejamkan mataku dan kemudian
aku tertidur.
¾8¾
Aku mengusap wajahku yang terkena pantulan sinar matahari.Pagi ini matahari
benar-benar menyengat dan aku sama sekali tidak bisa membuka mataku.Aku sangat
kesal karena Mom selalu membangunkanku dengan cara seperti ini.Aku menuruni
tangga dengan perlahan menuju ruang sarapan.Entah mimpi atau bukan yang pasti
aku hampir melengkahi satu tangga saat melihat Margareth dan tante Patrice
datang, tentu saja bersama dengan suaminya.Mom tersenyum lebar saat melihatku
berdiri terpana di tangga, terlebih lagi, tante Helena membawa Jac dan Niall
duduk bersama dalam ruangan itu.
Apa ini?
Sejenis pesta keluarga untuk merayakan diriku sebelum aku menjadi korban
dari kebengisan Equaloch?Atau pesta untuk merayakan kematianku nanti?Apapun itu
yang jelas,wajah tante Patrice sangat berbunga-bunga, tapi setelah melihatku,
dia benar-benar terlihat tidak senang.Yah, seperti biasanya.Tentu saja dia
melakukan itu karena dia selalu iri padaku, Mom dan keluargaku, karena aku
spesial.Tapi bahkan aku tidak ingin kespesialan ini ada dihidupku.
Mom mengajakku untuk bergabung.Aku duduk disebelah Mom dan tante Helena.
“Oh Cathlyn kecilku yang malang...Beberapa minggu ini dia mengalami
waktu-waktu yang berat”Katanya pada semua orang.Tapi tampaknya itu hanya
ditujukan padaku.
“Sebenarnya tidak terlalu berat, ini belum ada apa-apanya ketimbang apa
yang akan ia hadapi nanti.Sulit membayangkannya harus menyelamatkan seluruh
umat manusia dalam kegelapan”Mom mengelus kepalaku lembut.Tepat setelah itu Jac
melirik ke arahku sambil memotong sandwichnya.
“Dan, kurasa, selama ini sulit sekali mengenal Cath kecil dan Cath yang
sudah beranjak dewasa seperti ini”Kata Paman Aux sambil menelan sup kentangnya.
“Terima Kasih.Tapi sepertinya tidak terlalu sulit untuk
membedakannya”Kataku.
“Lucy, sebaiknya kau harus menyuruhnya untuk banyak makan makanan berserat
dan juga vitamin.Nampaknya, anakmu ini harus mendapatkan wajah terbaiknya”Tawa
paman Aux yang sama sekali tidak kumengerti.Tapi sepertinya dia mengejek
penampilanku.
“Itu dikarenakan aku masih mengenakan piyama Paman Aux.Akan terlihat jauh
lebih baik jika aku mengenakan pakaian lain”Aku menyeringai.
“Oh, lihatlah wajah tampan Niall itu, dan kurasa Margareth akan sangat cocok
dengannya”Timpal tante Patrice menatap Niall yang bersemu merah.Aku memutar
kedua bola mataku. “Tapi sayangnya, warna matanya tidak sama,”
“Tidak, kecuali Cathlyn”Mom tersenyum lebar
“Yah, itu hanya kebetulan Lucy.Diluar sana, masih banyak yang bermata hijau.Ya
bukan Cath?”Dia melirikku sinis
“Ya, sangat ya, dan mengetahui bahwa dibumi ini hanya 2% dari warna mata
diseluruh dunia diduduki oleh orang-orang dengan mata berwarna hijau.Agak sulit
untuk menemukannya, tapi aku yakin memang ada”Tante Patrice semakin terlihat
geram oleh kalimatku.
“Oh, ya, tentu saja aku tahu soal itu, dan Margareth sangat berbakat
sekali, dia bisa bermain piano, berenang, ballet, biola, tennis, volley dan
bakat-bakatnya itu sungguh luar biasa, apa kau punya bakat Cath?”
Aku mulai menggigit bibirku, tapi Mom dengan tenang menjawabnya, “Dia telah
menjual lukisan pertamanya waktu dia berusia 5 tahun, sangat indah dan
abstrak.Dia mendapatkan 60 juta untuk itu, dan sebagian disumbangkan untuk
perbaikan beberapa panti asuhan di seluruh Inggris.”
“Kurasa, melukis hanya bisa disebut sebagai hobi.Aku tahu, semua orang bisa
mempelajari seni itu dan melakukannya sama seperti orang-orang yang melukis
dengan bakat sempurna didunia, jadi, kurasa, itu adalah hal yang tidak menarik,
mengingat seluruh keturunan Golvermorth sangat berbakat Lucy, sebaiknya, kau
harus menempatkan anakmu itu ditempat yang sempurna.Oh, dan Jac, yah, dia juga
sangat-sangat berbakat.Tidak cocok sekali dengan dirimu Cath, kalau seandainya
kau benar-benar berpasangan dengannya dalam upacara itu, kau akan sangat
dibawah”
“Bicara soal itu, kami akan tetap berpasangan tante Patrice, tidak peduli
Cath memiliki bakat atau tidak.Sesuatu itu tidak diukur dari bakat, sekalipun
Cath menghentikan seluruh bakat dari Golvermorth, dia dan aku akan tetap
menutupnya”Jac menatapku seolah-olah sedang membelaku mati-matian dari
orang-orang yang membenciku dan jujur saja, kemeja hitamnya itu benar-benar
membuatnya sangat keren!
“Oh ya?Kau kan tahu Jac, bahwa sesuatu yang terjadi pada Cath tidak
selamanya baik.Apa kau tahu maksudku?Kita semua tahu, tidak ada yang tahu pasti
pendaratan Cath saat dimasa lalu itu pada tanggal,bulan atau tahun keberapa,
yang pasti, dia harus mengetahui seluruh tahun-tahun sebelum tahun ini.Seluruh
kejadiannya”
“Ya, tapi, kurasa tidak ada salahnya kalau dia belajar sedikit”Kata
Margareth pelan
“Tidak.Departemen Penelitian dan Departemen Pembukuan akan bekerjasama
untuk merampung semuanya, jadi tante Patrice, kau jangan khawatir”Akhirnya
setelah seribu abad, Niall berbicara juga dan dia tersenyum padaku.
“Tidak...Tidak!Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.Aku bukan Cuma
khawatir, tapi meragukan bahwa Cath bisa menyelamatkan Golvermorth dan seluruh
umat manusia.Tidak ada yang tahu pasti kalau kemampuannya ini sungguh-sungguh
berhasil.Walaupun dengan kekuatannya yang hebat, yah, “Ter” hebat maksudku,
jadi, apa salahnya aku berpikir seperti ini?”
“Sudah cukup Patrice!Tidak ada lagi kekacauan yang berusaha kau buat!Diam
dan makanlah!Kita bukan bicara soal hal ini sekarang.Cath masih belum terlalu
sehat.Bisakah kau menjaga ucapanmu itu?Kau membawa anak dan suamimu, apa aku
perlu membeli mesin jahit lalu menaruh kepalamu tepat dibawah alat penjahit
itu?Lalu dengan leluasa aku menjahitnya?”Muka tante Helena memerah.Alisnya bertaut
hebat.Tampaknya aku belum pernah melihat yang semarah itu.Jadi aku tertunduk
menatap sandwichku.
Selama lima belas menit, semua terdiam, sampai Mom mulai mengajak mereka
berkeliling rumah.Tapi sepertinya tujuan Mom adalah memamerkan berbagai jenis
koleksi bunganya ditaman belakang, jadi, dia hanya menyingkat waktu berkeliling
dan kemudian mengajak kami semua ke taman.Sementara itu, aku bergegas mandi
lalu mengeringkan rambutku, berdandan sebentar dan berganti pakaian.Saat aku
akan membuka pintu kamarku, Niall tiba-tiba masuk dan mencegatku keluar.
“Hey Cath”Katanya pelan. “Aku...Um, aku mau, minta maaf atas tindakan tante
Patrice.Kau tahukan, bagaimanapun juga, dia pernah mengasuhku saat aku berusia
3 tahun.”
“Untuk apa kau minta maaf?Tidak ada gunanya, aku selalu memakluminya,
karena tante Patrice adalah adik ipar Mom, dan dia selalu begitu.Sayangnya, aku
sulit memaafkan seluruh tindakannya itu”
“Dan...Maafkan aku karena aku jarang terlibat dalam tugasmu.Aku tahu kau
dan Jac akan mengurus banyak masalah.Tapi Cath, aku punya rencana, dan bisakah
kau meneleponku malam ini?”
“Rencana?Malam ini?Tapi aku...Aku ada janji dengan Liana”
“Lupakan itu Cath.Kumohon”
Aku terdiam, lalu mengangguk perlahan.Tentu saja aku sangat berat untuk
membatalkan pembicaraanku dengan Liana.Padahal aku ingin sekali berbicara soal
pesta dansa dan berlatih berdansa dengan Liana.
“Baiklah, ayo, kita ke taman.Ngomong-ngomong, gaunmu itu bagus juga”
...
Mrs.Anderson memberikan banyak pr untuk kami.Aku tahu, dia tidak senang
kalau salah satu diantara anak muridnya ada yang tidak masuk.Jadi, sebenarnya,
pr tambahan itu seharusnya hanya diberikan kepadaku.Tapi karena dia sedang
berulangtahun, Mrs.Anderson membagikan kepada seluruh anak-anak.
“Cathlyn, kuharap kau akan terus masuk untuk selanjutnya, kau tahu kan,
bahwa kita akan mengatakan banyak kegiatan dan kemudian sosialisasi mengenai
jalannya acara pesta dansa tahunan sekolah kita”Mrs.Anderson menatapku dari
balik kacamata lebarnya dan kemudian meletakkan tiga lembar kertas dihadapanku.Tiga
lembar, dan masing-masing di straples dan seluruhnya berjumlah sembilan lembar
penuh.
Saat bel istirahat berbunyi, seluruh anak keluar dengan gerombolan penuh
didepan pintu.Hampir seperti seluruh ikan-ikan yang ingin menyelamatkan dirinya
dari jala nelayan yang berusaha menangkap.Aku rasa, akibat semua itu, Walles,
harus mendapatkan perban di lututnya karena terinjak oleh rombongan rakus
itu.Aku hanya bisa menunggu sampai hiruk pikuk yang menutupi seluruh pandangan
itu perlahan menghilang.Tapi tiba-tiba kemudian, rombongan cewek-cewek OSP itu
berhenti tepat di kursiku.
“Apa yang kalian lakukan dengan tasku?”Teriakku spontan begitu melirik ke
arah mereka yang berusaha menggeledah tasku.
Aneliesse menghentikan pencariannya dan menghadap ke arahku.Tangannya masih
memegang erat tasku. “Apa katamu?Apa yang kami lakukan disini?Dengan tasmu
ini?Beritahu dia anak-anak”Kemudian dia menyibakkan rambutnya dan mulai mencari
sesuatu yang tidak kuketahui.Kakiku terasa keram, bibirku bergetar dan mataku
tidak berkedip sama sekali.
“Oh Cathlyn yang malang, apa kau tahu?Rasanya, Mrs.Anderson memberikanmu
sembilan lembar pr itu sama sekali tidak ada gunanya dengan apa yang telah kau
perbuat!”Salah satu anggota PGC lain berkata.Dia adalah yang terpendek,
sebetulnya aku sama sekali tidak tahu apa nama aslinya, tapi orang-orang sering
memanggilnya mentimun karena dia suka sekali kutek warna hijau mentimun.
“Apa yang kulakukan?Apa yang kulakukan pada kalian?Berhenti disana untuk
menggeledah tasku!Kalian tidak akan mendapatkan apa yang kalian inginkan!Karena
kalian salah orang!”Aku mencoba berjalan mendekat.Kerumunan hiruk pikuk itu
sudah sedikit terlihat lega, tapi diluar, suara teriakan dan tawaan memenuhi
seluruh ruangan.Aku tahu kalau Liana pasti sedang menungguku di meja kantin.Tapi
aku yakini, aku tidak akan makan siang hari ini.
“Salah orang hah?Coba kita lihat...”Dia terus merogoh tempat-tempat yang
ada didalam tasku dengan bersemangat.Aneliesse selalu terlihat bersemangat dan
sombong.Jadi, pemandangan itu sudah biasa bagiku.Aku mulai berjalan lebih dekat
dengan cepat dan lebih cepat, “Aha!Ini dia!Parfum kesayanganku!Kau mencurinya
Cathlyn!”Saat itu juga aku menampar wajahnya kuat-kuat.Entah darimana
keberanian itu, tapi kerumunan itu mendadak diam dan menonton kami.
“Dua orang gadis cantik sedang bertengkar!Lihat ini!”Seru yang lain.
“Beraninya kau!”Teriak mentimun itu. “Kau tahu kan dia siapa!”
“Aku tahu dia siapa!Dia hanya ketua organisasi yang sebenarnya suci dan
sangat bersih untuk sekolahan ini,tapi sayangnya, terlalu banyak noda-noda yang
ia kotori.Itu sangat tidak layak!”
“Berhenti disana bocah!Kalau kau tidak mau aku menyobek mulutmu, sebaiknya
kau diam disana!”Seorang dari anggota OSP lain yang bernama Grisley berjalan ke
depan hingga sejajar Aneliesse yang masih menatapku geram.Warna matanya
menghitam.Aku menelan ludahku dalam-dalam hingga menghasilkan bunyi yang bisa
kudengar disekitarku.
“Aneliesse?Kau tak apa?”Tanya Grisley keheranan melihat warna matanya yang
semakin pekat.Aku mulai berjalan mundur.
“Astaga!Dia kerasukan!Lihat itu!Panggil Mr.Peterson!”Orang-orang diluar
sana mulai berlarian.
“Aneliesse?Kau dengar aku?Hey!”Mentimun itu mengguncangkan tubuh Aneliesse
sekeras mungkin.Tapi tindakannya sia-sia, seluruh matanya kini menjadi
hitam.Aku mulai berjalan mundur dengan cepat.Kulitnya memucat sepucat orang
mati.Dia melepaskan genggaman mentimun itu dan mulai berjalan ke arahku,
perlahan, lebih cepat, cepat dan semakin cepat.Hingga dia tiba-tiba sudah
berdiri didepanku dan kerumunan semakin banyak.Dia mulai berteriak dengan suara
paling memekakkan didunia, seluruh kertas-kertas dan meja-meja mulai
beterbangan.Aku tahu kalau Aneliesse adalah pengikut dari kekuatan hitam, dan
apapun itu, tanganku terasa sangat-sangat dingin dan mungkin hujan salju ada
disana.Cewek-cewek OSP itu mulai ketakutan dan beberapa diantaranya
menangis.Hanya mentimun dan Grisley yang tampak masih terheran-heran.Kerumunan
itu mulai berteriak ketakutan dan berlarian, tapi masih banyak yang terus
menonton kami.Teriakan itu semakin keras, hingga hampir membuat seluruh gendang
telinga termasuk diriku pecah.Beberapa dari kerumunan itu mengeluarkan darah
dari hidung dan telinga.Keadaan semakin ricuh ketika tiga anak lainnya
pingsan.Aku berusaha menurunkan seluruh benda-benda yang melayang itu dengan
kekuatan telekinesisku.Entah apa yang mengendalikannya, itu tidak berhasil, aku
menutup pintu dan seluruh kaca agar kerumunan itu bisa terlindungi.Apapun itu,
aku tahu tidak ada cara lain selain melawannya.Jadi, aku menyeret cewek-cewek
OSP itu ke sebuah pojokan dekat lemari untuk melindunginya.Tapi ketika aku
menyeret Grisley, Aneliesse mencekikku sangat kuat dan mengangkatku ke atas
sambil mengucapkan bahasa teraneh yang sama sekali aku tidak mengerti, rasanya
leherku terbakar, dan aku tidak bisa bernapas.Aneliesse terus berkata-kata
dalam bahasa aneh, dan kemudian berteriak dengan frekuensi lebih tinggi lagi,
hingga menyamai pesawat jet.Tiba-tiba, bola-bola api hitam keluar dari tanganku
dan entah bagaimana caranya, mentimun itu berdiri dari pojokan sambil menganga
melihatku sambil meneriakkan, “Dia...Mereka, mereka, matamu menghitam, mereka
sama!”Bola api itu aku lemparkan ke arah Aneliesse yang semakin membrutal,
“Lepaskan aku iblis!”Teriakku dan dia terpantal hingga ke tembok belakang dekat
kerumunan.Aku menggeser seluruh meja hingga membentuk sebuah penghalang antara
Aneliesse dan cewek-cewek yang ada di pojokan dengan kekuatanku.Sedangkan
Grisley, aku seret ke belakangku, “Berdirilah, dan berjanjilah apapun yang
terjadi, kau harus mengekoriku”.Dia benar-benar terlihat akan menangis karena
terlihat ketakutan.Setelah satu menit terdiam, Aneliesse mulai bangkit lagi,
kali ini, seluruh tubuhnya seperti bekas cakaran, merah dan berdarah,matanya
yang menghitam mulai menjadi normal selama beberapa detik, dan detik
berikutnya, bola matanya menjadi merah menyala.Kali ini dia berteriak
sangat-sangat keras.Hingga seluruh kaca pecah dan kerumunan itu terluka karena
serpihan kaca.Mr.Peterson sudah membawa banyak pastur yang masuk dan
melantunkan ayat-ayat suci dari alkitab dan menyipratkan air suci ke
arahnya.Tapi semuanya sia-sia, dengan mudah, dia mementalkan seluruh pastur itu
termasuk Mr.Peterson ke seluruh penjuru ruangan dan kemudian berjalan ke
arahku.
“Sekarang, keluarlah, berlarilah Grisley!”Kataku cukup panik.Wajahnya
benar-benar menyeramkan.Kau bisa membayangkannya sekelas wajah di pemegang film
paling horror didunia yaitu The Excorcist.Aku
hanya bertahan dengan seluruh kekuatanku, dan aku tahu, pasti Equaloch sedang
menggunakan tubuhnya berusaha untuk membunuhku untuk pencapai tujuannya yang
brengsek itu, yaitu mendapatkan keabadian dan menciptakan lebih banyak lagi
lubang-lubang hitam diseluruh tubuh manusia.Lalu dengan mudah menjadi
pengikutnya.Pastur-pastur itu dalam keadaan yang kurang memungkinkan terus
melantunkan ayat suci dan tiba-tiba dia berhenti hanya berjarak lima langkah
didepanku.Aku mengurungnya dengan menjepitkannya di dalam lingkaran
meja-meja.Kerumunan itu kemudian kembali menjadi banyak dan aku melihat ada Jac
dan seluruh cowok-cowok OS lainnya.Aneliesse mulai terjatuh dan
pingsan.Mr.Peterson menyuruh cowok-cowok OS itu untuk mengangkatnya persis
diatas meja yang aku buat melingkar.Kemudian setelah itu, semua orang menatapku
dengan luka cakaran dan bekas jiplakan jari yang memerah dileherku.Perlahan
mata hitamku itu mulai pulih hingga mengembalikan warna mataku, hijau.
“A...Ah,ba, bagaimana kau bisa melakukannya?Sebenarnya kalian ini
siapa?”Mr.Peterson terlihat sangat marah.
“Mr.Peterson, ini bukan salah Cath, ini adalah kesalahan iblis yang telah
merasuk kedalam tubuh Aneliesse”Cewek-cewek OSP yang berada dipojokan itu mulai
berdiri tegak. “Oke, sebenarnya ini entah kesalahan Cath atau bukan, tapi
setelah dia menampar Ane, dia kemudian berubah menjadi iblis dengan matanya
yang menghitam secara keseluruhan dan kemudian menyerang Cathlyn”
“Menampar?”Mr.Peterson berbalik menghadap cewek-cewek itu seakan tak
percaya, lalu kembali padaku. “Apa yang sebenarnya kau lakukan?”
“Ane menuduhku mencuri parfumnya, tapi sebenarnya tidak, aku bahkan tidak
tahu dimana ia biasa menyimpannya, dan tentu saja untuk apa aku tertarik dengan
parfum mahalnya itu.Entah ada apa, aku tiba-tiba menamparnya, sebenarnya aku
sama sekali tidak berniat untuk menamparnya Mr.Peterson,itu seperti, tiba-tiba”
Tiba-tiba seorang cowok dari kelas lain berlari masuk menerobos kerumunan,
“Mr.Peterson, sebaiknya kita bawa anak-anak yang terluka ke rumah sakit, tidak
ada gunanya kita obati, karena mereka mengalami lebih banyak pendarahan.
“Baiklah, telepon ambulance dan suruh Ms.Wealson mengantarkan mereka, dan
Mrs,Anderson, dan kau Cath, kita harus bicara di ruanganku.”Kemudian aku
mengekorinya dengan tatapan lesu menatap rombongan cowok-cowok OS yang terus
menatapku keheranan, tapi tidak dengan Niall dan Jac.Mereka mungkin tahu kalau
aku sedang dalam bahaya.
“Demi Tuhan Cath!Kau ini kenapa?”Tanya Mr.Peterson saat kami sudah tiba
diruangannya.Tidak ada sinar matahari yang menyinarinya seperti waktu pertemuan
kami yang lalu.Aku hanya tertunduk lemas sambil menahan genangan air mata yang
ada dipelupuk mataku.
“Sudah kubilang bahwa aku tidak sengaja.Aku sama sekali tidak tahu kalau
aku akan menamparnya, itu seperti, ada sesuatu yang mengendalikanku”
“Sesuatu yang mengendalikanmu?Lalu bagaimana dengan Ane?Dia pasti juga akan
mengatakan hal yang sama, dan dengan begitu, kalian semua akan mengatakan kalau
kalian sedang dalam pengaruh sesuatu, mungkin alkohol atau obat-obatan”
“Aku sama sekali tidak minum yang semacam itu.Aku selalu minum vitamin”
“Lantas apa yang menyebabkan Ane berubah sangat-sangat monster, dan bahwa
kau juga telah berubah menjadi salah satunya?”Aku menepis pandangannya .Aku
tahu, cewek-cewek OSP itu selalu diistimewakan disekolah ini, mereka seperti
raja dan ratu.Sungguh-sungguh sangat disayangkan aku berbicara dihadapan
Mr.Peterson, karena aku yakin, dia tidak akan membelaku, tapi membela
organisasi sekolah yang sudah berdiri lebih dari tujuh belas tahun itu.
“Cathlyn?Kau mau menjawabnya atau tidak?”Dia mulai terlihat emosi lagi.
“Terserah kau saja Mr.Peterson, kau boleh menghukumku atas semua ini, tapi
aku bersumpah, aku tidak bersalah disini.Hanya itu”
“Baik.Kau boleh keluar, kau harus menunggu sampai aku selesai dengan
Aneliesse.Selanjutnya, kalian berdua harus menemuiku diruangan sosialisasi”
Aku mengangguk dan kemudian berjalan keluar.Menatap kebawah lantai karena
aku pasti akan mendapatkan olokan, atau bahkan banyak perkataan yang akan
terucap dari mulut kerumunan itu, atau mungkin dipandangi oleh mereka atau
bahkan dipuji atas kejadian tadi, entahlah, yang pasti, aku tersadar bahwa
kerumunan itu berdiri memberikanku jalan, seolah aku adalah seorang yang
terhormat.Kerumunan itu membuat barisan yang sangat panjang.Beberapa diantara
mereka masih terlihat segan padaku, beberapa diantara mereka terlihat
ketakutan, melotot, melongo, mengerutkan alisnya, tapi, kelompok cowok-cowok
OS, memberikanku senyuman hangat dan penyemangat.
Tidak ada pelajaran setelah kejadian itu, kami dipulangkan atas insiden
mematikan itu, aku menutupi lukaku dengan syal lamaku yang tertimbun dibawah
tumpukan buku-bukuku.Mom menjemputku dengan limusinnya.Aku sadar kalau aku
sedang menahan dengan sekuat tenagaku agar air mata ini dapat tertahan dan
kalau bisa masuk kembali kedalam mataku.Rasanya akan sangat sakit kalau aku
tidak menceritakannya pada Mom, tapi aku tahu, Mom akan sangat marah kalau dia
tahu, bahwa aku menunjukkan kekuatanku didepan publik.
“Hey sayang”Dia memberikan kecupan hangatnya padaku.Beberapa orang yang
berjalan melewati kami, terus menatap kami keheranan.Beberapa diantaranya seperti
menyerukan Wow!Tadi itu hebat Cath!Kau
sangat-sangat magis!Kau tahu, aku akan menjadi penggemarmu nanti!Kau seperti
peri ajaib!Penyihir aneh dan sebagainya, yang pastinya, Mom mengerutkan
alisnya, dan kurasa dia sudah mengetahuinya hanya dari kata-kata aneh itu.
“Apa yang terjadi Cath?”Tanyanya marah padaku saat kami sudah didalam
mobil. “Apa yang terjadi?”
Aku terdiam.Kali ini aku hampir meneteskan air mataku.Sekarang, semua orang
sudah tahu bahwa aku adalah gadis yang memiliki kekuatan aneh, asing, dan
bahkan menakutkan.
“Kau mendengarku kan Cath?”
“Aku akan menceritakannya nanti Mom.Tapi tidak sekarang.”
“Baiklah, Mom tahu kalau kau butuh banyak rileksasi” Mom menancapkan gas
dan segera pulang kerumah.Kami sama sekali tidak berbicara satu sama lain saat
berada didalam mobil.Tapi yang pasti, aku sangat takut akan hal itu.Aku yakin
Mom bakal membenciku.Karena, dengan demikian, perlahan, Golvermorth akan segera
diketahui.Ketika sampai dirumah, aku segera duduk diruang makan dan kemudian
mengeluarkan kantung bekal makan siangku.Aku mau makan makanan ini agar Mom
tidak bertambah marah atau kecewa padaku.Saat aku makan, Mom duduk disebelahku
lalu menggenggam tanganku perlahan.Wajahnya terlihat sangat lelah dan ada
kantung mata yang sedikit menganggu.Mom kurang tidur akhir-akhir ini karena
mengurusiku.Bahkan, dia juga harus menghadapi bahwa, sebagian dari Golvermorth,
tidak menyukaiku dan keluargaku.Apalagi, kasus barunya adalah bahwa para
pengkhianat dan mata-mata seluruhnya berkumpul di bagian paling berbahaya yaitu
Departemen Penelitian dan beberapa di Departemen Pembukuan.
“Cathlyn...”Katanya pelan.Suaranya semakin melemah. “Sekarang, bisakah, kau
ceritakan apa yang sebenarnya terjadi?”
Aku meneguk smoothy buatan Mom yang super enak.Kemudian aku menengok ke
arahnya dengan rasa kasihan.
“Maafkan aku Mom, aku tahu ini kesalahanku”Kataku sepelan mungkin sambil
menatap miris ke dalam gelas berisi smoothy Mom.
“Tidak sayang, ini sama sekali bukan kesalahanmu.Kau bahkan tidak melakukan
apapun yang seharusnya tidak dilakukan.Bukankah begitu?”
“Aku, aku melakukannya”
Mom terdiam untuk beberapa saat sambil terus menatapku lekat-lekat.Wajahnya
memucat dengan tangan yang masih memegang pisau roti dan garpu.
“Kau melakukan apa sayang?Kau berkelahi?Masalah percintaan?Oh sayang, Mom
tahu, seusiamu banyak sekali persoalan yang menjerat lingkup percintaanmu¾”
“Tidak Mom!Baiklah, aku akan jujur.Aku telah menunjukkan pada orang-orang
tentang kekuatanku ini”
“Tidak...!Kau pasti bercanda sayang!Kau tidak benar-benar melakukannya padaku
kan?”
“Tidak Mom!Aku benar-benar telah melakukannya!Aku, ini, ini kecelakaan,
maksudku, aku berusaha menolong orang-orang dari iblis yang telah merasuk ke
tubuh Anneliese, entah bagaimana caranya dia bersikap aneh Mom, dan aku tidak
mau ada yang menjadi korban disana”
“Jadi kau benar-benar menunjukkannya pada semua orang Cathlyn?Kau telah
menunjukkannya pada publik?Apa kau tidak tahu kalau seluruh keturunan
Golvermorth tidak boleh ada yang menunjukkan kekuatannya didepan orang-orang
yang bukan keturunan Golvemorth sekalipun itu orang yang kau cintai?Kau telah
membukanya Cathlyn!Kau telah membuka kutukan itu!Oh Tuhan...Apa yang telah kau
lakukan Cathlyn?”
“Kutukan?Kutukan apa?”Kali ini aku benar-benar ketakutan.
“Tidak!Mom harus menelepon Departemen Penelitian dan Departemen
Keamanan.Kau tidak aman Cathlyn!Kita harus segera melakukan pertemuan!Ini
benar-benar tidak bisa dibiarkan”Dengan cepat Mom berdiri sambil menyibukkan
ponselnya diantara jari-jarinya yang mulai terlihat kaku dan mengeriput.
“Mom?”
“Halo Mr.James?Bisa kita lakukan pertemuan tertutup hari ini?Kumohon, kalau
kita lakukan pertemuan terbuka, aku tidak akan pernah bisa hari ini.”Kata Mom
terus berbicara dengan Mr.James ditelepon
...
“Mom, bisa kau jelaskan kutukan yang tadi kau bicarakan padaku?”Kali ini
aku bertanya setelah Mom benar-benar terlihat tenang dan mulai bernafas dengan
teratur.
“Entahlah Cathy, sepertinya, biarkan mereka yang menjawab pertanyaanmu
ini.Mom benar-benar tidak bisa menjawabnya”
“Tapi Mom, kau adalah ibuku, kau tidak mungkin meninggalkan putrimu dengan
sejuta pertanyaan yang benar-benar ingin ia ketahui bukan?Kau juga tahu, bahwa
aku adalah penerus Golvermorth yang akan melahirkan cahaya baru dengan kekuatan
baru yang akan menutup seluruh lingkaran jahat.Bukan begitu?Katakan Mom”
“Sayang, masalanya, bukan begitu mudah untuk Mom katakan.Entahlah,
sepertinya kita harus berangkat sekarang Cathy, ayo...”
Aku hanya menghela napas panjang dan kemudian mengambil tasku dan
berkemas.Kali ini pasti akan berlangsung sangat-sangat lama.Mungkin saja kami
akan menginap disana untuk beberapa hari.Tidak ada yang tidak mungkin
bagiku.Jadi, tentu saja aku membawa beberapa pakaian ganti agar aku lebih
tenang.
Ketika sampai didepan gedung Departemen Penelitian, aku hanya berfikir
kalau aku akan mendapatkan masalah yang besar.Pastinya, bajingan-bajingan yang
ada didalam sana, yang telah berkhianat itu, tidak akan mau membantu kami untuk
menutup segala masalah, yang ada, justru mereka selalu membuka peluang masalah
demi masalah baru untukku, agar mereka bisa dengan sempurna menjalankan rencana
mereka.Sayangnya, semua itu sudah kuketahui beberapa hari yang lalu.Jadi, aku
tidak bisa sepenuhnya mempercayai mereka.
Suasana didalam Departemen Penelitian tidak ada yang berubah.Hanya saja,
terlihat sangat sepi.Mom tampak kebingungan ketika melihat ruangan-ruangan
dilantai bawah terkesan tidak ada orang sama sekali.Akhirnya, kami bertemu
dengan pelayan baru disana dan mengantarkan kami ke lantai empat untuk
melakukan pertemuan tersembunyi.
“Silahkan ke sebelah sini Mrs”Kata pelayan itu terlihat sangat berkeringat
dan gugup.Entah apa yang telah berhasil dia lihat.Begitu kami berbelok, dia
sudah menghilang secepat kilat.
“Aku rasa dia kena serangan jantung”Kataku menahan tawa
Mom melirikku datar, “Mungkin saja, Mom rasa, dia memiliki penyakit
lain.Mungkin takut terhadap orang?”
Aku tertawa cukup kencang.Rasanya aku ingin sekali duduk ditengah-tengah
kami berjalan menuju ruang pertemuan.Mom sungguh lucu saat berkata seperti itu.
Saat kami sampai, kami disambut oleh seorang wanita muda yang cantik dengan
high heels super tinggi tapi tetap
saja dia tidak begitu melebihi tinggiku.Aku melihat name tag yang berada disisi kanan atas bajunya.Namanya Janice
Kaivlesse.Dia sangat mirip dengan Jennifer Lawrence dalam film The Hunger Games
dengan rambut yang dikepang rapih persis dengan Jennifer.Sayangnya, efek
kacamatanya itu membuat Janice tampak lebih tua dua tahun.
“Silahkan masuk...”Katanya ramah sambil tersenyum padaku.
“Terima kasih”Kataku
Joe, Jac, Niall dan bahkan Tante Helena dan Patrice serta Margareth ada
disana.Sementara itu, wajah-wajah baru juga bermunculan, aku mengetahui nama
mereka dari name tag yang telah
mereka pakai di baju mereka.
“Aku, mau berkata bahwa...”Tiba-tiba suara Mom bergetar. “Bahwa, putriku
Cathlyn, telah melakukannya.Dia, dia membuka kelahiran baru”
Semua mata memandangiku tak percaya.Beberapa orang spontan berdiri sambil
menatapku.
“Apa?”Kata tante Patrice dengan lantang. “Dia telah melakukannya?Bagaimana
bisa?”
“Maafkan aku...”Mom mulai terisak.Matanya basah dengan linangan air
matanya.Sesaat aku ingin sekali mendekapnya.Tapi situasinya sangat dingin
sekarang,
“Biarkan dia sendiri bersamaku!Tidak boleh ada yang membuat Mom terisak
disini!Dia sudah cukup lelah mengurusiku dan segala macam ketololan ini”Kataku.
“Jadi, biarkan dia menenangkan dirinya dulu.Dia selalu melewatkan masa sulitku
dan merasakan seluruh masa sulitku”
“Sudah kuduga bahwa anak ini benar-benar bukanlah yang seperti
diharapkan.Seharusnya dia menyelamatkan, bukan membunuh!”Kata seorang gadis
muda yang sepertinya baru berusia 17 tahun.
“Tidak ada gunanya mempertahankan Cathlyn, Lucy!Biarkanlah Margareth yang
melakukan misinya.Kupikir, dia memang berbakat dalam hal itu, atau paling tidak
Selena, walaupun sebenarnya itu akan melanggar peraturan Golvermorth.Tapi, demi
keselamatan, kupikir, kita kesampingkan dulu peraturan konyol dari buyut kita
itu”Kata seorang lelaki bernama Pviezk
“Apa yang kau lakukan Pviezk?Kau mencoba membunuh Golvermorth?”Gadis itu
menentang lelaki itu.
“Tapi, bagaimanapun juga, kita tidak bisa mempertahankan gadis ini, dia
sudah terlalu, terlalu...Yah, terlalu sulit untuk kita selamatkan lagi,
mengingat banyak sekali kejadian yang telah ia perbuat”
Seorang senior disana tertawa mendengar ucapan Pviezk, “Oh Pviezk, kau
selalu saja memberikan rasa irimu pada penerus Golvermorth yang terangkum dalam
misi penutupan lingkaran.”Katanya masih setengah tertawa. “Oh, kurasa...Masih
ada jalan lain untuk menyelamatkan garis keturunan Golvermorth yang satu ini, jadi,
kita tidak perlu mengambil yang terlalu sulit.Apa kau mengerti?”
“Aku bersumpah demi apapun, Cath sudah tidak dapat bisa dikatakan sehat
lagi.Otaknya bahkan tidak mau menerima kenyataan bahwa dia tengah mengemban
tugas berat saat ini.Dia tidak tahu tanggung jawab apa yang sedang ia kerjakan
Mrs.L’more!”
“Tidak tidak!Dia tahu, tentu saja dia tahu apa yang sedang ia
kerjakan.Bagaimanapun caranya, dia tetap seorang gadis berusia 14 tahun
Pviezk.Kau harusnya tahu, masa inilah masa tersulit dalam remaja, mungkin saja
dia memiliki banyak hal diluar sana, mungkin masalah sekolah, tugas sekolah,
les, latihan orkes, musik dan lain-lain, juga, uh, kisah cinta.Mungkin saja itu
yang membuatnya semakin tidak terkendali untuk sekarang ini.Kita terlalu
memberikannya banyak pelajaran dan kompetensi mengenai Golvermorth.Istirahatkan
dia!Aku yakin semuanya akan membaik seperti tiba pada waktunya”
“Kapan?Kapan hal itu akan terjadi Mrs.L’more?Bukankah waktu kita semakin
sempit?Tidakkah kau sadar kalau dia telah melahirkan Raja Iblis yang
sesungguhnya?Dia!Dia akan bertarung dengannya!Bukankah begitu perjanjiannya?”
Aku terhenyak.
“Mau tidak mau, kita semua sedang cemas Pviezk.Tapi, kurasa, kita bisa
menolongnya.Dia perlu waktu.Waktu dan waktu.Kita tidak pernah membiarkan dia beristirahat
dari semua kekacauan ini.Bisakah kita berhenti sejenak untuk anak ini?”
“Kau selalu berkata demikian Mrs.L’more!Ada apa denganmu?Bukankah dari
awal, kau mau menuntaskan semuanya secara jelas?Kita butuh persiapan sebelum
segera mengirimnya ke masa lalu!”
“Kurasa, sekarang, tidak ada gunanya Pviezk.Sama sekali tidak ada gunanya
mengirimnya sekarang secepat apapun itu.Kurasa, akan ada pertempuran hebat
nantinya, kita hanya bisa menunggu hingga dia datang padanya”
“Jadi, maksudmu, aku harus menunggu hingga raja Iblis itu datang
padaku?Bagaimana kalau itu terjadi saat aku sedang berada di sekolahan?Aku
tidak mau publik mengetahuinya!Atau, di supermarket, saat Mom mengajakku
berbelanja?Atau, ditempat¾”
“Itu sudah menjadi resiko para keturunan garis Golvermorth yang akan
menyelamatkan garis keturunan kita Cathlyn.Menurutku, kau cukup kuat untuk
mengalahkannya”
“Tidak!Ini gila!Tidak!Aku sama sekali tidak setuju denganmu
Mrs.L’more!Sungguh keji melakukannya seperti itu!Lagipula, sebelum dia datang
pada Cath, ada baiknya kita menusuknya dari belakang.Bukankah begitu?”Kata
wanita lain yang nampaknya sedikit lebih tua daripada wanita disebelahnya yang
bernama Clara.
“Tolong sadarlah Mrs.L’more!Jiwa dari saudari kembar Cathlyn, tidak pernah
tidur sekarang, bukankah kau tahu kalau motif Equaloch merenggutnya adalah
untuk membunuhnya lewat saudari kembarnya?Lalu menjadikan Cathlyn sebagai
pengikut barunya untuk menghancurkan Golvermorth”
“Lebih baik, biarkan Cathlyn yang memutuskan!”Kata Mom lantang didepan
semua orang.
“Apa?”Kataku cepat. “Mom!”
“Sayang, Mom tahu, kau tidak tahu masalah ini, kau bahkan merasa dan sangat
menginginkan kehidupan yang normal, tapi maafkan Mom Cathlyn, kau harus
memilih...Menunggu, atau berangkat”
Aku menatap Mom lama, bahkan bisa dikatakan sangat lama dengan air mata
yang menumpuk dipelupuk mataku.Matanya terlihat sangat lelah, garis-garis
wajahnya mulai mengendur.Dia telah melakukan banyak untukku, dia telah banyak
berkorban dan telah banyak mempersiapkan segalanya untukku.Memilih hal seperti
ini, seharusnya tidak berat bagiku, walaupun sebenarnya sangat berat untuk
dijalani.Aku tahu itu.
Tiba-tiba Mr.Pviezk berdehem padaku.
“Oke, baiklah, kalau begitu aku akan memilih...Aku, aku akan menunggunya”
“Baiklah, keputusan sudah diambil, dan kita tidak bisa mengganggu gugat
siapapun disana.Hanya butuh beberapa persiapan untuk anak ini”Kata Mr.Pviezk
“Jangan khawatir Pviezk, dia tidak harus terlalu tergantung pada apa yang
akan kita lakukan, dialah yang terkuat diantara seluruh keturunan Golvermorth.Kau
tahu sendiri, apa yang akan terjadi, kalau dia seandainya marah...”Mrs.L’more
mengusap wajahku sekilas.
¾9¾
Pagi ini, Mom memutuskan agar aku tidak masuk sekolah setelah Mom
mengatakan kalau badanku sangat panas, dan aku mengalami demam tinggi
semalam.Aku bahkan tidak merasakan sakit apapun.Hari ini, Tante Helena dan Jac
tidak akan lagi menginap dirumahku karena alasan yang kurang logis.Tapi
sepertinya, Tante helena ingin sekali menjaga jarak antara keluargaku dan
keluarganya.Entah apakah yang dia maksudkan adalah diriku, tapi yang jelas, aku
sangat ketakutan kalau Tante Helena adalah satu dari para pengkhianat itu yang
berupaya untuk menjatuhkan garis Golvermorth dan menghentikan penyelamat yang
sebenarnya.Bayi yang akan dilahirkan itu, akan diberi nama Armedo Limberg
Strand.Sesuai isi dari pembicaraan kami kemarin yang hampir memakan seluruh
waktu makan malamku.Pada usianya yang ke 17, ada sesuatu yang akan berusaha
membunuhnya, untuk membangkitkan Equaloch.Tentu saja, setelah kelahiran baru,
kekuatan mutiara hitam dan turmalin hitam yang ada didalam tubuhku, tidak akan
pernah ada lagi, sehingga, pelindung Armedo, tidak akan menjadi diriku.Dialah
yang harus menjadi pelindung dirinya sendiri, karena dia memiliki kekuatan dari
matahari.
Setelah semua itu, Mom membuatkanku sup jagung dan pizza mini dengan dosis
keju dan daging dikurangi lebih dari setengah porsi.Mom, tidak mau aku menjadi
sakit perut lagi.Seperti waktu terakhir kami makan pizza dirumah keluarga
Mrs.Burce, pelanggan harian Mom.
“Mom...”Kataku pelan setelah menelan sup jagungku.
Mom mengangkat alisnya, “Ya sayang?”
“Kumohon...Jangan lakukan segalanya lagi untukku.Kau terlalu lemah untuk
itu”
“Maafkan Mom sayang...Tapi Mom benar-benar tidak bisa.Kau tahu, ini adalah
tugas dari seorang wanita yang telah memiliki seorang anak, dan kau juga pasti
akan melakukan hal itu nantinya”
“Biarkan aku sendiri Mom.Aku tidak peduli seberapa aku tidak menginginkan
semua ini.Kau pasti tahu itu...Kalau aku bisa, aku akan menyihir semua ini
kembali normal seperti sebelum aku mengatahui segalanya.”
“Maaf...” Hanya kata itu yang terdengar seperti bisikan setelah aku pergi
meninggalkannya.
...
“Tebak!Ada apa hari ini?”Tanya Liana di telepon.
“Apa?”Tanyaku datar. “Tugas bertumpuk-tumpuk?Ulangan harian?Atau,
menjelaskan sesuatu kedepan secara personal/berkelompok?”
“Bukan, bukan itu Cathlyn...Bukan.Kau tahu?Hari ini ada anak baru!Aku lupa
namanya, kurasa dia aneh.Cukup aneh dan mencurigakan.Aku belum pernah melihat
gadis dengan kulit seputih dan semulus itu”
“Kau hanya iri”
“Mungkin.Tapi, coba kau tebak...!”
“Apalagi?”
“Dia memiliki warna mata dengan pupil yang sangat besar dan eh...Abu-abu
yang sangat-sangat indah!”
“Wow!Benarkah?Aku suka warna mata itu!Bisakah kau mengirimkan fotonya?”
“Kau bercanda?Kami bahkan belum berkenalan!”
“Tapi kau kan bisa...Tidak, lupakan saja...”
“Cath!Uhm, bagaimana dengan, semuanya?Apa kau baik-baik saja?”
“Semua akan membaik, percayalah”
“Bagaimana kalau, Equaloch datang dan membunuhku?Karena dia tahu, aku
sahabatmu, dan kemudian aku dalam bahaya, apa kau akan membantuku?”
“Itu tidak mungkin terjadi.Tapi, kalaupun itu memang terjadi, tentu saja
aku akan membantumu.Aku akan melindungimu.Kau tahu?Kau adalah sahabatku yang
paling baik”
“Oh aku sangat terharu...”Liana berpura-pura memerankan orang yang sedang
menangis saat itu juga.Tapi kemudian Mom memanggilku untuk turun
kebawah.Setelah menutup telepon, aku segera turun kebawah berjalan sesantai
mungkin.Aku mematung pada 3 anak tangga terakhir.Sebuah tanda besar terbakar
yang membentuk pola simbol 6 bintang.
“Mom?”
“Astaga Cathlyn...Dia, dia semakin dekat dengan kita...”
“Maksudmu Equaloch?”
“Tidak, bukan dia...Tapi hari dimana dia akan muncul kedunia”
“Apa yang harus aku lakukan?”
“Kita harus segera membuat jadwal.Kita harus membuatmu siap untuk bertarung
melawannya Cathlyn”
“Tidak ada yang bisa kita percaya lagi Mom, mereka semua telah menjebak
kita.Percuma saja Mom mengatakannya pada Departemen Penelitian dan seluruh
Departemen yang bekerjasama dengannya.Ini akan sia-sia Mom.Percayalah”
Wajah Mom berubah sederastis mungkin.Kulitnya memucat dan pupil matanya
semakin mengecil.Dari keseluruhan, dia tampak jauh lebih menua sekarang.Mungkin
80% berubah dari sedetik yang kulihat tadinya.Dia berputar mengitari tanda atau
lambang, atau sesuatu yang Mom yakini adalah simbol kemunculan Equaloch.Mungkin
sejenis, pertanda bahwa dia siap untukku.Merebut darahku untuk memusnahkan
Golvermorth untuk selamanya, dan kehidupan abadi pun, menjadi miliknya.Sedetik,
aku menahan napas.Rasanya sulit mengatakan bahwa aku siap untuknya
juga.Bagaimanapun, aku harus membela Golvermorth walaupun orang-orang
didalamnya mungkin terlalu bosan untuk membelanya lagi, dan berpindah menjadi
pengikut Equaloch.
“Tidak.Bagaimanapun juga, kita harus menyadarkan mereka semua.Tidak peduli
seberapa titik kesadaran mereka atas semua hal yang telah terjadi.Kembalikan
Golvermorth seperti dulu!”
...
Aku menghela napas panjang saat sampai di Departemen Penelitian.Beberapa
orang tampak sibuk menyusun selebaran disebuah rak kertas yang sangat besar dan
tinggi.Beberapa yang lain sibuk berlalu lalang.Kami hanya duduk di sebuah kursi
panjang yang sungguh berdebu.Tapi tampaknya, Mom, sangat amat tidak terganggu
dengan hal itu.Wajahnya tampak gelisah menunggu seseorang yang ia tunggu.Tidak
lama setelah itu, seorang pria agak gemuk datang kepada kami sambil membawa
banyak berkas dan map kuning yang membuat mataku sedikit pusing karena terlalu
menyala.Dia mengantarkan kami keruangannya.Kami duduk disamping sebuah bingkai
foto, yang menurutku lebih layak disebut lukisan raksasa dengan sistematis
pengerjaannya superlama dan superketat.Bahkan, coraknya sangat mengagumkan dan
pencahayaan pada sebuah kumbang terkecil didalam lukisan itu, dibuat sedemikian
rupa, sehingga, kalau kau berdiri pada jarak 5 langkah, kau akan mendapatkan
efek sempurna.
“Dia memilikinya?Benar kan?”Kata pria tua itu dengan nada nyaris berbisik
“Ya”Mom menjawabnya dengan singkat
“Ikut aku, kali ini bagian parlemen besar akan mengirimkannya dan sudah
seharusnya dia menjalankan misi kita”
Tanpa berkata-kata lagi, kami mengikutinya dari belakang.Kali ini aku
melihat bayangan Jac melintas di tangga diseberang sana.Tapi aku tidak tahu itu
benar-benar Jac atau bukan.
Lagi-lagi, kami harus melewati ruangan dengan kegelapan luar biasa, hingga
aku mencoba membuka senter LED dari ponselku, namun dicegat Mom.Dia bilang,
kita tidak boleh menyalakan benda dengan cahaya sekecil apapun saat melewati
lorong ini.Aku memasukkan ponselku kembali dengan sangat perlahan.
Saat sampai disebuah belokan dengan penerangan yang lebih memadai, kami
masuk melewati belokan selanjutnya kemudian berhenti disebuah pintu besar
dengan lambang kebesaran Golvermorth.Pria tua itu kemudian membukakan pintunya
untuk kami dan ruangan itu nyaris membuatku terkagum-kagum.Besar dan mewah, dan
Jac serta Niall berdiri disana bersama seluruh parlemen besar Golvermorth.Aku
merasa seperti seorang yang berulang tahun disini.Kami melangkah masuk dan
duduk di sofa besar yang panjang.
“Oh tidak sayang, kau harus duduk ditengah sini”Kata seorang nenek tua yang
mengantarkanku duduk ditengah-tengah seluruh orang-orang disini.Oke, aku merasa
lebih dari sekedar orang yang berulang tahun.Lalu beberapa orang yang lebih
mirip seperti tim, mulai memeriksa kondisiku, menyuntikkan vitamin, dan
mengambil sampel darahku.Jarum-jarum itu membuatku sedikit kesakitan karena
terlalu menusuk dibagian dalam nadiku.Setelah itu, mereka kembali pada posisi
awal.Beberapa yang lain masih mengelilingiku dan menidurkanku.Membiarkanku
sesantai dan serileks mungkin.
“Kau hanya perlu menarik nafasmu sebanyak 3 kali, dan buang perlahan.Itu
akan membuatmu rileks”Kata seorang perawat manis disebelahku.Kemudian aku
melakukannya dan dia pun kembali tersenyum.Tidak ada yang terjadi selama lima
belas menit.Seluruh orang merundukkan kepala mereka dan seketika ruangan
menjadi sunyi.Beberapa tim medis itu kembali mengelilingiku dan menarikkan
sabuk yang berada disekeliling kursi tidur empuk itu ke seluruh badanku.Apa
ini?Aku seperti orang gila yang harus ditangani secara khusus.
Mom melihatku dengan gelisah.Tapi dia mencoba mengkhusyukkan diri.Hanya
saja menurutku itu sia-sia dan setelah menit ke 30, seluruh orang berdiri, dan
seorang dengan tuksado datang ke tengah tengan dan menggambarkan sebuah lambang
iblis dengan 6 bintang dibawah kursi tidur empukku.Kali ini, mata Mom
benar-benar tidak rileks dan mencoba dua langkah lebih maju
“Kurasa upacaranya tidak seperti ini!”Serunya kepada pria itu, akan tetapi
pria itu tetap mendekatiku sambil membawa sebuah buku.Dia mulai membaca
beberapa kalimat-kalimat aneh yang aku yakini itu adalah sebuah mantra
khusus.Mom terus menjerit saat melihat lingkaran itu bercahaya dan semakin
terang, terang dan terang.Aku merasakan kursi ini bergoyang sangat, snagat dan
sangat kemudian semuanya lenyap.
¾10¾
Aku membuka mataku.Melihat sekeliling dengan sangat jelas.Tidak ada Mom,
tidak ada pria tua itu, tidak ada perkumpulan aneh itu.Semuanya kosong.Tapi,
aku melihat diriku sendiri sedang tertidur dikursi itu dengan tenang.Tempat ini
adalah tempat tadi.Hanya saja sepertinya bangunannya lebih tua dan semuanya
gelap.Tidak ada cahaya.Hanya cahaya dari matahari atau bulan yang mampu
membantu penerangan didalam sini.Aku berjalan mendekati diriku itu.Aku bisa
memegangnya dan mengelus tanganku.Tapi mengapa diriku yang lain itu tidak
terbangun?
“Cath?”Sebuah suara memanggilku dalam kegelapan.Aku hanya berdiri terpaku
sambil menggenggam diriku yang lain itu.
Suara decitan sepatu itu semakin mendekat dan aku melangkah mundur, tetap
menggenggam diriku yang lain.Kemudian sebuah wajah muncul dari kegelapan yang
membuatku cukup kaget.
“Jac!!!”Teriakku berlari ke arahnya dan memeluk Jac erat.Sepertinya dia
tidak begitu keberatan aku peluk seperti itu setelah lama tidak berjumpa.
“Oh...Lihatlah dirimu, kau sangat kesepian bukan?”Katanya mengelus
rambutku.Kemudian aku tersadar akan sesuatu
“Kita harus segera keluar dari sini!”
“Kurasa kita belum menemukan jalan keluarnya”
“Kita harus.Mungkin lewat sini, ayo Jac!”
Aku mendobrak sebuah pintu besar dengan sekuat tenagaku, menendangnya,
meninjunya, tak peduli kaki atau tanganku akan putus nantinya.Itu sudah menjadi
resikoku.Yang pastinya, aku harus keluar dari sini dan menemukan maksud dari
pria tua itu mengirimkanku kesini.Aku bahkan tidak tahu aku harus kemana.Ini
seperti sarapan yang terbuang sia-sia dan seharusnya, aku bersama Liana bermain
bersama, atau bertelponan.Oh, aku pasti sudah melakukan pelanggaran besar
kepada Mr.Peterson.Bayangan nilai C atau D akan berada di raporku, dan laporan
pelanggaran akibat pembolosan berkala yang akan terjadi saat pembagian rapor
dan Mom akan menerima serangan jantung mendadak.
“Jac?!”Teriakku saat melihat Jac tidak mengikutiku dan malah melangkah ke
arah diriku yang lain.Kali ini dia membawa sesuatu ditangannya.Hanya saja aku
tidak melihat begitu jelas.
“Jac!Apa yang kau lakukan!Jac!”.Dia mengayunkan tangannya dan menusuk
diriku yang lain dengan sesuatu ditangannya yang sekarang aku mengerti itu
adalah pisau.Sekarang, pisau itu tepat berada di jantungku.Dia membalikkan
badannya dan menatapku.Tidak ada yang berubah dari dirinya.Itu cukup melegakan.
“Kau...K, Kau?Ah, apa yang kau lakukan?Kau, kau membunuhnya!”
Dia tetap diam. “Kau tahu kan itu adalah tubuhku didunia nyata.Bagaimana
aku bisa kembali?Ada apa denganmu?Jawab aku Jac!”
Dia masih tetap diam.Kali ini matanya berubah menjadi biru safir dan
tubuhnya memucat.Pandangannya sangat tajam ke arahku dan aku tahu saat itu aku
harus melarikan diri.Tidak ada seorangpun disana.Jac, sudah dirasuki, atau
lebih tepatnya itu bukan Jac?Dengan sekuat tenaga, aku menendang pintu itu
untuk yang terakhir kali dan kemudian berlari, tapi aku terjatuh daris sebuah
tangga aneh, meluncur kebawah.Sebuah sorak sorai memenuhi seluruh ruangan dan
hangatnya cahaya matahari menusukku.Aku bangkit dengan tenaga-tenaga yang
sangat memuakkan dan melihat ke arah belakangku.Tidak ada Jac.Aku memandang
kedepan, ini sebuah gladiator raksasa yang pernah ada.Orang-orang disini
tidaklah nyata, mereka sudah mati dan penuh dendam.Aku berdiri dan melihat
seluruh isi gladiator raksasa ini.Sebenarnya masa terkutuk apa ini?Mengapa aku
dikirimkan kesini?Aku mau pulang.Pasir-pasir yang berada ditengah-tengah
gladiator itu berkumpul berterbangan membentuk seperti angin topan besar dan kemudian muncul sesosok monster raksasa
yang sangat menyeramkan dan menjijikkan.Semua orang merundukkan kepalanya dan
menyerukan kalimat “Satanic No Emurtea es
Lu Uno!”
Sakit yang teramat dalam disekujur tubuhku tidak dapat kutahan.Aku bahkan
tidak berdaya lagi dan terjatuh di tanah dengan sangat lemas.Aku pasti sudah
mati dan kemudian, aku akan terbangun di dunia lain tanpa adanya hal terkutuk
ini.Atau paling tidak, rohku kembali ke masa dimana aku seharusnya berada dan
pastinya, kembali ke sekolah demi memperbaiki nilaiku dan laporan tentang
diriku.Setidaknya, aku merindukan Anneliese, dan segala hal tentang pria.
Aku rasa tadi itu aku pingsan.Aku terbangun dengan gaun hitam panjang dan
sayap raksasa.Ini sangat menakjubkan.Seorang manusia badak keluar dengan obor
ditangannya dan berlari ke tengah untuk menyalakan perapian besar disana
diiringi dengan sorakan luar biasa dari para penonton yang ada.Monster raksasa
tadi menghilang dan sekarang sosok lelaki berdiri di tengah dengan tubuh
berotot, kulit pucar, mata biru,rambut hitam legam dengan kuku yang panjang,
dia juga memiliki taring seperti drakula.Matanya menatap tajam diriku.
“Selamat datang, sayangku, Cathlyn Victoria Amber.Kau tahu kau sedang
berada dimana?”Katanya
“Katakan siapa dirimu?”Jawabku dan semua orang tertawa yang membuatku
kebingungan.
“Setiap keluarga besar Golvermorth yang dikirimkan disini selalu memiliki
otak-otak tolol yang sangat memungkinkannya kalah dariku, atau bahkan, kalah
dari orang-orang yang ada disini.Aku tahu kau sangat ketakutan didalam sana
bukan?Kau merasa itu adalah pria yang kau sukai datang menyelamatkanmu, tapi
pada akhirnya dia berubah menjadi sebuah monster”
“Apa yang kau mau?”
“Oh sayang, jangan terlalu terburu-buru, datanglah mendekat kemari...”
Ada sensasi magnet yang mendorong tubuhku jauh ketengah sana dan berdiri
sangat dekat, bahkan dia melingkarkan tangan kanannya di pinggangku kemudian
berbisik ditelingaku, “Akulah yang kalian cari sayang”.Saat itu juga aku sadar
bahwa dialah Equaloch.Mataku hampir lepas saat dirinya mengatakan tentang itu.
“Dan sekarang, aku dengan mudah mendapatkan roh yang sempurna
ditanganku!”Serunya dengan tawa yang keras.Semua orang bersorak memuja
dihadapannya.Aku tidak bisa mengeluarkan diriku dari pelukannya.Dia terlalu
besar dan kuat serta berotot.Mungkin, lain kali aku harus memiliki otot-otot
juga sebelum aku dikirimkan untuk melawannya.Mengapa hal itu tidak terpikirkan
olehku?
Kemudian dia menatapku dan tersenyum puas dan satu tangannya sudah berada
diatas dengan pedang panjang yang akan menusuk diriku dan satu-satunya cara aku
harus melepaskan diriku.Aku berkonsentrasi penuh pada pedang itu dan
memanfaatkan kekuatan telekinesisku untuk menyingkirkannya.Kemudian dia
mengayunkannya ke arahku tapi pedang itu terlembar jauh kesamping.Matanya melotot
dan terlihat sangat kaget menatapku.Dengan sekuat tenaga, aku mendorong dirinya
menjauh dari diriku dengan kekuatanku.Aku harus bisa mengalahkannya, aku
terlahir sebagai keturunan terakhir Golvermorth dengan kekuatan paling besar
dalam sejarah.Aku harus bisa membalikkan sejarah yang ada dan kemudian
memenangkan diriku atas Equaloch.Dia harus mati.Pertandingan itu dimulai
sekarang.
Aku terseret sangat jauh didepan matanya, hampir kembali pada posisiku
pertama kali.Beberapa orang menjerit.Tapi, podium disebelah kiriku sepertinya
memiliki animo luar biasa terhadap Equaloch.Aku tidak memiliki pihak yang
mendukungku disini.Semua bisa terjadi,orang-orang disini, mungkin saja akan
turun tangan saat aku sudah memusnahkan Equaloch didepan mata mereka dan kemudian
membunuhku secara massal.Saat itu juga, sebuah petir membentuk bola menyambar
ke arahku.Aku membungkukkan tubuhku dan terbang ke udara dengan sayapku terus
ke atas terus, terus dan terus hingga aku mendapatkan tempat sempurna dan
menciptakan kubah raksasa dan memecahkannya menjadi hujan bola api yang sangat
banyak di gladiator raksasa itu.Aku menciptakan senjataku sendiri dari
kekuatanku, panah api.Semua dibawah sana hampir saja tidak terlihat oleh asap
dan debu yang bertebaran.Aku rasa, Equaloch belum mati.Aku tetap diam jauh
diatas sana sambil menunggu kepastian yang ada.Semua terlihat diam.Rasa untuk
turun kebawah semakin kuat untuk memastikan apakah Equaloch benar mati atau
tidak.Tapi aku tetap mengurungkan rasa itu hingga kemudian ratusan panah dari petir
itu meluncur ke arahku, dengan cepat aku melewati panah-panah itu dan terbang
lebih jauh lagi ke atas.Tapi sebelum aku mencapai terlalu jauh, suara Jac
berteriak memaksakanku kembali ke bawah dengan penuh perjuangan melewati
ratusan anak panah itu.Aku tahu bahwa Jac hanyalah memiliki kekuatan seadanya.
Saat aku tiba dibawah, semuanya nampak aneh.Orang-orang hanya berdiri
terkejut sambil melihat ke arah Jac yang terluka.Entah bagaimana caranya,
Equaloch tidak ada ditempat.Aku tahu peperangan ini belumlah berakhir, jadi
tidak mungkin ia hanya menyerah dengan tangan kosong sebelum aku mati
ditangannya dan kemudian mengambil darahku untuk menutup gerbang Golvermorth
dan melahirkan gerbang baru untuknya.
Aku membaringkan kepala Jac dipahaku.Kemudian aku memeriksa lukanya yang
cukup serius.Itu panah-panahku.Bagaimana bisa Jac terkena?Aku sangat merasa
bersalah.Aku merobek gaun hitam panjangku dan dengan perlahan membasuh
lukanya.Kemudian, aku membantunya berdiri perlahan dengan tenaga-tenaga yang
tersisa.
“Ayo, berdirilah Jac, kau tidak mungkin lemah.Jac adalah orang yang selama
ini membantuku dan memperhatikanku”Kataku
“Ini jebakan Cath, dia sedang bersembunyi didalam sana dan akan keluar
untuk membunuhmu sebentar lagi.Tinggalkan aku dan kembalilah!”Jac menghempaskan
tanganku dan mendorongku menjauh.Beberapa orang yang ada disana bersorak
sorai.Tapi aku kembali pada posisiku dan berusaha membantunya berdiri dan
membawanya pergi ketempat aman.
Aku meletakkan Jac pada bangku kosong yang seharusnya untuk para pengawal
dan mengikatkan sobekan gaunku pada lukanya yang mengalami pendarahan
sedang.Aku memutuskan untuk meninggalkan Jac sementara dan mencari Equaloch
dari udara.Tapi sesuatu menyambarku saat aku terbang ke atas hingga aku
terjatuh ke tanah.Sayapku terluka dan aku sama sekali tidak bisa terbang.Tapi
tidak ada sesuatu disekitar sini.Kursi Jac kosong.Aku segera mencari tahu apa
yang sebenarnya terjadi.Dengan sekuat tenaga, aku segera bangkit.Bagaimanapun
caranya, aku harus keluar dari sini.Orang-orang bersorak sorai dan
beberapa menunjukkan jempol mereka ke
arah bawah padaku.Sorak sorai itu semakin merambat hingga membuat kebisingan
yang luar biasa.
Aku berlutut dihadapan mereka sambil memegangi telingaku dan memejamkan
mataku dalam-dalam.Berusaha sekuat mungkin menghilangkan kebisingan itu dan
segera memikirkan cara keluar dari sini.Sorak sorai itu tiba-tiba menghilang
dalam sekejap dan aku membuka mataku.Mereka semua menengadah ke atas langit
yang seketika berubah menjadi sangat mendung.Tidak ada hujan ataupun
gerimis.Aku harus mencari Jac.Dengan cepat, aku berdiri dan berjalan
tertatih-tatih ke arah kursi Jac yang telah kosong itu.Tidak mungkin dia pergi
jauh.Dia masih terlihat cukup terluka.Oh, andai saja sayapku bisa berfungsi.Ini
tidak akan mungkin terlalu buruk, dan bagaimana keadaanku didunia nyata
sana?Bagaimana caraku kembali?Kapan aku terbangun?Yang kuharapkan sekarang
adalah aku bangun dari ketololan ini dan segera beraktifitas seperti tidak
pernah terjadi apa-apa sebelumnya.Bahkan aku berharap terjatuh dari lantai dua
dan mengalami hilang ingatan yang cukup parah.Yang kuingat hanya keluargaku dan
sahabatku, juga sekolahku, selebihnya, mereka lenyap seperti api yang terkena
air.
“Hampir sampai, ayolah Cath”Gumamku.Tiba-tiba sesuatu membawaku terbang ke
atas dengan cepat.Orang-orang berteriak dan berhamburan kemana-mana, berusaha
melarikan diri.Aku menengok ke belakang untuk melihat sesuatu yang membawaku
itu.Yang kulihat adalah makhluk wanita berambut panjang yang sangat amat
menyeramkan berwarna hitam dengan mata merah menyala.Saat aku menatap matanya,
dia segera menghisap kekuatanku dari mulutnya yang sangat panjang.Tahu, bahwa
makhluk itu mengincar kekuatanku, dengan spontan aku menonjoknya keras-keras
dan dia terjatuh ke bawah bersamaku.
...
Aku terjatuh.Sangat keras ke tanah.Sangat.Aku bisa merasakan kalau sekujur
tubuhku sakit luar biasa, mungkin saja tulang-tulangku patah.Sayapku patah dan
terlempar jauh diujung sana.Aku bahkan tidak tahu bagaimana itu bisa
terjadi.Yang kutahu adalah bahwa aku melihat ke langit tanpa bisa bergerak
dengan posisi terbaring di tanah.Sesuatu yang basah mengalir deras dari
kepalaku dan aku tahu itu adalah darahku.Darah...Dan sekarang aku tahu bahwa
aku kalah darinya.Dia mendapatkan darahku secara gratis dan luar biasa segar
langsung dari kepalaku dan aku hanya akan bisa melihatnya mengambil darahku
begitu saja dan mengucapkan mantra keabadiannya dan kemudian menusukkan pedang
terkutuknya ke dadaku dan akupun lenyap.Bayang-bayang itu sudah ada didalam
otakku.Aku bahkan sangat bingung ketika aku masih bisa berkhayal, padahal
seharusnya aku mengalami geger otak.Tapi selama aku berbaring.Sesuatu yang tadi
ada didepan mataku, sepertinya musnah secara tiba-tiba.Tidak ada siapapun
disini sekarang, hanya aku, dan bangunan gladiator raksasa ini, serta langit
yang ada didepan mataku.Makhluk-makhluk yang berterbangan itu hilang begitu
saja.Aku hanya bisa terharu sedih karena ketidakmampuanku.Semuanya berjuang
untukku, mempersiapkannya sebaik mungkin.Air mata mengalir deras saat aku
mengingat masa-masa dimana aku hidup normal, sejak aku lahir, bersama Mom, Dad,
Selena, Liana, teman-temanku, sekolahku, rumahku, segalanya, hingga
sekarang.Yang mereka harapkan satu-satunya adalah aku, dan aku, gagal saat ini.
“Pecundang”
Kata itu sekarang ada diotakku.Mereka dialam sana pasti sedang menungguiku
24 jam nonstop untuk terbangun dari koma panjangku.Tapi mereka bahkan tidak
tahu bahwa aku bukan lagi koma, melainkan super koma.Sekarat dan sungguh
sekarat.Menunggu semua itu datang dan aku akan segera mati dalam beberapa
menit.Aku akan kehilangan semuanya.Sakit bukan main menyerang kepalaku dan aku
tidak bisa bergerak.Bisa dibayangkan bagaimana seseorang menahan tulangnya yang
patah tanpa bergerak sungguh sangat amat luar biasa menderita.Perlahan, langit
yang kutatap menjadi buram,hingga penglihatanku kabur.Aku hanya bisa melihat
bola-bola hitam terbang melayang-layang didepan wajahku semakin bertambah
banyak hingga ke kakiku dan kemudian aku tidak melihat apa-apa lagi.
“Apa ini sudah berakhir?”Suara hatiku bertanya-tanya pada diriku
sendiri.Tapi aku tidak melihat apa-apa didepanku.Aku masih menutup mataku dan
tidak bergerak.Apakah aku sudah menjadi sesuatu yang tidak terlihat lagi?Apakah
Golvermorth sudah hancur?Bagaimana kronologinya?Aku bahkan belum
melihatnya.Setidaknya, walaupun ini sudah berakhir, aku harus bisa melihat
Golvermorth hancur, dan Equaloch berjaya selamanya.Tiba-tiba sesuatu jatuh ke
wajahku dan aku membuka mataku.Langitnya masih sama seperti yang tadi.Gladiator
itu masih saja sunyi tanpa ada orang-orang sekalipun.Tapi anehnya aku tidak
merasakan apapun yang sakit di tubuhku.Bahkan aku langsung terduduk dengan
cepat.Aku melihat ke arah kanan, kiri, belakang dan kemudian kembali ke
depan.Aku berdiri perlahan.Sesuatu yang berat dipunggungku cukup membuatku
sedikit goyah saat berdiri.Apa ini?Aku menengok ke belakang.Apa yang kulihat
bukanlah mimpi ataupun ketidaknyataan.Sebuah sayap super besar dengan rentang
yang sangat panjang berada di punggungku.Ini luar biasa berat.Aku melirik ke
bawah.Bola-bola yang kulihat tadi adalah mutiara-mutiara hitam.Mereka telah
mengirimkan mutiara hitam itu sebagai kekuatanku dialam ini.Aku tidak bisa
berkata-kata saat tahu bahwa mereka memiliki insting luar biasa mengenai
keadaanku dan dengan cepat mengirimkannya padaku.Mutiara hitam yang mereka
kirimkan memiliki kekuatan luar biasa kuat hingga memunculkan sayang besar,
lebar, panjang dan sangat kuat, juga kekuatanku yang kurasakan semakin
kuat.Warna kulitku sangat pucat sekarang.Aku segera terbang ke atas untuk
membuat hujan meteor yang sangat banyak dari kekuatanku.Tapi tiba-tiba Equaloch
menyambarku dari samping ketika aku hampir sampai pada posisi yang tepat.
Dia mencengkram bahuku dan mendorongku ke bawah tapi aku mengepakkan
kuat-kuat sayangku dan mengeluarkan kekuatanku mendorongnya menjauh dari
tubuhku.Kemudian dengan sigap aku membuat bujur panah dan segera membuat anak
panah dari kekuatanku itu kemudian memanahnya.Dibawah sana, gumpalan hitam
memenuhi gladiator dan gumpalan itu tiba-tiba berubah menjadi makhluk-makhluk itu yang dengan cepat terbang
ke atas untuk menyerangku.Aku mengeluarkan kekuatanku untuk mmebentuk kubah
raksasa yang sangat besar dan kemudian melepaskannya sebagai hujan
meteor.Meteor-meteor itu menghantap makhluk-makhluk itu hingga meleleh.Tapi
ditengah-tengah itu, Equaloch dengan cepat
terbang ke atas dengan pedangnya siap menusukku, aku terbang dengan
cepat melarikan diri.Aku melihat sebuah naga hitam kebiruan raksasa dengan mata
merah menyala membuka lebar-lebar mulutnya dan mengeluarkan api yang luar biasa
dahsyat ke arahku.Tapi untung saja dengan spontan aku menghalanginya dengan
kekuatanku dan mengirimkan bola api besar ke arahnya sebanyak mungkin.
Naga itu lebih kuat daripada yang kukira.Dia melilitkan tubuhnya di tubuhku
sehingga aku sama sekali tidak bisa bergerak.Dia membawaku terbang tinggi dan
ketika tiba di titik tertinggi, aku merasa sangat kehabisan oksigen.Kepalaku
pusing dan segala yang ada dihadapanku benar-benar kabur dari pandanganku.Untuk
terakhir kalinya, aku tidak dapat melihat apa-apa kecuali samar-samar seorang
pria dengan sayap hitam besarnya sedang mendekapku dan setelah itu semuanya
hilang.
...
Aku terbangun disebuah tempat tidur yang terbuat dari ranting pohon dan
berada diatas ranting-ranting pohon yang ada.Tidak ada aktifitas dimanapun dari
atas sini, hanya burung-burung yang berterbangan dan kicauannya serta bunyi
gesekan yang berada dibawah.Aku menengok ke bawah untuk melihat apa yang
terjadi.Dibawah sana ada seorang pria dengan pakaian ala abad ke 18 sedang
menggesek-gesekkan sepasang batu.Disampingnya sudah ada banyak ranting-ranting
pohon.Aku mengepakkan sayapku dan turun ke bawah.Pria itu terperangah melihatku
sudah terlihat baik-baik saja.
“Kau mau minum?”Tanyanya masih terus menatap mataku.
“Tidak, terima kasih”Kataku melihat apa yang dia lakukan.
“Aku sedang membuat perapian untuk malam nanti.Kau bisa kembali tidur kalau
kau mau.Aku tak apa disini”
|”Tapi ini masih sore, setidaknya kau bisa bergantian padaku kalau kau mau”
“Tidak, tidak Cathlyn, kau harus istirahat.Ayo, kembalilah!”Dia menggenggam
lenganku dan bersiap membawaku ke atas.
“Tunggu.Ada sesuatu yang ingin kukatakan”
“Apapun itu, katakan saja, aku akan menjawabnya”Kemudian dia melepaskan
tanggannya dariku dan kemudian kembali terduduk.Aku duduk disampingnya dengan
perasaan sangat canggung.Matanya sangat indah, coklat hazel yang sangat
menawan.Bibirnya tipis dan membentuk, wajahnya sangat halus dan tampan.Dia
sangat mirip dengan Jac, tapi tidak mungkin dia Jac.
“Um, bagaimana kau bisa membawaku kemari?”Tanyaku spontan saat itu juga,
mata pria itu sama sekali tidak mau menatapku selama beberapa detik.Kemudian
kembali menatapku.
“Oh nona Cathlyn, kami disini sangat menantimu.Kau tahu, ramalan selalu
menyebutkan, akan ada satu pahlawan yang akan menyelamatkan dunia, dan ramalan
itu menunjuk padamu”
“Bagaimana kau tahu gadis itu adalah aku?”
“Aku selalu menantimu.Menanti pertempuran ini, dan ketika Equaloch dengan
sukarela mengumumkan hari pertempuran itu, semuanya berharap aku bisa menemukanmu
dan menyelamatkanmu agar tidak mati ditangan Equaloch begitu saja.Kau tahu?Aku
mengamatimu bertempur mati-matian dikejauhan, dan ketika aku melihatmu tampak
tidak bisa, aku membawamu kemari”
“Jadi, kau naga tadi?Apa kalian tahu tentang Golvermorth?”
“Ssssttt!Kau dilarang menyebutkan bangsa itu disini!Begini, akan
kuceritakan, tapi tidak sekarang.Sebaiknya kau kembali ke atas, karena
saudaraku akan tiba kemari dalam beberapa menit”
“Kenapa aku tidak bisa menyebutkan nama bangsaku sendiri?Ada apa yang terjadi?”
“Oh ayolah Cath, kau harus kembali ke atas, ayo aku akan mengantarkanmu ke
atas”
“Tidak!Ada sesuatu yang tidak beres disini, katakan atau aku tidak akan mau
membantu kalian!”
“Aku sudah katakan Cath, sudah pasti aku akan mengatakannya padamu, tapi tidak
untuk sekarang Cath.”
Tiba-tiba seorang pria bersayap yang lain terbang ke arah kami dan mendarat
didepan pria bersayap yang satunya.Matanya sangat menyala menatapku, tapi si
pria yang satunya mencoba menenangkannya.
“Sudah kukatakan tidak boleh ada gadis dari Golvermorth disini!”Teriaknya
ke arahku.
Si pria yang satunya memegang kedua pundak pria yang kedua, “Tenangkan
dirimu Packer, dia tidak jahat seperti yang kau bayangkan.Kau boleh tahu siapa
dia, dia adalah gadis yang selama ini bangsa kita cari!”
“Oh, si Cathlyn Elizabeth Amber?Jangan konyol, dia bisa saja berpura-pura
menyamar sebagai Cath.Cath yang asli adalah buruk rupa yang sangat menjijikkan
dan diutus kemari dengan wajah yang rupawan.Dia bahkan sama sekali tidak ada
gairah, lihatlah dia!”
“Kau mungkin boleh tidak percaya, tapi inilah dia!Ayo Cath, ikutlah
denganku, kita akan melalui perang dahsyat besok”
Aku hanya melongo dan melirik cepat ke arah laki-laki yang telah
mengolok-olokku itu dan kemudian segera mengikuti laki-laki tadi.
“Tunggu!”Kataku. “Kau belum sempat memberikan namamu.Um, siapa namamu?”
“Kau bisa memanggilku Evan.Ayo Cath, kita harus ketempat persembunyianku,
ini agak jauh, jadi kau harus bergegas”
“Tadi itu siapa?”
“Sebenarnya dia kakakku, hanya saja dia selalu menentang perkataanku,
karena suatu insiden dimasa lalu”
“Kau bisa bercerita selagi kita berjalan!Kau tahu, aku sangat bosan kalau
sedang seperti ini.Tunggu, apakah ada sungai atau danau disekitar sini?”
“Masih sedikit lagi dari sini.Kau haus?”
“Tidak, aku tidak haus.Kemana aku harus berjalan?Kesini?Atau ke arah
sana?Kau hanya perlu menunggu disini”
“Aku akan mengantarkanmu Cath.Kau tidak bisa sendirian, ada banyak
mata-mata Equaloch dan bisa saja mereka menyamar sebagai seseorang yang
berusaha membawamu ketempatnya dan membunuhmu.Tidak, tidak.Kau harus ikut
denganku”
“Oh ayolah Evan.Ini hanya akan memakan waktu sebentar”
Aku pun langsung berlari ke arah kanan dengan cepat tanpa melihat ke
belakang.Aku tahu disana Evan berteriak namaku.Tapi tetap saja aku tidak mau
mendengarnya.Aku menemukan sungai dengan cepat dan kemudian aku mengeluarkan
batu turmalin yang ada dalam diriku dan mencelupkannya ke dalam sungai.
...
“Sebelumnya, terima kasih atas semua yang telah kau berikan padaku Evan.”
“Itu bukan apa-apa Cath.”
“Bisakah kita berjalan-jalan?Aku ingin melihat-lihat”
“Tentu saja.Kita lewat sini”
Evan menuntunku dengan berjalan didepanku melalui beberapa hutan yang
lebat.Tanahnya lapang dan sangat sejuk.Suara kicauan burung yang merdu menambah
suasana damai.Aku dan Evan terdiam satu sama lain.Kemudian aku berjalan sedikit
lebih maju.
“Sebetulnya, apa yang dicari Equaloch?”Kataku pura-pura tidak tahu
“Dia hanya menginginkanmu mati.Tapi, sebelum semuanya terjadi, kita harus
menghentikannya”
“Apakah kau yakin, kita akan membunuhnya?”
“Tentu saja Cath.Kaulah kuncinya.Jangan berfikir kalau kita akan gagal.Kita
akan, dan keterkutukan ini, tidak akan mungkin menghancurkan kita”
“Kau bilang, kita akan menghadapi perang besar besok?Bagaimana kau
tahu?”Aku menatapnya curiga.
“Uh, begini Cath.Kami, maksudku, nenek moyang kami menghitungnya entah
dengan tanggalan apa, dan beberapa perhitungan lain yang menurutku cukup logis,
walaupun pada awalnya memang tidak logis.Tapi, setelah aku memulainya dengan
cara perhitunganku sendiri, dan beberapa orang juga mengikutiku, mereka percaya
akan hal itu”
“Sejujurnya aku sama sekali tidak percaya!Kalian hanya manusia-manusia yang
haus akan kekuatan dan aku!Aku tahu kita semua menginginkan Equaloch mati, tapi
tidak mungkin kita bisa memprediksinya?Itu sungguh konyol dan benar-benar
kekanakan.Golvermorth bahkan tidak pernah memperhitungkan sesuatu hal.Kalian
mistis”
“Tidak-tidak!Tunggu Cath!Dengarkan aku!Kau harus berhati-hati.Baiklah, kau
boleh tidak percaya, tapi tolong waspadalah!”
“Omong kosong!”
Aku pergi dengan cepat melangkah melalui dedaunan tanpa menatap Evan dari
jauh.Aku berhenti pada sebuah sungai lain dan terduduk disana sambil
mendengarkan keheningan.Tiba-tiba dari arah atas, burung-burung berterbangan
cepat ke arah selatan.Apa ini?Aku segera berdiri dan menengadah ke arah langit,
kemudian membalikkan badanku.Disana sudah berdiri banyak prajurit dan diantara
mereka, Evan dan kakaknya, telah berdiri paling depan.
“Apa?Apa maksud kalian?”Tanyaku ketakutan
“Maaf Cathlyn, kita harus menangkapmu, karena kaulah kegagalan.Kau adalah
kematian yang membawa petaka!Kaulah yang mistis!”Seru Evan dengan wajah yang
benar-benar berbeda.Tatapannya seperti sangat membenciku sebelumnya. “Bawa
dia!”
“Kalian tidak bisa membawaku!Biarkan aku keluar dari sini!”Mereka
menangkapku hidup-hidup dan membiarkanku masuk ke dalam penjara bawah tanah
yang benar-benar gelap.Hanya ada satu cahaya yang berasal dari langit-langit
yang sangat tinggi.Aku menduga, ini adalah bekas sumur yang sangat dalam.Entah bagaimana,
aku tidak bisa mengeluarkan sayapku.Sesuatu seperti mencegatnya.Aku hanya duduk
terdiam dengan kesunyian yang menghantuiku sampai seorang prajurit berteriak
dari atas menyerukan nama Equaloch dan Bersiap, saat itu juga suara gemuruh
yang sangat besar dari atas mengisi seluruh lorong bawah tanah.Aku tetap duduk
terdiam, tapi kali ini benar-benar tidak tenang.Bunyi gesekan pedang dari atas
seperti gemuruh dari bawah tanah.Dari lubang bekas sumur itu, terjatuh rintikan
darah yang muncrat ke bawah tanah.Kali ini aku berdiri tegak dan semakin
menengadah.Tiba-tiba semuanya diam seperti kilat.Aku mencoba mendengarkannya
lagi dengan seksama.Tiba-tiba aku melihat ekor dari sebuah naga melesat dari
atas lubang sumur itu dan suara dari ribuan tentara menyerukan Grexa Ambremo Cathreina!Berulang-ulang
kali yang membuat naga itu mengeluarkan suaranya.Kali ini aku menggigit bibirku
sambil mencoba bersuara agar seseorang membukakan pintu penjaraku.Tapi
seseorang sama sekali tidak mendengarkanku.Aku mulai menggedor-gedorkan pintu
penjaraku sampai aku melihat sebuah mata besar dan bunyi napas yang sangat
besar menatapku.Aku mundur dengan sangat ketakutan.Kali ini aku baru menyadari
kalau penjara yang berada didepanku diisi oleh naga merah besar yang terlihat
luar biasa marah.Matanya merah tajam menatapku.Dia mulai mengaum seperti
harimau.Dengan cepat aku membakar sel penjara dengan kekuatanku hingga meleleh
dan dengan sekuat tenaga memunculkan sayapku dan kemudian terbang ke atas.Saat
aku tiba diatas, aku bersumpah kalau aku benar-benar sangat terkejut.Ribuan
tentara manusia dan tentara iblis berkumpul membentuk dua gerombol yang
mahadahsyat.Diatas gerombolan tentara iblis, terbang Equaloch yang benar-benar
terlihat sangat kuat sekarang.Dengan naga hitam besar yang benar-benar
menyeramkan disisi tentara iblis.Sementara, tidak ada apa-apa pada tentara
manusia dan aku tahu, aku yang seharusnya berada diatas mereka.Akhirnya aku
terbang ke atas gerombolan tentara manusia sejajar dengan Equaloch yang
menatapku puas, dan dari dalam, naga merah itu keluar dengan mata merahnya.Aku
melihat tanda didadanya adalah tanda Golvermorth.Naga itu pasti bisa menjadi
bagian dari kami, jadi aku membuat tanda bangsa Golvermorth dari kekuatanku
dengan membakar kulitku membentuk lambang Golvermorth dan segera menunjukkannya
ke arah naga itu.Dia langsung berlari ke arah kami dan berdiri disisi
gerombolan kami.
“Aku bersumpah atas nama Equaloch, kau akan mati ditanganku, dan kegelapan
akan abadi!”Kata Equaloch berteriak
“Dan aku bersumpah atas nama Golvermorth, kegelapan akan mati bersamaan
dengan yang terkutuk”Kataku membalasnya dan saat itu juga tentara iblis berlari
ke arah kami dengan pedang mereka dan terjadilah pertempuran.Aku membuat
dinding besar dari kekuatanku sedetik sebelum tentara iblis mulai melayangkan
pedangnya ke arah tentaraku.Gerombolan iblis itu tak terkendali saling
bertumpuk akibat dinding besar yang kubuat.Beberapa diantaranya mati
terbakar.Equaloch dengan cepat mengirimkan petir ke arahku dan dengan cepat aku
menangkisnya dengan batu turmalin yang telah aku rendamkan didalam air sungai
kemarin.Dia mulai terbang ke arahku dan kami bertempur.Aku mengirimkan bola api
besar ke arahnya dengan sangat banyak.Dia membalasku dengan kekuatan petirnya
yang mematikan, mengenai lengan kiriku yang mengeluarkan darah hitam cukup
deras.Aku melihat pertempuran para tentara iblis telah memakan separuh tentara
manusiaku.Aku tidak melihat kemenangan dijalur darat.Tapi setidaknya kemenangan
ada pada diriku.Sebelum aku mengeluarkan bola apiku lagi, aku melihat dengan
cepat seluruh tubuh Equaloch.Pada dadanya, ada luka yang membentuk
bolongan.Tampaknya kelemahannya ada disana.Jadi dengan berhati-hati, aku
mencoba berusaha mengenai area dadanya.
Tapi semuanya terlambat dan aku bahkan tidak mengira kalau Equaloch
memberikan petirnya lebih cepat ke arahku dan aku terjatuh dengan darah yang
mengalir dimana-mana.Dengan sisa tenagaku, aku mengeluarkan kekuatanku hingga
mengenainya dan terlempar jauh.Equaloch jauh lebih kuat setelahnya.Entah
bagaimana caranya, tubuhnya dapat menyerap sihirku dan menjadikannya kekuatan
baru yang mengubahnya menjadi bentuk aslinya.Dia benar-benar monster.Aku bahkan
tidak bisa menjelaskan bagaimana bentuknya.Sementara itu, dia mengubah
pasukannya lebih banyak.Mereka semakin membabi buta hingga aku tidak bisa punya
pilihan lain selain bangkit dengan sekuat tenaga, mengumpulkan seluruh
kekuatanku hingga akhirnya membentuk awan mendung dan petir yang benar-benar
dahsyat dan kemudian memecahkannya menjadi bola-bola api yang luar biasa panas
dan banyak.Aku terbang ke arah pasukanku dan memimpinnya untuk bergerak mundur,
kemudian membentuk kubah besar untuk melindungi pasukanku.Sementara itu aku
kembali bersiap melawan Equaloch dengan sisa-sisa tenagaku.Equaloch yang telah
berubah tersebut menembakkan kekuatan besarnya ke arah langit hingga langit
terlihat sangat mendung dan tampak membentuk seperti spiral tornado.Aku
mengelurkan kekuatanku dan menembakkannya ke arah langit untuk melawan kekuatan
Equaloch, tapi semua itu sia-sia.Tornado itu berubah menjadi sangat dahsyat dan
menyedot semua yang ada termasuk diriku.Tapi aku mencoba melawan hingga
akhirnya dapat terbebas dari kutukan itu.Tapi ternyata Equaloch sudah
menyiapkan dirinya sepesifik mungkin.Dengan kekuatannya, dia menusuk dadaku dengan
pedangnya hingga aku terjatuh.Saat itu juga aku benar-benar merasa aku telah
gagal.Aku pecundang, aku tidak bisa apa-apa.Aku adalah malu yang sangat
besar.Dengan segudang ramalan besar padaku, itu telah sia-sia.Itu bagaikan
rumor yang bertebaran tanpa pasti dan memang bukan sesuatu yang pantas untuk
dimiliki olehku.Saat itu juga aku merasa kalau aku akan dan mungkin telah
mati.Equaloch akan menguasai dunia, gerbang Golvermorth tertutup, roda
Golvermorth akan berhenti berputar.Semua orang akan tau kalau aku telah
gagal.Tubuh asliku didunia nyata bagaikan seonggok daging yang sedari tadi
menunggu jiwa yang hadir untuk dimasuki, hingga pada akhirnya terlalu lelah dan
tiada.
Aku terjatuh.Masuk dan tenggelam didalam sungai yang dalam.Perlahan aku
terbenam lebih dalam-dalam dan dalam hingga warna sungai itu berubah menjadi
hitam pekat.Aku bahkan tidak sempat mengucapkan maaf pada mereka semua,
tertutama untuk Mom.Bagaimanapun, aku sudah sangat rindu padanya.Oh, dan juga
Liana.Aku sangat rindu bagaimana aku selalu bercerita hal-hal kecil yang
konyol.Dia selalu menjadi seseorang yang paling baik didalam hidupku dan aku
tidak akan pernah melihatnya lagi sekarang.
Tiba-tiba dari sungai aku melihat sesosok.Sosok itu seperti putri duyung
yang berenang melingkariku.Sayangnya dia buruk rupa.Lalu dia memberikan satu
mutiara besar ke dalam lubang bekas tusukan pedang Equaloch-ku, saat itu juga,
aku menyentuh dasar sungai yang dalam itu.Beberapa menit setelahnya, seorang
putri duyung lain membangunkanku dan menggandengku, membawaku ke dasar
sungai.Aku muncul ke dasar tanpa sayap, tanpa apapun.Aku merasa sangat lemah
dan sangat manusia.Apakah aku telah menjadi roh?
Putri duyung itu tersenyum manis padaku dan melekatkan mahkota dengan
banyak mutiara hitam ke atas kepalaku.
“Pejamkanlah matamu sekarang”Katanya lembut. “Sekarang, bukalah”
Apa yang kulihat benar-benar luar biasa.Sayapku luar biasa panjang, lebar
dan kuat.Tiba-tiba aku merasa sangat kuat dan benar-benar siap.Aku melihat
Equaloch dari kejauhan dan segera memberikannya tembakan runcingan api es ke
arahnya beserta ratusan mutiara hitam yang akhirnya meledakkannya.Equaloch
terbakar dan mati.
...
Aku terbangun dengan seluruh keluarga besar Golvermorth yang duduk
mengelilingiku disebuah ruangan besar yang sangat besar.Aku bahkan tidak tahu
kalau kami punya aula atau ruangan tamu, atau apalah sebesar ini.Gaya klasiknya
benar-benar aku suka.Mom, adalah orang pertama yang menangis kencang untukku
dan berlari ke arahku sambil memelukku, dilanjutkan dengan beberapa tangisan lain
dari senior dan sorakan-sorakan ramai yang semakin gaduh.Aku berhasil.Aku
berhasil karena Mom, Liana, Golvermorth dan mutiara penyelamatku.
“Oh, sayangku Cathlyn!Oh!Terima kasih Tuhan!Kau menyelamatkannya!Kau
mengijinkannya melewati Equaloch!Oh, sayang, kau berhasil!Lihatlah mereka yang
berteriak untukmu!”Kata Mom sambil menangis.
“Terima kasih Mom.Terima kasih untuk segalanya”Kataku sambil tersenyum.
Aku dapat melihat Liana dan kembaranku, menangis terharu dibelakang Mom tak
henti.Sekarang, kelahiran baru akan dimulai, dan aku akan menjalani upacara
penutupannya.Aku akan punya keponakan, dan aku tak akan sabar untuk itu.Mungkin
sekarang, aku bukanlah yang terkuat.Kelahiran baru dari air, api dan batu
emerald akan menjadi yang paling kuat.Setidaknya aku pernah mengukir sejarah
dan menjadi orang pertama dengan kekuatan terhebat dan terkuat yang pernah ada
di Golvermorth.
Matahari bersinar sangat terang.Akhirnya, aku bisa kembali ke kehidupanku
yang asli.Hidup bersama dengan saudari kembarku adalah hal paling luar biasa
yang pernah ada.
Sinopsis
Cathlyn Victoria Amber, adalah gadis normal yang ternyata, telah memiliki
kekuatan luar biasa sejak lahir.Ibunya, memiliki rahasia besar yang telah ia
sembunyikan selama belasan tahun hingga Cathlyn, pada akhirnya mengetahui yang
sebenarnya.Dengan separuh kebangsaan Golvermorth, Cath, berjuang untuk
menyelamatkan dunia, dari kegelapan yang akan menghancurkannya.Equaloch, adalah
penyihir jahat yang sangat kuat, berupaya untuk membunuh Cathlyn, karena dialah
garis keturunan terakhir yang akan membuka kelahiran baru dan menutup pintu
kegelapan.Dengan kekuatannya yang super berasal dari mutiara hitam dan turmalin
hitam, Cathlyn adalah ancaman yang luar biasa hebat baginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar